JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
24,420 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Markerless Augmented Reality pada Materi Larutan Elektrolit dan Non-Elektrolit Fase F Kimia SMA/MA
Ramadani, Shania;
Guspatni, Guspatni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Media pembelajaran dapat membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak. Salah satu materi yang sering menemui kendala adalah larutan elektrolit dan non-elektrolit, yang sulit dipahami tanpa visualisasi yang tepat. Penelitian ini meurpakan Educational Design Research (EDR) dengan model Plomp untuk mengembangkan media pembelajaran terintegrasi Augmented Reality (AR) yang mengintegrasikan representasi makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Penelitian ini dibatasi hingga tahap pengembangan prototipe. Hasil evaluasi validitas menunjukkan nilai rata-rata 0,89, menandakan bahwa media ini valid dalam hal konten, konstruk, dan kualitas teknis. Berdasarkan hasil evaluasi, media ini valid dan dapat menjaid pilian bagi guru dan siswa guna memenuhi kebutuhan medie pembelajaran dala, proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media AR dapat meningkatkan kualitas pembelajaran kimia.
Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irirgasi Air Tanah di Kabupaten Agam (Studi Kasus : di Jorong Rawang Bunian Kec. Tilatang Kamang)
Hakimi, Lukman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Air merupakan unsur yang sangat penting dalam pertanian. Di Indonesia, pemanfaatan air untuk pertanian menempati urutan pertama, yaitu mencapai 75%. Kebutuhan sumber daya air cenderung meningkat akibat pertambahan jumlah penduduk, dan pola hidup yang menuntut atas peningkatan penggunaan air, sehingga kompetisi dalam pemanfaatannya juga semakin ketat (Unesco, 1978 dalam Chow, dkk, 1988). Pemanfaatan potensi air tanah merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan pertanian tersebut. Untuk menunjang kelancaran pemanfaatan irigasi ini, maka dibentuklah Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), perkumpulan ini mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kelestarian dan keberlangsungan irigasi air tanah. Hal ini tertuang dalam Permen No 77 Tahun 2001 pasal 10. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat, mengidentifikasi faktor dominan dan mencari strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam O&P JIAT di Kabupaten Agam. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 61 sampel yang pilih secara Purposive sampling dijorong Rawang Bunian. Pengolahan data dalam penelitian menggunakan aplikasi SPSS dengan tahap Analisis Data untuk mendapatkan faktor yang mempengaruhi partisipasi dan uji Statistic deskriptive untuk mendapatkan faktor dominan dan pendekatan PDCA untuk mengambil Strategi. Hasil penelitian menunjukan ada empat faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu faktor Usia, faktor Jenis Kelamin, Faktor penghasilan dan Faktor Pendidikan. Kemudian faktor yang domina yang memiliki nilai rata-rata tertinggi adalah Faktor Jenis Kelamin yaitu 43,032. Strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat adalah dengan membangun kerjasama antar pihak yang terlibat dalam penanganan maupun dalam pemanfaatan jiat, tidak laki-laki saja namun perempuan juga harus dilibatkan karena perempuan juga akan berfikir kritis terhadap pemeliharan
Strategi Kepala Sekolah dalam Digitalisasi Pendidikan di SMA Negeri 10 Pekanbaru
Mardiah, Mardiah;
Mudasir, Mudasir;
Agustiar, Agustiar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam digitalisasi pendidikan di SMA Negeri 10 Pekanbaru, 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam digitalisasi pendidikan di SMA Negeri 10 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif . Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan.Temuan dalam Penelitian ini bahwa 1) Strategi Kepala Sekolah dalam digitalisasi pendidikan sudah berjalan dengan baik seperti pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi startegi, dan evalausi. 2) Adapun Faktor pendukung Strategi Kepala Sekolah dalam Digitalisasi Pendidikan yaitu: a) Kepala sekolah memiliki visi misi mendukung digitalisasi dalam pendidikan. b) fasilitas sarana dan prasarana yang mendukung warga sekolah. c) kerjasama yang solid. d) Kesiapan setiap dari berbagai pihak dalam melaksanakan digitalisasi pendidikan. e) melaksanak perbaikan yang terus menerus seperti selalu megikuti pelatihan. Sedangkan faktor penghambat strategi kepala sekolah dalam digitalisasi pendidikan . a) Teknologi yang selalu berubah-rubah,sehingga menuntut kita untuk terus berkembang. b) Sumber daya manusia yang belum memadai dan menguasai seutuhnya,seperti nyaman mengunakan gaya tradisional dalam pembelajaran. c) alat sarana prasarana teknologi yang harga nya tidak murah
Perilaku Peserta Didik di Sekolah ditinjau dari Aspek Psikologi
Mutmainnah, Nurul;
Ashaq, Muhammad Hud;
Saleh, Sirajuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para pembaca tentang perilaku peserta didik di sekolah, ditinjau dari aspek psikologis yang berfokus pada tingkah laku dalam konteks pembelajaran. Data yang dianalisis dalam artikel ini bersifat konseptual dan didasarkan pada tinjauan pustaka yang telah dilakukan. Perilaku yang dimaksud mencakup karakteristik peserta didik, perkembangan psikologis, pola hidup, serta nilai yang berkembang secara teratur, yang semuanya berkontribusi pada perubahan tingkah laku yang lebih baik. Karakter siswa dapat dianggap sebagai ciri khas yang dimiliki oleh setiap siswa, baik secara individu maupun kelompok, yang harus diperhitungkan dalam proses organisasi pembelajaran.
