cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Gedong Air Bandar Lampung Iskandar, Fryiska Fauziah; Putri, Devita Febriani; Amirus, Khoidar
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i2.21003

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang terus meningkat, terutama di negara dengan status ekonomi menengah ke bawah. Kepatuhan dalam pengobatan menjadi faktor kunci dalam mengelola kondisi ini dan mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan DM tipe 2 di Puskesmas Gedong Air, Bandar Lampung dengan menggunakan pendekatan Health Belief Model (HBM). Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode purposive sampling, melibatkan 188 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi kerentanan (p= 0,015), persepsi keparahan (p= 0,001), persepsi manfaat (p= 0,014), persepsi hambatan (p=0,003), dan kepercayaan diri (p= 0,022) dengan kepatuhan pengobatan. Faktor dominan yang paling mempengaruhi kepatuhan adalah persepsi hambatan dengan odds ratio (OR) 2,330 setelah dikontrol oleh variabel persepsi kerentanan. Persepsi hambatan meliputi kendala fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi yang dihadapi pasien dalam menjalani pengobatan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi berbasis edukasi, dukungan psikososial, dan kemudahan akses layanan kesehatan.
Perbandingan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Buah Mangga (Mangifera indica L.) Dan Vitamin C Menggunakan Metode DPPH Thursina, Cut Syarifa; Nurkhalika, Rachmi; Sakinah, Sakinah
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.21952

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang berperan penting dalam menangkal dan memperbaiki kerusakan sel yang ditimbulkan radikal bebas yang juga berpotensi menimbulkan stres oksidatif di dalam sistem biologis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol kulit buah mangga (Mangifera indica L.) dibandingkan vitamin C sebagai kontrol positif. Metode maserasi dipilih sebagai proses ekstraksi sampel dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Uji skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid dan triterpenoid. Temuan skrining fitokimia mengindikasikan adanya senyawa metabolit sekunder yang ada pada sampel segar, simplisia maupun ekstrak. Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan, dengan pembacaan absorbansi pada panjang gelombang 515,60 nm melalui spektrofotometri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ yang diperoleh dari ekstrak etanol kulit mangga adalah 29,38 µg/mL, sedangkan vitamin C menunjukkan aktivitas antioksidan lebih tinggi dengan nilai IC₅₀ sebesar 5,08 µg/mL. Berdasarkan kategori daya antioksidan, kedua sampel termasuk dalam kelompok antioksidan “sangat kuat.” Temuan ini mengindikasikan bahwa “kulit buah mangga berpotensi menjadi sumber antioksidan alami yang efektif”.
Hubungan Pola Asuh Makan, Riwayat Pemberian Asi Ekslusif Dengan Status Gizi Kurang Pada Balita Usia 2-3 Tahun Fitriani, Anisa; Soraya, Siti; Rizqi, Retno Inten
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.20181

Abstract

Wasting (gizi kurang) merupakan masalah dengan kategori malnutrisi akut yang secara tidak langsung dapat mengakibatkan risiko kesakitan bahkan meningkatkan risiko kematian pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Makan, Riwayat Pemberian ASI Ekslusif Dengan Status Gizi Kurang Pada Balita Usia 2-3 Tahun Di Puskesmas Gempol Kabupaten Karawang Tahun 2024. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Deskriptif analitik dengan desain cross sectional, Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai balita dengan jumlah populasi sebanyak 429 responden. Besar sampel yaitu 81 responden dengan rumus slovin. Hasil Analisa data menggunakan Chi Square didapatkan hasil terdapat hubungan antara pola asuh makan dengan kejadian status gizi kurang pada balita usia 2-3 tahun dengan nilai p value (0.000) dan terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian status gizi kurang pada balita usia 2-3 tahun dengan nilai p value (0.005). Disarankan kepada orang tua balita agar lebih memperhatikan pola asuh makan yang baik dan benar terutama responden yang mengalami masalah gizi seperti gizi kurang, sedangkan untuk yang status gizinya normal tetap pertahankan pola makan agar anak yang awalnya normal tidak sampai jatuh ke masalah gizi seperti gizi kurang bahkan gizi buruk.
Relevansi Kejadian Hipertensi Terhadap Tingkat Pemahaman Masyarakat Desa Winowanga Sulawesi Tengah Putrie, Intania Riska; Saleh, Andi Khofifah Indah; Nabila, Fidya Fika; Ikhsani, Nur Ilmi; Samitha, Vitti Metta; Sakti, Muhammad Iradat
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.19627

