cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024): June" : 131 Documents clear
Pelatihan produksi tv dan film di SMK Nasional Kayu Tanam Ezriani Ezriani; Nitasri Murawaty Girsang; Vicia Dwi Prakarti; Dynia Fitri; Septriani Septriani; Khairunnisa Khairunnisa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23570

Abstract

Abstrak Proses  Produksi Televisi dan Film merupakan salah satu pengetahuan penting bagi siswa – siswi  SMK khususnya yang memilih jurusan dibidang tersebut. Namun sering sekali kegiatan proses produksi dilakukan dengan tahapannya belum sesuai, oleh karena itu sangat dibutuhkan pelatihan yang berkelanjutan untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dan peserta didik di SMK Nasional Kayu Tanam tentang proses Produksi Televisi dan Film. Metode pelatihan yang digunakan pada pelaksaaan pelatihan ini adalah metode ceramah. Adapun yang menjadi mitra/peserta pelatihan adalah guru dan siswa/ siswi SMK Nasional Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat  yang terdiri dari 6 orang guru dan 21 orang siswa/siswi. Ceramah diberikan dalam ruangan kelas yang dimulai dengan perkenalan, penjelasan materi, tanya jawab, dan pemberian doorprize. Materi yang disampaikan meliputi materi tahapan pra produksi, tahapan produksi dan tahapan pasca produksi TV dan Film. Kegiatan pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman kepada guru dan peserta didik tentang pengetahuan proses produksi televisi dan film. Pelatihan ini dapat meningkatkan kreativitas guru dalam memberikan pembelajaran melalui media audio visual, sedangkan bagi peserta didik dapat membantu kesulitan dalam belajar dengan memanfaatkan media pembelajaran  audio-visual. Pelatihan ini juga dilakukan dalam upaya untuk meningkatan SDM SMK Kayu Tanam dalam menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dengan kebutuhan industri global. Kata kunci: pelatihan; produksi; TV dan film AbstractThe Television and Film Production Process is an important piece of knowledge for vocational school students, especially those who choose to major in this field. However, production process activities are often carried out in inappropriate stages, therefore ongoing training is needed to be able to overcome these problems. The training activity aims to increase the knowledge of teachers and students at Kayu Tanam National Vocational School about the Television and Film Production process. The training method used in implementing this training is the lecture method. The partners/training participants are teachers and students of Kayu Tanam National Vocational School, Padang Pariaman Regency, West Sumatra Province, consisting of 6 teachers and 21 students. Lectures are given in the classroom starting with introductions, explanation of the material, questions and answers, and giving door prizes. The material presented includes material on pre-production stages, production stages and post-production stages for TV and film. This training activity was successful in providing teachers and students with an understanding of the knowledge of the television and film production process. This training can increase teacher creativity in providing learning through audio-visual media, while students can help with learning difficulties by utilizing audio-visual learning media. This training is also carried out in an effort to improve the human resources of Kayu Tanam Vocational School in producing graduates who are able to compete with the needs of global industry. Keywords: training; production; TV and film.
Pengabdian masyarakat : membangun kemampuan penetapan harga produk makanan sesuai tren pasar dan target konsumen bagi UMKM Aliah Ghina; Leriza Desitama Anggraini; Reny Aziatul Pebriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24666

Abstract

AbstrakUMKM di Indonesia memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Namun, banyak UMKM masih mengalami kesulitan dalam menentukan harga produk makanan yang optimal. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mereka.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kemampuan UMKM dalam menetapkan harga produk makanan yang sesuai dengan tren pasar dan target konsumen. Penerapan metode kegiatan ini melibatkan pemanfaatan teknik pelatihan, pendampingan, dan konsultasi. Materi pelatihan mencakup konsep penetapan harga, analisis tren pasar, analisis target konsumen, dan strategi penetapan harga yang efektif.  Hasil kegiatan menyatakan bahwa ada perubahan yang terjadi dalam peningkatan pemahaman UMKM tentang konsep penetapan harga, peningkatan kemampuan UMKM dalam menganalisis tren pasar dan target konsumen, peningkatan kemampuan UMKM dalam menetapkan harga produk makanan yang optimal. Kata kunci: UMKM; harga produk penjualan; harga jual; tren pasar; target konsumen Abstract MSMEs in Indonesia play an important role in the national economy. However, many MSMEs still experience difficulties in determining optimal prices for food products. This can hinder the growth and sustainability of their business. The aim of this community service activity is to build the ability of MSMEs to set prices for food products in accordance with market trends and consumer targets. This activity method is carried out using training, mentoring and consultation methods. Training materials cover pricing concepts, market trend analysis, consumer target analysis, and effective pricing strategies. The results of the activity stated that there were changes that occurred in increasing MSMEs' understanding of the concept of pricing, increasing the ability of MSMEs in analyzing market trends and target consumers, increasing the ability of MSMEs in setting optimal prices for food products. Keywords: MSMEs; product sales prices;  selling prices;  market trends; consumer targets
Gerakan pengelolaan air limbah rumah tangga (GELORA) menggunakan Moringa oleifera di desa Aranio RT. 02, kabupaten Banjar Faris Zaky Mahendra; Apipah Apipah; Humaira Azlia; Saidatu Rasidah; Lenie Marlinae
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23182

Abstract

Abstrak Masalah kesehatan masyarakat dari hasil kegiatan pengalaman belajar lapangan adalah pembuangan limbah langsung ke sungai. Berasal dari limbah air dapur, air kamar mandi, air cuci pakaian, dan air wastafel ke sungai sebanyak 4.125 liter. Pembuangan limbah ke sungai disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan kesadaran dalam mengelola limbah. Oleh karena itu, dilaksanakan  program pengelolaan limbah rumah tangga guna menekan kejadian pencemaran lingkungan. Program tersebut berisikan pemberian penyuluhan limbah padat dan limbah cair rumah tangga, pemberian bibit kelor sebagai pengelolaan limbah cair yang juga dapat dimanfaatkan menjadi bahan olahan dan menanggulangi permasalahan limbah, kegiatan gotong-royong untuk membersihkan lingkungan sekitar khusunya saluran air yang ada, serta monitoring dan evaluasi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan peran aktif masyarakat desa akan pentingnya menjaga status kesehatan dan lingkungan. Hasil pengabdian menghasilkan output peningkatan >50% (76%) pengetahuan peserta terkait limbah cair rumah tangga dan tanaman kelor, serta peningkatan >50% (71%) pengetahuan peserta terkait penyuluhan limbah padat hasil pre-test dan post-test yang telah diisi. Pada kegiatan gotong royong juga terjadi peningkatan kebersihan lingkungan dengan hasil rekapitulasi penilaian lembar observasi yaitu skor baik. Kata kunci: limbah rumah tangga; kelor; sampah Abstract A public health problem from the results of the field learning experience activities is the direct disposal of waste into the river. Coming from kitchen water waste, bathroom water, clothes washing water, and sink water to the river as much as 4,125 liters. The disposal of waste into the river is caused by a lack of knowledge and awareness in managing waste. Therefore, a household waste management program was implemented to reduce the incidence of environmental pollution. The program contains the provision of counseling on household solid and liquid waste, the provision of moringa seeds as liquid waste management which can also be used as processed materials and overcome waste problems, mutual cooperation activities to clean the surrounding environment, especially existing waterways, and monitoring and evaluation. This program is expected to increase the knowledge, awareness, and active role of the village community on the importance of maintaining health status and the environment. The results of the service resulted in an output increase of >50% (76%) of participants' knowledge related to household liquid waste and moringa plants, as well as an increase of >50% (71%) of participants' knowledge related to solid waste counseling from the pre-test and post-test results that had been filled out. In mutual cooperation activities, there was also an increase in environmental cleanliness with the results of the recapitulation of the observation sheet assessment, namely a good score. Keywords: household waste; moringa; garbage
Pemberdayaan masyarakat untuk pencegahan stunting dengan program KETAN SEHAT (Kebun dan Taman Sehat Bebas Stunting) di desa Aranio Monicha Septrya Marpaung; Hamdanah Hamdanah; Adelia Puspita Sari; Muhamad Khafiz Irwannor; Muhamad Ihsan Fadhiel; Nita Pujianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23512

Abstract

Abstrak Stunting (kerdil) adalah suatu keadaan di mana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur seusianya. Berdasarkan data survei lapangan yang telah dilakukan di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, didapatkan 21 anak yang berstatus stunting, yaitu 58,6% di antaranya pendek dan 41,4% di antaranya sangat pendek. Tujuan program KETAN SEHAT untuk membantu meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kesehatan warga desa khususnya ibu yang memiliki balita dan kader kesehatan akan pentingnya pemenuhan gizi serta sebagai alternatif yang dilakukan untuk mendapatkan bahan makanan yang dapat melengkapi gizi keluarga khususnya untuk balita. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini yaitu (1) edukasi dan sosialisasi mengenai stunting dan program KETAN SEHAT, (2) pembentukan tim pengurus tanaman, dan (3) pembuatan KETAN SEHAT. Setelah dilakukan uji statistik pada hasil pre-test dan post-test menggunakan uji normalitas data dan uji wilcoxon diketahui p-value < 0,05, oleh karena itu berarti terjadi perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan karena terjadi peningkatan skor pada kebanyakan peserta. Saran untuk keberlanjutan program yaitu untuk dapat dilaksanakan pada musim hujan saja, karena apabila dilaksanakan pada musim kemarau terdapat kendala berupa kesulitan air untuk menyirami tanaman. Kata kunci: stunting; penyuluhan; kebun; taman. Abstract Stunting is a condition in which toddlers have less length or height when compared to their age. Based on field survey data conducted in Aranio Village, Banjar Regency, South Kalimantan, 21 children were stunted, of which 58,6% were short and 41,4% were very short. The purpose of the KETAN SEHAT program is to help increase the knowledge, awareness and health of villagers, especially mothers who have toddlers and health cadres about the importance of fulfilling nutrition and as an alternative to get food ingredients that can complement family nutrition, especially for toddlers. The methods carried out in this service activity are (1) education and socialization about stunting and the KETAN SEHAT program, (2) the formation of a plant management team, and (3) the creation of KETAN SEHAT. After statistical tests were carried out on the pre-test and post-test results using the data normality test and the Wilcoxon test, it was found that the p-value   < 0.05, therefore it means that there is a significant difference between knowledge before and after counseling because there is an increase in scores in most participants. The suggestion for the sustainability of the program is to be implemented in the rainy season only, because if it is carried out in the dry season there are obstacles in the form of water difficulties to water plants. Keywords: stunting; counseling; plants; garden.
Sosialisasi program makan bersama guna pembentukan karakter siswa di SMPN 1 Sukamulia kabupaten Lombok Timur Aliahardi Winata; Baiq Nurhayatun; Zedi Muttaqin; Deviana Mayasari; Muhamad Yunus; Sintayana Muhardini; Sirajuddin Sirajuddin; M. Firman Ramadhan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24633

