cover
Contact Name
Dra. Siti Rochmiyati, M.Pd.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas.dewantara@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jl. Batikan UH.III No. 2 Tempel, Wirogunan Yogyakarta 55167
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Abdimas Dewantara
ISSN : 26154889     EISSN : 26158782     DOI : https://dx.doi.org/10.30738
Jurnal Abdimas Dewantara menerbitkan memuat tulisan-tulisan hilirisasi penelitian pada organisasi masyarakat, industri, serta instansi-instansi terkait dalam rangka peningkatanpartisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Artikel belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang dipertimbangkan untuk dipublikasikan di jurnal lain. Artikel yang kirimkan pada Jurnal Abdimas Dewantara harus terhindar dari unsur plagiasi. Jurnal Abdimas Dewantara terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Maret dan bulan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 168 Documents
Peningkatan omset penjualan produk kelompok pengusaha mikro kecil Aisyiyah skala rumahan melalui pelatihan pengemasan produk dan promosi online/offline Faozen Faozen; Ria Angin
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15131

Abstract

PKM bertujuan meningkatkan omset penjualan kelompok pengusaha mikro Aisyiyah yang terdampak pandemi Covid-19. Mereka selama ini hanya menjual produknya kepada tetangga dan teman dekat karena kurangnya sarana promosi yang memadai. Untuk memulai langkah pengembangan promosi, pengusul mengajak mereka untuk mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dengan menerapkan analisis SWOT. Tujuan dari Kegiatan PKM ini memberikan pendampingan serta pelatihan tentang pengemasan produk, serta promosi online dan offline menggunakan berbagai media promosi kepada para pengusaha mikro kecil skala rumahan yang menjadi binaan Majelis Ekonomi. Kegiatan. Tahap pelaksanaan meliputi kajian dengan metode SWOT, memberikan pelatihan dan pendampingan strategi promosi, menentukan segmen pasar, membuat desain model promosi, praktik promosi secara digital, memantau perkembangan omset penjualan produk, melakukan analisa terhadap omset penjualan, dan mendesain ulang strategi promosi jika perlu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam penyelenggaraannya dilakukan melalui dua tahap pelatihan yaitu pertama tahap pelatihan pengemasan produk dan tahap kedua pelatihan promosi berhasil secara signifikan. Peserta mendaptkan pengetahuan yang bermanfaat bagi pengembangan usahanya dalam hal ini mampu membuat foto produk yang berkarakter dan layak diunggah sebagai promosi dalam media sosial. Hasil kegiatan berhasil meningkatan omset penjualan produk kelompok pengusaha mikro kecil Aisyiyah skala rumahan meskipun baru 50%. Sedangkan 50% peserta lainnya masih mendapatkan pendampingan dari tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat dan Majelis Ekonomi Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Jember   Increased product sales turnover of Aisyiyah home-based micro and small entrepreneurs through product packaging training and online/offline promotion.   Abstract: PKM aims to increase the sales turnover of the Aisyiyah micro-entrepreneur group affected by the Covid-19 pandemic. They have only sold their products to neighbors and close friends due to the lack of adequate means of promotion. To begin the promotion development step, the proposer invites them to recognize strengths, weaknesses, opportunities, and challenges by applying a SWOT analysis. The purpose of this PKM activity is to provide assistance and training on product packaging, as well as online and offline promotion using various promotional media to home-scale micro-small entrepreneurs who are fostered by the Economic Council. Activities. The implementation stage includes studies with the SWOT method, providing training and assistance in promotional strategies, determining market segments, designing promotional models digital promotional practices, monitoring the development of product sales turnover, analyzing sales turnover, and redesigning promotional strategies if necessary. This community service activity, in its implementation, is carried out through two stages of training. Namely, the first stage of product packaging training and the second stage of promotional training is significantly successful. Participants gain knowledge that is useful for their business development, in this case, being able to make product photos that have character and are worthy of being uploaded as promotions on social media. The results of the activity succeeded in increasing the sales turnover of the products of the home-scale Aisyiyah small micro-entrepreneur group, even though it was only 50%. While the other 50% of participants still received assistance from the implementation team of community service activities and the Economic Council of Aisyiyah Regional Leaders of Jember Regency.
Sekolah bijak sampah sebagai upaya edukasi pengelolaan sampah dalam paradigma baru di SD Negeri Margoyasan Arum Nur Trisni Kurnia Wijayati; Murniningsih Murniningsih; Dinar Westri Andini; Ani Widyawati; Cinde Herawati; Muh Jauhar Nafis; Aliffah Aliffah; Ratri Aulia Safa Ardini; Intan Aprilia; Efa Okvita Rosadian; Wisnu Hasan Kurniawan; Suciani Alfiah; Fenti Retnoningrum
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15567

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melaksanakan program Sekolah Bijak Sampah sebagai edukasi Pengelolaan sampah dalam paradigma baru yang mendukung Sustainable Development Goals di SD Negeri Margoyasan. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain: 1. Persiapan, 2. Pelaksanaan, dan 3. Evaluasi. Program ini diikuti oleh 50 siswa yang terdiri dari kelas IV dan V SD yang mengikuti keseluruhan rangkaian program. Kesimpulan dari program ini yaitu telah tumbuhnya kebiasaan membuang sampah tepat pada tempatnya dengan adanya media jurnal pembiasaan 40 Days Challenge dimana 32 dari 50 siswa memiliki tingkat keberhasilan diatas 70%, adanya peningkatan keterampilan pengolahan sampah dengan nilai N-Gain 0,89 termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, dihasilkan produk olahan sampah organik berupa Eco Enzyme dan pupuk kompos, produk olahan sampah anorganik berupa pot dari botol bekas, serta modul Menuju Sekolah Bijak Sampah.   Waste wise school as an effort to educate waste management in the new paradigm at SD Negeri Margoyasan   Abstract: This service aims to carry out the Waste Wise School program as education on waste management in a new paradigm that supports Sustainable Development Goals at SD Negeri Margoyasan. The steps taken include 1. Preparation, 2. Implementation, and 3. Evaluation. This program was attended by 50 students of grades IV and V of SD who participated in the entire program series. This program concluded that the habit of disposing of waste in the right place has grown with the 40 Days Challenge habitual journal media where 32 out of 50 students have a success rate above 70%, waste processing skills increased with an N-Gain value of 0.89 which included in the high category. In addition, processed organic waste products are produced in the form of Eco Enzyme and compost, inorganic waste processed products in the form of pots from used bottles, as well as the module Towards a Waste Wise School.
Pemberdayaan komunitas Cendekia Muda Indonesia melalui pelatihan konten YouTube Elyas Djufri; Trio Ardhian; Bestiana Nizhomi; Syarief Fajaruddin
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15597

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas cendekia muda Indonesia (CMI) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan melalui pelatihan pembuatan konten YouTube. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif dengan pelatihan yang mencakup pengetahuan dasar pembuatan konten YouTube, penggunaan peralatan dan teknologi, serta keterampilan presentasi dan komunikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa melalui pelatihan yang intensif, komunitas cendekia muda mampu meningkatkan keterampilan mereka dalam menghasilkan konten menarik di YouTube. Konten-konten tersebut beragam, seperti tutorial sains, ulasan buku, diskusi panel, dan dokumenter pendidikan. Pemberdayaan komunitas cendekia muda ini berdampak positif secara signifikan. Pertama, mereka mampu menginspirasi dan memberikan wawasan baru kepada pemirsa YouTube tentang sains, pendidikan, dan inovasi. Kedua, kolaborasi dan saling belajar antaranggota memperkuat jejaring sosial komunitas ini.Pengabdian ini berkontribusi pada pemberdayaan komunitas cendekia muda di DIY serta meningkatkan pemahaman tentang potensi platform YouTube dalam penyebaran pengetahuan dan inovasi. Hasilnya diharapkan dapat menjadi landasan untuk program serupa di komunitas lain dan menjadi inspirasi bagi pihak terkait untuk terus mendukung pemberdayaan cendekia muda di Indonesia.   Empowering Indonesia's Young Scholar Community through YouTube content training   Abstract: This activity aims to empower the Indonesian young scholars (CMI) community in the Special Region of Yogyakarta (DIY) through YouTube content creation training. The activity method used a qualitative approach with training covering basic knowledge of YouTube content creation, use of equipment and technology, as well as presentation and communication skills. The results show that through intensive training, the young scholar community was able to improve their skills in producing interesting content on YouTube. The contents are diverse, such as science tutorials, book reviews, panel discussions, and educational documentaries. The empowerment of this community of young scholars has had a significant positive impact. First, they are able to inspire and provide YouTube viewers with new insights into science, education, and innovation. Second, collaboration and mutual learning between members strengthen the social network of this community. This service contributes to the empowerment of young scholar communities in DIY as well as increasing understanding of the potential of the YouTube platform in the dissemination of knowledge and innovation. The results are expected to serve as a foundation for similar programs in other communities and inspire relevant parties to continue supporting the empowerment of young scholars in Indonesia.
Sosialisasi implikasi minyak jelantah kepada pedagang kantin di Kampus BSD, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Daru Seto Bagus Anugrah; Adeline Mayvie Wijanarko; Juan David Sinanu; Yanti Yanti; Watumesa Agustina Tan; Krismanto Rabin Chandra
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15731

