cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,848 Documents
Pemberdayaan Warga Sukawarna Melalui Gerakan Mandiri Pengolahan Sampah Rumah Tangga dengan Komposter Takakura Djuhriah, Nany
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21029

Abstract

Pendahuluan: Peningkatan jumlah sampah rumah tangga di Kelurahan Sukawarna menimbulkan permasalahan lingkungan berupa bau, pencemaran, dan risiko kesehatan. Sebagian besar sampah berupa sampah organik yang berpotensi diolah menjadi kompos, namun keterampilan masyarakat dan kader dalam pengelolaan masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menerapkan metode Takakura sebagai solusi pengolahan sampah organik rumah tangga sekaligus meningkatkan kesadaran, keterampilan, dan kemandirian masyarakat. Metode: Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, partisipasi aktif masyarakat, serta keberhasilan pengomposan yang menghasilkan kompos berwarna cokelat kehitaman, bertekstur remah, dan berbau tanah. Kesimpulan: Program ini terbukti efektif sebagai model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang ramah lingkungan dan dapat direplikasi di wilayah perkotaan lainnya.
Penguatan Bahasa Indonesia Untuk Warga Negara Indonesia (WNI) Di Korea Selatan: Menjaga Identitas Dan Kebanggaan Berbahasa Yusuf Hanafi; Toto Nusantara; Ade Eka Anggraini; Khusnul Khotimah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21030

Abstract

Background: Fenomena menurunnya kemampuan berbahasa Indonesia pada anak-anak WNI generasi kedua di Korea Selatan menjadi persoalan serius yang berimplikasi pada tergerusnya identitas nasional. Anak-anak diaspora cenderung lebih fasih berbahasa Korea atau Inggris, sementara paparan bahasa Indonesia hanya terbatas di ranah keluarga tanpa dukungan pembelajaran yang terstruktur. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan Indonesian Muslim Students Society in Korea (IMUSKA) dan Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) melaksanakan program pengabdian masyarakat berupa penguatan bahasa Indonesia. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia secara aktif, baik lisan maupun tulisan, pada anak-anak WNI generasi kedua di Korea Selatan; (2) menyediakan media dan bahan ajar bahasa Indonesia yang kontekstual, menarik, dan berbasis teknologi digital Augmented Reality (AR) bagi anak-anak diaspora; serta (3) memperkuat identitas kebangsaan dan rasa kebanggaan berbahasa Indonesia melalui pendekatan pembelajaran tematik berbasis budaya nusantara dengan pelibatan keluarga. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui pembelajaran tematik berbasis budaya nusantara, penyediaan bahan ajar digital berbasis AR, serta pelibatan keluarga sebagai pendukung proses belajar. Evaluasi dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest serta observasi dan refleksi partisipan. Hasil: menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan berbahasa Indonesia anak-anak. Media digital berbasis AR terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan orang tua, serta menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat solidaritas komunitas diaspora, sementara secara strategis turut mendukung diplomasi kebahasaan Indonesia di ranah global. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan keterampilan bahasa sekaligus memperkuat identitas kebangsaan anak-anak diaspora Indonesia di Korea Selatan. 
Transformasi Limbah Kulit Pepaya Menjadi Papaya Flour: Berbasis Pemberdayaan Rumah Tangga di Desa Labuaja Nurfadilla Nurfadilla; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Andi Nurannisa; Gunawan; Aulia Nanda
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21031

Abstract

Background: Limbah kulit pepaya merupakan salah satu limbah organik rumah tangga yang sering terbuang tanpa pemanfaatan, padahal memiliki potensi sebagai bahan pangan fungsional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Dasawisma Lestari di Desa Labuaja melalui pengolahan kulit pepaya menjadi papaya flour sebagai alternatif pangan sehat sekaligus pengelolaan limbah organik rumah tangga. Metode: Program dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui empat tahapan, yaitu Mix and Match, Learning by Doing, Sustain for Future dan Collaboration for Empowerment. Sebanyak sepuluh ibu rumah tangga dilibatkan dalam pelatihan praktik mulai dari pencucian, penjemuran, penggilingan, hingga pengemasan produk. Hasil: Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra, dimana 80% peserta mampu memproduksi papaya flour secara mandiri, terbentuk dua kelompok baru hasil kaderisasi serta terjalin kolaborasi kelembagaan melalui penandatanganan MoU dengan pemerintah desa dan OPD terkait. Kesimpulan: Program ini berhasil meningkatkan keterampilan teknis, mengurangi timbulan limbah organik, memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mendukung Sustainable Development Goal (SDGs) desa nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Transformasi Peran Orang Muda Katolik: Dari Peserta Menjadi Fasilitator Doa dan Pendamping Katekese Masan, Valentinus Kopong; Ngongo, Maria Hendritha Lidya; Bria, Bonefantura Jemy
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21032

