cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
paedagoria.ummat@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
paedagoria.ummat@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan
Core Subject : Education,
Theoretical studies, research and development of teaching materials, activities, models or learning media in the field of education include mathematics and natural sciences (physics, chemistry, biology, science, ICT, and its applications); (2) social science, history, geography, culture and economy; (3) language and literature, and (4) basic education; Research actions to increase motivation, activities, interests or learning outcomes in solving learning problems; Development or design of creativity, innovation, and technology based on software, online or e-learning; Development of curriculum, management, programs, and other education policies.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2024): April" : 18 Documents clear
HARMONI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA Fitroh, Ismaul; Rosidi, Moh. Imron
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.22230

Abstract

Abstrak: Tujuan penulisan artikel untuk mengkaji nilai-nilai Pancasila yang terdapat dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah, misalnya buku dan artikel dari jurnal yang terbit pada tahun 2014 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam Kurikulum Merdeka terdapat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang terdiri dari beberapa kegiatan yakni (1) Pertukaran pelajar; (2) Magang/praktik kerja; (3) Asistensi mengajar di satuan Pendidikan; (4) Penelitian/riset; (5) Proyek kemanusian, (6) Kegiatan wirausaha; (7) Studi/proyek independent. (8) Membangun desa/kuliah kerja nyata tematik. Banyaknya kegiatan yang ada dalam MBKM tenyata memuat nilai-nilai Pancasila diantaranya adalah: (1) Landasan Filosofis Pancasila; (2) Pembentukan Karakter; (3) Penguatan Identitas Kebangsaan; (4) Pendidikan Demokratis; (5) Mengatasi Tantangan Sosial.Abstract: The purpose of writing an article is to examine the values of Pancasila contained in the Independent Curriculum. This research uses a qualitative method with a literature study approach. Data is obtained from various scientific sources, such as books and articles from journals published from 2014 to 2023. The results showed that in the Independent Curriculum there is the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program which consists of several activities, namely: (1) Student exchange; (2) Internship/work practice; (3) Teaching assistance in educational units; (4) Research; (5) Humanitarian projects, (6) Entrepreneurial activities; (7) Independent study/project. (8) Build villages/thematic community service program. The number of activities in MBKM actually contains the values of Pancasila including: (1) Philosophical Foundation of Pancasila; (2) Character Building; (3) Strengthening National Identity; (4) Democratic Education; (5) Overcoming Social Challenges.
THE IMPLEMENTATION OF VOCABULARY TEACHING TECHNIQUES FOR EFL STUDENTS AT ISLAMIC SCHOOL THAILAND Rahmatika, Indana; Fauziati, Endang
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.20968

