cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 573 Documents
PENGARUH METODE SIMULASI EVAKUASI DAN TRANSPORTASI PRE HOSPITAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SKILL EVAKUASI DAN TRANSPORTASI PRE HOSPITAL SISWA UPT SMK NEGERI 6 TAKALAR: The Influence of the Evacution and Pre-Hospital Trasportation Simulation Method on The Lever of Knowledge and Transportation of Studensat UPT SMK Negeri 6 Takalar Dewiyanti; Kamriana; Suardi; Oktaviana, Dina; Alwi; Sumarni M
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2222

Abstract

Latar Belakang : Evakuasi dan transportasi pra-rumah sakit adalah pertolongan pertama sebelum masuk ke Rumah Sakit. Evakuasi dan pemindahan pasien pre hospital telah mendapat perhatian khusus sebagai cara untuk mempersingkat waktu transportasi. Penggunaan evakuasi tepat waktu pre hoispital mengurangi kematian Perawatan pra-rumah sakit sebagai modalitas layanan Medis Darurat (EMS) sangat membantu menurunkan angka kesakitan dan kematian yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Korban kecelakaan lalu lintas yang paling umum adalah pengendara sepeda motor yang menunda mencari bantuan dan sebagian besar dari mereka menderita cedera kepala. Tujuan Penelitian : Diketahuinya pengaruh metode simulasi evakuasi dan transportasi pre hospital terhadap tingkat pengetahuan dan skill evakuasi dan transportasi pre hospital siswa UPT SMK Negeri 6 Takalar. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain one group pre-post test, dengan jumlah sampel 40 responen, penelitian dengan menggunakan analisis Uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Pengetahuan evakuasi dan transportasi pre hospital sebelum dan setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil P-value = 0,000 (p<0,005) dan Skill evakuasi dan transportasi pre hospital sebelum dan setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil P-value = 0,000 (p<0,005). Kesimpulan : Ada pengaruh Metode Simulasi Evakuasi dan Transportasi Pre Hospital Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Skill Evakuasi dan Transportasi Pre Hospital Siswa UPT SMK Negeri 6 Takalar. Kata kunci : Pengetahuan, Skill Evakuasi Dan Transportasi Pre Hospital
MANFAAT BRAIN GYM UNTUK MENINGKATKAN KESEIMBANGAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR: Benefits of Brain Gym to Improve Balance in Elementary School Children Luckita Sari, Anggi; Istiqomah, Nurul; Kusuma Wardani, Ika; Kiki Anugrah, Anas
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2268

Abstract

Pendahuluan: Keseimbangan adalah komponen biomotorik esensial yang penting untuk mengatur posisi dan gerakan tubuh, serta mendukung aktivitas fisik dan olahraga. Brain Gym adalah metode latihan yang efektif dalam meningkatkan keseimbangan dan koordinasi gerakan dengan meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke otak. Tujuan: mengidentifikasi manfaat brain gym terhadap keseimbangan tubuh pada pada anak sekolah dasar. Metode: penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperimen dengan pretest-posttest, melibatkan 23 pasien yang mengikuti brain gym selama 15 menit selama 6 hari berturut-turut. Pengukuran keseimbangan dilakukan dengan stopwatch, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon setelah uji normalitas menggunakan Shapiro-wilk. Hasil: analisa data menggunakan uji Wilcoxon antara sebelum dan sesudah perlakuan didapatkan nilai hasil Asymp. Sig. ,000 yang berarti nilai p<0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: ada pengaruh brain gym terhadap peningkatan keseimbangan pada anak sekolah dasar.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS YOGA, TERAPI BENSON DAN SENAM DISMENOREA TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID (DISMENOREA PRIMER): The Different between Yoga Effectivity, Benson Therapy and Dismenorea Exercise to The Decline of Pain During Mentruation (Primer Dismenorea) Saraswati, Devi Endah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2273

