cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 26205807     EISSN : 26207184     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Madrasah merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Amuntai Kalimantan Selatan yang terbit berkala setiap 6 (enam) bulan sekali dengan scope dan issue yang diangkat terkait dengan pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah secara khusus dan pendidikan anak umumnya. dengan nomor ISSN: 2620-5807, Artikel yang diterima diutamakan penelitian lapangan kuantitatif atau kualitatif. Penelitian literatur akan dipertimbangkan diterima berdasarkan keluasan dan kedalaman kajian. P-ISSN:2620-5807 E-ISSN:2620-7184
Arjuna Subject : -
Articles 711 Documents
Menjadikan Pembelajaran Mufradat Menyenangkan: Strategi Inovatif Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab di MI Maghfirah, Dewi Nazilatul; Taufik, Taufik; Aliwafa, Aliwafa
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4081

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi dan Menghubungkan orang-orang dalam kehidupan sehari-hari antara individu dan antara individu dan masyarakat. tidak ada Bahasa Seseorang tidak akan mampu menyampaikan makna perasaan Atau apa yang dia pikirkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yaitu dengan tinjau penelitian yang ada atau penelitian literatur. Tujuan mempelajari bahasa Arab adalah Seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui sarana tertulis dan lisan Baik dan benar. Sehingga diperlukan pelatihan serta pengajaran khusus supaya seseorang bisa menggunakan bahasa arab dengan baik dan benar. Siswa seringkali menganggap pembelajaran mufrodat (kosakata) bahasa Arab membosankan, terutama pada jenjang MI (Madrasah Ibtidaiyah). Hal ini dapat menghambat proses pembelajaran bahasa Arab dan menurunkan motivasi siswa. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pembelajaran mufrodat menjadi tidak membosankan jadi diperlukan beberapa strategi supaya menyenangkan diantaranya Pendekatan Berbasis Permainan (Game-Based Learning) dalam Pembelajaran Bahasa Arab menggunakan permainan edukatif seperti flashcards, mind mapping, ular tangga berbahasa Arab, dan tebak kata. Pemanfaatan Teknologi Digital melibatkan aplikasi pembelajaran bahasa Arab seperti Duolingo, Memrise, dan Mondly. Pembelajaran Berpusat pada Siswa memberikan pilihan kepada siswa dalam materi, metode, dan proyek, dengan metode kooperatif dalam kelompok kecil. Suasana belajar yang menyenangkan dan supportive.
Pengembangan Video Animasi Multimedia Bertema KATSU Untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik SD Kelas V pada Materi Tata Surya Rafli, Andi; Ali, Enjang Yusup; Sujana, Atep
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4074

Abstract

Materi IPA yang bersifat abstrak sering kali sulit dipahami oleh peserta didik, sehingga pemahaman mereka pada materi cenderung rendah jika pendidik tidak menggunakan media pembelajaran yang tepat. Di lapangan, banyak pendidik hanya menggunakan media konvensional, sehingga pembelajaran biasanya kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang dapat membantu peserta didik memahami materi dengan konsep abstrak menjadi konkrit agar pembelajaran lebih efektif. Salah satu media tersebut adalah Video Animasi KATSU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektivitas video animasi yang dikembangkan dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V SD pada tata surya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), dengan instrumen berupa wawancara, angket, dan tes. Data yang diperoleh dari instrumen dianalisis untuk menarik kesimpulan sehingga dapat menjawab tujuan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) Video Animasi KATSU dinilai sangat layak oleh ahli bahasa, ahli materi, dan ahli media, dan 2) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan Video Animasi KATSU dengan interpretasi peningkatan sedang.
Evaluasi Pembelajaran di MI Bahrul Ulum Belahan Tengah Mojosari Hasanah, Kartini Dwi; Zuhriyah, Indah Aminatuz; Susilowati, Samsul; Adityawati, Ika Agustin
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3854

Abstract

Evaluasi pembelajaran adalah proses untuk menentukan nilai belajar dan pembelajaran yang dilaksanakan, dengan melalui kegiatan penilaian atau pengukuran belajar dan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor informasi tentang pentingnya memahami dan mengimpelentasikan evaluasi pembelajaran dilembaga pendidikan khususnya tingkat SD/MI yakni di MI Bahrul Ulum Belahan Tengah Mojosari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi kelas, dokumentasi, jurnal akademik, buku, artikel, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil temuan dari penelitian yakni: pertama, efektif dan efisiensi sistem evaluasi pembelajaran pendidikan dasar di MI Bahrul Ulum, kedua peran kepala sekolah dalam pelaksanaan konsep dasar evaluasi pembelajaran yang di laksanakan di MI Bahrul Ulum, ketiga Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam melaksanakan konsep evaluasi pembelajaran di MI Bahrul Ulum, keempat pelaksanaan dan waktu evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan di MI Bahrul Ulum. Penulis menyarankan agar pihak sekolah terus melanjutkan pelaksanaan evaluasi pembelajaran secara konsisten yang dimonitori oleh guru dan kepala sekolah dengan tujuan agar MI Bahrul Ulum senantiasa menciptakan proses pembelajaran yang sesuai dengan standar kurikulum dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Pengembangan LKPD Berbasis Permainan Sudoku Kata Materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas III UPT SD Negeri Sawentar 04 Kanigoro Blitar Laela, Kumala Vadilatu; Fatih, Mohamad; Wafa, Khoirul
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4098

