cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
Hubungan Pemeriksaan Antenatal Care Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Rsud Meuraxa, Banda Aceh Arief, Viviev Maulana; Abdullah, Fuadi; Salami, Salami
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.19144

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) merupakan masalah kesehatan global yang serius karena berkontribusi terhadap tingginya angka kematian bayi dan risiko gangguan kesehatan jangka panjang. Di Indonesia, prevalensi BBLR sebesar 11,5%, dan Provinsi Aceh mencatat angka yang lebih tinggi dari rata-rata nasional. Antenatal Care (ANC) merupakan layanan penting untuk mengurangi risiko kehamilan dan komplikasi kelahiran, termasuk kejadian BBLR. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pemeriksaan ANC dengan kejadian BBLR di RSUD Meuraxa, Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional retrospektif dengan data sekunder dari rekam medis ibu yang melahirkan pada Januari hingga Juni 2024. Teknik total sampling digunakan, dan diperoleh 11 ibu pasca persalinan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan bahwa 81,8% ibu yang tidak melakukan pemeriksaan ANC secara lengkap melahirkan bayi dengan BBLR, sedangkan hanya 18,2% ibu dengan pemeriksaan ANC lengkap yang mengalami BBLR. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara kelengkapan pemeriksaan ANC dan kejadian BBLR (p= 0,018). Temuan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan ANC yang rutin dan lengkap selama kehamilan guna menurunkan risiko kelahiran bayi dengan berat badan rendah.
Hubungan Curah Hujan Dan Suhu Udara Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Tulang Bawang Barat Yulian, Yoga; Rustika, Rustika; Djamaluddin, Abikusno
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.17967

Abstract

WHO mengklasifikasikan demam berdarah dengue (DBD) sebagai ancaman kesehatan global, terutama di wilayah tropis dan subtropis. Indonesia merupakan salah satu negara endemis DBD yang setiap tahunnya mencatatkan angka kematian akibat perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara curah hujan dan suhu udara dengan kejadian DBD di Kabupaten Tulang Bawang Barat selama tahun 2019–2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi ekologis menggunakan analisis deret waktu (time series). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD di Kabupaten Tulang Bawang Barat pada tahun 2019–2023 mencapai 1.238 kasus, dengan lonjakan kasus terjadi pada bulan Januari hingga Mei. Curah hujan tahunan tertinggi tercatat pada tahun 2020 sebesar 235 mm dan terendah pada tahun 2019 sebesar 101 mm. Suhu udara tahunan tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar 28,23°C dan terendah pada tahun 2022 sebesar 26,75°C. Hasil uji statistik Pearson menunjukkan nilai p-value < alpha 0,05, sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan antara curah hujan dan suhu udara dengan kejadian DBD di Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun 2019–2023. Curah hujan yang tinggi menyebabkan banyaknya genangan air yang mendukung perkembangan larva nyamuk. Peningkatan suhu udara memengaruhi perilaku menggigit nyamuk, jumlah gigitan rata-rata, serta pematangan parasit nyamuk yang memperpendek masa inkubasi virus DBD.
Korelasi Antara Lama Diabetes Mellitus Dan Kadar HbA1c Dengan Skor Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) Dan Diabetic Neuropathy Examination (DNE) Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Bintang Amin, Bandar Lampung Natalia, Desta; Sina, Muhamad Ibnu; Triswanti, Nia; Dharmawita, Dharmawita
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.20031

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 sering menyebabkan komplikasi berupa neuropati diabetik, yang dapat dinilai menggunakan skor Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) dan Diabetic Neuropathy Examination (DNE). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara lama menderita DM dan kadar HbA1c dengan skor DNS dan DNE pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan pasien yang telah didiagnosis DM tipe 2. Data diperoleh melalui pemeriksaan klinis dan laboratorium, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara lama menderita DM dengan skor DNS dan DNE (p < 0,05). Namun, tidak ditemukan korelasi yang signifikan antara kadar HbA1c dengan skor DNS maupun DNE (p > 0,05). Kesimpulannya, lama menderita DM berhubungan secara signifikan dengan derajat neuropati diabetik, sedangkan kadar HbA1c tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Korelasi Nilai Cycle Threshold Metode PCR Terhadap Prognosis Pasien COVID-19 Saputra, Gustiadi; Anita, Desi; Puspa, Egita Windrianatama
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.19574

