JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,420 Documents
Tanggung Jawab Hukum Dokter terhadap Kerahasiaan Rekam Medis dalam Pencegahan Penularan Penyakit
Sustiyanto, Sustiyanto;
Suhendro, Suhendro;
Afrita, Indra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia sebagai negara hukum, menjadikan hukum sebagai supremasi di mana segala aktifitas kehidupan berdasarkan pada hukum, termasuk pada sektor Kesehatan yang diatur oleh Hukum Kesehatan. Sebagai dokter atau tenaga Kesehatan, di dalam menjalankan tugasnya sesuai undang-undang Kesehatan wajib membuat dan menyimpan Rekam Medis. Rekam medis merupakan catatan atau dokumen yang berupa identitas pasien, pemeriksaan dan kondisi Kesehatan yang lain dan disimpan di dalam suatu berkas yang sifatnya rahasia. Menjaga kerahasiaan Kesehatan pasien adalah wajib bagi seorang dokter atau tenaga Kesehatan. Mencegah penularan penyakit juga merupakan kewajiban bagi dokter apalagi pada penyakit menular yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa atau Wabah. Di sini seolah menjadi dilemma bagi dokter, di mana di satu pihak harus menyimpan rahasia penyakit pasien di lain pihak dokter harus membuka penyakit menular untuk mencegah terjadinya penularan penyakit kepada orang lain. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan apakah membuka Kerahasiaan Rekam Medis dalam rangka Pencegahan Penyakit Menular diperbolehkan secara hukum. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normative, di mana melihat, membandingkan dan menganalis undang-undang yang mengatur tentang rahasia kedokteran / Rahasia Kesehatan Pribadi pasien. Dari penelitian ini hasilnya dokter bisa membuka rekam medis dengan tujuan untuk pencegahan penyakit menular, berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. Sebagai kesimpulan adalah bahwa sesuai dengan Undang Undang dan peraturan yang berlaku; maka wajib hukumnya untuk menyimpan rahasia kedokteran/rahasia Kesehatan Pribadi pasien bagi setiap dokter/tenaga Medis dan atau tenaga Kesehatan. Namun demikian terdapat pasal-pasal pengecualiannya pada Undang-Undang tersebut di mana rahasia kedokteran bisa dibuka untuk kepentingan tertentu. Dengan adanya pasal pengecualian, maka pembukaan rahasia kedokteran/rahasia Kesehatan Pribadi pasien tentunya tidak dapat disebut melanggar hukum dan tidak bisa dikenakan sanksi hukum. Sebagai saran untuk menghindari sanksi hukum sebaiknya setiap dokter selalu taat dan patuh terhadap peraturan perundangan yang berkaitan dengan wajib simpan Rahasia Kedokteran / rahasia Kesehatan Pribadi. Setiap dokter wajib selalu ingat menyadari bahwa membuka rahasia jabatan dokter dapat membawa konsekuensi etik, disiplin dan hukum.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Peserta Didik
Janata, Ade Dwi Putra;
Jalinus, Nizwardi;
Mulianti, Mulianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Teknologi Mekanik di SMK Negeri 1 Pariaman. Kondisi ini mengindikasikan adanya tantangan dalam pencapaian kompetensi yang diharapkan dalam kurikulum, terutama terkait pemahaman peserta didik terhadap konsep dasar teknologi mekanik.. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 33 orang peserta didik kelas X program keahlian teknik pemesinan. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar kognitif, angket motivasi belajar, serta lembar observasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk melihat peningkatan motivasi dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan positif dalam motivasi dan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model pembelajaran tipe STAD. Motivasi belajar peserta didik meningkat dari pra tindakan dengan skor 1,81 (kategori rendah) menjadi 3,24 (kategori tinggi) setelah tindakan. Lebih lanjut, hasil belajar kognitif peserta didik meningkat dari pra tindakan dengan nilai rata-rata klasikal 63,78 menjadi 73,93 pada siklus I dan 80,30 pada suklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD tidak hanya mendorong keterlibatan dan motivasi peserta didik dalam proses pembelajaran tetapi juga meningkatkan pemahaman peserta didik. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat diadopsi sebagai strategi efektif untuk mengatasi masalah motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran kejuruan di SMK, khususnya dalam pelajaran Teknologi Mekanik.
Pelayanan Perawatan Kesehatan bagi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA)
Subroto, Mitro;
Martua, Yadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelayanan dan perawatan kesehatan bagi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak asasi manusia dan perlindungan anak dalam sistem pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelayanan dan perawatan kesehatan bagi Anak Binaan di LPKA berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Pelayanan kesehatan yang diberikan di LPKA mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, yang meliputi pemeliharaan kesehatan, rehabilitasi, serta pemenuhan kebutuhan dasar anak selama masa pidana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan menganalisis berbagai peraturan hukum yang terkait serta doktrin hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelayanan kesehatan bagi Anak Binaan telah diatur secara komprehensif dalam undang-undang, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan fasilitas medis, kurangnya tenaga kesehatan, serta kendala dalam pembiayaan. Kesimpulannya, pelayanan kesehatan bagi Anak Binaan di LPKA merupakan hak dasar yang harus dipenuhi untuk menjamin kesejahteraan fisik dan mental mereka selama menjalani masa pembinaan. Namun, perbaikan dalam penyediaan fasilitas, tenaga medis, dan sistem pembiayaan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan. Implementasi yang optimal dari pelayanan ini diharapkan dapat mendukung proses rehabilitasi anak serta membantu mereka dalam berintegrasi kembali ke masyarakat secara sehat dan produktif.
Validitas Asesmen untuk Mengukur Kualitas Hasil Pembelajaran Fisika Berbasis P5 Tema Kewirausahaan
Wandi, Asyifa Wiras;
Desnita, Desnita;
Festiyed, Festiyed;
Suherman, Dea Stivani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Asesmen salah satu perangkat pembelajaran kurikulum merdeka terutama pada kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun keterlaksanannya pada jenjang SMA belum maksimal. Penelitian ini dilakukan agar menghasilkan lembar asesmen untuk mengukur kualitas hasil pembelajaran yang valid sehingga dapat dipergunakan pada kegiatan P5 tema kewirausahaan. Adapun metode yang diterapkan yaitu Research and Development model ADDIE. Produk yang diuji meliputi asesmen sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Data dikumpulkan menggunakan lembar instrumen validasi terdiri dari 4 aspek mencakup 14 indikator yang divalidasi oleh 4 orang dosen dari departemen fisika FMIPA UNP. Perolehan data dianalisis menggunakan formula indeks Aiken`s V dengan nilai 0,92; 0,93; dan 0,95 dengan ketagori sangat valid. Sehingga asesmen ini dapat diteruskan ke tahap praktikalitas.
Validitas Asesmen Aktivitas Belajar Siswa dalam Pembelajaran Fisika Berbasis P5
Hatta, Fadilla Hizzatil;
Desnita, Desnita;
Festiyed, Festiyed;
Suherman, Dea Stivani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan guna menghasilkan asesmen yang valid untuk mengukur aktivitas belajar siswa pada kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Asesmen yang dinilai terdiri aspek kelayakan isi, kelayakan bahasa, dan kegrafikaan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 4 validator terkait yang ahli dalam bidangnya. Penilaian asesmen aktivitas belajar siswa ini menggunakan instrumen validasi. Berdasarkan hasil pengolahan data yang sudah dilakukan, dapat dikatakan bahwa asesmen dikategorikan valid dan nilai rata-rata aspek kelayakan isi sebesar 0,90, nilai rata-rata aspek kelayakan bahasa 0,91, dan untuk aspek kegrafikaan sebesar 0,98. Rata-rata nilai validitas dari ketiga aspek sebesar 0,92 dengan kategori validitas valid. Dengan demikian, asesmen aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran fisika berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema kewirausahaan layak untuk digunakan.
Problema Kesulitan Siswa kelas VI Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Geometri Menggunakan Pendekatan Diferensiasi
Kowiyah, Kowiyah;
Sari, Nadya Aulia;
Zahirah, Zalfa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada setiap tingkat pendidikan, matematika disampaikan sebagai subjek yang diwajibkan dari jenjang dasar hingga universitas, berperan penting dalam penguasaan disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam konteks pendidikan dasar, pengajaran matematika mencakup konsep-konsep dasar yang esensial sebagai fondasi untuk kesinambungan proses pembelajaran di tingkat yang lebih lanjut. Situasi ini serupa dengan implementasi kurikulum yang terlibat dalam proses pembelajaran geometri. Sebagai salah satu cabang dari matematika, pengajaran geometri bertujuan untuk membantu siswa memahami relasi dan karakteristik yang terdapat dalam geometri. Lebih lanjut, ini juga berfungsi untuk mempertajam kemampuan siswa dalam berpikir kritis serta menghadapi tantangan yang timbul dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian yang telah dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi rintangan yang telah teridentifikasi oleh siswa kelas VI di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Jakarta. Metode kualitatif telah digunakan untuk memperoleh hasil yang diharapkan. Analisis data mengungkapkan bahwa siswa-siswa ini mengalami hambatan dalam pembelajaran geometri. Kendala yang dirasakan mencakup beberapa aspek: (1) ketidakmampuan siswa untuk memanfaatkan ide-ide konseptual, (2) perjuangan siswa dalam menciptakan gambar geometris dan mengimplementasikan formula, serta (3) rintangan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan permasalahan cerita yang berkaitan dengan geometri. Permasalahan ini timbul karena geometri merupakan bidang studi yang abstrak dan kompleks, sehingga memerlukan solusi yang tepat untuk mengatasi tantangan tersebut. Penuntasan masalah ini sangat krusial, terutama dalam proses pendekatan pembelajaran untuk memastikan pemahaman siswa mengenai materi geometri yang kompleks ini. Hasil penelitian diharapkan berkontribusi pada pengembangan materi geometri, dengan fokus pada perhitungan keliling dan luas bangun datar.
Tinjauan Komparatif Kurikulum Pendidikan antara Pemikiran Al-Ghazali dan Naquib al-Attas
Dermawan, Yudi Agung;
Nursikin, Mukh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas perbandingan kurikulum pendidikan antara pemikiran dua tokoh besar Islam, Al-Ghazali dan Naquib al-Attas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kedua tokoh tersebut memandang konsep pendidikan, khususnya terkait kurikulum yang ideal untuk menciptakan individu yang seimbang secara intelektual, spiritual, dan sosial. Al-Ghazali menekankan pentingnya integrasi antara ilmu duniawi dan ilmu agama dalam pembentukan karakter, sedangkan al-Attas menggarisbawahi konsep insan kamil atau manusia sempurna melakui pendidikan yang komprehensif. Kedua pemikir berfokus pada pentingnya reevansi antara tujuan pendidikan dengan kehidupan nyata serta keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan moralitas.
Peranan Lembaga Sosial Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang dalam Meningkatkan Kompetensi Siswa
Qodri, Ilham Fauzul;
Lindawati, Yustika Irfani;
Kudus, Wahid Abdul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peranan memiliki artian sebagai sebuah proses dinamis dalam menjalankan statusnya. Ketika individu maupun kelompok telah melaksanakan hak dan kewajibannya, maka dapat diartikan peranannya telah dilakukan. Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang sebagai lembaga yang menyelenggarakan pelatihan bagi para siswa pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia telah menjalankan peranannya dari terselenggaranya pelatihan disana. Meskipun Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang telah berupaya dalam menjalankan peranannya dalam meningkatkan sumber daya manusia melalui pelatihan yang diselenggarakan guna meningkatkan keterampilan, pemahaman dan kemampuan siswa pelatihan, tidak seluruh siswa pelatihan bisa langsung mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang mereka harapkan. Dari wawancara yang dilakukan masih terdapat siswa yang kembali menganggur meskipun telah menjalani rangkaian pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang dalam meningkatkan kompetensi para siswa pelatihannya. Metode penelitian kualitatif menjadi metode yang digunakan pada penelitian ini. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara penentuan informan dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari penelitian yang telah dilakukan dihasilkan bahwa Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang telah melaksanakan perananya melalui penyelenggaraan pelatihan yang dilakukan. Adapun siswa yang masih sulit untuk memperoleh pekerjaan diakibatkan pada salah satunya kebutuhan akan tenaga kerja yang tidak sebanding dengan tenaga kerja yang tersedia. Selain itu siswa pelatihan yang masih kurang dapat memanfaatkan dan mengambil peluang kerja di luar daerah. Hal ini dianalisis dengan teori struktural fungsional oleh Talcott Parson dengan skema AGIL yaitu Adaptation, Goal Attainment, Integration dan Latency.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Konsonan Menggunakan Media Board Game pada Anak Disabilitas Rungu
Diana, Putri;
Zulmiyetri, Zulmiyetri;
Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia;
Sopandi, Asep Ahmad;
Yuliana, Syari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengungkapkan bahwa dengan menggunakan board game sebagai media pembelajaran bisa meningkatkan kemampuan mengenal huruf konsonan pada peserta didik dengan hambatan pendengaran di SLB Al-Azhar Bukittinggi. Metodologi yang diterapkan adalah Single Subject Research (SSR) memakai desain A-B-A, dan data dianalisis menggunakan grafik visual. Pada pengamatan awal baseline (A1), kemampuan pengenalan huruf konsonan perolehan data 35%, 35% dan 35% yang menunjukkan perlunya intervensi. Setelah penerapan board game, terjadi peningkatan signifikan selama fase intervensi (B) dengan perolehan data 40%, 45%, 50%, 65%, 85%, 90% dan 90%. Pada kondisi baseline (A2) diperoleh data 90%, 90% dan 90%. Temuan ini menunjukkan bahwa board game efektif sebagai media pembelajaran yang menarik dan interaktif, yang membantu peserta didik disabilitas rungu dalam mengenal huruf konsonan. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan bahwa media pembelajaran inovatif board game dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan proses belajar peserta didik disabilitas rungu dalam mengenal huruf konsonan, serta memberikan dampak positif bagi peserta didik.
Pengaruh Lingkungan Pergaulan : Studi Mendalam tentang Peran Teman Sebaya dalam Adiksi Game Online
Salma, Tiara;
Nuraini, Putri;
Thohiroh, Siti Zahara At;
Minarsi, Minarsi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecanduan game online semakin meningkat, terutama di kalangan remaja yang disebabakan oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teman sebaya dalam adiksi game online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar remaja bermain game online dipengaruhi oleh teman sebaya yang menimbulkan dampak seperti penurunan prestasi belajar atau masalah kesehatan baik secara fisik maupun psikis remaja tersebut.