Abstract

Abstrak: Mengembangkan kosakata juga memungkinkan pelajar untuk memahami konsep dan ide yang kompleks. Teknik pengajaran kosakata bermanfaat untuk belajar bahasa Inggris karena merupakan salah satu proses kunci dalam penguasaan empat keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas terkait (1) teknik kelas yang digunakan guru dalam mengajar kosakata dan tujuan penggunaan teknik tersebut, (2) peran guru dalam menerapkan teknik tersebut, (3) unsur kosa kata yang ditingkatkan dalam penerapan teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap guru bahasa Inggris di Padhung Islamic School, Thailand. Analisis kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dari responden. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa guru menggunakan beberapa teknik untuk mendorong penguasaan kosa kata siswa, termasuk pemahaman yang sesuai konteks, penggunaan alat bantu visual, dan penggabungan kegiatan interaktif seperti permainan. Teknik-teknik ini terbukti efektif dalam memfasilitasi pemahaman pelajar dan retensi kosakata bahasa Inggris. Temuan penelitian saat ini juga menunjukkan bahwa peran guru telah merubah dalam rangka mengembangkan kemandirian peserta didik dalam belajar. Mereka sering kali beralih ke penjelasan yang memungkinkan adaptasi strategi yang berbeda. Studi ini juga menemukan bahwa visualisasi menawarkan keuntungan dalam pengajaran dan pembelajaran kosakata bahasa Inggris, khususnya bagi pelajar EFL Thailand. Visualisasi membantu siswa memahami kata-kata sulit dengan mudah dengan melihat gambar. Implikasinya adalah bahwa menggabungkan berbagai teknik pengajaran dan mengadopsi metode berbasis visual dapat sangat memudahkan proses pembelajaran.Abstract:  Developing vocabulary also enables learners to grasp complex concepts and ideas. Vocabulary teaching techniques are beneficial for learning English because it is one of the key processes in mastering the four skills. This research aims to discuss about (1) the classroom techniques used by the teacher in teaching vocabulary and the purposes of using the techniques, (2) the teacher’s role in implementing the techniques, (3) the elements of vocabulary improved in implementing the techniques. The study adopted a descriptive qualitative research methodology with study case design, with data collection conducted through interviews and observations of English teachers at Padhung Islamic School, Thailand. Qualitative analysis was used to analyze the data collected from the respondents. The study's findings revealed that the teachers employed several techniques to encourage learners' mastery of vocabulary, including contextualization, the use of visual aids, and the incorporation of interactive activities such as games. These techniques were found to be effective in facilitating learners' comprehension and retention of English vocabulary. The current study's findings also indicate that teachers’ roles have changed in order to develop learners’ independence in learning. They will frequently turn to explanation which allows for the adaptation of different strategies. The study also found that visualization offers advantages in teaching and learning English vocabularies, especially for Thai EFL learners. Visualization helps the students to understand the difficult words easily by looking at the pictures. The implication is that combining various teaching techniques and adopting a visual-based method can facilitate the learning process to a great extent.
PERANCANGAN KOMIK EDUKASI BERBASIS WEBTOON SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN LITERASI KEUANGAN BAGI SISWA SMA Mawarsih, Putri Beny; Christianti, Emanuella; Laksono, Kisyani; Amri, Miftachul
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.22097

Abstract

Abstrak: Diperolehnya data mengenai banyaknya siswa SMA yang belum cukup mengetahui tentang literasi keuangan, sehingga muncullah inovasi untuk menggabungkan materi edukasi ke dalam media digital. Penelitian ini bertujuan untuk merancang komik edukasi sebagai media pembelajaran bagi siswa SMA. Penelitian yang dilakukan saat ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian terbagi menjadi dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Data sekunder merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung oleh pengumpul data. Data primer dalam perancangan ini berupa survei berupa kuesioner kepada target audiens tentang komik mana yang populer dan menarik untuk dibaca. Kuesioner yang telah dibuat disebarkan melalui media sosial dengan menggunakan Google Form. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dan USP (Unique Selling Proposition). Hasil penelitian berupa perancangan komik edukasi berjudul “Cerita Artha”.Abstract:  The research background is data obtained regarding the number of high school students who do not know enough about financial literacy, so innovations emerge to combine educational material into digital media. This research aims to design educational comics as a learning medium for high school students. The current research is using descriptive qualitative research methods. Research data is divided into two types, namely primary data and secondary data. Secondary data is data obtained indirectly by data collectors. The primary data in this design is a survey in the form of a questionnaire to the target audience about which comics are popular and interesting to read. The questionnaire that has been created is distributed via social media using Google Form. The data analysis technique used in the research is SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) analysis and USP (Unique Selling Proposition). The results of the research is the design of an educational comic called "Cerita Artha".
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS BAHASA ARAB MELALUI KOLABORASI SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING Rinjani, Fitria Eka Putri; Khotimah, Isnol
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.20984

