cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Peran Orang Tua Dalam Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Pada Anak Usia Balita Di RT 04 RW 01 Desa Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul – Garut Ema Arum Rukmasari; Nina Sumarni; Gusgus Graha R; Kosim Kosim
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.5512

Abstract

ABSTRAK Periode usia balita merupakan “golden periode” masa yang relatif singkat dan tidak akan terulang kembali dalam kehidupan seorang anak. Sehingga para orang tua, pengasuh, dan pendidik perlu memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tumbuh kembang yang optimal adalah tercapainya proses tumbuh kembang yang sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh anak. Dengan mengetahui penyimpangan tumbuh kembang secara dini, maka dapat dilakukan berbagai upaya pencegahan, stimulasi dan penyembuhan serta pemulihannya sedini mungkin pada masa-masa proses tumbuh kembang anak. Kegiatan ini bertujuan untuk melibatkan orang tua agar mampu mengembangkan tumbuh kembang anak melalui stimulasi deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Metode yang digunaan pada kegiatan ini ialah ceramah dan diskusi serta tanya jawab. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa sebelum dilakukan Pendidikan kesehatan, sebagian besar orangtua belum memahami pentingnya stimulasi, deteksi dan Intervensi dini tumbuh kembang anak, dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan, hampir 80 persen para peserta memahami pentingnya deteksi dini tumbuh kembang anak.SaranBawalah anak ke Posyandu agar terpantau pertumbuhan dan perkembangannya.  Kata kunci: Peran orang tua, Deteksi dini, dan Intervensi  ABSTRACT         The toddler age period is a  relatively short “ golden period” and will not be repeated in a child’s life. So that parents, caregivers,  and educators need to make the best use of it. Optimal growth and development is the achievement of a growth and development process that is in accordance with The potential possessed by the child. By knowing the deviations of growth and development early, various prevention, stimulation and healing efforts can be made as well as their recovery as early as possible during the period of the child’s growth and development process child growth. The method used in this activity is lecture and discussion and question and answer. Based on the Result of the activity, it was found that before health education was conducted, most parents did not understand the importance of early detection, stimulation, and intervention for child development, and after health education was conducted, almost 80 percent of participants understood the importance of early detection of child growth and development. Suggestion take the child to the Posyandu to monitor their growth and development.                   Keywords: Role of parents, early detection, and intervention
Edukasi Dampak Rokok Terhadap Kesehatan Remaja di Kabupaten Kolaka Muhdar Muhdar; Grace Tedy Tulak; Bangu Bangu; Rosmiati Rosmiati; Iis Afrianty
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5272

Abstract

ABSTRAK Merokok merupakan salah satu perilaku yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Perilaku merokok ditemukan pada berbagai tingkat usia termasuk diantaranya kelompok usia remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan edukasi kepada remaja terkait dampak rokok terhadap kesehatan. Edukasi dilaksanakan di sekolah setingkat SMP san SMA di Kabupaten kolaka yang diikuti oleh 122 siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2020 yang dibagi dalam 5 kali kegiatan. Para siswa secara antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan edukasi dengan baik dan pada sesi diskusi terdapat 4 orang siswa yang mengajukan pertanyaan terkait dengan materi yang disampaikan. Kegiatan ini berjalan dengan baik karena didukung oleh kepala sekolah dan pihak puskesmas Kolaka. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan setiap semester di sekolah untuk mengurangi jumlah siswa yang merokok. Kata Kunci: Edukasi, dampak rokok  ABSTRACT Smoking is a behavior that can cause various diseases. Smoking behavior is found at various age levels including the adolescent age group. This service activity aims to educate adolescents regarding the impact of smoking on health. The education was carried out in schools at the level of SMP and SMA in Kolaka Regency which was attended by 122 students. This activity was carried out from November to December 2020 which was divided into 5 activities. The students enthusiastically participated in all series of educational activities well and in the discussion session, there were 4 students who asked questions related to the material presented. This activity went well because it was supported by the principal and the Kolaka puskesmas. This activity is expected to be carried out every semester in schools to reduce the number of students who smoke. Keywords: Education, the impact of smoking
Pendidikan Kesehatan Tentang PHBS Jamban Sehat Pada Warga di Dusun Sekampil, Kec. Rantau Keloyang Kab. Bungo Jambi Erni Yuniati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4477

