cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JCES (Journal of Character Education Society)
ISSN : 27153665     EISSN : 26143666     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Journal of Character Education Society (JCES) | ISSN 2614-3666, is one of the devotion journals managed by the Faculty of Teacher Training and Education of Muhammadiyah University of Mataram and published every January and July. The publication of JCES aims to disseminate conceptual thinking and ideas, especially the results of community service, including: (1) science, applied, social, economic, cultural, ICT development, and administrative services, (2) training and improvement of educational technology outcomes, agriculture, information and communication, and religion (3) Teaching and empowering community and community of students, youth and community institutions on an ongoing basis. All scope is realized to the community to form a society of character and uphold the values of education.
Arjuna Subject : -
Articles 535 Documents
PEMBERDAYAAN PENANGGULANGAN COVID-19 BAGI PETUGAS KESEHATAN Candra Saputra; Ifon Driposwana Putra
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.609 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2344

Abstract

Abstrak: Corona Virus Disease 19 (COVID-19) dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh World Health Organization (WHO) dan ditetapkan sebagai pandemi oleh Indonesia berupa wabah penyakit yang perlu mendapat perhatian khusus dalam mengambil langkah-langkah strategis dalam penanggulangannya secara nasional yang melibatkan komponen masyarakat. Dari 6 strategi pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan, terdapat pendamping teknis tenaga kesehatan puskesmas untuk menjamin keberlangsungan kegiatan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keamanan petugas kesehatan dalam penanggulangan Covid-19. Metode Pelaksanaan Kegiatan ini adalah Pelatihan dan Demonstrasi serta Penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) Bagi Petugas Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT Puskesmas Rumbai Bukit Pekanbaru. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan tentang penanggulangan Covid-19 dari 40% menjadi 90% dan penambahan logistik berupa donasi  Alat Pelindung Diri bagi tenaga kesehatan.Abstract: Corona Virus Disease 19 (COVID-19) is declared a world pandemic by the World Health Organization (WHO) and designated as a pandemic by Indonesia in the form of a disease outbreak that needs special attention in taking strategic steps in its response nationally involving community components. Of the 6 community empowerment strategies in the prevention of Covid-19 by the Ministry of Health, there are technical assistants in puskesmas health workers to ensure continuity of activities. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge and safety of health workers in overcoming Covid-19. The method of carrying out this activity is training and demonstration and the delivery of personal protective equipment (PPE) for health workers. This activity was carried out at Rumbai Bukit Community Health Center, Pekanbaru. The result of this activity is that there is an increase in knowledge about Covid-19 countermeasures from 40% to 90% and the addition of logistics in the form of donations of Personal Protective Equipment for health workers.
PELATIHAN ADMINISTRASI PEMBELAJARAN BERBASIS ICT BAGI GURU TK ISLAM TERPADU Risa Herlianita; Anis Ika Nur Rohmah; Indah Dwi Pratiwi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.933 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.1610

