cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 524 Documents
FUN COOKING IN ENGLISH SEBAGAI ALTERNATIF PEMBELAJARAN KREATIF DARING UNTUK ANAK Rima Rahmaniah; Hidayati Hidayati; M. Hudri; Irwandi Irwandi; Nurmiwati Nurmiwati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2732

Abstract

Abstrak: Bermain, dari segi pendidikan adalah kegiatan permainan menggunakan alat permainan yang mendidik serta alat yang bisa merangsang perkembangan aspek kognitif, sosial, emosi, dan fisik yang dimiliki anak atau yang disebut dengan permainan edukatif. Maka guna mengurangi trauma anak pada dampak bencana gempa pada tahun 2018 lalu. Tim pengabdian bersama mahasiswa melaksanakan kegiatan pengabdian sebagai kegiatan psikososial dengan mengajak dan mengajar anak-anak terdampak tersebut dengan memberikan permainan edukatif dengan tahapan kegiatannya dimulai dari pemutaran film animasi gempa bumi, sesi tanya jawab, dan bermain edukasi untuk mengurangi trauma anak mengenai kejadian bencana yang terjadi di tahun 2018 lalu untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan self awareness anak usia sekolah sampai menengah yang ada di Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini akan dilakukan selama 8 (delapan) pekan dalam 2 (dua) bulan dengan menggunakan metode observasi atau pengamatan langsung, dan metode tindakan. Hasil kegiatan menunjukkan: a) adanya pemahaman tentang mitigasi bencana pada anak-anak dan masyarakat yang menemani anak-anak mereka  untuk meningkatkan self awareness mereka tentang bencana, b) Dimilikinya pengembangan pengetahuan, ketrampilan dengan menggunakan permainan edukatif untuk mengurangi trauma dampak gempa yang terjadi tahun 2018 lalu. Dan c) Dimilikinya pemahaman tentang kesiapsiagaan akan mitigasi bencana.Abstract: Play, in terms of education, is a game activity using educational game tools as well as tools that can stimulate the development of cognitive, social, emotional, and physical aspects that children have or so-called educational games. So to reduce the trauma of children in the aftermath of the earthquake disaster in 2018. The community service team of students carried out the devotional activities as psychosocial activities by inviting and teaching the affected children by providing educational games with the stages of the activity starting from the screening of earthquake animated films, question and answer sessions, and playing education to reduce the trauma of children about the disastrous events that occurred in 2018 then to improve the knowledge, skills, and self-awareness of school-age children until secondary in Aik Berik village of Batukliang District North Lombok Tengah Regency. This activity will be carried out for 8 (eight) weeks in 2 (two) months using observation or direct observation methods, and methods of action. The results of the activity show: a) an understanding of disaster mitigation in children and communities accompanying their children to increase their self-awareness about disasters, b) The development of knowledge, skills by using educational games to reduce the trauma of earthquake impacts that occurred in 2018. And c) His understanding of disaster mitigation preparedness.
PENINGKATAN KOMPETENSI CALON GURU IPA MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN LABORATORIUM Nurhayati Nurhayati; Fatma Zuhra; Septiani Septiani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2871

