JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,420 Documents
Penggunaan dan Fungsi Kesenian Qasidah Rebana Siti Hajar pada Peringatan Tahun Baru Islam dalam Masyarakat Koto Pulai Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan
Mailani Putri, Diva;
Syeilendra, Syeilendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penggunaan dan Fungsi kesenian Qasidah Rebana Siti Hajar pada acara peringatan Tahun Baru Islam dalam masyarakat Koto Pulai Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di Kampung Koto Pulai. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dengan instumen pendukung seperti alat-alat tulis, kamera dan gadget/smartphone. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka observasi wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, klasifikasi data, klarifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan fungsi kesenian Qasidah Rebana adalah pertunjukan dalam rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1446 H (1 Muharram) yang diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, ceramah agama, setelah selesai barulah dimulai pertunjukan Qasidah Rebana. Penggunaan kesenian Qasidah Rebana pada peringatan Tahun Baru Islam ditampilkan sebagai rangkaian dari acara peringatan tahun baru islam. Tahun Baru Islam 1446 H diperingati untuk merenung, memperbaiki diri, dan memperkuat Iman bagi umat muslim. Pertunjukan kesenian Qasidah Rebana ini disajikan dalam peringatan tahun baru islam karena pada syair lagu terkandung lirik-lirik Islami seperti pada syair lagu Muhammad Al-Amin ini, mengisahkan tentang kelahiran dan sifat-sifat Nabi. Fungsi kesenian Qasidah Rebana dalam peringatan Tahun Baru Islam ditemukan 2 fungsi musik, yaitu fungsi hiburan dan fungsi representasi simbolik
Koreografi Tari Sewa di Sanggar Kesenian Minang Pesisir Selatan Merangin Bangko
Indah Sari, Winda;
Nerosti, Nerosti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan dan membahas Koreografi Tari Sewa Sanggar Kesenian Minang Pesisir Selatan Merangin di Bangko. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Insrumen penelitian dari ini adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan instrumen pendukung seperti alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi, observasi. Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan adalah langkah-langkah menganalisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tari Sewa Sanggar Kesenian Minang Pesisir Selatan Merangin di Bangko semakin dikenal oleh masyarakat Bangko sebagai kesenian tradisional masyarakat Minang Pesisir Selatan karena koreografinya bervariasi. Sanggar Kesenian Minang Pesisir Selatan di Merangin Bangko berdiri pada tahun 2019. Tari yang popular di Sanggar ini adalah Tari Sewa. Sejak tahun 2020 tari sewa sering ditampilkan antara lain pada acara penyambutan Gubernur Sumatera Barat di Rumah Dinas Bupati Merangin. Tari ini ditarikan oleh 2 orang penari kadangkala penarinya laki-laki kadangkala Perempuan, tergantung pada permintaan tuan rumah yang mengundang. Secara koreografi tari ini apabila ditarikan oleh laki-laki geraknya ada 20 ragam gerak. Keunikan koreografi tari ini pada gerak-geraknya yang lebih lincah, bertenaga dan selalu menjaga kesimbangan. Pada tahun 2024 Sanggar Kesenian ini sering diundang pada acara pernikahan dan acara khitanan, pada tahun ini jumlah anggota Sanggar Kesenian Minang Pesisir Selatan Merangin di Bangko, hal ini berdampak pada anggota Sanggar tersebut dari 15 orang menjadi 35 orang anggota.
Komparasi Pencapaian Hasil Belajar Siswa antara Model Problem Based Learning dan Direct Instruction dalam Pembelajaran Fisika di Kelas XI SMAN 1 Gunung Talang
Kamalia, Daulatul;
Putra, Amali
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Siswa harus memperoleh keterampilan yang memperluas pengetahuan dan bakat mereka untuk belajar di abad kedua puluh satu. Hasil belajar yang lebih baik diantisipasi ketika model pembelajaran yang tepat digunakan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memastikan apakah model pembelajaran DI atau PBL menghasilkan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang dilakukan. Desain kelompok kontrol posttest-only adalah metodologi penelitian yang dipakai. Partisipan pada penelitian ini ialah siswa kelas XI SMAN 1 Gunung Talang. Metode cluster random sampling dipakai untuk memilih sampel. Tes adalah alat yang dipakai untuk memperoleh data. Uji hipotesis dengan tingkat signifikansi 0,05, uji homogenitas, dan uji normalitas ialah metode analisis data yang dipakai. Menurut hasil analisis data, siswa di kelas eksperimen memakai model pembelajaran PBL meraih hasil belajar yang lebih besar (80,87 serta 76,57) daripada siswa di kelas kontrol memakai model pembelajaran DI. Berdasarkan kriteria thitung > ttabel, uji hipotesis menghasilkan nilai thitung = 1,78 > ttabel = 1,66, yang menunjukkan terkait H0 ditolak serta H1 diterima. Kondisi itu menunjukkan terkait model pembelajaran PBL menghasilkan hasil belajar yang lebih unggul daripada paradigma pembelajaran DI.
Pembuatan E-LKPD Berdiferensiasi Berbasis Model Problem Based Learning Berbantuan Liveworksheets Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMA/MA
Sayriani, Elvi;
Festiyed, Festiyed;
Mufit, Fatni;
Emiliannur, Emiliannur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan memecahkan masalah merupakan keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk menghadapi tuntutan abad ke-21. Penelitian ini dilakukan karena berdasarkan hasil tes, siswa Kelas XI SMAN 27 Batam memiliki kemampuan pemecahan masalah yang kurang. Berdasarkan hasil tes, sebanyak 28,6% siswa memperoleh nilai “kurang” pada setiap indikator. Pengembangan E-LKPD berdiferensiasi dengan pendekatan Problem Based Learning merupakan solusinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk yang valid dan mudah digunakan. Desain model pembelajaran yang digunakan adalah model Dick and Carey. Hasil analisis validasi menunjukkan rata-rata 91% dengan kriteria sangat valid. Selanjutnya, hasil uji praktikalitas menunjukkan kriteria sangat praktis, dengan rata-rata 91,6% untuk respon guru dan 96% untuk respon siswa. Jadi, model pembelajaran berbasis masalah dengan E-LKPD yang berbeda-beda dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang berguna dan mudah digunakan.
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Teks Narasi Peserta Didik Menggunakan Metode SQ3R di Kelas V SDN 08 Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman
Pramudita, Indah;
Sukma, Elfia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan peserta didik dalam membaca pemahaman teks narasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca pemahaman teks narasi peserta didik menggunakan metode SQ3R di kelas V SDN 08 Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian PTK menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa tes, nontes, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan: a) Modul ajar siklus I 86%, siklus II 94% b) Pelaksanaan pada aspek guru siklus I 82,14%, siklus II 96,42% c) Pelaksanaan pada aspek peserta didik siklus I 82,14%, siklus II 96,42% d) Hasil belajar peserta didik siklus I memperoleh rata-rata 77,45, siklus II 86,5. Dengan demikian metode SQ3R dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman teks narasi peserta didik di kelas V SDN 08 Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman.
Efektivitas Program Kelurahan Tangguh Bencana Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang
Lutfi, Addibul;
Magriasti, Lince
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas program Keltana oleh BPBD Kota Padang. Penelitian ini sangat penting dikarenakan tingginya potensi ancaman bencana di Kota Padang. Penelitian ini memakai pendekatan kuasi kualitatif serta menggunakan metodologi penelitian Simple Research Design (SRD). Teknik pengumpulan data antara lain metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil survei menunjukkan efektivitas Program Keltana oleh BPBD Kota Padang semakin meningkat, didasarkan pada teori efektivitas program yang dikemukakan oleh Budiani (Tiara dan Endang, 2022).belum sepenuhnya efektif, karena tidak semua variabel berhasil dilaksanakan secara optimal. Meskipun aspek ketepatan sasaran dalam pemilihan kelurahan serta upaya sosialisasi program menunjukkan hasil yang positif, namun kendala pada pemantauan program dan rendahnya partisipasi masyarakat masih mempengaruhi efektivitas secara keseluruhan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas program ini mencakup: a). Faktor internal; seperti keterbatasan anggaran, keterbatasan sumber daya manusia, dan minimnya sarana pendukung. b). faktor eksternal, yaitu partisipasi masyarakat yang rendah, keterbatasan dukungan regulasi, dan lemahnya kemitraan dengan lembaga lain.
Tindak Tutur Direktif Guru Terhadap Siswa Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI SMA Negeri 3 Pariaman
Gusmita, Mayang;
Olva Zuve, Farel
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini yaitu, Pertama mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif yang digunakan guru pada proses pembelajaran teks argumentasi di kelas XI SMA Negeri 3 Pariaman. Kedua, mendeskripsikan strategi bertutur yang digunakan guru pada proses pembelajaran teks argumentasi di kelas XI SMA Negeri 3 Pariaman. Ketiga, mendeskripsikan tindak tutur direktif yang dominan digunakan oleh guru pada proses pembelajaran teks argumentasi di kelas XI SMA Negeri 3 Pariaman. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah tuturan guru berupa kata, frasa atau kalimat yang dikomunikasikan oleh guru pada proses pembelajaran argumentasi di kelas XI SMA Negeri 3 Pariaman. Sumber data penelitian ini adalah tuturan guru bahasa Indonesia yakni ibu Rita Novrianti, S.Pd. Instrumen penelitian ialah peneliti sendiri. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data ialah teknik SBLC dan catat. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat lima bentuk tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran teks argumentasi di kelas XI SMA Negeri 3 Pariaman. Tindak tutur yang sering digunakan guru adalah tindak tutur direktif menyuruh, ditemukan sebanyak 89 data. Terdapat lima strategi bertutur guru dalam pembelajaran teks argumentasi di kelas XI SMA Negeri 3 Pariamandan yang paling sering digunakan adalah strategi bertutur terus terang dengan kesantunan positif ditemukan sebanyak 104 data. Bentuk tindak tutur direktif yang dominan digunakan guru adalah tindak tutur direktif menyuruh, ditemukan sebanyak 89 data.
Konseling Bagi Remaja Perempuan Korban Kekerasan Dalam Pacaran
Olfakhrina, Olfakhrina;
Yelliza, Merri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam sebuah hubungan pacaran, keadaan untuk berkeinginan menyentuh, mencium, meraba, merangsang, hingga berhubungan seks merupakan kondisi yang tidak mudah untuk dikendalikan. Ibarat sebuah magnet yang memiliki dua kutup yang tarik menarik, medan magnet akan semakin besar gaya tarik menariknya jika berada dalam jarak yang sangat dekat. Masalahnya tidak berhenti di wilayah tersebut. Rasa cinta dan sayang mendadak saja bisa hancur berantakan ketika ada kondisi yang tidak setara antara pasangan remaja. Sebagian besar kaum remaja laki-laki melakukan dominasi terhadap pasangan perempuannya. Ketika dominasi terjadi tanpa ada perlawanan dari pasangan perempuan untuk kembali menyetarakan posisinya dalam hubungan cinta mereka, sesungguhnya cepat atau lambat akan muncul kondisi yang disebut kekerasan dalam masa pacaran (KDP), kekerasan dan pelanggaran etika fisik maupun psikis dalam hubungan cinta.
Pengembangan Penuntun Praktikum Kimia Berbasis Green Chemistry untuk Semester Ganjil Kelas XI IPA
Saputri, Ratika;
Aftika Sari, Dwivelia;
Herman, Mimi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya pelaksanaan praktikum kimia di Sekolah Menengah Atas (SMA) khususnya pada kelas XI SMA, namun karena keterbatasan alat dan bahan kimia, maka pelaksanaan praktikum menjadi terkendala terlaksananya praktikum kimia di sekolah. Oleh karena itu dikembangakanlah suatu penuntun praktikum kimia berbasis green chemistry, untuk membantu guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan praktikum kimia dengan alat dan bahan yang sederhana dan ramah lingkungan. Tujuan yang hendak dicapai dalam upaya pengembangan penuntun praktikum ini adalah untuk menghasilkan penuntun praktikum kimia yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Namun, pada penelitian ini tahap penyebaran tidak dilakukan karena keterbatasan waktu. Penuntun praktikum di validasi oleh 3 orang validator dan diujikan kepada 12 orang guru kimia di kota Bukittinggi dan 32 orang siswa kelas XI IPA SMA yang berasal dari SMA Xaverius Bukittinggi dan SMA Taruna Bangsa Bukittinggi untuk melihat tingkat kepraktisan penuntun praktikum kimia. Data penelitian uji validitas dan praktiklaitas diperoleh melalui lembar validasi penuntun praktikum kimia dan lembar praktikalitas penuntun praktikum kimia berupa angket respon guru dan siswa yang dianalisis secara deskriptif berdasarkan uji statistik menggunakan Momen Kappa. Hasil uji validitas penuntun praktikum kimia diperoleh nilai rata-rata moment kappa sebesar 0,89 dan berdasarkan hasil angket respon guru diperoleh nilai rat-rata moment kappa sebesar 0,87 serta berdasarkan angket respon siswa SMA Xaverius Bukittinggi dan siswa SMA Taruna Bangsa Bukittinggi diperoleh nilai moment kappa sebesar 0,85 dan 0,87. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa, penuntun praktikum kimia berbasis green chemistry untuk semester ganjil kelas XI SMA yang dihasilkan telah valid dan praktis dengan kategori kevalidan dan kepraktisan sangat tinggi.
Pemanfaatan Fitur Aplikasi Canva sebagai Media Pembelajaran Presentasi di Mahasiswa Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Sriwijaya
Pratiwi, Utami;
Nurrizalia, Mega;
Shomedran, Shomedran
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat penggunaan fitur aplikasi canva (animasi, template desain, foto & audio, serta edit foto) dalam presentasi. Penelitian dilakukan dengan teknik pengumpulan data kuesioner terhadap 106 sampel responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fitur template desain lebih unggul dibandingkan dengan fitur animasi, foto & audio, serta edit foto, sedangkan presentase dari fitur aplikasi canva tersebut bervariasi dengan rincian sebagai berikut: 82% fitur animasi dengan kategori sangat terampil , 86% template desain dengan kategori sangat terampil, 83% fitur foto & audio dengan kategori sangat terampil, dan 81% fitur edit foto dengan kategori sangat terampil. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa aplikasi Canva dapat meningkatkan keterampilan penggunanya dalam merancang media pembelajaran yang menarik.