cover
Contact Name
Admin
Contact Email
jasc@umsu.ac.id
Phone
061-6622400
Journal Mail Official
jasc@umsu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jl. Kapt. Mukhtar Basri, BA No. 3 Medan 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JASc (Journal of Agribusiness Sciences)
ISSN : -     EISSN : 26146037     DOI : -
"JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ataupun review yang dirancang sebagai sarana komunikasi untuk para ilmuwan/peneliti yang terkait dengan bidang Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian.
Articles 150 Documents
Analisis Perbandingan Keuntungan Penjualan Lidah Mertua (Sansevieria) Dan Kembang Lembut Di Kios Tanaman Hias Yanie Garden, Jakarta Barat Firandinni, Annatasya; Mutaqin, Bambang Kholiq
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.18834

Abstract

Tanaman hias adalah tanaman yang memiliki nilai keindahan. Ada beberapa jenis tanaman hias seperti Sansevieria sp dan tanaman kembang lembut. Tanaman Sansevieria sp. banyak digemari bukan hanya untuk mempercantik ruangan. Tanaman ini juga mampu menyerap karbon monoksida, karbon dioksida, asap rokok dan gas beracun lainnya. Selain itu, ada Kembang lembut yang umumnya ukurannya kecil dan memiliki banyak jenisnya. Kembang lembut umumnya terdiri dari tanaman Taiwan beauty (Cuphea hyssopifolia), tanaman Puring (Codiaeum variegatum), tanaman Rombusa (Tabernaemontana corymbosa), Pucuk merah (Syzygium myrtifolium), dan lainnya. Kedua tanaman ini sangat diminati masyarakat sehingga memiliki nilai ekonomis. Nilai ekonomis tanaman hias tersebut dapat dijadikan peluang usaha yang bernilai tinggi. Menyadari hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai perbandingan keuntungan dari kedua jenis taman hias tersebut di kios tanaman hias Yanie Garden. Hal ini penting untuk mengetahui jenis tanaman hias manakah yang memiliki nilai ekonimis yang berbeda di Jios Tanaman Hias Yanie Garden. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis tanaman mana yang lebih menguntungkan dari kedua jenis tanaman tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriftif dengan cara survey melalui pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan narasumber. Hasil dari penelitian ini adalah kembang lembut menghasilkan keuntungkan yang lebih besar dibanding lidah mertua (Sansevieria).
Status Keberlanjutan Padi Lokal Kuku Balam Melalui Pertanian Terpadu Berkelanjutan Bebas Ijon Untuk Meningkatkan Taraf Hidup Petani di Kabupaten Deli Serdang Siregar, Afllahun Fadhly; Hidayat, Rahmat; Pardosi, Rohana Pertiwi; Rizkhi, Robi; Saripuddin, Ahmad
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.19346

Abstract

Ijon adalah suatu perjanjian yang dilakukan masyarakat disentral produksi padi. Perjanjian tadi berlaku turun temurun terjadi karena adanya konvensi bulat, tunai diantara masyarakat yang membutuhkan. Riset ini bertujuan untuk mengetahui status keberlanjutan padi lokal kuku balam melalui pertanian terpadu dalam meningkatkan taraf hidup petani padi. Teknik analisis data yang digunakan pada rumusan masalah pertama dalam riset ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan dengan analisis Multidimensional Scaling (MDs) untuk menghasilkan indikator keberlanjutan pertanian terpadu bebas ijon pada petani padi lokal kuku balam. Hasil analisis Rap Analysis menunjukkan bahwa usahatani padi sawah lokal kukubalam di Kabupaten Deli Serdang memiliki indeks keberlanjutan sebesar 49,57, sehingga status keberlanjutan berkategorikan kurang berkelanjutan. Nilai indeks keberlanjutan tersebut dihasilkan berdasarkan penilaian terhadap atribut – atribut yang tercakup dalam 4 dimensi keberlanjutan antara lain: dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi teknologi, dimensi kelembagaan, dan juga dimensi teknologi dalam mendukung pertanian terpadu padi lokal kuku balam. Stress analisis MDS masing – masing dimensi dan rataannya memiliki nilai 0,25 dimana semakin kecil nilai stress maka output analisis MDS semakin baik. Koefisien determinasi (R2) pada setiap dimensi dan rataannya memiliki nilai yang tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan besaran nilai yang mendekati 1.
Keberlanjutan Usaha Tani Kedelai di Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas Melalui Pendekatan Multidimensional Scalling (MDS) Guna Mewujudkan Swasembada Pangan Salsabila, Salsabila; Pratama, Bobby Agung; Kurniawan, Eka Aditya; Agustin, Wita Sania; Lazuardi, Nurhasbi; Hanif, Muhammad Roihan
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.19365

