cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Pewarisan Tari Sampan di Sanggar Palito Nyalo Koto Panjang Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh Kota Padang Provinsi Sumatera Barat Dewi, Risna; Mansyur, Herlinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membahas Pewarisan Tari Sampan Di Sanggar Palito Nyalo Koto Panjang Kelurahan Limau Manis Kecamatan Pauh Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. instrument penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrument pendukung seperti kamera dan alat tulis. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Tehnik pengumpulan data yaitu dengan cara studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah untuk menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pewarisan Tari Sampan di sanggar Palito Nyalo ini adalah sistem pewarisan terbuka dalam bentuk pelatihan yang diberikan kepada keluarga maupun masyarakat umum, yang terhimpun dalam sanggar Palito Nyalo. Kegiatan dalam bentuk pelatihan dengan proses rekrutment murid yaitu datang langsung mendaftar dan menyampaikan niat baik, serta bersungguh-sungguh untuk menjadi murid di sanggar Palito Nyalo. Adapun gerak- gerak dalam tari Sampan yaitu: (1) gerak maniliek ari, (2) gerak maangkek biduak, (3) gerak mandayuang, (4) gerak manurunan sauah/ jangkar, (5) gerak mamanciang, (6) gerak maelo panciang, (7) gerak dielo lauak, (8) gerak balik katapian/mandayuang, (9) gerak maangkek sampan ketika mau pulang. Namun demikian masih ada kendala dalam pewarisan ini dimana sang pelatih saat ini belum menemukan calon pewaris yang utuh dan sanggup untuk menjadi pewaris tari Sampan. Murid yang ada saat ini hanya tahap belajar secara fisik saja bukan sebagai penanggung jawab sebagai pewaris, yang nantinya juga diharapkan sebagai guru tari. Oleh karena itu fungsi sanggar Palito Nyalo lebih berfungsi sebagai sarana komunikasi dan ajang bergaul antara muda-mudi baik masyarakat pauh maupun masyarakat diluar pauh itu sendiri.
Koreografi Tari Turun Ku Aih Aunen di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues Provinsi Aceh Indah, Rifatil; Mansyur, Herlinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan mendeskripsikan koreografi tari Turun Ku Aih Aunen di Kecamatan Blankeheren Kabupaten Gayo Rues Provinsi Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan didukung oleh peralatan bantu seperti alat tulis, kamera, dan telepon genggam. Data dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa tari Turun Ku Aih Aunen merupakan tari kreatif baru yang terdiri dari proses koreografi, bentuk koreografi, dan pola kerja koreografi. Proses koreografi terdiri dari ideasi, penemuan tema, eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Format koreografinya terdiri dari gerak, pola lantai, struktur kelompok, penari, kostum, musik, dan alat peraga.. Pola garapan terdiri dari tunggal, duet dan kelompok. Gerak yang digarap oleh koreografer menggambarkan kegembiraan para gadis zaman dulu dalam bekerja sama mengambil air bersih ke sungai. Karya tari ini semakin terlihat merarik karena adanya pola lantai dan komposisi yang beragam sehingga dapat meraik perhatian penonton tidak bosan dalam menyaksikan pertunjukan serta penari yang menguasai gerak baik itu gerak lembut dan gerak lincah. Kostum yang digunakan kostus khas daerah gayo yaitu kerawang gayo dengan perpaduan sulaman khas gayo yang berwarna mera,kuning, hijau, dan hitam yang membuat suasana menjadi lebih hidup. Tari Turun Ku Aih Aunen mengangkat tema tentang aktivitas para gadis zaman dulu ketika hendak mandi, mencuci, dan juga mengambil air minum yang bersih semua memanfaatkan sungai. Music yang mengiringi gerak penari yaitu music yang yang tempo awalnya lambat dan semakin naik sampai ending, yang membuat gerak tari mencapai titik klimaks. Adapun properti yang digunakan Tari Turun Ku Aih Aunen ini yaitu bambu dan kendi merupakan alat yang digunakan para gadis jaman dulu untuk menimba air bersih dan tempat air tersebut.
Analisis Gerak Indang Tradisional di Nagari Balah Aie Utara Korong Sungai Tareh Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman Khairunnisa, Ardina; Mansyur, Herlinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan analisis gerak Indang tradisional di Korong Sungai Tareh, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini termasuk dalam kategori kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Peneliti sendiri berperan sebagai instrumen utama, didukung oleh alat bantu seperti alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis data melibatkan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis gerak Indang Sungai Tareh meliputi sikap tubuh dan bagian tubuh yang aktif bergerak, tipe transisi gerak, dimensi gerak, aksi, dan juga usaha. Pada bagian sikap tubuh dan bagian tubuh yang aktif bergerak hampir semua anggota tubuh bergerak yaitu seperti badan, tangan, kepala, tetapi kaki tetap dengan posisi bersila dari awal hingga akhir, masing-masing gerak terdapat sikap tubuh yang sama dan ada juga yang berbeda. Dalam penyajian Indang Sungai Tareh terdapat gerak dominan dan transisi gerak. Transisi gerak dilakukan setiap perpindahan bagian gerak 1 ke bagian gerak 2, bagian 2 ke 3, bagian 3 ke 4. Dalam Kesenian Indang ini tidak menggunakan pola melingkar dan yang lainnya, pola Indang Sungai Tareh hanya lurus satu bersaf saja. Aksi adalah bentuk gerak atau wujud keseluruhan dalam kesenian ini sangat ditentukan oleh bentuk gerak yang dinamis oleh sejajar dan satu bersaf dalam tempo yang agak cepat dan sedang sehingga terkesan dinamis, tentu usaha atau tenaga yang digunakan sangat terfosir. Oleh karena itu aksi atau usaha dalam setiap gerak dominan lincah, dinamik dan bertenaga.
Proses Penciptaan Tari Pasambahan di Sanggar Sikambang Group Kabupaten Pesisir Selatan Rahmadani, Sury; Mansyur, Herlinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana Proses Penciptaan Tari Pasambahan di Sanggar Sikambang Group Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Narasumber dalam penelitian ini adalah koreografer, penari, pemilik sanggar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Pasambahan merupakan tari kreasi baru di Sanggar Sikambang Group Kabupaten Pesisir Selatan dengan melihat proses penciptaan, yang ditata oleh Hendra. Proses Penciptaan tari terbagi tiga tahap: 1) tahap eksplorasi, 2) tahap Improvisasi, 3) tahap Pembentukan. Pada tahap eksplorasi, koreografer melakukan penjajakan gerak, untuk menghasilkan ragam gerak, kemudian disalurkan ke dalam bentuk gerak tari baru. Pada Tahap improvisasi, koreografer mencoba atau mencari kemungkinan ragam gerak yang telah diperoleh dari hasil eksplorasi dan kemudian diberikan kepada penari. Tahap pembentukan yaitu suatu proses koreografi melalui penyeleksian yang merupakan proses pembentukan atau penyatuan materi tari yang telah ditentukan melalui pengalaman pada tahap eksplorasi, improvisasi, pembentukan menjadi kebutuhan dalam koreografi. Tema yang diangkat dari Tari Pasambahan tentang penyambutan tamu. Tarian ini memiliki Ragam gerak 18 macam dimana : gerak Sambah Awal, gerak Mamulai, gerak Cakak, gerak Salam, gerak Mananti, gerak Sambah Pembuka 1, gerak Sambah Pembuka 2, gerak Selamat Datang 1, gerak Selamat Datang 2, gerak Memberikan Sirih, gerak kreasi 1, gerak Kreasi 2, Gerak Kreasi 3, gerak Kreasi 4, gerak Lenggang, gerak Ayun Ateh Bawah, gerak Penutup 1, gerak Penutup 2.
Pengelolaan Keuangan Sekolah di RA Riyadhul Jannah: Transparansi dan Akuntabilitas Suhardi, Suhardi; Aulia, Frida; Fadiahusna, Salma; Nuraeni, Intan; Munjida, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas tentang pengelolaan keuangan di RA Riyadhul Jannah dengan fokus pada transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif melalui wawancara terhadap kepala sekolah, bendahara, dan guru. Data yang dikumpulkan berasal dari wawancara yang terkait dengan topik penelitian. Dalam pengelolaan keuangan, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan dan kelancaran operasional sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan di RA Riyadhul Jannah telah menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hal ini dibuktikan dengan adanya sistem pelaporan keuangan yang jelas dan terstruktur, pelibatan komite sekolah dalam proses pengelolaan keuangan, dan publikasi laporan keuangan kepada seluruh pemangku kepentingan.
Koreografi Tari Bajawek di Sanggar Seni Kajang Lako Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya Ayunda Sari, Nelvy; Mansyur, Herlinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Koreografi Tari Bajawek di Sanggar Seni Kajang Lako Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung, seperti alat tulis, kamera, alat perekam. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koreografi Tari Bajawek di Sanggar Seni Kajang Lako dimulai dengan proses koreografi yaitu tema, eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Tari Bajawek memiliki 2 macam aspek pokok, aspek bentuk yaitu: gerak (16 ragam gerak), dengan desain lantai garis lurus dan lengkung, desain atas terdiri dari desain horizontal, lengkung, bersudut, tinggi, rendah, kontras. Komposisi kelompok yang serempak dan terpecah, dengan jumlah penari 7 orang penari (3 penari perempuan, 4 penari laki-laki). Musik menggunakan musik MP3 yang alat musiknya terdiri dari serunai, saluang, tambua, talempong, canang, bass, keyboard dan dendang. Kostum yang digunakan yaitu bagi penari perempuan baju bundo kanduang dengan rok celana yang telah dikreasikan dan menggunakan rias cantik. Kostum yang dipakai penari laki-laki yaitu Baju Lapang Minang dengan celana galembong. Properti yang digunakan yaitu Tandu, dulang, sisampek, dan kain panjang. Aspek isi ada : ide, di dalam tari Bajawek ini menggunakan ide yaitu baralek gadang dengan syarat memakai tanduak ameh dan membantai kerbau dengan gambaran suasana kebersamaan, rasa syukur dan kegembiraan. Maka dapat disimpulkan bahwa di dalam tari Bajawek memiliki aspek–aspek koreografer sehingga dapat diteliti menggunakan ilmu koreografer.
Implementasi Model Project Based Learning Menggunakan Mind Map terhadap Keterampilan 4C Geografi Siswa Kelas X Fase E MAN 1 Bukittinggi Alfharizi, M. Fhadil; Anwar, Syafri; Susetyo, Bigharta Bekti; Desni, Desni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.18333

Abstract

Geografi merupakan ilmu yang berperan penting dalam pengembangan keterampilan 4C. Namun, seringkali siswa mengalami kesulitan dalam menerapkan keterampilan 4C selama pembelajaran geografi. Misalnya, kurangnya partisipasi siswa yang menghambat pengembangan keterampilan komunikasi dan kolaborasi, serta tantangan dalam berpikir kritis untuk mengidentifikasi masalah geografi yang kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pemilihan subjek melalui teknik purposive sampling, menghasilkan sampel kelas X Fase E3. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen rubrik penilaian dari segi sikap, pengetahuan, dan keterampilan untuk mendapatkan data dan menilai aktivitas siswa dalam membuat Mind Map. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian Mind Mapping dengan penerapan model Project Based Learning menghasilkan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 80,04 dengan kriteria baik dan berdampak terhadap pengembangan keterampilan 4C siswa. Siswa juga telah menerapkan aspek kreativitas (C6) dengan menciptakan karya seperti Mind Map, yang mencerminkan kemampuan mereka untuk berpikir kritis dan kreatif, yang merupakan inti dari Higher Order Thinking Skills (HOTs), serta menunjukkan kemampuan mereka untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dalam pembelajaran, sehingga keterampilan 4C dapat dicapai.
Penerapan ModeI PBL, NHT dan Pendekatan TPACK Guna Meningkatkan Aktivitas dan Berpikir Kritis Siswa SD Pratiwi, Annisa Nur; Radiansyah, Radiansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PeneIitian ini bertujuan untuk mengembangkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampiIan berpikir kritis dan hasiI beIajar meIaIui penerapan modeI Problem Based Learning dan Numbered Head Together dengan Pendekatan TPACK. PeneIitian ini merupakan PeneIitian Tindakan KeIas yang diIakukan daIam 3 pertemuan dengan 23 siswa di keIas V SDN Manarap Baru Kabupaten Banjar seIama tahun peIajaran 2023/2024. HasiI PeneIitian menunjukkan adanya perkembangan yang signifikan pada setiap aspek yang diteIiti: aktivitas guru mendapatkan skor 30 dengan kriteria “sangat baik”, aktivitas siswa mencapai kriteria “sangat aktif” dengan persentase 96%, kemampuan berpikir kritis memperoIeh kriteria “sangat terampiI” dengan persentase 96% dan terdapat peningkatan hasiI beIajar siswa secara individuaI maupun klasikaI. Temuan ini mengindikasi bahwa penerapan modeI Problem Based Learning dan Numbered Head Together dengan Pendekatan TPACK efektif daIam meningkatkan keterampiIan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Budaya Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai Kantor Camat Mulak Ulu Kabupaten Lahat Pahlan, M.; Pratiwi, Dini; Kesuma, Darwin; Fitriadi, Heri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja dan budaya kerja secara parsial dan secara simultan terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Mulak Ulu Kabupaten Lahat. Metode pengumpulan data dalam penelitian yaitu studi Pustaka dan studi lapangan terdiri dari pengamatan, wawancara dan membagikan daftar pertanyaan atau kuisioner. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan perhitungan statistik dengan rumus yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji f) dan koefesien determinasi dengan menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Mulak Ulu Kabupaten Lahat. Budaya kerja berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Mulak Ulu Kabupaten Lahat. Motivasi kerja dan budaya kerja berpengaruh signifikan secara bersama – sama terhadap prestasi kerja pegawai Kantor Camat Mulak Ulu Kabupaten Lahat.
Pengaruh Keterampilan Kepemimpinan dan Manajemen terhadap Mutu dan Kualitas di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Suhardi, Suhardi; Fakhriyyah, Bilqis Husna; Anjiani, Haike Syehri; Fanbilah, Ifana Fana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kepemimpinan yang ada di lembaga. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan lebih rinci tentang kepemimpinan dalam sebuah lembaga. Penelitian ini menggunakan metode library research. Pada dasarnya, kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk membina, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan orang lain sehingga mereka dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pentingnya penelitian ini untuk mengetahui kepimpinan yang bisa memanajemen sebuah lembaga. Oleh karena itu kepala sekolah perlu mendelegasikan tugas kepada individu yang tepat dan menetapkan tenggat waktu serta lokasi yang sesuai. Kepala sekolah juga harus mendorong guru dan staf untuk bekerja sesuai standar yang berlaku dan memiliki keterampilan komunikasi interpersonal yang baik untuk menghindari kesalahpahaman.