Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles
17,078 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI SCRATCH PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS III SDN PENGADEGAN 07 JAKARTA SELATAN
Yananda, Arsila;
Amelia, Winda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21917
This research was motivated by a lack of understanding and low student learning outcomes in mathematics subjects, especially in length unit material. This happens because the learning process still takes place conventionally, where creative and innovative learning media have not been used. The aim of this research is to develop learning media based on the scratch application for mathematics subjects for class III students at SDN Pengadegan 07 South Jakarta and to determine the feasibility and effectiveness of this media. This research uses the Research and Development (R&D) method with the Dick and Carey development model through 10 development stages. The types of data used are quantitative data and qualitative data. The instruments used are interviews, questionnaires and tests. The data collection techniques used were interviews, observation and questionnaires. The results obtained from the development of scratch application-based learning media products are based on the feasibility results of the design expert validator at 80%, the language expert validator at 84%, the material expert validator at 80% and the results of the feasibility test in small groups obtained at 82% and the test results feasibility in the large group was obtained at 86%. Furthermore, the results of the effectiveness of learning media products in small group trials were obtained at 0.45 with medium success criteria and the results for the effectiveness of learning media products in large group trials were obtained at 0.45 with medium success criteria based on the normality gain (N-gain) test.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK MENJELAJAH KEBERAGAMAN BERBANTUAN PROBLEM BASED LEARNING KELAS IV SD
Muliani Rahayu, Dina;
Astuti, Tri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21930
Education has an important role in preparing a quality generation. The use of interactive learning media is needed in the teaching and learning process to improve the quality of education. This research aims to develop interactive learning media in the form of comic strips assisted by Problem Based Learning (PBL) for grade IV elementary school students, describe the feasibility of the media, and evaluate its impact on student learning outcomes in Pancasila Education lessons. The method in this study uses Research & Development (R&D) by following the eight steps of Borg and Gall (1981:792). Data were collected through pretest and posttest, observation, interviews, and questionnaires. The results of the study show that the comic entitled "Exploring Diversity" is very feasible to use, with a validation percentage of 88.15% from media experts and 98.75% from material experts. The feasibility of this media is supported by responses from teachers and students on the initial trial, with a percentage of 95% of teachers and 86.25% of students. The impact on learning outcomes can be seen from the N-gain of the initial trial which reached 0.764 (76.4%), showing a high and effective improvement. The N-gain in the usage test also showed a positive result, which was 0.759 (76.03%), which indicates the category of high improvement and effective product. Thus, the PBL- assisted Exploring Diversity comic learning media is effective in increasing student engagement and learning outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL KEARIFAN LOKAL BERBASIS SMARTPHONE MATA PELAJARAN IPS SEKOLAH DASAR
Nina Mekalungi;
Ahmad Muhibin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21936
Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk yang berupa media pembelajaran komik digital sebagai suatu inovasi pembelajaran pada mata pelajaran IPS materi runtuhnya kerajaan Kediri. Penelitian Research and Development (R&D) menggunakan metode Borg and Gall yang tahapannya sesuai dengan kebutuhan pengembang dan sesuai dengan produk (pencarian dan pengumpulan data; perencanaan, mengembangkan produk, uji kelayakan produk, revisi hasil uji kelayakan produk, uji coba lapangan dan penyempurnaan produk). Didalam pembelajaran komik digital ini menjadi pelengkap dalam pembelajaran IPS, yang berarti media ditujukan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima siswa didalam kelas. Media ini penggunaanya dalam pembelajaran harus menggunakan smartphone. Kelayakan produk yang telah dilakukan oleh para ahli dan siswa mendapatkan hasil tanggapan positif. Sehingga dapat dikatakan bahwa media komik digital materi kearifan lokal ini layak digunakan didalam pembelajaran dikelas. Media ini memberikan kemudahan, kemenarikan, dan motivasi dalam aktivitas belajar mengajar, sehingga siswa rasa ingin belajar terhadap pembelajaran IPS akan meningkat.
MANAJEMEN MUTU KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMP NEGERI 2 CEPIRING KABUPATEN KENDAL
Fitriyati Dyah Permatasari;
Titik Haryati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21939
Kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Cepiring memiliki peran penting dalam pengembangan karakter, minat, dan bakat siswa. Penelitian ini menganalisis manajemen mutu kegiatan ekstrakurikuler beserta kedisiplinan siswa. Melalui pendekatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, penelitian ini menemukan bahwa perencanaan yang partisipatif dan sistematis sangat diperlukan untuk menentukan jenis kegiatan yang sesuai dengan minat siswa. Meskipun pelaksanaan kegiatan pada semester pertama berjalan lancar, terdapat penurunan partisipasi siswa pada semester kedua, yang diindikasikan oleh berkurangnya absensi dan dukungan dana. Evaluasi menunjukkan pentingnya penguatan sistem komunikasi antara manajemen, pelatih, dan siswa, serta pengembangan program yang lebih variatif dan menarik. Disiplin siswa meningkat melalui keikutsertaan dalam kegiatan ekstrakurikuler, namun tantangan muncul ketika minat siswa tak terpenuhi. Melalui rekomendasi untuk meningkatkan komunikasi, membangun variasi kegiatan, dan memberikan penghargaan bagi siswa, diharapkan manajemen mutu ekstrakurikuler menjadi lebih efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan yang baik mampu menghasilkan kontribusi yang signifikan terhadap prestasi dan pengembangan karakter siswa. Kesimpulan menyarankan perlunya kolaborasi yang kuat antar semua pihak untuk mengatasi tantangan yang ada. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Cepiring diharapkan dapat berkontribusi secara optimal dalam pembentukan kedisiplinan dan pengembangan kompetensi siswa.
TRANSPORMASI PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI 12 KOTO TINGGI KECAMATAN BASO
Erlinda, Rosni;
Inge Angelia;
Sudirman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21940
At this time education must be able to follow the development of technology and times, it’s run quickly. Education can prepare graduates with skills that the needs of the business world and the times. Education must be able to prepare graduates with high competitiveness. That’s why the educational institutions must use technology digital in lesson activities. The aims of the research is to know the transformation of digital learning in education at Elementary School Number 12 Koto Tinggi. The research method used is qualitative research with descriptive analysis and inductive analysis. The sample of this research is the teachers in Elementary School Number 12 Koto Tinggi. Data collection was done through interviews and observations. The research results indicate the impact of digital learning transformation in education at Elementary School Number 12 Koto Tinggi.
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR NEGERI PODOSUGIH 01 KOTA PEKALONGAN
Hikmatullaila;
Muhdi;
Soedjono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The Independent Curriculum is a curriculum that provides flexibility and focuses on essential materials to develop student competencies as lifelong learners with Pancasila characters. The implementation of the Independent Curriculum requires effective management from the school, especially the principal who plays a central role in school management. The principal applies management in the implementation of the independent curriculum to achieve the goals of student learning development. The principal has a strong function in planning, organizing, implementing and supervising the implementation of the independent curriculum. Podosugih 01 Elementary School is one of the elementary schools that has implemented the Independent Curriculum. The management of the principal of Podosugih 01 Elementary School in the successful implementation of the independent curriculum is related to the development of an optimally designed curriculum. This study aims to describe and analyze the planning, organizing, implementing and supervising the implementation of the Independent Curriculum at Podosugih 01 Elementary School, Pekalongan City. The approach used in this study is a qualitative approach. Data collection techniques use interviews, observations, and documentation. Data analysis used in this study includes data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions/verification. This study used two types of triangulation, namely source triangulation and technique triangulation to test the validity of the data. The results of the study showed that: 1) The planning implemented by the principal in the implementation of the independent curriculum at SD Negeri Podosugih 01 has been carried out systematically in accordance with the planning stages, namely the identification of student needs is carried out through an initial assessment. Another thing used in identifying student needs besides the initial assessment is the achievement of educational report cards. 2) The organization implemented by the principal in the implementation of the independent curriculum at SD Negeri Podosugih 01 has been in accordance with the procedure, namely with the presence of a curriculum development team at the school, the principal determines the division of teaching tasks and the preparation of lesson schedules, management of human resources and the fulfillment of learning facilities and infrastructure. 3) The implementation implemented by the principal in the implementation of the independent curriculum at SD Negeri Podosugih 01 is effective. The main objective to be achieved in the implementation of intracurricular, co-curricular and extracurricular learning is the realization of the vision and mission of SD Negeri Podosugih 01. 4) Supervision implemented by the principal in the implementation of the independent curriculum at SD Negeri Podosugih 01 is effective as seen from the implementation of existing procedures. Monitoring of teaching and learning activities every day, then supervising the teachers who teach, and providing the results of teacher performance assessments. Keywords: Principal Management, Implementation, Independent Curriculum.
PENGGUNAAN GAME EDUKASI ANDROID DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA DI SEKOLAH DASAR: (Penelitian di Lakukan di SD Negeri Sirahcai Kecamatan Jatinnagor Kabupaten Sumedang)
Puspita, Devi Hadi;
Dewi Novi Yanti;
Iskandar, Sofyan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21950
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis luas dan keberagaman. Keberagaman tersebut menjadikan Indonesia memiliki kebudayaan yang beragaman pula. Salah satu keberagaman budaya Indonesia dapat dilihat secara fisik melalui pakaian adat. Hampir semua provinsi di Indonesia memiliki pakaian adatnya masing-masing. Tetapi dengan adanya era globalisasi dimana teknologi dan informasi semakin maju dan berkembang mengakibatkan generasi muda seperti anak-anak sudah melupakan adat istiadat dan warisan nenek moyang. Ini terlihat dari hasil belajar siswa pada materi Keberagaman Budaya yang terdapat pada Capaian Pembelajaran Fase B (Kelas 3 dan 4) matapelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). nilai rata-rata peserta didik masih di bawah KKTP yaitu sebesar 62,5 ini masih jauh dari harapan yaitu KKTP kelas yaitu 75. Sehingga perlu dilakukan sebuah solusi salah satunya yaitu dengan keterampilan abad 21 yaitu Keterampilan melek TIK dan media (ICT and media literacy skill). Yang menjadi pilihan penulis adalah penggunaan Game Edukasi Android pada Materi Indahnya Keberagaman Budaya Negeriku. Penggunaan Game Edukasi Android ini terbukti berhasil meningkatkan hasil belajar siswa terlihat dari Peningkatan prestasi belajar kelompok dilihat dari nilai rata-rata setiap siklus, yaitu siklus pertama prestasi belajar kelompok mendapat nilai rata-rata 87,00; siklus kedua 100,00. Sedangkan untuk prestasi belajar siswa secara individu dapat dipaparkan sebagai berikut nilai rata-rata siklus pertama adalah 71,11; siklus kedua 88,27, dengan prosentase ketuntasan belajar siswa 93,33%. Dengan demikian penerapan Game Edukasi Android dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
ANALISIS KEPEMIMPINAN, IKLIM ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU SMP N 9 PEKALONGAN
Ida Solowati;
Noor Miyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21956
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 9 Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh Guru di SMP Negeri 9 Kota Pekalongan sebanyak 19 orang. Sampling dengan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengolahan data dimulai dari reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan saran. Sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan diantaranya: uji kredibilitasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 9 Pekalongan tergolong baik, terutama dalam aspek pembinaan, pengawasan, pemberian motivasi, serta evaluasi kinerja guru. Di sisi lain, kinerja guru juga menunjukkan hasil yang memuaskan dalam berbagai aspek, seperti penyusunan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. (2) Faktor pendukung utamanya adalah adanya dukungan dan motivasi yang kuat dari Kepala Sekolah. Namun, terdapat juga faktor penghambat, seperti kurangnya proyektor LCD dan akses internet, keterbatasan kemampuan guru dalam mengelola kelas serta menggunakan metode pembelajaran yang variatif, serta masalah disiplin di kalangan guru. Berdasarkan temuan-temuan tersebut, Kepala Sekolah agar melakukan perbaikan dan penegasan kepada guru, sehingga proses kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja guru dapat dilaksanakan secara maksimal di masa mendatang.
PERAN STAKEHOLDER TERHADAP KUALITAS PERENCANAAN STRATEGIS DI SMK KP BALEENDAH
Teti Ratnawulan;
Winda Wulandari;
Fitrianingsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21957
Strategic planning in vocational schools (SMK) is a crucial aspect in improving educational quality, involving various stakeholders such as school principals, teachers, parents, and industry. This study aims to analyze the role of stakeholders in the quality of strategic planning at SMK KP Baleendah, Bandung Regency. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The findings show that stakeholder involvement at SMK KP Baleendah is already relatively high, but there are still challenges in communication and limited facilities. A SWOT analysis was conducted to explore the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced by the school. Key strengths include the school's reputation, foundation support, efficient management, and adequate facilities, while weaknesses include communication challenges and limited resources. Development opportunities include enhancing teacher skills and expanding partnerships with industry, while the main threats are leadership transitions and potential internal conflicts. The results of this study are expected to provide insights for other vocational schools to improve stakeholder participation in strategic planning to create more relevant and high-quality education.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATERI HARMONI DALAM EKOSISTEM UNTUK SISWA KELAS V SD
St. Nurjihan;
Sri Sumartiningsih;
Yeri Sutopo;
Agus Yuwono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i01.21964
Penelitian ini bertujuan: (1) untuk menghasilkan media video pembelajaran interaktif IPAS pada materi harmoni dalam ekosistem yang layak untuk siswa kelas V SD, dan (2) untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif IPAS dalam peningkatan pemhaman siswa pada materi harmoni dalam ekosistem. Penelitian pengembangan ini mengacu pada Langkah yang dikembangkan oleh Alessi & Trollip. Desain pengembangan dikelompokkan menjadi tiga tahapan prosedur pengembangan, yaitu meliputi: (a) perencanaan, (b) desain, dan (c) pengembangan. Untuk uji validitas media video pembelajaran interaktif (uji alpha) dilakukan oleh 2 orang ahli materi dan 2 orang ahli media. Subjek uji beta (uji coba skala kecil) yaitu 6 siswakelas V SDN Ungkea. Subjek validasi program adalah 16 siswa kelas V SDN Ungkea. Instrument pengumpulan data untuk mengetahui keefektifan penggunaan multimedia dilaksanakan pembelajaran menggunakan multimedia hasil pengembangan dan tes hasil belajar (pretest dan posttest). Hasil penelitian menunjukkan hasil sebagai berikut: (1) ahli materi menilai aspek pembelajaran dan aspek materi dengan kategori layak (skala 4,15), ahli media menilai aspek media dengan kategori layak (skala 4,2), dan siswa (pengguna) menilai aspek pembelajaran, aspek materi, dan aspek media dengan kategori sangat layak (skala 4,5), sehingga dapat disimpulkan bahwa produk multimedia pembelajaran interaktif ini dinilai llayak digunakan siswa SD kelas V. (2) hasil uji coba lapangan (hasil pretest dan posttes) menunjukkan bahwa video pembelajaran interaktif IPAS ini dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi harmoni dalam ekosistem. Kata Kunci: Media video pembelajaran, Interaktif, Harmoni dalam ekosistem