cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,815 Documents
Pelatihan Smart Trainer EFI untuk Civitas SMKN 1 Ampek Nagari: Dorong Transformasi Pendidikan Vokasi di Era Industri Otomotif Modern Nanda, Iffarial; Muslim, Muslim; Putra, Rido; Fridayati, Lucy; Suci, Suci; Halimahtusakdiah, Halimahtusakdiah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21401

Abstract

Background: Kegiatan pelatihan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI) di SMK Negeri 1 Ampek Nagari dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam memahami, mendiagnosis, serta mengoperasikan sistem EFI pada kendaraan modern. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kemampuan teknis dan kesiapan peserta terhadap tuntutan industri otomotif masa kini. Metode: Diikuti 30 peserta melalui ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test. Materi mencakup prinsip dasar EFI, fungsi komponen, perawatan, dan diagnostik menggunakan Smart Trainer Hasil: Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan peserta, dengan rata-rata skor meningkat dari 56,07 pada pre-test menjadi 85,11 pada post-test. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru dan siswa, memperkuat penerapan teknologi EFI dalam pembelajaran vokasi, serta menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan SMK untuk meningkatkan mutu pendidikan kejuruan di Indonesia.
Pemberdayaan Guru BK dalam Meningkatkan Kematangan Karir Siswa melalui pelatihan Modul Bimbingan Karir Interaktif Berbasis Multimedia dan Nilai-Nilai Islam Efendi, Moh. Yusuf; Distira, Riski Putra Ayu; Barata, Mula Agung; Rahmadani, Dina Selvi; Amelia, Putri; Andriyani, Eka Wahyu
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21403

Abstract

Background: Penggunaan media berbasis teknologi dalam bimbingan karier di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi penting seiring transformasi digital di dunia pendidikan dan kerja. Perubahan cepat kebutuhan industri menuntut siswa memiliki pemahaman karier yang relevan dan adaptif terhadap teknologi. Pemanfaatan media digital seperti platform asesmen karier online, video interaktif, dan e-modul membantu guru Bimbingan dan Konseling (BK) memberikan layanan karier yang lebih menarik dan interaktif. Karena itu, kapasitas guru BK perlu diperkuat melalui program pemberdayaan berbasis peningkatan kompetensi pedagogis dan teknologis. Metode pengabdian menggunakan Participatory Learning and Action melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru BK dalam penguasaan teknologi pembelajaran sebesar 32%. Sebanyak 78% siswa menyatakan layanan bimbingan karier melalui modul interaktif lebih menarik dan mudah dipahami. Seluruh guru BK (100%) terlibat aktif, satu modul digital berbasis nilai Islam berhasil dikembangkan, dan dua sesi layanan nyata mendapat tanggapan positif dari lebih 75% siswa. Kesimpulan, kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi digital dan profesionalisme guru BK, memperkuat nilai-nilai Islam dalam layanan, serta menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam perencanaan karier. Selain itu, terbentuk Komunitas Praktisi Guru BK SMKN 5 Bojonegoro sebagai wadah inovasi berkelanjutan dalam pengembangan layanan BK berbasis teknologi dan spiritualitas Islam.
Intervensi Senam Hipertensi Dan Edukasi Kesehatan Untuk Pengendalian Tekanan Darah Lansia Di Kelurahan Grogol, Kota Depok Ratnawati, Diah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21406

Abstract

Pendahuluan: Kelompok lanjut usia termasuk dalam populasi yang memiliki kerentanan tinggi terhadap suatu penyakit seperti hipertensi. Kondisi ini dapat berdampak kepada penurunan kualitas hidup, serta meningkatkan risiko komplikasi. Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan lansia dalam mengontrol tekanan darah melalui penyuluhan kesehatan dan senam hipertensi. Metode: Pengabdian ini dilaksanakan dengan pendekatan intervensi edukatif dan aktivitas fisik terstruktur. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan melibatkan 24 orang lansia di Kelurahan Grogol, Kota Depok, dengan metode pre-post intervention, dengan memberikan intervensi edukasi kesehatan dan senam hipertensi. Hasil: Hasil analisis memperlihatkan peningkatan yang bermakna pada aspek pengetahuan (4,04 menjadi 4,71), sikap (13,21 menjadi 16,63), dan keterampilan (11,00 menjadi 14,46). Selain itu, terjadi penurunan tekanan darah sistolik (147,08 mmHg menjadi 139,08 mmHg) dan diastolik (91,67 mmHg menjadi 84,92 mmHg) setelah senam hipertensi. Kesimpulan: Intervensi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas lansia dalam pengendalian hipertensi secara non-farmakologis.
Internalisasi Nilai Respect untuk Meningkatkan Profesionalisme Perawat dalam Layanan terhadap Rekan Sejawat Musni, Riza; Astuti, Widi; Anastasya, Yara Andita; Julistia, Rini; Muna, Zurratul; Maszura, Leni; Setiawan, Tio; Harahap, T.R. Fitrah At-Taqwa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21408