Abstract

SARS-CoV-2 atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) merupakan virus penyebab sindrom pernapasan akut. Pasien COVID-19 dengan penyakit penyerta memiliki risiko lebih tinggi mengalami perburukan kondisi yang berat hingga fatal, sehingga memerlukan perhatian dan perlindungan yang lebih intensif. Prognosis COVID-19 dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam studi kasus dilaporkan bahwa tingkat kematian pada pasien COVID-19 berat mencapai 38%, dengan median lama perawatan di ICU hingga meninggal dunia adalah 7 hari. Pemeriksaan gold standard untuk COVID-19 adalah deteksi viral load melalui RT-PCR, yang memberikan gambaran nilai Cycle Threshold (CT), yaitu ukuran banyaknya virus dalam sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antara nilai CT dengan prognosis pasien COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 121 pasien COVID-19 yang menjalani pemeriksaan PCR di Laboratorium RSUD Kota Dumai. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin, dan data dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p sebesar 0,006 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara nilai CT dengan prognosis pasien COVID-19.
Kombinasi Kacamata Dan Lensa Kontak Lunak Untuk Penanganan Anisometropia: Laporan Kasus Vitriana, Anisa; Sirait, Susanti Natalya
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.19016

Abstract

Lensa kontak dan kacamata adalah perangkat optik untuk mengoreksi kelainan refraksi. Lensa kontak lebih sesuai untuk mengoreksi kelainan refraksi tertentu seperti anisometropia tinggi dibandingkan kacamata. Keuntungan menggunakan lensa kontak adalah gambaran retina yang sama meskipun kekuatan lensa tidak sama, berkurangnya efek prisma, dan hasil lapang pandang yang lebih luas. Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk melaporkan kasus penggunaan lensa kontak lunak dan kacamata secara bersamaan sebagai terapi optik dari anisometropia. Seorang pasien wanita berusia 35 tahun mengeluhkan penglihatan buram saat melihat jauh, terutama pada mata kanan. Mata kanan memiliki tajam penglihatan terbaik 0.63 dengan koreksi S -16.00 C -1.00 x 10, sedangkan mata kiri 1.0 dengan koreksi S -8.50 C -1.50 x 180. Pasien didiagnosis menderita miopia tinggi pada kedua mata, astigmatis miopia kompositus pada kedua mata dan ambliopia anisometropia pada mata kanan. Pasien kemudian diberikan terapi dengan kombinasi lensa kontak dan kacamata. Kelainan refraksi yang tinggi dan koreksi anisometropia dapat menjadi tantangan tersendiri. Lensa kontak dapat menjadi alternatif tatalaksana pada kasus kelainan refraksi tinggi yang disertai anisometropia.
Laporan Kasus: Wanita Usia 34 Tahun G4p3a0 Dengan Kista Ovarium Kurniawan, Bambang; Janah, Arfah Miftahul; Khayyi, Arief Muya Mambaul; Friscilla, Cerry Herina; Safiyra, Cut Lailan; Oktapriant, Diah; Asri, Ella Purlia Maya; Noviyanti, Fadhila; Nurputri, Hasya Syifa
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.19895

Abstract

Kista ovarium adalah kantung berisi cairan atau jaringan yang berkembang di dalam atau di permukaan ovarium. Laporan kasus ini membahas seorang pasien perempuan berusia 26 tahun, G4P0A3, hamil 13-14 minggu, yang datang ke IGD dengan keluhan nyeri hebat di perut bawah dan keluarnya gumpalan darah. Diagnosis utama ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan penunjang berupa USG yang menunjukkan adanya massa di ovarium berukuran 6,65 cm x 8,77 cm. Penatalaksanaan dilakukan melalui tindakan laparatomi untuk mengangkat kista. Prognosis pasien baik dengan pemulihan yang menunjukkan perbaikan klinis secara bertahap. Laporan ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan pendekatan multidisiplin dalam menangani kista ovarium untuk mencegah komplikasi yang mengancam kehamilan dan kesehatan pasien.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Kejadian Anemia Dalam Kehamilan Di Puskesmas Kopelma Darussalam, Kota Banda Aceh Salsabila, Salsabila; Safirza, Satria; Gani, Shella Widya
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.17675

