cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Pembelajaran Diferensiasi 1 untuk Meningkatkan Keterampilan Guru di Desa Kujung dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Yuwita, Pelangi Eka; Mahmudah, Nur; Ningrum, Ifa Khoiria
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17878

Abstract

Background: Merdeka Belajar adalah transformasi pendidikan yang berfokus pada kesejahteraan siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi sesuai kebutuhan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SD dan MI di Desa Kujung dalam menerapkan metode tersebut. Metode: Pelatihan dilaksanakan melalui lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi serta keberlanjutan program. Kegiatan yang dilaksanakan pada 5 Oktober 2024 di Balai Desa Kujung ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata pretest 52,83 dan posttest 76,6. Selain itu, disediakan juga pendampingan online untuk mendukung pembuatan dan implementasi kurikulum berdiferensiasi secara daring. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar. Peningkatan hasil posttest menunjukkan efektivitas program, sementara antusiasme peserta mencerminkan tingginya kebutuhan akan pelatihan semacam ini. Program ini juga memperkuat kesiapan guru dalam mendukung implementasi kurikulum Merdeka melalui pendekatan yang lebih personal dan berbasis teknologi.
Edukasi Instalasi Listrik Dan PLTS Bagi Pemuda Pemuda Putus Sekolah Untuk Meningkatkan Keterampilan Bekerja Di Desa Padang Sakti Meliala, Selamat; Amani, Yasir; Ari Saptari, Mochamad; Muhammad, Muhammad; Muhammad Jalil, Saifuddin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17889

Abstract

Latar Belakang: Dengan pertumbuhan pendudukan semakin cepat dan pendidikan yang tidak memadai dan tidak terarah bagi masyarakat sehingga masyarakat tidak dapat menguasai kemajuan teknologi energi terbarukan dalam hal pemanfaatan Dari tinjauan ke lapangan terlihat masyarakat masih ada terdapat pemuda putus sekolah sehingga ini menyebabkan terganggu kehidupan sosial di desa yang tidak harmonis antara pembangunan sumber daya manusia. Manfaat kegiatan untuk memberikan  pengalamam kerja pada instalasi listrik dan PLTS sehingga dapat digunakan untuk mencari kerja dalam pemasangan instalasi listrik dan PLTS. Metode: Pendekatan pengabdian ini memberi edukasi dan pelatihan   kepada pemuda putus sekolah sehingga mareka mempunyai keterampilan di bidang listrik dan mampu memasang instalasi listrik dan PLTS pada rumah tangga ataupun pada gedung – gedung yang besar. Keterampilan instalasi listrik ini sangat banyak dibutuhkan pada transisi energi tak teerbarukan ke energi terbarukan khususnya pemasangan instalasi panel surya. Hasil: Setelah dilakukan presentasi edukasi panel surya, tim pengabdi juga memberi kuisioner yang berkaitan dengan Edukasi Instalasi Listrik Dan pembangkit listrik panel surya bagi Pemuda Pemuda Putus Sekolah. Plot kurva dari hasil jawaban sejumlah 20 pertanyaan kuisioner yang merupakan sistem penilaian terhadap perbandingan  jawaban yang benar dan salah sebelum serta sesudah mengikuti Edukasi dari pertanyaan setelah mengikuti edukasi dan pelatihan instalasi listrik dan PLTS pada pemuda putus sekolah yang berjumlah 20 peserta. Dari kurva batangan terlihat skor pemahaman peserta sebelum dan  sesudah mengikuti edukasi dan pratikal dengan jawaban benar 212. Kesimpulan: Masyarakat terutama pemuda sudah paham cara instalasi rumah tangga  dan instalasi PLTS dan pengambungan ke listrik PLN.
Sosialisasi Asuransi Sebagai Alat Edukasi Keuangan: Tantangan dan Peluang di Indonesia Ardiansari, Lia; Anjarwati, Ani; Qomariyah, Ryzca Siti; Devi, Nourma Ulva Kumala; Arista, Hermin; Wati, Dian Anisa Rokhmah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17898

