cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,848 Documents
MIE ULAR: Pelatihan Pembuatan Menu PMT Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Menggunakan Ekstraksi Antosianin Ubi Jalar Ungu Like Efriani; Mariam Ulfah; Nunung Nurjanah; Maya Fitri Nandayani; Daffa Fauzan
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20824

Abstract

Background: Desa Sarewu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat memiliki potensi ubi jalar ungu (Ipmoea batatas L.) yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ubi jalar ungu merupakan sumber karbohidrat pengganti nasi serta mengandung vitamin, mineral, flavonoid dan fenolik yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain umbinya, kulit ubi jalar ungu mengandung antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan dan pewarna alami pangan, namun masih dianggap sebagai limbah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat kesehatan ubi jalar ungu serta memberikan keterampilan ekstraksi antosianin kulit ubiu jalar ungu dan pengolahannya menjadi mie ubi jalar ungu (MIE ULAR) sebagai menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) anak. Metode: Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan, pelatihan ekstraksi antosianin dengan alat sederhana, pelatihan pembuatan MIE ULAR, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Mitra kegiatan berjumlah 20 orang ibu PKK Desa Sarewu. Hasil: Pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap manfaat kesehatan ubi jalar ungu, yang ditandai dengan peningkatan kategori “sangat setuju” dari 5,0% menjadi 55,0%. Mitra mampu melakukan proses ekstraksi antosianin dari kulit ubi jalar ungu serta mengolahnya menjadi produk mie ubi jalar ungu (MIE ULAR). Produk yang dihasilkan memiliki cita rasa yang disukai oleh anak-anak PAUD Pratama Desa Sarewu. Kesimpulan: Mitra dapat memanfaatkan ubi jalar ungu, termasuk limbah kulitnya menjadi produk yang berguna yaitu MIE ULAR.
Digitalisasi Penyusunan RAB Infrastruktur Desa Sebagai Dasar Pembentukan Unit Usaha Jasa Perencanaan Di Desa Kuta Parit Asri Afriliany Surbakti; Ricky Bakara; Indri Sulistianingsih; Malonay Jason Wint Habeahan; Joshua Carlo Silalahi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20828

Abstract

Background: Pembangunan infrastruktur desa memerlukan perencanaan anggaran yang akurat dan efisien, namun Karang Taruna Desa Kuta Parit masih memiliki keterbatasan dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tujuan: Untuk meningkatkan keterampilan Karang Taruna dalam menyusun RAB secara mandiri, baik secara manual maupun berbasis digital, sekaligus mendorong terbentuknya unit usaha jasa perencanaan di desa. Metode: Metode pelaksanaan meliputi pelatihan, difusi ipteks, simulasi, dan pendampingan penyusunan RAB menggunakan website RAB. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan penyusunan RAB manual dan digital, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun komponen RAB, meliputi uraian pekerjaan, perhitungan volume, harga satuan, dan total biaya, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat dan mempermudah perhitungan RAB. Kesimpulan: Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya kemandirian Karang Taruna dalam perencanaan pembangunan infrastruktur desa dan terbukanya peluang pengembangan unit usaha jasa penyusunan RAB di tingkat desa.
Peningkatan Kemampuan Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk Perokok pada Kelompok Ibu PKK Rahim, Fitri Kurnia; Hamdan , Hamdan; Aini, Khusnul; Muzdhalifah, Nazwa Aulya; Ananda, Revansa Fitria; Maulana, Efan Samsiatul Fazri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20872