Abstract

Kedelai merupakan salah satu tanaman pangan strategis dan populer di Indonesia setelah padi dan jagung. Komoditi ini memiliki peran yang signifikan dalam mencapai swasembada pangan dalam negeri. Kecamatan Barumun Tengah, yang terletak di Kabupaten Padang Lawas, merupakan salah satu wilayah yang berperan penting dalam produksi kedelai nasional. Namun, keberlanjutan usahatani kedelai di wilayah ini masih menjadi perhatian utama, terutama dalam menghadapi dinamika global, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi. Untuk menjawab tantangan ini dan mendukung upaya mencapai swasembada pangan, perlu dilakukan penelitian yang komprehensif. Dalam konteks ini, pendekatan Multidimensional Scaling (MDS) digunakan untuk menganalisis dimensi keberlanjutan usahatani kedelai, termasuk aspek ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, dan kelembagaan. Hasil penelitian diperoleh bahwa status keberlanjutan usahatani kedelai di Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas dikategorikan kurang berkelanjutan dengan nilai indeks sebesar 46,09. Berdasarkan lima dimensi yang digunakan untuk menganalisis keberlanjutan usahatani kedelai, diperoleh bahwa dimensi kelembagaan yang memiliki nilai indeks paling tinggi dibandingkan dengan empat dimensi lainnya (dimensi ekologi, ekonomi, sosial dan teknologi). Nilai indeks keberlanjutan dari dimensi kelembagaan sebesar 71,56 yang artinya bahwa nilai tersebut dikategorikan cukup berkelanjutan. Sementara keempat dimensi lainnya dikategorikan kurang berkelanjutan. Dari 19 atribut yang digunakan dalam 5 (lima) dimensi keberlanjutan usahatani kedelai terdapat 9 (sembilan) atribut sensitif dari masing-masing dimensi. Atribut sensitif tersebut meliputi : (a) dimensi ekologi terdiri dari kesesuaian lahan, tingkat serangan hama dan potensi lahan (b) dimensi ekonomi terdiri dari harga jual kedelai, biaya usahatani dan jumlah produksi. (c) dimensi sosial terdiri dari tingkat pendidikan. (d) dimensi teknologi terdiri dari jenis teknologi. (e) dimensi kelembagaan yaitu atribut sumber modal.
Peningkatan Nilai Tambah Produk Olahan Keripik Talas Di Kelurahan Klasaman Kota Sorong Aprianto, Aci; Hermawan, Anggita Ekaningtyas; Samual, Sitti Hadija
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.19106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah dari produk keripik talas di Kelurahan Klasaman Kota Sorong. Lokasi ini dipilih secara sengaja (Purposive), dengan pertimbangan bahwa industri rumah tangga produk olahan keripik talas yang    terkenal di Kota Sorong dan sebagai pusat oleh-oleh bagi para wisatawan maupun para usaha dari luar Kota Sorong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Oktober 2023. Penentuan responden rantai nilai dilakukan dengan teknik Snow Ball Sampling, kemudian penentuan responden konsumen menggunakan teknik Accidental Sampling dan jumlahnya ditentukan menggunakan Quota Sampling yakni hasil responden konsumen yang ditetapkan sebanyak 15 responden. Metode analisis yang digunakan ialah metode perhitungan nilai tambah dengan menggunakan metode hayami. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berasal dari data primer dan sekunder. Data primer diambil dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada industri rumah tangga. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku literatur yang relevan dengan penelitian terdahulu maupun dari jurnal-jurnal.
Analisis Daya Saing Lada Hitam Indonesia Di Pasar Internasional Rafli, M; Siregar, Gustina; Rangkuti, Khairunnisa; Thamrin, Muhammad
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.19495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing lada hitam Indonesia di pasar internasional dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing lada hitam Indonesia di pasar internasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah Ekspor Produk Dinamis (EPD) dan Porter’s Diamond. Hasil analisis, India memiliki keunggulan komparatif ekspor lada hitam dibandingkan Vietnam, Amerika Serikat, India, Perancis, dan China. Vietnam, Amerika Serikat, dan India berada pada posisi diuntungkan dan masuk dalam kategori bintang baru. Falling Star terjadi pada pangsa pasar Perancis. Kemunduran terjadi pada pangsa pasar Tiongkok. Porter's Diamond menunjukkan bahwa lada hitam Indonesia memiliki keunggulan dari sisi permintaan dan peran pemerintah, sedangkan kelemahannya terletak pada faktor sumber daya manusia.
Analisis Rantai Nilai Komoditi Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Studi Kasus : Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin) Ardiansyah, Kevin; Sibuea, Faiz Ahmad; Sibuea, Muhammad Buhari
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.16156

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana analisis rantai nilai cabai merah di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin dengan analisis tatakelola (governance)rantai nilai cabai merah. Cabai Merah (Capsicum annuum L.) yang merupakan salah satu komoditas strategis yang diperhtikan oleh pemerintah berkaitan dengan budidaya hingga pasca panen. Sebagai komditas strategis tentunya sangat memberi keuntungan yang lebih bagi pelaku yang terlibat dalam aliran rantai nilai pemasaran cabai merah, namun pada kenyataannya petani cabai merah masih banyak yang mengeluh dengan usahatani cabai merah dengan ungkapan bahwa harga jual yang tidak sesuai dengan modal yang telah dikeluarkan dalam budidaya. Serta pemasaran yang terjadi pada Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin yang belum efektif dan dilakukan secara tepat, mulai dari produk segar hingga menjadi produk turunan cabai merah yang siap dikonsumsi oleh konsumen. Pada aliran rantai nilai cabai merah diketahui bahwa jumlah volume produk yang dihasilkan oleh 30 petani dengan luas lahan yang berbeda beda yaitu dengan total 163.800 kg dengan menjualnya ke pedagang pengepul serta STA dan dengan tercipta hubungan dalam transaksi yang berbedabeda. Governance pada aliran rantai nilai cabai merah yang terbentuk yaitu dengan tipe market yang artinya bahwa tipe market ini merupakan transaksi yang sangat sederhana serta informasi yang ada ditarsmisikan dengan mudah, biaya yang dibutuhkan murah, dan pelaku yang terlibat tidak terikat dengan perjanjian karena fokus utama dari kegiatan ini ialah harga dari produk.
Strategi Pengembangan Urban Farming Melalui Usahatani Hidroponik Berbasis Kemandirian Ekonomi Lokal Widiati, Siti; Hasan, Zulfikar Muhammad; Syarif, Riyan
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.19268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan urban farming melalui usahatani hidroponik berbasis kemandirian ekonomi lokal, dengan fokus pada Riyan Farm di Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa Riyan Farm memiliki kekuatan dalam lokasi usaha yang strategis, orientasi profit berbasis kemandirian ekonomi lokal, inovasi, dan teknologi dalam pengembangan hidroponik. Namun, Riyan Farm juga dihadapkan pada beberapa kelemahan, seperti biaya produksi awal yang tinggi dan fluktuasi harga bahan baku, serta ancaman dari persaingan produk sejenis dan risiko kerusakan produk.Berdasarkan hasil analisis, strategi yang dianjurkan untuk Riyan Farm adalah memanfaatkan kekuatan internal untuk memaksimalkan peluang eksternal, seperti memanfaatkan lokasi strategis dan meningkatkan kualitas produk untuk tetap bersaing di pasar. Selain itu, Riyan Farm perlu mengatasi kendala biaya produksi awal dan akses modal terbatas dengan mencari sumber pendanaan alternatif dan manajemen yang efektif terhadap fluktuasi harga bahan baku. Pengurangan risiko kerusakan produk dan peningkatan strategi pemasaran juga menjadi kunci untuk menghadapi persaingan produk sejenis.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman strategi pengembangan urban farming melalui usahatani hidroponik berbasis kemandirian ekonomi lokal, serta memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.Kata kunci: Pengembangan Usahatani,  Urban Farming, Hidroponik, SWOT, Kemandirian Ekonomi
Analisis Finansial Usaha Pengolahan Ikan Salai Lele (Clarias Sp.) Study Kasus: Usaha Ibu Elinda di Desa Aia Gadang Kecamatan Pasaman Sumatera Barat Pasaribu, Rena; Rozalina, Rozalina; Suptistiwendi, Supristiwendi
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.15033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Finansial Pengembangan Usaha Pengolahan Ikan Salai Lele  Ibu Elinda di Desa Aia Gadang Kecamatan Pasaman Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus (case study). Hasil penelitian ini memperoleh nilai Break Even Point (BEP) sebesar 159.171,5 Kg untuk produksi dan Rp 77.550/Kg untuk harga dengna kriteria sebesar 246.300 Kg untuk produksidan Rp 120.000/Kg untuk harga, maka usaha tersebut layak. Net Present Value (NVP) sebesar Rp.7.799.144.035 dengan kriteria NVP 0 maka usaha tersebut layak. Internal Rate of Return (IRR) 70,4% dengan kriteria IRR DF (10,5%) maka usaha layak untuk dijalankan. B/C Ratio sebesar 1,54 dengan kriteria 1 maka usaha tersebut layak dijalankan dan Net B/C ratio sebesar 1,47 dengan kriteria ≥ 1 maka usaha tersebut layak untuk dijalankan. Dari perhitungan analisis finansial menunjukkan hasil Usaha Pengolahan Ikan Salai Lele  Ibu Elinda didesa Aia Gadang Kecamatan Pasaman Sumatera Barat layak untuk diusahakan dan Payback Period (PP) 2 bulan yaitu lebih kecil dari umur proyek 12 bulan yang artinya dalan jangka waktu 2 bulan usaha tersebut mampu mengembalikan biaya investasi sebelum waktu produktif usaha tersebut.
Pengaruh Promosi Media Sosial Dan Non Media Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Pada Coffee Shop Di Kota Banda Aceh Kasimin, Suyanti; Florita, Ika Mulya; Marsudi, Edy; Atikah, Qhisthina
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 1 (2024): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i1.18244