Abstract

Minyak jelantah adalah minyak bekas yang diperoleh dari hasil menggoreng makanan. Penggunaan minyak jelantah berulang menyebabkan penurunan kualitas lingkungan dan manusia. Minyak jelantah mengandung zat polifenol dan akrilamida yang meningkatkan risiko kanker dan penyakit lainnya. Selain itu, minyak jelantah juga mempengaruhi kualitas makanan, menyebabkan perubahan rasa dan tekstur makanan. Pembuangan minyak jelantah sembarangan menyebabkan penumpukan pada saluran air dan tempat pembuangan sampah, berdampak negatif pada ekosistem dan organisme di perairan dan tanah. Namun demikian, minyak jelantah masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang lebih bermanfaat. Melihat hal ini, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya) Bersama dengan PT Ubah Limbah Indonesia bekerja sama untuk mengedukasi pedagang di kantin Atma Jaya sebagai salah satu bagian masyarakat yang sering menggunakan minyak goreng. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pedagang mengenai minyak jelantah serta bagaimana cara mengolahnya menjadi produk lain seperti lilin aromatik. Penyampaian materi dari empat pembicara menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari pedagang mengenai minyak jelantah, dilihat dari hasil pre-test dan post-test serta analisis Wilcoxon Rank Test. Secara keseluruhan, upaya kolaboratif antara Unika Atma Jaya dan PT Ubah Limbah Indonesia untuk memberikan edukasi kepada pedagang kantin telah berhasil meningkatkan pengetahuan pedagang mengenai potensi dan pengolahan minyak jelantah.   Socialisation of the implications of used cooking oil to the canteen vendors at the BSD Campus of Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya   Abstract: Used cooking oil is the residual oil obtained from frying food. Repeated use of used cooking oil leads to a decline in environmental and human quality. Used cooking oil contains polyphenols and acrylamide compounds that elevate cancer risk and other diseases. Furthermore, used cooking oil affects the quality of food, inducing alterations in taste and texture. Improper disposal of used cooking oil results in accumulation within waterways and waste disposal sites, adversely impacting ecosystems and aquatic and terrestrial organisms. Nevertheless, there is potential to repurpose used cooking oil into more beneficial products. Recognizing this, Atma Jaya Catholic University of Indonesia (Unika Atma Jaya), in collaboration with PT Ubah Limbah Indonesia, endeavors to educate vendors at the Atma Jaya canteen, a segment of society that frequently employs cooking oil. This initiative aims to enhance vendors' understanding of used cooking oil and its transformation into alternative products such as scented candles. Delivery of content by four presenters demonstrates an improvement in vendors' comprehension of used cooking oil, evident from pre-test and post-test results and Wilcoxon Rank Test analysis. Overall, the collaborative effort between Unika Atma Jaya and PT Ubah Limbah Indonesia to educate canteen vendors has effectively elevated their knowledge regarding the potential and processing of used cooking oil.
Sosialisasi penggunaan Google Form dan Google Cloud dalam kepanitiaan pemilihan Pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat Kelurahan Kaliabang Tengah Bekasi Utara Etty Susilowati; Setyani Dwi Lestari; Rizky Eka Prasetya
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15875