Abstract

Background: Cigarette smoke affects both active and passive smokers. Smoking is a risk factor for non-communicable diseases, one of which is hypertension, which can lead to other diseases. Therefore, efforts and strategies are needed to reduce smoking behavior in the community. Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy is a relatively affordable and efficient non-pharmacological complementary therapy for smoking cessation. Empowering the Family Empowerment and Welfare (PKK) Mothers' Group is one way to strengthen the community's health, especially through promotive and preventive measures to reduce smoking. The purpose of this community service is to increase the PKK Mothers' Group's knowledge and skills in addressing smoking behavior by providing SEFT therapy in the Pasiragung Village area, Hantara District. The partners of the community service activity are the PKK Mothers' Group, comprising 35 people. Method: The method used is Training and Mentoring in conducting SEFT Therapy. The stages of the activity are initial screening, counseling, and training in SEFT Therapy, mentoring SEFT Therapy interventions for smokers, and the final stage is evaluation. Results: Showed that PKK mothers experienced increased knowledge and improved their ability to perform SEFT therapy on smokers. Eighty-eight percent of PKK mothers who demonstrated SEFT therapy skills were categorized as Good. Meanwhile, 2 percent of PKK mothers demonstrated very good SEFT therapy skills. Conclusion: The sustainability of this program is achieved by integrating the SEFT Therapy program into the routine activity agenda, the PKK work program, or the village integrated health post.
Peningkatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat melalui Produksi Herbal Berbasis Tanaman TOGA Kearifan Lokal oleh Ibu-Ibu PKK Desa Bahu Palawa Pasaribu, Marvin Horale; Manurung, Tety Wahyuningsih; Surbakti, Ranintha Br.; Ariefin, Mokhamat; Oktaviani, Revalina; Syaputra, Noor Angga
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20875

Abstract

Background: Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai bahan baku jamu tradisional berpotensi meningkatkan derajat kesehatan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK di Desa Bahu Palawa dalam mengolah TOGA menyebabkan pemanfaatannya belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi jamu serbuk jahe dan berbagai variasi wedang seduh berbasis kearifan lokal. Metode: Program dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik demonstrasi, serta evaluasi pengetahuan dengan pre-test dan post-test, dilengkapi dengan uji organoleptik produk. Peserta dilatih mulai dari persiapan bahan, teknik pengeringan menggunakan oven dryer, formulasi komposisi bahan, hingga pengemasan produk akhir. Hasil: Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata pre-test 32,3% meningkat menjadi 91,0% pada post-test. Uji organoleptik juga memperlihatkan penerimaan yang tinggi, di mana 80–90% responden menyatakan suka hingga sangat suka terhadap warna, rasa, dan aroma produk jamu yang dihasilkan. Produk utama berupa jamu serbuk jahe, wedang hangat menyegarkan, wedang rempah pahit manis, dan wedang siru biru dinilai memiliki manfaat kesehatan yang relevan, seperti menjaga daya tahan tubuh, membantu pencernaan, dan mendukung kesehatan jantung. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah TOGA menjadi produk herbal bernilai tambah. Selain berkontribusi pada kemandirian kesehatan keluarga, program ini juga membuka peluang usaha desa berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.
Pendampingan Nagari Jaho Sebagai Kampung Wisata Religi Untuk Memperkuat Abs- Sbk Melalui Pendekatan Kearifan Lokal Berbasis Partisipatif, Berlanjutan, dan SDG's Kartika, Diana; Roza, Fielda; Listiana Sri Mulatsih; Bayu Haryanto; Rizki Almauli; Fadhlurrahman Isra; Athirah Khairani; Feny Syah Putri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20892

Abstract

Pendahuluan: Nagari Jaho masuk salah satu desa wisata yang dikembangkan oleh Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Nagari Jaho memiliki potensi yang sangat besar untuk transformasi menjadi destinasi wisata dengan branding Kampung Wisata Nagari Jaho. Perlu ada pendekatan dengan pemberdayaan yang bersifat partisipatif dan berkelanjutan dengan memberikan pemahaman terhadap pengelolaan kepariwisataan kepada masyarakat. Permasalahan prioritas dalam pengembangan kepariwisataan terdiri dari dua masalah utama yaitu manajemen dan pemasaran kepariwisataaan. Manfaat pemberdayaan ini untuk memberikan pendampinan dan perencangan branding Nagari Jaho sebagai Kampung Wisata Religi sebagai upaya memperkuat penerapan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) dengan menggali potensi yang dimiliki. Metode: Pemberdayaan ini menggunakan kombinasi pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) dengan metode pelaksanaan HEI (Hospitality, Edukatif, Informatif) yang pesertanya berasal dari pemerintah daerah, lembaga adat dan kemasyarakatan, meliputi perangkat Nagari Jaho, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Jaho, dan Kelompok Pemuda di Nagari Jaho). Hasil: pendampingan menunjukkan peningkatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pelestarian tradisi religi, penguatan kapasitas pengelolaan wisata berbasis komunitas, serta terciptanya rencana aksi pengembangan destinasi wisata yang ramah lingkungan dan inklusif. Kesimpulan: pendampingan ini dapat menjadi model replikasi bagi nagari lain dalam mengembangkan wisata berbasis religi dan kearifan lokal secara berkelanjutan
Eduekowisata Berbasis Integrated Farming System di UKM “TAPOS FARM” Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi-Bogor Syarbaini, Ahmad; Haris, Helmi; Rachmat, Ridwan; Mulya, Sahnur; Muhammad, Marcell; Azis, Abrar Ghani; Wicaksono, Muhammad Abdiki; Fauzan, Muhamad Falih; Nuraini, Ani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20896

Abstract

Background: Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di “Tapos Farm” bekerja sama dengan Karang Taruna “PEDULI” dan pengelola Wisata Alam “LBC Lestari” di Kampung Tapos, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi. Kegiatan ini mengusung konsep eduekowisata dengan fokus pada Integrated Farming System yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, perikanan, dan pengolahan hasil pertanian. Namun demikian, pengelolaan Tapos Farm masih menghadapi kendala pada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran sehingga potensi bisnis eduekowisata belum memberikan dampak ekonomi yang optimal. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan keterampilan mitra, memperluas peluang pemasaran serta meningkatkan pendapatan UKM Tapos Farm. Metode: Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan dan penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta program keberlanjutan. Hasil: Kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan anggota mitra, di mana skor keterampilan meningkat dari 1 (kurang) menjadi 3 (cukup), serta pendapatan dari skor 2 (agak baik) menjadi 4 (baik). Selain itu, program menghasilkan luaran berupa pengembangan produk, rekognisi 4–6 SKS mahasiswa, publikasi di media massa, karya audio-visual di kanal Youtube, serta submit artikel ilmiah pada jurnal terindeks SINTA. Kesimpulan: PKM ini mampu mengoptimalkan potensi eduekowisata berbasis pertanian terpadu dan berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat lokal.
Pemberdayaan Desa Binaan (Pdb) Desa Bojong Murni, Meraih Asa Melalui Harumnya Minyak Atsiri Ghani Azis, Abrar; Haris, Helmi; Delfitriani, Delfitriani; Ratu, Antonius Padua; Kusuma, Indra Cahya; Fanani, Muhamad Zainal; Khafiza, Salma Rukhiatul; Fahrezi, Muhammad Rizma; Firdausy, Hibatul Haqqi; Yudistriono, Wandi; Ismail, Depanito Anugrah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20897

Abstract

Background: Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) Universitas Djuanda dilaksanakan di Desa Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Pemilihan desa didasarkan pada kedekatan lokasi dengan kampus, keterlibatan sebagai lokasi KKN, serta sinergi dengan mahasiswa dan pemerintah desa. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan bahan baku dan produksi minyak atsiri skala pilot, belum adanya uji mutu, keterbatasan hilirisasi produk, minimnya pembelajaran lingkungan di Pesantren Alam Pangrango, serta rendahnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Tujuan: Tujuan program adalah meningkatkan produksi dan pemasaran tanaman serta minyak atsiri, mengembangkan produk hilirisasi berupa parfum dan sabun cair, meningkatkan keterampilan budidaya ikan sistem bioflok dan tanaman akuaponik, serta produksi cornblock plastik. Metode: Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra, peningkatan pemasaran dari skor 1 menjadi 3, serta peningkatan pendapatan dari skor 2 menjadi 4. Luaran tambahan berupa rekognisi SKS mahasiswa, publikasi di media massa, karya audio-visual, poster, serta artikel ilmiah yang disubmit pada jurnal terindeks SINTA. Kesimpulan: Program ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan.  
Pelatihan Produksi Kombucha sebagai Inovasi Pangan Fungsional untuk Kesehatan dan Kewirausahaan Komunitas di Desa Bocor Kebumen Mulangsri, Dewi Andini Kunti
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20905