Abstract

AbstrakProgram pendidikan karakter telah menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu pendekatan yang diadopsi oleh sekolah adalah program makan bersama, yang bertujuan untuk menggabungkan aspek interaksi sosial, nilai-nilai, dan kesadaran nutrisi sebagai sarana pembentukan karakter siswa. Kegiatan pengabdian ini  dilakukan di SMP 1 Sukamulia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Mitra sasaran terdiri dari siswa SMP 1 Sukamulia. Kegiatan ini mengungkapkan bahwa program makan bersama di SMP 1 Sukamulia secara signifikan berkontribusi terhadap pembentukan karakter positif siswa. Terdapat peningkatan yang bermakna dalam aspek kerjasama, tanggung jawab, dan kesadaran sosial di antara peserta program ini. Selain itu, program ini juga berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang nutrisi dan pentingnya makanan seimbang. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan karakter. Program makan bersama bukan hanya berperan dalam memenuhi aspek gizi siswa, tetapi juga dalam membentuk karakter mereka secara menyeluruh. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi perlunya pengintegrasian program serupa dalam kurikulum pendidikan nasional untuk memajukan pendidikan karakter di Indonesia. Kata kunci : pembentukan karakter; pendidikan karakter; program makan bersama.AbstractCharacter education programs have become the main focus in efforts to improve the quality of education in Indonesia. One of the approaches adopted by schools is the community meal program, which aims to combine aspects of social interaction, values, and nutritional awareness as a means of building student character. This service activity was carried out at SMP 1 Sukamulia, East Lombok, West Nusa Tenggara. The target partners consist of students from SMP 1 Sukamulia. This activity revealed that the communal eating program at SMP 1 Sukamulia significantly contributed to the formation of students’ positive character. There is a significant increase in aspects of cooperation, responsibility, and social awareness among participants in this program. Apart from that, this program also succeeded in increasing students’ understanding of nutrition and the importance of a balanced diet. The results of this research highlight the importance of a holistic approach to character education. The shared meal program not only plays a role in fulfilling students’ nutritional aspects but also in shaping their overall character. The implications of these findings underscore the need to integrate similar programs into the national education curriculum to advance character education in Indonesia. Keywords : character formation; character education; communal dining program
Efektivitas upaya intervensi dalam mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi pada kelompok pra lansia dan lansia Ruth Abigail Vania Girsang; Khuliyah Candraning Dinayah; Aditya Sukma Pawitra; Bian Shabri Putri Irwanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23054

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tertinggi di Desa Suwaloh dengan jumlah kasus 74 orang yang penderitanya merupakan pra lansia dan lansia. Tujuan dari program “Suwaloh BERPOTENSI” adalah untuk memberikan upaya intervensi dalam mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi sesuai dengan kondisi sumber daya dan karakteristik masyarakat. Metode pelaksanaan program ini terdiri dari sosialisasi kesehatan (SOLASI), pembekalan berupa buku saku dan lagu (BUKSI dan LUSI), serta demonstrasi senam hipertensi (SELASI) yang dilangsungkan pada tanggal 17 Januari 2023. Sasaran dalam program ini adalah kelompok umur pra lansia dan lansia yang berjumlah 50 orang. Hasil yang telah dicapai pada Program “Suwaloh BERPOTENSI” adalah jumlah peserta yang hadir sebanyak 40 orang (80%) serta terjadi peningkatan pengetahuan >10% berdasarkan pre-test dan post-test. Oleh karena itu, program “Suwaloh BERPOTENSI” disimpulkan berhasil dilaksanakan dengan efektif dan optimal sebagai upaya intervensi penyakit hipertensi pada kelompok pra lansia dan lansia. Kata kunci: hipertensi; pra lansia; lansia; intervensi; sosialisasi Abstract Hypertension is a non-communicable disease with the highest prevalence in Suwaloh Village with 74 cases whose occupants are pre-elderly and elderly. The "Suwaloh BERPOTENSI" program aims to provide intervention efforts in preventing and controlling hypertension in accordance with the condition of resources and the characteristics of the community. The method of the program implementation consisted of health socialization (SOLASI), providing pocket book and song (BUKSI and LUSI), and demonstration of hypertension exercises (SELASI) which were held on January 17, 2023. The targets in this program were the pre-elderly and elderly age group with a total of 50 people. The results that have been achieved in the "Suwaloh BERPOTENSI" Program were the number of participants who attended by 40 people (80%) and there was an improvement in knowledge >10% between pre-test and post-test. Therefore, the "Suwaloh BERPOTENSI" program was concluded to have been successfully implemented effectively and optimally as an intervention effort for hypertension in the pre-elderly and elderly groups. Keywords: hypertension; middle age; elderly; intervention; socialization
Implementasi smart learning menggunakan ChatGPT pada SMAS Bodhicitta Medan Irpan Adiputra Pardosi; Hardy Hardy; Sio Jurnalis Pipin; Tanti Tanti; William William
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22549

Abstract

AbstrakKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada 27 guru dan 18 siswa di SMAS Bodhicitta Medan tentang implementasi Smart Learning menggunakan ChatGPT, dengan fokus pada personalisasi pengalaman belajar dan integrasi teknologi berbasis artificial intelligence (AI) pada pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan dan desain pelatihan, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pra-test menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, pemahaman siswa dan guru tentang smart learning dan penggunaan ChatGPT masih terbatas. Namun, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerimaan terhadap integrasi ChatGPT dalam pembelajaran. Survei penerimaan mengindikasikan bahwa 82% siswa dan 78% guru merasa penggunaan ChatGPT efektif dan memenuhi kebutuhan pembelajaran. Meskipun beberapa responden menyatakan kurang efektif dalam penggunaan teknologi AI dalam pembalajaran, namun tingkat penerimaan yang tinggi menunjukkan respons positif terhadap penggunaan teknologi AI dalam kelas, menandakan pentingnya adaptasi metode pembelajaran yang inovatif. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendorong integrasi teknologi canggih dalam pendidikan. Kata kunci: ChatGPT; smart learning;  artificial intelligence, pelatihan. Abstract This community service activity aims to provide training to 27 teachers and 18 students at SMAS Bodhicitta Medan on the implementation of Smart Learning using ChatGPT, with a focus on personalising the learning experience and integrating artificial intelligence (AI)-based technology in learning. The implementation method includes needs identification, training planning and design, training implementation, and monitoring and evaluation through pre-test and post-test. The pre-test results showed that before the training, students' and teachers' understanding of smart learning and the use of ChatGPT was still limited. However, the post-test results showed a significant increase in understanding and acceptance of ChatGPT integration in learning. The acceptance survey indicated that 82% of students and 78% of teachers felt the use of ChatGPT was effective and fulfilled the learning needs. Although some respondents expressed a lack of effectiveness in the use of AI technology in teaching, the high level of acceptance indicates a positive response to the use of AI technology in the classroom, signalling the importance of adapting innovative learning methods. This activity successfully improved the quality of learning and encouraged the integration of advanced technology in education. Keywords: chatgpt; smart learning;  artificial intelligence; training.
Pelatihan pengadaan barang dan jasa di desa Baumata kabupaten Kupang Arifin Sanusi; Jack C. A. Pah; Adi Yermia Tobe; Daud Pulo Mangesa; Dominggus G. H. Adoe; Jahirwan Ut Jasron; Verdy Koehuan; Matheus M. Dwinanto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23361

Abstract

Abstrak Pelatihan pengadaan barang dan jasa di desa melalui program pengabdian masyarakat ini diperuntukan bagi apatur desa untuk Desa Baumata, Desa Baumata Barat, Desa Baumata Timur, Desa Baumata Utara, dan Desa Bokong. Tujuan dari penyelenggraan kegiatan ini anatara lain, Pertama Memberikan pengetahuan kepada para aparatur desa agar dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sesuai dengan peraturan.  Kedua  memberikan pemahaman tentang pengadaan barang dan jasa di desa dengan  metode swakelola. Ketiga menjelaskan cara pengadministrasian dokumen pengadaan barang dan jasa. Keempat memberikan pemahaman cara pengawasan dan kontrak dalam pelaksanaa pengadaan barang/jasa di desa melalui swakelola. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan aparatur desa tidak salah dalam proses pengadaan barang dan jasa melalui swakelola baik dari segi proses, pelaksanaan, pengawasan, administrasi, dan pertanggungjawaban.  Pelatihan  diikuti 10 orang peserta, adapun khalayak sasaran peserta terdiri dari Ketua TPK dan angota TPK dari lima desa. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah, tutorial, contoh kasus, dan diskusi. Hasil dari pelaksanaan kegiatan dievaluasi melalui posttest. Dari 10 peserta memiliki nilai rerata 85. Semua peserta antusias mengikuti acara hingga selesai dan merasakan manfaat pelatihan untuk meningkatakan akuntabilitas dan transparansi pengunaan dana desa. Peserta pelatihan juga menilai bahwa pelatihan ini penting dan sangat diperlukan bagi perangkat desa. Kata kunci: swakelola, barang, jasa, aparatur desa. Abstract Training on procurement of goods and services in villages through this community service program is intended for village officials for Baumata Village, West Baumata Village, East Baumata Village, North Baumata Village, and Bokong Village. The objectives of holding this activity include, firstly, providing knowledge to village officials so that the procurement of goods and services is by regulations. Second, it provides an understanding of the procurement of goods and services in villages using self-management. Third, it explains how to administer goods and services procurement documents. Fourthly, it provides an understanding of how to supervise and contract the implementation of the procurement of goods/services in villages through self-management. With this training, it is hoped that village officials will avoid mistakes in procuring goods and services through self-management in process, implementation, supervision, administration, and accountability. Ten participants attended the training, and the target audience of participants consisted of the TPK Chair and TPK members from five villages. This training activity was implemented using lectures, tutorials, case examples, and discussion methods. The results of implementing activities are evaluated through a posttest. Of the 10 participants, the average score was 85. All participants enthusiastically attended the event until the end and felt the benefits of the training in increasing accountability and transparency in using village funds. The training participants also considered that this training was essential and essential for village officials.Keywords: self-management, goods, services, village apparatus.
PKM pembuatan web E-Commerce dengan CMS wordpress untuk meningkatkan penjualan pada UMKM E-Nambah kota Tangerang Tri Ika Jaya Kusumawati; Dinda Triana; Ravindra Safitra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24123

Abstract

Abstrak Perubahan paradigma dalam kegiatan ekonomi menciptakan transformasi signifikan pada bisnis online, di mana internet dan teknologi informasi memainkan peran kunci. UMKM E-Nambah, usaha kuliner yang fokus pada makanan rumahan dengan sentuhan pedas, awalnya memanfaatkan pemasaran melalui jaringan pertemanan dan media sosial. Kendati berhasil, keterbatasan informasi stok barang secara real-time menjadi hambatan, mempengaruhi keputusan pembelian calon pelanggan. PKM ini bertujuan membantu meningkatkan efisiensi dan kepercayaan pelanggan dengan menerapkan e-commerce menggunakan Content Management System (CMS) WordPress. Integrasi informasi stok otomatis dengan media sosial, transparansi bahan makanan pada setiap produk, dan pengurangan ketidakpastian terkait ketersediaan stok menjadi fokus implementasi. Metode ini diharapkan memfasilitasi transaksi online, mempromosikan produk baru, dan menyelenggarakan promo menarik, bertujuan memperluas pangsa pasar, meningkatkan keterlibatan pelanggan, serta memberikan informasi komprehensif. Implementasi ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis UMKM E-Nambah dalam era digital. Berdasarkan hasil yang dibuat telah dilakukan penilaian dari mitra menggunakan usability testing sederhana pada web e-commerce yang dibangun nilai penerimaan rata-rata 79,77%, sedangkan untuk pelatihan yang diberikan mendapatkan nilai rata-rata 85,33%. Angka ini menunjukkan bahwa hasil kegiatan PKM ini sudah baik dan dapat diterima. Kata kunci: e-commerce; content  management  system; wordpress; toko E-Nambah; usability testing. Abstract The paradigm shift in economic activities is creating a significant transformation in online business, where the internet and information technology play a key role. UMKM E-Nambah, a culinary business that focuses on home-cooked food with a spicy touch, initially utilized marketing through friendship networks and social media. Even though it was successful, limited real-time stock information was an obstacle, affecting potential customers' purchasing decisions. This PKM aims to help increase fficiencyand customer trust by implementing e-commerce using the WordPress Content Management System(CMS). Integration of automatic stock information with social media, transparency of food ingredientsfor each product, and reducing uncertainty regarding stock availability are the focus of implementation. This method is expected to facilitate online transactions, promote new products, and hold attractive promotions, aimed at expanding market share, increasing customer engagement, and providing comprehensive information. This implementation is expected to make a positive contribution to the growth of the E-Nambah MSME business in the digital era. Based on the results, an assessment was carried out from partners using simple usability testing on the e-commerce website that was built, with an average acceptance score of 79.77%, while the training provided received an average score of 85.33%. This figure shows that the results of this PKM activity are good and acceptable. Keywords: e-commerce; content management system; wordpress; e-nambah store; usability testing.
Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam penyediaan bahan ajar pada guru SMAN 1 Waru Sidoarjo Ari Cahaya Puspitaningrum; Mochamad Nurhadi; Moch. Anang Karyawan; Abdullah Khoir Riqqoh; Syifa Karima
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22996

Abstract

Abstrak Di era digital ini, pemanfaatan teknologi terkini, yaitu kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) mengalami perkembangan yang pesat di dunia pendidikan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, telah ditemukan beberapa kegiatan pengabdian yang dilakukan di sekolah tentang pemanfaatan teknologi AI dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran.  Dalam kegiatan PkM ini, dilakukan pelatihan dan pendampingan pada guru SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo tentang pemanfaatan aplikasi AI, yang meliputi Humata.AI, Canva, dan Perplexity.AI. Jumlah  guru yang mengikuti pelatihan dan pendampingan sebanyak 28 guru. Tujuan dari kegiatan PkM adalah meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kompetensi guru dalam bidang teknologi informasi. Pelaksanaan kegiatan PkM diawali dengan observasi dan wawancara, kemudian dilanjutkan persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan pre-test dan post-test kepada peserta untuk mengetahui peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta dalam menggunakan aplikasi AI. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan AI sebesar 92,86%. Selain itu, selama pendampingan, menunjukkan bahwa guru SMAN 1 Waru semakin terampil dalam menggunakan aplikasi AI dalam menyediakan bahan ajar. Kegiatan PkM ini mampu memberikan kemudahan dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi bagi guru dalam menyediakan bahan ajar. Kata kunci: artificial intelligence; kecerdasan bisnis; pelatihan; pendampingan; pendidikan; pengabdian. Abstract In this digital era, the use of the latest technology, namely artificial intelligence (AI), is experiencing rapid development in the world of education. Based on previous research, it has been found that several community service activities have been carried out in schools regarding the use of AI technology in organizing learning activities. In this PkM activity, training and assistance was provided to teachers at SMA Negeri 1 Waru Sidoarjo regarding the use of AI applications, which include Humata.AI, Canva, Perplexity.AI. The number of teachers who took part in this training and mentoring was 28 teachers. The aim of this PkM activity is to improve teachers' abilities, skills and competencies in the field of information technology. Implementation of PkM activities begins with observation and interviews, then continues with activity preparation, activity implementation, and evaluation. Evaluation is carried out by distributing pre-tests and post-tests to participants to determine the increase in participants' understanding and knowledge in using AI applications. Based on the results of the pre-test and post-test, it shows that there is an increase in teacher knowledge and skills in using AI by 92.86%. In addition, during mentoring, it was shown that SMAN 1 Waru teachers were increasingly skilled became more skilled in using AI applications in providing teaching materials. This PkM activity is able to provide convenience and increase effectiveness and efficiency for teachers in providing teaching materials. Keywords: artificial intelligence; business intelligence; education; mentoring; service; training.

Page 3 of 14 | Total Record : 131