Abstract

Kegiatan Abdimas ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada panitia Pemilihan Pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Kaliabang Tengah dalam pemanfaatan Google Form dan Google Cloud guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam proses pemilihan pengurus. Kegiatan ini akan dilaksanakan melalui serangkaian workshop interaktif yang akan mencakup pengenalan mendalam terhadap fitur-fitur Google Form untuk membuat formulir pendaftaran calon pengurus, serta pemanfaatan Google Cloud untuk menyimpan dan mengelola data hasil pendaftaran dengan aman dan terorganisir. Evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi mengenai pemanfaatan Google Form dan Google Cloud telah mencapai tujuannya dengan baik. Peserta merespons positif terhadap materi yang disampaikan dan menganggapnya relevan dengan tugas dan tanggung jawab mereka dalam panitia Pemilihan Pengurus BKM. Materi kegiatan sosialisasi mencakup pengenalan tentang penggunaan Google Form dan Google Cloud, termasuk panduan praktis dalam membuat formulir online dengan Google Form. Sebagian besar responden (76% dari total) menyatakan bahwa materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi sangat relevan atau relevan dengan kebutuhan mereka dalam pengelolaan data dan tugas-tugas di panitia Pemilihan Pengurus BKM. Sedangkan hanya 4% yang menganggap materi tidak relevan. materi kegiatan sosialisasi terbukti memenuhi kebutuhan dan ekspektasi mayoritas panitia BKM dalam mengembangkan pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan Google Form dan Google Cloud   Socialization of the use of Google Forms and Google Cloud in the committee for the election of the Kaliabang Tengah Urban Village Community Self-Help Agency Management, North Bekasi   Abstract: This Abdimas activity aims to provide outreach and training to the Central Kaliabang Village Community Self-Reliance Agency (BKM) Management Election Committee using Google Form and Google Cloud to increase efficiency, transparency, and accessibility in the management selection process. This activity will be carried out through a series of interactive workshops, which will include an in-depth introduction to the Google Form features for creating registration forms for prospective administrators, as well as the use of Google Cloud to store and manage registration result data safely and in an organized manner. The evaluation shows that outreach activities regarding the use of Google Forms and Google Cloud have achieved their objectives well. Participants responded positively to the material presented and considered it relevant to their duties and responsibilities in the BKM Management Election Committee. The socialization activity material includes an introduction to the use of Google Forms and Google Cloud, including practical guidance in creating online forms with Google Forms. Most respondents (76% of the total) stated that the material presented in the socialization activities was very relevant or relevant to their needs in managing data and tasks on the BKM Management Election Committee. Meanwhile, only 4% thought the material was irrelevant. The socialization activity material was proven to meet the needs and expectations of the majority of the BKM committee in developing understanding and skills in using Google Forms and Google Cloud.
Sosialisasi pengelolaan sampah ramah lingkungan di Desa Selante, Sumbawa Nanang Tawaf; Ieke Wulan Ayu; Abdul Rahim; Andi Wilardi
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15899

Abstract

Pengetahuan serta kesadaran hidup bersih dan sehat bebas sampah sangat penting untuk masyarakat perkotaan dan pedesaan.Kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan akan mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk menambah pengetahuan tentang pengelolaan sampah ramah lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Merdeka, Desa Selante  Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat pada tanggal 31 Juli 2023, dengan peserta masyarakat Desa Selante. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu ceramah,diskusi dan demonstrasi. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan wawasan, pengetahuan, keterampilan, masyarakat tentang dampak sampah, pemanfaatan alat pembakar sampah ramah lingkungan, dan nilai ekonomi sampah. Peningkatan pengetahuan, dan kesadaran pada masyarakat dapat mewujudkan penanganan sampah secara tepat mendukung SDGs Desa no 12 yaitu terciptanya pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan di Desa Selante. Respon masyarakat Desa Selante sangat baik dalam mengikuti kegiatan sosialisasi, penyuluhan dan demontrasi seiring dengan dukungan pemerintah desa, RT,RW, PKK, Ikatan Pelajar Pemuda Desa Selante, yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa terutama dalam menciptakan lingkungan bersih dan bebas sampah (Zero Waste). Simpulan dari kegiatan, yaitu melalui sosialisasi, penyuluhan, dan demostrasi berkontribusi dalam membentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.   Socialization of environmentally friendly garbage management in Selante Village, Sumbawa   Abstract: Knowledge and awareness of a clean, healthy, garbage-free life is vital for urban and rural communities. The lack of public attention to protecting the environment will affect the region's general health. Community service activities aim to increase knowledge about environmentally friendly waste management and raise public awareness of environmental hygiene. The event was held in the Merdeka Building, Selante Village, Plampang District, Sumbawa Province, West Nusa Tenggara, on July 31, 2023, with the participation of the community of Selante. The method of conducting the activities is lectures, discussions, and demonstrations. The results show increased insights, knowledge, skills, and society about the impact of garbage, the use of eco-friendly waste burners, and the economic value of waste. Advanced knowledge and awareness in the community can realize proper waste management in support of SDGs Village No. 12, which creates sustainable production and consumption patterns in the Village Selante. The response of the community of Selante village was excellent in following socialization, dissemination, and demonstration activities along with the support of the village government, RT, RW, PKK, and the Selante Village Youth Student League, which can increase public participation in village development, especially in creating a clean and garbage-free environment. (Zero Waste). The outcome of the activities, namely through socialization, dissemination, and demonstration, contributes to shaping the public's concern for environmental hygiene.
Mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional Indonesia kepada anak pekerja migran di PPWNI Klang, Selangor Malaysia Jeane Betty Kurnia Jusuf; Anis Rohadatul Niehlah; Khoirul Amin; Intan Kinanthi Damarin Tyas; Januar Abdilah Santoso; Nanda Alfian Mahardhika
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15924

Abstract

Permainan tradisional merupakan permainan warisan budaya Indonesia dan memiliki banyak manfaat bagi anak. Perkembangan teknologi zaman sekarang mengpengaruhi eksistensi permainan tradisional sehingga perlunya kita mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional kepada anak-anak. Salah satu upaya Indonesia melestarikan budaya Indonesia kepada anak-anak adalah melalui KKN-KI. KKN-KI merupakan program kampus merdeka pemerintah Indonesia yang memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan pendidikan kepada anak PMI yang memiliki masalah dokumen sekolah. Penulis melaksanakan program pengabdian kepada anak-anak PMI di Malaysia yang dimulai dari 31 Januari 2023-21 Februari 2023. Pelasanaan kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Pendidikan Warga Negara Indonesia (PPWNI) Klang Program ini bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional dan cara memainkannya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Fokus penelitian ini adalah mengenalkan permainan tradisional kepada anak pekerja Migran Indoensia di PPWNI Klang Selangor Malaysia. Metode yang digunakan untuk penelitian ini memiliki beberapa tahap, yaitu mengenalkan permainan tradisional, mempraktekkan cara memainkannya kemudian membuat laporan hasil dari kegiatan. Adapun permainan tradisional yang digunakan adalah permainan yang memiliki sejarah tentang Indonesia dan mengajak anak untuk bergerak aktif. cublak-cublak suweng, kucing-kucingan, dan gobak sodor. Hasil evaluasi memberikan hasil bahwa anak-anak menyukai permainan tradisional Indonesia dan dampak dari permainan tradisional ini anak-anak mengetahui makna dari permainan tradisional Indonesia dan mengurangi bermain gadget.   Introducing and preserving traditional Indonesian games to children of migrant workers in PPWNI Klang, Selangor, Malaysia.   Abstract: Traditional games are Indonesian cultural heritage games and have many benefits for children. Today's technological developments affect the existence of traditional games, so we need to introduce and preserve traditional games for children. One of Indonesia's efforts to preserve Indonesian culture for children is through KKN-KI. KKN-KI is an independent campus program of the Indonesian government that aims to provide educational services to PMI children who have school document problems. The implementation of this service aims to introduce traditional games and how to play them to PMI children. The author carried out a service program for PMI children in Malaysia on February 3, 2023. This activity was implemented at the Taman Bayu Blok J Apartment Field, a place for sports activities for students of the Klang Indonesian Citizen Education Center (PPWNI). This service uses a qualitative approach. Participants of the service will be directed to introduce and play traditional games. Participants of this service are children of Indonesian migrant workers at PPWNI Klang Selangor Malaysia. The number of participants who participated in this service was 131 participants. The method used for this research has several stages, namely introducing traditional games, practicing how to play them, and then making a report on the results of the activity. The traditional games used are games that have a history in Indonesia and invite children to move actively. cublak-cublak suweng, cat-kucingan, and gobak sodor. The conclusion from the implementation of this service is that children still do not know the values contained in traditional games and how to play them, so they must be taught first.
Literasi pengelolaan keuangan keluarga dengan balita dan upaya pencegahan stunting Ni Nyoman Reni Suasih; Ni Putu Wiwin Setyari; Putu Ayu Pramitha Purwanti; Made Dwi Setyadhi Mustika; I Made Endra Kartika Yudha; I Made Yullyantara Saputra; Ni Made Nia Widiani
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.15940

Abstract

Salah satu faktor penting untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas adalah sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemerintah berupaya agar anak-anak Indonesia saat ini tumbuh menjadi generasi yang berkualitas karena akan menjadi tulang punggung Indonesia 2045. tantangan yang muncul saat ini adalah adanya ancaman stunting pada balita. Dimana penyebab stunting adalah faktor ekonomi, penyakit, serta kekurangan gizi. Upaya pencegahan maupun penanganan stunting tentu perlu dilakukan mulai lingkup terkecil, yaitu keluarga dan lingkungan sekitar, serta melibatkan berbagai stakeholders. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan keluarga (khususnya keluarga dengan balita), serta upaya pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan di Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, dengan sasaran kader posyandu dan PKK sejumlah 20 orang. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, serta pre-test dan post-test sebagai bentuk evaluasi. Peserta antusias mengikuti kegiatan dan memperoleh tambahan wawasan terkait penanganan dan pencegahan stunting, serta pengelolaan keuangan keluarga.   Literacy on family financial management with a toddler and stunting prevention efforts   Abstract: One important factor in realizing the Golden Indonesia Vision is human resources. Therefore, the Government is trying to ensure that today's Indonesian children grow into a quality generation because they will be the backbone of Indonesia in 2045. The challenge that is currently emerging is the threat of stunting among toddlers. The causes of stunting are economic factors, disease, and malnutrition. Efforts to prevent and handle stunting certainly need to be carried out starting from the smallest scope, namely the family and the surrounding environment, and involving various stakeholders. This community service activity aims to increase community understanding regarding family financial management (especially families with toddlers), as well as efforts to prevent stunting. The activity was carried out in Mas Village, Ubud District, Gianyar Regency, targeting 20 posyandu and PKK cadres. The methods used are lectures and discussions, as well as pre-tests and post-tests as a form of evaluation. Participants enthusiastically took part in the activities and gained additional insight regarding handling and preventing stunting, as well as managing family finances.
Pelatihan budidaya tanaman herbal pada Kelompok Tani Melati Green 1 Purbayan menuju eduecotourism Vera Yuli Erviana; Bambang Robi’in; Arif Ardy Wibowo; Gibbran Prathisara; Iis Suwartini
ABDIMAS DEWANTARA Vol 6 No 2 (2023): Article in Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v6i2.16035

Abstract

Kelompok Tani Melati Green 1 adalah kelompok pemberdayaan perempuan yang berada di bawah naungan Kelurahan Purbayan. Permasalahan yang terjadi Kelurahan Purbayan, antara lain belum optimalnya budidaya tanaman herbal di kelompok tani Melati Grenn 1. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan produk unggulan khas Kerajaan Mataram Islam yang berdampak pada peningkatan pengetahuan dalam budidaya jamu berbasis tabulampot, peningkatan pendapatan masyarakat, pelestarian budaya dan literasi digital menuju eduecotourism. Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan secara luring dengan peserta berjumlah 20 orang. Hasil pelatihan budidaya tanaman herbal antara lain, pembuatan lahan sebagai media edukasi untuk menciptakan Eduecotourism, jenis-jenis jamu khas Kerajaan Mataram. Branding produk yang dilakukan yaitu dengan membuat kemasan produk jamu yang siap dijual dengan desain yang menarik. Digital marketing yang tepat  dilakukan untuk mengenalkan produk jamu lebih luas yaitu dengan melakukan pemasaran melalui online. Berdasarkan hasil yang diperoleh terdapat peningkatan rerata hasil test dari pelatihan yang diberikan. yang telah dilakukan dapat diketahui bahwasannya terdapat peningkatan pemahaman masyarakat terkait pembuatan branding produk dan penggunaan digital marketing dalam pemasaran produk secara online.   Herbal plant cultivation training for Farmer Groups Melati Green 1 Purbayan towards eduecotourism   Abstract: Melati Green 1 Farmer Group is a women's empowerment group under the auspices of Purbayan Village. This training aims to create superior products typical of the Islamic Mataram Kingdom, which have an impact on increasing knowledge in Tabulampot-based herbal cultivation, increasing community income, cultural preservation, and digital literacy towards eduecotourism. The method of this community service is socialization and training, which is carried out offline with 20 participants. The results of the herbal plant cultivation training include the creation of land as an educational medium to create Eduecotourism, a type of herbal medicine typical of the Mataram Kingdom. Product branding is done by making herbal product packaging ready to be sold with an attractive design. Digital marketing is done to introduce herbal products more widely, namely online marketing. Based on the results obtained, there is an increase in the average test results from the training provided. It can be seen that there is an increase in community understanding regarding product branding and the use of digital marketing in online product marketing.
Pemberdayaan masyarakat di Padukuhan Gamol melalui penerapan literasi finansial sebagai bentuk implementasi SDGs desa Pertiwi, Indah Gita; Erviana, Vera Yuli; Putri, Ivani Kartika Cahyani; Zahra, Ma’ratu; Rahmawati, Annisa Cahya
ABDIMAS DEWANTARA Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v8i1.16198

Abstract

Salah satu faktor yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap pembangunan ekonomi di masyarakat adalah kemampuan yang dimiliki oleh Sumber Daya Manusia (SDM). Tujuan dari pengabdian ini adalah  untuk meningkatkan kemampuan masyarakat yang berfokus pada konteks pembangunan ekonomi, kualitas SDM yang sangat perlu untuk terus ditingkatkan, diantaranya dapat dilakukan dengan memperkuat pema-haman terkait dengan literasi finansial. Deswitadaya merupakan suatu program dari Unit Kegiatan Usaha Kecil Menengah yang dibentuk oleh masyarakat Padukuhan Gamol, Desa Balecatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka meningkatkan kreatifitas dan keterampilan masyarakat sekitar dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Selaras dengan hal tersebut, dalam artikel ini akan dibahas mengenai proses pembentukan taman literasi pojok baca untuk meningkatkan kualitas literasi Masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut; (1) sosialisasi; (2) pendampingan; (3) gelar produk; (4) monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan dan perekonomian warga, dimana setelah melaksanakan Deswitadaya produk hasil usaha yang ada dapat di distribusikan di berbagai segmen pasar yang ada di Yogyakarta baik secara offline maupun online dengan tingkat keberhasilan 90%.   Community empowerment in Gamol hamlet through the application of financial literacy as a form of implementation of village SDGs   Abstract: One factor that has a huge influence on economic development in society is the capabilities of Human Resources (HR). The aim of this service is to improve community capabilities that focus on the context of economic development and the quality of human resources, which really needs to continue to be improved, which can be done by strengthening understanding related to financial literacy. Deswitadaya is a program from the Small and Medium Enterprise Activity Unit, which was formed by the Padukuhan Gamol community, Balecatur Village, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta in order to increase the creativity and skills of the surrounding community in utilizing existing natural resources. In line with this, this article will discuss the process of establishing a reading corner literacy park to improve the quality of community literacy. The method used in this activity is as follows: (1) socialization, (2) mentoring, (3) product title, and (4) monitoring and evaluation. The results of this activity can improve the skills and economy of residents, where after implementing Deswitadaya, existing business products can be distributed in various market segments in Yogyakarta, both offline and online, with a success rate of 90%.