cover
Contact Name
Anissa Lestari Kadiyono
Contact Email
anissa.lestari@unpad.ac.id
Phone
+6281311114811
Journal Mail Official
jurnal.psp@unpad.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Bandung Sumedang KM. 21 Jatinangor - Sumedang 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Psychological Science and Profession
ISSN : 25983075     EISSN : 26142279     DOI : https://doi.org/10.24198/jpsp
Aim: Jurnal ini memuat artikel ilmiah hasil penelitian yang terkait dengan keilmuan dasar psikologi dan penerapannya dalam keprofesian Psikolog. Scope: Adapun bidang psikologi yang termasuk di dalamnya yaitu Psikologi Klinis baik dewasa, anak maupun remaja, Psikologi Industri & Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, dan Psikologi Umum & Eksperimen.
Articles 215 Documents
Kepuasan Kebutuhan Psikologis Dasar sebagai Mediator dalam Hubungan antara Penggunaan Aktif Instagram dan Kesejahteraan Psikologis Remaja Parombean, Abes Chrismayanti; Novita, Shally; Abidin, Fitri Ariyanti
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i2.64233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepuasan kebutuhan psikologis dasar sebagai mediator dalam hubungan antara penggunaan aktif Instagram dan kesejahteraan psikologis remaja. Partisipan penelitian berjumlah 269 remaja berusia 13–17 tahun (laki-laki = 89, perempuan = 180; M = 15.12; SD = 1.51) yang seluruhnya memiliki akun Instagram. Penggunaan aktif Instagram diukur menggunakan Passive and Active Use Measure (PAUM), kesejahteraan psikologis remaja diukur dengan Mental Health Inventory (MHI-38) dan kepuasan kebutuhan psikologis dasar diukur dengan Basic Psychological Need Satisfaction Frustration Scale (BPNSFS). Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa penggunaan aktif Instagram berhubungan positif dengan kesejahteraan psikologis remaja, dengan kepuasan kebutuhan psikologis dasar sebagai mediator parsial (direct effect = .24, p < .001; indirect effect = .22, p < .001; total effect = .46, p < .001). Temuan ini mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif remaja di Instagram dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka, baik secara langsung maupun melalui pemenuhan kebutuhan psikologis dasar. Implikasi dari hasil ini adalah bahwa fasilitasi keterlibatan aktif dan bermakna remaja di Instagram dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka.
Motivasi sebagai Prediktor Engagement Peserta MOOC Anastasia, Lois; Cahyadi, Surya; Witriani, Witriani
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.63920

Abstract

Massive Open Online Courses (MOOC) merupakan suatu bentuk inovasi pendidikan jarak jauh yang telah memperluas akses belajar. Akan tetapi, banyak peserta yang mengikuti online course sering kali tidak menyelesaikannya. Keterlibatan (engagement) peserta dalam menyelesaikan online course merupakan aspek penting dalam keberhasilan pembelajaran MOOC. Salah satu faktor yang diyakini berperan dalam meningkatkan engagement adalah motivasi peserta dalam menjalani proses belajar. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengkaji peran motivasi sebagai prediktor engagement pada peserta MOOC dalam menyelesaikan online course. Melalui convenience sampling, 250 orang peserta MOOC di Indonesia turut berpartisipasi. Pengukuran dilakukan menggunakan Learning Self-Regulation Questionnaire (SRQ-L) dan MOOC Engagement Scale (MES), yang dianalisis dengan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik autonomous motivation maupun controlled motivation sama-sama berkontribusi dalam meningkatkan student engagement. Namun, terdapat salah satu dimensi yang tidak dipengaruhi oleh controlled motivation yakni cognitive engagement. Dengan demikian, pada dasarnya kedua jenis motivasi tersebut penting dalam mendorong engagement peserta untuk menyelesaikan online course. Hanya saja, autonomous motivation memberikan pengaruh yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas engagement peserta secara keseluruhan.
Properti Psikometri Indonesia Desirable Responding Scale Bagaskara, Rafli Sodiq; Iman, Hafiyyan Izdihar; Assa, Nadim Alfan; Yudiana, Whisnu
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.68135