Gambaran Pemeriksaan CRP Pada Penderita DM Tipe 2 dengan Hipertensi atau Gagal Ginjal Kronik di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran
Sumaryanto, Siti Sholikhah;
Shafriani, Nazula Rahma;
Ratih, Woro Ummi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) sering kali disertai dengan komplikasi serius, termasuk hipertensi dan gagal ginjal. Kedua kondisi ini saling terkait dan dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien. Komplikasi kronis diabetes melitus tipe 2 seperti gagal ginjal kronis dan hipertensi dapat menyebabkan peradangan yang ditandai dengan peningkatan kadar CRP. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pemeriksaan kadar C-Reactive Protein (CRP) pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan hipertensi atau gagal ginjal di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Besaran sampel pada penelitian ini adalah 87 sampel pasien diabetes tipe 2 rawat jalan dengan hipertensi atau gagal ginjal kronik di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Pemeriksaan C-Reactive Protein (CRP) pada penelitian ini menggunakan metode aglutinasi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 49 pasien (56,3%) dengan hasil CRP positif. Sebanyak 25 pasien (51,0%) usia >45 tahun, 32 pasien (65,3%) berjenis kelamin perempuan, 19 pasien (38,8%) DM Tipe 2 dengan hipertensi dan 30 pasien (61,2%) DM tipe 2 dengan gagal ginjal kronik. Hasil pemeriksaan CRP semikuantitatif, 17 pasien (34,7%) mendapatkan titer 12 mg/L pada dan 32 pasien (65,3%) mendapatkan titer 24 mg/L. Kesimpulan penelitian ini adalah terjadi peningkatan kadar CRP pada penderita DM tipe 2 dengan hipertensi atau gagal ginjal rawat jalan di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran.
Tantangan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membina Karakter Siswa di Sekolah Menengah Pertama
Fathiaturrahmah, Fathiaturrahmah;
Marwazi, Marwazi;
Jamil, Zawaqi Afdal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan tekhnologi yang semakin canggih dewasa ini, perlu adanya pembinaan karakter.pada siswa. hasil studi awal yang dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 03 Kota Jambi ditemukan beberapa permasalahan yang menunjukkan rendahnya karakter siswa, dari beberapa permasalahan yang ditemukan, perlu adanya pengkajian terhadap peran agama dan bagaimana tantangan guru agama dalam membina karakter siswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa faktor-faktor penyebab rendahnya karakter siswa dapat dipengaruhi oleh empat faktor yaitu faktor keluarga, faktor sekolah, faktor masyarakat dan faktor media. Hambatan dalam membina karakter siswa, yaitu rendahnya kesadaran terhadap pentingnya ajaran agama, hubungan antara guru dan orang tua yang tidak terjalin baik, teman bermain siswa ketika diluar jam sekolah, rendahnya kesadaran dan refleksi diri, pengaruh penggunaan gadget. Strategi pembinaan karakter siswa dapat dilakukan dengan cara, yaitu dengan keteladan guru, dengan kegiatan keagamaan dan dengan menjalin kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia melalui Media Video Animasi Pada Anak Tunagrahita Kelas VI Fase C di SLBN 2 Padang
Fauziah, Maihilza Wiwi;
Damri, Damri;
Afriyeni, Yetti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam hal ini, penelitian tindakan kelas adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh seorang guru untuk mengevaluasi efektivitas proses pembelajaran mereka. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan dua siklus yang masing-masing memiliki tiga pertemuan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleks. Penelitian ini melibatkan empat peserta didik dan satu guru, masing-masing dengan gangguan intelektual atau tunagrahita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peserta didik tunagrahita kelas VI Fase C di SLBN 2 Padang telah belajar Bahasa Indonesia lebih baik dengan menggunakan video animasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketika peserta didik menggunakan media video animasi ini, mereka lebih baik dalam belajar Bahasa Indonesia. Hasil belajar peserta didik telah memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM) sebesar 70%. Hasil belajar peserta didik pada siklus 1 mencapai 84%, F 82%, G 85% dan K 84% dan pada siklus 2 mencapai 84%, F 82%, G 85%, dan K 84%.
