cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 2,051 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 3 (2024)" : 2,051 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Pada Sub Tema Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh Melalui Model PjBL dengan Media Wordwall di Kelas V-B SDN 104213 Deli Tua TA 2023/2024 Rahayu, Sindi Dwi; Dalimawaty, Dalimawaty; Damayanti, Dini; Siregar, Nurhafni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada subtema "Bagaimana Kita Hidup dan Bertumbuh" dengan menerapkan metode Project-Based Learning (PJBL) yang didukung oleh media Wordwall. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas V-B SDN 104213 Deli Tua pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari tiga siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus ke siklus. Pada pra siklus, rata-rata nilai siswa mencapai 68 dengan 60% siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan, yaitu 75. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 76 dengan 80% siswa mencapai KKM. Pada siklus II, rata-rata nilai siswa mencapai 82 dengan 90% siswa memenuhi atau melampaui KKM. Selain itu, keterlibatan siswa dalam pembelajaran meningkat secara signifikan dengan penggunaan Wordwall, yang membantu siswa dalam mengulang materi dan meningkatkan daya ingat. Berdasarkan hasil observasi, siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan kemampuan berpikir kritis serta kolaborasi selama pembelajaran berlangsung. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode PJBL dengan media Wordwall efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran IPAS.
Penerapan Media Panpel Berbasis Model Problem Based Learning Upaya Peningkatan Sikap Berpikir Kritis Pendidikan Pancasila Kelas 1 SDN Karanganyar 02 Majid, Muhammad Abdul; Nabilah, Aviana Zuhrotun; Aeni, Kurotul; Hidayah, Eva Nur; Murtiningsih, Chatarina Nanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebosanan dan tidak ada variasi media terhadap proses pembelajaran menurunkan sikap berpikir kritis siswa. Hal ini terjadi pada siswa kelas 1 SD Negeri Karanganyar 2 yang merasa saat pembelajaran Pendidikan Pancasila tidak menarik karena media dan model pembelajaran yang dilakukan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan media Papan Tempel (PanPel) berbasis model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan sikap berpikir kritis siwa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Metode penelitian ini menggunakan mixed method yaitu data campuran dari data kualitatif dan kuantitatif menggunakan pre-test dan post -test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada sikap berpikir kritis siswa, dengan rata-rata skor post-test meningkat 47% dibandingkan pre-test. Penerapan media Papan Tempel (PanPel) berbasis model Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan sikap berpikir kritis untuk siswa kelas 1 SD.
Peran Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Membangun Karakter Siswa: Tinjauan Literatur Hasibuan, Apuannisa; Andina, Fadillah; Fauziah, Nayla Nazwa; Saragih, Maudyla Ali; Yusnaldi, Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk generasi masa depan bangsa, terutama dalam mengatasi masalah sosial, budaya, dan global. Salah satu kontribusi signifikan untuk membentuk karakter individu adalah Institut Pengetahuan Sosial (IPS). IPS, yang mencakup berbagai disiplin ilmu seperti geografi, ekonomi, dan sosiologi, tidak hanya memberikan pengetahuan tentang konsep sosial tetapi juga menekankan aspek penting kehidupan untuk mengembangkan karakter individu. Proses ini membantu mengembangkan sifat karakter yang baik dan menciptakan individu yang tidak hanya kompeten dalam pengetahuan tetapi juga mampu secara emosional dan sosial. Namun, kontribusi IPS dalam membentuk karakter individu tetap menjadi topik perdebatan. Dari latar belakang tersebut, maka penulis merumuskan masalah yang akan menjadi topik pembahasan artikel ini. Yaitu; apa saja nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan melalui pembelajaran IPS di sekolah?; bagaimana peran pendidikan IPS dalam membentuk karakter siswa?; bagaimana hubungan antara pembelajaran IPS dan pengembangan sikap sosial seperti toleransi, empati, dan rasa tanggung jawab pada siswa?; Sejauh mana literatur yang ada menunjukkan bahwa pembelajaran IPS dapat berkontribusi pada pembentukan karakter siswa di berbagai tingkat pendidikan?. Artikel ini bertujuan juga untuk memecahkan dan menjabarkan rumusan masalah tersebut. Kemudian jenis artikel ini adalah studi literatur. Dan menggunakan metode penelitiann kualitatif. Dan simpulan singkat artikel ini adalah Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki peran vital dalam membentuk karakter siswa dengan menanamkan nilai-nilai sosial dan moral seperti religius, toleransi, disiplin, dan peduli lingkungan. Melalui pendekatan holistik yang melibatkan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, IPS tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memperkuat kecakapan sosial siswa. Peran guru sebagai fasilitator sangat penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan mengembangkan aktivitas yang relevan. IPS juga memperkuat sikap sosial siswa, menjadikannya generasi yang kritis, mandiri, bertanggung jawab, serta peduli terhadap masyarakat dan lingkungan.