Abstract

Abstrak: Pentingnya penelitian ini untuk meningkatkan keterampilam menulis Bahasa Arab melalui kolaborasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Arab melalui kolaborasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan subjek penelitian sebanyak 22 siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Tibu Sisok. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 10 soal dan soal essay sebanyak 5 soal. Hasil analisis data menunjukkan bahwa implementasi PBL menghasilkan nilai N-Gain sebesar 0,806, yang termasuk dalam kategori tinggi atau 80,65% menunjukkan bahwa metode PBL melalui kolaborasi siswa berperan efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Arab. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan metode pembelajaran Bahasa Arab di tingkat Madrasah Tsanawiyah dan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi siswa dalam konteks pembelajaran. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah dukungan untuk penerapan metode PBL dalam meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Arab di kalangan siswa kelas VIII.Abstract:  The importance of this research is to improve arabic writing skill through student collaboration. This study aims to evaluate the effectiveness of the Problem Based Learning (PBL) method in enhancing Arabic writing skills through student collaboration. The research employs a quantitative experimental approach with a sample of 22 eighth-grade students from Madrasah Tsanawiyah Tibu Sisok. The data collection instruments consist of a multiple-choice test with 10 items and an essay section with 5 questions. Data analysis results indicate that the implementation of PBL yields an N-Gain score of 0.806, categorizing it as high, with 80.65% indicating that the PBL method through student collaboration effectively enhances Arabic writing skills. This research contributes positively to the development of Arabic language learning methods at the Madrasah Tsanawiyah level, emphasizing the importance of student collaboration in the learning context. Practical implications of this study endorse the adoption of the PBL method to improve Arabic writing skills among eighth-grade students.
IMPLEMENTASI DAN IMPLIKASI MEDIA BERBASIS GAME EDUKASI PADA PEMBELAJARAN: A SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW Latip, Abdul; Musa’adah, Siti; Wahyu Pratomo, Herdianto; Septian Aditya, Resa; Al Basmeleh, Abdul Munim
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.22236

Abstract

Abstrak: Media berbasis game edukasi mengalami perkembangan sebagai respon terhadap adanya perubahan tantangan dan kebutuhan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini melakukan analisis dan pemetaan mengenai media berbasis game edukasi dalam proses pembelajaran. Metode Penelitian yang digunakan yaitu Systematic literatur review (SLR) \ dengan 4 tahapan utama, yaitu clasification and approach, search and select, analyze and intepret, draft report. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada implementasi dalam pembelajaran digunakan jenis MBGE yang beragam. Keberagaman jenis MBGE ini disesuaikan dengan karakteristik materi, jenjang pendidikan, dan kebutuhan peserta didik. Pada proses implementasi pada pembelajaran di kelas, MBGE ini diterapkan dengan bantuan perangkat berbentuk web dan android. Hasil SLR lain menunjukkan bahwa implementasi MBGE dalam pembelajaran berimplikasi pada hasil belajar, motivasi belajar, keterlibatan peserta didik, keterampilan berpikir, dan lainnya. Hasil SLR ini memberikan rekomendasi bahwa MBGE perlu dikembangkan dengan memperhatikan aspek pedagogi, konten, dan teknologi, sehingga dapat dihasilkan jenis dan bentuk MBGE yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan proses pembelajaran.Abstract:  Educational game-based media is experiencing development in response to changing challenges and needs in the learning process. This research aims to analyze and map educational game-based media in the learning process. This research used a systematic literature review (SLR) with 4 main stages: classification and approach, search and selection, analysis and interpretation, and draft report. The SLR results show that various types of MBGE are used in learning implementation. The various types of MBGE are adapted to the characteristics of the material, educational level, and student needs. In the implementation process for classroom learning, MBGE is implemented with the help of web and Android devices. Other SLR results show that implementing MBGE in learning has implications for learning outcomes, learning motivation, student involvement, thinking skills, and others. The results of this SLR provide recommendations that MBGE needs to be developed by paying attention to aspects of pedagogy, content, and technology so that types and forms of MBGE can be produced that suit the needs of students and the learning process.
PROFIL TOLERANSI MAHASISWA DI BANDUNG Septian, Muhammad Rezza; Supriatna, Mamat; Nurihsan, Juntika; Budiman, Nandang; Siddik, Riesa Rismawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.21194