Abstract

Kepatutan sosial (social desirability) merupakan bias respons yang dapat mengancam validitas pengukuran self-report. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi properti psikometris dari Indonesia Desirable Responding Scale (IDRES), sebuah instrumen baru yang didasarkan pada model dua faktor Paulhus: self-deceptive enhancement (SDE) dan impression management (IM). Partisipan penelitian ini berjumlah 508 orang (M usia = 23 tahun; SD = 4.93) yang terlibat dalam asesmen daring berisiko rendah (low stake) maupun tinggi (high stake). Evaluasi psikometri dilakukan menggunakan pendekatan classical test theory (CTT), dan item response theory (IRT) melalui model Rasch untuk memperoleh bukti reliabilitas instrumen dan validitasnya. Hasil menunjukkan bahwa, berdasarkan pendekatan CTT, kedua dimensi memiliki reliabilitas yang memuaskan untuk SDE (α = .857; ω = .858) dan IM (α = .774; ω =.717). Namun demikian, analisis Rasch mengungkap bahwa dimensi IM memiliki reliabilitas person yang rendah (.552) dengan tingkat endorsement butir soal yang cenderung tinggi. Selanjutnya, pembuktian validitas internal dengan confirmatory factor analysis (CFA) menunjukkan bahwa model dua faktor memiliki kecocokan model (fit) yang jauh lebih baik (X2= 332, CFI = .973; TLI = 969; RMSEA = .044; SRMR = .069) dibandingkan model unidimensional (X² = 633; df =170; p < .05; CFI = .922; TLI = 913; RMSEA = .073; SRMR = .102). Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun IDRES adalah alat ukur yang reliabel dan terbukti secara struktural valid, dimensi IM memerlukan perbaikan lebih lanjut dengan penggunaan norma terpisah berdasarkan gender serta penyesuaian tingkat kesulitan butir soal untuk meminimalkan bias gender pengukuran kepatutan sosial.
Mahasiswa dengan Tuntutan Serba Digital: Peran Self-Efficacy dan Academic Performance terhadap Digital Competence Fitria, Puput; Thahir, Andi; Isnaini, Nurul
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.62136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self-efficacy dan academic performance terhadap digital competence. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 402 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria (1) mahasiswa aktif di seluruh Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 25 tahun; (2) menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran yang mencakup penggunaan platform pembelajaran online, aplikasi edukasi, dan sumber daya digital lainnya; (3) memiliki akses ke ponsel pintar atau laptop untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Analisis data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini menemukan bahwa self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap digital competence mahasiswa yang berarti bahwa mahasiswa dengan tingkat self-efficacy yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menggunakan teknologi digital. Namun, academic performance tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap digital competence, hal ini mengindikasikan bahwa prestasi akademik tidak selalu mencerminkan kemampuan digital. Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan self-efficacy dalam konteks pendidikan tinggi, sementara hubungan antara academic performance dan digital competence bersifat kompleks dan tidak saling mempengaruhi.
Strategic Human Capital Management for Improving Staff Competencies: A Case Study of Universitas Padjadjaran’s Effort to Increase International University Ranking Arief, Denden Firman; Sushandoyo, Dedy
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.68406

Abstract

Internationalization is a strategic priority for universities seeking to strengthen their global standing, yet key research gaps persist. Existing studies predominantly focus on academic staff, policy, governance, or leadership, while the operational role of non-academic staff remains underexplored. Research on administrative capacity rarely integrates behavioral competency frameworks or aligns findings with strategic human capital management (SHCM). Systematic models such as the iceberg model are also seldom applied. Empirical evidence from Indonesian universities is particularly limited, especially studies combining competency gap analysis with strategic human capital formulation. This reveals a clear gap in linking non-academic staff readiness to internationalization goals through a competency-based approach. Addressing this gap, this study examines the readiness of non-academic staff at Universitas Padjadjaran, which targets a QS Top 300 ranking by 2029. Using a sequential explanatory mixed-methods design, a validated 72-item survey of 113 staff members was complemented by follow-up interviews. Findings indicate strong behavioral readiness but gaps in operational competencies, suggesting that constraints are primarily organizational. A strategic human capital management roadmap is therefore proposed to align HR practices with internationalization objectives.
Pengaruh Pelatihan Job Crafting terhadap Innovative Work Behavior pada Karyawan Bagian Marketing di PT X Widjanarko, Yoga; Yuniasanti, Reny
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.63282

Abstract

Karyawan bagian marketing dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga diperlukan innovative work behavior guna mendukung efektivitas kerja. Pelatihan job crafting dipandang sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah pelatihan job crafting dapat meningkatkan innovative work behavior pada karyawan bagian marketing di PT X. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian memiliki skor innovative work behavior pada kategori sedang hingga rendah berdasarkan skala Innovative Work Behavior, kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol menggunakan purposive sampling. Sebanyak 12 karyawan bagian marketing PT X Yogyakarta menjadi kelompok eksperimen, sementara 9 karyawan bagian marketing PT X Wonosobo menjadi kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pelatihan job crafting, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Analisis data menggunakan independent sample t-test menunjukkan hasil signifikansi (2-tailed) sebesar .008 (p < .05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor innovative work behavior pada kelompok eksperimen dan kontrol. Sementara itu, hasil paired sample t-test sebesar .000 (p < .05) menunjukkan adanya peningkatan innovative work behavior yang signifikan pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah pelatihan job crafting.
Dilema Peran Ganda: Gambaran Individual Work Performance Ibu Bekerja yang Memiliki Anak dengan Stunting Islaha, Shafia; Iltizamulloh, M. Rafli; Hami, Azhar El; Harding, Diana
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.68587

Abstract

Peran ganda sebagai pekerja dan pengasuh sering kali menimbulkan tekanan serta stres kerja yang dapat berdampak pada performa individu. Kondisi ini menjadi lebih kompleks ketika ibu harus merawat anak yang terindikasi mengalami stunting, karena pola pengasuhan yang dibutuhkan berbeda dari anak pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat individual work performance pada ibu bekerja yang memiliki anak dengan stunting di Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Sebanyak 174 ibu berusia 18–53 tahun yang bekerja sekaligus merawat anak dengan stunting berpartisipasi dalam penelitian ini. Responden berasal dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Bandung yang dipilih berdasarkan quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor individual work performance adalah 63.74 (SD = 7.72), dengan distribusi 114 responden kategori moderat dan 60 responden kategori tinggi. Secara keseluruhan, tingkat individual work performance pada ibu yang memiliki anak dengan stunting berada dalam kategori moderat. Temuan ini mengindikasikan perlunya intervensi untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan pengasuhan, guna mencegah gangguan kesehatan fisik maupun psikologis yang berpotensi menurunkan performa kerja.
Pengukuran Asosiasi Implisit Kata Napza dan Narkoba Melalui Go/No-Go Association Task dan Muse EEG Khasanah, Andhita Nurul; Dillana, Faizza Haya; Sumaryanti, Indri Utami; Zidanti, Fira; Amalia, Salwa Azzahra; Utami, Maureen Ratna; Wijayanto, Inung
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i3.63364

Abstract

Penggunaan istilah yang berkaitan dengan adiksi zat, seperti “narkoba” atau “napza”, dapat menimbulkan beragam persepsi dan penilaian sosial di masyarakat. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku penyalahgunaan zat adiktif berpotensi memunculkan bias dan stigma yang bersifat diskriminatif. Dalam konteks Indonesia, istilah “narkoba” dan “napza” kerap digunakan secara bergantian dalam berbagai program komunikasi publik dan kampanye pencegahan penyalahgunaan zat. Namun, perbedaan pemaknaan terhadap istilah tersebut dapat terjadi secara implisit melalui proses kognitif yang tidak disadari. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan asosiasi implisit antara istilah “narkoba” dan “napza” dengan menggunakan Go/No-Go Association Task (GNAT) dan pengukuran aktivitas otak melalui perangkat Muse EEG. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen one-group after-only design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata “narkoba” menimbulkan asosiasi yang lebih kuat dengan waktu reaksi yang lebih cepat dibandingkan “napza”. Selain itu, persepsi terhadap atribut “positif” maupun “negatif” pada kata “napza” menunjukkan respons yang lebih lambat dibandingkan “narkoba”. Aktivitas gelombang gamma yang terekam melalui Muse EEG menunjukkan peningkatan energi mental ketika peserta memberikan respons terhadap stimulus kata. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan istilah dan bahasa yang tepat dalam konteks komunikasi publik serta intervensi pencegahan penyalahgunaan zat, karena perbedaan terminologi dapat menimbulkan variasi asosiasi implisit yang berpengaruh terhadap persepsi sosial dan kognitif individu.
Gambaran Parasocial Relationship pada Penggemar K-pop Usia Emerging Adulthood dengan Idola yang Pernah Menjadi Target Cancel Culture Zahra, Naila; Hanafitri, Aulia
Journal of Psychological Science and Profession Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profes
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v10i1.68096