Abstract

Background: Socialization of insurance as a financial education tool is one of the important efforts in improving financial literacy of the Indonesian people. In the context of community service, this activity aims to help the community understand the importance of risk management and strengthen the financial foundations of individuals and families. Methods: The methods used include counseling, interactive discussions, and case study simulations involving collaboration between educational institutions and local communities. Results: Overall, this activity not only succeeded in increasing participants' knowledge about insurance with an average score of 1.40 points or around 26.31%, but also opened up new opportunities for them to utilize insurance as a risk management tool and source of income. This activity can be optimized through community-based programs and integration of financial literacy into the formal education curriculum. Conclusions: In the context of community service, education about insurance not only helps the community understand the importance of risk management, but also strengthens the financial foundation of individuals and families. Collaboration with educational institutions and local communities can also increase community acceptance of insurance education. Counseling programs that focus on the specific needs of the community and the integration of financial literacy into the formal education curriculum are strategic steps that can optimize the positive impact of insurance socialization.
SOSIALISASI LILIN AROMATERAPI SERAI DAPUR (CYMBOPOGON CITRATUS) SEBAGAI INSECT REPELLENT TERHADAP NYAMUK PENYEBAB DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE) DI PP ADNAN AL CHARIS Hutahaen, Titi Agni; Nirmala, Atika; Nisa, Khoirotun; Saradewi, Amelya; Dhamayanti, Syafitri; Agustin, Silvia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Penyakit DBD merupakan salah satu kasus penyakit yang sangat perlu diberikan pengawasan dan penanganan yang serius terutama di lingkungan Pesantren Adnan Al Charis angka penyakit DBD saat ini cukup tinggi. Salah satu alternatif pencegahan DBD yang dapat dimanfaatkan adalah lilin aromaterapi sebagai Insect Repellent. Metode: Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan memberikan sosialisasi mengenai pembuatan lilin aromaterapi dari Minyak atsiri serai dapur (cymbopogon citratus) sebagai solusi penangkal nyamuk. Selain sosialisasi juga dilakukan pemutaran video demo pembuatan lilin aromaterapi serai dapur. Hasil:  Berdasarkan kegiatan yang dilakukan membuktikan bahwa lilin aromaterapi serai dapur dapat sebagai Insect Repellent. Kesimpulannya diharapkan santri beserta masyarakat lingkungan Pondok Adnan Al Charis akan mengerti dan sadar akan manfaat lilin aromaterapi serai dapur sebagai Insect Relellent untuk pencegahan penyakit DBD.
Pelatihan Manajemen Keuangan Bagi Pelaku UMKM Husnalia, Siti; Susyanti, Jeni; Anwar, Budiar
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17911

Abstract

Pendahuluan: UMKM merupakan bagian penting dalam perekonomian karena mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. Namun, pelaku UMKM jamur tiram di Desa Pujon masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan. Pembukuan masih dilakukan secara manual, tidak rapi, dan kurang sistematis, sehingga menyulitkan dalam memantau kondisi keuangan usaha. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM di Desa Pujon, khususnya ibu-ibu pengusaha jamur tiram. Metode: Persiapan materi pelatihan dan kebutuhan peserta, pelaksanaan pelatihan pengelolaan keuangan, dan evaluasi melalui pre test dan post test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada beberapa aspek manajemen keuangan. Peningkatan terjadi sebesar 65% pada indikator pemahaman alokasi keuangan, 45% pada pencatatan arus kas, dan 45% pada pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM di Desa Pujon, khususnya ibu-ibu pengusaha jamur tiram. Ke depannya, masih diperlukan pendampingan dalam penerapan pencatatan keuangan yang lebih modern serta evaluasi berkelanjutan terhadap arus kas usaha.
Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Sampah pada Siswa SMPN 1 Batu Qomarudin, Ahmad; Mansur, Rosichin; Wiyono, Dwi Fitri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17912