Abstract

Begitu banyaknya penawaran dari Coffee Shop melalui promosi, baik pada media sosial maupun non media sosial. Hal ini  semakin memicu persaingan di berbagai Coffee Shop yang memang sudah sangat banyak terdapat di Kota Banda Aceh sehingga tak sedikit Coffee Shop yang gulung tikar (bangkrut). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi media sosial dan promosi non media sosial terhadap keputusan pembelian pada Coffee Shop di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Berdasarkan hasil dari analisis linier berganda, secara simultan variabel promosi media sosial, promosi non media sosial, bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pada Coffee Shop di Kota Banda Aceh. Kemudian dari hasil perhitungan secara parsial di dapat hasil bahwa variabel promosi media sosial, promosi non media sosial, berpengaruh nyata terhadap keputusan pembelian pada Coffee Shop, selanjutnya pengaruh promosi media sosial lebih tinggi dari pada promosi non media sosial di Kota Banda Aceh.
Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Untuk Produktivitas Nenas Di Kabupaten Sambas Kristiandi, Kiki; Yunita, Nurul Fatimah; Sangkala, Sangkala; Masara’T, Sudirman
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 8, No 2 (2024): JASc (Journal of Agribusiness Sciences)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v8i2.20635

Abstract

Penerapan Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk budidaya tanaman nenas di Kabupaten Sambas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan SIG dalam memetakan produktivitas tanaman nenas dengan fokus pada wilayah di Kabupaten Sambas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus di petani nenas sebagai populasi penelitian. Data yang digunakan berupa data sekunder dan dianalisis menggunakan aplikasi SIG. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa penyebaran buah nenas tidak menunjukkan pola penyebaran khusus meskipun ada beberapa populasi pertanian nanas di Kabupaten Sambas yang fokus dalam membidangi hasil pertanian nenas, diantaranya adalah Kecamatan Tebas, Galing, Paloh, Sambas, Tangaran, Selakau Timur, Teluk Keramat, Semparuk, Sajingan Besar, Jawai, Salatiga, Tekarang, Sajad, Subah, Sejangkung, Sebawi. Dari hasil pemetaan produktivitas buah nenas di Kabupaten Sambas menunjukan bahwa produktivitas rata-rata selama 2018-2021, tertinggi terdapat di Kecamatan Selakau, Selakau Timur, Sebawi, Salatiga, Jawai dan Jawai Selatan berkisar pada 7.501 – 10.000 kuital/ha. Sedangkan jumlah produksi rata-rata selama 2018-2021 tertinggi berada pada Kecamatan Tebas dengan jumlah berkisar pada 7.501 – 10.000 kuintal.