Abstract

Background: Salah satu permasalahan yang terdapat pada salah satu Puskesmas di Aceh Utara yaitu Puskesmas Banda Baro adalah rendahnya sikap saling menghargai (respect) antar perawat, yang terlihat dari kurangnya penghargaan terhadap rekan sejawat. Hal ini dipengaruhi faktor internal, seperti keengganan menerapkan sikap respect, kurangnya kontribusi dalam lingkungan kerja, serta rendahnya partisipasi dalam kegiatan bersama. Pengabdian ini bertujuan agar nilai respect dapat terinternalisasi sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dalam layanan terhadap rekan sejawat. Metode: Sejumlah 25 perawat mengikuti psikoedukasi yang dikemas dalam bentuk tanya jawab, FGD (Focus Group Discussion), simulasi, role play dan games. Hasil: Terdapat adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diuji menggunakan pre-test dan post-test. Peningkatan pengetahuan terjadi pada 10 dari 25 perawat yang mengikuti kegiatan, hal ini bermakna terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 40%, menyatakan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif membantu menumbuhkan dan mengaplikasikan nilai respect di lingkungan puskesmas. Kesimpulan: Pentingnya menerapkan nilai respect pada aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja sehingga dapat memunculkan sikap kerja yang profesional sehingga dapat meningkatkan mutu layanan terhadap rekan sejawat.
Pelatihan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana bagi Pelaku UMKM di Kampung Wisata Tempe Sanan Malang Nurfitriasih, Dyah Metha; Berlianingtyas, Putri Ayu; Fauzi, Ilham Saiful; Akbar, Dharmawan Iqbal; Maula, Farisa Nur; Wahyuni, Hesti
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21409

Abstract

Background: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional, namun masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam melakukan pencatatan keuangan secara sistematis. Kondisi ini dapat berdampak pada kurang optimalnya pengelolaan usaha dan kesulitan dalam menilai kinerja keuangan. Permasalahan serupa terjadi pada pelaku UMKM di Kampung Wisata Tempe Sanan, yang merupakan kawasan sentra industri tempe dan menjadi destinasi edukasi di Kota Malang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan pelatihan pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan sederhana sesuai dengan SAK EMKM bagi pelaku UMKM di Kampung Wisata Tempe Sanan Malang agar mampu menyusun laporan keuangan secara mandiri, akurat, dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan usaha. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi lapangan, pelatihan interaktif, praktik langsung pencatatan transaksi, dan evaluasi hasil latihan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta pelaku UMKM terhadap konsep dasar akuntansi, klasifikasi transaksi, dan dapat menyusun laporan keuangan sederhana seperti laporan laba rugi dan neraca dengan benar. Selain itu, pelaku UMKM juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan dalam pengambilan keputusan usaha. Kesimpulan:  Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan dan profesionalisme pelaku UMKM di wilayah Kampung Wisata Tempe Sanan Malang.
Model Pengembangan Motif dan Produk Fesyen Batik berbasis Partisipasi di Batik Wardana Sragen Sulistyati, Apika Nurani; Darwoto, Darwoto; Farikha, Alfi Yusrina; Widyastuti, Theresia
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21412

Abstract

Background: One of the shortcomings of small businesses in the field of batik-patterned textile production is the lack of ideas and skills in designing patterns, as well as the difficulty in improving the products. This program aims to expand the insights and skills of small and medium-sized enterprises (SMEs) so that they can further improve and enrich the styles of batik-patterned textile products with new creative designs and produce current fashion products for the women's market. Method: (1) initial observation and interviews; (2) program socialization, pre-test, and material presentation on motif styling, fashion product development for adult women, and its marketing strategy; (3) technical training on pattern design development; and (4) post-test, monitoring, and evaluation in the form of a discussion forum between the community service team and the owners and employees of Batik Wardana. Results: (1) An increase in employees' design skills in accommodating motif ideas and adapting them to market tastes; (2) mastery of digital batik motif creation techniques; (3) the ability to develop fashion products other than men's shirts, such as blouses or women's tops; (4) the ability to analyze market demand for current women's fashion products. The improvement was measured descriptively using pre- and post-tests. The results of the activity showed an increase in participants' descriptive understanding scores from an average of 42.0 to 83.0 after the training. Conclusion: Development of a design-based community service model that combines the principles of MSME empowerment, design creativity theory, and experiential learning.
Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Usaha Desa Wisata Berbasis Inovasi Teknologi Hijau dan Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Kemandirian Desa Berkelanjutan Dwiningwarni, Sayekti Suindyah; Indrasari, Meithiana; Ferriswara, Dian; Ma'sum, Zuhdi; Yaqin, Habibi Ainul; Ashari, Dewi; Naswa, Aura Sabita; Dewi, Kusuma
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21413

