cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 611 Documents
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM GARUT ZERO WASTE TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT Novi Agustina; Pupung Pundenswari; Yuli Alawiyah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.26363

Abstract

 Permasalahan sampah di Kabupaten Garut terus meningkat, ditandai dengan lonjakan volume timbulan sampah dan rendahnya keterlibatan masyarakat akar rumput dalam proses pengelolaannya. Sebagai respons, Pemerintah Kabupaten Garut meluncurkan Program Garut Zero Waste yang berfokus pada reduksi sampah dari sumbernya melalui skema pengelolaan berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif menganalisis implementasi Program Garut Zero Waste dan sejauh mana dampaknya terhadap eskalasi partisipasi masyarakat di Kecamatan Samarang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian ini melibatkan 160 responden yang ditarik melalui teknik purposive sampling. Analisis data dieksekusi menggunakan Structural Equation Modeling- Partial Least Square. Hasil temuan mengonfirmasi bahwa implementasi program telah berjalan cukup baik, kendati masih dihadapkan pada tantangan struktural terkait komunikasi kebijakan, alokasi sumber daya, dan ketersediaan sarana prasarana. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa implementasi Program Garut Zero Waste memiliki pengaruh positif dan sangat signifikan terhadap partisipasi masyarakat (koefisien jalur 0,709). Nilai R-Square 0,502 menegaskan bahwa model penelitian ini 50,2% variasi partisipasi masyarakat. Kesimpulannya, penguatan kapasitas implementasi kebijakan secara langsung berimplikasi pada peningkatan kesadaran dan partisipasi kolektif masyarakat dalam tata kelola sampah yang berkelanjutan. Kata Kunci :  Implementasi Kebijakan, Garut Zero Waste, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI TERPADU INFORMASI DAN NASKAH ADMINISTRASI (ASTINA) POLRI DALAM PENGELOLAAN ARSIP Laura Majezta Ardanty; Choirul Nikmah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.26176

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan Aplikasi Terpadu Informasi dan Naskah Administrasi (ASTINA) dalam mendukung transformasi digital di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi ASTINA dalam pengelolaan arsip di Polres Malang berdasarkan teori Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian sebanyak lima (5) orang sesuai dengan fokus penelitian, yaitu pengguna aplikasi ASTINA. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi ASTINA Polri dalam pengelolaan arsip telah berjalan efektif berdasarkan konstruk performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions pada model UTAUT. Efektivitas tersebut didukung oleh sosialisasi dan bimbingan teknis, ketersediaan infrastruktur yang memadai, serta dukungan teknis yang responsive. Namun, peningkatan keterampilan sumber daya manusia masih perlu dilakukan perlatihan secara berkala. Kata Kunci : Efektivitas; ASTINA; pengelolaan arsip; UTAUT.
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG NILA DESA KAWALI KECAMATAN KAWALI KABUPATEN CIAMIS Amanda Putri Achdiyat; Kiki Endah; Irfan Nursetiawan
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.24883

Abstract

Penelitian ini membahas efektivitas program pemberdayaan masyarakat di Kampung Nila Desa Kawali Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Program Kampung Nila hadir sebagai upaya pengembangan potensi lokal perikanan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas pembudidaya, pengolahan hasil perikanan, pemasaran, serta pengembangan wisata edukasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat efektivitas program berdasarkan lima aspek, yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Informan penelitian terdiri atas unsur pemerintah desa, pembina program, penyuluh perikanan, kelompok pembudidaya, kelompok pengolah dan pemasaran, Pokdarwis, serta dinas terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah berjalan cukup efektif, terutama pada aspek pemahaman program, pencapaian tujuan, dan perubahan nyata yang tampak dari peningkatan aktivitas budidaya, penguatan kelembagaan, diversifikasi usaha, dan bertambahnya peluang ekonomi masyarakat. Namun, efektivitas belum sepenuhnya optimal karena manfaat program belum merata, partisipasi masyarakat masih perlu diperluas, dan kapasitas sumber daya manusia belum seragam. Program perlu diperkuat melalui sosialisasi berkelanjutan, pelatihan teknis, pendampingan kelembagaan, akses permodalan, serta perluasan jejaring pemasaran.
EVALUASI PROGRAM PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN DESA WISATA RINTISAN DI KABUPATEN SLEMAN Elsa Arga Rita; Erni Saharuddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.24027

Abstract

Penelitian tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pendampingan dan pelatihan desa wisata rintisan di Kabupaten Sleman. Program ini dilatarbelakangi oleh banyaknya desa wisata yang berada pada tahap rintisan dengan keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan, serta pengelolaan potensi wisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan delapan informan yang terlibat langsung dalam program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek context, program telah dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat dan melalui mekanisme perencanaan partisipatif. Dari aspek input, program didukung oleh narasumber kompeten dan pendanaan APBD, meskipun masih terdapat keterbatasan pada dukungan infrastruktur fisik di salah satu desa wisata. Dari aspek process, pelaksanaan program berjalan sesuai tahapan, namun menghadapi kendala partisipasi dan kapasitas sumber daya manusia. Sementara itu, dari aspek product, program memberikan dampak positif berupa peningkatan kapasitas pengelola, inovasi produk wisata berbasis kearifan lokal, serta peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Secara umum, program ini berkontribusi terhadap kapasitas pengembangan Desa Wisata rintisan tetapi masih memerlukan partisipasi masyarakat yang optimal, kualitas SDM yang memadai dan penambahan dukungan infrastruktur.Kata Kunci : Evaluasi; Pendampingan; Pelatihan; Desa Wisata.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENGOLAH DAN PEMASAR MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH SIDAT BERBASIS ZERO WASTE DI KABUPATEN CILACAP Sofwa Aulia Rahmawati; Rili Windiasih; Tri Nur Cahyo Nur Cahyo; Rahab Rahab; Lilik Kartika Sari
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.26231

Abstract

Pengolahan ikan sidat di Desa Kaliwungu, Kabupaten Cilacap, menghasilkan limbah dalam jumlah besar yang belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program pengolahan limbah sidat berbasis zero waste, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan model pemberdayaan berkelanjutan berdasarkan perspektif Chambers pada Kelompok Pengolah dan Pemasar Mina Sari Kaliwungu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner pendukung, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program dilaksanakan melalui tahapan pengambilan, pemilahan, pembersihan, pengolahan, pengemasan, hingga penjualan limbah sidat menjadi berbagai produk, seperti keripik sirip, keripik tulang, abon, bakso, otak-otak, sambal, kerupuk, dan siomay. Faktor pendukung meliputi ketersediaan bahan baku, partisipasi anggota, pelatihan, bantuan sarana produksi, dan dukungan Dinas Perikanan. Sementara itu, kendala utama meliputi keterbatasan pemasaran, rendahnya pembelian ulang, minimnya tenaga pemasaran digital, legalitas halal yang belum selesai, pendampingan yang belum berkelanjutan, serta keaktifan anggota yang belum merata. Program ini telah mencerminkan tahapan enabling, empowering, dan protecting sebagai dasar pemberdayaan yang berkelanjutan. Kata Kunci :  Limbah Sidat, Pemberdayaan Masyarakat, Poklahsar Mina Sari Kaliwungu, Zero Waste
KONSEP PENTAHELIX DALAM KEBIJAKAN PENGENTASAN KEMISKINAN: PELUANG DAN TANTANGAN Niken Paramarti Dasuki; Denok Kurniasih
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.25788

Abstract

AIde tentang pentahelix merupakan pengembangan dari ide inklusivitas dalam kebijakan publik bahwa semua proses kebijakan publik, mulai dari perumusan sampai evaluasi, sebaiknya deliberatif atau melibatkan sebanyak mungkin pihak yang relevan. Pentahelix mengidentifikasi lima aktor utama, yaitu pemerintah, akademisi, industri, masyarakat, dan media dalam interaksi kolaboratif. Dalam kebijakan penanggulangan kemiskinan, penerapan konsep pentaheliks menarik untuk dibahas, terutama peluang dan tantangannya. Berdasarkan data sekunder yang berhasil didapatkan dan dianalisis secara deskriptif, dapat disebutkan bahwa peluang yang ada meliputi kesetaraan kewenangan dan kemampuan; situasi egaliterian; political will pemerintah; serta munculnya gerakan bersama untuk memerangi kemiskinan. Adapun tantangan yang dapat diidentifikasi meliputi perubahan sosial, politik, dan teknologi; membangun komitmen antikekemiskinan; mengubah perspektif kemiskinan bukan dari ekonomi, melainkan dari humanisme; serta menjadikan pentahelix sebagai konsep umum dalam aktivitas administrasi publik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pentahelix merupakan konsep yang menjanjikan untuk lebih memaksimalkan partisipasi dan demokratisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kata Kunci : Egaliterian; Humanisme; Kebijakan; Kemiskinan; Pentahelix.
TRANSFORMASI DIGITAL DAN DISIPLIN KERJA APARATUR SIPIL NEGARA: PENGUATAN AKUNTABILITAS ORGANISASI PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN MERAUKE Yanuaria Casparina Siante; Ransta L Lekatompessy; Syahruddin Syahruddin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.24813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam era transformasi digital serta perannya dalam memperkuat akuntabilitas dan kinerja organisasi pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai praktik disiplin kerja ASN dalam konteks tata kelola pemerintahan daerah. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas pimpinan organisasi, pejabat struktural, dan ASN yang terlibat langsung dalam pelaksanaan tugas organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi disiplin kerja ASN di BPKAD Kabupaten Merauke telah dilaksanakan melalui penerapan regulasi disiplin, pengawasan pimpinan, penggunaan sistem absensi elektronik, dan pelaksanaan tugas sesuai standar operasional prosedur. Transformasi digital berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pengawasan, transparansi, dan pengendalian disiplin kerja ASN. Disiplin kerja yang didukung teknologi digital terbukti berkontribusi terhadap penguatan akuntabilitas organisasi melalui peningkatan kepatuhan terhadap aturan, ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan, kualitas pelaporan, dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan serta aset daerah. Penelitian ini menghasilkan model penguatan akuntabilitas organisasi berbasis disiplin kerja dan transformasi digital yang menempatkan kepemimpinan, budaya kerja profesional, teknologi digital, dan evaluasi kinerja sebagai faktor utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci : Disiplin Kerja ASN; Transformasi Digital; Akuntabilitas Organisasi; Kinerja Organisasi; Tata Kelola Pemerintahan.
KESENJANGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENATAAN JARINGAN UTILITAS UDARA DAN RISIKO KESELAMATAN PUBLIK DI KAWASAN KETINTANG KOTA SURABAYA Ahmad Yusroni; Rizkia Alifa Wardani; Aqila Avrilia Putri Herlambang; Felita Ermo Harvani; Haryo Kunto Wibisono; Weni Rosdiana
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.26234

Abstract

Penataan jaringan utilitas udara memerlukan keterhubungan antara standar, identifikasi aset, pembagian peran, tindakan, dan umpan balik. Penelitian ini menganalisis kesenjangan implementasi kebijakan di koridor Ketintang, mendeskripsikan persepsi pengguna secara eksploratif, dan merumuskan rekomendasi administratif. Studi kasus deskriptif menggunakan observasi terstruktur pada enam titik, Survei 1 terhadap 15 responden dengan sepuluh butir skala 1-4, serta analisis regulasi dan literatur. Data survei diolah melalui frekuensi, mean, simpangan baku sampel, persentase skor 3-4, dan grand mean. Hasil menunjukkan dua titik berisiko skrining tinggi dan empat titik sedang. Grand mean mencapai 3,413; sebanyak 92,0% dari 150 respons butir bernilai 3-4. Kesenjangan terutama terdapat pada keterlacakan jaringan, penugasan kasus, dokumentasi pengawasan, dan umpan balik, bukan pada ketiadaan aturan. Safe Utility Corridor direkomendasikan sebagai alur audit, registrasi, penugasan, tindakan proporsional, dan pemantauan. Temuan menegaskan pentingnya tindak lanjut yang terverifikasi. Model belum diterapkan; temuan tidak digeneralisasi di luar titik dan responden penelitian. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan; Jaringan Utilitas; Keselamatan Publik; Ketintang
KEPUASAN PENGGUNA TRANSPORTASI PUBLIK: ANALISIS KETEPATAN WAKTU DAN FASILITAS BUS TRANS METRO BANDUNG KORIDOR III Shinta Dzauharoh; Kurniawati Kurniawati; Rifki Agung Kusuma Putra; Ginanjar Wira Saputra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.25506

Abstract

Transportasi publik merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan publik pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketepatan waktu dan fasilitas terhadap kepuasan pengguna Bus Trans Metro Bandung (TMB) khususnya pada Koridor III. Masalah utama yang diangkat adalah belum optimalnya jadwal kedatangan bus dan pemeliharaan fasilitas halte serta armada yang berdampak pada tingkat kepuasan masyarakat. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 90 responden yang merupakan pengguna aktif TMB Koridor III, dengan teknik incidental sampling. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan waktu dan fasilitas, baik secara parsial maupun simultan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Ketepatan waktu memberikan kontribusi dominan karena mobilitas masyarakat perkotaan menuntut efisiensi waktu. Kesimpulannya, Pemerintah Kota Bandung melalui BLUD UPTD Angkutan DISHUB perlu meningkatkan performa operator dan meremajakan fasilitas armada maupun halte untuk menjaga loyalitas dan kepuasan masyarakat terhadap layanan transportasi publik. Kata Kunci : Fasilitas; Kepuasan Pengguna; Ketepatan Waktu; Pelayanan Publik; Trans Metro Bandung.
MODEL KOMPETENSI HR PROFESIONAL DALAM TRANSFORMASI PERGURUAN TINGGI: STUDI KUALITATIF PADA PERGURUAN TINGGI muhammad nasir nasir; Warju Warju; Umi Anugerah Izzati; Gunarti Dwi Lestari; Wildan Taufik Raharja
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 2 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i2.24207

Abstract

Transformasi perguruan tinggi menuntut fungsi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk berperan lebih strategis dalam mengelola perubahan, mengembangkan kapabilitas organisasi, serta menyiapkan sumber daya manusia menghadapi digitalisasi, internasionalisasi, dan tata kelola baru. Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi kondisi eksisting kompetensi HR di Universitas X, (2) menganalisis faktor pendukung dan penghambat pengembangannya, serta (3) merumuskan model kompetensi HR profesional yang adaptif bagi transformasi kelembagaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan desain studi kasus tunggal, melalui wawancara mendalam, studi dokumen, dan observasi terbatas terhadap 17 informan (pimpinan SDM, pimpinan fakultas, dosen senior, dan tenaga kependidikan). Analisis data menggunakan pengodean tematik (open, axial, dan selective coding) yang dipandu oleh kerangka konseptual model kompetensi Ulrich, SHRM Body of Competency, dan teori dynamic capabilities. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi HR di Universitas X masih didominasi fungsi administratif, sementara transformasi kelembagaan menuntut kompetensi strategis berupa strategic partnering, literasi digital SDM, manajemen perubahan, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Faktor pendukung meliputi komitmen kepemimpinan dan kebijakan transformasi institusi; faktor penghambat meliputi resistensi budaya akademik, keterbatasan kebijakan pengembangan SDM, dan rendahnya kapabilitas digital. Penelitian ini menghasilkan model kompetensi HR adaptif yang terdiri atas enam klaster Strategic Alignment, Change Leadership, Digital and Analytics Capability, Talent Development, Collaboration and Communication, dan Ethical–Cultural Stewardship lengkap dengan definisi operasional dan indikator perilaku. Model ini dapat menjadi dasar perencanaan pengembangan SDM, penyusunan pelatihan, pembaruan deskripsi jabatan, dan perumusan kebijakan SDM di perguruan tinggi. Kata Kunci :  Transformasi Perguruan Tinggi; Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis; Kapabilitas Digital; Manajemen Perubahan; Pengembangan Talenta.