cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Metode Penyajian Tafsir Al Qur'an Berbasis Moderasi Beragama Novia Andriani; Ita Fatmawati; Syaikhotul Ilma; Muhammad Farih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36392

Abstract

Moderasi beragama dalam ranah tafsir menekankan keseimbangan antara teks dan konteks, rasionalitas dan spiritualitas, serta kesetiaan terhadap tradisi ulama klasik sekaligus keterbukaan terhadap perkembangan sosial kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyajian tafsir Al-Qur’an yang berorientasi pada prinsip moderasi beragama sebagai pendekatan keilmuan dan praksis keagamaan yang relevan dengan konteks keberagamaan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dari karya-karya tafsir modern dan kontemporer, serta dokumen literatur terkait moderasi beragama. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip penafsiran moderat, seperti tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal dalam menentukan makna ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penyajian tafsir berbasis moderasi beragama tidak hanya menawarkan struktur penjelasan ayat yang sistematis, tetapi juga menyediakan kerangka interpretatif yang lebih inklusif, dialogis, dan solutif terhadap problem sosial keagamaan. Penyajiannya melibatkan tiga aspek utama: (1) kerangka nilai moderasi, (2) pendekatan metodologis dalam penafsiran, dan (3) penyajian yang membangun pemahaman publik yang sehat dan toleran. Penerapan metode tersebut pada QS. Al-Hujurat ayat 13 memperlihatkan bahwa pesan tentang kesetaraan manusia, larangan diskriminasi, dan urgensi moralitas takwa dapat disampaikan melalui penafsiran yang memperhatikan dimensi historis-tekstual sekaligus kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini menegaskan bahwa model penyajian tafsir moderat dapat menjadi alternatif penting dalam pengembangan kajian tafsir Al-Qur’an di era kontemporer, khususnya dalam mendorong pemahaman keagamaan yang lebih damai, interaktif, dan responsif terhadap dinamika pluralitas bangsa.
Peran Pendidikan Guru Seni Budaya dalam Pelestarian Seni Tradisional di SMP 1 Koto XI Tarusan Salsa Bila Nakiah; Fuji Astuti; Ardipal Ardipal; Indrayuda Indrayuda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36393

Abstract

Pelestarian seni tradisional merupakan isu penting dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin mengikis minat generasi muda terhadap budaya lokal. Pendidikan formal, khususnya melalui mata pelajaran seni budaya, menjadi sarana strategis untuk menanamkan kesadaran, apresiasi, dan keterampilan dalam seni tradisional. Guru seni budaya memiliki peran sentral sebagai fasilitator, motivator, dan mediator antara siswa dengan nilai-nilai budaya yang ingin dilestarikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis peran guru dalam pelestarian seni tradisional di SMP 1 Koto XI Tarusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah aktif mengintegrasikan materi lokal ke dalam pembelajaran, mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler, dan bekerja sama dengan komunitas seni lokal. Meski demikian, kendala seperti keterbatasan sarana, waktu pembelajaran, dan tekanan kurikulum nasional memengaruhi efektivitas pelestarian. Rekomendasi mencakup penguatan kurikulum berbasis budaya lokal, peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana pendukung, serta kemitraan berkelanjutan antara sekolah, siswa, guru, dan komunitas budaya. Penelitian ini menekankan bahwa pendidikan seni budaya yang kontekstual dan partisipatif menjadi kunci keberlangsungan pelestarian seni tradisional di lingkungan sekolah.
Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Bengkel Las di Kelurahan Suka Karya M. P. Suedi; S. M. Perdana; H. S. Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36394

Abstract

Rendahnya implementasi standar keselamatan pada sektor informal bengkel las memicu tingginya risiko kecelakaan maupun penyakit akibat kerja. Observasi awal mengungkap bahwa 75% tenaga kerja belum memakai alat pelindung diri (APD) secara konsisten. Studi ini bertujuan menganalisis berbagai determinan yang berhubungan dengan penggunaan APD di Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, penelitian ini melibatkan 42 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dihimpun melalui kuesioner dan lembar observasi, lalu dianalisis dengan uji Chi square. Hasil studi menunjukkan bahwa 57,1% responden tidak menggunakan APD. Secara statistik, ditemukan hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,004), sikap (p < 0,001), ketersediaan APD (p < 0,001), motivasi (p < 0,001), dan pengawasan (p < 0,001) dengan perilaku penggunaan APD. Disimpulkan bahwa faktor-faktor tersebut merupakan elemen kunci dalam kepatuhan penggunaan proteksi diri pada pekerja las.
Pengaruh Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), dan Return On Equity (ROE) terhadap Harga Saham (Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2021) Anggi Anggraeni; Ayi Mohamad Sudrajat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36395

