cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Sistem pemantauan nutrisi padi semai kering berbasis Internet of Things Septian, M Rivaldi Ali; Setiadi, Herlambang; Aziz, Arif Abdul
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3134

Abstract

Pertanian padi merupakan sektor penting dalam ketahanan pangan di Indonesia. Salah satu tahap krusial dalam budidaya padi adalah persemaian, yang menentukan kualitas bibit sebelum dipindahkan ke lahan utama. Metode semai kering mulai diterapkan karena lebih efisien dalam penggunaan air dan mempermudah proses transplantasi. Namun, metode ini memerlukan pemantauan nutrisi yang lebih akurat karena bibit tidak tergenang air seperti metode konvensional, sehingga rentan terhadap ketidakseimbangan unsur hara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan nutrisi secara real-time berbasis Internet of Things (IoT) pada bibit padi semai kering di Desa Bodeh, Pemalang. Sistem ini menggunakan sensor untuk mengukur parameter penting seperti kelembaban tanah, pH, dan kandungan unsur hara atau nutrisi, yang kemudian dikirimkan ke platform interface berbasis website untuk dipantau melalui perangkat seluler atau komputer. Dengan adanya sistem ini, petani dapat memperoleh informasi secara cepat dan akurat, sehingga dapat mengambil langkah yang tepat dalam pemberian nutrisi untuk memastikan pertumbuhan bibit yang optimal.
Optimalisasi aksesibilitas buku digital untuk mengembangkan keterampilan literasi digital Nursari, Tita; Aziza, Nurul; Kamil, Rusdan
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.2961

Abstract

Literasi digital berkembang sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi. Dalam dunia pendidikan, literasi digital sangat diperlukan untuk membantu peserta didik mengikuti proses pembelajaran yang berkembang karena teknologi. Buku, media, hingga metode pembelajaran berubah dan beradaptasi, mengadopsi teknologi dalam praktiknya. Adanya keterbatasan waktu dan sarana prasarana di sekolah, menyebabkan tidak semua guru bisa mengajarkan dan melatih peserta didik untuk meningkatkan literasi digital mereka. Oleh sebab itu, diperlukan peran pihak ketiga seperti Taman Baca Masyarakat (TBM) yang berkomitmen dalam meningkatkan literasi masyarakat. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pada anak-anak sekitar untuk mengakses buku digital ini dilaksanakan di TBM Saung Diajar 09 oleh Perpustakaan Universitas ‘Aisyiyah Bandung bertujuan. Sasaran kegiatan ini adalah 34 anak usia 5 - 12 tahun. Alat pengabdian yang digunakan meliputi buku digital, laptop dan gawai, serta metode interaktif games dan simulasi langsung. Hasil evaluasi dan observasi menunjukan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman anak-anak tentang buku digital dan cara mengaksesnya serta meningkatnya keterampilan dasar literasi digital anak-anak, mengetahui konten digital yang dibutuhkan, mengetahui perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan, dan mengetahui cara menggunakannya. Melalui sosialisasi dan pelatihan yang berkelanjutan, TBM dapat berperan dan berkontribusi dalam peningkatan literasi digital masyarakat terutama anak-anak.
Penerapan teknologi energi surya dan sosialisasi energi hijau di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Jalil, Abdul; Suaib, Eka; Erdani, Yuliadi; Rachim, Muhamad Fathur; Susilawati, Fera Tri; Simanjuntak, Raja Agung Hasudungan; Badia, Bahdin Ahad; Yusuf, Muhammad; Larobu, Feliks Eldad; Darwis, Mardis
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.2981

Abstract

Inisiatif penerapan teknologi energi surya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (FISIP UHO) merupakan langkah strategis mendukung keberlanjutan lingkungan melalui energi hijau dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil. Kegiatan diawali dengan pemasangan lampu jalan tenaga surya di area kampus, yang menggunakan lampu ber-efikasi tinggi untuk pencahayaan optimal tanpa konsumsi listrik konvensional. Tahap selanjutnya adalah sosialisasi energi hijau kepada civitas akademika guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya energi terbarukan. Diskusi dalam sosialisasi menghasilkan pembentukan tim peneliti untuk menilai implementasi kebijakan energi hijau di Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara FISIP UHO dan Politeknik Tridaya Virtu Morosi (PTVM) tentang dukungan penelitian di bidang energi hijau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berkontribusi terhadap penghematan energi dan peningkatan pemahaman masyarakat kampus, serta berpotensi menjadi model percontohan transformasi kebijakan energi hijau di tingkat lokal.
Efektivitas edukasi berbasis keluarga terhadap pencegahan kenakalan remaja era digital Hidayatullah, Ahmad Syauqi; Subekti, Nanang Bagus; Najib, Khotim Hanifudin
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3088

