cover
Contact Name
Dra. Siti Rochmiyati, M.Pd.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas.dewantara@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jl. Batikan UH.III No. 2 Tempel, Wirogunan Yogyakarta 55167
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Abdimas Dewantara
ISSN : 26154889     EISSN : 26158782     DOI : https://dx.doi.org/10.30738
Jurnal Abdimas Dewantara menerbitkan memuat tulisan-tulisan hilirisasi penelitian pada organisasi masyarakat, industri, serta instansi-instansi terkait dalam rangka peningkatanpartisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Artikel belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain. Artikel yang kirimkan pada Jurnal Abdimas Dewantara harus terhindar dari unsur plagiasi. Jurnal Abdimas Dewantara terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Maret dan bulan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 168 Documents
Menuju desa wisata ramah lingkungan dan tanggap bencana melalui pemberdayaan masyarakat Kepulauan Mentawai Lolom Evalita Hutabarat; Efendy Tambunan; Pinondang Simanjuntak
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.14343

Abstract

Salah satu dari lokasi potensial pariwisata berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang termasuk wilayah provinsi Sumatera Barat dengan ibukota Tuapejat yang berada di Kecamatan Sipora Utara dan berjarak 153-kilometer dari Padang. Hal ini menjadi penyebab industri pariwisata di Mentawai masih jauh tertinggal akibat buruknya infrastruktur jalan dan jembatan serta pengelolaan lingkungan yang masih kurang tertata dengan baik termasuk kesiapan menghadapi bencana. Langkah strategis adalah dengan mengacu kepada pembangunan berwawasan lingkungan, kelestarian lingkungan dapat tetap terjaga disertai dengan meningkatkan ketahanan terhadap bencana. Tim PkM Prodi Teknik Sipil UKI berkolaborasi dengan pemerintah setempat dalam mendukung hal ini berupa bimbingan teknis dan pendampingan kepada Masyarakat dan Perngkat desa setempat di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk mempersiapkan desa wisata ramah lingkungan dan tanggap bencana. Tim Prodi Teknik sipil UKI menyediakan materi bimbingan teknis yang terkait dengan lingkungan berkelanjutan sesuai konsep desa wisata ramah lingkungan dan tanggap bencana melalui pemberdayaan masyarakat secara swadaya dan swadana.     Abstract: One of the possible tourism destinations is the Mentawai Islands Regency, located in the province of West Sumatra and has the capital city of Tuapejat in the Sipora Utara District, 153 kilometers from Padang. This is why the tourism business in Mentawai currently needs to catch up due to poor road and bridge infrastructure and poorly structured environmental management, particularly disaster preparedness. The strategic step is to refer to environmentally sound development to ensure ecological sustainability while strengthening resilience to calamities. The PkM UKI Civil Engineering Study Program team worked with the local government to prepare eco-friendly and disaster-responsive tourism villages in the Mentawai Islands Regency by providing technical guidance and assistance to local residents and village officials. Through self-help and self-funding community empowerment, the UKI Civil Engineering Study Program team delivers technical guidance material connected to a sustainable environment based on the notion of an eco-friendly and disaster-responsive tourism town.
Social media training: The role of the student community for smoking cessation campaign Dianita Sugiyo; Sutantri Sutantri; Resti Yulianti Sutrisno; Noven Tri Wandasari
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.12575

Abstract

The prevalence rate of smokers in adolescents in Indonesia is increasing, so it is necessary to hold a program to increase adolescent knowledge about the dangers of smoking. The purpose of this community service is to provide training in managing social media for smoking cessation campaigns to the student community in Yogyakarta. The methods of implementing this community service are; (1) Pretest by looking at the amount of social media reach before the training; (2) Social media content creation training; (3) Instagram live about the dangers of smoking; (4) Post-test by looking at the amount of social media reach after the training. The results of the training program showed that the number of social media reach for smoking cessation campaigns has increased.
Kampung Wisata Purbayan: Harmonization of religious values and socio-cultural identity in community based tourism development Windi Novia Ratri Wardhani; Ratih Pratiwi; Muhammad Thohir; Luluk Mubarokah; Julio Valen DB; Ari Setiawan
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.14656

Abstract

This study examines the potential for halal tourism by investigating the relationship between religion and socio-cultural identity in Kamwis Purbayan, DIY. This study refers to a literature survey and direct observation approach which is strengthened by data and information from reliable sources. The findings show that religious teachings, along with local culture, are one of the positive elements that influence the adoption of cultural and religious heritage tourism in Kamwis Purbayan. Kamwis Purbayan is the forerunner to the emergence of Islamic Mataram in Java. The existing Islamic principles are represented in the form of physical culture, in addition to those embraced by the community and used as a reference in daily activities. Furthermore, the interaction between religious values and traditional values is well presented both in buildings, regional structuring, social life systems and also cultural systems that are still growing strong today. This supports the symbiotic relationship shown in the form of constructive support between religion, culture, social engagement and the tourism business at Kamwis Purbayan in the context of halal tourism.
Model integrasi kewirausahaan pemberdayaan perempuan sahabat yatim, LAZISMU, dan PKK di Kabupaten Bantul Zunan Setiawan; Agus Siswanto; Aftoni Sutanto; Ratih Pratiwi
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.14657

Abstract

Perempuan merupakan salah satu komponen yang ada di masyarakat yang bisa dilibatkan dalam pembangunan. Dalam bidang pendidikan dan ekonomi misalnya, banyak perempuan yang tidak memiliki kemampuan memperoleh peluang kerja karena keterbatasan atau tidak bisa mengolah potensi yang ada pada dirinya maka perlunya pemberdayaan perempuan.  Tujuan pemberdayaan kewirausahaan yaitu membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan memperoleh capaian luaran peningkatan keterampilan bidang usaha kewirausahaan, dan pengkreasian kemandirian. Solusi dari permasalahan berbasis pada metode proses meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi perempuan dalam meningkatkan pengetahuan pemasaran berbasis teknologi digital.  Metode pelaksanaan berbasis pada desain pemikiran dan sistimatis meliputi rangkaian workshop dengan pokok diskusi mengenai solusi permasalahan kekinian dengan menyertakan bentuk keterlibatan dan peran serta amal usaha Muhammadiyah, berbasis pada penjelasan tahapan untuk mengatasi beberapa solusi permasalahan beberapa bidang utama yang memberikan hasil pengetahuan, ketrampilan, kualitas, jumlah, jenis, kapasitas produk, jumlah aset, omset, kemampuan manajemen, keuntungan, dan kemudahan penjualan. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan sosialisasi yaitu mengalami peningkatan pemahaman mengenai model kewirausahaan dan pelatihan penjualan berbasis pemasaran online. Selanjutnya, peningkatan pemahaman mengenai pengambilan gambar produk sebagai strategi pemasaran dan pelaku usaha menerapkan pembuatan iklan yang menarik bagi produk.     Abstract: Women are one of the societal components that might contribute to growth. In the sectors of education and the economy, for instance, many women cannot find employment prospects because they are constrained or unable to realize their potential; therefore, it is essential to empower women. Empowering entrepreneurship aims to develop high-quality human resources, obtain outputs that enhance entrepreneurial business abilities, and foster independence. The solution to the issue is based on a method for developing women's entrepreneurial spirit and marketing skills based on digital technologies. The technique of execution is based on critical thinking and systematic design, comprising a series of workshops with the subject of debate on solutions to current problems by including forms of involvement and participation in Muhammadiyah humanitarian activities, based on an explanation of the phases to overcome numerous problem solutions in several primary areas that produce outcomes of knowledge, skills, quality, number, type, product capacity, total assets, turnover, and management capacity. First, there was a greater grasp of the entrepreneurial model and Internet marketing-based sales training due to the activities conducted after socializing. Second, improving understanding of product photography as a marketing tactic and business actors' implementation of appealing product advertisements.
Sosialisasi dan penyusunan Raperda Pendidikan Dasar di Kabupaten Pesisir Selatan Aep Saefullah; Fahri Fahri; Devid Putra Arda; Ahmad Fadli; Joned C Saksana; Moeljono Moeljono
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.14658

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan regulasi dan peraturan tentang penye-lenggaraan dan pengelolaan Pendidikan dasar di Kabupaten Pesisir Selatan serta memberikan wawasan pemahaman kepada 240 tenaga pendidiik di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat antara lain terwujudnya Rancangan perda tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan dasar di Kabupaten Pesisir Selatan, masyarakat setuju dengan Perda Penye-lenggaraan dan Pendidikan Dasar, Perlu segera disahkan agar menjadi payung hukum dalam tata kelola pendidikan dasar serta dapat meningkatkan mutu pendidikan.   Socialisation and drafting of a draft Regulation on Basic Education in Pesisir Selatan District   Abstract: This community service aims to realize regulations and regulations regarding the implementation and management of basic education in Pesisir Selatan districts and provide insight into understanding 240 education personnel within the scope of the South Coast District Education Office. The results of community service activities include the realization of a draft bylaw on the management and implementation of basic education in Pantai Selatan District. The community agrees with the Regional Regulation on the Implementation and Basic Education. It needs to be passed immediately so that it becomes a legal umbrella in basic education governance and can improve the quality of education.
Menumbuhkan semangat berprestasi melalui achievement motivation training bagi pedagang pengecer Fisla Wirda; Trimardi Jaya Putra; Wilson Gustiawan
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.14659

Abstract

Management is a determining factor for business success, both human resources management, marketing, or finance. One of the problems in Human Resource Management for traders is the low achievement to improve business performance. This activity aims to increase achievement motivation for retailers. This training lasted for three days and was attended by 50 retailers with the following topics: Becoming a Successful Entrepreneur, Knowing Entrepreneurial Character, and Marketing. The training participants were very enthusiastic about participating in all training activities in the form of lectures, games, discussions, and simulations. This activity was successful, as indicated by the low level of absenteeism training and participants' absorption of the material. Participants were satisfied with the materials, methods, and trainers provided during the training. Retailers are enthusiastic about training activities because the opportunities for participating are very limited. This activity is useful in increasing the knowledge and motivation of retailers.   Abstrak: Manajemen usaha merupakan faktor penentu keberhasilan usaha, baik manajemen Sumber Daya Manusia, pemasaran ataupun keuangan. Salah satu permasalahan dibidang Manajemen Sumber Daya Manusia bagi pedagang pengecer adalah rendahnya semangat berprestasi sehingga keinginan untuk meningkatkan kinerja usaha rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi berprestasi/achievement motivation  pedagang pengecer. Pelatihan ini berlangsung selama 3 hari yang diikuti oleh 50 pedagang pengecer  dengan materi:  Menjadi Wirausaha yang Sukses, Mengenal Karakter Wirausaha dan  Marketing. Peserta sangat antusias mengikuti semua kegiatan pelatihan baik yang berbentuk ceramah, games, diskusi dan simulasi. Kegiatan pelatihan ini berhasil dengan baik yang dibuktikan dengan  rendahnya tingkat absensi peserta dan tingginya daya serap peserta terhadap materi pelatihan. Peserta puas dengan materi, metoda dan trainer yang disediakan selama pelatihan. Pedagang pengecer antusias dalam kegiatan pelatihan  karena kesempatan mengikuti pelatihan yang sangat terbatas.  Kegiatan ini bermanfaat dalam menambah ilmu wawasan serta motivasi pedagang pengecer.
Penyediaan sumber air pada Kelompok Tani Mariomarennu di Desa Patangpanua, Kabupaten Soppeng Muhammad Ruswandi Djalal; Nur Hamzah; Serpian Serpian
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.13601

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengairan bagi kelompok tani baik di area persawahan maupun di tempat tinggal, dengan menggunakan sumber energi ramah lingkungan, dan juga penambahan pengetahuan bagi petani tentang teknologi energi baru terbarukan. Metode pelaksanaaan kegiatan terdiri dari inventarisasi data terkait kondisi dan kebutuhan bahan yang akan diterapkan dengan teknologi, perancangan teknologi, penerapan teknologi, pelatihan penggunaan teknologi, dan evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah tersedianya sumber air yang akan digunakan sebagai pengairan sawah dengan  pengerjaan sumur bor untuk Mitra dengan kedalaman 150 meter, kemudian dilakukannya pengadaan dan pelatihan pengoperasian genset diesel untuk mitra dengan kapasitas 5 kVA untuk 2 pompa submersible, dan pemasangan pompa air tenaga surya untuk pengairan di rumah warga sekitar Mitra dengan kapasitas Solar Panel 2x250 Watt Peak. Selain itu pelaksanaan program ini memberikan pengetahuan kepada petani/masyarakat sekitar mengenai matahari sebagai sumber energi listrik alternatif, dan mampu merencanakan dan mengimplementasikan solar cell untuk pompa air. Dengan demikian, disimpulkan bahwa kegiatan penyediaan sumber air bagi kelompok tani Mariomarennu oleh tim PKM dapat terlaksana dengan baik sesuai target yang direncanakan.   Provision of water sources to the Mariomarennu Farmer Group in Patangpanua Village, Soppeng Regency   Abstract: This Community Service Program aims to meet the irrigation needs of farmers both in rice fields and residences by using environmentally friendly energy sources and increasing farmers' knowledge about new renewable energy technologies. The method of carrying out activities consists of an inventory of data related to the conditions and needs of materials to be applied with technology, technology design, technology application, training in technology use, and evaluation. The result of this activity is the availability of a water source to be used for irrigating rice fields by drilling wells for Partners with a depth of 150 meters, then procurement and training for operating diesel generators for partners with a capacity of 5 kVA for two submersible pumps, and installation of solar water pumps for irrigation in the homes of residents around Mitra with a Solar Panel capacity of 2x250 Watt Peak. In addition, implementing this program provides knowledge to farmers/local communities about the sun as an alternative source of electrical energy, and they can plan and implement solar cells for water pumps. Thus, it was concluded that providing a source of water for the Mariomarennu farmer group could be carried out properly according to the planned target.
Revitalisasi pengelolaan organisasi Pokdarwis Candi Kembar sebagai upaya pengembangan Desa Wisata Bugisan Tri Septa Nurhantoro; Dian Resha Rahmayanti; Harits Dwi Wiratma; Tanti Nurgiyanti; Galang Akbar Pamungkas Putra
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.14272

Abstract

Pariwisata adalah sektor industri penting dalam pembangunan ekonomi dan dapat dikembangkan dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki. Pembangunan pariwisata di Indonesia terus diupayakan termasuk pengembangan desa wisata karena dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sekitarnya. Salah satu desa wisata yang berpotensi adalah Desa Bugisan yang berada di Klaten. Wilayahnya berada di perbatasan Klaten dan Sleman sangat strategis karena terdapat Candi Prambanan dan Candi Plaosan. Desa Bugisan memiliki potensi wisata namun belum terkelola secara optimal karena keterbatasan SDM. Pengurus pengelolaan desa wisata (Pokdarwis) berjumlah sangat terbatas, karena sebagian besar memiliki kesibukan atau pekerjaan lainnya, sehingga sering kesulitan dalam mencari ide, solusi, dan inovasi. Permasalahan yang ditemukan di Desa Wisata Bugisan terlihat pada aspek keorganisasian. Solusi yang dilakukan adalah sosialisai mengenai sadar wisata dan pelatihan pengelolaan organisasi Pokdarwis. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: a) persiapan (penggalian informasi, penetapan materi dan peserta), b) pelaksanaan (sosialisasi, pre-test, pelatihan, dan post-test), dan c) evaluasi dan pelaporan. Dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini, pengurus Pokdarwis Candi Kembar memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan, sehingga dapat mengoptimalkan perannya dalam menggerakkan masyarakat mengembangkan kegiatan pariwisata di Desa Bugisan.   Abstract: Tourism is an important industry sector in economic development and can be developed by employing its potential. Tourism development in Indonesia continues to be carried out, including the development of tourism villages, because it can increase the economic growth of the community and its surroundings. One of the tourist villages that has the potential is Bugisan Village in Klaten. Its area on the border of Klaten and Sleman is very strategic because there are Prambanan Temples and Plaosan Temples. Bugisan Village has tourism potential but has not been optimally managed due to limited human resources. The number of tourism village management committees (Pokdarwis) is very limited because most of them have other activities or occupations, so they often have difficulty finding ideas, solutions, and innovations. The problems found in the Bugisan Tourism Village are seen in the organizational aspect. The solution taken is the socialization regarding tourism awareness and the training in managing the Pokdarwis organization. The following activities were carried out: a) preparation (gathering information, determining material and participants), b) implementation (socialization, pre-test, training, and post-test), and c) evaluation and reporting. With the implementation of these activities, the management of Pokdarwis Candi Kembar gained more knowledge and skills so that they could optimize their roles in mobilizing the community to develop tourism activities in Bugisan Village.
Training education of digital media to develop of Pasar Yosomulyo Payungi Suhono Suhono; Mai Zuniati; Dharma Setyawan; Umar Al Faruq A Hasyim; Wiwied Pratiwi; Dian Anggraini; Moh Dimyati; Haikal Haikal
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i1.14669

