cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
EVALUASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN POLUSI UDARA DI KOTA TANGERANG SELATAN DALAM UPAYA MEWUJUDKAN KUALITAS LINGKUNGAN YANG SEHAT DAN BERKELANJUTAN Sulaihah, Alifah; Anandini, Miftah; Yahya, Irdan Suwardana; Riyadi, Tri Salwa; Rahman, Abdul
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.22406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan pengendalian polusi udara di Kota Tangerang Selatan dalam upaya mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa tingginya kadar PM₂.₅, peningkatan jumlah kendaraan bermotor, serta lemahnya tata kelola lingkungan menyebabkan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat dan berkontribusi pada meningkatnya kasus penyakit pernapasan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka yang dianalisis melalui indikator evaluasi kebijakan menurut William N. Dunn yang meliputi efektivitas, efisiensi, kecukupan, kesetaraan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengendalian polusi udara yang telah diterapkan, seperti uji emisi kendaraan, peningkatan ruang terbuka hijau, sistem pemantauan kualitas udara, serta kampanye lingkungan belum berjalan optimal dalam implementasi dan dampaknya terhadap penurunan emisi. Hambatan yang ditemukan mencakup koordinasi lintas sektor yang lemah, rendahnya partisipasi masyarakat, pemanfaatan anggaran yang belum efisien, serta belum adanya instrumen kebijakan yang adaptif berbasis data real-time. Meskipun kebijakan telah sesuai dengan kebutuhan wilayah, pelaksanaannya belum tepat sasaran dan belum memadai dalam menjawab kompleksitas permasalahan pencemaran udara. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan strategi berbasis evidence-based policy, kolaborasi multipihak, dan mekanisme pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan berkelanjutan. Kata kunci: Evaluasi Kebijakan, Polusi Udara, Tangerang Selatan, Lingkungan Berkelanjutan
ANALISIS KONSTRUKSI MODEL SMART HERITAGE GOVERNANCE (SHG) DALAM MENGATASI PARADOKS KEBIJAKAN SMART CITY DI KOTA BANDUNG Ginting, Revaldo Pilemon; Irawati, R. Ira
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23296

Abstract

Kota Bandung, sebagai pelopor konsep Smart City di Indonesia, memiliki kekayaan cagar budaya yang vital bagi identitas kota dan ekonomi kreatif. Namun, pelestarian aset ini menghadapi paradoks kebijakan yang tajam. Di satu sisi, suksesnya program smart branding dan smart economy telah mendorong pariwisata hingga 7,7 juta kunjungan, namun di sisi lain, peningkatan emisi dan beban kapasitas mempercepat degradasi struktural pada 58% situs cagar budaya. Kesenjangan ini memuncak dengan disahkannya Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2025 yang dinilai melemahkan perlindungan hukum cagar budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan smart city dalam konteks tata kelola pelestarian cagar budaya, mengidentifikasi tantangan kelembagaan, serta mengonstruksi model Smart Heritage Governance (SHG). Penelitian menggunakan pendekatan Mixed Methods dengan desain Sequential Exploratory. Tahap kualitatif mengeksplorasi fenomena paradoks kebijakan dan dinamika urban renewal melalui kerangka Institutional Analysis and Development (IAD). Tahap kuantitatif menguji parameter efektivitas teknologi dan koordinasi kelembagaan menggunakan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE). Hasil penelitian menunjukkan adanya inkoherensi kebijakan dan silo mentality yang akut. Konstruksi model SHG yang dihasilkan diharapkan mampu menyelaraskan dimensi ekonomi-digital dengan standar preservasi guna meminimalkan Cultural Policy Implementation Gap (CPIG). Kata kunci: Cagar Budaya; Koherensi Kebijakan; Paradoks Kebijakan; Smart City; Smart Heritage Governance. 
ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MODEL SIRKULAR DI KABUPATEN BANYUMAS Saputra, Anggara Setya; Hapsari, Rindy Putri; Mamuri, Johar; Ramdan, Nidya Ayu Wulandari; Indranika, Devit Bagus
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.24017

Abstract

Permasalahan sampah di Kabupaten Banyumas menjadi isu krusial sejak terjadinya krisis sampah pada tahun 2018 yang dipicu oleh keterbatasan Tempat Pembuangan Akhir dan meningkatnya volume sampah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan model sirkular dalam perspektif kebijakan publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur berdasarkan berbagai penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah di Banyumas telah mengalami transformasi dari pola konvensional menuju sistem berbasis ekonomi sirkular melalui program seperti pengelolaan sampah dari hulu, pemberdayaan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi seperti RDF dan aplikasi digital. Namun demikian, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala pada aspek sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, serta konsistensi pelaksanaan program. Model sirkular menunjukkan bahwa proses kebijakan berjalan secara berulang mulai dari perumusan masalah hingga evaluasi yang menghasilkan inovasi kebijakan baru. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa keberhasilan pengelolaan sampah di Banyumas dipengaruhi oleh integrasi kebijakan, partisipasi masyarakat, dan keberlanjutan inovasi berbasis ekonomi sirkular. Kata Kunci: model sirkular; kebijakan publik; pengelolaan sampah
ANALISIS TINGKAT EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN-PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DI DESA GARAHAN DAN DESA KARANGHARJO, KECAMATAN SILO (PERIODE 2010-2024) Nugraini, Dili Prelina; Adisiswanto, Alissa Ernawati; Setyopertiwi, Retno
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23533

Abstract

Permasalahan rendahnya optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di wilayah perdesaan yang sering kali tidak mencapai target akibat kendala operasional dan rendahnya kepatuhan wajib pajak. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara komprehensif tingkat efisiensi dan efektivitas penagihan PBB-P2 di Desa Garahan dan Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, selama periode 2010–2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis data time-series dan teknik sensus terhadap seluruh populasi data keuangan PBB-P2, yang didukung oleh hasil wawancara mendalam untuk triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Garahan secara konsisten mempertahankan kinerja sangat efisien dengan rasio di bawah 10%, sementara Desa Karangharjo juga mayoritas berada pada kategori sangat efisien meskipun mengalami fluktuasi signifikan pada tahun 2022. Kesimpulannya, penggunaan Kepala Dusun sebagai kolektor pajak merupakan strategi yang sangat ekonomis bagi pemerintah desa, namun efektivitas penagihan masih perlu ditingkatkan melalui pemutakhiran data objek pajak secara berkala dan penguatan koordinasi lapangan guna mengatasi hambatan sosiogeografis. Kata kunci: Pajak Bumi dan Bangunan-Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Efisiensi, Efektivitas, Penagihan Pajak
PEMETAAN RISIKO BENCANA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KAMPUS TANGGUH (Studi di Universitas Jenderal Achmad Yani Tahun 2025) Kristian, Indra; Aprillia, Bunga; Sulaeman, Tatang
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23107

Abstract

Perguruan tinggi merupakan ruang publik yang menyimpan potensi risiko bencana yang kerap luput dari perhatian kebijakan institusional. Kompleksitas aktivitas akademik, kepadatan populasi sivitas akademika, serta keterbatasan integrasi kebijakan mitigasi menjadikan kampus sebagai wilayah rentan terhadap berbagai ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan risiko bencana di Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) sebagai dasar pengembangan kebijakan kampus tangguh bencana. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan metode pemetaan risiko yang meliputi identifikasi ancaman, analisis kerentanan, dan penilaian kapasitas sivitas akademika. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UNJANI menghadapi beragam potensi ancaman bencana, baik alam maupun nonalam, dengan tingkat kerentanan yang dipengaruhi oleh faktor fisik, sosial, dan kelembagaan. Di sisi lain, kapasitas mitigasi bencana masih bersifat parsial dan belum terintegrasi dalam kebijakan kampus secara komprehensif. Temuan ini menegaskan pentingnya pemetaan risiko sebagai instrumen awal dalam membangun kampus tangguh bencana yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada keselamatan sivitas akademika. Kata kunci: risiko bencana; kampus tangguh; mitigasi bencana; kebijakan public.
TRANSPORTASI MOLEK DAN KEBIJAKAN DESA: UPAYA PEMERINTAH MENINGKATKAN AKSESIBILITAS MASYARAKAT DESA LEBONG TANDAI Saputra, Apsas; kurnia, kharis
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23637

Abstract

Aksesibilitas transportasi merupakan salah satu prasyarat utama dalam pembangunan desa, khususnya bagi wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau. Desa Lebong Tandai di Kabupaten Bengkulu Utara merupakan desa dengan keterbatasan akses transportasi darat konvensional sehingga masyarakat sangat bergantung pada transportasi molek sebagai satu-satunya moda transportasi. Artikel ini bertujuan menganalisis peran dan kebijakan Pemerintah Desa Lebong Tandai dalam meningkatkan aksesibilitas masyarakat melalui pengelolaan transportasi molek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan kerangka analisis Equity and Accessibility Framework. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah berupaya meningkatkan aksesibilitas melalui perbaikan infrastruktur, pengaturan tarif, subsidi terbatas, dan pelibatan masyarakat. Namun demikian, tantangan masih ditemukan pada aspek kesetaraan manfaat, keterjangkauan ekonomi, serta penguatan kelembagaan transportasi desa. Artikel ini merekomendasikan penguatan regulasi desa, optimalisasi peran BUMDes, dan kebijakan subsidi berkelanjutan guna menciptakan sistem transportasi desa yang inklusif dan berkeadilan. Kata kunci: Aksesibilitas, Kebijakan Desa, Transportasi Molek, Pembangunan Desa,Lebong Tandai
Menjembatani Teori dan Praktik: Peran Grand Theory, Middle Range Theory, dan Applied Theory dalam pengembangan ilmu administrasi publik Engkus, Engkus
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23336

Abstract

Perkembangan ilmu Administrasi Publik menuntut kemampuan untuk menjembatani teori dan praktik dalam menghadapi kompleksitas kebijakan publik dan pelayanan publik. Namun, dalam praktik penelitian, masih sering ditemukan penggunaan teori yang tidak proporsional, baik terlalu abstrak sehingga sulit dioperasionalkan, maupun terlalu teknis tanpa pijakan konseptual yang kuat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran dan keterkaitan grand theory, middle range theory, dan applied theory dalam pengembangan ilmu Administrasi Publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur sistematis, yang bersumber dari buku klasik dan kontemporer serta artikel jurnal internasional bereputasi di bidang kebijakan publik dan pelayanan publik. Analisis dilakukan dengan menelusuri posisi, fungsi, dan kontribusi masing-masing level teori dalam menjelaskan fenomena administrasi pemerintahan, implementasi kebijakan, dan manajemen pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa grand theory berperan sebagai kerangka makro dalam memahami sistem politik, relasi kekuasaan, dan struktur birokrasi; middle range theory berfungsi sebagai jembatan analitis yang menghubungkan abstraksi teoretis dengan realitas empiris kebijakan; sementara applied theory memberikan panduan operasional dalam analisis implementasi dan evaluasi kebijakan publik. Ketidakterpaduan antar level teori berpotensi melemahkan kualitas analisis dan relevansi kebijakan, sedangkan integrasi ketiganya menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual. Kebaruan artikel ini terletak pada penyusunan kerangka integratif level teori yang secara eksplisit mengaitkan grand theory, middle range theory, dan applied theory dalam satu alur analisis Administrasi Publik. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi teoretis penelitian Administrasi Publik sekaligus meningkatkan relevansinya bagi perumusan kebijakan dan praktik pelayanan publik di era desentralisasi.Kata kunci: Administrasi Publik; Grand Theory; Middle Range Theory; Applied Theory; Kebijakan Publik.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DOSEN DALAM TRANSFORMASI DIGITAL DI ERA INDUSTRI 4.0 DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA (UNESA) Mushlahuddin, Oki; Yulianto, Bambang; Trihantoyo, Syunu; Lestari, Gunarti Dwi; Raharja, Wildan Taufik
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.24008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan kompetensi dosen dalam transformasi digital di era Industri 4.0 dengan fokus pada pemanfaatan Learning Management System (LMS) SINDIG di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara melalui google form  yang mengkaji empat aspek, yaitu kondisi dan pemanfaatan LMS, konteks penggunaan, kebutuhan dan harapan, serta intervensi yang diinginkan oleh dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur unggah materi, kuis, dan penilaian sangat mendukung efektivitas pembelajaran, meskipun terdapat kendala seperti eror sistem dan kurangnya sosialisasi yang masih menghambat optimalisasi LMS. Dosen memberikan masukan penting terkait kebutuhan integrasi lintas sistem, penyederhanaan antarmuka, serta pelatihan intensif untuk meningkatkan penguasaan teknologi dan pengembangan kompetensi 4Cs. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa LMS SINDIG merupakan instrumen strategis bagi transformasi digital di UNESA, yang dapat mengakomodasi pengembangan kompetensi dosen secara efektif apabila didukung dengan intervensi berbasis kebutuhan nyata pengguna dan kebijakan digital institusional. Kata Kunci: Transformasi digital, pengembangan kompetensi dosen, LMS SINDIG, Industri 4.0, pendidikan tinggi, kerangka 4Cs.
TRANSFORMASI TATA KELOLA DANA DESA DALAM PERSPEKTIF GOOD GOVERNANCE DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Tiro, Jemmy; Tambaip, Beatus; L. Lekatompessy, Ransta; Syahruddin, Syahruddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Dana Desa berdasarkan prinsip good governance, mengidentifikasi tantangan serta faktor pendukung dalam tata kelola, dan merumuskan model transformasi pengelolaan Dana Desa yang kontekstual dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis yang dilaksanakan di Kampung Sagare, Distrik Awyu, Kabupaten Asmat pada April–Juli 2025. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara administratif transparansi dan akuntabilitas telah berjalan sesuai regulasi, namun secara substantif masih menghadapi keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, kendala geografis, serta rendahnya literasi keuangan masyarakat. Partisipasi masyarakat telah difasilitasi melalui musyawarah kampung, tetapi masih bersifat prosedural. Efektivitas dan responsivitas program relatif baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar, meskipun aspek keberlanjutan memerlukan penguatan sistem pengawasan dan pemeliharaan hasil pembangunan. Model transformasi yang dirumuskan menekankan integrasi prinsip good governance dalam seluruh siklus pengelolaan, penguatan kapasitas aparatur, serta optimalisasi partisipasi masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: Dana Desa; Good Governance; Tata Kelola; Partisipasi Masyarakat;Pembangunan Berkelanjutan
ANALISIS KEBIJAKAN KOPERASI MERAH PUTIH DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DESA DI KABUPATEN GARUT Khoerunnisa, Sartika; Purnawan, Rd. Ade
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Koperasi Merah Putih dalam pembangunan ekonomi desa di Kabupaten Garut sebagai bentuk transformasi kelembagaan yang berorientasi pada kemandirian dan partisipasi masyarakat. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana kebijakan koperasi ini diimplementasikan, dikelola, dan memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data berbantuan perangkat lunak Nvivo, melalui teknik wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap kepala desa, pengurus koperasi, serta anggota masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Koperasi Merah Putih didukung oleh lima dimensi utama yaitu koordinasi, transparansi, partisipasi, hambatan, dan dampak yang saling terkait dalam memperkuat efektivitas kebijakan. Koperasi berperan sebagai wadah ekonomi sekaligus forum sosial yang mendorong kolaborasi antaraktor desa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih menjadi model kebijakan baru yang memperkuat kemandirian ekonomi, transparansi tata kelola dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kata kunci: Ekonomi Desa; Kebijakan Koperasi; Partisipasi Masyarakat; Pembangunan Berkelanjutan; Tata Kelola Desa