Abstract

Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan kepada calon guru IPA ini meliputi tiga tahap yaitu berupa tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Ketiga tahapan ini dilalui guna mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan kompetensi calon guru IPA melalui pelatihan pengelolaan laboratorium (biologi, fisika, kimia). Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah demonstrasi, tanya jawab, ceramah, diskusi dan praktik langsung. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan sebanyak 5 kali pertemuan dengan materi-materi tertentu. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pelatihan ini sesuai dengan harapan tim. Berdasarkan hasil analisis angket dapat dilihat bahwa pada setiap aspek penilaian hampir rata-rata dapat dikategorikan baik. Pada aspek materi, diskusi/tanya jawab, demonstrasi/praktik dikategorikan dalam kategori baik, sedangkan aspek pemaparan materi dan keberlanjutan kegiatan dikategorikan sangat baik. Beberapa saran yang dapat dirangkum adalah terkait dengan alokasi waktu dan jumlah pertemuan. Dengan banyaknya materi akan lebih maksimal jika jumlah pertemuan dapat ditambah lagi. Saran-saran dari peserta menjadi umpan balik bagi tim pengabdian untuk keberlanjutan kegiatan pelatihan laboratorium bagi calon guru IPA.Abstract: Community Service Activities carried out for science teacher candidates include three stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. These three stages were passed to achieve the main goal of increasing the competence of science teacher candidates through laboratory management training (biology, physics, chemistry). The methods applied in the implementation of this service are demonstrations, questions, and answers, lectures, discussions, and hands-on practice. The activity was carried out 5 times with certain materials. The results achieved in this training activity were in line with the team's expectations. Based on the results of the questionnaire analysis, it can be seen every aspect of the assessment almost the average can be categorized as good. In the material aspect, discussion/question and answer, demonstration/practice were categorized in the good category, while the aspects of the material presented and the sustainability of the activity was categorized as very good. Some suggestions that can be summarized are related to the allocation of time and number of meetings. With the amount of material, it will be maximized if the number of meetings can be added again. Suggestions from participants became feedback for the service team for the sustainability of laboratory training activities for science teacher candidates.
DEVELOPMENT OF STUDENT CAPITAL MARKET LITERACY IN PUBLIC COMPANIES Astri Handari; Linda Septiana; Tine Badriatin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2383

Abstract

Abstrak: Kelompok Studi Pasar Modal Universitas Siliwangi sebagai wadah sarana edukasi yang memiliki salah satu peran untuk mengembangkan kemampuan dan pengetahuan pada mahasiswa dan juga untuk mensosialisasikan tentang pasar modal. KSPM melaksanakan kegiatan visit emiten dalam rangka pemberdayaan mahasiswa umumnya dan mahasiswa fakultas ekonomi pada khususnya melalui pengenalan seluk beluk mengenai perusahaan-perusahaan yang sudah go public. Perusahaan yang dikunjungi oleh KSPM yaitu PT Chitose International Tbk. yang berada di Jl. HMS Mintareja Sarjana Hukum,Baros,Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat.PT Chitose International Tbk.yang mulai menginjak sebagai perusahaan go public dengan jumlah peserta 30 orang mahasiswa, yang mana listing di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014 ini memiliki kode saham CINT. Fokus yang diambil dari PT Chitose Tbk. yaitu mahasiswa dapat memahami lebih jauh terhadap tingkat pertumbuhan prosentase dari perusahaan tersebut dalam perannya sebagai investor. Kegiatan lain yang dilaksanakan yaitu pengenalan proses produksi pada PT Chitose Tbk pada bidang furniture dari tahap pembuatan awal sampai akhir. Dilanjut dengan pengenalan marketing PT Chitose International Tbk. dalam mempromosikan dan saluran distribusi produknya ke berbagai daerah di Indonesia.Abstract: The Siliwangi University Capital Market Study Group as an educational facility that has a role to develop the ability and knowledge of students and also to socialize about the capital market. KSPM conducts issuers' visit activities in the context of empowering general students and economics faculty students in particular through an introduction to the ins and outs of companies that have gone public. The company visited by the KSPM is PT Chitose International Tbk. which is on Jl. HMS Mintareja Bachelor of Laws, Baros, Cimahi Tengah, Cimahi City, West Java. PT Chitose International Tbk. Which started to step on as a publicly listed company with 30 participants from financial management students, which listing on the Indonesia Stock Exchange in 2014 has a CINT stock code. Focus is taken from PT Chitose Tbk. that is, students can further understand the percentage growth rate of the company in its role as an investor. Another activity carried out was the introduction of the production process at PT Chitose Tbk in the furniture sector from the initial manufacturing stage to the end. Followed by the introduction of marketing PT Chitose International Tbk. in promoting and distributing its products to various regions in Indonesia.
ENTREPENEURSHIP EMPOWERMENT FOR SMALL MEDIUM ENTERPRISE (SMEs) THROUGH ACCOUNTING, PACKAGING, AND TECHNOLOGY ADOPTION Asep Erik Nugraha; Rianita Puspa Sari; Deri Teguh Santoso
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3461

Abstract

Abstrak: Ikan merupakan produk pangan basah yang sangat rentan dan memiliki keterbatasan terhadap daya simpan yang sangat pendek. Pengolahan ikan sangat diperlukan, tujuannya agar ikan menjadi lebih awet sehingga mudah untuk didistribusikan keberbagai wilayah. Kondisi peningkatannya produksi ikan pindang tidak seiring dengan peningkatan keterampilan usaha yang dimiliki oleh pengusaha ikan pindang, berdasarkan hasil pengamatan saat survei masyarakat cicinde utara masih melakukan olahan ikan pindang dengan skala rumahan, olahan proses pemindangan dilakukan dengan sangat tradisional, berdasarkan hasil resep turun-temurun, selain itu ikan yang di dapatkan biasanya tidak hanya dari tempat pelelangan ikan, namun harus order ke luar daerah untuk memenuhi kapasitas produksi, selain itu area pemasaran ikan pindang masih terbatas pada area daerah karawang. Tujuan penabdian berupa pendampingan UKM ikan pindang di Desa Cicinde Utara dengan meningkatkan kewirausahaan melalui pelatihan keterampilan teknologi pengolahan ikan pindang, dan pendampingan pengemasan serta transaksi penjualan di UKM Juragan Tongkol. Metode yang digunakan berupa Penyuluhan melalui pemberian materi mengenai upaya peningkatan kualitas melalui teknik pengolahan dan pengemasan ikan pindang, seta pelatihan penggunaan teknologi dan pembukuan Hasil capaian terdapat peningkatan dan keterampilan karyawan UKM terkait penggunaan mesin presto dan vacuum sealer, serta pembukuan transaksi jual beli.Abstract:  Fish is a wet food product that is very vulnerable and has a very short durability. Fish processing is very necessary to make the fish more durable and easy to distribute to various regions. The increasing to pindang fish production is not in line with the increase in business skills possessed, based on observations when the Cicinde was still processing pindang fish on a home scale, the processing was carried out in a very traditional and hereditary recipes, Besides that, the fish that are obtained are usually not only from the fish auction place, but must order outside the region to meet production capacity, besides that the marketing area for pindang fish is still limited to the Karawang area. The aim of the dedication is in the form of assistance for pindang fish SMEs in North Cicinde Village by increasing entrepreneurship through training in pindang fish processing technology skills, and assistance in packaging and sales transactions at Juragan Tongkol UKM. The method used is in the form of counseling through the provision of material on efforts to improve quality through processing and packaging techniques of pindang fish, as well as training in the use of technology and bookkeeping. The results of the achievements are improvements and skills of SME employees related to the use of presto machines and vacuum sealers, as well as buying and selling journal transactions.
UJI INTER-RATER RELIABILITY, SENSITIVITAS DAN SPESIFITAS ALAT UKUR PADA LUKA BERONGGA Haryanto Haryanto; Parliani Parliani; Yenni Lukita
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2365

Abstract

Abstrak: Di beberapa negara maju seperti Jepang sudah mengembangkan alat untuk mengukur kedalaman luka yang aman. Namun, di Indonesia alat ini belum tersedia dipasaran. Berdasarkan hal ini, maka diperlukan alat yang sederhana dan terjangkau bagi tenaga kesehatan. Tujuan kegiatan ini adalah; 1) menguji inter-rater realibilitas H-Test pada luka yang memiliki rongga seperti undermining dan tunnelling, 2) menguji sensitivitas dan spesifitas penggunaan H-Test. Metode yang digunakan dengan menguji alat yang dilakukan oleh perawat yang memiliki sertifikat pada 10 pasien yang datang ke Klinik luka Kitamura PKU Muhammadiyah. Alat yang digunakan pada progam ini alat pengukur kedalaman luka yang telah dimodifikasi disebut H-test. Dalam menganalisa inter-rater reliabilitas dan sensitivitas dan spesifitas menggunakaan koefisien Cohen’s kappa. Hasil adalah nilai Kappa 0.70 (p<0,001) (substantial agreement), sedangkan sensitivitas didapatkan 83,3% dan spesifisitas 66,7%. Berdasarkan hasil ini, disimpulkan bahwa alat ini dapat mengukur dengan mudah kedalaman luka berongga.Abstract: In some countries such as Japan has developed a tool to measure the depth of the wound safely. However, in Indonesia this tool is not yet available in the market. Based on this, a simple and affordable tool for health worker is needed. The purpose of this program was 1) to evaluate inter-rater reliability of H-test on wounds have cavity such as undermining and tunneling, 2) to evaluate sensitivity and specificity using H-Test.  The method was used with evaluating the tool by nurses have certificate on 10 patients that came to Wound Care Clinic, PKU Muhammadiyah.   The tool was used in this program was a wound cavities measure tool that was modified namely H-test. In analyzing inter-rater reliability, sensitivity and specificity used Cohen’s kappa coefficient. The result was Kappa value 0,70 (p<0.001) (substantial agreement), sensitivity 83,3% and specificity 66,7%. Based on this result, was concluded that this tool could to measure wound deep that have cavities easily.
DEVELOPMENT ENTERPRENEURSHIP THROUGH INOVATION OF "CILOK-GURITA (Octopus sp.)" AS A NUTRIOUS FOOD Bagus Ansani Takwin; Hasyiati Aini; Fajrianti Dwi Kurnia; Husnul Ayu Juniarti; Dimas Putra Perdana; Salnida Yuniarti Lumbessy
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4154

Abstract

Abstrak: Cilok yang beredar di masyarakat selama ini adalah cilok yang berbahan dasar daging, akan tetapi harga daging tergolong mahal, sehingga perlunya inovasi baru berupa cilok yang berbahan dasar murah namun memiliki nilai gizi yang tinggi. Cilok gurita (Octopus sp) kaya gizi merupakan solusi yang dapat dikembangkan sebagai keterbaruan inovasi pangan dimasa sekarang ini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menciptakan peluang usaha mandiri melalui produksi cilok gurita yang sehat dan mempunyai nilai gizi yang tinggi bagi semua golongan masyarakat. Metode yang digunakan adalah praktek langsung pembuatan cilok gurita dan menganalisis kelayakan usahanya. Produksi cilok gurita meliputi kegiatan pembuatan produk, pengemasan, dan juga pemasaran kepada konsumen. Cilok Gurita ini terdiri atas berbagai rasa dengan harga jual per porsi (1 mika berisikan 6 pcs) adalah Rp. 5.000,-. Strategi pemasaran yang digunakan adalah secara daring melalui media social whatsapp. Hasil perhitungan cash flow menunjukan bahwa usaha cilok gurita akan mengalami kenaikan kas sebesar Rp.50.000 ketika penjualan mencapai 50 porsi. Usaha cilok gurita ini layak untuk bersaing di pasaran karena penjualan dalam kurun waktu 1 bulan sudah dapat melebihi BEP.Abstract: The cilok that has been circulating in the community so far has been the cilok made from meat, but the price of meat is quite expensive, so there is a need for new innovations in the form of cilok made from cheap but high nutritional value. Nutrient-rich Cilok Octopus (Octopus sp) is a solution that can be developed as a novelty in today's food innovations. The purpose of this activity is to create independent business opportunities through the production of healthy octopus peelings that have high nutritional value for all groups of society. The method used is direct practice of making octopus peel and analyzing the feasibility of its business. The production of cilok octopus includes product manufacturing, packaging, and marketing to consumers. Cilok Octopus consists of various flavors with a selling price per serving (1 mica contains 6 pcs) is Rp. 5,000, -. The marketing strategy used is online via whatsapp social media. The results of the cash flow calculation show that the octopus peel business will experience an increase in cash of IDR 50,000 when sales reach 50 portions. This octopus peel business is feasible to compete in the market because sales within 1 month can exceed BEP.
COUNSELING AND HEALTH CHECKS AS AN EFFORT TO PREVENT DEGENERATIVE DISEASES Anisa Anisa; Rahmatia Thahir; Nurul Magfirah; Baharullah Baharullah; Ernawati Ernawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3604

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat penyuluhan dan cek kesahatan ini berlokasi di Desa Borong Sapiri Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pola hidup sehat guna mencegah penyakit degeratif di usia lanjut. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat. Berdasarkan permasalahan tersebut maka kegiatan ini dilakukan dengan melalui kegiatan penyuluhan da pengecekan kesehatan. Kegiatan penyuluhan berupa penyampaian materi dan edukasi mengenai penyakit degeneratif dan pola hidup sehat. Sedangkan kegiatan pengecekan kesehatan  meliputi cek tekanan darah, gula darah dan kolesterol Hasil yang diperoleh adalah 60% warga mengalami hipertensi, 30% warga memiliki kadar kolesterol tinggi dan tidak ada warga yang mengidap diabetes.Abstract:  This outreach and health check community service activity is located in Desa Borong Sapiri, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, South Sulawesi. This activity aims to increase public awareness about a healthy lifestyle to prevent degerative diseases in old age. The problems that occur are the lack of public awareness to carry out regular health checks and the lack of public awareness to adopt a healthy lifestyle. Based on these problems, this activity is carried out through counseling activities and health checks. Extension activities in the form of delivering materials and education about degenerative diseases and healthy lifestyles. While the health check activities include checking blood pressure, blood sugar and cholesterol. The results obtained are that 60% of residents have hypertension, 30% of residents have high cholesterol levels and none of the residents have diabetes.
PKM BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DENGAN TEKNOLOGI HIDROPONIK BAGI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) Riskawati Riskawati; Rahmatia Thahir; Muhammad Djajadi; Andi Gemmy A.M.A
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 3 (2020): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v3i3.2797

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Karassing, Kecamatan Herlang, bekerja sama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) di daerah tersebut yang memiliki permasalahan mengenai pemanfaatan pekarangan rumah. Kegiatan PKM ini bertujuan: 1) peningkatan pengetahuan mitra tentang intensifikasi pemanfaatan pekarangan rumah yang lebih asri dan indah dipandang mata; 2) menghasikan sayuran yang layak untuk dikonsumsi; 3) meningkatkan pengetahuan mitra tentang cara bercocok tanam yang baik dan efektif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatori, dimana tim bersama mitra langsung terlibat secara proaktif. Dan  menggunakan pendekatan solusi berupa pelatihan dan pendampingan sebagai pemecahan masalah utama pada mitra. Yang menjadi Target utama dalam pelatihan ini adalah budidaya sayuran dengan sistem hidroponik pada kelompok wanita tani Desa Karassing Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan mitra menganai pemanfaatan pekarangan rumah yang lebih asri dan indah. Hal ini terlihat dari beberapa anggota KWT yang telah memanfaatkan pekarangan rmah mereka dengan membudidayakan sayuran yang berkualitas dengan teknologi hidroponik.Abstract: This service activity is carried out in Karassing Village, Herlang District, in collaboration with the Women Farmers Group (KWT) in the area which has problems regarding the use of the house yard. This PKM activity aims to: 1) increase partners' knowledge about intensification of the use of house yards that are more beautiful and beautiful to the eye; 2) produce vegetables suitable for consumption; 3) increase partners' knowledge about good and effective farming methods. The method used in this activity is a participatory approach, where the team and partners are directly involved proactively. And using a solution approach in the form of training and mentoring as a solution to the main problem for partners. The main target in this training is the cultivation of vegetables with a hydroponic system in a group of women farmers in Karassing Village, Herlang District, Bulukumba Regency. The result of this activity was the increased knowledge of partners regarding the use of more beautiful and beautiful yards. This can be seen from several KWT members who have utilized their home yards by cultivating quality vegetables with hydroponic technology.
MANTAIN FOOD SCURITY AND BODY IMUNITY IN THE COVID-19 PANDEMIC Qoni&#039;ah Nur Wijayani
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.3501