Abstract

Background: Sampah adalah material sisa atau limbah yang dihasilkan dari aktivitas manusia atau proses alam yang tidak lagi digunakan dan biasanya dibuang. Pemanfaatan sampah melalui inovasi, seperti teknologi fermentasi untuk eco-enzyme, pembuatan pupuk organik, atau pengolahan menjadi biogas, dapat menjadi solusi yang tidak hanya mengurangi limbah tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta siswa dalam menerapkan konsep bioteknologi, serta mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih aktif dan berbasis pada pengalaman nyata. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan tahapan yaitu tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, evaluasi dan pelaporan. Pelaksana program terdiri dari 3 orang dosen dan 8 mahasiswa. Sedangkan sasaran program adalah siswa-siswa di SMPN 1 Batu. Hasil: Program PKM ini berhasil meningkatkan pemahaman guru, serta siswa tentang konsep dan aplikasi eco-enzyme. Eco-enzyme juga dianggap potensial menjadi materi proyek berbasis lingkungan yang relevan dan menarik bagi siswa. Pengolahan limbah organik menjadi eco-enzyme tidak hanya bermanfaat secara edukatif tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekolah. Kesimpulan: Kegiatan pelatihan yang dilakukan pada siswa SMP N 1 Batu terkait pengelolaan sampah dengan eco enzim menunjukkan bahwa siswa menunjukkan semangat dan motivasi yang tinggi selama pelatihan, dari awal hingga akhir kegiatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan sampah dengan pemanfaatan limbah melalui eco enzim. Siswa juga merasa termotivasi untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dengan membuat eco enzim di rumah masing-masing dan menggunakannya secara praktis.
Pendampingan Legalitas BUM Desa Gunung Jaya Mori sebagai Upaya Pemenuhan Good Corporate Governance Kartini, Alif Yuanita; Anwar, Saeful; Hamdan, Ali
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Desa Mori  mempunyai  BUM Desa Gunung Jaya Mori yang sudah  beroperasi  dengan  unit  usaha  pembenihan ikan air tawar serta usaha penampungan dan penyaluran air baku. Kendala  yang  dihadapi  oleh BUM Desa Gunung Jaya Mori adalah belum  adanya legalitas hukum. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini   adalah   untuk   membantu   legalitas   BUM Desa Gunung Jaya Mori. Metode: yuridis  normatif  dengan pendekatan  perundang-undangan  (statute  approach)  dan  metode empiris  dengan  pendekatan  wawancara. Hasil: adanya penyelenggaraan Musyawarah Desa, penataan  dan  penyesuaian  AD/ART,  Perdes tentang  BUM Desa  dan  tata  lembaga  BUM Desa  sesuai  dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yang selanjutnya  dilakukan  pendaftaran  legalitas BUM Desa melalui  sistem  informasi  kementerian  desa. Kesimpulan: Dalam pendaftaran legalitas BUM Desa diperlukan sinergitas antara para pihak yang terlibat, yakni kepala desa, BPD, pengurus BUM Desa serta dukungan dari pendamping BUM Desa tingkat kecamatan.
Pelatihan Dan Penyuluhan Pembuatan Spray Antinyamuk Dari Bahan Alam Kombinasi Ekstrak Daun Sereh Dan Limbah Kulit Jeruk Februyani, Nawafilla; Pitaloka, Ria Indah Kusuma; Sugito Putri, Mar’atus Sholikhah; Pawestri, Inggria Eka; Putri, Rahma; Soi’dah , Siti Nur Maysatun
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17933

Abstract

Latar Belakang: Tanaman serai mengandung komponen utama dari minyak atsiri seperti geraniol, citronellal, dan citronellol yang tidak disukai oleh nyamuk. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu dari program MBKM, Sebagai inovasi sistem deteksi dini untuk meminimalisasi terjangkitnya kasus DBD dengan cara pembuatan spray antinyamuk mandiri dari bahan alam di pondok pesantren adnan al-charish Kabupaten Bojonegoro. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan pembuatan spray antinyamuk bahan alam kombinasi ekstrak sereh dan limbah kulit jeruk. Masing-masing peserta diberi pre test sebelum diberikan pelatihan dan kemudian setelah pelatihan diberi post test yang berisi pertanyaan yang sama. Hasil: Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini bahwa ada pengaruh pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukannya pelatihan dan penyuluhan dimana rata-rata responden mengalami peningkatan sebesar 87,8% setelah diberikan pengetahuan tentang cara pencegahan DBD, manfaat serai dan kulit jeruk, serta pelatihan pembuatan repellant spray berbahan alam sebagai upaya mencegah DBD. Dari kolaborasi ini diharapkan warga dapat sebagai perpanjangan tangan untuk mencegah prevalensi DBD yang semakin meluas. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa dapat meningkatkan pengetahuan mitra tentang pencegahan penularan penyakit DBD melalui pemanfaatan tanaman TOGA berupa serai dan pemanfaatan limbah kulit jeruk.
Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Upaya Penurunan Angka Stunting di Desa Pesanggrahan Sakti, Adyatma Endra; Pardiman, Pardiman; Harijanto, Djony
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17935

Abstract

Background: Stunting adalah kondisi anak bertubuh pendek akibat kekurangan gizi sejak dalam kandungan hingga awal kehidupan. Pembentukan kader posyandu menjadi langkah efektif untuk mendukung pemberian ASI eksklusif dan mencegah stunting. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader dalam menurunkan angka stunting di Desa Pesanggrahan. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA)dengan menggunakan Pre-Test dan Post-Test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta sebelum dan setelah pelatihan. Hasil: Setelah mengikuti pelatihan teori dan praktik, para kader mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan deteksi dini stunting, termasuk pengukuran tinggi badan, berat badan, LILA, dan lingkar kepala, serta kemampuan menginterpretasikan hasilnya untuk mengidentifikasi gejala stunting pada anak. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader, yang terlihat dari perbedaan skor pre-test dan post-test. Sebagai tindak lanjut, bidan desa melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan deteksi dini stunting, serta dilakukan penguatan organisasi kader agar upaya pencegahan stunting dapat berlanjut secara berkesinambungan di tingkat desa.
Upaya Pencegahan Stunting melalui Sosialisasi untuk Menumbuhkan Kesadaran tentang Pentingnya Kecukupan Gizi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Anggriani, Latusi; Nafiah, Uyun; Yulistian, Saldi; Angraini, Desti; Badariah, Badariah; Siregar, Fitri Ana; Anisa, Rahma; Febrian, Ricky
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17937

Abstract

Background: Gizi memiliki peran penting dalam mencegah kenaikan kasus stunting yang menjadi permasalahan internasional termasuk Indonesia. Tanjung Jabung Barat adalah salah satu daerah yang memiliki kasus stunting relativ rendah jika dibandingkan dengan daerah lain di Provinsi Jambi, namun kasus stunting mengalami kenaikan ditahun 2023. Salah satu penyebab kenaikan tersebut terjadi karena kurangnya kegiatan sosialisasi dan edukasi terhadaap masyarakat tentang pentingnya kecukupan gizi tidak hanya pada anak tetapi dimulai dari wanita di usia remaja. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat agar menyadari pentingnya kecukupan gizi sebagai upaya pencegahan stunting. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah Aset Based Community Development (ABCD). Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan analisis. Koordinasi kegiatan dikoordinasikan dengan BKKBN Provinsi Jambi dan P3AP2KB Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil: Kegiatan pendampingan dilaksanakan setelah koordinasi melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan dinas P3AP2KB. Kegiatan FGD dilakukan untuk mendapatkan rujukan masalah yang menjadi penyebab kenaikan kasus stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari kegiatan pendampingan didapatkan hasil bahwa 91,5% kader dan PLKB memiliki pemahaman yang cukup tentang stunting termasuk cara pencegahannya. Oleh karena itu, sosialisasi dilakukan untuk mendorong kader dan PLKB untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stunting. Kesimpulan: Masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki pemahaman yang baik tentang gizi sebagai upaya preventif stunting. Namun, masih sedikitnya kegiatan edukasi dan sosialisasi serta tenaga atau SDM satgas stunting yang tidak mencukupi sehingga informasi upaya prevetif khususnya gizi tidak tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat.