cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2025)" : 157 Documents clear
Penerapan Alat Antropometri pada Usaha Mebel Papanjati Furniture untuk Meningkatkan Kualitas Produk dan Kepuasan Pelanggan Harmoko, Harmoko; Hadian, Nur; Pratiwi, Intan
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16874

Abstract

Background: Industri mebel menghadapi tantangan dalam merancang produk yang ergonomis dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk mebel melalui penerapan antropometri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan alat antropometri yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk mebel dengan memperhatikan aspek ergonomi. Metode: Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat antropometri, dan pendampingan kepada pemilik, karyawan UD Papanjati Furnitur, serta masyarakat sekitar. Pelatihan meliputi pengenalan alat, prosedur penggunaan, serta manfaat aspek ergonomi dalam meningkatkan kualitas produk mebel yang dihasilkan. Hasil: Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan alat antropometri, yang tercermin dari kemampuan mereka mengikuti instruksi pemateri. Diperoleh ukuran mebel yang siap diproduksi, yang lebih ergonomis dan berkualitas. Kesimpulan: Penggunaan alat antropometri dalam proses desain mebel terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas produk dan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.
Inisiasi Pembentukan Agen “SARAS” (Sa Tra Miras) di Asrama Mahasiswa Mamberamo Raya Violita, Fajrin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16884

Abstract

Background: The high rate of alcohol consumption among teenagers not only poses a risk for disease but also triggers deviant behaviors such as violence, traffic accidents, and risky sexual behavior. Alcohol consumption can also negatively affect the learning process due to decreased concentration. The purpose of this community service activity is to encourage the formation of “SARAS” (Sa Tra Miras) Agents who will act as continuous education providers and raise awareness about the negative impacts of alcoholic beverages in the Mamberamo Raya Student Dormitory. Methods: This community service was carried out in partnership with the Mamberamo Raya Student Dormitory management. The method was brainstorming, supported by poster media. A pre- and post-test questionnaire is used to assess the impact of the activity. Results: The initiation of "SARAS" (Sa Tra Miras) Agents involved 11 student participants. The program began with a presentation, followed by an interactive brainstorming discussion. Results from the pre- and post-tests indicated an increase in knowledge about alcohol, from 8.18 to 9.64. This community service activity has introduced the concept of peer educators and received a good response from the dormitory management. Conclusions: This service focuses on community-based interventions in the dormitory area and uses the slogan "SARAS" (Sa Tra Miras) which is appropriate to the local language. In the long term, there is a commitment to follow up on the official formation of the "SARAS" Agent.
Konseling Kelompok untuk Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Remaja di Desa Banyudono Ferina, Frecilia Friskha; Umaroh, Ayu Khoirotul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16887

Abstract

Pendahuluan: Kekerasan seksual ialah kejahatan yang bersifat universal. Kejahatan ini terjadi di semua lapisan masyarakat di seluruh dunia, tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Menurut WHO sebanyak 852 juta perempuan yang berusia 15-49 tahun menjadi korban kekerasan seksual atau fisik. Usia remaja yang terbilang masih muda dan kurangnya pengetahuan merupakan salah satu penyebab remaja menjadi korban kekerasan seksual. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku remaja mengenai pencegahan kekerasan seksual. Metode: Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Skor rata rata sebelum konseling kelompok adalah 23,00 dan skor rata rata setelah diberikan konseling kelompok mengenai pencegahan kekerasan seksual adalah 27,03. Kesimpulan: Kegiatan ini bermanfaat bagi remaja, karena dapat memberikan pengaruh konseling kelompok dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual pada remaja.
Pelatihan dan Bimbingan: Peran Pelajaran Sejarah dalam Mengembangkan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Guru-Guru Sejarah se-Bogor Raya Labibatussolihah, Labibatussolihah; Tarunasena, Tarunasena; Adriani, Nour Muhammad; Fathiraini, Nurdiani; Pangestu, Dimas Aldi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16889

Abstract

Pendahuluan: Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan meningkatkan kompetensi guru sejarah dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan pembelajaran berbasis proyek. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sejarah dalam menyusun dan menerapkan modul Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Metode: Kegiatan ini dilakukan secara daring oleh 120 peserta dan luring oleh 40 peserta. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman guru sejarah mengenai penyusunan modul Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dengan lebih dari 90% peserta menunjukkan kepuasan tinggi dan kesiapan menerapkan materi yang diajarkan. Kesimpulan: Pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi guru, mendorong kolaborasi, dan menghasilkan modul pembelajaran yang relevan.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Digital Sebagai Upaya Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka Pada MGMP Matematika Tingkat SMP Se-Kota Lhokseumawe Mahmuzah, Rifaatul; Zahara, Yulia; Ardian, Zalfie; Syafirly Ramadhana; Rizka Suhaila
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16890

Abstract

Pendahuluan: Kurikulum Merdeka mendorong guru untuk menciptakan pembelajaran yang mandiri dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21, termasuk kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital. Namun kenyataannya, banyak guru matematika di Kota Lhokseumawe masih menghadapi kendala yang signifikan dalam memanfaatkan teknologi digital dan belum cukup familiar dengan teknologi digital yang dibutuhkan untuk mendukung pencapaian tujuan kurikulum Merdeka secara efektif. Pelatihan ini bertujuan untuk Meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran digital dengan menggunakan platform digital Quzizz, serta menghasilkan media pembelajaran digital untuk pembelajaran matematika yang sesuai dengan standar Kurikulum Merdeka. Metode: Metode pelaksanaan terdiri dari survei kebutuhan, pelatihan teknis dalam dua pertemuan, pendampingan, dan evaluasi hasil pelatihan. Pelatihan pembuatan media pembelajaran digital dilaksanakan oleh tim pengabdian bekerja sama dengan MGMP Matematika Tingkat SMP Kota Lhokseumawe dengan jumlah peserta sebanyak 13 guru. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, para guru menerima materi pelatihan dan pada hari kedua, para guru didampingi untuk mempraktikkan secara langsung pembuatan media digital sesuai dengan karakteristik siswa, dan tingkat kelas yang mereka ajar di sekolah masing-masing. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian kuisioner kepada para peserta pelatihan. Hasil: Pelatihan ini berdampak positif dalam meningkatkan kompetensi guru-guru matematika, khususnya dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran digital secara efektif. Kemampuan ini sangat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal. Kesimpulan: Setelah dilaksanakan pelatihan diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru sebesar 89% dalam membuat dan mengembangkan media pembelajaran digital.
Pemberdayaan Perempuan Pesisir dengan Perangkat Digital: Dampak Pemantauan Kesehatan Anak dan Mitigasi Stunting Rahmawati, Ade; Bastian, Ade; Pangarsi Dyah Kusuma Wardani, Siti; Pauzan, Muh; Rifki, Muhammad
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16904

Abstract

Background: Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang signifikan di Indramayu, terutama di kalangan masyarakat pesisir yang memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan gizi. Kondisi ekonomi yang kurang mendukung semakin memperburuk situasi, menghambat pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak. Upaya pencegahan stunting di wilayah ini perlu dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan yang inovatif dan berbasis teknologi. Metode: Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan perempuan pesisir melalui pemanfaatan alat digital guna meningkatkan pemantauan kesehatan anak dan mencegah stunting. Kegiatan yang dilakukan mencakup pelatihan intensif mengenai penggunaan teknologi digital untuk memantau tumbuh kembang anak secara mandiri. Selain itu, diberikan sesi edukasi mengenai pola asuh, gizi seimbang, dan kesehatan anak guna meningkatkan kesadaran masyarakat. Hasil: Program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan perangkat digital secara efektif membantu perempuan pesisir dalam meningkatkan pemahaman dan perhatian terhadap kesehatan anak. Peserta menjadi lebih aktif dalam memantau pertumbuhan anak serta menerapkan pola asuh dan pemenuhan gizi yang lebih baik. Kesimpulan: Pemberdayaan perempuan pesisir melalui pemanfaatan teknologi digital berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di Indramayu. Pendekatan ini dapat diadopsi di wilayah lain dengan kondisi serupa sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pelatihan Ekonomi Kreatif (Pembuatan Minuman Herbal JAGSE) Bagi Masyarakat Desa Kalisalam Mubaraq, Husni; Jailani, Ahmad; Melani, Alisyia Putri; Agustin, Yunita Agustin; Ridho, Ali; Mubaraq, Ahmad
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16906

Abstract

Pelatihan ekonomi kreatif pembuatan minuman herbal JAGSE di Desa Kalisalam bertujuan untuk memberdayakan penduduk dalam memanfaatkan sumber daya lokal seperti jahe dan serai. Pelatihan ini berfokus pada pengembangan keterampilan produksi minuman herbal yang memiliki manfaat kesehatan serta potensi ekonomi. Selain pelatihan teknis, program ini juga memberikan edukasi mengenai pemasaran produk secara digital bagi masyarakat desa sebagai sasaran dalam pelaksanaan pelatihan ini. Penelitian berlangsung selama satu bulan, mulai 29 Juli 2024 hingga 29 Agustus 2024 secara tatap muka dan di laksanakan di Pendopo Balai Desa Kalisalam yang dihadiri oleh 30 peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman penduduk terkait pembuatan minuman herbal dan peluang usaha sehingga meningkatkan keterampilan individu yang mampu memproduksi secara mandiri. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan modal, akses teknologi, dan pengetahuan pemasaran yang perlu mendapatkan perhatian untuk keberlanjutan usaha.
Optimalisasi Limbah Sekam Padi dan Bonggol Pisang Kombinasi Daun Gamal sebagai Biofertilizer Mutmainna, Mutmainna; Andi Trisnowali Ms; Asfar; Nurannisa; Rasmiati; Ikasari
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16911

Abstract

Background: Permasalahan limbah sekam padi di Desa Tappale masih menjadi permasalahan yang krusial khususnya bagi Mitra Kelompok Karang Taruna Sipabokori di Desa Tappale. Tujuan: Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat akan memberikan solusi kepada Mitra Kelompok Karang Taruna Sipabokori Desa Tappale untuk mereduksi limbah sekam padi dan bonggol pisang (duo bio) kombinasi daun gamal menjadi alternatif pupuk hayati (biofertilizer) dan meningkatkan pengelolaan kebun yang ramah lingkungan di Desa Tappale. Metode: Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu metode society participatory melalui pendekatan learning by doing. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam 3 tahap, yaitu tahap penyuluhan, tahap pelatihan dan tahap pendampingan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada berbagai aspek. Pengetahuan mitra meningkat dari 20% menjadi 80%, keterampilan produksi biofertilizer meningkat dari 10% menjadi 90% serta pemahaman terkait pengemasan dan pelabelan produk meningkat hingga 90%. Selain itu, mitra berhasil memahami strategi pemasaran hingga 95%, termasuk pemasaran digital melalui marketplace. Kesimpulan: Kegiatan ini berdampak positif dalam membangun kapasitas mitra dalam pengelolaan lingkungan dan wirausaha berbasis biofertilizer. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan desa yang lebih mandiri dan ramah lingkungan, serta berkontribusi pada SDGs desa nomor 3 (Desa Sehat dan Sejahtera).
Sosialisasi Manajemen Kesehatan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Peserta Game Mobile legends Rasydy, La Ode Akbar; Patriyah, Siti; Muthmainnah, Siti; Saputra, Teguh Wibowo; Apriyana, Tiara; Anni, Rohimah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16932

Abstract

Background: Dengan prevalensi gaya hidup sedentari yang meningkat di kalangan pemain game, pentingnya edukasi kesehatan dan pemeriksaan rutin menjadi fokus utama Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sosialisasi manajemen kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta game Mobile Legends dalam acara Pekan Raya Mahasiswa. Metode: Sosialisasi manejemen kesehatan, penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan dasar meliputi erat badan, tinggi badan, tekanan darah, rabun mata, frekuensi olahraga dan gangguan-gangguan kesehatan yang dirasakan, kemudian dilanjutkan dengan senam dan evaluasi kegiatan pengabdian. Hasil: Sebanyak 36 peserta game Mobile Legends terlibat dalam kegiatan ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kesadaran kesehatan peserta yang menyatakan pemahaman yang lebih baik tentang risiko kesehatan terkait gaya hidup sedentari dan menunjukkan minat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin. Pemeriksaan kesehatan gratis berhasil mengidentifikasi individu dengan faktor risiko yang memerlukan tindak lanjut medis. Kesimpulan: Studi ini merekomendasikan integrasi kegiatan serupa dalam acara e-sports lainnya sebagai strategi pencegahan kesehatan publik dan promosi gaya hidup sehat di kalangan pemain game. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran kesehatan tetapi juga mendorong komunitas gaming untuk mengadopsi praktik kesehatan yang lebih baik.
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Metode Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka Belajar Rukiyah, Rukiyah; Suryani, Yuni Dwi; Akbari, Akbari; Armaini, Desi; Falinsy, Difa; Zahra, Zalika Amanda
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16938

Abstract

Background: Berdasarkan hasil observasi di lapangan, ditemukan bahwa sebagian besar guru PAUD di Kabupaten Banyuasin belum memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Dalam kegiatan pelatihan yang dilakukan, sebanyak 20 guru PAUD berpartisipasi, dengan hasil pre-test yang menunjukkan tingkat pemahaman awal sebesar 52,25%. Setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan, nilai post-test meningkat menjadi 85,75%, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 33,5%. Data ini memperlihatkan bahwa sebelum pelatihan, mayoritas guru masih memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam memahami dan mengimplementasikan metode pembelajaran berdiferensiasi sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Metode: Partisipan sebanyak 20 orang yang ditujukan kepada para guru PAUD yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin. Jalannya kegiatan meliputi (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) peninjauan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi Guru TK di Banyuasin dalam menerapkan metode pembelajaran berdiferensiasi, yang dibuktikan dengan kenaikan nilai pre-test sebesar 52,25% menjadi 85,75% pada post-test. Pelatihan dan pendampingan telah dilaksanakan secara sistematis, sehingga guru mampu menggunakan metode pembelajaran berdiferensiasi secara efektif sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka Belajar. Selain itu, guru juga berhasil menyusun modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi, dengan memperhatikan format yang sesuai, tingkat perkembangan anak, serta pemilihan media dan evaluasi yang tepat.  Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan peningkatan pemahaman guru PAUD Banyuasin terhadap Metode Pembelajaran Berdiferensiasi, dengan kenaikan nilai pre-test 52,25% ke post-test 85,75%. Pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar, memilih media, serta menyesuaikan dengan perkembangan anak. Guru juga menjadi lebih kreatif dalam mengembangkan pembelajaran. Kegiatan ini mendapat respon positif dan meningkatkan kompetensi guru TK.

Page 5 of 16 | Total Record : 157