Abstract

LKPD yaitu lembaran dokumen yang berisi kegiatan yang dilaksanakan oleh siswa. Kegiatan pada LKPD ini adalah Permainan Sudoku Kata. Permainan Sudoku Kata adalah permainan menyusun kata supaya dalam 1 baris dan 1 kolom tidak ada kata yang berulang. Permainan Sudoku Kata diharapkan dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. LKPD berbasis Permainan Sudoku Kata merupakan produk yang diciptakan dari hasil penelitian ini yang digunakan sebagai bahan ajar di kelas III yang digunakan untuk memperoleh peningkatan kemandirian belajar siswa. Hal ini juga merupakan tujuan dari penelitian ini, menghasilkan suatu produk berupa LKPD. Jenis Penelitian ini adalah RnD dengan model ADDIE yang memiliki tahap analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Angket digunakan sebagai instrument dalam penelitian ini. Ahli media, ahli materi dan ahli Bahasa menilai produk sebagai hasil dari uji validitas produk. Hasil validitas ahli media mendapatkan persentase 91%, ahli materi mendapatkan persentase 100%, dan ahli bahasa mendapatkan persentase 100%. Selanjutnya hasil kelayakan produk LKPD berbasis Permainan Sudoku Kata didasarkan atas penilaian guru kelas dengan hasil angket respon guru adalah 100% mendapatkan kategori sangat layak. Hasil peningkatan kemandirian belajar siswa terhadap LKPD berbasis Permainan Sudoku Kata adalah 0,97 dengan kriteria tinggi. Hasil peningkatan kemandirian belajar dihitung menggunakan rumus N-Gain. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis Permainan Sudoku Kata dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Implementasi Metode Interaktif dan Kolaboratif dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an pada Kelas Kecil: Studi Kasus di Salah Satu Sekolah di Karawang Dhani, Alife Ahmad; Budianto, Budianto; Basuki, Danang Dwi
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi metode interaktif dan kolaboratif dalam pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an pada kelas kecil di Karawang. Pendidikan Tahfidz Al-Qur’an sangat penting dalam pendidikan Islam, namun menghadapi tantangan seperti kurangnya motivasi siswa dan metode pengajaran yang monoton. Metode interaktif dan kolaboratif melibatkan siswa secara aktif melalui diskusi dan aktivitas partisipatif, meningkatkan daya ingat, motivasi, dan kerja sama antar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara dengan guru tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode interaktif dan kolaboratif secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dibandingkan metode tradisional. Pengajar menerapkan strategi yang sesuai dengan kebutuhan individu siswa dan memberikan insentif untuk mempertahankan semangat belajar. Kerja sama antar siswa dalam menghafal Al-Qur’an juga terbukti efektif dalam mengatasi rasa bosan dan meningkatkan motivasi.
Pengembangan Video Animasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV pada Materi Bagian-Bagian Tumbuhan Khaerunnisa, Via; Ali, Enjang Yusup; Ismail, Ali
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4073

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya masalah yang sering terjadi di dunia pendidikan yaitu media pembelajaran yang kurang bervariasi. Dari fenomena mengenai masalah media pembelajaran yang membuat motivasi belajar menurun dan mengakibatkan siswa bosan dalam proses pembelajaran, membuat siswa kesulitan dalam memahami konsep pada suatu materi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengembangan video animasi mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas IV pada materi bagian-bagian tumbuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan dengan desain yang digunakan adalah ADDIE. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Sukaraja II dan sampelnya adalah siswa kelas IV A dan IV C di SDN Sukaraja II di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Wawancara, soal pretest-posttest, dan angket respon siswa adalah instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan hasil data dari penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi layak digunakan dalam pembelajaran pada materi bagian-bagian tumbuhan, kelayakan tersebut dinilai dari segi media dan materi. Pembelajaran dengan model konvensional mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa namun jika menggunakan dibantu menggunakan video animasi mampu meningkatkan pemahaman konsep siswa lebih tinggi lagi.
Defragmentasi Struktur Berfikir Siswa dalam Kesalahan Membaca Soal Matematika Luas Persegi dan Persegi Panjang di Sekolah Dasar Wardani, Ivo Retna; Purwowidodo, Agus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3676