Abstract

Latar belakang: Dismenorea dapat memberikan dampak fisik dan psikologis seperti letih dan sering marah yang dapat mengganggu aktivitas sehari – hari. Dampak dismenorea pada remaja dapat menurunkan prestasi (6,5%), menurunnya konsentrasi (87,1%) dan absen dari sekolah (80,6%). Penanganan non farmakologis dismenorea dapat dilakukan kompres/ mandi air hangat, massage, latihan fisik (exercise), tidur yang cukup, hipnoterapi, distraksi seperti mendengarkan musik serta relaksasi seperti yoga dan nafas dalam, melakukan aktivitas fisik seperti olah raga, bersepeda dan senam aerobic, akupresure. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan efektivitas yoga, terapi benson dan senam dismenorea terhadap penurunan nyeri haid (dismenorea primer). Metode: Penelitian menggunakan metode Quasy Eskperiment with control design. Responden dalam penelitian ini sebanyak 24 responden yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok yoga, terapi benson dan senam dismenorea, dengan masing- masing jumlah responden 8 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, SOP yoga, benson dan senam dismenorea, matras yoga, lembar observasi. Lokasi penelitian dilakukan di MA Integral Lukman Hakim Kabupaten Bojonegoro pada Desember 2021- Februari 2022.. Hasil: Hasil penelitian kelompok yoga dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test rata-rata nyeri pretest 3,25 dan posttest 2,62 nilai p value = 0,281. Kelompok terapi benson dengan uji Paired Samples Test rata – rata nyeri pretest 6,00 dan posttest 2,75 nilai p value 0,000. Kelompok senam dismenorea dengan uji Paired Samples Test rata-rata nyeri pretest 4,50 dan posttets 3,25 nilai p value value = 0,038. Kesimpulan: Terapi benson, dan senam dismenorea efektif terhadap penurunan dismenorea dan dapat digunakan sebagai rekomendasi terapi nonfarmakologi penurunan dismenorea
HUBUNGAN COMPLAINT HANDLING DENGAN LOYALITAS PASIEN DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM NASHRUL UMMAH LAMONGAN: The Relationship of Complaint Handling and Patient Loyalty in The Inpatient Room of RSI Nashrul Ummah Lamongan Fadjry, Bramesta Boy; Suratmi; Ubudiyah, Masunatul; Fajarsiwi, Hardityo
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2276

Abstract

Latar belakang: Rendahnya loyalitas pasien pada rumah sakit menjadi salah satu masalah. Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit yang diterimanya akan menimbulkan complaint. Tujuan: untuk mengetahui hubungan complaint handling dengan loyalitas pasien di rawat inap rumah sakit islam nashrul ummah lamongan.. Metode: Desain pada penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 172 sampel di pilih dengan teknik Consecutive Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner complaint handling dan loyalitas pasien. Setelah ditabulasi data dianalisis menggunakan uji Spearman’ rho yang dihitung dengan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien memiliki complaint handling sedang yaitu (72,1%), sebagian besar pasien memiliki loyalitas sedang yaitu (65,2%). Hasil uji Spearman’rho didapatkan rs = 0,587 dan p = 0,000. Artinya terdapat hubungan complaint handling dengan loyalitas pasien di rawat inap rumah sakit islam nashrul ummah lamongan dengan tingkat kolerasi sedang. Kesimpulan: Kemampuan complaint handling harus dimiliki setiap rumah sakit hal ini dapat meningkatkan loyalitas, mutu, dan kualitas pelayanan di rumah sakit
PENGGUNAAN GADGET DALAM PERKEMBANGAN SOSIAL DAN BAHASA ANAK USIA PRASEKOLAH DI KABUPATEN JEMBER: Gadget Use on Social and Language Development of Preschool Children in Jember Regency Lestari, Devi Khalisah; Utami, Resti; Eka Yulis Anggraeni , Zuhrotul; Rohmah, Nikmatur
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2278

Abstract

Pendahuluan: Usia prasekolah menawarkan banyak peluang untuk tumbuh dan berkembang. Jika potensi ini tidak terpenuhi, pertumbuhan dan perkembangan akan terhambat. Banyak anak prasekolah saat ini tidak dapat bertahan hidup tanpa menggunakan teknologi secara teratur. Perkembangan sosial dan bahasa anak prasekolah pasti akan terpengaruh oleh gadget. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan sosial dan bahasa pada anak prasekolah. Metode: Penelitian deskriptif cross-sectional ini dilakukan di Taman Kanak-kanak (TK) Yasmin dan TK Annuriyah di Kabupaten Jember. Data dikumpulkan dari 113 responden, usia 3-6 tahun, yang dipilih untuk penelitian ini menggunakan simple random selection. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji Sperman rho. Hasil: penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan perkembangan sosial dan bahasa (p-value 0,000 < 0,05 dengan koefisien korelasi (r) 0,374). Kesimpulan: Penelitian ini menjelaskan bahwa penggunaan gadget dapat meningkatkan perkembangan sosial dan bahasa pada anak usia prasekolah. Perkembangan sosial dan bahasa anak usia prasekolah akan lebih baik apabila orang tuanya mendampingi penggunaan gadget secara bijak.
HUBUNGAN LONELINESS (PERASAAN KESEPIAN) TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI PANTI GRIYA WERDHA JAMBANGAN SURABAYA: Correlation Between Loneliness (The Feelings of Loneliness) To Sleep Quality in Elderly at House Griya Werdha Jambangan Surabaya Aisyah, Siti Aisyah; Septriana Puja; Septian Galuh Winata
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2281

Abstract

Pendahuluan: Lansia secara alami akan mengalami perubahan fisik, sosial, dan psikologis yang saling berkaitan, lansia akan mengalami perubahan pola tidur yang dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk. faktor yang dapat menyebabkan kualitas tidur buruk adalah faktor ekstrinsik seperti lingkungan, kurangnya perhatian dari seseorang,diabaikan oleh komunitas, faktor intrinsik seperti nyeri, gatal dan penyakit tertentu yang membuat gelisah, faktor psikogenik seperti depresi, kecemasan, iritabilitas dan kesepian, ketidaknyamanan psikologi dan masala kebersihan tidur atau sleep hygine. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara loneliness (perasaan kesepian) dengan kualitas tidur lansia di Panti Griya werdha Jambangan Surabaya. Metode: penelitian ini menggunakan deskriptif-analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 36 responden yang tinggal di Panti Griya Werdha Jambangan Surabaya. pengambilan data mengenai loneliness (perasaan kesepian) menggunakan kuisioner UCLA loneliness scale sedangkan kualitas tidur menggunakan kuisioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Teknik analisis data menggunakan chi square. Hasil: Di dapatkan hasil loneliness (perasaan Kesepian) tertinggi dengan kategori kesepian sedang dengan nilai 15 (42%), hasil dari kualitas tidur yang tertinggi dengan kategori buruk dengan nilai 28 (78%) dan hasil dari Loneliness (perasaan kesepian) tertinggi dengan kategori sedang dan kualitas tidur buruk dengan nilai 15 (42%) lansia dengan hasil nilai p- value 0,002 < a (0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan loneliness (perasaan kesepian ) dengan kualitas tidur lansia di Panti Griya Werdha Jambangan Surabaya. Kesimpulan: Ada hubungan antara loneliness (perasaan kesepian) dengan kualitas tidur lansia di Panti Griya werdha Jambangan Surabaya, oleh sebab itu disarankan kepada petugas panti untuk mengidentifikasi penghuni panti yang mengalami gangguan tidur kemudian dilakukan konseling melalui pelayanan psikis, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas tidur
PENGARUH INTERVENSI SUPPORTIVE EDUCATIVE SYSTEM BERBASIS INTEGRASI SELF CARE MENURUT DOROTHEA OREM TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN STROKE: The Effect of Supportive Educative System Intervention Based on Self Care Integration According to Dorothea Orem on Stroke Prevention Efforts Kurniati, Mei Fitria; Khayudi, Bayu Akbar; Efendi, Yusuf
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2283

Abstract

Pendahuluan : Pengetahuan tentang hipertensi dan penatalaksanaannya sangat diperlukan oleh pasien hipertensi dalam mengontrol tekanan darahnya dengan baik. Untuk itu kesadaran diri dalam melakukan perawatan dan pengontrolan diri yang tepat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi salah satunya stroke yang dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh intervensi supportive educative system berbasis integrasi self care menurut Dorothea oreme terhadap upaya pencegahan stroke.. Metode: Desain penelitian  menggunakan pra-eksperimental dengan one-group pre-post test design. Variabel Independen yaitu intervensi supportive educative system berbasis integrasi self care dan variabel dependen yaitu upaya pencegahan stroke. Sampel sejumlah 36 pasien hipertensi di posyandu lansia wilayah kerja puskesmas Pumpungan dengan menggunakan purposive sampling. Intrumen yang digunakan kuesioner upaya pencegahan stroke. Data di olah dan di analisis menggunakan uji Wilcoxon siged Rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dengan nilai P- value 0.000 lebih kecil dari level of significant ? 0,05 ( 0,000 < 0,05 ) berarti ada pengaruh intervensi supportive educative system berbasis integrasi self care menurut Dorothea oreme terhadap upaya pencegahan stroke. Kesimpulan: Adanya peningkatan upaya pencegahan stroke setelah diberikan intervensi supportive educative berbasis integrasi self care dikarenakan pengetahuan dan kesadaran bertambah untuk mencegah komplikasi penyakit. Self care yang baik akan meningkatan upaya pencegahan yang baik pula melalui pendekatan supportive educative.
SMALL GROUP DISCUSSION SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG MENSTRUAL HYGIENE DI SMP PLUS AL FATIMAH BOJONEGORO: Small Group Discussion as an Effort to Increase Knowledge and Behaviour in Teenagers About Menstrual Hygiene at Al Fatimah Junior High School Bojonegoro Rahmawati, Andin Ajeng; Hariastuti, Fela Putri
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2288

Abstract

Pendahuluan: Menstruasi biasanya dimulai antar usia 10 dan 16 tahun dan akan berakhir pada masa menopause yaitu 45-50 tahun. Melalui pendekatan SGD siswi diharapkan menjadi lebih aktif, berani untuk bertanya, dan lebih fokus terhadap apa yang diajarkan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan metode small group discussion terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang menstrual hygiene di SMP Plus Al Fatimah Bojonegoro. Metode: Desain yang digunakan adalah Pre-Experimental Designs (nondesigns).  Populasi penelitian ini seluruh remaja putri di SMP Plus Al Fatimah Bojonegoro sebanyak 348 siswi. Sampel dalam penelitian ini sebagian remaja putri kelas VIII di SMP Plus Al Fatimah Bojonegoro sebanyak 112 siswi. Penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Variabel independent penelitian ini adalah Pendidikan kesehatan tentang menstrual hygiene metode small group discussion. Variabel dependent penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap remaja putri tentang menstrual hygiene. Jenis instrumen adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dan Chi-Square.  Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dari 112 responden didapat sebelum pemberian pendidikan kesehatan, sebagian besar (66,1%) dengan pengetahuan kurang tentang menstrual hygiene, sebelum pemberian pendidikan kesehatan, lebih dari sebagian (60,7%) dengan sikap positif tentang menstrual hygiene, sesudah pemberian pendidikan kesehatan, sebagian besar (66,1%) dengan pengetahuan cukup tentang menstrual hygiene, sesudah pemberian pendidikan kesehatan, sebagian besar (84,8%) dengan sikap positif tentang menstrual hygiene. Hasil penelitian bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan dengan metode small group discussion terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang menstrual hygiene di SMP Plus Al Fatimah Bojonegoro. Kesimpulan: Diharapkan untuk penelitian selanjutnya menggunakan pendekatan kualitatif.  
HUBUNGAN KLASIFIKASI HIPERTENSI DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLI JANTUNG RSUD DR. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO: The Relationship Between Hypertension Classification with The Incidence of Coronary Heart Disease Alfaqih, Mohamad Roni; Indianti, Cindi; Abidin, Ahmad Zainal
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2289