Abstract

Anemia dalam kehamilan terjadi ketika kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dL pada trimester pertama dan ketiga, serta kurang dari 10,5 g/dL pada trimester kedua. Secara global, prevalensi anemia pada ibu hamil mencapai 41,8%. Di Indonesia, angka tersebut meningkat dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% pada tahun 2018. Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan ibu hamil; semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin baik pula upaya pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kejadian anemia di Puskesmas Kopelma Darussalam, Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), melibatkan 79 ibu hamil sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia (nilai p < 0,01). Sebanyak 41 responden (51,9%) memiliki pengetahuan yang baik, dan mayoritas (52 orang atau 65,8%) tidak mengalami anemia. Ibu hamil usia >35 tahun yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 4 orang (57,1%), dan seluruh ibu dengan pendidikan terakhir S2 memiliki pengetahuan baik (3 orang, 100%). Sebagian besar ibu bekerja juga memiliki pengetahuan baik (18 orang, 69,2%). Sumber informasi yang paling umum disebutkan adalah buku kesehatan (2 orang, 100%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dan kejadian anemia. Ibu dengan pengetahuan yang baik cenderung tidak mengalami anemia.
Analisis Hubungan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Dengan Kejadian Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran Ranni, Ranni; Rustika, Rustika; Erwin, Tubagus
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.18163

Abstract

Data Profil Puskesmas Bernung tahun 2023 menyatakan bahwa terdapat 4 dari total 8 desa yang belum 100% memiliki jamban sehat, tempat pengelolaan sampah rumah tangga yang layak belum tersedia secara merata 865 (7,4%), dan saluran pengelolaan limbah cair masih belum difungsikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi, gambaran diare, gambaran STBM dan hubungan STBM dengan kejadian diare di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung. Desain penelitian cross-sectional dengan jumlah populasi 116 orang dan sampel 98 orang, menggunakan teknik sampling acak sederhana yang berinstrument menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara Cuci Tangan Pakai Sabun dengan kejadian Diare (P-value=0,031; OR=0,352), dan hasil penelitian juga menunjukan tidak ada hubungan antara Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (P-value=0,565; OR=1,313), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (P-value=0,409; OR=0,672), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (P-value=0,070; OR=2,550), dan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga dengan kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung tahun 2024 (P-value=0,839; OR=0,896). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui pemasangan poster di tempat umum dan pelibatan aktif warga di Wilayah Kerja Puskesmas Bernung. Penelitian ini juga menyarankan bagi penelitian selanjutnya  dengan variabel tambahan untuk pengembangan program STBM.
Hubungan Dan Keberadaan Bakteri Escherichia coli Dalam Air Minum Dengan Kejadian Balita Pendek Di Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo Sari, Dewi Puspito; Maharani, Nine Elissa; Nurbaya, Fiqi; Ardhiyanto, Rise Vivid; Yuliatin, Yuliatin; Kusumaningpanglipur, Syallom
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.16529

Abstract

Kecamatan Nguter di Kabupaten Sukoharjo memiliki prevalensi balita gizi kurang yang melebihi ambang batas (<7,75%) dan merupakan yang tertinggi di kabupaten, yaitu sebesar 12,9%. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi adalah konsumsi air minum yang terkontaminasi, khususnya di Desa Plesan dan Kedungwinong, di mana keberadaan bakteri Escherichia coli dalam air minum diduga dapat menyebabkan infeksi dan penyakit diare, sehingga menurunkan berat badan balita dan memicu kejadian balita pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keberadaan bakteri E. coli dalam air minum dengan kejadian balita pendek di Kecamatan Nguter. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sebanyak 30 orang ibu dari balita pendek menjadi responden. Variabel bebas adalah keberadaan E. coli dalam air minum, sedangkan variabel terikat adalah kejadian balita pendek. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan hasil uji laboratorium bakteriologis terhadap air minum balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keberadaan E. coli dalam air minum dengan kejadian balita pendek di Kecamatan Nguter, Sukoharjo (p= 0,804).
Pengaruh Inhalasi Aromaterapi Minyak Esensial Lemon Dalam Mengurangi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester Pertama Muliana, Muliana; Aiman, Ummu
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.19778

Abstract

Di Provinsi Aceh, sebanyak 21,54% ibu hamil mengalami mual dan muntah. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menghambat perkembangan janin dan meningkatkan risiko IUGR (Intrauterine Growth Restriction), kelahiran prematur, serta kelainan bawaan. Berdasarkan wawancara dengan 10 ibu hamil yang menjalani pemeriksaan di Praktik Mandiri Bidan Eva Yanti di Kuta Baro, Aceh Besar, diketahui bahwa mereka belum pernah mengenal atau mencoba penggunaan minyak esensial lemon sebagai upaya mengatasi mual dan muntah selama trimester pertama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh inhalasi aromaterapi minyak esensial lemon terhadap keluhan mual dan muntah pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pre-test–post-test. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari populasi 27 ibu hamil trimester pertama yang mengalami mual dan muntah, dengan jumlah responden sebanyak 5 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dengan nilai p= 0,000 (p < 0,005), yang mengindikasikan bahwa aromaterapi lemon efektif dalam meredakan mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Praktik Mandiri Bidan Eva Yanti.