Abstract

Background: Pembinaan kader muda Katolik merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung keberlanjutan pelayanan iman di komunitas umat basis, khususnya di Paroki St. Matias Rasul Tofa Keuskupan Agung Kupang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali orang muda agar mampu bertransformasi dari peserta doa menjadi fasilitator doa dan pendamping katekese. Metode: Pembinaan kader muda Katolik merupakan kebutuhan mendesak dalam mendukung keberlanjutan pelayanan iman di komunitas umat basis, khususnya di Paroki St. Matias Rasul Tofa Keuskupan Agung Kupang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali orang muda agar mampu bertransformasi dari peserta doa menjadi fasilitator doa dan pendamping katekese. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model pembinaan partisipatif ini efektif meningkatkan ketrampilan komunikasi pastoral, kemampuan memimpin doa bersama, serta keberanian dalam mendampingi katekese. Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh skor pemahaman, ketrampilan memimpin doa dan kesiapan pendampingan katekese peserta yang meningkat dari 40% pada Pre-Test menjadi 78% pada Post-Test. Keunggulan kegiatan terletak pada kesesuaiannya dengan kebutuhan umat basis, meskipun kelemahannya adalah durasi waktu yang singkat sehingga materi belum sepenuhnya mendalam. Kesimpulan: Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya kapasitas kader muda serta peluang terbentuknya jejaring pendamping pastoral muda di tingkat paroki. Disarankan agar program ini dilaksanakan secara berkesinambungan dengan pendampingan rutin, sehingga kualitas kader semakin mendalam dan selaras dengan dinamika iman umat.
Peningkatan Kapasitas Pedagogi Guru: Mengembangkan Inovasi Bahan Ajar IPA Terintegrasi Virtual SEM berbasis STEM Intan Lestari Mulyaning Tyas; Gita Rahmi; ade sazaliana
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21037

Abstract

Background: Pengabdian Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas guru SMP/MTs di Kabupaten Sijunjung dalam merancang bahan ajar inovatif yang mengintegrasikan Virtual Scanning Electron Microscope (SEM) ke dalam pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Metode: Pelaksanaan dilakukan melalui serangkaian tahapan berupa sosialisasi konsep, pelatihan intensif, pendampingan, dan praktik penyusunan perangkat ajar. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh guru IPA yang tergabung dalam MGMP Kabupaten Sijunjung. Kegiatan ini mendukung ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. Hasil: Adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep STEM serta keterampilan dalam memanfaatkan Virtual SEM sebagai media pembelajaran. Guru juga dapat membuat rancangan bahan ajar berbasis STEM yang lebih interaktif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa PMKM berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pedagogi guru serta mendorong lahirnya inovasi pembelajaran IPA di tingkat sekolah menengah.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Merancang Pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning Wijaya, Agung Putra; Maulina, Dina; Viyanti, Viyanti; Rinaldi, Daniel
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Implementasi pendekatan deep learning di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung masih menghadapi tantangan. Para guru mengaku masih dominan menggunakan pendekatan konvensional dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelatihan bagi para guru yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pelatihan kerja dengan melibatkan 39 guru. Metode ini dilaksanakan dalam 3 tahap, yakni off the job training, on the job training, dan off the job training. Evaluasi kegiatan ini dilaksanakan melalui pemberian pretest dan posttest yang selanjutnya dilakukan analisis Ngain. Hasil: Hasil pretest menunjukkan bahwa para peserta hanya mencapai sekitar 27% dari skor maksimal sehingga pemahaman awal yang dimiliki para peserta masih lemah. Setelah mendapatkan paparan materi, diskusi, dan menyusun rancangan pembelajaran, terjadi peningkatan rata-rata hasil posttest jika dibandingkan dengan rata-rata hasil pretest dengan variasi perbedaan pemahaman yang semakin sempit. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi para guru dalam merancang pembelajaran dengan pendekatan deep learning. Hal ini ditunjukkan dengan (1) rata-rata peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran dengan pendekatan deep learning tergolong tinggi dan (2) sebanyak 71.79% guru memperoleh peningkatan dengan interpretasi tinggi.
Sosialisasi Dasar Telekomunikasi dan Internet Sehat Bagi Generasi Muda di Era Digital Syahputra, Ramdhani; Yanto, Adri; Pratama, Yogi; Zulfaqar, Zulfaqar
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21040

Abstract

Background: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan digital dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa terkait dengan penggunaan teknologi informasi yang sehat dan bertanggung jawab. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan pra-tes dan pasca-tes untuk menilai empat aspek utama: Pengetahuan Telekomunikasi Dasar, Internet Sehat & Keamanan Digital, Etika Digital & Literasi Media, dan Praktik Internet Sehat. Hasil: Analisis mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam semua aspek setelah penerapan program. Skor rata-rata untuk Pengetahuan Telekomunikasi Dasar, Internet Sehat & Keamanan Digital, Etika Digital & Literasi Media, dan Praktik Internet Sehat meningkat masing-masing sebesar 47,9%, 55,9%, 31,41%, dan 64,2%. Distribusi peserta juga bergeser dari kategori rendah ke kategori tinggi dan sangat tinggi, dengan penurunan jumlah peserta dalam kategori sangat rendah ke rendah. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa program pendidikan digital memainkan peran penting dalam meningkatkan literasi digital siswa. Selain memberikan pemahaman konseptual, program ini juga mendorong perubahan perilaku menuju penggunaan internet yang lebih sehat, lebih aman, dan lebih produktif.
Edukasi Bahaya Rokok melalui Media Puzzle pada Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura Fajrin Violita; Christin Debora Nabuasa; Wahyuti Wahyuti; Lisda Oktavia Madu Pamangin
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21042

Abstract

Background: Kebiasaan merokok pada anak tidak hanya mengganggu kesehatan fisik, tetapi juga berdampak proses belajarnya. Kasus perokok usia anak-anak terus meningkat karena kurangnya pengetahuan tentang bahaya rokok tersebut. Jika anak usia dini telah terpengaruh zat adiktif rokok maka semakin bertambah usia akan semakin sulit untuk terlepas dari rokok. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melakukan edukasi menggunakan media puzzle anti rokok. Metode: Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah edukasi atau pendidikan kesehatan menggunakan media puzzle anti rokok. Mitra yang terlibat adalah pihak Sekolah Dasar Negeri Inpres Kleublouw, Sentani, Kabupaten Jayapura dengan target sasaran anak-anak usia 8-10 tahun. Hasil: Kegiatan ini diikuti 24 siswa-siswi yang sangat antusias dalam menyusun puzzle anti rokok. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 7,33 menjadi 8,46 dari total 10 poin. Kesimpulan: Edukasi menggunakan media puzzle anti rokok ini dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang bahaya rokok.
Peningkatan Produktivitas dan Literasi Keuangan Petani Padi di Lahan Pasang Surut Melalui Penguatan Manajemen Usaha dan Penerapan Teknologi Tepat Guna di Kelurahan Kalidoni Palembang Mayasari, Riana; Sabrina, Leni; Mahendra, Nanda Yusril; Hidayatullah, M. Syarif; Adi, Ferdi Banar; Bukhari, Afiq Al; Meiranti, Adelia; Mahdavikia, M. Mehdi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21052

Abstract

Background: Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Kalidoni Palembang yang berfokus pada peningkatan kapasitas teknis, manajerial, dan adaptasi iklim petani padi di lahan pasang surut. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya pengetahuan budidaya padi modern, lemahnya manajemen usaha tani, serta keterbatasan penerapan teknologi pascapanen dan pemasaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola usaha tani secara produktif dan berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan terarah. Metode: Kegiatan dilakukan melalui pelatihan, pendampingan teknis, pengenalan teknologi tepat guna, serta penguatan kelembagaan kelompok tani.  Evaluasi hasil kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pre-test dan post-test yang dianalisis dengan aplikasi SPSS untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani setelah mengikuti rangkaian pelatihan. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pre-test ke post-test pada seluruh aspek pelatihan, yaitu pencatatan keuangan, teknik pengemasan, dan pemasaran; penggunaan dan perawatan mesin giling padi; pemilihan benih varietas unggul dan penyiapan lahan; budidaya padi unggul; serta adaptasi pertanian terhadap perubahan iklim. Walaupun sebagian hasil uji menunjukkan nilai p-value > 0,05, peningkatan skor menunjukkan adanya dampak praktis yang signifikan terhadap kemampuan teknis dan manajerial petani. Kesimpulan: Kegiatan PKM ini terbukti berhasil memperkuat kapasitas teknis, manajerial, dan adaptasi iklim petani, serta mendukung peningkatan produktivitas, kualitas hasil, dan keberlanjutan usaha tani padi di lahan pasang surut.
Penerapan Pelatihan Interpersonal Skills dalam Meningkatkan Kolaborasi dan Pengelolaan Konflik Anggota Koperasi Wanita Sukabumi Sufianty Zafar, Tetty; Rachmawati, Ike; Nurfatimah, Nyimas; Munajat, Asep
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21055

Abstract

Latar Belakang: Keterampilan interpersonal merupakan kompetensi kunci yang menentukan keberhasilan sebuah organisasi dalam mengelola keragaman anggota dan meminimalisasi konflik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pengelolaan konflik antar anggota koperasi wanita di Kabupaten Sukabumi melalui penerapan pelatihan interpersonal skills yang berbasis praktik. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan oleh tim pengabdian program studi Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Muhammadiyah Sukabumi bermitra dengan Koperasi Wanita Kabupaten Sukabumi. Metode pelatihan melibatkan 230 anggota dari 22 koperasi wanita yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pre-test, observasi, refleksi individu, wawancara, dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software AMOS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata pre-test dan post-test sebanyak 21%. Analisis SEM membuktikan bahwa interpersonal skills berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan kolaborasi dan pengelolaan konflik. Pelatihan ini efektif meningkatkan kemampuan mendengarkan aktif, komunikasi efektif, empati, dan strategi pengelolaan konflik konstruktif. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pelatihan interpersonal skills berbasis praktik terbukti signifikan meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pengelolaan konflik anggota koperasi wanita, sehingga direkomendasikan untuk diperluas ke wilayah lain.