Abstract

Latar belakang: Penyakit jantung koroner merupakan kondisi pembulu darah pada jantung yang mengalami penumpukan bahan lemak dan kolesterol yang mengeras pada dinding arteri, Penyakit jantung koroner bukan hanya di picu oleh tekanan darah yang tinggi, namun seseorang dengan tekanan darah normal juga bisa beresiko mengalami penyakit jantung koroner. Tujuan: untuk mengetahui hubungan klasifikasi hipertensi dengan penyakit jantung koroner di Poli Jantung RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh responden di Poli Jantung RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Sampel dalam penelitian ini adalah responden dengan gangguan sistem kardiovaskular di Poli Jantung RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro sejumlah 133 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik accidental sampling. Instrument yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil: Berdasarkan hasil Uji Statistik Spearman Rho dengan program SPSS 25 diperoleh hasil uji dengan nilai signifikan p value 0,014, artinya nilai p dalam penelitian ini lebih kecil dari a (0,05) atau di bawah 0,05 sehingga H1 diterima. Sehingga disimpulkan bawa ada hubungan antara klasifikasi hipertensi dengan penyakit jantung koroner di Poli Jantung RSUD DR. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Besaran nilai Correlation Coefficient adalah sebesar -0,212 yang berarti tingkat keeratan hubungan 2 variabel dalam kategori korelasi sangat lemah dengan arah korelasi negatif, yang berarti semakin tinggi klasifikasi hipertensi maka akan semakin kecil resiko responden mengalami penyakit jantung coroner. Kesimpulan: Penderita penyakit jantung koroner perlu melakukan pencegahan secara dini dan melakukan penanganan lebih awal jika suda mengalami penyakit jantung coroner seperti menjaga pola hidup yang baik dan melakukan control Kesehatan secara rutin
PRENATAL DISTRESS DAN PERILAKU KESEHATAN KEHAMILAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI KABUPATEN TAKALAR: Prenatal Distress and Pregnancy Health Behavior among Primigravida Mothers at Takalar District, Indonesia Kartini, Anita; Mantasia; Sumarmi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2293

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil primigravida memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dalam menghadapi kehamilan. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besarnya stres ibu primigravida menghadapi kehamilan. Penelitian tentang stres prenatal, perilaku kesehatan, dan strategi untuk mengurangi stres pada kehamilan pertama masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini mengidentifikasi prenatal stres dan perilaku kesehatan ibu hamil pada ibu primigravida di Kabupaten Takalar dengan menggunakan survey multisenter cross-sectional di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada peserta di beberapa lokasi. Metode: Desain penelitian ini adalah cross-sectional studi. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil primigravida. Jumlah peserta sejumlah 212 peserta menggunakan convenience sampling. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah 1) Ibu yang hamil untuk pertama kalinya 2) Wanita hamil di atas usia 18 tahun 3) Bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi adalah ibu hamil dengan komplikasi dan gangguan kehamilan. Ibu hamil akan direkrut di klinik antenatal atau rumah sakit di Kabupaten Takalar menggunakan kuesioner survey. Kuesioner yang akan digunakan pada penelitian ini adalah Revisi Prenatal Distress Questionnaire (NuPDQ) dan Skala Perilaku Kesehatan Prenatal (PHBS). Independent t-test akan digunakan untuk analisa data dengan nilai signifikansi yang lebih ketat yaitu p < 0,05. Hasil penelitian: Nilai mean pada total skor total dalam stress pada masa kehamilan adalah 27.33 (SD = 7.06). Nilai mean pada total skor total dalam perilaku kesehatan prenatal adalah 57.94 (SD = 6.47). Analisis bivariat menunjukkan bahwa stres pada masa kehamilan memiliki hubungan positif yang signifikan dengan perilaku kesehatan prenatal (r = 0.18, p = <0,01). Kesimpulan: Stress pada masa kehamilan memiliki hubungan positif yang signifikan dengan perilaku kesehatan prenatal. Ini berarti bahwa semakin stress pada masa kehamilan kemungkinannya untuk perilaku Kesehatan prenatal meningkat pada ibu hamil dengan primigravida