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk penyelesaian masalah dalam pembelajaran matematika tidak dapat dipisahkan, hal ini dikarenakan dalam proses penyelesaian masalah melibatkan beberapa kemampuan, sebagaimana terdapat dalam tujuan pembelajaran matematika. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan paradigma kontrutivisme untuk menemukan dan menggambarkan secara naratif kegiatan yang dilakukan serta dampak dari tindakan yang dilakukan Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa pada tahap mengingat siswa mampu menguraikan informasi yang ada di dalam soal, namun dalam hal ini siswa mengalami kesalahan dalam menetapkan rumus dan apa yang ditanyakan dalam soal. sehingga dalam hal ini siswa belum memenuhi tahap mengingat dan mengidentifikasi dengan sempurna. Hal serupa terjadi pada tahap menerapkan dan menganalisis sampai pada tahap mengevaluasi. Sehingga siswa memerlukan defragmentasi struktur berfikir dalam memperbaiki kesalahan. Melalui defragmentasi struktur berfikir ini siswa mampu menata ulang struktur berpikirnya. Hal ini dibuktikan dengan lengkapya hasil tes yang menunjukkan lengkapnya struktur berfikir siswa mulai dari tahap mengingat, menafsirkan, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi.
Problematika Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Balqis, Aulia Fahma; Ananda, Ema Rizky
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3754

Abstract

Kurikulum belajar merdeka sudah diterapkan pada kelas I dan II, dan diterapkan secara bertahap dari kelas I hingga kelas IV. Kurikulum merdeka ini cukup fleksibel untuk diterapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan kesulitan yang dihadapi guru saat menerapkan kurikulum merdeka pada siswa di kelas I dan II di SDIT Daarul Istiqlal. Penelitian ini menggunakan metodologi pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan kepala sekolah. Adapun teknik penelitian yang di gunakan adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data  yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan pengujian keabsahan dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil Penelitian ini menemukan bahwa kurikulum merdeka memiliki kelebihan dan kekurangannya. Hasilnya menunjukkan bahwa guru tidak memahami bagaimana menerapkannya, kurangnya pemahaman tentang metode pembelajaran inovatif, kurangnya buku referensi tentang materi kurikulum merdeka, dan masalah manajemen waktu guru. Berdasarkan hasil ini, penelitian ini dapat menawarkan solusi yang tepat.
Meningkatkan Sikap Toleransi Melalui Pengembangan Media Pop Up Book pada Materi PPKn Kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Ekawati, Fajar; Purwowidodo, Agus
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.3641

Abstract

Pengembangan media pembelajaran Pop Up Book dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan sikap toleransi peserta didik pada materi PPKn. Media ini dikembangkan dengan menampilkan kegiatan pengamatan yang bisa dilihat melalui gambar 3D dan cerita yang disajikan pada media ini.  Tampilan hadist dan 3D membuat agar pembelajaran lebih bermakna dan menarik. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian pengembangan (R&D). Penelitian ini mengembangkan produk dari hasil studi kasus yang ditemui oleh peneliti. Penelitian dan pengembangan media menggunakan langkah dari Borg and Gall yang dimodifikasi dalam tujuh langkah pengembangan. Media yang dihasilkan berupa Pop Up Book dengan materi PPKn.  Adapun Hasil penelitian ini di ambil dari hasil validasi diperoleh dari validator ahli media dan ahli materi. Validasi ahli media memperoleh hasil prosentase 84,3% dengan kualifikasi “sangat valid” sedangkan validasi ahli materi memperoleh hasil prosentase 89,3% dengan kualifikasi “sangat valid” sehingga kedua validasi baik ahli media dan ahli materi memperoleh tingkat kualifikasi “sangat layak”. Hasil analisis yang telah terkumpul menunjukkan adanya berbedaan antara pembelajaran sebelum menggunakan media dan setelah menggunakan media.
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Keliling Bangun Datar Kelas III SDN Sadagori 1 Putri, Zakia Eka; Isrok’atun, Isrok’atun; Sunaengsih, Cucun
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 4 (Oktober 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i4.4092

Abstract

Salah satu faktor penyebab siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari keliling bangun datar adalah kurangnya pemahaman siswa terkait konsep keliling bangun datar. Rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa disebabkan karena kurangnya perhatian guru pada pemahaman siswa terhadap konsep materi yang diajarkan dan guru masih menggunakan pembelajaran konvensional yakni guru menjadi pusat pembelajaran. Sehingga dibutuhkan suatu media yang mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep. Salah satu alternatif media pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan pemahaman konsep adalah dengan menerapkan media video animasi pada pembelajaran. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pemahaman konsep siswa pada materi keliling bangun datar, (2) untuk mengetahui bagaimana pengaruh media konvensional terhadap pemahaman konsep siswa, (3) untuk mengetahui perbedaan pengaruh media video animasi dan media konvensional terhadap pemahaman konsep siswa pada materi keliling bangun datar. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan desain control group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media video animasi dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa dengan nilai rata-rata N-Gain nya 0,60 yang tergolong “cukup tinggi”, (2) media konvensional tidak  meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa dengan nilai rata-rata N-Gain nya 0,39 yang tergolong “rendah”, (3) berdasarkan uji independent sample t-test diperoleh nilai 0,000 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa pembelajaran yang menerapkan media video animasi lebih baik dari pembelajaran yang menggunakan media konvensional dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa.