cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 611 Documents
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI E-GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN SMART VILLAGE DI KABUPATEN CIAMIS Irfan Nursetiawan; Rifki Agung Kusuma Putra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi e-governance dalam pengembangan smart village di Kabupaten Ciamis, dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada pemerintah desa dan pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-governance telah memberikan kontribusi signifikan dalam digitalisasi layanan administrasi desa, percepatan akses informasi, serta peningkatan akuntabilitas pemerintahan desa. Namun demikian, efektivitasnya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan infrastruktur teknologi, kapasitas sumber daya manusia, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Pengembangan smart village memerlukan integrasi antara teknologi, tata kelola yang adaptif, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan literasi digital, serta dukungan kebijakan yang konsisten guna mengoptimalkan implementasi e-governance di tingkat desa. Kata kunci:  e-governance; smart village; pelayanan publik, transformasi digital
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALOKASI DANA DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA LABUANDIRI KABUPATEN BUTON Wa Ode Arsyiah; La Ode Dwiyan Pramono Darmin; Laode Muhammad Arsal; Mustafa Yurif
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23404

Abstract

Implementas kebijakan alokasi dana desa di Kabupaten Buton telah diatur dalam Peraturan Bupati No. 9 Tahun 2024, yang memuat  prioritaskan untuk membiayai belanja pembangunan dan pemberdayaan desa. Maksud penelitian ini yakni Untuk mengetahui implementasi kebijakan alokasi Dana Desa di desa Labuandiri Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton. Penelitian ini dimaksudkan mendeskripsikan implementasi kebijakan alokasi Dana Desa di desa Labuandiri Kecamatan Siotapina Kabupaten Buton. Penggunaan metode penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif. Melalui teknik peungumpulan data Observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dengan menggunakan Teori Georgo Edwars III yang menalisis dalam 4 aspek, yang menunjukkan bahwa pada aspek Komunikasi Koordinasi antar perangkat desa dan dengan masyarakat sudah baik melalui Musyawarah Desa, namun partisipasi masyarakat dalam perencanaan masih rendah. Pada aspek Sumber Daya Manusia menujukan SDM perangkat desa cukup memadai, tetapi keterbatasan jaringan internet menyebabkan keterlambatan pelaporan ADD dan LPJ. Kemudian pada aspek Disiposisi diamana Pemerintah desa berkomitmen dan transparan dalam pengelolaan ADD tanpa penyalahgunaan, namun kedisiplinan administrasi masih lemah, dan pada aspek Struktur Birokrasi ditunjukkan dengan tersedianya  Peraturan Desa Nomor 9 Tahun 2024 sebagai acuan, tetapi implementasi SOP masih butuh pendampingan dan pemahaman masyarakat masih terbatas. Kata kunci: Implementasi, Alokasi Dana Desa, Kebijakan.
STRATEGI PENGEMBANGAN KARIER DOSEN DI TENGAH DINAMIKA PERUBAHAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN TINGGI winardi winardi; Gunarti Dwi Lestari; Wildan Taufik Raharja; Weni Rosdiana; Syunu Trihantoyo
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.24291