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi tepat guna dan minimnya literasi digital pada masyarakat Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui penerapan teknologi inovatif dan pelatihan manajemen berbasis digital. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi dan substitusi ipteks, serta advokasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur, dokumentasi, dan kuesioner evaluasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana untuk menilai perubahan perilaku, peningkatan kapasitas produksi, dan perkembangan manajemen usaha mitra. Hasil: Kegiatan menghasilkan inovasi berupa mesin peniris minyak otomatis yang meningkatkan efisiensi produksi hingga 40% dan menurunkan kadar minyak produk sebesar 35%. dan pemasaran digital berbasis smart branding. Kesimpulan: Program pengabdian ini mampu meningkatkan kemandirian dan daya saing ekonomi masyarakat Desa Ngampungan melalui penerapan teknologi tepat guna dan digitalisasi usaha. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam mewujudkan desa cerdas (smart village) yang berkelanjutan.
Pembelajaran Berbasis Proyek Menggunakan Trainer Simulator AC Energi Hijau untuk Meningkatkan Kompetensi Guru SMK Yunesman, Yunesman; Yasra, Refdilzon; Putri, Weni Lestari
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21414

Abstract

Background: This study was motivated by the low competence of vocational high school teachers in understanding and applying green energy concepts and learning technologies relevant to industrial needs. This condition highlights the need for training to improve teachers’ ability to meet workforce demands and align with the Indonesian Government’s Nawacita program to strengthen human resource quality. The purpose of this study was to determine the effectiveness of technology-based green energy training in improving teachers' competence at SMK Aljabar Batam. Method: The research employed a quantitative, one-group pretest–posttest design. Data were collected through pre- and post-tests, participant satisfaction questionnaires, and supporting interviews. Results: The results showed an average improvement in teacher competence of 30.2%, covering technical skills, understanding of green energy, pedagogical ability, and technology integration in learning. The participants’ satisfaction level was very good, with an average score of 4.66. Conclusion: The technology-based green energy training effectively improved vocational teachers’ competencies and can serve as a sustainable professional development model to enhance educational quality and national competitiveness.
Pemanfaatan Olahan Salak sebagai Produk Kuliner Lokal Desa Wisata Tegal LoeGood Hakim, Lutfi Maulana; Kusumastiti, Weka; Amelia, Viona
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21416

Abstract

Latar belakang dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Wisata Tegal LoeGood, Sleman ini adalah bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah salak pondoh sementara hasil olahan salak pondoh masih terbatas pada produk manisan, dodol, egg roll, dan kopi biji salak. Selain itu rendahnya kemampuan pemanfaatan teknologi pengolahan dan terbatasnya keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk menyebabkan nilai tambah yang dihasilkan masih rendah. Berdasarkan permasalahan yang muncul tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan keterampilan tambahan untuk meningkatkan nilai ekonomi produk salak melalui produk olahan minuman fermentasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi proses penggunaan alat destilasi, serta diskusi partisipatif. Peserta diperkenalkan pada jenis-jenis minuman fermentasi, standar sanitasi dan higienitas, serta penggunaan alat ukur seperti thermometer, hydrometer, dan alkoholmeter. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memahami prinsip dasar fermentasi, mengoperasikan peralatan sederhana, serta mengetahui standar bahan baku dan wadah fermentasi yang aman. Selain itu, peserta dapat menghitung potensi kadar alkohol dari perbedaan densitas awal dan akhir. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah salak pondoh menjadi produk minuman fermentasi bernilai ekonomi, baik alkohol maupun non-alkohol, yang berpotensi mendukung keberlanjutan desa wisata berbasis potensi lokal.
Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Masjid melalui Program Pendampingan Baca Al-Qur’an pada Majelis Taklim Cilosari 17 Menteng Jakarta Pusat Sariningsih, Nining; Hardian, Hardian; Putri, Mutia Eka; Sunarti, Siti Suriati; Romelah, Romelah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21417

Abstract

Background: Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan umat. Namun, di tengah dinamika kehidupan perkotaan, fungsi tersebut kerap berkurang karena beragam keterbatasan masyarakat dalam mengakses pembinaan keagamaan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis efektivitas model pemberdayaan masyarakat berbasis masjid melalui program pendampingan baca Al-Qur’an pada Majelis Taklim Cilosari 17 Menteng Jakarta Pusat. Metode: Kegiatan dilaksanakan selama lima minggu dengan melibatkan 20 peserta dari kalangan ibu rumah tangga. Pendekatan yang digunakan ialah partisipatif dengan landasan teori pemberdayaan masyarakat (Chambers, 1997), andragogi (Knowles, 1984), experiential learning (Kolb, 1984), dan pembelajaran Al-Qur’an berbasis talaqqi. Hasil: Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan teknis membaca huruf sambung dan penerapan hukum tajwid sebesar 15–18%, serta peningkatan kepercayaan diri dan kebiasaan membaca rutin sebesar 20%. Selain itu, terbentuk dua kelompok tahsin mandiri pasca program yang mencerminkan tumbuhnya kemandirian dan solidaritas sosial jamaah. Kesimpulan: Kesimpulannya, pemberdayaan berbasis masjid efektif tidak hanya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an, tetapi juga dalam menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembinaan spiritual dan sosial masyarakat di lingkungan perkotaan yang padat dan dinamis.