Abstract

Kenakalan remaja yang mencakup praktik judi online, pinjaman online ilegal (pinjol), dan seks bebas merupakan permasalahan sosial yang semakin mengkhawatirkan serta menjadi ancaman serius bagi perkembangan remaja dan ketahanan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian remaja serta orang tua terhadap dampak negatif dari perilaku tersebut melalui pendekatan edukasi berbasis keluarga. Kegiatan dilaksanakan di RW 08, Dukuh Bometen, Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan diskusi interaktif dalam bentuk forum dialog antar generasi yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif serta komunikasi terbuka antara remaja dan orang tua. Kegiatan ini diikuti oleh 30 partisipan yang terdiri atas 14 remaja dan 16 orang tua. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Ranks untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman dan kepedulian peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pemahaman dan kepedulian baik pada kelompok remaja (p = 0,001) maupun kelompok orang tua (p = 0,000 untuk pemahaman dan p = 0,001 untuk kepedulian). Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis keluarga dengan melibatkan interaksi lintas generasi efektif dalam membangun kesadaran kolektif mengenai bahaya kenakalan remaja digital. Program ini merekomendasikan penguatan literasi keluarga sebagai strategi preventif jangka panjang dalam melindungi remaja dari pengaruh negatif lingkungan digital.
Empowering pilgrims through digital literacy: Evaluating ritual understanding via mobile hajj applications at KBIHU Ahmad Dahlan Rakhmadi, Aris; Hartono, Susilo; Muchlas, Muchlas; Yudhana, Anton
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3059

Abstract

This community service initiative evaluates the impact of mobile applications, namely Haji Pintar–Satu Haji and Kawal Haji, in enhancing digital literacy and ritual understanding among pilgrims at KBIHU Ahmad Dahlan, Pringsewu. The program was implemented over a one-month period and involved participants engaging in mobile-based tutorials and mentoring activities designed to support comprehensive Hajj preparation. The learning materials focused on improving participants’ understanding of Hajj rituals while simultaneously strengthening their ability to use digital applications effectively. Survey results indicated that nearly all participants had access to Android smartphones, with 41.3% of respondents assessing their digital skills as “very good.” Among the available features, video tutorials were the most frequently accessed, accounting for 34.8% of usage, as they were perceived as clear and easy to understand. The majority of pilgrims reported improved comprehension of Hajj rituals after participating in the program. Despite these positive outcomes, several challenges were identified, including infrequent application usage, accessibility limitations for some users, and participant requests for offline learning content. Overall, the findings demonstrate the significant potential of mobile applications to support Hajj preparation through religious education and digital engagement. The study recommends further development through more inclusive application design, offline accessibility, and sustained digital engagement strategies to enhance the effectiveness of community outreach programs in religious education.
Pelatihan pembuatan mikromodul berbasis discovery learning bagi MGMP IPA kota Maros Sari, Nur Indah; Muhiddin, Nurhayani Haji; Arif, Rifda Nurhimawati; Syakur, Akhmad; U, Sahrani
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3138

Abstract

Pelatihan pembuatan mikromodul berbasis Discovery Learning bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan materi ajar yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pelatihan ini menerapkan model Discovery Learning yang mendorong peserta didik untuk belajar secara aktif melalui proses penemuan dan pemecahan masalah. Selain itu, pemanfaatan teknologi mikromodul digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran secara ringkas, sistematis, dan mudah diakses. Peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang guru IPA yang tergabung dalam MGMP IPA Kabupaten Maros. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang meliputi tahapan penyampaian materi dan sesi tanya jawab, pendampingan praktik langsung pembuatan mikromodul menggunakan platform Canva, serta kegiatan evaluasi untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 40,34 pada pretest menjadi 62 pada posttest, dengan persentase kenaikan sekitar 53,69%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun mikromodul berbasis Discovery Learning. Guru menjadi lebih mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran serta menghasilkan bahan ajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran IPA di Kabupaten Maros.
Transformasi limbah desa sabang jadi kerajinan ekonomi berbasis IKIGAI Hidayat, Arif; Muammar, Muammar; Fauzi, Muhammad Nur; Mutsanna, Jama Dilla; Trifani, Annisa; Aulia, Nasriah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3008

Abstract

Desa Beurawang Sabang Aceh memiliki sumber daya alam yang kaya seperti kelapa, hasil lautan, batu dan karang yang mana belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setempat dalam mengembangkan olahan pangan lokal. Pengabdian masyarakat ditujukan untuk mengembangkan produk kerajinan lokal yang bernilai ekonomis melalui pemanfaatan limbah desa tidak terpakai dan pemasaran yang tepat. Metode kegiatan berupa pelatihan dan penyuluhan dengan menerapkan konsep IKIGAI yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan inovasi pengolahan limbah sehingga hasil produk kerajinan lebih bervariasi dan menghasilkan nilai ekonomis. Disamping itu, masyarakat semakin memahami pemasaran agar produk kerajinan yang dihasilkan lebih diminati oleh wisatan sebagai ciri khas daerah. Pada program ini juga dikembangkan labeling, kemasan, dan katalog produk. Inovasi produk dan pemasaran menjadi salah satu kunci penting agar produk kerajinan dapat menjadi salah satu sumber daya Tarik Desa Beurawang, Sabang, Aceh.
Community-based education on glucose management in gemolong to prevent diabetes mellitus Dewi, Yulia Ratna; Ismawatie, Emma; Jimat, Resi Tondho; Maulani, Yulita; Mustikatun, Laela Siti
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3151