Abstract

Artikel ini mengkaji dinamika perubahan kebijakan pendidikan tinggi yang berlangsung cepat dan menuntut dosen untuk beradaptasi di tengah kompleksitas tugas tridharma. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan karier dosen, mengidentifikasi hambatan struktural, serta merumuskan strategi adaptif dalam konteks Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap 43 dosen dengan berbagai jenjang jabatan akademik, yang dianalisis secara tematik dan dilengkapi dengan analisis kebijakan serta tinjauan literatur kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kebijakan menuntut adaptasi disampaikan oleh 72,1% informan, tuntutan publikasi ilmiah oleh 67,4% informan, dan beban tridharma/administrasi oleh 62,8% informan sebagai tantangan utama, sementara digitalisasi melalui SISTER dan reformasi jabatan akademik dinilai membuka peluang efisiensi meski implementasinya belum optimal. Kesimpulannya, pengembangan karier dosen memerlukan pendekatan holistik yang mencakup perencanaan karier individual (Individual Career Development Plan), mentoring terstruktur, simplifikasi administrasi, penguatan riset kolaboratif, serta sistem informasi karier yang terintegrasi. Kata Kunci : Pengembangan Karier Dosen, Kebijakan Pendidikan Tinggi, Analisis Tematik, Jabatan Akademik, Publikasi Internasional, SISTER
ANALISIS SINERGI PENTAHELIX DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA CIOMAS, KECAMATAN PANJALU, KABUPATEN CIAMIS: PERSPEKTIF GOALS, PATTERNS, DAN SCRIPTS Dela Deliani; Etih Henriyani; Ginanjar Wira Saputra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.26562

Abstract

Pengelolaan Desa Wisata Ciomas melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan media, tetapi keterlibatan berbagai aktor belum sepenuhnya membentuk sinergi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergi Pentahelix dalam pengelolaan Desa Wisata Ciomas, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis melalui dimensi Goals, Patterns, dan Scripts pada Seven-Layer Model of Collaboration. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sembilan informan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi Pentahelix telah memiliki keselarasan orientasi terhadap pengembangan desa wisata dan manfaat bagi masyarakat, komunikasi dan hubungan antarpemangku kepentingan telah berlangsung, serta pedoman dan perencanaan telah tersedia pada masing-masing aktor. Namun, ketiga aspek tersebut belum terhubung dalam mekanisme kolaborasi yang terintegrasi. Tujuan belum sepenuhnya dikonsolidasikan sebagai tujuan kolektif, pola komunikasi masih bersifat parsial, dan pedoman serta perencanaan belum menjadi acuan bersama lintas aktor. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa sinergi Pentahelix di Desa Wisata Ciomas telah terbentuk, tetapi masih bersifat sektoral. Penguatan tujuan bersama, komunikasi terstruktur, serta pedoman dan perencanaan kolaboratif diperlukan untuk meningkatkan keterpaduan pengelolaan desa wisata. Kata Kunci : Desa Wisata; Goals; Patterns; Pentahelix; Scripts.
TANTANGAN PEMBERDAYAAN UMKM WISATA DI ERA PROMOSI DIGITAL: STUDI EMPIRIS PADA KAWASAN SITU BAGENDIT KABUPATEN GARUT Rd. Ade Purnawan; De Rima; Aji Abdul Wahid
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.26200

Abstract

KKawasan wisata situ bagendit telah mengalami revitalisasi fisik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat setempat. Akan tetapi realitas di lapngan menunjukkan kontradiksi yang cukup mendalam, kunjungan menyusut yang berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas ekonomi UMKM di dalam Kawasan antara lain terjadinya penurunan kios yang beroperasi, Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tantangan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) wisata di era promosi digital melalui analisis pengaruh Strategi Integrated Marketing Communication (IMC) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut terhadap Pemberdayaan UMKM di destinasi Situ Bagendit. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Populasi sasaran mencakup seluruh pelaku UMKM wisata aktif yang menggunakan fasilitas kios di kawasan wisata Situ Bagendit dengan jumlah populasi sebanyak 40 unit usaha. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah sensus (sampling jenuh) dengan melibatkan seluruh anggota populasi sebagai responden penelitian guna meniadakan kesalahan penarikan sampel (sampling error). Analisis data dilakukan dengan pengujian asumsi klasik dan regresi linear sederhana menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 23. Hasil penelitian secara statistik menunjukkan bahwa Strategi IMC berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan UMKM wisata (t hitung = 7,123 > t tabel = 2,024, nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dengan koefisien determinasi R² = 57,2%). Namun, pengamatan deskriptif mengidentifikasi ketimpangan di mana dimensi Digital Marketing (2,82) dan Public Relations (2,66) berada pada kategori penilaian terendah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan di era promosi digital menghadapi tantangan kesenjangan digital (digital divide), di mana mayoritas pelaku usaha paruh baya (57,5%) memiliki keterbatasan literasi teknologi untuk mengadopsi taktik pemasaran digital yang digulirkan birokrasi secara mandiri. Kata Kunci : Strategi IMC, Pemberdayaan UMKM, Kesenjangan Digital, Pariwisata, Situ Bagendit.
PERAN ORGANISASI PELAKSANA DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK : PADA UPTD PPA KOTA TASIKMALAYA Resi Auliya Putri Zharfany; Ani Heryani; Yanti Heryanti; Astri Siti Fatimah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.24645

Abstract

Peningkatan efektivitas penanganan kekerasan terhadap anak di Kota Tasikmalaya terbukti dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh pelaksanaan kebijakan perlindungan anak, sebagaimana direfleksikan melalui perolehan koefisien regresi sebesar 0,697 serta nilai signifikansi 0,000 dari analisis regresi linear sederhana. Melalui skema penelitian kuantitatif berdesain asosiatif kausal yang melibatkan 44 responden dari instansi-instansi penyedia layanan perlindungan anak, data kuesioner yang dihimpun menunjukkan bahwa keberhasilan eksekusi kebijakan sangat bergantung pada dimensi organisasi pelaksana. Temuan tersebut turut menegaskan bahwa efektivitas mekanisme kerja, kecukupan sumber daya, serta koordinasi yang solid antarinstansi berkontribusi langsung pada penguatan kualitas tata kelola kasus kekerasan anak. Dengan demikian, langkah strategis berupa penguatan organisasi pelaksana menjadi kebutuhan krusial dalam mengakselerasi implementasi kebijakan sekaligus efektivitas penanganan kekerasan anak di daerah tersebut. Kata Kunci : Efektivitas Penanganan: Implementasi Kebijakan: Kekerasan Anak: Organisasi Pelaksana: Perlindungan Anak.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA DI SMP NEGERI 5 TEUPAH SELATAN Siti Afrina; Fadli Afriandi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.23460

Abstract

Ketersediaan sarana dan prasarana adalah komponen krusial dalam mendukung keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka. Di SMP Negeri 5 Teupah Selatan, keterbatasan fasilitas menjadi kendala utama dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pembelajaran yang kontekstual dan berfokus pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 5 Teupah Selatan. Dalam penelitian ini, pendekatan yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk analisis data, penelitian ini merujuk pada teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh George C. Edward III, yang mencakup empat aspek penting: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil temuan mengungkap pelaksanaan Kurikulum Merdeka belum mencapai tingkat optimal, yang disebabkan oleh keterbatasan tenaga pendidik yang memahami substansi kurikulum, minimnya fasilitas pendukung pembelajaran seperti ruang praktik dan media digital, serta keterbatasan alokasi anggaran dari pemerintah. Meskipun komunikasi antara sekolah dan Dinas Pendidikan berjalan baik, belum adanya Standard Operating Procedures (SOP) internal turut mencerminkan lemahnya struktur birokrasi sekolah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas guru, dan dilengkapi dengan fasilitas serta infrastruktur yang memadai demi mendukung keberhasilan implementasi kurikulum secara menyeluruh. Kata Kunci : Implementasi, Kurikulum Merdeka, Pendidikan
PERSISTENSI OLD PUBLIC ADMINISTRATION (OPA) DALAM PRAKTEK PELAYANAN PUBLIK DI ERA SOUND GOVERNANCE (SG) Lina Marliani; R. Didi Djadjuli
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.26284

Abstract

Paradigma administrasi publik telah berkembang dari Old Public Administration (OPA) menuju New Public Management (NPM), New Public Service (NPS), Good Governance (GG), hingga Sound Governance (SG), namun praktik penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia masih menunjukkan karakteristik OPA, khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kondisi tersebut tercermin dari prosedur pelayanan yang cenderung berbelit-belit, birokratis, kaku, kurang efisien, serta masih ditemukannya perlakuan yang berpotensi diskriminatif terhadap pengguna layanan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana karakteristik paradigma Old Public Administration (OPA) masih mewarnai praktek pelayanan publik yang diselenggarakan oleh birokrasi pemerintah. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data, sehingga analisis dilakukan berdasarkan berbagai referensi ilmiah, regulasi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan perkembangan paradigma administrasi publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakteristik utama OPA, seperti struktur organisasi yang hierarkis, orientasi pada prosedur dan kepatuhan terhadap aturan, serta sentralisasi kewenangan, masih mendominasi berbagai aspek penyelenggaraan pelayanan publik. Karakteristik tersebut berdampak pada rendahnya fleksibilitas birokrasi, terbatasnya responsifitas terhadap kebutuhan masyarakat, serta munculnya persepsi ketidakadilan dalam pemberian layanan. Bertahannya praktek OPA di tengah berkembangnya paradigma Sound Governance menunjukkan bahwa transformasi administrasi publik di Indonesia belum sepenuhnya berlangsung secara optimal. Kata Kunci : Persistensi, Old Public Administration, Sound Governance, Pelayanan Publik.
AKUNTABILITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA SAGALAHERANG KALER KECAMATAN SAGALAHERANG KABUPATEN SUBANG Silvi Aulia; Diah Andani; Dinda Maya Yustira
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.25728

Abstract

Akuntabilitas merupakan prinsip krusial dalam tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), khususnya pada pelaksanaan program jaminan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Akuntabilitas Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen, dengan informan yang terdiri dari 2 (dua) orang penerima Manfaat PKH, 1 (satu) pendamping PKH, dan Kepala Desa. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan data. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan empat dimensi akuntabilitas menurut Elwood (1993), menunjukkan bahwa pelaksanaan PKH di lokasi penelitian belum sepenuhnya akuntabel. Dari empat dimensi yang diteliti, hanya dimensi akuntabilitas kebijakan yang dinilai optimal karena proses perumusan kebijakan di tingkat desa telah berjalan partisipatif dan terkoordinasi. Sebaliknya, tiga dimensi lainnya dinilai belum optimal: (1) akuntabilitas kejujuran dan hukum masih diwarnai keluhan pungutan liar oleh oknum tertentu; (2) akuntabilitas proses terkendala oleh hambatan geografis di wilayah terpencil yang mempengaruhi transparansi; serta (3) akuntabilitas program belum optimal akibat masalah akurasi data, seperti adanya bantuan salah sasaran, Nomor Induk Kependudukan (NIK) ganda, dan NIK yang tidak padan dengan data kependudukan. Kata Kunci : Akuntabilitas; Program Keluarga Harapan; Good Governance
PENGARUH KOMUNIKASI KEBIJAKAN KETENAGAKERJAAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA TASIKMALAYA Nitami Aprini; Ani Heryani; Dasep Dodi Hidayah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.24640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi kebijakan ketenagakerjaan terhadap efektivitas penyerapan tenaga kerja di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan penyebaran kuesioner kepada pencari kerja yang terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan ketenagakerjaan dan efektivitas penyerapan tenaga kerja berada pada kategori sedang. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan ketenagakerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas penyerapan tenaga kerja dengan kontribusi pengaruh sebesar 15,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan yang disampaikan secara jelas, konsisten, dan terarah dapat meningkatkan efektivitas penyerapan tenaga kerja di Kota Tasikmalaya. Dengan demikian, peningkatan kualitas komunikasi kebijakan ketenagakerjaan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung efektivitas penyerapan tenaga kerja di Kota Tasikmalaya. Kata Kunci : Efektivitas: Ketenagakerjaan: Komunikasi Kebijakan: Penyerapan Tenaga Kerja.