Abstract

The aim of this article is the assistance of education training in digital media to increase skills in the management of traditional snack promotions through Instagram, fan pages, and graphic design to impact financial markets' income or profitability for the community at Payungi (Pasar Yosomulyo Payungi). The researchers used ABCD (Asset Based Community) Method to maximize the potential assets, which includes individual assets, communities, infrastructure, and community. The result showed that the economy of the residents around Payungi was assisted and impacted new jobs and good relationships among stakeholders. The economy of the people around Payungi is helped, new jobs appear, and the relationships built within them support each other. They no longer need each other but are mutually beneficial. Other results show that the community can access information from competent sources, the audience gets interesting material, the resource persons get an instant and massive audience, and traders have greater opportunities because buyers gather in one location.
Assesmen kerusakan rumah tinggal Pasca Gempa Cianjur November 2022 mengacu kepada Standar PUPERA Lolom Evalita Hutabarat; Pinondang Simanjuntak; Efendy Tambunan; Candra Christianti
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.14777

Abstract

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang dahsyat yang sangat mengganggu aktivitas manusia. Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Seperti diketahui bersama bahwa Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik semuanya melewati Indonesia. Potensi pergeseran kerak bumi inilah yang memicu terjadinya gempa saat terjadinya patahan atau patahan bergerak. Akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat pada Senin 21 November 2022 jam 13.21 WIB telah mengakibatkan 268 korban jiwa dan lebih dari 2000 bangunan rusak parah bahkan hancur sama sekali berdasarkan data BMKG. Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kerjasama dengan beberapa instansi terkait untuk melakukan assessment kerusakan bangunan di daerah yang terdampak bencana gempa bumi. Lokasi yang di asses adalah desa Cikancana kampung Babakan Bandung Kabupaten Cianjur. Masalah utama adalah bahwa bangunan rumah dan bangunan fasilitas umum di lokasi ini belum memenuhi standar bangunan tahan gempa menurut peraturan terbaru SNI 1726:2019 khususnya pada sambungan sambungan.   Assessment of residential house damage after Cianjur Earthquake November 2022 Based on PUPERA Standard   Abstract: Earthquake is one of the most catastrophic natural catastrophes, significantly impacting human activity. Indonesia is situated physically between two continents and two oceans. As we all know, the Indo-Australian, Eurasian, and Pacific Plates travel through Indonesia. Earthquakes are caused by potential movement in the earth's crust caused by faults or fault movement. The earthquake that rocked Cianjur Regency in West Java Province on Monday, November 21, 2022, at 13.21 WIB killed 268 people and damaged or destroyed about 2,000 buildings, according to BMKG data. This community service activity is a collaboration with numerous associated entities to survey building damage in earthquake-affected communities. Cikancana Village, Babakan Village, Bandung, and Cianjur Regency were the locations evaluated. The fundamental issue is that this site's dwellings and public facility buildings must fulfill earthquake-resistant building standards based on the most recent SNI 1726: 2019 regulations, particularly for joints.