Abstract

Pendahuluan: Kombucha merupakan minuman fermentasi berbasis teh yang semakin populer sebagai produk pangan fungsional karena kandungan probiotik dan senyawa bioaktifnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunitas pemuda di Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen dalam memproduksi kombucha secara higienis dan bernilai ekonomi. Metode: Pelatihan meliputi edukasi mengenai manfaat kesehatan kombucha, teknik produksi yang aman, serta strategi pemasaran berbasis potensi lokal. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan menerapkan proses produksi kombucha dengan baik, serta menunjukkan minat terhadap pengembangan usaha berbasis fermentasi pangan. Kesimpulan: Kombucha dinilai memiliki potensi besar sebagai produk kewirausahaan komunitas yang mendukung gaya hidup sehat, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), khususnya SDGs 3.
Modernisasi Sistem Penggorengan Keripik Tempe dengan Teknologi Penggorengan Otomatis pada Rumah Keripik Tempe Ubaey Hapsari, Novy; Indraswati, Tris Dewi; Kamal, Edwin
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20926

Abstract

Background: UMKM pangan sering menghadapi keterbatasan kapasitas produksi dan efisiensi operasional akibat penggunaan teknologi pengolahan yang masih sederhana. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis alih teknologi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi usaha pada sektor UMKM pangan. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan tingkat keberdayaan masyarakat serta kapasitas produksi UMKM melalui penerapan model pemberdayaan masyarakat berbasis alih teknologi. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025 di Rumah Keripik Tempe Ubaey yang memiliki izin usaha produksi pangan P-IRT No. 2113603020045-26. Implementasi program dilakukan melalui modernisasi sistem penggorengan dengan penerapan mesin penggoreng keripik tempe berbasis konveyor, disertai pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan alat serta pendampingan selama implementasi. Metode pelaksanaan mencakup lima tahap, yaitu koordinasi dengan mitra, perancangan dan perakitan alat, uji coba penggorengan, implementasi alat, serta pelatihan dan pendampingan. Hasil: Penerapan alat penggorengan otomatis berbasis konveyor secara signifikan meningkatkan kapasitas produksi UMKM hingga 246%. Selain itu, tercapai efisiensi operasional yang tinggi, yaitu penghematan gas sebesar 20%, minyak sebesar 11%, dan tenaga kerja sebesar 75%. Penerapan teknologi ini mentransformasi unit usaha menjadi lebih efisien dalam penggunaan modal dan lebih berkelanjutan. Kesimpulan: Program pengabdian masyarakat ini berhasil menghasilkan model pemberdayaan masyarakat melalui alih teknologi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi operasional UMKM pangan. Model ini berpotensi direplikasi pada UMKM sektor pangan lainnya serta memberikan kontribusi keilmuan dalam pengembangan teknologi otomasi proses penggorengan berbasis konveyor pada industri skala mikro.
Psikoedukasi “Kenali, Dalami, dan Berstrategi: Mengenal Masa Remaja dengan Segala Keunikan dan Tantangannya” bagi Orang Tua dalam Membersamai Remaja Elvika, Rahmah Rezki; Ramaita, Ramaita; Safitri, Serly; Rais, Muhammad Lutfan; Aisy, Rihadatul; Andika, Aditya Yoga; Fadilah, Anisa; Yasmin, Maya; Aviani, Yolivia Irna
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21013

Abstract

Pendahuluan: Situasi dan kondisi yang dialami oleh remaja seringkali memicu perilaku unik pada remaja dan menimbulkan kebingungan serta kewalahan bagi orang tua saat melakukan upaya pengasuhan. Apalagi jika strategi dan peran pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua tidak disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Studi ini bertujuan untuk membantu meningkatkan pemahaman orang tua terkait perkembangan remaja, perbedaan individual, dan strategi pengasuhan. Metode: Pemaparan materi, roleplay, dan evaluasi kegiatan. Data evaluasi learning (pretest dan posttest) akan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman orang tua terkait perkembangan dan keunikan pada masa remaja serta strategi pengasuhan yang bisa diterapkan. Kesimpulan: Psikoedukasi “Kenali, Dalami, dan Berstrategi: Mengenal Masa Remaja dengan Segala Keunikan dan Tantangannya” dapat menambah wawasan dan meningkatkan pemahaman orang tua terkait pengasuhan remaja.