cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Bentuk Kecermatan dan Ketelitian Kinerja Tenaga Administrasi Sekolah Untuk Menunjang Keefektifan dan Efisiensi Kinerja di Sekolah Menengah Atas Azizah, Novita Nurul; Ulfatin, Nurul; Burhanuddin, Burhanuddin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p480

Abstract

Abstract: This research is rainy to determine the form of accuracy and accuracy of school administrative performance to support the effectiveness and efficiency of performance in high schools. This study uses a qualitative approach with a type of case study research. Conduct data collection with three methods namely interviews, observation, documentary studies. Data analysis activities start from data collection, data presentation, data condensation, and drawing conclusions. The validity of the data in the study uses data triangulation techniques, triangulation and time triangulation as well as checking members or ganging. Based on the data analysis that has been carried out, the following research results are obtained: (1) Types and Structure of School Administrative Staff Assignments that support the effectiveness and efficiency, (2) Job Description of Administrative Personnel, (3) Indicators of Accuracy and Accuracy of Administrative Staff Performance, (4) Administrative behavior in performance is seen from the level of care and accuracy. (5) Supporting factors that make up the accuracy and accuracy of the performance of administrative staff, and (6) the problems faced by school administrative staff in carrying out their performance. Keywords: form of precision and thoroughness, school administration staff, effective and efficient Abstrak: Penelitian ini bertujan untuk mengetahui bentuk kecermatan dan ketelitian kinerja tenaga administrasi sekolah untuk menunjang keefektifan dan efisiensi kinerja di sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. melakukan pengumpulan data dengan tiga metode yaitu wawancara, observasi, studi dokumenter. Kegiatan analisis data dimulai dari pengumpuln data, penyajian data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian menggunakan teknik triangulasi data, triangulasi dan triangulasi waktu serta pengecekan anggota atau membercheck. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) jenis dan struktur penugasan tenaga administrasi sekolah yang menunjang keefektifan dan efisiensi, (2) job deskripsi tenaga administrasi, (3) indikator kecermatan dan ketelitian kinerja tenaga adminitrasi, (4) perilaku tenaga administrasi dalam kinerja dilihat dari tingkat kecermatan dan ketelitian. (5) faktor-faktor pendukung yang membentuk kecermatan dan ketelitian kinerja tenaga administrasi, dan (6) permasalahan yang dihadapi tenaga administrasi sekolah dalam menjalankan kinerjanya. Kata kunci: bentuk kecermatan dan ketelitian, tenaga administrasi sekolah, efektif dan efisien
Pengaruh Organizational Citizenship Behavior, Kepemimpinan Transformasional dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Putri, Sesilia Argiana; Kurniawan, Ignatius Soni; Lysander, Mohammad Ahyar Syafwan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p548

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the relationship between employee performance at the Yogyakarta City Education, Youth, and Sports Office with job satisfaction, transformational leadership, and organizational citizenship behavior (OCB). This study used an accidental sampling method, with offline questionnaire distribution to employees who were willing to participate. To determine the sample size, the Slovin formula was used which resulted in a sample requirement of 104 respondents from a total population of 140 employees. The collected data were analyzed using SPSS software to test the relationship and influence of independent variables on employee performance as the dependent variable. The results showed that transformational leadership had a negligible effect on employee performance, so the direct role of this leadership style was less significant in improving performance. In contrast, job satisfaction had a significant and positive impact on improving employee performance, indicating that psychological well-being, job comfort, and job satisfaction were important factors. In addition, organizational citizenship behavior or OCB has also been shown to significantly improve employee performance. OCB, which reflects employees' voluntary actions to help coworkers or support organizational goals, plays a strategic role in creating a productive, conducive, harmonious, and sustainable work environment. Based on these results, it is recommended that organizations prioritize programs and policies that can improve employee job satisfaction and encourage organizational citizenship behavior. This step is considered effective in optimizing the potential performance of human resources in the Yogyakarta City Education, Youth, and Sports Office. This study contributes to academic understanding of important factors that influence employee performance in the public sector, as well as being a practical guide for organizations to improve employee performance sustainably and consistently. Keywords: Job satisfaction; organizational citizenship behavior; transformational leadership; employee performance. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kinerja pegawai di Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta dengan kepuasan kerja, kepemimpinan transformasional, dan perilaku kewarganegaraan organisasi (OCB). Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel aksidental, dengan distribusi kuesioner secara offline kepada pegawai yang bersedia berpartisipasi. Untuk menentukan ukuran sampel, digunakan rumus Slovin yang menghasilkan kebutuhan sampel sebanyak 104 responden dari total populasi 140 pegawai. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS untuk menguji hubungan dan pengaruh variabel independen terhadap kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang dapat diabaikan terhadap kinerja pegawai, sehingga peran langsung dari gaya kepemimpinan ini kurang signifikan dalam meningkatkan kinerja. Sebaliknya, kepuasan kerja memberikan dampak yang signifikan dan positif terhadap peningkatan kinerja pegawai, menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis, kenyamanan kerja, serta kepuasan terhadap pekerjaan menjadi faktor penting. Selain itu, perilaku kewarganegaraan organisasi atau OCB juga terbukti secara signifikan meningkatkan kinerja pegawai. OCB, yang mencerminkan tindakan sukarela pegawai untuk membantu rekan kerja atau mendukung tujuan organisasi, memainkan peran strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, kondusif, harmonis, dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar organisasi lebih memprioritaskan program dan kebijakan yang mampu meningkatkan kepuasan kerja pegawai serta mendorong perilaku kewarganegaraan organisasi. Langkah ini dinilai efektif untuk mengoptimalkan potensi kinerja sumber daya manusia di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman akademik mengenai faktor-faktor penting yang memengaruhi kinerja pegawai di sektor publik, sekaligus menjadi panduan praktis bagi organisasi untuk meningkatkan kinerja pegawai secara berkelanjutan dan konsisten. Kata kunci: Kepuasan kerja; perilaku kewarganegaraan organisasi; kepemimpinan transformasional; kinerja pegawai.
Pengaruh Kepimimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Terhadap Peningkatan Kinerja Guru di Pondok Pesantren Sambo, Accep Noor Akbar; Rifa'i, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The leadership of the madrasa principal plays a crucial role in the success of education, particularly at the Fajrul Iman Modern Islamic Boarding School. The principal is responsible not only for administrative tasks but also for motivating and guiding teachers to achieve optimal performance. This study aims to determine the extent of the principal’s leadership influence on teacher performance at the boarding school. The study involved all 30 teachers at Fajrul Iman Modern Islamic Boarding School. Based on the F-test, the calculated F-value was 10.037 with a significance level of 0.03, indicating that the principal's leadership significantly affects teacher performance. The study results showed an influence of 50%, with the remaining 50% being affected by other factors. In conclusion, the principal's leadership has a significant impact on teacher performance. It is recommended that the principal focuses on fair compensation aspects and continues to enhance teachers' motivation and work ethic. Teachers who view their work as a challenge and a form of service tend to perform better, ultimately supporting the overall educational goals at Fajrul Iman Modern Islamic Boarding School. Keywords: Madrasah Principal Leadership, Teacher Performance Abstrak: Kepemimpinan kepala madrasah berperan penting dalam keberhasilan pendidikan, khususnya di Pondok Pesantren Modern Fajrul Iman. Kepala madrasah bertanggung jawab tidak hanya dalam mengelola administrasi, tetapi juga dalam memotivasi dan membimbing para guru untuk mencapai kinerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru di pondok pesantren ini. Penelitian melibatkan seluruh guru di Pondok Pesantren Modern Fajrul Iman yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan uji F, diperoleh nilai F hitung sebesar 10,037 dengan taraf signifikansi 0,03, menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah berpengaruh terhadap kinerja guru. Hasil penelitian juga menunjukkan pengaruh sebesar 50%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kesimpulannya, kepemimpinan kepala madrasah memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Disarankan agar kepala madrasah memperhatikan aspek kompensasi yang adil serta terus meningkatkan motivasi dan etos kerja para guru. Guru yang menganggap pekerjaan sebagai tantangan dan pengabdian cenderung memiliki kinerja yang lebih baik, yang pada akhirnya akan mendukung tujuan pendidikan secara keseluruhan di Pondok Pesantren Modern Fajrul Iman. Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Madrasah, Kinerja Guru
Identifikasi Kekuatan, Kelemahan, dan Pemanfaatan Digital Leadership untuk Mengatasi Masalah-Masalah Pendidikan di Indonesia Dikdik, Asep; Suryana, Asep; Ruhimat, Mochammad Devi Cahya
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p621

Abstract

Abstract: This research aims to identify the strengths and weaknesses inherent in the implementation of digital leadership models in the context of education, a matter of particular importance in the context of the rapidly evolving digitization of education, particularly in Indonesia. A qualitative approach to scoping review was conducted in accordance with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) protocol. Article data mining was conducted using Harzing Publish or Perish research application technology from the Google Scholar and Scopus databases. The initial stage of the data mining process yielded a total of 101 articles; however, the application of strict inclusion criteria resulted in the exclusion of 87 articles, leaving a total of 14 articles that were reviewed. The results showed that digital leadership has 19 strengths and 12 weaknesses when utilized in education. The integration of digital leadership, contingent upon the successful contextualization of its strengths for problems that are compatible, and the mitigation of its weaknesses, has the potential to serve as a highly valuable strategic solution in addressing the challenges posed by educational underperformance. It is recommended that further research be conducted to address the identified weaknesses and potential threats associated with the implementation of digital leadership in Indonesia's education sector. Keywords: Strengths and weaknesses, Digital leadership, Indonesian education Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang melekat pada implementasi model kepemimpinan digital dalam konteks pendidikan. Tujuan ini sangat penting dalam konteks digitalisasi pendidikan yang tengah bergerak cepat, khususnya di Indonesia. Pendekatan kualitatif untuk tinjauan lingkup (scoping review) dengan protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penambangan data artikel dilakukan menggunakan teknologi aplikasi penelitian Harzing Publish or Perish, dari database Google Scholar dan Scopus. Tahap awal dari proses penggalian data menghasilkan total 101 artikel. Namun, penerapan kriteria inklusi yang ketat telah mengeksklusi 87 artikel. Sebanyak 14 artikel berkelayakan tinggi ditelaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 kekuatan dan 12 kelemahan ketika kepemimpinan digital dimanfaatkan dalam bidang pendidikan. Kemudian implementasi kepemimpinan digital, jika masing-masing kekuatannya dikontekstualisasikan dengan tepat untuk masalah tertentu yang serasi, serta mitigasi terhadap kelemahannya dapat dilakukan dengan baik, maka model kepemimpinan ini akan menjadi solusi strategis yang sangat bernilai dalam mengatasi masalah-masalah ketertinggalan pendidikan. Penelitian lebih lanjut untuk mengatasi kelemahan yang teridentifikasi dan potensi ancaman yang terkait dengan implementasi kepemimpinan digital di sektor pendidikan Indonesia, direkomendasikan. Kata Kunci: Kekuatan dan kelemahan, Kepemimpinan digital, Pendidikan Indonesia
Pengelolaan Budaya Kolaboratif dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Aceh Utara Rafni, Rafni; Najmuddin, Najmuddin; Marsithah, Iis
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p493

Abstract

Abstract: This study explored the management of collaborative culture in special schools to improve the performance of teachers with different educational backgrounds. This is field research with a qualitative approach. Research informants are based on the strategic role of the research subjects in the phenomenon of collaboration in schools. The study employs observation, interviews, and documentation review for data collection, followed by data condensation, display/presentation, verification, and conclusion, with data validity ensured through triangulation and member check. The study found that collaborative school culture management can improve teacher performance at Special School in multiple stages, including First, planning is accomplished by developing the vision, mission, and school plans. Second, the principal delegated tasks to the development team, which included school residents. Third, implementation involves active engagement, skill development, and the establishment of a collaborative atmosphere for all school residents, as well as cross-subject work teams and coaching. Fourth, the principal conducts independent evaluations and directs development in yearly, monthly, and weekly routine meetings. Fifth, supporting aspects include visionary leadership, open communication, and mutual respect. The impending issues include a lack of ideal stakeholder cooperation, instructors' apathy toward collaboration, and insufficient community/parent participation Keyword: Collaborative School Culture Management; Teacher Performance; Special School (SLB). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengelolaan budaya kolaborasi di sekolah luar biasa (SLB) untuk meningkatkan kinerja guru dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian didasarkan pada peran strategis dari subjek penelitian fenomena kolaborasi di sekolah. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui kondensi data, display/penyajian, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi data, trianggulasi sumber, member check, perpanjangan waktu pengamatan. Hasil penelitian didapatkan pengelolaan budaya sekolah kolaboratif dalam peningkatan kinerja guru SLB Tanah Luas Aceh utara melalui beberapa tahap, yaitu: Pertama, perencanaan dilakukan dengan penyusunan visi, misi dan perencanaan sekolah. Kedua, kepala sekolah mendelegasikan tugas (job description) kepada tim pengembangan yang terdiri dari guru, staf, komite, dan pengawas. Ketiga, pelaksanaan melalui kolaborasi aktif, pembinaan keterampilan, dan penciptaan lingkungan kolaborasi semua warga sekolah, tim kerja lintas-mata pelajaran dan coaching. Keempat, kepala sekolah melakukan evalusi mandiri secara langsung dan fokus pengembangan melalui rapat rutin tahunan, bulanan dan mingguan. Kelima, Faktor pendukung gaya kepemimpinan visioner, komunikasi terbuka, sikap saling menghargai. Faktor penghambatnya yaitu belum optimalnya kerjasama stakeholder, guru bersikap apatis terhadap kolaboratif, partisipasi masyarakat/orang tua belum maksimal. Kata Kunci: Pengelolaan Budaya Sekolah Kolaboratif; Kinerja Guru; Sekolah Luar Biasa (SLB).
Pengelolaan Kantin Sekolah Untuk Pembelajaran Hidup Sehat dan Inspirasi Kewirausahaan Fathurrahman, Fathurrahman; Asmoni, Asmoni; Setyo, R. Chusnu Yuli
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p559

Abstract

Abstract: This study reveals the experience of SMPN 3 Lamongan (Lamongan State Junior High School 3) in managing a healthy school canteen, giving entrepreneurship learning, and giving inspiration of economic activity towards both the school community and the surrounding community to cooperate in the canteen, all of which are as the Implementation of Independent Curriculum. The method of this study is designed in a qualitative approach, in which the data are collected by interview, observation, and documentation. The data are then analyzed through these steps: data condensation, data display, and conclusion drawing. The result shows that 1) the location of the canteen is beautiful and comfortable; 2) canteens are part of the implementation of the independent curriculum which is used for learning to live a healthy and clean life through the provision of nutritious, healthy and free from preservatives, dyes, sweeteners, and flavorings; 3) The canteen provides motivation and inspiration for the cultivation of students' entrepreneurial spirit. As well as collaborating with school residents and parents to provide food, snacks, and drinks with nutritious, healthy, and attractive criteria; and 4) canteens are also as a Adiwiyata School program which is implemented by the principles of environmental conservation. Keywords: school canteen, healthy behavior learning, entrepreneurial inspiration Abstrak: Penelitian ini mengungkap pengalaman SMPN 3 Lamongan dalam mengelola kantin sekolah sehat mandiri, memberikan pembelajaran kewirausahaan, dan memberikan inspirasi kegiatan ekonomi baik kepada warga sekolah maupun masyarakat sekitar untuk bekerjasama dalam kantin. yang kesemuanya merupakan Implementasi Kurikulum Mandiri. Metode penelitian ini dirancang dengan pendekatan kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis melalui langkah-langkah berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) lokasi kantin asri dan nyaman; 2) kantin merupakan bagian dari Penerapan Kurikulum merdeka yang digunakan untuk pembelajaran hidup sehat dan bersih melalui penyediaan asupan jajanan, dan minuman yang bergizi , sehat dan bebas dari bahan pengawet, pewarna, pemanis, dan penyedap rasa,; 3) kantin memberikan motivasi dan inspirasi penanaman jiwa kewirausahaan peserta didik. Serta bekerjasama dengan warga sekolah dan wali murid untuk menyediakan makanan, jajanan, dan minuman dengan kriteria bergizi, sehat, dan menarik; dan 4) kantin juga merupakan bagian dari program sekolah Adiwiyata Sekolah yang dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pelestarian lingkungan hidup. Kata kunci: Kantin sekolah; Pembiasaan Hidup sehat, inspirasi kewirausahaan
Kepemimpinan Transformasional di Sekolah: Analisis Bibliometrik Database Scopus Taufiq, Muhammad; Satori, Djaman; Sururi, Sururi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p634

