cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,848 Documents
Pendampingan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) Untuk Memperoleh Akses Kredit Usaha Rakyat Di Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending Mubaroq, Husni; Mubaroq, Alvan; Ifana, Anila; Izzatur Rohma, Nur Laili; Hoirullah, Ahmad
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17684

Abstract

Background: Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung legalitas dan pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Namun, banyak pelaku usaha rakyat yang belum memahami prosedur dan pentingnya memiliki NIB sebagai syarat untuk memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UKM dalam proses pembuatan NIB, guna meningkatkan aksesibilitas mereka terhadap kredit usaha yang disediakan oleh pemerintah. Metode: Metode kegiatan ini melibatkan mitra yaitu kader karang taruna sejumlah 6 orang dan peserta sosialisasi sejumlah 15 orang. Pendampingan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan langsung kepada pelaku UMKM dalam setiap tahapan pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS). Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan pelaku usaha di Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Hasil: Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam mengurus legalitas usahanya serta kemudahan mereka dalam mengakses fasilitas KUR. Kesimpulan: Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan pelaku usaha rakyat dapat lebih mudah mendapatkan pembiayaan usaha dan mampu meningkatkan skala bisnis mereka secara berkelanjutan.
Pendampingan Penerapan Disiplin Positif dan Pemenuhan Hak Anak dalam Mewujudkan Madrasah dan Pesantren Ramah Anak Sutini, Sutini; Dinurriyah, Itsna Syahadatud
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17709

Abstract

Background: Dalam mewujudkan Surabaya sebagai Kota Layak Anak, maka perlu sekali adanya sekolah, madrasah dan pesantren ramah anak. Sekolah, Madrasah dan Pesantren tidak cukup berjalan sendiri, perlu dampingan dari pihak terkait dalam mewujudkan satuan Pendidikan ramah anak. Dalam pengabdian kali ini, kami mendampingi MTs Negeri 3 Surabaya dan Pondok Pesantren Alif Lam Miim. Pendampingan ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas siswa dan santri untuk menerapkan disiplin positif dan pemenuhan hak anak dalam mewujudkan satuan Pendidikan ramah anak. Pada dasarnya, kedua satuan Pendidikan ini sudah masuk kategori sekolah ramah anak yang terkategori “MAU”. Hanya saja belum terpantau ‘legal’. Sehingga pendampingan ini perlu dilakukan. Metode: Pendampingan ini dilakukan dengan metode PAR (Participatory Action Research). Dalam pendampingan dilakukan dengan tahapan inkulturasi, pendampingan program, serta evaluasi dan tindaklanjut. Hasil: Hasil pengabdian ini menyatakan bahwa terdapat peningkatan penerapan disiplin posited dan pemenuhan hak anak, baik di MTSN 3 Surabaya maupun Pondok Pesantren Alif Laam Miim Surabaya. Kesimpulan: Pendampingan yang dilakukan tidak sampai satu semester ini telah memiliki dampak positif pada dua satuan Pendidikan yang menjadi target pendampingan. Pendampingan penerapan disiplin positif dan pemenuhan hak anak dalam mewujudkan satuan Pendidikan ramah anak di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 3 Surabaya tergolong berhasil.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi Guru di Darul Uloom School, Satun, Thailand Hamid, Sitti Maryam; Mannong, Andi Balkis Maghfirah; Hambali, Uyunnasirah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17766

Abstract

Background: Kehadiran Artificial Intelligence (AI) memberikan manfaat dalam mempercepat penyelesaian tugas, namun sering kali terjadi kesalahan dalam penggunaannya. Guru perlu mempelajari cara mengintegrasikan AI untuk mendorong siswa berpikir kritis, berinovasi, dan mengeksplorasi ide. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan guru dalam memanfaatkan dan memahami implikasi etis AI di dunia pendidikan. Metode: Pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dengan tahapan perencanaan, implementasi, pendampingan, evaluasi pelaksanaan, dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan dilakukan secara tatap muka, melibatkan pimpinan sekolah dan guru di Pesantren Darul Uloom School, Satun, Thailand Selatan. Tim PKM terdiri dari Dr. Sitti Maryam Hamid, M.Pd. (ketua tim), Dr. Andi Bulkis Maghfirah Mannong, M.Pd., dan Uyunnasirah Hambali, S.Pd., M.Pd.  Hasil: Guru memperoleh pengetahuan baru dalam membuat materi ajar menggunakan Gemini, Perplexity, dan ChatGPT. Mereka juga mampu berinovasi dengan menyediakan materi ajar yang menarik melalui Canva dan Gamma, serta mengintegrasikan aplikasi multimedia AI seperti Kahoot dan Canva untuk mengevaluasi proses pembelajaran sesuai dengan kurikulum sekolah. Kesimpulan: Melalui pelatihan ini, guru dapat memahami dan mempraktikkan penggunaan Artificial Intelligence dalam penyediaan materi ajar, presentasi, dan evaluasi pembelajaran. Guru dibekali materi, dilatih, dan diberikan kesempatan untuk praktik langsung, diharapkan dapat meningkatkan inovasi dalam pembelajaran.
Pendampingan Masyarakat dalam Menerapkan Budidaya Padi System of Rice Intensification (SRI) di Kerinci Andesmora, Evan; Aprianto, Riko; Surayya, Ely; Novallyan, Devie
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17782

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan beras sebagai bahan pangan pokok di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Untuk menjaga ketahanan pangan, peningkatan produktivitas padi menjadi hal yang sangat mendesak. SRI merupakan salah satu metode budidaya yang dapat meningkatkan produktivitas padi di Indonesia. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi kelompok tani Tunas Mudo tentang potensi budidaya padi dengan metode SRI. Metode: Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Desa Koto Dua Lama Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Peserta kegiatan adalah Kelompok Tani Tunas Muda Desa Koto Dua Lama. Metode yang digunakan melibatkan ceramah dan diskusi. Sebelum dan setelah kegiatan selesai, kuesioner mengenai materi budidaya padi SRI dibagikan kepada petani yang mengikuti sosialisasi dan pendampingan. Hasil: Kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan dalam sosialisasi metode SRI yang dilakukan pada kelompok tani Tunas Muda berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan motivasi petani untuk mengadopsi teknik budidaya SRI. Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah pendampingan secara berkelanjutan untuk memastikan implementasi metode SRI berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas padi di wilayah tersebut. Kesimpulan: Program ini menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta sosialisasi yaitu 55% peserta cukup paham dan 45% sangat paham tentang teknik SRI. Pelatihan memberikan pengetahuan baru terkait penggunaan bibit muda, jarak tanam lebar, penyiangan dan pengelolaan tanah, dan pengaturan irigasi. Sebanyak 82% peserta berencana menerapkan metode SRI. Semua peserta (100%) menyatakan metode SRI lebih menguntungkan dibandingkan metode konvensional.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris dalam Upaya Pengembangan Wisata di Kota Wisata Batu Permatasari, Indriani Detty; Suja’i, Ahmad Yusuf Imam; Sunaryo, Hadi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17823

Abstract

Background:  Kecakapan English for Tourism memainkan peran penting dalam pengembangan dan promosi objek wisata suatu daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Batu melalui pelatihan bahasa Inggris yang berfokus pada sektor pariwisata. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan cara onsite (tatap muka langsung) dengan menggunakan Pre-Test dan Post-Test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta sebelum dan setelah pelatihan. Peserta diikuti oleh 90 orang yang dilakukan di Gedung Graha Wangsa Kota Batu. Sedangkan instrument evaluasi menggunakan uji analisis Wilcoxon. Hasil: Pelatihan ini berhasil memenuhi tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat Kota Wisata Batu. Dengan pengetahuan dan keterampilan baru ini, masyarakat diharapkan dapat lebih siap dalam mendukung pengembangan pariwisata lokal, khususnya dalam berinteraksi dengan wisatawan domestik maupun internasional. Dari hasil uji wilcoxon, diperoleh nilai sebesar 0,003 < 0,050 yang menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara pres test dan posttest yang dilakukan. Kesimpulan: Kegiatan yang telah dilakukan memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan peserta, terutama dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari. Peningkatan yang signifikan terlihat dalam tiga aspek utama layanan pelanggan, yaitu cara menyapa tamu, menangani keluhan, dan menyampaikan permohonan maaf dengan sopan. Selain itu, peserta juga mengalami perkembangan dalam keterampilan pariwisata, termasuk kemampuan menunjukkan arah/lokasi dan memperkenalkan objek wisata kepada wisatawan. Sebagai rekomendasi untuk program selanjutnya, pelatihan dapat difokuskan pada penguatan keterampilan bahasa Inggris yang lebih spesifik dalam industri pariwisata. 
Peningkatan Kapasitas Bisnis Usaha Mikro Kuliner di Sekitar Kampus Universitas Islam Bandung melalui Penyusunan Model Bisnis Hijrah Tool Sebayang, Asnita Frida; Rahmi, Dewi; Mahani, Septiana Estri Ayu; Al Rifah, Cecep Fauzan
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17849

Abstract

Background: The campus has a strategic role in enhancing community capacity through the tridharma of higher education, particularly community service. In the context of local economic development, the role of universities is believed to bring changes to the community's economy through the transfer of knowledge and concrete actions. This program aims to improve the competence of culinary business actors in managing their businesses, thereby contributing to long-term welfare improvement. Method: The method used is participatory action research. The community service team conducted an assessment of the needs of micro-business actors in the culinary sector around Universitas Islam Bandung in Tamansari, Bandung City, West Java Province. One of the basic assessments is guiding the actors to recognize and create simple business models after being provided with an understanding of several managerial contexts, including marketing. Results: The results of this program show that business actors can elaborate on 13 business indicators in detail, including strengths, potentials, operational methods, and business development strategies. This program also successfully identified obstacles such as business registration and halal certification, which were assisted by Universitas Islam Bandung. Conclusion: This program is considered successful in enhancing the ability of culinary micro-business actors to develop strategic business models while identifying business development challenges to be addressed. The ability of business actors to create business models is a strategic step to identify business behaviors and will be the key to future business development to become a sustainable source of income by utilizing their resources.
Pengembangan Trainer KIT Mikrokontrol Arduino Uno Berbasis IOT sebagai Media Penunjang Pembelajaran Sistem Kontrol Terprogram Oktrialdi, Benny; Harahap, Partaonan; Affandi; Fauzi, Rahmat; Nasution, Arya Rudi; Faisal, Ade
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17855