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil toleransi pada mahasiswa di Bandung raya. Ruang lingkup penelitian ini mencakup konsep teori toleransi dan aspek toleransi. Metode yang digunakan ialah metode cross-sectional survey dengan pendekatan Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah mahasiswa di fakultas keguruan dan ilmu pendidikan kampus-kampus swasta di Bandung raya. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Adapun Sampel penelitian terdiri dari 846 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan instrumen toleransi. Analisis data yang digunakan dalam peneleitian ini yakni menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan profil toleransi mahasiswa yang terbanyak berada kategori sedang berjumlah 599 orang atau sekitar 70,8%, kedua, mahasiswa yang memiliki profil toleransi kategori tinggi yakni berjumlah 137 orang atau sekitar 16,2%.  Terakhir, mahasiswa yang memiliki profil toleransi kategori rendah yakni 110 responden atau 13%. Begitupun aspek toleransi yang terdiri dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan dan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya untuk menyusun model atau program layanan bimbingan dan konseling yang secara empirik digunakan untuk mengembangkan toleransi.    Abstract: This research aims to explore the tolerance profile of students in Greater Bandung. The scope of this research includes the concept of tolerance theory and aspects of tolerance. The method used is a cross-sectional survey method with a quantitative approach. The population in this study were students from teaching and education faculties at private campuses in Greater Bandung. Research samples were taken using random sampling techniques. The research sample consisted of 846 students. Data collection uses tolerance instruments. Data analysis used in this research uses descriptive statistics. The results of this research show that the highest tolerance profile of students is in the medium category, amounting to 599 people or around 70.8%, secondly, students who have a tolerance profile in the high category are 137 people or around 16.2%. Finally, students who had a low tolerance profile were 110 respondents or 13%. Likewise, the tolerance aspect consisting of cognitive, affective and psychomotor aspects is in the medium category. The results of this research can be used as material and consideration for further research to develop a guidance and counseling service model or program that can be used empirically to develop tolerance.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENGATASI PERILAKU XENOMANIA PADA REMAJA MASA KINI Sinlae, Demsi Yanto; Balukh, Semy Djulandy; Sukatman, Kristian; Sanosa, Korina; Marampa, Elieser R
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi yang begitu marak berpotensi mengancam rasa nasionalisme bangsa khususnya dikalangan remaja masa kini sehingga memicu lahirnya berbagai perilaku menyimpangan seperti munculnya perilaku xenomania. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menawarkan salah satu alternatif tindakan preventif melalui internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen dalam mengatasi perilaku xenomania pada remaja masa kini. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Selanjutnya, teknik yang digunakan dalam penelitian adalah teknik literature review, yaitu suatu teknik pengumpulan data dari berbagai pangkalan data seperti artikel-artikel ilmiah, buku fiksi yang relevan, berita ter-update dari sumber terpercaya, seminar-seminar ilmiah, dan sumber ilmiah lainnya. Berdasarkan hasil tinjauan pustaka yang dilakukan baru kemudian dievaluasi kembali demi menghindari permasalahan yang sama di kemudian hari. Hasil dari kajian ini menjelaskan bahwa pentingya internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen dalam mengatasi perilaku xenomania pada remaja masa kini. Dengan menggunakan langkah-langkah internalisasi seperti proses transformasi, transaksi dan proses transinternalisasi nilai-nilai pendidikan agama Kristen, seperti memiliki rasa bersyukur terhadap apa yang telah disediakan Tuhan, memiliki kebijaksanaan, berperilaku baik, menguasai diri, serta menjadi teladan.Abstract: The development of technology that is so widespread has the potential to threaten the sense of national nationalism, especially among today's teenagers, triggering the birth of various deviant behaviors such as the emergence of xenomaniac behavior. Therefore, this study aims to offer an alternative preventive action through internalizing the values of Christian Education in overcoming xenomania behavior in today's adolescents. The method used in this research article is a data-based qualitative approach derived from literature studies. Furthermore, the technique used in writing this article is the literature review technique, which is a technique for collecting data from various databases such as scientific articles, relevant fiction books, updated news from reliable sources, scientific seminars, and other scientific sources. Based on the results of the literature review carried out, it is then re-evaluated in order to avoid the same problem in the future. The results of this study explain that the importance of internalizing the values of Christian Education in overcoming xenomania behavior in today's adolescents. By using internalization steps such as the transformation process, transactions and the process of transinternalizing the values of Christian education, such as having gratitude for what God has provided, having wisdom, behaving well, mastering themselves, and being an example.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF MELALUI GAMIFICATION LEARNING: PENERAPAN MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT PADA MATERI MITIGASI BENCANA Kaspari, Andrian; Masruroh, Heni
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.20743