Abstract

Abstract: This study presents a bibliometric analysis of research on transformational leadership in schools using data from the Scopus database between 2014 and 2024. Using VOSviewer and R Studio Biblioshiny for analysis, we examined publication trends, influential contributors, and research themes within this field. The findings revealed significant growth in publications, with an annual increase of 16.65%, indicating increasing scientific interest, especially during the COVID-19 pandemic. Influential contributions were identified through the most cited documents and a three-field plot, which highlighted lead authors, countries such as Indonesia and Malaysia, and leading journals such as the Journal of Educational Administration. Keyword co-occurrence analysis revealed six thematic clusters, including school leadership, teacher performance, organizational outcomes and innovation, demonstrating the multidimensional nature of the field. This analysis provides valuable insights into the global research landscape on transformational leadership in education, emphasizing its critical role in addressing contemporary educational challenges and informing future research directions. Keywords: Bibliometrics, School, scopus, transformational leadership. Abstrak: Studi ini menyajikan analisis penelitian bibliometrik tentang kepemimpinan transformasional di sekolah menggunakan data dari database Scopus antara tahun 2014 dan 2024. Dengan menggunakan VOSviewer dan R Studio Biblioshiny untuk analisis, kami memeriksa tren publikasi, kontributor pengaruh, dan tema penelitian dalam bidang ini. Temuan ini menunjukkan adanya pertumbuhan publikasi yang signifikan, dengan peningkatan tahunan sebesar 16,65%, yang menunjukkan meningkatnya minat ilmiah, terutama selama pandemi COVID-19. Kontribusi yang berpengaruh diindentifikasi melalui dokumen yang paling banyak dikutip dan plot tiga bidang, yang menyoroti penulis utama, negara-negara seperti Indonesia dan Malaysia, dan jurnal terkemuka seperti Journal of Educational Administration. Analisis kejadian bersama kata kunci mengungkap enam kelompok tematik, termasuk kepemimpinan sekolah, kinerja guru, hasil organisasi, dan inovasi, yang menunjukkan sifat multidimensi dari bidang ini. Analisis ini memberikan wawasan berharga mengenai lanskap penelitian global mengenai kepemimpinan transformasional dalam pendidikan, menekankan peran penting kepemimpinan transformasional dalam mengatasi tantangan pendidikan kontemporer dan memberikan informasi arah penelitian di masa depan. Kata kunci: Bibliometrik, kepemimpinan transformasional, Scopus, sekolah
Analisis Layanan BKD SISTER dalam Mempengaruhi Kinerja Dosen Melalui Manajemen Dokumen dan Motivasi Melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi Kamaluddin, Laode Amijaya; Widiawati, Andi; Mubyl, Mutiarini; Alhamdi, Agil; Ramadhan, Wahyu
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p509

Abstract

Abstract: This study examines the impact of the BKD SISTER Application Service on lecturer performance in higher education institutions in South Sulawesi, mediated by lecturer motivation and document management. The research sample consisted of 134 lecturers selected using accidental sampling. The analysis results indicate that the BKD SISTER Application Service positively and significantly influences lecturer motivation and document management, but does not directly impact lecturer performance. Lecturer motivation demonstrates a positive and significant influence on lecturer performance, whereas document management does not show a significant influence. The analysis of indirect effects reveals that the BKD SISTER Application Service has a positive and significant impact on lecturer performance through lecturer motivation, but not significantly through document management. Keywords: BKD_SISTER_Services; Document_Management; Motivation; Performance Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Pelayanan Aplikasi BKD SISTER terhadap Kinerja Dosen di perguruan tinggi Sulawesi Selatan, dengan Motivasi Dosen dan Manajemen Dokumen sebagai variabel perantara. Sampel penelitian terdiri dari 134 dosen yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pelayanan Aplikasi BKD SISTER memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Dosen dan Manajemen Dokumen, namun tidak berpengaruh langsung terhadap Kinerja Dosen. Motivasi Dosen terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Dosen, sementara Manajemen Dokumen tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Analisis pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa Pelayanan Aplikasi BKD SISTER memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Dosen melalui Motivasi Dosen, tetapi tidak signifikan melalui Manajemen Dokumen. Kata kunci: Layanan_BKD_SISTER; Manajemen_Dokumen; Motivasi; Kinerja
Hotspot Stres Pada Guru Sekolah Dasar: Analisis Faktor-Faktor Pemicu dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Pendidikan Dawous, Gilang Gumilang; Satori, Djam’an; Munir, Munir; Suharto, Nugraha
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p588

Abstract

Abstract: Stress and burnout among elementary school teachers in Indonesia are critical issues impacting not only the well-being of educators but also the quality of education delivered to students. This study identifies multiple factors contributing to teacher stress, including high workloads, administrative demands, frequent curriculum changes, and socio-economic challenges. The impact of the COVID-19 pandemic further exacerbated these issues by introducing new challenges, such as the sudden transition to remote learning. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from 175 elementary school teachers in Garut Regency through a semantic differential scale to measure stress levels. The findings revealed that the curriculum is the primary source of stress for teachers, followed by gender, age, school accreditation, employment status, and the presence of "Sekolah Penggerak" (Movement Schools). Female teachers and those in the 25-35 age range experienced the highest stress levels, particularly in schools with lower accreditation. Additionally, honorary teachers faced significant stress due to job insecurity and insufficient income, highlighting socio-economic disparities within the teaching profession. The study underscores the urgency of addressing systemic issues, including providing robust professional development programs, enhancing teacher support systems, and ensuring equitable policies for all educators. Effective strategies to manage teacher stress must adopt a holistic approach, integrating institutional and individual interventions. By improving teacher well-being, schools can foster a more supportive environment that enhances both educator satisfaction and student learning outcomes. The study's insights contribute to the broader discourse on improving teacher retention and elevating the standards of education in Indonesia. Keywords: Teacher stress, burnout, elementary education, COVID-19 pandemic, curriculum, teacher well-being, Indonesia Abstrak: Stres dan burnout di kalangan guru sekolah dasar di Indonesia merupakan masalah krusial yang memengaruhi kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor penyebab stres guru, seperti beban kerja yang tinggi, tuntutan administratif, perubahan kurikulum yang sering terjadi, serta tantangan sosial-ekonomi. Pandemi COVID-19 memperburuk situasi dengan menambahkan tantangan baru, seperti peralihan mendadak ke pembelajaran jarak jauh. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 175 guru sekolah dasar di Kabupaten Garut menggunakan skala diferensial semantik untuk mengukur tingkat stres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum menjadi sumber stres utama bagi guru, diikuti oleh faktor jenis kelamin, usia, akreditasi sekolah, status kepegawaian, dan status sekolah sebagai "Sekolah Penggerak." Guru perempuan dan mereka yang berada dalam rentang usia 25–35 tahun mengalami tingkat stres tertinggi, terutama di sekolah dengan akreditasi rendah. Selain itu, guru honorer menghadapi stres yang signifikan akibat ketidakpastian pekerjaan dan pendapatan yang tidak mencukupi, menyoroti kesenjangan sosial-ekonomi dalam profesi ini. Studi ini menekankan pentingnya mengatasi isu-isu sistemik, termasuk menyediakan program pengembangan profesional yang memadai, memperkuat sistem dukungan bagi guru, serta memastikan kebijakan yang adil bagi seluruh tenaga pendidik. Strategi efektif untuk mengelola stres guru harus mengadopsi pendekatan holistik yang mencakup intervensi institusional dan individual. Dengan meningkatkan kesejahteraan guru, sekolah dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan pendidik dan hasil belajar siswa. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana yang lebih luas tentang upaya mempertahankan guru dan meningkatkan standar pendidikan di Indonesia. Kata kunci: Stres guru, burnout, pendidikan dasar, pandemi COVID-19, kurikulum, kesejahteraan guru, Indonesia
Analisis Implementasi Kebijakan Perpres No 68 Tahun 2022 Tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi Bidandari, Aroum; Chumaini, Doddy Faisal; Budiyanto, Budiyanto; Hazin, Mufarrikhul
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p651

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the Implementation of Presidential Regulation Number 68 of 2022 concerning the Revitalization of Vocational Education and Vocational Training in Indonesia. The method used in this study is the Systematic Literature Review (SLR) with a qualitative approach. The stages of this SLR include identifying, evaluating, and interpreting all available research, relevant to a particular research question, or topic area, or phenomenon of interest. all findings on a research topic to answer previously established research questions (Kitchenham & Charters, 2007). The results of the study indicate that the implementation of Presidential Regulation Number 68 of 2022 has been running well in the community. However, there are still challenges in several regions in the implementation of the policy, such as: 1) lack of coordination between related Ministries, Central and Regional Institutions, stakeholders and other institutions as implementers in strengthening collaboration with related parties that support cooperation between educational institutions and DUDIKA; 2) The formation and performance of the Vocational Regional Coordination Team (TKDV) are not yet optimal so that the implementation of the Presidential Regulation is not optimal; 3) limited resources ready to be employed due to several factors including parental approval that does not allow working away from home, 4) gaps between the Vocational Education curriculum and world needs; 5) lack of qualified and competent vocational educators and trainers; 6) lack of incentives for educators and trainers in certain areas; 7) limited facilities and infrastructure in several areas, resulting in the level of absorption of Vocational Education graduates not being maximized in several areas in Indonesia. Presidential Regulation Number 68 of 2022 is one of the government's steps forward to improve the quality of Indonesian human resources through Vocational Education and Vocational Training with mutually beneficial collaboration and partnerships between the World of Education and DUDIKA so as to produce quality graduates who are able to contribute to national development. Keywords: Policy Implementation; Vocational Education; Vocational Training Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Perpres Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi yang ada di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literatur Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Adapun tahapan SLR ini diataranya adalah dengan cara mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan semua penelitian yang tersedia, relevan dengan pertanyaan penelitian tertentu, atau area topik, atau fenomena yang menarik.seluruh temuan-temuan pada suatu topik penelitian untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan sebelumnya (Kitchenham&Charters, 2007). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perpres Nomor 68 Tahun 2022 sudah berjalan dengan baik di masyarakat. Akan tetapi masih terdapat tantangan di beberapa daerah dalam implementasi kebijakan tersebut, seperti: 1) kurangnya koordinasi antar Kementerian terkait, Lembaga Pusat dan Daerah, stakeholder dan lembaga lain sebagai pelaksana dalam memperkuat kolaborasi dengan pihak terkait yang mendukung kerjasama antara lembaga Pendidikan dengan DUDIKA; 2) Belum optimalnya pembentukan dan kinerja Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) sehingga implementasi Perpres belum maksimal; 3) keterbatasan sumber daya yang siap untuk dipekerjakan karena beberapa faktor diantaranya adalah restu dari orang tua yang tidak mengizinkan bekerja jauh dari rumah, 4) kesenjangan antar kurikulum Pendidikan Vokasi dengan kebutuhan dunia; 5) kurangnya tenaga pendidik dan pelatih vokasi yang berkualitas dan kompeten; 6) kurangnya intensif bagi tenaga pendidik dan pelatih pada daerah-daerah tertentu; 7) keterbatasan sarana dan prasarana di beberapa daerah sehingga menyebabkan tingkat keterserapan lulusan Pendidikan Vokasi belum dapat maksimal dibeberapa daerah di Indonesia. Perpres Nomor 68 Tahun 2022 merupakah salah satu langkah maju dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi dengan adanya kolaborasi dan kemitraan yang saling menguntungkan antara Dunia Pendidikan dan DUDIKA sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Kata kunci: Implementasi Kebijakan;Pendidikan Vokasi; Pelatihan Vokasi