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS) dan Return On Equity (ROE) terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2016-2021. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu berupa aplikasi SPSS versi 25. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan Pertambangan Sub Sektor Minyak dan Gas Bumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2016-2021. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 6 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS) dan Return On Equity (ROE) berpengaruh terhadap Harga Saham. Namun, secara simultan atau bersama-sama variabel Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS) dan Return On Equity (ROE) berpengaruh terhadap Harga Saham.
Kesulitan Pemahaman Materi dan Penulisan Arab Pada Siswa MTsN 2 Labuhan Batu Chairunnisa S; Dika Sabilla; Hafiz Azhar Nasution; Nissa Zahra Silmy Damanik; Sahkholid Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan yang dialami siswa MTsN 2 Labuhan Batu dalam memahami materi pembelajaran bahasa Arab dan dalam keterampilan menulis (kitabah), khususnya penulisan huruf Arab dan penyusunan kalimat. Secara khusus, penelitian ini berupaya mengungkap hubungan antara lemahnya penguasaan kosakata, pemahaman struktur kalimat, serta penerapan kaidah nahwu–sharf dengan kesalahan yang muncul dalam praktik kitabah siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembelajaran di kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil tugas, catatan guru, dan lembar kerja siswa. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk menemukan pola kesulitan yang paling dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami makna kosakata, menghubungkan teori dengan contoh kalimat, serta mengaplikasikan kaidah dasar nahwu–sharf dalam menjawab soal. Dalam aspek penulisan
Hubungan Lama Waktu Rawat Anak dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua di Ruang Rawat Inap Anak RSUD Torabelo Kabupaten Sigi Diah Safitri; Djuwartini Djuwartini; Maharani Farah Dhifa Dg. Masikki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36397

Abstract

Rawat inap atau hospitalisasi merupakan suatu keadaan yang mengharuskan anak dirawat di rumah sakit dan mendapatkan perawatan hingga masa pemulangan. Selain pada anak, lama hospitalisasi juga berdampak pada kecemasan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan lama waktu rawat anak dengan tingkat kecemasan orang tua di Ruang Rawat Inap Anak RSUD Torabelo Kabupaten Sigi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah orang tua anak dengan sampel sebanyak 35 responden. Hasil penelitian sebanyak 17 (48%) responden mengalami kecemasan ringan-sedang dengan lama perawatan singkat ≤5 hari, dan 8 (22,9%) mengalami tingkat kecemasan ringan-sedang dengan perawatan lama >5 hari, dengan p value = 0,015 yang berarti ada hubungan lama waktu rawat anak dengan tingkat kecemasan orang tua di ruang rawat inap anak RSUD Torabelo Kabupaten Sigi.
Transformasi Bahan Ajar Konvensional ke Bahan Ajar Digital: Studi Literatur pada Konteks Pendidikan Modern Velya Pramesthi Putri Ragil; Ellyzah Rosa Mardhotillah; Luthfi Yacob; Yunita Septiani; Zulfitria Zaidi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36398

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi membawa perubahan dalam dunia pendidikan, salah satunya pada pengembangan bahan ajar. Bahan ajar konvensional yang selama ini digunakan dianggap memiliki sejumlah keterbatasan dalam mendukung pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan transformasi bahan ajar ke dalam bentuk digital agar dapat menyesuaikan kebutuhan pembelajaran di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, karakteristik, manfaat, serta tantangan dalam transformasi bahan ajar konvensional ke bahan ajar digital melalui studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap artikel, jurnal pendidikan nasional, serta buku elektronik yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir (2015–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa bahan ajar digital mampu meningkatkan motivasi, kemandirian, serta keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Selain itu, bahan ajar digital juga memberikan kemudahan bagi guru dalam penyajian dan pengelolaan materi. Namun, implementasi bahan ajar digital masih menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan perencanaan yang matang, peningkatan literasi digital pendidik, serta dukungan sarana dan prasarana agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pengaruh Sistem Reward, Recognition dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Coffee Shop di Kota Palangka Raya Angelica, Helena; Sintani, Lelo; Karuehni, Ina; Kristinae, Vivy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36399

Abstract

Penelitian ini menyelidiki bagaimana sistem reward, recognition dan motivasi karyawan memengaruhi kinerja di coffee shop yang berlokasi di Kota Palangka Raya. Rasionalisasi penelitian ini berasal dari meningkatnya persaingan di sektor coffee shop, di mana personel sangat penting untuk menjaga standar layanan dan meningkatkan kinerja organisasi. Recognition dan sistem reward terhadap staf dipandang sebagai strategi manajemen penting yang dapat meningkatkan motivasi pekerja, yang pada gilirannya memengaruhi kinerja mereka. Metodologi penelitian ini melibatkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik survei. Individu yang disurvei adalah karyawan dari Nakaya Cafe, Anggrek Koffie, dan Kopte by Dum Dum Palangka Raya. Kelompok sampel sebanyak 44 partisipan dipilih untuk penelitian berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang menggunakan skala Likert. Data yang dihasilkan akan dinilai melalui analisis regresi linier berganda untuk mengeksplorasi hubungan antara berbagai variabel. Faktor-faktor yang diteliti meliputi sistem reward, recognition, dan motivasi, sedangkan kinerja karyawan dianggap sebagai variabel hasil. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada ranah teori manajemen sumber daya manusia dan menawarkan panduan praktis bagi kepemimpinan coffee shop dalam menciptakan kerangka kerja sistem reward dan recognition yang efektif yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi karyawan dan kinerja secara keseluruhan
Optimalisasi Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Brand Awarness UMKM “Jamu Bude Tradisional” di Batam Hasan, Golan; Ridhwan, Dafina Humairoh Althof; Difa, Syarah; Baihaqi, Ahmad Azka; Suheri, Falda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36400

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah strategi komunikasi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Jamu Bude Tradisional guna meningkatkan kesadaran merek melalui platform media sosial Instagram. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan model analisis AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) serta Integrated Marketing Communication (IMC). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi digital terhadap kegiatan akun Instagram @jamubudetradisional. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi model AIDA dan IMC dapat memperkuat kesadaran merek dengan cara menjaga konsistensi pesan visual, mengintegrasikan narasi budaya lokal, serta menciptakan interaksi digital yang menarik. Konten edukatif, pemanfaatan elemen visual alami, dan bahasa yang komunikatif berhasil menarik minat generasi muda serta membentuk citra merek “Tradisional tapi Relevan”. Namun, tantangan masih muncul dalam hal konsistensi postingan dan penggunaan analisis data media sosial. Penelitian ini menyarankan pengembangan kompetensi digital, perbaikan kemasan produk, serta perluasan kanal promosi agar strategi komunikasi pemasaran UMKM lebih efektif dan berkelanjutan di era digital.
Pandangan dan Respon Mahasiswa Muslim Unimed terhadap Normalisasi Living Together dalam Media dan Kehidupan Sosial di Kalangan Generasi Muda Siregar, Hapni Laila; Ritonga, Alda Khafifah; Pardede, Fadhylah Zaini; Lubis, Rahmi Anggita; Amelia, Uci
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan dan sikap mahasiswa Muslim Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadap fenomena normalisasi living together (kohabitasi) yang marak dipromosikan melalui media digital dan budaya populer. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan melibatkan 150 mahasiswa Muslim sebagai responden. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa 68,4% mahasiswa menyadari bahwa praktik kohabitasi bertentangan dengan ajaran Islam dan norma moral masyarakat Indonesia, meskipun media sering menampilkan gaya hidup ini sebagai bagian dari tren modern dan kebebasan individu. Sebanyak 52,6% mahasiswa sangat setuju untuk menegur teman yang menormalisasi living together, dan 65,8% merasa tidak nyaman melihat konten media yang menampilkan kohabitasi. Faktor utama yang mempengaruhi pandangan mereka meliputi nilai agama (85%), pendidikan karakter melalui PAI (78%), serta lingkungan sosial dan paparan media digital (70%). Mahasiswa memandang kohabitasi sebagai perbuatan mendekati zina, dilarang dalam fiqh Islam, dan bertentangan dengan maqashid syariah, khususnya penjagaan kehormatan dan keturunan, sehingga berpotensi merusak moral pribadi, akademik, dan solidaritas sosial mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun media digital berperan dalam menormalisasi perilaku ini, ketahanan nilai moral mahasiswa tetap terjaga berkat penguatan pemahaman agama dan lingkungan religius di kampus. Secara umum, mahasiswa menunjukkan sikap penolakan yang konsisten terhadap praktik living together, yang didukung oleh norma agama dan budaya sosial, serta menunjukkan tanggung jawab moral dengan memberikan edukasi kepada teman sebaya. Hasil ini menegaskan pentingnya peran pendidikan agama dan media dalam memperkuat norma moral berbasis agama agar generasi muda tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dan moral. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pendidikan dan komunikasi yang efektif dalam menanggulangi normalisasi perilaku menyimpang di kalangan mahasiswa.