Abstract

Abstrak: Hasil belajar kognitif memiliki peran penting dalam pembelajaran. Pemilihan metode dan media yang tepat sangat mempengaruhi perkembangan hasil belajar kognitif. Rendahnnya nilai hasil belajar kognitif disebabkan karena pemilihan model dan media yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik melalui penerapan model TGT terintegrasi dengan uno stacko dalam materi mitigasi bencana. Jenis penelitian ini yaitu PTK atau penelitian tindakan kelas yang menggunakan tipe partisipan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus utama dengan alur identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan dilanjutkan refleksi pada tiap siklus. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPS 2 di SMA Ma’arif Lawang dengan total 25 peserta didik. teknik penghimpunan data menggunakan  instrumen soal dengan rincian 10 soal pilihan ganda dan 5 esai. Teknik analisis data dilakukan dengan melakukan rata-rata, persentase kenaikan serta pembobotan skor dan disajikan dalam bentuk analisis deksriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi model pembelajaran TGT dengan diintegrasikan uno stacko mampu meningkatkan hasil belajar kognitif siswa secara signifikan pada siklus 1 dan kembali memperoleh kenaikan pada siklus 2. Hal ini diibuktikan dengan kenaikan nilai hasil belajar dari pra siklus dengan nilai 56,16 ke siklus 1 menjadi 69,28 atau mengalami peningkatan sebesar  23% dan siklus 1 dengan nilai 69,28 ke siklus 2 yang berhasil memperoleh nilai 76 atau meningkat sebesar 10%. Dengan demkian, model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan uno stacko mampu memberikan peningkatan pada hasil belajar kognitif bagi peserta didik.Abstract:  Abstract:  Cognitive learning outcomes have an important role in learning. The selection of appropriate methods and media greatly influences the development of cognitive learning outcomes. The low value of cognitive learning outcomes is caused by improper selection of models and media. This study aims to provide improved cognitive learning outcomes of learners through the application of the TGT model integrated with uno stacko in disaster mitigation materials. This type of research is PTK or classroom action research that uses participant types. This research consists of 2 main cycles with the flow of problem identification, planning, implementation, observation and continued reflection on each cycle. The research subjects in this study were class XI Social Studies 2 at SMA Ma'arif Lawang with a total of 25 students. The data collection technique uses a question instrument with details of 10 multiple-choice questions and 5 essays. Data analysis techniques are carried out by averaging, percentage increase and weighting scores and presented in the form of descriptive analysis. The results of the study found that the implementation of the TGT learning model with integrated uno stacko was able to significantly improve students' cognitive learning outcomes in cycle 1 and again gain an increase in cycle 2. This is evidenced by the increase in the value of learning outcomes from pre-cycle with a value of 56.16 to cycle 1 to 69.28 or an increase of 23% and cycle 1 with a value of 69.28 to cycle 2 which managed to obtain a value of 76 or an increase of 10%. Thus, the Team Games Tournament (TGT) learning model assisted by uno stacko is able to provide improvements in cognitive learning outcomes for students.
PENANAMAN NILAI ANTIKORUPSI PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MEDIA FILM RAPOR Cahyono, Bambang Eko Hari; Maruti, Endang Sri; Meilia, Dita; Muliana, Tasya Dian
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.21242

Abstract

Abstrak: Kampanye gerakan anti-korupsi perlu terus dilakukan karena semakin hari gerakan korupsi semakin merajalela. Salah satu upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat pada perilaku anti-korupsi, menanamkan perilaku anti-korupsi, dan mendorong partisipasi masyarakat untuk turut serta dalam pemberantasan korupsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali kemudian menanamkan nilai antikorupsi yang terdapat dalam film Rapor kepada siswa tingkat sekolah dasar. Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah gambar, video, kata-kata, frasa, atau kalimat dalam film Rapor yang mengandung nilai anti korupsi. Metode pengumpulan data adalah simak dan catat. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskripsi dan content analysis. Berdasarkan analisis dan pembahasan, nilai antikorupsi yang dapat digali dan ditanamkan pada anak SD dalam film Rapor di antaranya nilai kejujuran dan keberanian. Film tersebut sangat layak digunakan baik sebagai sumber belajar maupun media pembelajaran bagi siswa SD.Abstract: Campaign for the anti-corruption movement needs to be carried out because the corruption movement is increasingly rampant. One of the efforts made by the Corruption Eradication Commission (KPK) is to organize an Anti-Corruption Film Festival (ACFFest) to increase public understanding of anti-corruption behavior, instill anti-corruption behavior, and encourage public participation to participate in eradicating corruption. The purpose of this study was to explore and then instill the anti-corruption values contained in the report card film to elementary school students. This research is a descriptive qualitative type. Sources of data in this study are pictures, videos, words, phrases, or sentences in the report card film which contain anti-corruption values. The method of collecting data is listening and taking notes. Data were analyzed using descriptions and content analysis methods. Based on the analysis and discussion, the anti-corruption values that can be explored and implanted in elementary school children in the report card film include the values of honesty and courage. The film is very suitable to be used both as a learning resource and as a learning medium for elementary students.
DESAIN PEMBELAJARAN PEDATI PADA MODEL BLENDED LEARNING Rahayuningsih, Sri; Widayanti, Febi Dwi; Kristiawan, Indria
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 15, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v15i2.19197

Abstract

Abstrak: Berakhirnya pandemi Covid-19 di masa sekarang ini membawa dampak pada dunia pendidikan, salah satunya peralihan pelaksanaan pembelajaran secara daring menuju luring. Dengan demikian, agar perubahan tidak terlalu signifikan dan tidak meninggalkan kebiasaan sebelumnya, maka dilakukan suatu pembelajaran blended learning. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan pembelajaran tetap daring namun juga tidak meninggalkan tatap muka dengan pendidik. Prinsip yang dapat mengolaborasikan kedua aktivitas tersebut adalah penerapan prinsip PEDATI (Pelajari, Dalami, Terapkan, Evaluasi). Model blended learning dirancang dengan memadukan pembelajaran tatap muka dan teknologi informasi dan komunikasi yang bersifat daring (online). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan desain pembelajaran PEDATI dalam Model Blended Learning di Universitas Wisnuwardhana. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan studi pustaka. Penelitian ini dimual dengan mempersiapkan konten matakuliah Profesi Kependidikan pada LMS Universitas. Hasil yang dicapai pada penelitian ini adalah desain pembeajaran PEDATI dalam Model Blended Learning yang meliputi: 1) PElajari; 2) DAlami; 3) Terapkan; dan 4) evaluasI. Desain PEDATI pada Model Blended Learning di Universitas Wisnuwardhana diharapkan dapat memberi referensi atau rujukan bagi pendidik dalam melaksanakan pembelajaran di Perguruan Tinggi.Abstract:  The end of the current COVID-19 pandemic has had an impact on the world of education, one of which is the transition from online to offline learning. Thus, so that changes are not too significant and do not abandon previous habits, blended learning is carried out. This is done so that learning remains online but also does not involve face-to-face contact with educators. The principle that can collaborate these two activities is the application of the PEDATI principle (Learn, Explore, Apply, Evaluate). The blended learning model is designed by combining face-to-face learning and online information and communication technology. This research aims to describe the PEDATI learning design in the Blended Learning Model at Wisnuwardhana University. Qualitative descriptive methods were used with data collection techniques in the form of observation and literature study. This research began by preparing the content for the Education Professionals course at the University's LMS. The results achieved in this research are the PEDATI learning design in the Blended Learning Model which includes: 1) LEARN; 2) Natural; 3) Apply; and 4) evaluation. It is hoped that the PEDATI design in the Blended Learning Model at Wisnuwardhana University can provide a reference for educators in carrying out learning in higher education.

Page 1 of 2 | Total Record : 18