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Kanker serviks terus menjadi kanker umum pada wanita di seluruh dunia, terutama di daerah yang kurang berkembang di mana gejala stadium lanjut sering terjadi. Kanker serviks penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di negara berkembang.Deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan dengan dengan  inspeksi visual asam asetat (IVA) memberikan cara yang paling efektif untuk skrining kanker serviks. Implikasi untuk Praktik Keperawatan Perawat berada dalam posisi kunci untuk memberikan pendidikan kesehatan, Tujuan kegiatan  ini agar masyarakat khususnya wanita dapat mengetahui tentang kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Metode ceramah dilakukan kepada masyarakat khususnya wanita di wilayah kerja puskesmas moncongloe kab.maros. Hasil ibu ibu bisa menjelaskan tentang kanker servik dan deteksi dini pemeriksaan IVA  Pelaksaanan kegiatan penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Moncongloe dan dibantu oleh mahasiswa Keperawatan dan kebidanan STIKES Nani Hasanuddin Makassar  yang dilaksanakan pada bulan Maret 2021. kesimpulan bertambahnya pengetahuan wanita di wilayah kerja puskesmas mongcongloe khususnya dusun panikang tentang  kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Saran Diharapkan wanita dapat memeriksakan kesehatannya dengan pemeriksaan IVA tes secara mandiri di Puskesmas Mongcongloe serta untuk meningkatkanan perilaku ibu diharapkan peran serta dari tenaga kesehatan, kader dan khususnya keluarga. Kata kunci : deteksi dini , IVA , Kanker Serviks .  ABSTRACT Background Cervical cancer continues to be common cancer in women worldwide, especially in less developed areas where advanced symptoms are common. Cervical cancer is the leading cause of cancer death in women in developing countries. Early detection of cervical cancer by visual inspection of acetic acid (IVA) provides the most effective way to screen for cervical cancer. Implications for Nursing Practice Nurses are in a key position to provide health education. The purpose of this activity is so that the public, especially women, can find out about cervical cancer and early detection by means of the IVA test method. The lecture method was carried out to the community, especially women in the working area of the Moncongloe Community Health Center, Maros Regency. The results of mothers can explain cervical cancer and early detection of IVA examinations. Implementation of health education activities in collaboration with the Moncongloe Community Health Center and assisted by Nursing and midwifery students STIKES Nani Hasanuddin Makassar which was held in March 2021. The conclusion is increasing knowledge of women in the working area of the Mongcongloe Community Health Center in particular. Dusun panicang about cervical cancer and early detection by examining the IVA test method. Suggestion It is hoped that women can have their health checked by independent IVA tests at the Mongcongloe Community Health Center and to improve maternal behavior, the participation of health workers, cadres, and especially families is expected. Keywords: early detection, IVA, cervical cancer.
Edukasi Pencegahan Infeksi Saluran Kemih (Sirkumsisi) Pada Orang Tua Dan Anak Usia Sekolah Jamaah Masjid Darussalam Bengkuring Kota Samarinda Rita Puspa Sari; Ruminem Ruminem; Bahtiar Bahtiar; Mayusef Sukmana; Iskandar Muda; Muhammad Aminuddin; Dwi Nopriyanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4729

Abstract

 ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pemberian edukasi berupa  penyuluhan tentang Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada orang tua dan anak-anak  yang dilakukan sirkumsisi adalah bentuk perhatian petugas Kesehatan dalam melakukan pencegahan masalah Kesehatan yang mungkin timbul di kelompok masyarakat. Edukasi yang diberikan kepada orang tua dan anak yang dilakukan sirkumsisi diharapkan mampu mencegah infeksi saluran kemih dengan dilakukan sirkumsisi dan cara perawatan dirumah pasca tindakan sirkumsisi  serta menambah pengetahuan tentang penyakit infeksi yang dapat terjadi pada anak-anak. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang pencegahan infeksi saluran kemih serta perawatan pasca sircumsisi yang dibutuhkan oleh orang tua dan anak yang dilakukan sirkumsisi. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23 Juni 2021 di Ruang Minihospital Laboratorium Keperawatan Prodi D3 Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, dengan sebanyak 30 orang tua dan 15 anak. Kegiatan edukasi yang dilakukan berupa penyampaian materi   tentang pencegahan infeksi saluran kemih dan  perawatan pasca sircumsisi dirumah. Kegiatan ini membawa dampak yang positif  dilingkungan kelompok masyarakat yaitu dengan bertambahnya pengetahuan orang tua dan anak yang ditunjukkan dengan mereka mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pemateri serta atas permintaan pengurus masjid agar dapat dilaksanakan juga edukasi untuk remaja masjid, melihat antusiasme seperti ini  perlu kiranya diberikan edukasi dengan materi lainnya yang memang sangat diperlukan dalam meningkatkan Kesehatan keluarga dan masyarakat. Kata Kunci: Edukasi, Infeksi saluran kemih, Sirkumsisi  ABSTRACTCommunity service activities by providing education in the form of counseling about the prevention of Urinary Tract Infections for parents and children who have circumcision are a form of concern for health workers in preventing health problems that may arise in community groups. The education given to parents and children who underwent circumcision is expected to be able to prevent urinary tract infections by doing circumcision and how to take care at home after circumcision and increase knowledge about infectious diseases that can occur in children. The purpose of this activity is to provide knowledge about the prevention of urinary tract infections and post-circumcision care needed by parents and children undergoing circumcision. This activity was carried out on June 23 2021 in the Minihospital Room of the Nursing Laboratory of the D3 Nursing Study Program, Faculty of Medicine, Mulawarman University, with as many as 30 parents and 15 children. Educational activities were carried out in the form of delivering materials on the prevention of urinary tract infections and post-circumcision care at home. This activity has a positive impact on the community group, namely by increasing the knowledge of parents and children which is shown by their being able to answer the questions posed by the presenters and at the request of the mosque management so that education can also be carried out for mosque youth, seeing enthusiasm like this is necessary. given education with other materials that are needed in improving the health of families and communities. Keywords: Education, Urinary tract infection, Circumcision
Edukasi Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi Covid-19 di RT 16 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang Sintiya Halisya Pebriani; Lily Marleni; Mardiah Mardiah; Adi Saputra; M. Sharpone Widodo M H; Derbi Ameliantri; Endang Kusfarini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5218

Abstract

ABSTRAKDi era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini menjaga kesehatan sangatlah penting guna mencegah penularan penyakit tersebut. Selain melakukan protokol kehatan dengan baik dan benar, upaya yang sangat penting dalam mencegah penularan penyakit ini adalah dengan peningkatan imunitas tubuh agar tidak mudah terserang virus, sebagaimana diketahui virus Covid-19 menyerang kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mampu melawan virus ini. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat mengetahui bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh di masa pandemi covid-19 sehingga terhindar dari penularan penyakit ini. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan tentang tips meningkatkan daya tahan tubu dimasa pandemic covid-19 dengan menggunakan media leaflet dan poster. Hasil penyuluhan menunjukkan masyarakat setempat memahami cara-cara meningkatkan daya tahan tubuh dimasa pandemi. Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat dapat menerapkan tips meningkatkan daya tahun tubuh dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci : Edukasi, Daya tahan tubuh, Covid-19 ABSTRACTIn the current era of the Covid-19 pandemic, maintaining health is very important to prevent the transmission of the disease. In addition to carrying out health protocols properly and correctly, a very important effort in preventing the transmission of this disease is to increase the body's immunity so that it is not susceptible to viruses, as it is known that the Covid-19 virus attacks the body's immunity so that the body is unable to fight this virus. The purpose of this community service is that the community knows how to increase their immune system during the COVID-19 pandemic so as to avoid the transmission of this disease. The method used is in the form of health education on tips to increase body resistance during the covid-19 pandemic by using leaflets and posters. The results of the counseling show that the local community understands ways to increase their immune system during the pandemic. The conclusion is that there is an increase in public knowledge about how to maintain and increase body resistance. It is hoped that with this activity the community can apply tips to increase the body's power in their daily lives. Keywords: Education, immune system, Covid-19
Edukasi Kesehatan Remaja Tentang Napza dan Kesehatan Jiwa di Sekolah Menengah Atas/Sederajat Kabupaten Kolaka Tukatman Tukatman; Rosani Naim; Ekawati Saputri; Mariany Mariany
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4347

Abstract

ABSTRAK Penyalahgunaan napza masih cukup tinggi di Indonesia. Pasien narkoba yang berusia 15 – 19  tahun di Rumah Sakit Ketergantungan Obat meningkat pada tahun 2013 sebanyak 54 orang. Begitupula halnya masalah kesehatan jiwa pada rentang usia 15 – 24 tahun dengan prevalensi 6,2% dengan gangguan depresi. Selain gangguan depresi, penyalahgunaan napza juga memberikan dampak pada kesehatan jiwa. Tujuan penyuluhan kesehatan ini adalah untuk memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA/sederajat di Kabupaten Kolaka terkait penyalahgunaan napza dan masalah kesehatan jiwa terkhusus pada remaja. Penyuluhan kesehatan ini berupa presentasi materi menggunakan media powerpoint. Seluruh siswa SMA mengikuti jalannya penyuluhan kesehatan hingga selesai. Hal ini dapat dilihat dengan keaktifan seluruh siswa selama mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan sehingga pemahaman terhadap napza dan kesehatan jiwa pun dapat meningkat. Kata Kunci :Edukasi, Napza, kesehatan jiwa  ABSTRACT Drug use is still quite high in Indonesia. Drug patients aged 15-19 years at the Rumah Sakit Ketergantungan Obat increased in 2013 as many as 54 people. Likewise, mental health problems in the age range 15-24 years with a prevalence of 6.2% with depressive disorders. Apart from depressive disorders, drug use also has an impact on mental health. The purpose of this health education is to provide information to increase the knowledge of high school/equivalent students in Kolaka Regency regarding drug use and mental health problems, especially in adolescents. This health counseling is in the form of material presentation using PowerPoint media. All high school students follow the health counseling to completion. This can be seen from the activeness of all students during health education activities so that their understanding of drugs and mental health can increase. Keywords : Education, drugs, mental health
Pembentukan Kader Deteksi Dini Risiko Tinggi Kia Dengan Menggunakan KSPR di Nagori Moho Kecamatan Jawa Maraja Kabupaten Simalungun Sri Hernawati Sirait; Zuraidah Zuraidah; Sukaisi Sukaisi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4696

Abstract

ABSTRAK Kematian ibu dan bayi baru lahir masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Deteksi dini kehamilan dengan faktor risiko adalah kegiatan yang dilakukan untuk menemukan  ibu hamil yang mempunyai faktor risiko dan komplikasi kebidanan. Kader kesehatan mempunyai peran besar dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat menolong dirinya untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk peningkatan kemampuan kader dalam  upaya deteksi dini, rujukan  kasus  resiko tinggi  kesehatan  maternal  khususnya ibu  hamil  dan  neonatal dalam  rangka kesiapan dan kesiagaan  komplikasi  bagi  ibu dan bayi baru  lahir (KIA)  melalui pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat. kegatan pengabdian masyarakat berupa pembentukan kader deteksi dini risiko tinggi KIA dengan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR) dilaksanakan April-Agustus 2017. Metode pelaksanaan berupa pembentukan kelas kader, pelatihan,  demonstrasi dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan diikuti oleh 20 orang kader pada Nagori Moho Kecamatan Jawa Maraja Kabupaten Simalungun. Sebelum dilakukan pelatihan yang dilakukan dalam empat sesi pertemuan terlebih dahulu diberi pre test mengenai topik yang akan dilatih dan setelah dilakukan pelatihan dan demonstrasi dilakukan post test. Kegiatan pengabdian masyarakat ditutup dengan praktek langsung di poskesdes dan penyerahan sertifikat bagi kader. Kegiatan pengabdian pembentukan kader deteksi dini resiko tinggi KIA dengan menggunakan KSPR berjalan dengan baik dan lancar dan telah dilaksanakan di 5 Posyandu di Nagori Moho, Kec. Jawa Maraja Kab. Simalungun. Kata Kunci: Deteksi dini risiko KIA, Kader, Posyandu  ABSTRACT Maternal and newborn deaths are still a public health problem in Indonesia. Early detection of pregnancy with risk factors is an activity carried out to find pregnant women who have risk factors and obstetric complications. Health cadres have a big role in efforts to improve the community's ability to help themselves to achieve optimal health status. The purpose of this community service is to increase the ability of cadres in early detection efforts, referral of high-risk cases of maternal health, especially pregnant and neonatal women in the context of readiness and preparedness for complications for mothers and newborns (KIA) through community-based health services. Community service activities in the form of forming cadres for early detection of high risk of MCH by using the Poedji Rochjati Score Card (KSPR) were carried out April-August 2017. The method of implementation was the formation of cadre classes, training, demonstrations and evaluations. Community service activities in the form of training were attended by 20 cadres at Nagori Moho, Jawa Maraja District, Simalungun Regency. Prior to the training, which was conducted in four meeting sessions, a pre-test was given on the topic to be trained and after the training and demonstration a post-test was conducted. Community service activities were closed with hands-on practice at the Posyandu and the delivery of certificates for cadres. Service activities for the formation of high risk early detection cadres of MCH by using KSPR went well and smoothly and have been carried out in 5 Posyandu in Nagori Moho, Kec. Java Maraja Kab. Simalungun.  Keywords: Early detection of MCH risk, Cadres, Posyandu
Edukasi: Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Vaksinasi Covid-19 di Dusun Tempit Desa Bajur Lombok Barat Ernawati Ernawati; Baik Heni Rispawati; Dewi Nursukma Purqoty; Fitri Romadonika; Raudatul Jannah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5460

Abstract

 ABSTRAK Vaksin Covid-19 merupakan bentuk pencegahan yang berfungsi mendorong pembentukan kekebalan tubuh sfesifik pada penyakit covid 19 agar terhindar dari tertular atau memungkinkan sakit berat. Sekitar 7,6 persen masyarakat yang menolak untuk divaksinasi dan 26,6 persen masyarakat belum memutuskan dan masih kebingungan untuk melakukan vaksinasi, sehingga diperlukan adanya edukasi kesehatan tentang vaksin Covid-19. Tujuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penyakit Covid-19, cara pencegahannya dan pemahaman tentang program vaksinasi Covid-19 di dusun tempit desa bajur lombok barat.. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa kegiatan edukasi menggunakan LCD untuk penyampaian materi dan peserta diberikan leaflet. Terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang program vaksinasi covid-19 dari 60% menjadi 90%. Kata Kunci: Covid-19, Vaksinasi, Penyuluhan  ABSTRACT A Covid-19 vaccine is a form of prevention that functions to encourage the formation of specific immunity for COVID-19 disease to avoid contracting or allowing serious illness. Around 7.6 percent of the people refuse to be vaccinated and 26.6 percent of the people have not decided and are still confused about getting vaccinated, so health education about the Covid-19 vaccine is needed. The goal after health education is carried out is that it is expected to increase public knowledge and understanding of the Covid-19 disease, how to prevent it, and understanding of the Covid-19 vaccination program in the tempest hamlet, Bajur Village, West Lombok. The activities carried out are in the form of educational activities using LCD to deliver material and participants were given leaflets. There is an increase in public knowledge and understanding of the covid-19 vaccination program from 60% to 90%. Keywords: Covid-19, vaccination, Counseling
Perawatan Tali Pusat Neonatus dan Manfaat Tali Pusat Terbuka Djati Aji Nurbiantoro; Febi Ratnasari; Nuryani Nuryani; Abdul Qohar; Achmad Jaenuri; Dedi Supandi; Asep Syaefullah; Fajar Muharom; Jaelani Jaelani; Julianus Zendrato; Ilham Efendi; Irwan Novendra; M Hasan Basri; Payumi Payumi; Sopian Solihin; Suhandi Suhandi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4644

Abstract

ABSTRAK Kematian neonatal akibat tetanus neonatorum dapat terjadi pada bayi, penyakit ini menginfeksi bayi baru lahir yang disebabkan oleh basil Clostridium tetani. Salah satu perawatan bayi baru lahir yang bertujuan untuk mencegah dan mengidentifikasi perdarahan atau infeksi secara dini adalah dengan melakukan perawatan tali pusat secara benar. Perawatan tali pusat yang dianjurkan adalah menggunakan perawatan tali pusat terbuka karena akan membantu pengeringan tali pusat lebih cepat. Tujuan kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan secara daring tentang perawatan tali pusat dengan baik dan benar dan manfaat tali pusat terbuka sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko terjadinya infeksi pada bayi baru lahir. Metode penyuluhan secara online menggunakan presentasi power point mengenai perawatan tali pusat dan manfaat tali pusat terbuka serta demonstrasi cara melakukan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir melalui aplikasi Zoom Meeting. Setelah dilakukan penyuluhan didapatkan peningkatan pengetahuan ibu-ibu tentang perawatan tali pusat dari 52,94% menjadi 83,33% dan manfaat tali pusat terbuka dari 54,90% menjadi 87,25%. Kata Kunci: perawatan tali pusat, manfaat tali pusat terbuka. ABSTRACT Neonatal death due to neonatal tetanus can occur in infants, this disease infects newborns caused by the bacillus Clostridium tetani. One of the newborn care that aims to prevent and identify bleeding or infection early is to perform proper care of the umbilical cord. The recommended umbilical cord care is to use an open umbilical cord treatment because it will help drain the cord faster. The purpose of this activity is to provide online counseling about proper and correct umbilical cord care and the benefits of an open umbilical cord so that it is expected to reduce the risk of infection in newborns. The online counseling method uses a power point presentation on umbilical cord care and the benefits of an open umbilical cord as well as a demonstration of how to perform umbilical cord care for newborns through the Zoom Meeting application. After counseling, it was found that the knowledge of mothers about umbilical cord care increased from 52.94% to 83.33% and the benefits of an open umbilical cord from 54.90% to 87.25%. Keywords: umbilical cord care, the benefits of an open umbilical cord.
Pemberdayaan Petani Desa Candijati dalam Pencegahan Covid-19 dan Peningkatan Status Ekonomi melalui Pembuatan Masker Jerami Aromaterapi Ika Rahmawati Sutejo; Adistha Eka Noveyani; Avita Lukmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5404

Abstract

ABSTRAK Mayoritas masyarakat Desa Candijati Arjasa Jember Jawa Timur bekerja di bidang pertanian  (64%). Desa Candijati merupakan penghasil padi terbanyak di Kecamatan Arjasa. Petani desa Candijati termasuk golongan masyarakat terdampak pandemi corona. Pembatasan mobilitas membuat petani kesulitan memasarkan produk pertaniannya. Harga produk pertanian menjadi anjlok. Pendapatan petani menjadi turun drastis. Hal ini mencetuskan kecemasan dan stress pada petani. Petani juga menghadapi ancaman terpapar covid selama pandemi, karena tidak mendapat informasi mengenai penyakit dan pencegahan yang benar. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengusul pengabdian menawarkan solusi kepada mitra petani kelompok tani Desa Candijati berupa penyuluhan mengenai penyakit covid dan pencegahannya serta pelatihan membuat masker beraromaterapi. Tujuan pengabdian ini adalah mencegah paparan Covid dan mengurangi stress pada petani serta meningkatkan status ekonomi petani. Metode kegiatan terdiri dari identifikasi keluhan/penyakit petani, pemberian penyuluhan mengenai penyakit dan pencegahannya, dan pelatihan pembuatan tisue  aromaterapi. Tisue aromaterapi yang terbuat dari jerami dan ditambahkan aroma jeruk disisipkan ke dalam masker kain 2 lapis. Selain mencegah paparan virus covid, aroma jeruk pada tisue saat dipakai dalam masker dapat meredakan kecemasan sehingga membantu mengurangi stress yang dialami petani. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu petani desa Candijati kecamatan Arjasa. Hasil akhir kegiatan ini berupa produk masker aromaterapi, peningkatan ketrampilan,  pemahaman dan kesehatan masyarakat. Kata Kunci: masker, aromaterapi, tisue, jerami, petani  ABSTRACT The majority of the people of Candijati Arjasa Jember East Java work in agriculture (64%). Candijati village is the largest rice producer in the Arjasa district. Candijati farmers are part of the community affected by the corona pandemic. Restrictions on mobility make it difficult for farmers to market their agricultural products. Prices of agricultural products have fallen. Farmers' incomes have fallen drastically. This triggers anxiety and stress in farmers. Farmers also face the threat of being exposed to covid during the pandemic, because they do not get information about the disease and proper prevention. Based on these problems, the team offered solutions to farmers of Candijati Village in the form of counseling about the covid disease and its prevention as well as training to make aromatherapy masks. The purpose of this program is to prevent exposure to Covid, reduce stress, and improve the economic status of farmers. The method of activity consists of identifying farmer complaints/diseases, providing counseling about diseases and their prevention, training in making aromatherapy tisue. This aromatherapy tissue made from straw and added with the aroma of citrus is inserted into a 2-ply cloth mask. In addition to preventing exposure to the covid virus, the smell of citrus on tissues when used in masks can relieve anxiety so that it helps reduce stress. The target of this activity is the farmers of Candijati village, Arjasa sub-district. The end result of this activity is aromatherapy mask products, skill improvement, understanding, and public health.  Keywords: masks, aromatherapy, tissue, straw, farmers

Page 33 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue