cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2022): April" : 28 Documents clear
PELATIHAN PENGEMBANGAN SOAL HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILL) SEBAGAI PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR Radiansyah, Radiansyah; Jannah, Fathul; Sari, Raihanah; Hartini, Yayuk; Amelia, Rizky; Fahlevi, Reja
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7821

Abstract

Abstrak: Pembelajaran dalam kurikulum 2013 menuntut agar dalam pelaksanaan pembelajaran siswa diberi kebebasan berpikir memahami masalah, membangun strategi penyelesaian masalah, mengajukan ide-ide secara bebas dan terbuka. Guru merupakan faktor yang berperan penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran, karena guru yang merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian dalam proses pembelajaran tersebut. Kegiatan guru dalam pembelajaran adalah melatih dan membimbing siswa berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pembuatan soal HOTS, serta memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS. Kegiatan ini melibatkan 50 guru Sekolah Dasar Gugus Pangeran Antasari Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, penugasan, dan pelatihan pembuatan soal HOTS. Dari kegiatan yang dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa: 1) Kegiatan berdampak positif bagi guru. 2) Guru lebih mengetahui bagaimana ciri soal HOTS yang baik. 3) Guru juga mengetahui cara mengembangkan soal HOTS. Para peserta berharap adanya kegiatan sejenis dengan materi lanjutan.Abstrack: Learning in the 2013 curriculum demands that in the implementation of learning students  are given the freedom to think, understand problems, develop problem-solving strategies, propose ideas freely and openly. The teacher is a factor that plays an important role in determining the success of the learning process, because it is the teacher  who plans, implements, and conducts assessments in the learning process. The teacher's activities in learning are to train and guide students to think critically and creatively in solving problems . This community service activity aims to provide an understanding of the characteristics and methods of making HOTS questions, as well as providing direct experience in converting ordinary questions into HOTS questions. This activity involved 50 teachers from the Prince Antasari Cluster Elementary School,  Banjarbaru City, South Kalimantan. The methods used are lectures, discussions, assignments, and training on making HOTS questions. From the activities carried out, it can be concluded that: 1) Activities have a positive impact on teachers. 2) Teachers know more about the characteristics of good HOTS questions. 3) The teacher also knows how to develop HOTS questions. The participants hoped that there would be similar activities with advanced material.
PELATIHAN MEMAHAMI PENDIDIKAN SENI ANAK USIA DINI BAGI GURU-GURU PAUD Irmade, Oka; Widjanarko, Paulus; Andaryani, Eka Titi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7913

Abstract

Abstrak: Pengetahuan pendidikan Seni Anak Usia Dini merupakan merupakan salah satu bagian dari perkembangan kognitif. Melalui seni, anak-anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan fantasi dan kreativitas dengan berbagai cara dan juga mereka akan belajar bagaimana mengekspresikan diri, minat, kemampuan, serta keterampilan mereka. Anak-anak dapat menuangkan gagasannya dalam berbagai karya seni. Melalui seni, otak kanan dan kiri anak dapat berkembang dengan baik. Rendahnya kemampuan guru dalam memahami pendidikan seni bagi anak usia dini, Berdasarkan pengamatan saya, seorang guru PAUD perlu memahani tentang pendidikan seni dalam hal ini seni musik menjadi yang di utamakan dalam pelatihan kali ini. Fakta yang ada di lapangan guru hanya memiliki sedikit pengetahuan mengenai pendidikan seni khususnya seni musik. Metode yang dilakukan adalah sebagai berikut: (1) pendekatan secara partisipatif dan dialogis, yaitu dengan cara menghubungi Ketua PAUD Saraswati terlebih dahulu. Setelah itu, guru-guru tersebut dikumpulkan dan diajak bermusyawarah dengan tim pelaksana. (2) metode pelaksanaan program meliputi tahap pendahuluan, sosialisasi, tahap pelaksanaan pelatihan. Hasil yang dicapai melalui pelatihan ini telah di sampaikan mengenai wawasan tentang pendidikan seni anak usia dini, dalam pelatihan kali ini di beri wawasan tentang Definisi-definisi seni dalam 3 kategori, yakni : teori mimesis, teori ekspresi, teori citarasa dan lain-lain. Luaran yang dihasilkan publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.Abstract: Early Childhood Art education knowledge is one part of cognitive development. Through art, children have the opportunity to develop fantasy and creativity in a variety of ways and also they will learn how to express themselves, their interests, abilities, as well as skills. Children can pour their ideas into various works of art. Through art, a child's right and left brain can develop properly. The low ability of teachers in understanding art education for early childhood, based on my observations, a PAUD teacher needs to understand art education in this case music art becomes the main one in training this time. The fact that in the field of teachers has little knowledge about art education, especially the art of music. The methods carried out are as follows: (1) participatory and dialogical approach, namely by contacting the Chairman of PAUD Saraswati first. After that, the teachers are gathered and invited to consult with the implementation team. (2) The methods of program implementation include the preliminary stage, socialization, and training implementation stage. The results achieved through this training have conveyed insights on early childhood art education, in this training gave insight into the definitions of art in 3 categories, namely: mimesis theory, expression theory, taste theory, and others. Externally produced the publication of devotional articles in scientific journals.
METODE POSITION, INSTRUCTION, PUZZLE (PIP) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN STROKE Pratiwi, Putri Indah; Malfasari, Eka; Nurfitriani, Nurfitriani; Lestari, Ade; Febryanti, Annisa; Yunita, Ananda Evi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7433

Abstract

Abstrak: Penurunan Kualitas hidup pasien stroke selama menjalani perawatan dirumah menunjukkan rendahnya kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan stroke kurangnya kebutuhan informasi serta pengalaman menjadi penyebab keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan stroke. Metode PIP (Position, Instruction, Puzzle) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan anggota keluarga dalam merawat pasien stroke, tujuan dilakukannya kegiatan ini untuk melatih para caregiver dalam merawat anggota keluarga dengan stroke di rumah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan terpimpin selama 3 minggu dengan melibatkan mitra komunitas bebas stroke yang berada pada wilayah kerja kelurahan Umbansari. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini, peserta mampu memahami dan melakukan latihan perawatan stroke menggunakan metode PIP dalam perawatan pasien stroke. Abstract:  The decline in the quality of life of stroke patients during treatment at home shows the low ability of families to care for family members with stroke, lack of information needs and experience is the cause of families in caring for family members with stroke. The PIP (Position, Instruction, Puzzle) method is one method that family members can use in caring for stroke patients, the purpose of this activity is to train caregivers in caring for family members with stroke at home. The method used in this activity is guided training for 3 weeks involving stroke-free community partners in the working area of Umbansari sub-district. The results obtained in this activity, participants are able to understand and perform stroke care exercises using the PIP method in the care of stroke patients. 
PENYULUHAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN KEKERASAN ANAK DAN PEREMPUAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Maemunah, Maemunah; Hafsah, Hafsah; Sakban, Abdul
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.4679

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 memang berdampak diberbagai sektor, salah satunya menyebabkan merosotnya ekonomi, sebagian orang tidak bisa bekerja, kebutuhan rumah tangga harus terus dipenuhi, dalam kondisi tersebut itu, rentan terjadi percekcokan suami istri berujung Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Tujuan kegiatan dilakukan untuk memberikan penyuluhan perlindungan hukum terhadap korban kekerasan anak dan perempuan di pandemi Covid -19. Metode pelaksanaan menggunakan pemberdayaan masyarakat, mitra yang dilibatkan adalah masyarakat desa Mujur Kecamatan Praya Timur Kabupatenb Lombok Tengah sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan perlindungan hukum terhadap korban kekerasan anak dan perempuan dimasa Covid -19 di Desa Mujur Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah tahun 2021 telah memberikan dampak terhadap wawasan ilmu pengetahuan kepada masyarakat desa Mujur khususnya Ibu rumah tangga, kepala dusun dan aparat desa lainnya. Respon masyarakat terhadap pelaksanaan penyuluhan hukum erhadap korban kekerasan anak dan perempuan dimasa Covid -19 mencapai 85% sementara 15% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian menyarankan bahwa kegiatan penyuluhan ini diperlukan untuk pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, sehingga kesinambungan penyluhan yang terus menerus dapat memutus angka kekerarasan anak dan perempuan.Abstract:  The Covid-19 pandemic has indeed had an impact in various sectors, one of which is causing the economy to decline, some people cannot work, household needs must continue to be met, under these conditions, husband and wife arguments are prone to lead to Domestic Violence (KDRT). The activity aimed to provide legal protection education for victims of child and female violence in the Covid -19 pandemic. The implementation method uses community empowerment, the partners involved are 20 people in the village of Mujur, Praya Timur District, Central Lombok Regency. The results of the activity show that counseling on legal protection for victims of child and female violence during the Covid -19 period in Mujur Village, Praya Timur District, Central Lombok Regency in 2021 has had an impact on scientific insights to the Mujur village community, especially housewives, hamlet heads and other village officials. . The community's response to the implementation of legal counseling for victims of child and female violence during the Covid-19 period reached 85% while 15% was influenced by other factors. Thus it suggests that this extension activity is needed to prevent violence against children and women so that the continuity of continuous counseling can cut the number of violence against children and women.
EDUKASI GIZI DAN PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN TAMBAHAN SEHAT DAN BERGIZI PADA IBU HAMIL Mardiana, Mardiana; Yuniarti, Hana; Yulianto, Yulianto; Yusuf, M
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7947

Abstract

Abstrak: Kehamilan merupakan suatu proses fisiologis yang terjadi pada setiap wanita. Masa ini merupakan periode yang sangat penting bagi pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang karena tumbuh kembang anak akan sangat di tentukan oleh kondisi pada saat janin dalam kandungan. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat, cukup bulan dengan berat badan normal. Oleh karena itu perbaikan gizi penting untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil. Tujuan dari kegiatan pengabmas ini adalah untuk memberikan edukasi gizi dan pelatihan pembuatan makanan tambahan yang sehat dan bergizi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Multiwahana Palembang. Adapun metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi dan pendampingan pembuatan makanan tambahan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan pada ibu hamil sebesar 44 point dan sebanyak 25 orang (100%) ibu hamil telah berhasil membuat makanan tambahan dari tiga resep yang sudah dicontohkan. Disarankan kepada ibu hamil selalu mengkonsumsi makanan tambahan yang sehat dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi selama hamil.Abstract:  Pregnancy is a physiological process that occurs in every woman. This period is a very important period for the formation of the quality of human resources in the future because the growth and development of children will be largely determined by the conditions at the time of the fetus in the womb. If the nutritional status of the mother is normal before and during pregnancy, it is likely that she will give birth to a healthy, full-term baby with a normal weight. Therefore, improving nutrition is important to improve the health of pregnant women. The purpose of this community service activity is to provide nutrition education and training on making healthy and nutritious complementary foods to pregnant women in the work area of the Palembang Multiwahana Health Center. The methods used are counseling, demonstration and assistance in making additional food. The results obtained indicate that there is an increase in the average knowledge of pregnant women by 44 points and as many as 25 pregnant women (100%) have succeeded in making additional food from the three recipes that have been exemplified. It is recommended that pregnant women always consume additional healthy and nutritious foods to meet nutritional needs during pregnancy.
PENYULUHAN PEMENUHAN NUTRISI ANAK USIA DINI MASA PANDEMI COVID-19 Setiawan, M. Hery Yuli; Sufa, Feri Faila
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7914

Abstract

Abstrak: Setiap anak punya potensi untuk tertular virus Covid-19 yang sedang merebak, diperlukan pencegahan dalam upaya memberikan proteks ada anak termasuk dengan memberikan anak tambahan nutrisi yang cukup agar anak memiliki daya tahan tubuh yang baik dan optimal. Hal ini belum disadari betul oleh masyarakat, disini garda terdepan untuk memberikan proteksi dan pencegahan serta dukungan untuk anak tetap terlindungi adalah guru dan orang tua. Permasalahan di POS PAUD yang ada di Kota Surakarta antara lain: (1) Penularan yang terus terjadi termasuk pada anak usia dini. (2) Kesulitan Guru PAUD dalam memberikan Pemahaman kepada orang tua dalam upaya pencegahan dan antisipasi penularan virus pada anak dan (3) pemahaman orang tua dalam memberikan nutrisi yang cukup sebagai upaya peningkatan imunitas anak. Pada kegiatan pengabdian ini digunakan metode kolaboratif. Hasil dari pengabdian ini seluruh peserta memiliki pemahaman tentang pentingnya nutrisi pada anak usia dini sebagai pendukung peningkatan kekebalan tubuh anak dari serangan virus.Abstract: Every child has the potential to contract the Covid-19 virus that is spreading, prevention is needed to provide protect there are children by providing children with additional nutrients that are sufficient so that children have a good and optimal immune system. This has not been well realized by the community, here the forefront to provide protection and prevention and support for children to remain protected are teachers and parents. Problems in POS PAUD in Surakarta City include: (1) Transmission that continues to occur including in early childhood. (2) The difficulty of PAUD Teachers in providing Understanding to parents in efforts to prevent and anticipate the transmission of the virus in children and (3) the understanding of parents in providing adequate nutrition as an effort to increase children's immunity. In this devotional activity, collaborative methods are used. As a result of this devotion, all participants had an understanding of the importance of nutrition in early childhood as a supporter of improving the child's immunity from virus attacks.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL DALAM UPAYA EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA SEKOLAH Maesaroh, Maesaroh; Kartikawati, Eka; Irdalisa, Irdalisa; Elvianasti, Mega
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.7760

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi digital meningkatkan jumlah penggunaan internet di Indonesia. Kemudahan akses yang ditawarkan menjadikan internet pilihan popular remaja untuk memeroleh informasi. Konten pornografi dan pelecehan seksual menjadi salah satu masalah yang muncul akibat tidak bijak dalam memanfaatkan media digital. Pelatihan literasi digital dibutuhkan untuk remaja usia sekolah untuk menyampaikan pendidikan reproduksi dalam upaya mencegah pelecehan dan penyimpangan seksual. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi evaluasi kegiatan dan deteksi karakter remaja sekolah peserta kegiatan. Seluruh peserta kegiatan telah memahami dengan baik organ-organ reproduksi serta fungsinya. Sebanyak 95% peserta kegiatan telah merawat organ reproduksinya dengan baik. Terdapat remaja sekolah yang mengalami peristiwa bulliying, kekerasan tulisan dan verbal, serta kekerasan seksual di dunia digital.Abstract:  The development of digital technology has increased the number of internet users in Indonesia. The ease of access offered makes the internet a popular choice for teenagers to obtain information. Pornographic content and sexual harassment are one of the problems that arise due to not being wise in using digital media. Digital literacy training is needed for school-age youth to deliver reproductive education to prevent sexual harassment and deviance. The data collection method used a questionnaire containing the evaluation of activities and character detection of school youth participating in the activity. All participants in the activity had a good understanding of the reproductive organs and their functions. As many as 95% of the participants in the activity had taken good care of their reproductive organs. There are school teenagers who experience bullying, written and verbal violence, and sexual violence in the digital world. 
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN IBU HAMIL PADA MASA PADEMI COVID-19 DENGAN PENERAPAN EKIE (KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI ELEKTRONIK) Ariyanti, Ririn; Yulianti, Ika
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.8043

Abstract

Abstrak: Pemerintah merekomendasikan penundaan pemeriksaan ibu gamil selama masa pandemi ke tenaga kesehatan apabila tidak ada tanda-tanda bahaya pada kehamilan. Namun ibu hamil tetap perlu mendapatkan pendidikan kesehatan agar paham mengetahui kondisi kehamilannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil di masa pandemi Coronavirus dengan menerapkan eKIE. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil di Provinsi Kalimantan Timur dan Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pendidikan kesehatan eKIE (komunikasi, informasi dan edukasi elektronik) berupa pemberian materi dan diskusi interaktif melalui telegram group. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 1 bulan pada bulan November 2021. Tempat kegiatan pengabdian ini adalah melalui media elektronik secara online dengan telegram group. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dimana setelah diadakan eKIE terjadi pengetahuan dari 13,9% menjadi 65,4% ; penerapan eKIE untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraanya pada masa pandemi Coronavirus-19.Abstract:  The government recommends postponing the examination of pregnant women during the pandemic to health workers if there are no danger signs in pregnancy. However, pregnant women still need to receive health education in order to understand the condition of their pregnancy. The purpose of this community service is to improve the welfare of pregnant women during the Coronavirus pandemic by implementing eKIE. The target of this community service activity is pregnant women in East and North Kalimantan Provinces. The method used in this activity is eKIE health education (communication, information and electronic education) in the form of providing material and interactive discussions through telegram groups. This community service is carried out for 1 month in November 2021. The place for this service activity is through electronic media online with the telegram group. The results of the activity showed that there was an increase in knowledge where after the eKIE was held there was knowledge from 13.9% to 65.4%; application of eKIE to increase knowledge and behavior of pregnant women in maintaining and improving their welfare during the Coronavirus pandemic - 19
MARI ENTASKAN RESIKO STUNTING PADA MASA PANDEMI COVID-19 (MI KRITING DEVI-19) Sari, Dewi Nurlaela; Oktafiani, Hani; Wirawati, Karlina; Lestari K, Sri
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.5699

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 memiliki dampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, baik pendidikan, ekonomi maupun kesehatan. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Bandung Nomor 443/SE.036-Dinkes tertanggal 27 Maret 2020 dinyatakan bahwa diantaranya menutup sementara area publik termasuk diantaranya posyandu. Kondisi ini dapat menyebabkan pertumbuhan dan kondisi kesehatan anak tidak dapat diketahui dengan baik. Istilah Stunting merupakan suatu kondisi kekurangan gizi yang bersifat kronis dan ditunjukkan dengan hasil pengukuran tinggi badan menurut umur yang kurang dari 2SD berdasarkan standar pertumbuhan yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kelurahan Pasirjati merupakan salah satu kelurahan dari 15 kelurahan di Kota Bandung yang menjadi Lokasi Khusus (Lokus) Stunting. Berbagai program telah dilaksanakan oleh Kota Bandung dalam upaya menangani stunting. Harapannya terjadi penurunan prevalensi stunting dengan targe 11,64% di tahun 2023. Berdasarkan hal tersebut diatas Inovasi kegiatan yang di kembangkan yaitu mari entaskan faktor resiko sunting pada masa covid-19 melalui pemberian edukasi, Pemeriksaan screening pada kelompok sasaran dan pemberian makanan padat gizi selama 1 bulan. Terjadi peningkatan pengetahuan, dan indikator lainnya setelah dilakukan intervensi. Harapannya pengabdian masyarakat ini dapat dijadikan bekal pemahaman dalam mencegah terjadinya stunting sehingga dapat merubah pola pikir masyarakat kea rah yang lebih positif dengan konsep pemberdayaan dan memandirikan masyarakat dalam pencegahan stunting.Abstract:  The Covid-19 pandemic has an impact on various sectors of public life, both education, economy, and health. Based on the Circular Letter (SE) of the Mayor of Bandung Number 443 / SE.036-Dinkes dated March 27, 2020, it is stated that among them are temporarily closing public areas including posyandu. This condition can cause the child's growth and health condition not to be known properly. The term stunting is a condition of chronic malnutrition and is indicated by the measurement of height for an age that is less than 2SD based on the growth standards issued by the World Health Organization (WHO). Pasirjati Village is one of the 15 sub-districts in Bandung City which is a Special Location (Locus) for Stunting. Various programs have been implemented by the City of Bandung in an effort to deal with stunting. The hope is that there will be a reduction in the prevalence of stunting with a target of 11.64% in 2023. Based on the above, the innovation of activities that have been developed is to define the risk factors for editing during the Covid-19 period through providing education, screening checks in target groups, and providing nutrient dense foods during 1 month. There was an increase in knowledge and other indicators after the intervention. The hope is that this community service can be used as a provision for understanding in preventing stunting so that it can change the mindset of the community towards a more positive direction with the concept of empowerment and community independence in preventing stunting.
PENGGUNAAN DIGITAL VIRTUAL DESIGN DALAM MENGENALKAN KEARIFAN LOKAL KONSTRUKSI HUNIAN VERNAKULAR SUKU REJANG Ramawangsa, Panji Anom; Prihatiningrum, Atik
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.6382

Abstract

Abstrak: Provinsi Bengkulu sebagai daerah bencana gempa memiliki potensi kearifan lokal yang dapat mengurangi bencana gempa. Pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 saat ini menggambarkan tantangan dunia pendidikan terhadap pembelajaran online, termasuk dalam upaya mengenalkan budaya lokal diperlukan motivasi untuk tertarik dan tertarik untuk memahami. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan kearifan lokal pembangunan rumah tinggal vernakular Suku Rejang yang memiliki konsep mitigasi bencana menggunakan digital virtual design, kearifan lokal berkonsep mitigasi bencana mudah dikenalkan dan diterapkan oleh siswa dengan menggunakan tampilan informasi bangunan animasi . Hasil yang diperoleh, penggunaan desain virtual digital meningkatkan pemahaman siswa. Harapan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran warga sekolah tentang konstruksi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang berasal dari masyarakat dan menjadikan budaya pengetahuan dan budaya keselamatan konstruksi pada pekerjaan sebelumnya diimplementasikan dalam lingkup perumahan masa depan.Abstract:  Bengkulu Province as an earthquake disaster area has the potential for local wisdom can reduce earthquake disasters. Education in the era of the Industrial Revolution 4.0 currently portrays the challenges of the world of education to online learning, including in efforts to introduce local culture, it requires motivation to be interested and interested in understanding. The purpose of this activity is introducing the local wisdom of the Rejang Tribe's vernacular residential construction which has the concept of disaster mitigation using digital virtual design, local wisdom has the concept of disaster mitigation is easily introduced and applied by students using building information displays of animated. The results obtained, using digital virtual designs improve student understanding. The hope of this activity is increasing awareness of the school community on construction based on science and technology comes from the community and makes the cultural knowledge and culture of construction safety in previous occupations implemented in the scope of future housing.

Page 2 of 3 | Total Record : 28