Pengembangan Karir dan Manajemen Kinerja: Membangun Sumber Daya Manusia yang Kompeten Wibowo, M.Padeli; Rifai, Ahmad; Alfa, Lutfiah Malaya; Oktafiana, Aisya; Amanda, Tiara; Darmansyah, Tengku
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan karir dan manajemen kinerja merupakan dua aspek penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan produktif di dalam organisasi. Artikel ini membahas pentingnya pengembangan karir dan manajemen kinerja sebagai strategi peningkatan kompetensi karyawan dan daya saing perusahaan. Pendekatan yang efektif dalam manajemen kinerja dapat membantu organisasi menilai, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan berbakat. Selain itu, perencanaan karir yang baik berperan penting dalam meningkatkan kepuasan kerja serta loyalitas karyawan. Dengan mengacu pada teori dan praktik terkini, artikel ini memberikan wawasan mengenai metode terbaik yang dapat diterapkan organisasi untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, serta relevansi hubungan keduanya terhadap keberhasilan organisasi.
Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran Amyus, Randi Saputra; Hamami, Abdul Rasyid; Nurhasanah, Nurhasanah; Mudasir, Mudasir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kurikulum dan pembelajaran adalah langkah penting untuk memastikan pendidikan mampu memenuhi tujuan serta kebutuhan peserta didik. Kurikulum, sebagai dasar pembelajaran, memerlukan pengelolaan yang terencana dan adaptif agar relevan dengan perkembangan zaman. Proses pembelajaran yang bermakna tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada pelaksanaan dan evaluasi yang berkelanjutan. Manajemen yang efektif membutuhkan kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan memberdayakan semua pihak. Pendekatan humanis dalam manajemen kurikulum dan pembelajaran berperan dalam meningkatkan motivasi siswa dan kreativitas guru, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan bermakna. Dengan pengelolaan yang tepat, kurikulum dan pembelajaran dapat menjadi pondasi pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu menghadapi tantangan era globalisasi.
Pengantin Wanita Dirias Lelaki (Bencong) Dalam Perspektif Hukum Islam Hasibuan, Mahmudin; Saleh Hasibuan, Ebin; Hasibuan, Mustamar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan hukum Islam tentang bersentuh kulit dengan lawan jenis. Dan untuk mengetahui hukum melihat aurat lawan jenis hingga sempat menikmatinya. Dan untuk mengetahui hukum berduaan di tempat yang sunyi dengan lawan jenis yang ajnabi. Adapun metode penelitian adalah penelitian pustaka, dengan menelaah kitab-kitab terdahulu (turast), jurnal-jurnal terdahulu dan karya tulis lainnya yang berhubungan dengan tema. Hasil pembahasan adalah bersentuh kulit dengan lawan jenis (ajnabi) dalam hukum Islam adalah haram meskipun aman dari fitnah dan tidak disertai dengan syahwat. Dan karena tidak adanya darurat yang membolehkan menyentuh wajah dan telapak tangannya. Dan hukum melihat aurat lawan jenis hingga sempat menikmatinya adalah haram. Namun dalam keadaan bermuamalah jual-beli dan selainnya karena ada keperluan untuk mengenalnya diperbolehkan. Begitu juga diperbolehkan ketika keduanya (melihat dan menyentuh) untuk mengambil darah, berbekam, dan berobat, karena ada hajat. Akan tetapi harus ada orang yang membolehkan berduaan di tempat sepi seperti mahrom, atau suami, atau perempuan yang terpercaya. Karena segala yang boleh karena darurat akan diukur sesuai ukurannya. Dan setiap yang boleh dilihat baginya (laki-laki) darinya (perempuan) karena ada hajat, maka boleh baginya (perempuan) melihat bagiannya (laki-laki) karena hajat juga. Dan hukum berduaan di tempat yang sunyi dengan lawan jenis yang ajnabi adalah haram berdasarkan hadits yang diriwayat oleh Bukhori dan Muslim. Dan karena yang menjadi pihak ketiga adalah syetan yang akan menggoda mereka berdua. Hal ini didukung oleh al-Qur’an suarat Al Isra’ ayat 21 : Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.
Komunikasi Verbal Dalam Al-Qur’an Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Anak Dalam Keluarga Fatimah Siregar, Siti; Zulhimma, Zulhimma; Rafiq, Mohd
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk komunikasi verbal dalam Al-qur’an. 2) Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi verbal dalam Al-qur’an. Penelitian ini menggunakan metode. 3) Relevansi komunikasi verbal dalam Al-qur’an dengan pendidikan anak dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dan metode pengumpulan data dengan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk komunikasi verbal dalam al-qur’an yaitu memanfaatkan tulisan, memanfaatkan suara, dan merangsang kualitas dan kuantitas perkataan. Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi verbal dalam al-qur’an: 1) Qaulan Sadidan, tidak boleh menyedekahkan harta lebih banyak dari pada yang ditinggalkan bagian untuk anak yatim dan mengucapkan kepada orang yang hendak meninggal (perkataan yang benar). 2) Qaulan Ma’rufan, mengucapkan kepada mereka kata-kata yang baik, dan perintah untuk berbuat bajik dan bersilaturahmi kepada keluarganya. 3) Qaulan Maysuran, Perkataan yang menyenangkan dengan memberi mereka pengharapan berupa menjanjikan kepada mereka akan memberikan jika ada rezeki. 4) Qaulan Kariman, Mengucapkan kata-kata yang mengandung kelembutan, sopan santun dan kemuliaan keduanya dengan rasa hormat. 5) Qaulan Balighan, bermakna cukup, karena kecukupan mengandung arti sampainya sesuatu kepada batas yang dibutuhkan.6) Qaulan Layyinan, berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, menjadi dasar tentang perlunya sikap bijaksana dalam berdakwah. Relevansi komunikasi verbal dalam Al-qur’an dengan Pendidikan anak dalam keluarga yaitu Qaulan’ Sadiida (Perkataan Yang Benar Dan Tegas), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan’ Ma’rufa (Menyenangkan Hati), Qaulan ‘Kariima (Perkataan Yang Mulia) Dan Qaulan ‘Maisuura (Mudah Dimengerti).
Etika dan Integritas Akademik di Era Digital: Tantangan dan Solusi bagi Perguruan Tinggi Islam Okeh Hartono, Muhammad; Aprison, Wedra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelanggaran etika dan integritas akademik di perguruan tinggi Islam di era digital merupakan permasalahan kompleks dan multifaktorial. Studi literatur sistematis ini menganalisis bentuk-bentuk pelanggaran etika akademik, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, dan merumuskan solusi preventif dan kuratif berdasarkan nilai-nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelanggaran umum ditemukan antara lain plagiarisme digital, kecurangan ujian online, dan penyalahgunaan internet. Faktor penyebabnya meliputi faktor individu (sikap, motivasi, pemahaman), faktor institusi (sistem pendidikan, kurikulum, kebijakan), dan faktor lingkungan (keluarga, teman sebaya, masyarakat). Solusi yang diusulkan mencakup penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam, pengembangan kebijakan dan sistem yang mendukung integritas akademik, pemanfaatan teknologi secara bijak, dan kerjasama dengan berbagai pihak. Temuan terpenting dari studi ini adalah identifikasi modus operandi pelanggaran etika yang baru muncul seiring dengan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami permasalahan etika akademik di perguruan tinggi Islam secara lebih mendalam dan mengembangkan framework yang integratif dalam menanganinya. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya langkah-langkah konkret dari perguruan tinggi Islam untuk mencegah dan mengatasi pelanggaran etika akademik demi menjaga kredibilitas institusi dan membentuk lulusan yang berintegritas dan bermoral.
Hermeneutika dalam Pemikiran Hassan Hanafi: Relevansinya dalam Konteks Sosial dan Politik Kontemporer di Era Globalisasi Fauzan, M; Hidayat, Rio; Burhanuddin, Nunu; Okeh Hartono, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran mendasar pemikiran Hassan Hanafi dalam wacana intelektual Islam kontemporer, khususnya kontribusinya yang inovatif dalam bidang hermeneutika. Sebagai respons terhadap kompleksitas globalisasi, Hanafi mengajukan pendekatan dinamis, kontekstual, dan transformatif dalam menafsirkan teks-teks agama. Metodologi hermeneutikanya menawarkan respons kritis terhadap tantangan sosial-politik yang dihadapi dunia Islam modern, dengan mengusulkan penafsiran ulang teks-teks agama untuk menjawab isu-isu seperti pluralisme, radikalisasi, dan perubahan sosial. Dengan mendekonstruksi penafsiran tradisional yang statis, Hanafi menyajikan kerangka epistemologis yang memungkinkan pemahaman teks dalam konteks sosial, politik, dan budaya yang terus berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan untuk mengeksplorasi kontribusi filosofis dan metodologis Hanafi, menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder guna memberikan pemahaman komprehensif mengenai pemikirannya, dimensi sosial-politiknya, serta relevansinya dalam menghadapi tantangan global kontemporer.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V pada Pembelajaran Matematika di SDN 01 Pasir Layung Sukmarani, Helsa Qaira; Zulian, Intania Afni; Fathonah, Muthia Nurul; Giwangsa, Sendi Fauzi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah adalah keterampilan penting di abad 21 yang mencakup empat indikator, diantaranya memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, melakukan penyelesaian masalah, dan memeriksa kembali. Berdasarkan wawancara awal, kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V di SD Negeri 01 Pasir Layung masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran matematika, faktor yang memengaruhi, dan upaya guru dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah tiga siswa dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi serta guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan induktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa tidak menuliskan pernyataan diketahui dan ditanyakan serta salah dalam langkah penyelesaian soal cerita, yang disebabkan oleh rendahnya kemampuan pemahaman. Temuan ini memberikan wawasan tentang perlunya upaya yang mendalam untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.