Abstract

Parasocial relationship dalam industri K-pop semakin umum terjadi seiring dengan berkembangnya media sosial yang memungkinkan interaksi maupun hubungan satu arah menjadi lebih intens. Di sisi lain, media sosial juga memberikan ruang pada cancel culture yang justru memunculkan respon ambivalen sehingga menghadirkan dinamika menarik dalam parasocial relationship penggemar dengan idolanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran parasocial relationship pada penggemar K-pop yang berada pada tahap usia emerging adulthood, khususnya yang idolanya pernah menjadi target cancel culture. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif menggunakan instrumen Parasocial Relationship Scale dari Claessens dan Bulck (2015). Pengambilan data dilakukan secara daring melalui Google Form menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh sebanyak 196 partisipan dianalisis menggunakan statistika deskriptif, tabulasi silang, dan uji beda dengan menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas partisipan (51.3%) berada pada tingkat parasocial relationship kategori sedang yang didapatkan dari hasil skor kedua dimensi, emotional connection dan analogy with social relationship, pada kategori sedang. Penemuan ini mengindikasikan bahwa partisipan memiliki hubungan satu arah dengan idola yang pernah menjadi target cancel culture, ditandai dengan keterlibatan emosional yang tidak terlalu mendalam dan cenderung mempersepsikan hubungan tersebut seperti individu yang dekat dengan mereka di kehidupan sosialnya, tetapi masih dalam batasan yang tidak melampaui hubungan yang sangat personal.
Peran Persepsi Dukungan Sosial pada Perasaan Bahagia Mahasiswa Perantau Putri, Krismasita Surya; Wahono, Krismita Padila; Christmanto, Jessyca Saraswaty Florencya
Journal of Psychological Science and Profession Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profes
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v10i1.69819

Abstract

Peningkatan akses pendidikan tinggi mendorong individu merantau untuk pengalaman yang lebih baik, namun sering disertai tantangan psikologis seperti penurunan kebahagiaan akibat terpisah dari lingkungan sosial yang familiar. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan dan pengaruh dukungan sosial terhadap kebahagiaan mahasiswa perantau. Metode kuantitatif dengan pendekatan survei digunakan pada 126 mahasiswa perantau di Pulau Jawa yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan secara daring melalui Google Forms menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Oxford Happiness Questionnaire. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dan regresi linier berganda dengan bantuan program JASP. Hasil menunjukkan bahwa dukungan sosial berhubungan positif signifikan dengan kebahagiaan (rs = .528, p < .001). Model regresi juga signifikan secara keseluruhan, F(3, 122) = 21.55, p < .001, dengan kontribusi sebesar 34.6% terhadap varians kebahagiaan. Secara parsial, dukungan keluarga dan teman (β = .35, p < .001) berpengaruh signifikan terhadap kebahagiaan, sedangkan dukungan dari pihak lain yang signifikan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti (β = -.03, p > .05). Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial, khususnya dari keluarga dan teman, sebagai faktor protektif yang berperan dalam meningkatkan kebahagiaan mahasiswa perantau, serta menjadi landasan bagi intervensi promotif berbasis dukungan sosial di lingkungan pendidikan tinggi.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profes Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 6, No 3 (2022): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 5, No 3 (2021): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 4, No 3 (2020): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 3, No 3 (2019): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 2, No 3 (2018): Psikologi Sains dan Profesi Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 2, No 2 (2018): Psikologi Sains dan Profesi Vol 2, No 1 (2018): Psychological Science and Profession Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess Vol 2, No 1 (2018): Psikologi Sains dan Profesi Vol 1, No 3 (2017): Psychological Science and Profession Vol 1, No 3 (2017): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess More Issue