cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Kegiatan Refleksi Modul Nusantara Mahasiswa Pertukaran Kampus Merdeka Angkatan 4 Universitas Mataram: Memahami Keberagaman Budaya, Agama, dan Potensi Daerah melalui Pengalaman di Lapangan Hasbi, Nurmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11407

Abstract

Refleksi dalam Modul Nusantara merupakan kegiatan yang dirancang untuk menginternalisasi nilai – nilai yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti rangkaian kegiatan kebinekan, inspirasi dan kontribusi sosial. Refleksi berfungsi sebagai sarana untuk menumbuhkan kesadaran kritis, memperkuat pemahaman terhadap keberagaman serta membentuk karakter yang toleran dan cinta tanah air. Proses reflektif tidak hanya mengajak mahasiswa untuk mengenang pengalaman yang telah dilakukan, namun juga menarik makna dan pembelajaran yang mendalam dari setiap aktivitas yang dilakukan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh 1 orang dosen Modul Nusantara, 1 orang liasion officer (LO) dan diikuti oleh 23 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Lima kegiatan refleksi yang dilalukan meliputi: (1) Aku Mengenal Teman Baruku, kegiatan untuk mengantun keakrban antar mahasiswa melalui diskusi dan permainan; (2) Pengenalan Budaya Dari Daerah Masing – masing, mahasiswa memperkenalkan adat istiadat dari suku asal mereka; (3) Refleksi Indahnya Keberagaman serta Tolernasi Beragama, setelah kunjungan ke kuno dan pura; (4) Pariwisata dan Potensi Kebencanaaan Pesisir Lombok di Gili Trawangan, yang menenakna pentingnya keberlanjutan dan kesiapsigaan; (5) Mengagumi Keindahan Alam Surga di Pegunungan Sembalun, sebagai refleksi tentang kelestarian alam. Mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Mereka merasa senang, lebih mengenal teman – teman dari daerah lain, serta mengganggap kegiatan refleksi ini sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan dan memperkuat nilai – nilai kebangsaan. Kegiatan ini menjadi saranan efektif pembentukan karakter dan pemahaman keberagaman secara nyata
Pelatihan Media Dan Strategi Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Etnomatematika Pramartha, I Nyoman Bagus; Dewi, Komang Hari Santhi; Putra, Wayan Andrika
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.11408

Abstract

This community service aims to improve teachers' knowledge and skills in teaching techniques at the senior high school level (SMA) in Susut Village through instructional media and realistic learning strategies based on ethnomathematics. With this training, it is hoped that teachers will be more innovative in conducting classroom learning, especially in mathematics learning. Instructional media can improve teachers' knowledge of technology that can support learning in the 4.0 era. Then, instructional media alone is not enough because in a media, of course, a strategy is needed in such a way in learning. Today's learning should be able to align technological sophistication without leaving behind customs and traditions that are close to the lives of students in Susut Village-Bangli. Therefore, the solution offered is the application of realistic learning based on ethnomathematics. The activities that have been carried out for 2 days are providing instructional media and realistic mathematics learning strategies based on ethnomathematics with 20 teachers. The results of measuring the achievement of the target of this activity show that the percentage of achievement of mastery of instructional media using the Flip.Pdf application before the training was 8.75% and there was an increase of 91.25% after the training took place. Likewise with the learning strategy training where only 32.5% of teachers understood how to develop learning strategies before the training was carried out. After the training, there was an increase of 67.5% of teachers who were able to develop learning strategies using a realistic mathematics approach based on ethnomathematics.
Manfaat Tanaman Apotek Hidup: Menanam Tanaman Herbal di Area Perkarangan Rumah Havizah, Ilma Nur; Aulia, Fitri; Rasmi, Dewa Ayu Citra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11409

Abstract

Lahan pedesaan memiliki banyak manfaat. Lahan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai lahan apotik hidup atau tanaman obat keluarga, sehingga dibutuhkan upaya untuk memanfaatkan lahan pekarangan tersebut secara lebih efektif. Pemanfaatan pekarangan rumah dengan hijauan tanaman dalam bentuk taman merupakan prinsip hidup yang telah membudaya bagi masyarakat untuk kembali ke alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan lahan di area perkarangan rumah sebagai tempat penanaman tanaman herbal atau apotek hidup di Desa Persiapan Empol, Dusun Madak, Kecamatan Sekotong Lombok Barat. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan selama kegiatan Studi Independen yaitu pada bulan September sampai November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya kegiatan ini masyarakat lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan dapat memanfaatkan pekarangan untuk penanaman tanaman obat.
Pemberdayaan Masyarakat dan Konservasi Lahan Kering Melalui Implementasi Sistem Alley Cropping di Desa Pringgabaya Utara, Kabupaten Lombok Timur M. Yusuf; Asasandi, IGN Aryawan; Utama FR, Aeko Firia; Cadra Ayu; Muhammad Nursan; Amry Rakhman; Fadli
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11410

Abstract

Implementasi sistem alley cropping di Desa Pringgabaya Utara merupakan langkah strategis untuk memberdayakan memberdayakan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan di Kabupaten Lombok Timur, NTB. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pemahaman dan kemampuan teknis petani lahan kering mengenai konservasi lahan dan pemberdayaan petani melalui implementasi sistem alley cropping sebagai pendekatan pertanian berkelanjutan; (2) Memberikan contoh konkret dan praktik langsung kepada petani terkait teknik alley cropping yang sesuai dengan prinsip agronomi dan konservasi tanah;(3) Memperkuat kemitraan serta membangun sinergi antara Fakultas Pertanian Universitas Mataram dengan masyarakat petani dalam pengembangan dan penerapan inovasi teknologi pertanian berbasis kebutuhan lokal. Program ini menggunakan pendekatan community development berbasis andragogi, dengan partisipasi aktif dari 15 anggota kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan terlaksana dengan baik, tercermin dari partisipasi aktif kelompok sasaran dan penerimaan positif terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperkenalkan; (2) Pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat, terutama dalam: (a) Aspek teknis, yaitu konservasi lahan, pemberdayaan petani lahan kering melalui alley cropping, pengelolaan kelompok tani, dan manajemen keuangan; (b) Aspek kelembagaan, berupa peningkatan kapasitas manajerial kelompok tani Rao dalam pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan;(3) Kegiatan ini juga memperkuat komunikasi dua arah antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya para peternak lebah di Desa Pringgabaya Utara, Lombok Timur, NTB, sebagai mitra pelaksana.
Sosialisasi Peningkatan Nilai Tambah Produk Hortikultura Over Supply di Desa Sembalun Timba Gading Suliartini, Ni Wayan Sri; Rizki, Rama; Alhadawiah, Sabila; Arafah, Putri Nurul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11412

Abstract

Sembalun Timba Gading is a village located at the foot of Mount Rinjani. This village has an agroclimate that is suitable for cultivating horticultural crops and is a center for vegetable and fruit production in East Lombok. Abundant production during the harvest season causes prices to drop drastically, while these products spoil quickly so they cannot be stored for long. This results in losses for farmers. Therefore, processing of agricultural products is needed, especially horticulture, which can increase the shelf life and selling value of the product. On the other hand, the lack of knowledge and skills of farmers causes horticultural products to be sold as fresh products. Farmers' knowledge and skills about processing horticultural products need to be improved through socialization and training. The initial step in increasing knowledge is needed through socialization activities. The Mataram University community service team carried out community service in the form of socialization of increasing the added value of oversupply horticultural products in Sembalun Timba Gading Village. The target partners are the Ndak Kuta Farmer Group and the Kali Empit Farmer Group which are engaged in the cultivation of horticultural and plantation crops. The method used in this socialization activity is counseling with material presentation by resource persons and continued with a discussion session. The socialization activity went smoothly. Participants were very enthusiastic about participating in the activity because they considered the material provided to be very useful for improving the quality of agricultural products and increasing the selling value of products. The understanding of target partners about horticultural product processing increased as evidenced by the active participants asking questions and the results of group discussion assignments which resulted in four types of product processing that were decided to be pursued, namely making mashed potato chips, making chili flour, making chili sauce, and making shallot oleoresin.
Sosialisasi Perkerasan Ramah Lingkungan di Desa Medana Kecamatan Tanjung Yasa, I Wayan; Alit, I Dewa Made; Wiradarma, Lalu Wirahman; Sideman, Ida Ayu Oka Suwati; Setiawan, Agustono; Jayanegara, I Dewa Gede; Saidah, Humairo; Hasyim; Agastya, Dewandha Mas; Bawu, Mario Alfredo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11415

Abstract

Pembagunan permukiman dan pusat-pusat perekonomian di Desa Medana mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring dengan perkembangan kabupaten Lombok Utara sebagai kabupaten baru. Semua aspek berkembang sangat cepat seperti permukiman, pertokoan, perkantoran maupun tempat-tempat pariwisata. Berbagai kebutuhan sarana dan prasarana penunjang pertumbuhan perkotaan tersebut seperti parkir, jalan, sistem dranase, pembuangan limbah, air bersih dan telokomunikasi. Salah satu dampak dari pertumbuhan tersebut yaitu penggunaan perkerasan permukaan lahan dengan menggunakan asphlat, beton serta paving block. Penggunaaan perkerasan tersebut yang rata-rata kedap air akan menyebabkan kecilnya volume air yang masuk ke dalam tanah sehingga menyebabkan terjadinya banjir, genangan dan turunnya permukaan air tanah. Dalam upaya mengurangi permasalah tersebut sangat diperlukan adanya inovasi sistem perkerasan ramah lingkungan yang tetap memberikan konstribusi terhadap air bawah permukaan, mengurangi banjir, konservasi air serta menjaga siklus air permukaan dan bawah permukaan. Pemanfaatan sistem perkerasan grass block paving atau dengan grass block dengan pengisi material alam (batu pecah atau coral) akan dapat mengurangi terjadinya genangan atau banjir, dimana air limpasan permukaan akan masuk kedalam tanah melalui pori paving block. Sehingga dengan demikian limpasan dapat dikurangi dan air yang masuk menjadi infiltrasi akan selalu tetap dijaga. Pelaksanaan pengabdian diikuti oleh seluruh perangkat desa, masyarakat, tokoh masyarakat, karang taruna, serta mahasiswa kuliah kerja nyata Universitas Mataram
Penguatan Strategi Pemasaran Produk Hasil Olahan Ikan Laut Bagi Pelaku UMKM Di Desa Tanjung Kabupaten Lombok Utara Suteja, I Wayan; Hasyim; Rohani; Salehudin; Didi Supriadi A.; Husnul Khotimah; Linda Utami
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11421

Abstract

Desa Tanjung adalah salah satu desa di Kabupaten Lombok Utara yang memiliki potensi kekayaan alam melimpah khususnya potensi pada sektor perikanan dan kelautan, dengan hasil laut yang melimpah sebagai sumber daya utama. Dari 17 dusun yang ada, hampir di semua dusun memiliki kegiatan usaha dagang dalam bentuk usaha kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dibidang kuliner khususnya pada sektor produksi olahan ikan laut, seperti sate ikan laut (Sate Tanjung), abon ikan laut, serta krupuk kulit ikan laut. Sumber ikan dalam kegiatan ini diambil dari ikan hasil tangkapan nelayan. Namun, keterbatasan kemampuan, teknologi dan permodalan menyebabkan pengolahan hasil laut di desa ini masih dilakukan secara tradisional, sederhana, konsep rumahan serta manajemen pemasaran yang terbatas. Selain itu permodalan yang kecil, sumberdaya manusia yang rendah, manajemen keuangan yang kurang baik, serta belum munculnya inovasi dan motivasi untuk maju dalam mengembangkan usahanya menyebabkan UMKM bidang kuliner olahan ikan laut ini belum berkembang optimal. Salah satu tantangan terberatnya adalah lemahnya strategi pemasaran untuk mengembangkan usahanya. Hal ini menyebabkan nilai tambah produk olahan laut juga belum optimal, sehingga penghasilan masyarakat menjadi belum maksimal. Strategi pemasaran menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing produk olahan laut, baik di pasar local, pasar regional, maupun nasional. Dengan penerapan strategi pemasaran yang tepat, produk olahan laut dari Desa Tanjung akan dapat dikenal lebih luas, dan dapat memberikan nilai tambah ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemarsaran yang tepat, dan mencoba merancang strategi pemasaran yang efektif bagi produk olahan laut, sehingga UMKM dapat memperoleh manfaat yang secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tanjung secara keseluruhan
Penyuluhan Pengelolaan Penjualan Pupuk Bersubsidi Kepada Kios Pengecer Pupuk Di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara Daeng , Akung; H. Busaini; Mahyudin Nasir; Helmi Fuadi; Abdul Manan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11433

Abstract

Kegiatan pengabdian berupa Penyuluhan penglolaan penjualan pupuk bersubsidi kepada kios pengecer pupuk bersubsidi diwilayah kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Barat . Pupuk Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan kepada kios pengecer pupuk tentang pengelolaan dalam penjualan dan pendistribusian pupuk bersubsidi kepada petani atau kelompok tani di wilayah kecamatan Kayangan kabupaten Lombok Utara yaitu meliputi kios UD. Bina Tani, Kios Budi Jaya ,UD. Bunga Tani < UD. Karmila, Kios Karya Tani,UD Karya Tunas Mekar, UD. Lombok Tani, UD. Mekar Wangi, UD. SarinTani, dan UD. Tatiom. Kegiatan penyuluhan berjalan sesuai dengan yang direncanakan dengan melibatkan para pemilik kios pengecer pupuk dan ketua kelompok tani. Kegitan penyuluhan dilakukan dengan penyampaian pengetahuan tentang pemahaman mengelola penjualan pupuk dan pendistribusian pupuk bersubsidi ditingkat kios pengecer. Penyampaian materi dari tim pengabdian dan didampingi oleh distributor pupuk bersubsidi wilayah Kayangan CV. Sasak Agrotani. Penyajian materi selama 60 menit kemudian dilanjutkan dengan diskusi . Dalam penjualan dan penyaluran pupuk diperlukan petunjuk teknis yang sudah ada yaitu pupuk dijual kepada petani mengikuti e-RDKK, sesuai jumlah dan jenis, petani membawa KTP , dan tidak dapat diwakilkan . Hasil diskusi peserta berjalan dengan baik sehingga pengusaha kios pupuk mampu menerima dan melaksanakan kegiatan usahanya dengan menerapkan prinsip-prinsip tepat waktu, tepat jenis, tepat jumlah dan tepat harga dalam penjualan pupuk bersubsidi dan melakukan pendistrbusian sesuai dengan pesanan. Penuluhan bertempat di kios bunga Tani dihadiri oleh 10 kios pengecer pupuk bersubsidi. Peserta penyuluhan memahami dengan baik proses penjualan pupuk dari mulai penebusan sampai ke pendistribusian pupuk ke petani serta melaporkan hasil penjuala pupuk secara online ke PT. Pupuk Indonesia selaku produsen pupuk bersubsidi
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Ardirejo Kabupaten Situbondo dalam Budidaya Selada dengan Hidroponik Vertikultur Purnamasari, Ika; Ristiyana, Suci; Wahyu Saputra, Tri; Wijayanto, Yagus; Pusparani, Syafina; Cindy Febrian, Berlian; Lailatus Sufiaah, Annisa; Kurniawan, Bintang
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11435

Abstract

This community service activity aims to empower residents of Ardirejo Village, Situbondo Regency, in cultivating lettuce with a vertical hydroponic system as an agricultural solution in narrow land. The vertical hydroponic system was chosen because it is efficient, land-saving, and environmentally friendly. The implementation method includes socialization, technical cultivation training, plant maintenance assistance, until the harvest stage. This activity provides direct education to the community regarding seeding techniques, plant care, nutrient management, and proper harvesting methods. The results of the activity show an increase in community knowledge and skills in hydroponic cultivation practices, as well as a growing interest in developing independent hydroponic-based farming businesses. Lettuce harvesting is carried out at the age of 35 days after sowing with good results and both consumption and economic value. This activity is expected to be the first step in creating a productive environment, supporting local food security, and improving community welfare in a sustainable manner.
Sosialisasi Potensi Bencana dan Rekomendasi Mitigasi Kawasan Destinasi Air Terjun di Desa Santong, Kabupaten Lombok Utara Karyawan, I Dewa Made Alit; Rohani; Hasyim; Jayanegara, I Dewa Gede; Salehudin; Saidah, Humairo; Yasa, I Wayan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 2 (2025): April-Juni 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i2.11475

Abstract

Santong Village, located in North Lombok Regency, has a very potential waterfall tourist attraction. However, this area is also prone to natural disasters such as landslides and flash floods. To improve public understanding of these risks, disaster mitigation socialization activities were carried out aimed at building a protection strategy for waterfall tourist destinations. This activity involved mapping potential risks, collaboration with KKN PMD students and the community, and synergy between agencies to ensure tourism management that is in line with environmental conservation principles. The main focus of this activity is to foster community preparedness and prepare recommendations for disaster mitigation policies that are oriented towards the sustainability and safety of tourist destinations. The implementation process begins with the preparation stage, including preparing an activity plan, forming an implementation team, coordinating with the village government, preparing supporting instruments, reviewing literature, and managing permits. After that, socialization materials were prepared starting from collecting primary and secondary data through interview methods, field observations, and document reviews. The data obtained was analyzed to identify potential threats, response capacity, and develop appropriate mitigation strategies. The socialization was carried out by presenting speakers from the Unram Community Service Team and the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of North Lombok Regency, and inviting community participation from various village elements. This activity was also equipped with the delivery of materials, visual presentations, and evaluations in the form of pre- and post-tests to assess the participants' understanding. The activity with participants from village officials and the community with a participation rate reaching 80%. The material presented included a general description of the village, the potential for waterfall tourism, and various disaster risks such as landslides, flash floods, earthquakes, and fallen trees. The results of the analysis showed that the main threats were landslides and flash floods. From the discussions that were held, a number of proposals emerged such as mapping vulnerable areas, compiling evacuation routes, and developing an early warning system. This socialization has proven effective in increasing public awareness of the importance of disaster mitigation, while also encouraging active community participation in maintaining the sustainability and sustainability of tourism in Santong Village.