Abstract

Abstrak: Tujuan kegiatan adalah memberi dukungan kepada masyarakat dalam menanggulangi dan mencegah wabah Covid-19 dengan cara menjaga ketahanan pangan dan imunitas masyarakat melalui sosialisasi serta pelatihan pembuatan dan pengembangan Teknologi Tepat Guna berupa pembuatan table box untuk menanam sayur-sayuran, pembuatan jamu tradisional, pembuatan pestisida dan pembuatan pupuk organik di Desa Tanjungan Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik. Kegiatan dilakukan dengan metode pembuatan dan pengembangan Teknologi Tepat Guna berupa pembuatan table box, pembuatan pestisida dari bahan alami, pembuatan pupuk organik cair, serta pembuatan minuman herbal yang kemudian disosialisasikan kepada warga Desa Tanjungan dengan memperhatikan standar protokol kesehatan. Sosialisasi dilaksanakan di Kantor Desa Tanjungan selama 2,5 jam dengan jumlah peserta 20 orang. Terlihat warga sangat antusias menanggapi materi yang diberikan karena mayoritas peserta adalah petani yang sangat memahami pengelolaan tanaman dengan baik. Hasil kegiatan ini adalah masyarakat memahami cara pembuatan table box, pembuatan pupuk organik cair, pembuatan pestisida alami dan pembuatan minuman herbal yang bisa diterapkan kepada masyarakat yang notabene adalah para petani.Abstract: The purpose of the activity is to provide support to the community in tackling and preventing the Covid-19 outbreak by maintaining food security and community immunity through socialization and training in the manufacture and development of Appropriate Technology in the form of table boxes for growing vegetables, making traditional herbs, making pesticides and making organic fertilizers in Tanjungan village, Driyorejo subdistrict, Gresik Regency. The activity is carried out by the method of making and developing Appropriate Technology in the form of table box making, the manufacture of pesticides from natural materials, the manufacture of liquid organic fertilizers, as well as the manufacture of herbal beverages which are then disseminated to the residents of Tanjungan Village by paying attention to health protocol standards. Socialization was held at Tanjungan village office for 2.5 hours with the number of participants 20 people. It seems that residents are very enthusiastic to respond to the material given because the majority of participants are farmers who understand crop management well. The result of this activity is the community understands how to make table boxes, the manufacture of liquid organic fertilizers, the manufacture of natural pesticides, and the manufacture of herbal beverages that can be applied to the community that is the farmer.
IMPROVEMENT OF PRODUCTIVITY ON EDUCATIONAL TOYS CRAFTSMEN THROUGH TRAINING OF PRODUCTION AND DIGITAL MARKETING Wiwin Puspita Hadi; Lilis Suaibah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i1.3191

Abstract

Abstrak: Media pembelajaran dapat digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satunya adalah penggunaan media edukatif yang ramah lingkungan. Tujuan dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan alternatif pemecahan masalah mitra dalam hal produksi, pemasaran, manajemen usaha dan implementasi dalam kegiatan pembelajaran untuk membuat alat permainan edukasi. Selama ini mitra menjalankan usaha kerajinan pembuatan truk mainan kayu sebagai produk utama dan mainan edukatif sebagai produk pelengkap. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi analisis situasi dan perumusan masalah mitra, pelatihan produksi dan pelatihan e commerce untuk memperluas pemasaran. Hasil pengabdian adalah  peningkatan keterampilan dan pengetahuan mitra dalam hal produksi dan diversifikasi produk dan perluasan pemasaran yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan.Abstract: Learning objective achieves by learning media. One of them is the use of environmentally friendly educational media. The purpose of the Program Kemitraan Masyarakat (PKM) is to provide alternative solutions to partner problems in production, marketing, business management, and implementation in learning activities to make educational game tools. Partners have been running a craft business to manufacture wooden toy trucks as the main product and educational toys as a complementary product. This service activity's implementation method includes situation analysis and partner problem formulation, production training, and e-commerce training to expand marketing. The result of this service is an increase in the skills and knowledge production and product diversification and expansion of marketing which, are expected to increase welfare.

Page 11 of 53 | Total Record : 524