cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2026): Mei" : 20 Documents clear
Penerimaan terhadap media komunikasi visual poster dalam penyampaian pesan tentang pentingnya gizi Zuhdi Pane, Ivanina; Suciati, Endang Roh; Ummanah, Ummanah; Fadila, Akmal; Siahaan, Elisabeth Gabryela; Arianri, Nisa
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3338

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengkaji penerimaan dan efektivitas media komunikasi visual berupa poster dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya gizi kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei untuk memperoleh gambaran objektif mengenai tingkat penerimaan peserta terhadap media yang digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner setelah responden mengikuti kegiatan penyuluhan yang dirancang secara sistematis. Kegiatan dilaksanakan di Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor pada tanggal 25 Mei 2025, dengan sasaran peserta ibu-ibu rumah tangga dan kader posyandu sebagai kelompok yang berperan penting dalam pemenuhan gizi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta menilai media poster sebagai medium yang efektif dalam menyampaikan pesan tentang pentingnya gizi, dengan persentase sebesar 66,7%. Peserta juga mampu memahami isi pesan yang disampaikan, khususnya terkait gizi untuk bayi (41,5%), batita (16,7%), anak balita (16,7%), serta ibu hamil (25%). Selain itu, penggunaan gawai turut mendukung penyampaian pesan secara lebih luas, mengingat seluruh peserta aktif menggunakan aplikasi WhatsApp. Kesimpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan teks yang singkat, visual yang menarik, serta distribusi poster dalam format digital dapat meningkatkan efektivitas penyuluhan gizi. Implikasi dari kegiatan ini adalah perlunya pembentukan komunitas penyuluh guna memperluas jangkauan edukasi gizi di masyarakat secara berkelanjutan.
Pelatihan fotografi makro sebagai upaya meningkatkan kemampuan siswa jurusan multimedia di SMK Plus Sukaraja Garut Illahi, Muhammad Fadlan; Kurniawan, Achmad Wildan
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.2937

Abstract

Fotografi Merupakan salah satu cabang seni dan keterampilan yang berkembang, memiliki peran penting dalam dunia multimedia, khususnya dalam persaingan industri kreatif. Di SMK Plus Sukaraja Garut, jurusan multimedia berperan dalam mempersiapkan siswa untuk berkompetisi di industri ini. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan lanjutan kepada siswa mengenai teknik fotografi makro, agar mereka dapat menghasilkan foto berkualitas tinggi yang memenuhi standar industri. Metode pelatihan yang digunakan adalah Experiential Learning dengan pendekatan teori dan praktik. Pelatihan dilaksanakan di SMK Plus Sukaraja Garut dengan peserta 26 siswa dari kelas X hingga XII. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis dan profesionalisme siswa, dengan rata-rata pretest 62 dan nilai akhir posttest 73, di mana siswa memperoleh peningkatan nilai sebesar 11 poin. Pelatihan ini berhasil memperkaya keterampilan siswa, meningkatkan kualitas karya fotografi mereka, dan memperkuat reputasi SMK Plus Sukaraja Garut sebagai lembaga pendidikan yang siap bersaing di dunia industri kreatif.
Transformasi limbah organik batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat Rahmawati, Rahmawati; Amna, Ulil; nila, Ida Ratna; Sari, Nirmala; Fadlly, Teuku Andi; Fitriani, Fitriani; Jerohmita, Wilda; Firdaus, Muhammad Fatah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3276

Abstract

Limbah batok kelapa yang banyak terbuang di Desa Penggalangan, Kecamatan Blang Kejeren, Aceh, merupakan sumber daya lokal potensial sebagai bahan baku arang aktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memanfaatkan limbah sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat. Tujuan kegiatan adalah memperkenalkan cara mengolah batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif sehingga limbah organik dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Metode pelatihan ini bersifat partisipatif, dimulai dengan pemaparan teori arang aktif dan pengelolaan limbah rumah tangga. Selanjutnya, peserta mempraktikkan pengolahan batok kelapa menjadi arang aktif dan pembuatan sabun colek. Tahapan pembuatan sabun meliputi pencampuran bahan dan pencetakan produk. Mahasiswa KKN mendampingi setiap tahap sehingga pelatihan berjalan interaktif dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan warga dalam membuat sabun colek berbahan arang aktif serta terciptanya produk sabun ramah lingkungan bernilai jual. Warga antusias mengikuti pelatihan dan tertarik mengembangkan produksi sabun secara mandiri. Pengolahan batok kelapa menjadi produk berguna berhasil mengurangi volume limbah organik. Transformasi limbah batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif memberikan dampak positif secara lingkungan dan sosial. Secara ekologis, limbah berkurang dan produk baru ramah lingkungan dihasilkan. Secara sosial, masyarakat memperoleh keterampilan ekonomi baru yang meningkatkan kemandirian. Pendekatan inovatif ini mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Pelatihan inovatif alat peraga sains: Mengasah keterampilan Abad 21 melalui Arduino Faradiba, Faradiba; Malau, Nya Daniaty; Guswantoro, Taat; Sianturi, Manogari; Masta, Ngia; Lumbantobing, Septina Severina; Wardani, Randi; Saputra, Romi; Siagan, Faliza Fasya; Samaloisa, Eki Evendi
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3341