Abstract

Background: Learning media training is one of the important factors in improving learning outcomes, with learning media that suits the needs, especially students of SMK Teknologi Yayasan Pendidikan Sinar Husni can understand learning. The purpose of the implementation of the community partnership program (PKM) is to produce interactive learning media that is valid, practical and effective to help students of SMK Teknologi master the field of Electronics and Control. Method: The method for implementing Community Partnership Service activities for SMK Teknologi Yayasan Pendidikan Sinar Husni, Department of Electrical Engineering / Electricity, is by first making observations to the location of the School where the Community Service is held, as well as sharing with several Electrical Engineering teachers.  This is done to identify service methods that are in accordance with the conditions of the Community Partnership Service Team Partners in the field, so that later it will be right on target. Result: This activity can make and understand basic Arduino Uno learning media and implement it well. Conclusion: It is hoped that in the future this activity can inspire and motivate the participants and can innovate in the development of science and technology in the world of Electronics and Control Instrumentation to support the Industrial Revolution 4.0 program.
Hidroponik Hidroponik Sistem Rakit Apung Solusi Urban Farming di Kota Surakarta Saputro, Avisema Sigit; Sumarmi, Sumarmi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17870

Abstract

Background: The Urban farming training activity on the Floating Raft Hydroponic System was carried out in Pundung Gede RT 06 RW 09, Joglo Village, Banjarsari Banjarsari District, Surakarta on August 17 2024. The problem is that Pundung Gede residents are not yet familiar with floating raft hydroponics. All 15 participants were PKK mothers. The characteristics of Joglo village are almost the same as those of other urban areas, namely the lack of land for cultivating plants.  This activity aims to provide insight to residents about urban agriculture so that the remaining land in urban areas can still be cultivated for cultivation using a floating raft hydroponic system. Methods: The methods used in this activity are counseling, training, and mentoring. Apart from that, the expected output is a change in the behavior of residents, especially in Joglo village, in managing the limited land for cultivating vegetables so that it can reduce daily vegetable shopping expenses for households. Results: Showed that a large number of participants understood hydroponics. Conclusion: the activity shows that the women of Joglo village could practice floating raft cultivation in their respective homes.
Urgensi Pembinaan Moderasi Beragama Bagi Komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi Iqbal, Adi; Imanuddin, Akbar; Mubarak, M. Ali; Subhan, Muhammad; Andika, Andika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17871

Abstract

Background: Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya pemahaman keagamaan yang kurang moderat dan sikap yang tertutup serta eksklusif dari anggota komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi tentang moderasi beragama dan mencegah sikap intoleransi serta eksklusif Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui diskusi dan pembinaan yang melibatkan anggota komunitas dalam setiap kegiatan serta evaluasi dalam melihat perubahan sikap dan pemahaman anggota komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi tentang moderasi beragama. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman anggota komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) mengenai moderasi beragama dengan sikap lebih terbuka, toleran, dan berkomitmen untuk menerapkan nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan: pengabdian ini berhasil mencapai tujuannya dalam meningkatkan moderasi beragama di Komunitas Persatuan Islam Tionghoa (PITI) Kota Jambi dan diperlukannya upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan program ke komunitas lain agar terwujudnya lingkungan umat beragama yang moderat.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Tanah Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kelurahan Mijen Kecamatan Mijen Kota Semarang Kasmuri, Kasmuri; Pimay, Awaludin; Riyadi, Agus; Karim, Abdul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17873

Abstract

Background: Tanah pekarangan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sumber penghasilan dan ketahanan pangan bagi keluarga. Metode: Metode yang dilakukkan dalam kegiatan melalui beberapa tahapan strategis, meliputi: (1) Pelatihan Manajemen Kelompok, yang mencakup pembangunan suasana (atmosphere building) dan dinamika kelompok untuk memperkuat sinergi dan solidaritas antarwarga; (2) Program Pengembangan Keterampilan Hidup dan Bimbingan Teknis, yang berfokus pada pengelolaan pekarangan dengan metode budidaya tanaman hortikultura, pemanfaatan limbah organik sebagai pupuk, dan pengelolaan hasil panen; serta (3) Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), di mana masyarakat secara langsung menerapkan keterampilan yang telah diperoleh. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi masyarakat dalam memanfaatkan tanah pekarangan secara produktif. Selain itu, terjadi penguatan kapasitas kelompok warga dalam mengelola program secara berkelanjutan, yang mendukung tercapainya ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan komunitas. Program ini juga membuka peluang untuk mendukung ekonomi lokal melalui pemasaran hasil pekarangan. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan tanah pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.