Relasi dan Pengaruh Budaya terhadap Kebijakan Publik: Analisis Faktor-Faktor dalam Pembuatan Kebijakan
Nurmitae, Nurmitae;
Taufiqurokhman, Taufiqurokhman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas hubungan antara budaya dengan kebijakan publik serta faktor-faktor yang memengaruhi proses pembuatan kebijakan. Dalam konteks masyarakat multikultural, budaya memainkan peran penting dalam membentuk perspektif, preferensi, dan kebutuhan masyarakat yang beragam. Hal ini berdampak langsung pada kebijakan publik yang dihasilkan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana budaya lokal memengaruhi produk kebijakan publik, serta faktor-faktor yang turut memengaruhi proses perumusan kebijakan. Pendekatan yang digunakan adalah metode analisis literatur yang membahas teori kebijakan publik, budaya, serta studi kasus di berbagai negara dengan keanekaragaman budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal yang kuat dapat mempengaruhi arah kebijakan, namun juga terdapat faktor-faktor lain seperti tekanan politik, ekonomi, dan sosial yang turut berperan dalam pembuatan kebijakan publik. Artikel ini menyarankan pentingnya kebijakan yang beradaptasi dengan budaya setempat untuk mencapai tujuan yang efektif dan diterima oleh masyarakat.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan DoPeMa Materi Peluang pada Siswa Kelas VIII SMP GKPI Padang Bulan Medan
Ginting, Ananda Putri Sari Br;
Simorangkir, Frida M. A;
Sipayung, Tetty Natalia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP GKPI Padang Bulan Medan TA 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Untuk memperoleh data yang diperlukan, maka dilakukan tes dan observasi. Untuk mengetahui kemampuan awal siswa, penelitian melakukan tes awal. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan DoPeMa di kelas VIII SMP GKPI Padang Bulan Medan menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, hal ini dapat dilihat dari data yang diperoleh bahwa hasil tes kemampuan awal 18%, pada tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa siklus I senilai 54% dan pada tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa siklus II senilai 86%.
Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Memotivasi Santri Kelas VII MTs Yati Kamang Mudik melalui Kurikulum Merdeka Belajar
Siregar, Nurmawarni;
Kamal, Muhiddinur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini yaitu, apa saja peran guru BK dalam memotivasi santri kelas VII MTS Yati Kamang Mudik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru BK Dalam Memotivasi Santri Kelas VII MTs Yati Kamang Mudiak Melalui Kurikulum Merdeka Belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara. Tekhnik analisi data menggunakan teori Miles dan Huberman digunakan yaitu penyajian data, penarikan kesimpulan, dan pengurangan data. Dengan adanya wawancara dan observasi maka data yang diproleh lebih jelas akurat. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan bahwa kurangnya motivasi santri kelas VII MTS Yati Kamang Mudik. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang informan inti, 10 orang informan pendukung, maka jumlah informan keseluruhan adalah 11 orang. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Peran Guru BK Dalam Memotivasi Santri Kelas VII MTs Yati Kamang Mudiak Melalui Kurikulum Merdeka Belajar dengan cara menegur, menasehati dan menyuruh santri masuk kedalam kelas. Peran Guru BK Dalam Memotivasi Santri Kelas VII MTs Yati Kamang Mudiak Melalui Kurikulum Merdeka Belajar yaitu:. 1). Meningkatkan prestasi belajar siswa. 2). Membantu memecahkan masalah yang dihadapi siswa. 3). Membantu mengetahui dan meningkatkan kemampuan siswa. 4) sebagai mediator. 5). Memberi motivasi belajar pada siswa. 7). Memberikan bantuan kepeda guru lain.