Abstract

This community service program aimed to enhance public awareness regarding the importance of blood glucose level management as an early preventive strategy against diabetes mellitus. A participatory, community-based approach was adopted, commencing with a SWOT analysis to identify local needs and priorities. The program was implemented in Gemolong Village, Sragen Regency, and involved 30 participants aged 45–70 years. The interventions comprised structured health education sessions, free blood glucose screening, and guided health discussions and consultations. The screening results indicated that 16 participants (53%) exhibited elevated blood glucose levels, while 14 participants (47%) were within normal limits. The program significantly improved participants’ understanding of diabetes risk factors and underscored the importance of early detection. In conclusion, community-based service initiatives are effective promotive and preventive measures for addressing non-communicable diseases and may serve as a sustainable cross-sectoral collaborative model to improve overall community health outcomes.
Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai taman gizi keluarga sebagai upaya menurunkan angka stunting pada keluarga miskin ekstrim Mudmainah, Siti; Hariyanti, Anies Indah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3198

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan mitra kategori keluarga miskin estrim yang mempunyai balita stunting di Desa Winduaji. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada  bulan Maret  Sampai  Agustus  2025. Permasalahan yang terjadi antara lain: adanya kasus stunting sejumlah 125 balita dan sejumlah 60 balita berasal dari keluarga miskin ekstrim,  Sebagian besar ibu balita stunting masih belum maksimal mendapatkan informasi gizi dan kesehatan terutama pemberian makanan tambahan,  rendahnya komunikasi advokasi stunting dan solusi penanganan stunting. Tujuan pengabdian ini sebagai upaya untuk menurunkan tingkat stunting. Metode untuk mengatasi masalah mitra melalui sosialisasi dan pelatihan. Tahapan kegiatan dilakukan penyediaan  lahan pekarangan yang  belum termanfaatkan untuk taman gizi keluarga.  Hasil kegiatan pengabdian dapat disimpulkan pembangunan taman gizi keluarga berdasarkan hasil pretest dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Masyarakat telah melaksanakan pemanfaatan lahan pekarangan sayuran menjadi aneka inovasi  makanan sehat meningkatkan 90%. Total penerimaan tambahan yang di peroleh mitra per 3 bulan sebesar Rp1.500.000 dan pendapatan per 3 bulan adalah sebesar Rp 1.100.000, Pelatihan perencanaan keuangan keluarga mampu meningkatkan 80% pemahaman mengenai perencanaan keuangan keluarga, penyuluhan mengenai   gizi seimbang pada balita  menunjukan meningkatkan pengetahuan 85% akan diikuti dengan perubahan perilaku dan penyuluhan pencegahan stunting menunjukkan meningkatkan 90%, bahwa edukasi keluarga berkaitan erat dengan pencegahan stunting yang melibatkan pemahaman tentang gizi, pola makan sehat, sanitasi, dan praktik kebersihan. Diharapkan melalui program pengabdian kepada masyarakat  akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa  Winduaji  dan menurunkan angka stunting.  
Inovasi pengolahan ikan kering berbasis IoT sebagai media rehabilitasi warga binaan di Rutan Selayar Kaliky, Nunun Ainun Putri Sari Banun; Muhsin, Muhammad Fatratullah; Saputra, Anugerah; Achmad, Marlina; Sari, Dian Novita; Sajjad, Ahmad; Akbar, Yandi Tasbih; Pebriawan, Dinul Yusrah; Rahmaniar, Rahmaniar
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3143

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan alat pengering ikan berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi inovatif dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan di Rumah Tahanan Kelas II B Selayar. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan penguatan keterampilan praktis dan peningkatan kapasitas produktif warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan dan rehabilitasi sosial. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, dirancang sebuah prototipe alat pengering ikan yang dilengkapi dengan sensor suhu dan kelembapan serta sistem pemantauan jarak jauh untuk memastikan proses pengeringan berlangsung secara optimal dan higienis. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan mencakup pemberian materi teori mengenai prinsip kerja alat berbasis IoT serta praktik langsung pengolahan ikan kering menggunakan teknologi tersebut. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kemampuan warga binaan, baik pada aspek teknis pengoperasian alat maupun aspek operasional proses produksi ikan kering. Implementasi teknologi ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas dan kapasitas produksi, sekaligus menumbuhkan wawasan kewirausahaan bagi warga binaan. Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha mandiri, mendukung proses pemberdayaan, serta memfasilitasi reintegrasi sosial warga binaan setelah masa pembinaan. Selain itu, model kegiatan ini berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.