Abstract

Abstrak: Masih banyaknya guru yang belum bisa memanfaatkan ICT, khususnya dalam pembuatan administrasi pembelajaran maupun dalam pelaksanaan pembelajaran di Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Raudhatunnajah Kadudampit, menjadi salah satu hambatan tercapainya tujuan pendidikan di era revolusi industry 4.0. Oleh karena itu, pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan guru TKIT Raudhatunnajah Kadudampit dalam penggunaan aplikasi komputer sebagai penunjang pembelajaran. Hasil yang dicapai berdasarkan indikator ketercapaian program, yaitu a) terlaksanya kegiatan mencapai 100%; b) tingkat kehadiran peserta 100%; c) tingkat partisipasi peserta mencapai 76,67%; d) tingkat pemahaman peserta mencapai 77,5%; dan e) kehadiran narasumber terlaksana yaitu 100%. Oleh karena itu, pelatihan penyusunan administrasi pembelajaran berbasis ICT bagi guru-guru TKIT Raudhatunnajah Kadudampit sudah terlaksana dengan baik.Abstract: There are still many teachers who have not been able to take advantage of ICT, especially in the making of learning administration and in the implementation of learning in the integrated Islamic kindergarten (TKIT) Raudhatunnajah Kadudampit, becoming one of the obstacles in achieving educational goals in the era of the industrial revolution 4.0. Therefore, community service is carried out to improve the skills of TKIT Raudhatunnajah Kadudampit teachers in using computer applications to support learning. The results achieved are based on program achievement indicators, namely a) the implementation of activities reaches 100%; b) 100% attendance rate; c) the participation rate of participants reached 76.67%; d) the level of understanding of the participants reached 77.5%, and e) the attendance of the resource person is 100%. Therefore, training on the preparation of ICT-based learning administration for TKIT Raudhatunnajah Kadudampit teachers has been carried out well.
KETERLIBATAN AKADEMISI DALAM MENANGGULANGI DAMPAK COVID-19 TERHADAP MASYARAKAT MELALUI AKSI BERBAGI SEMBAKO Herlan Herlan; Efriani Efriani; Agus Sikwan; Hasanah Hasanah; Galuh Bayuardi; Endang Indri Listiani; Yulianti Yulianti
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.078 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2314

Abstract

Abstrak: Aspek ekonomi menerima dampak ±60% dari bencana pandemi. Dampak ini umumnya merupakan bagain dari  proses  tindakan pencegahan dan pengendalian terhadap penyebaran Virus. Indonesia merupakan satu negara yang sedang dilanda bencana pandemi Covid-19. Berbagai kebijakan dalam upaya pencegahan telah dilakukan oleh pemerintah, yang berdampak pada aspek ekonomi masyarakat. Masyarakat pedesaan merupakan masyarakat yang rentan mengalami resiko kerugian akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk meringankan dampak pandemi Covid-19 terhadap masyarakat di beberapa desa yang menerima dampak dari kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19. Pengabdian ini menjadi satu wujud nyata keterlibatan akademisi dalam mengurangi dampak Covid-19 terhadap masyarakat di pedesaan. Pengabdian ini menggunakan model kolaborasi sebagai metode dalam pelaksanaannya. Hasil dari kegiatan ini terdapat 400 keluarga yang mendapat dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 yang tersebar di tiga desa. Pengabdian kepada masyarakat dengan model kolaborasi dinilai sebagai tindakan yang baik dalam mewujudkan keterlibatan perguruan tinggi dengan tetap melakukan social distancing.Abstract: Economic aspects received ± 60% of the impact of a pandemic disaster. This impact is generally part of the process of preventing and controlling the spread of the virus. Indonesia is a country that is being hit by the Covid-19 pandemic disaster. Various policies in prevention have been carried out by the government, which have an impact on the economic aspects of society. Rural communities are vulnerable to the risk of loss due to Covid-19 pandemic. Therefore, this service aims to mitigate the impact of the Covid-19 pandemic on communities in several villages that received the impact of the policy of preventing the spread of Covid-19. This service became a tangible manifestation of academic involvement in reducing the impact of Covid-19 on rural communities. This service uses the collaboration model as a method of implementation. As a result of this activity, 400 families were affected by the economic impact of the Covid-19 pandemic in three villages. Community service with a collaboration model is considered as a good action in realizing university involvement while continuing to do the social distance.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU IPA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBINAAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) Dewi Hikmah Marisda; Riskawati Riskawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.492 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.1375

Abstract

Abstrak: Olimpiade Sains Nasional (OSN)  adalah ajang kompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari data dinas Pendidikan Kabupaten Barru, kurang siswa yang dapat lolos pada seleksi tingkat kabupaten. Berdasarkan hal di atas maka kegiatan Pengabdian Masyarakat  yang dilakukan difokuskan kepada pembinaan guru-guru IPA SD dalam pendalaman materi dan pelatihan soal Olimpiade Sains Nasional. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan melalui pembinaan kepada guru-guru IPA SD tentang soal Olimpiade Sains Nasional, sehingga guru-guru dapat mengenali jenis soal OSN dan menganalisis soal-soal OSN, sehingga nantinya  dapat membimbing siswa yang akan mengikuti seleksi OSN dengan maksimal. Kegiatan ini dilaksanakan di PKG SDI S. Binangae, pada tanggal 25-26 Juli 2019. Kegiatan diawali dengan kegiatan pembukaan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru. Selanjutnya materi dibawakan oleh dua orang narasumber dalam satu kelas. Peserta diberikan tes sebanyak dua kali, yaitu pretest di awal kegiatan dan posttest di akhir kegiatan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal dan akhir peserta sebagai bahan evaluasi keberhasilan kegiatan pembinaan ini.Abstract:  The National Science (OSN) is a competition in the field of science for students at the elementary, junior and senior high schools in Indonesia. Based on information obtained from the Barru District Education Office Data, the lack of students who can qualify for district-level selection. Based on the above, the community service activities carried out are focused on fostering elementary science teachers in the deepening of the material and training on the National Science Olympiad. The purpose of this activity is to provide knowledge through guidance to elementary science teachers about the National Science Olympiad so that teachers can recognize OSN questions and analyze OSN questions, so that later they can guide students who will take OSN selection maximally. This activity was carried out by PKG SDI S. Binangae, on 25-26 July 2019. The activity began with an opening activity by the head of the Barru District Education office. Furthermore, the material was presented by two speakers in one class. Participants were given tests twice, namely pretest at the beginning of the activity and posttest at the end of the activity. This test aims to determine the participants’ initial and final abilities as an evaluation material for the success of this coaching activity.
PENINGKATAN DAYA SAING IKM BATIK TULIS PENDUKUNG IMPLEMENTASI ONE VILLAGE ONE PRODUCT (OVOP) Ida Kusnawati Tjahjani; Mochammad Hatta; Dedy Kunhadi; Purwanto Purwanto
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.751 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2345

Abstract

Abstrak: Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) ini merupakan kegiatan lanjutan dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang telah dilaksanakan tahun 2019. Dari observasi dan wawancara, teridentifikasi masalah pada 3 bidang, yaitu Produksi, Manajemen, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Berbagai kegiatan dirancang untuk tujuan: 1) peningkatan hasil produksi; 2) memiliki merek dagang resmi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan; 3) peningkatan keahlian dan kompetensi SDM di bidang produksi dan manajeman; 4) teridentifikasinya lebih banyak motif khas Sekardangan; 5) lebih dikenalnya batik tulis Sekardangan; 6) peningkatan daya saing pengrajin; 7) eksistensi batik tulis Sekardangan; 8) mendukung implementasi program OVOP yang telah ditetapkan. Metode pelaksanaan kegiatan, meliputi; 1) observasi dan wawancara; 2) identifikasi masalah, 3) pengambilan data: FGD dengan para ahli di bidangnya; 4) mendesain ulang (inovasi) beberapa peralatan membatik, 5) membuat modul pelatihan, 6) pelatihan dan pendampingan; 7) pembuatan laporan hasil pelatihan, laporan kemajuan, laporan akhir dan laporan keuangan, 8) publikasi media massa online; 10) Youtube; 11) pembuatan artikel jurnal nasional ber-ISSN; 12) pendaftaran HKI; 13) pembuatan buku referensi. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terwujudnya semua target kegiatan, terjalin kerja sama yang baik dan berkelanjutan serta peningkatan daya saing batik tulis sebagai produk unggulan daerah.Abstract: The Regional Superior Product Development Program (PPPUD) is a continuation of the Community Partnership Program (PKM) which has been implemented in 2019. From observations and interviews, identified problems in 3 areas, namely Production, Management, and Human Resources (HR). Various activities are designed for the purpose of: 1) increased production; 2) has an official trademark from the Industry and Trade Office; 3) increased expertise and competence of human resources in the field of production and management; 4) identification of more typical motifs Sekardangan; 5) better known Sekardangan batik; 6) increasing the competitiveness of craftsmen; 7) the existence of Sekardangan handmade batik; 8) supports the implementation of predetermined OVOP programs. Methods of carrying out activities, including; 1) observation and interview; 2) identification of problems, 3) data collection: FGD with experts in their fields; 4) redesigning (innovation) some batik equipment; 5) making training modules; 6) training and mentoring; 7) making training report, progress report, final report and financial report; 8) online mass media publication; 10) Youtube; 11) preparation of ISSN national journal articles; 12) registration of IPR; 13) making reference books. The results of the implementation of the activities are the realization of all activity targets, good and sustainable cooperation established as well as increasing the competitiveness of written batik as a regional superior product.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU SEKOLAH DASAR Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Romi Hidayatullah; Yuni Mariyati; Akhmad H. Mus; Arpan Islami Bilal; Zedi Muttaqien
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.237 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2215

Abstract

Abstrak: Karakteristik usia siswa sekolah dasar adalah anak sudah mampu berpikir logis, dengan berbantuan benda-benda konkret. Dengan demikian, guru yang merupakan komponen penting dalam proses kegiatan belajar mengajar harus mampu mengembangkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan professional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satunya melalui penerapan penggunaan media pada proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan agar guru mampu merancang, mendesain, dan mengembangkan media pembelajaran, khususnya media pembelajaran diorama. Media diorama tingkat konkretisitasnya lebih tinggi jika dibandingkan dengan media visual karena diorama merupakan media tiga dimensi yang dapat menggambarkan keadaan sebenarnya, sehingga dapat membantu siswa belajar memahami materi pelajaran dan hal ini sesuai dengan karakteristik usia siswa sekolah dasar.Abstract: The age characteristic of elementary school students is that the child can think logically, with the assisted concrete objects. Thus, teachers who are important components in the process of learning to teach must be able to develop pedagogic competence, personality, social and professional to improve the quality of learning. One of them through the application of media use in the learning process will be implemented. This dedication activity aims to help teachers to design, design and develop learning media, especially diorama learning media. Diorama media is higher in its concreticient compared to visual media because dioramas are three-dimensional media that can depict the real state, so it can help students learn to understand the subject matter and this is under the age characteristics of the elementary school students.
PERBAIKAN SARANA PRODUKSI TEH KELOR Nikmatul Ikhrom Eka Jayani; Karina Citra Rani; Noviaty Kresna Darmasetiawan; Elsye Tandelilin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.392 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2321

Abstract

Abstrak: KWT “Sri Rejeki”, Desa Bogo merupakan Kelompok Wanita Tani yang bergerak dalam produksi teh kelor. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan sarana produksi yang belum memenuhi syarat Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Tujuan dari program pengabdian masyarakat adalah melakukan pendampingan mitra KWT “Sri Rejeki”, Desa Bogo untuk meningkatkan kualitas produk teh kelor, melalui perbaikan sarana produksi teh kelor. Metode yang dilakukan pada perbaikan sarana produksi teh kelor adalah pendampingan, koordinasi dan keterlibatan serta peran aktif dari pelaksana pengabdian (TIM PPDM Sentra Kelor, Universitas Surabaya), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dan Pemerintah Desa (PEMDES) Bogo. Hasil dari pengabdian masyarakat yang telah dilakukan di Bogo adalah tersedianya sarana produksi teh kelor yang memenuhi persyaratan CPPOB. Perbaikan sarana produksi pembuatan teh kelor di Desa Bogo dilakukan melalui desain ruang produksi. Ruang produksi dibedakan menjadi area area sortasi basah, pencucian,  penirisan, pengeringan, sortasi kering, pengecilan ukuran partikel (penyerbukan), pengemasan,  dan penyimpanan. Perbaikan sarana produksi pada pembuatan teh kelor di Desa Bogo berdampak terhadap kualitas produk terutama ditinjau dari parameter mikrobiologi.Abstract: WT “Sri Rejeki”, is a Woman Group in Bogo Village which concerns to production tea herbal from moringa leaf. The production facilities of moringa tea did not meet the guidelines for Good Processed Food Production (CPPOB). This program aims to accompany KWT “Sri Rejeki”, Bogo Village to improve the quality of moringa tea product through the improvement of moringa tea production facilities. The methods for improving production facilities are involvement, coordination and active support from all related parties include PPDM team, University of Surabaya, Bappeda Bojonegoro, BPBD Bojonegoro, and PEMDES Bogo. The result of this program is the facilities for production moringa tea are available and meet the guidelines for CPPOB. Improvements in building design are carried out by arranging plans and dividing the production space into areas of wet sorting, washing, draining, drying, dry sorting, particle size reduction (pollination), packaging, and storage. The area of the production site is separated to ensure hygiene and to avoid contamination between products. The improvement of production facilities of Moringa tea in Bogo Villages has an impact on improving the quality of products, especially in terms of microbiological parameters.
PENGUATAN STRUKTUR KELEMBAGAAN UNIT PENGELOLA KEGIATAN (UPK) DAN BADAN KERJASAMA ANTAR DESA (BKAD) Hamidah Suryani Lukman; Ana Setiani; Yanti Mulyanti; Aritsya Imswatama; Novi Andri Nurcahyono; Pujia Siti Balkist
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.336 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.1693

Abstract

Abstrak: Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dalam rangka menindaklanjuti kerjasama yang dilakukan Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Tasikmalaya dengan Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kabupaten Tasikmalaya. Kerjasama ini terwujud dalam upaya merealisasikan bukti kepedulian perguruan tinggi khususnya jurusan Studi Manajemen Fakultas Ekonomi terhadap masyarakat disekitarnya. Mengingat pentingnya keberadaan UPK di masing-masing Desa, maka perlu adanya pembenahan yang terstruktur demi menjaga keberlangsungan keberadaan UPK. Berdasarkan masalah tersebut maka kami  melakukan pelatihan  dan pendampingan  yang behubungan dengan  masalah utama yang dihadapi yaitu menyangkut masalah pengelolaan keuangan. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan melalui 2 tahap kegiatan, yaitu tahap 1 meliputi Bimbingan teknis (bimtek) terhadap pelaksana teknis (staf) UPK dengan materi penyusunan laporan keuangan, dan tahap 2 yaitu pelatihan  terhadap pimpinan/koordinator UPK BKAD  Kabupaten Tasikmalaya dengan materi peningkatan kemampuan manajerial dan penetapan standar kerja baku.Abstract:  The purpose of devotion to this community is to follow up on the cooperation conducted by the Faculty of Economics of Universitas Siliwangi Tasikmalaya with the Unit activity Management (UPK) of the Inter Village Cooperation Agency (BKAD) Tasikmalaya district. This cooperation is realized in the effort to realize the evidence of higher education especially in the study of Management Studies Faculty of economics towards surrounding communities. Given the importance of UPK's existence in each village, it needs to be a structured improvement to maintain the continuity of UPK existence. Based on the problem, we conduct training and mentoring that connect with the main problem faced is about financial management issues. Devotion to the community is done through 2 stages of activity, namely, phase 1 covering technical guidance (technology) on technical executor (staff) UPK with financial Report preparation material and Phase 2 is training on the leader/Coordinator UPK BKAD Tasikmalaya District with the material improvement of managerial ability and determination of standard work standards.
PEMANFAATAN SAPROLEGNIA ZERO SYSTEM PADA PEMBENIHAN IKAN PATIN (Pangasius sp.) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT Danang Yonarta; Madyasta Anggana Rarassari; Irmawati Irmawati
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.822 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2305

Abstract

Abstrak: Lokasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini terletak di Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir. PkM ini mengatasi dua permasalahan yang terdapat di kelompok tani desa sakatiga yaitu produksi benih yang menurun dan serangan jamur. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam peningkatan budidaya intensif adalah dengan menambahkan hormon ovaprim ke dalam tubuh ikan yang sudah matang gonad untuk mempercepat proses pemijahan sehingga dapat dihasilkan benih ikan patin yang baik dimana jumlah, mutu dan waktu penyediaannya dapat diatur sesuai dengan yang diinginkan. Setelah pembuahan dan sebelum dimasukkan ke dalam corong inkubasi, telur terlebih dahulu dilakukan pencucian dengan larutan ekstrak daun sirih (bagian dari saprolegnia zero system) yang bertujuan untuk menghilangkan daya rekatnya. Upaya menghilangkan daya rekat telur bertujuan agar telur dapat bergerak dengan adanya dorongan air selama periode inkubasi. Metode PkM yang dilakukan melalui penyuluhan serta dilakukan pendampingan. Indikator capaian hasil kegiatan terlihat meningkat, baik dari segi pendapatan maupun produksi. Hasil produksi mitra sebelum adanya kegiatan PKM ini hanya mampu memproduksi benih ikan patin, dan belum mampunya memproduksi benih ikan patin secara mandiri. PkM ini memiliki luaran yaitu; 1) Artikel pada media massa cetak/ elektronik, 2) artikel ilmiah,  3) video kegiatan.Abstract: The location of this Community Service activity is located in Sakatiga Village, Indralaya District, Ogan Ilir Regency. This PkM overcome two problems found in the Sakatiga village farmer groups, namely decreased seed production and fungal attack. One effort that can be done in increasing intensive cultivation is by adding hormone ovaprim to the body of a mature gonad fish to accelerate the spawning process so that good catfish seedlings can be produced where the quantity, quality and time of supply can be adjusted as desired. After fertilization and before inclusion in the incubation funnel, the eggs are first washed with a betel leaf extract solution (part of the zero saprolegnia system) which aims to eliminate its adhesion. Efforts to eliminate the adhesion of the eggs aim to make the eggs move with the urge of water during the incubation period. The PkM method counseling is also accompanied by assistance Indicators of the achievement of appear to be increasing, both in terms of income and production. The results of the production of partners before the PkM activity was only able to produce catfish seeds, and have not been able to produce catfish seeds independently. This PkM has outcomes, namely; 1) Articles on print / electronic mass media, 2) scientific articles, 3) activity video.
PARTISIPASI PEMUDA DALAM PROGRAM PENYERAPAN 10,000 TENAGA KERJA BARU KABUPATEN TAKALAR Jusmawandi Jusmawandi; Irma Andriani; Safriadi Safriadi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.678 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2330

Abstract

Abstrak: Bupati Takalar periode 2017-2022 membuat 22 program unggulan, salah satu di antaranya adalah penyerapan 10.000 tenaga kerja baru. Berdasarkan data dinas terkait telah mencatat sebanyak 7,617 tenaga kerja yang terlibat di dalam kegiatannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada Pemuda agar mampu terserap ke dalam pasar tenaga kerja dan membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program kerja. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu latihan keterampilan atau drill and practice. Kegiatan dilakukan menekankan pada kegiatan ceramah dan praktek langsung sesuai kompetensi yang ingin dicapai. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat berjalan sesuai dengan yang ditentukan, pemuda yang menjadi peserta mendapat peningkatan softskill dan hardskill. Pemerintah juga mendapat dukungan dari kegiatan ini dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM di Kabupaten Takalar.Abstract: Regent of Takalar for the period of 2017 - 2022, made 22 excellent programs, one of which was the absorption of 10,000 new workers. Based on data from related agencies, they have recorded as many as 7,617 workers involved in their activities. This community service aims to provide training for youth so that they can compete in the world of work. The method used is the drill and practice method. The activities carried out emphasize lecture activities and direct practice in line with the competencies to be achieved. The results of community service activities went just as what was determined, the youth participating in the program obtained an improvement of their soft skills and hard skills. The government also received support from this activity in increasing the quantity and quality of human resources in Takalar District.

Page 7 of 54 | Total Record : 535