Abstract

Pelatihan alat peraga sains berbasis Arduino dilaksanakan di SMAN 19 Kota Bekasi dengan melibatkan 57 peserta dari kelas XII MIPA. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan penerapan mikrokontroler dalam pembuatan media pembelajaran sains yang interaktif dan kontekstual. Pelatihan dirancang melalui tiga tahapan utama, yaitu paparan materi mengenai dasar-dasar Arduino, demonstrasi penerapan berupa alat Palang Pintu Otomatis dan Jemuran Otomatis, serta praktik sederhana menggunakan program blink LED. Melalui tahapan tersebut, siswa memperoleh pengalaman langsung dalam pemrograman mikrokontroler sekaligus memahami keterkaitan antara teknologi dan fenomena dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan praktik, yang menunjukkan ketertarikan terhadap pengembangan teknologi sederhana berbasis Arduino. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan literasi teknologi siswa, tetapi juga mendorong kreativitas dan kemampuan berpikir kritis dalam merancang alat peraga inovatif untuk mendukung pembelajaran sains di tingkat sekolah menengah. Pelaksanaan pelatihan berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respon yang sangat positif dari peserta. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi terhadap seluruh aspek pelatihan, baik dari segi materi, penyampaian, maupun praktik langsung. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Peran kader dalam deteksi dan pendampingan ibu hamil risiko tinggi di wilayah kerja puskesmas Punggur Noftalina, Elsa; Astrisaria, Astrisaria
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3247

Abstract

Keberhasilan program bergantung pada kadernya, yang berperan sebagai penghubung informasi antara masyarakat dan bidan. Namun, banyak kader yang masih kurang pengetahuan tentang kehamilan berisiko tinggi dan cara mengidentifikasinya sejak dini untuk mencegah keterlambatan rujukan ibu hamil berisiko tinggi, yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas ibu. Meskipun diketahui terjadi kematian ibu pada bulan April 2023 akibat preeklamsia, hasil Pemantauan Kesehatan Ibu dan Anak (PWS-KIA) Puskesmas Punggur tahun 2023 mengenai cakupan deteksi faktor risiko/komplikasi oleh masyarakat masih kosong atau tidak ada anggota masyarakat yang melaporkan ibu hamil yang memiliki faktor risiko/komplikasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu di Desa Punggur Kecil dengan sasaran adalah kader kesehatan sejumlah 30 kader. Kegiatan pertama yaitu persiapan peserta dan media yang digunakan. Pelaksanaan diawali pretest pengetahuan kader, kemudian edukasi mengenai materi faktor risiko kehamilan dan demonstrasi cara pengisian Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Evaluasi dengan mengadakan posttest mengenai materi yang telah diberikan. Hasil tes menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi yaitu p = 0.002. Kesimpulan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan kader dalam mendeteksi faktor risiko kehamilan yang akan memberikan dampak penurunan komplikasi yang terjadi pada kehamilan ibu.
Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi rendang lokan dan digitalisasi pemasaran di Pesisir Selatan Handrianto, Ciptro; Mubai, Akrimullah; Rahmizal, Maizul; Ahmanda, Ritno; Aditiya, Dimas; Warni, Anggun Muliya
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3437

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Nagari Lalang Panjang Inderapura, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, adalah keterbatasan pengetahuan tentang teknik pengolahan, pengemasan dan minimnya pemanfaatan platform digital dalam pemasaran rendang lokan sehingga produk belum memiliki nilai jual yang optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program pemberdayaan ini dilaksanakan dengan tujuan: (a) meningkatkan keterampilan pengolahan rendang lokan sebagai kuliner khas daerah dengan standar higienis, (b) melatih teknik pengemasan produk secara menarik dan bernilai jual tinggi, serta (c) memperkuat strategi pemasaran, khususnya melalui media digital, guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan kepada 20 orang ibu rumah tangga. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan, dimana 85% peserta menguasai pengolahan dan pengemasan produk, serta 75% aktif memanfaatkan media digital untuk pemasaran. Terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUB) menjadi wadah keberlanjutan usaha. serta bertambahnya pemahaman mengenai strategi pemasaran online. Program ini terbukti efektif menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir yang berkelanjutan serta dapat direplikasi pada wilayah lain dengan potensi sumber daya serupa.
Edukasi pengelolaan sampah dan pengadaan tempat sampah pintar di SDN 005 Muara Badak Lung, Natanael Primus; Putri, Lidia Aprilia; Fahriana, Sabrina Nur; Haerunnisa, Hesti Marwah; Setiawan, Rypki; Badali, Alif Fadlan; Aritonang, Tessa Maria Ekklesia; Aini, Dinda Nur; Rahmah, Siti; Toding, Marnia; Mirsad, Muhammad Fajrin; Nugroho, Searphin
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3351

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan serta membiasakan perilaku pengelolaan sampah pada siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 005 Muara Badak. Program ini mengombinasikan edukasi pengelolaan sampah dengan pengadaan inovasi berupa tempat sampah pintar berbasis Internet of Things (IoT). Peralatan utama dalam program ini mencakup dua unit tempat sampah pintar berkapasitas 60 liter yang dilengkapi sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi keberadaan sampah serta servo motor SG90 untuk mengontrol penutup secara otomatis. Sistem dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 yang diprogram menggunakan Arduino IDE sehingga memudahkan pengoperasian dan pemantauan secara real-time. Metode pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi masalah di lingkungan sekolah, survei lapangan untuk mengukur tingkat pemahaman dan ketersediaan fasilitas, perancangan dan pembuatan alat dengan desain ergonomis sesuai kebutuhan siswa, hingga pelaksanaan sosialisasi edukatif. Kegiatan sosialisasi dilakukan secara interaktif melalui media presentasi dan praktik langsung penggunaan prototipe untuk mengenalkan pemilahan sampah organik dan anorganik secara tepat. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa serta peningkatan kemampuan dalam membedakan jenis sampah. Hal ini menunjukkan keberhasilan program dalam menanamkan kesadaran pentingnya kebersihan dan pengelolaan sampah sejak dini, serta berpotensi direplikasi di sekolah lain.
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai pengobatan tradisional yang efektif di era modern Nafisah, Aisyah Durrotun; Suryani, Khotimah; Ardiyanti, Widya; Hidayah, Syafira Firotul; Muiz, Abdul; Maskur, Miftakhul Nur Wahid Putra
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3345

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan warisan budaya dan kearifan lokal yang dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional secara mandiri. Di Desa Keting, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, pemanfaatan TOGA seperti jahe, kunyit, dan daun sirih masih lestari sebagai upaya preventif dan kuratif penyakit ringan. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran TOGA dalam kesehatan keluarga, potensi pengembangannya, serta inovasi pemanfaatannya di era modern. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara warga dan kader kesehatan, serta sosialisasi melalui seminar pembuatan jahe instan. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan TOGA karena alami, ekonomis, dan minim efek samping. Kegiatan KKN berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan herbal, mendorong lahirnya produk olahan seperti jamu instan, serta memicu pemasaran melalui pasar desa dan media sosial. Selain berdampak pada kesehatan, TOGA berpotensi menjadi komoditas bernilai ekonomi yang mendukung kemandirian desa. Kesimpulannya, TOGA di Desa Keting tidak hanya relevan sebagai alternatif pengobatan, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya dan penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Pelatihan pewarnaan tas dengan teknik ringkel sebagai strategi pemberdayaan peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wening, Sri; Budiastuti, Emy; Widihastuti, Widihastuti; Kusumadewi, Putu Diah Ari
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3259

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan vokasional peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Mandiri (PKBM) Cendikia Mandiri melalui pelatihan teknik pewarnaan kain ringkel. Kegiatan dilakukan pada 18 Juli 2025 dan diikuti oleh 30 peserta dari program Paket B dan C. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 49.67 meningkat menjadi 100 pada post-test. Survei kepuasan menunjukkan respons sangat positif, terutama pada aspek pemateri dan penyampaian (rata-rata skor 4.55). Seluruh peserta berhasil menghasilkan produk totebag bermotif ringkel, serta menunjukkan minat untuk mengembangkan produk sebagai peluang usaha mikro. Program ini juga menghasilkan luaran berupa modul dan video pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan dan berpotensi memperkuat kemandirian ekonomi peserta berbasis keterampilan tekstil lokal.
Pelatihan daur ulang limbah botol plastik HDPE untuk meningkatkan keterampilan siswa PKBM Binar Pugersari, Dewi; Putra, Dhika Purnama; Elizabeth, Elizabeth
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3166

Abstract

Botol plastik sekali pakai, khususnya yang berbahan High-Density Polyethylene (HDPE), kini menjadi bagian dari keseharian kita, namun juga secara signifikan menyumbang permasalahan lingkungan. Padahal, jika dikelola dengan cara yang tepat dan kreatif, limbah ini sebenarnya memiliki potensi untuk diubah menjadi produk yang fungsional dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan daur ulang plastik HDPE kepada siswa-siswi PKBM Binar di Tangerang Selatan. Mitra pengabdian menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan nonformal serta minimnya pelatihan keterampilan dan kewirausahaan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan dimulai dengan survei kondisi mitra, dilanjutkan dengan perancangan alat pengepresan sederhana menggunakan setrika listrik, dan pelatihan yang dilakukan secara partisipatif melalui demonstrasi dan praktik langsung. Peserta belajar menyusun warna plastik, memanaskannya, serta membentuknya menjadi produk sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan teknologi yang sederhana ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis peserta, yang ditunjukkan dari kemampuan peserta dalam mereplikasi proses pengepresan secara mandiri dan keberanian mengeksplorasi kombinasi warna. Selain itu, peserta juga aktif selama kegiatan ini dan menunjukkan minat untuk meneruskan praktik ini di luar sesi pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan tidak hanya membangun kesadaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis bahan bekas yang relevan dan mudah diterapkan di lingkungan PKBM.

Page 1 of 2 | Total Record : 20