Abstract

Penyakit menular menjadi penyebab kematian cukup tinggi atau setara 74% dari total kasus tercatat. Hipertensi merupakan contoh penyakit tidak menular yang menjadi penyakit dengan angka kematian tertinggi. Berdasarkan data Puskesmas Maholo menunjukkan bahwa hipertensi menempati urutan pertama tertinggi di Kecamatan Lore Timur sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kejadian hipertensi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Winowanga, Kecamatan Lore Timur. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengukuran tekanan darah menggunakan Sphygmomanometer digital OMRON HEM-8217 serta pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner. Data hasil pengukuran kemudian dianalisis menggunakan SPPS dengan uji analisis deskriptif dan uji korelasi somer'd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 25 orang mengalami Hipertensi (50%) dan 7 orang mengalami Pre-Hipertensi (14%). Kategori usia penderita hipertensi dan pre-hipertensi terbanyak pada usia lansia. Berdasarkan uji korelasi somers’d memperlihatkan hasil yang tidak terdapat korelasi antara tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi di Desa Winowanga (p=0,795). Diharapkan penelitian selanjutnya dapat menggunaan alat tensi manual dan tensi digital serta pemberian pretest untuk pengukuran tingkat pengetahuan.
Lactobacillus Sp. Di Rongga Mulut: Patogen Atau Probiotik? Rahmatari, Bandaru; Wahyuni, Ratna; Alfedo, James Kevin; Winarno, Indah Dwi; Sari, Meirna Dewita; Mustriana, Ratna
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.21440

Abstract

Lactobacillus sp. menunjukkan peran ganda sebagai patogen dan probiotik dalam rongga mulut. Beberapa spesies tertentu, seperti L. casei, L. paracasei, dan L. rhamnosus, sering dikaitkan dengan perkembangan karies gigi karena kemampuannya sebagai asidogenik dan pembentuk biofilm, yang memungkinkan berkembang biak dengan baik di lingkungan dengan pH rendah dan berkontribusi pada demineralisasi gigi. Sebaliknya, spesies lain seperti L. crispatus, L. salivarius, dan L. gasseri menunjukkan sifat probiotik yang signifikan, termasuk penghambatan patogen oral utama (misalnya, Streptococcus mutans dan Porphyromonas gingivalis), pengurangan inflamasi, dan peningkatan imunitas mukosa mulut. Strain probiotik Lactobacillus dapat memulihkan keseimbangan mikroba, menghasilkan zat antimikroba seperti asam organik, hidrogen peroksida, dan bakteriosin, serta membentuk biofilm pelindung yang membatasi kolonisasi patogen. Dampak Lactobacillus pada rongga mulut sangat bergantung pada strain dan konteksnya, dengan beberapa strain meningkatkan kesehatan mulut sementara yang lain dapat memperburuk penyakit. Dengan demikian, aplikasi probiotik Lactobacillus yang ditargetkan memberikan harapan untuk mencegah dan mengelola penyakit mulut, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi mekanisme dan memastikan keamanan secara klinis.
Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Kejadian Non-Proliferative Dan Proliferative Retinopati Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Bintang Amin Istutilah, Nabila Faradita; Kriswiatiny, Rina; Dalfian, Dalfian; Prasetia, Toni
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.20074

Abstract

Retinopati diabetik ialah komplikasi mikrovaskular dari diabetes melitus tipe 2, yang bisa mengakibatkan kerusakan pembuluh darah retina dan kebutaan. Di Indonesia, 43,1% penderita diabetes tipe 2 menderita retinopati diabetik, dan jumlah ini terus meningkat. Ada dua jenis retinopati diabetik: proliferatif pada fase yang lebih lanjut dan non-proliferatif pada tahap awal. Usia, kontrol gula darah, dan jenis kelamin diketahui berdampak pada progresivitas retinopati diabetik. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh jenis kelamin terhadap prevalensi retinopati diabetik non-proliferatif dan proliferatif pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RS Bintang Amin pada tahun 2024 menjadi tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan data sekunder dari hasil rekam medik. Dari 101 sampel yang diteliti, 62 (61,4%) sampel berjenis kelamin perempuan dan 39 (38,6%) sampel berjenis kelamin laki-laki. Dengan prevalensi retinopati diabetik untuk kategori proliferatif sebanyak 51 (50,5%) sampel dan nonproliferatif sebanyak 50 (49,5%) sampel. Hasil menyatakan bahwa mayoritas perempuan mengalami retinopati diabetik kategori proliferative, sedangkan laki-laki sebagian besar mengalami kategori non-proliferative. Tidak ditemukan pengaruh yang bermakna pada jenis kelamin dengan prevalensi non-proliferative dan proliferative retinopati diabetic, dimana p-value = 0,626 dan Odds Ratio (OR) 1,3.
Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Tingkat Kepuasan Keluarga Pasien Pada Pelayanan Farmasi Di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Lampung Khoirunisa, Syalina; Arisandi, William; Hermawan, Nur Sefa Arief
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.18164

Abstract

Peningkatan mutu pelayanan merupakan hal yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dan harapan pasien. Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada pelayanan farmasi menunjukkan beberapa aspek pelayanan yang masih kurang memuaskan, serta keluhan dari pengunjung terkait waktu tunggu dan kualitas layanan seperti sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap tingkat kepuasan keluarga pasien pada pelayanan farmasi di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Provinsi Lampung. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang merupakan keluarga pasien yang pernah memanfaatkan pelayanan farmasi, diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan Guttman. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan statistik uji Chi-Square. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan pasien yang tinggi yaitu (80%) dengan penilaian positif terhadap dimensi mutu layanan berupa bukti fisik 70%, kehandalan 64%, ketanggapan 75%, jaminan 78% dan kepedulian 79%. Dan terdapat hubungan signifikan antara semua dimensi mutu layanan dengan kepuasan pasien (p < 0,05). Disarankan agar RSJD Provinsi Lampung meningkatkan fasilitas dan menerapkan sistem antrian elektronik untuk mengurangi waktu tunggu. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan dan penelitian selanjutnya dalam pengembangan mutu pelayanan kesehatan jiwa.
Hubungan Sumber Air Bersih Dan Perilaku Cuci Tangan Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Kelurahan Labuhan Ratu Ardana, Veronika; Nuryani, Dina Dwi; Amirus, Khoidar; Ekasari, Fitri
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.21823

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada balita yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Labuhan Ratu. Data Puskesmas setempat menunjukkan peningkatan kasus dari 169 kasus pada tahun 2023 menjadi 497 kasus pada tahun 2024, yang mengindikasikan adanya permasalahan pada faktor-faktor risiko yang memengaruhi kejadian diare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sumber air bersih dan perilaku cuci tangan ibu dengan kejadian diare pada balita. Penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang ini melibatkan 85 ibu yang memiliki balita berusia 1–5 tahun, dengan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (60%) menggunakan sumber air bersih yang tidak memenuhi syarat kesehatan, dan 60% ibu memiliki perilaku cuci tangan yang kurang baik. Kejadian diare ditemukan pada 67,1% balita, dengan hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sumber air bersih dengan kejadian diare (p=0,0001; OR=10,154) serta antara perilaku cuci tangan ibu dengan kejadian diare (p=0,0001; OR=10,154). Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan akses terhadap air bersih dan promosi perilaku cuci tangan yang benar sebagai upaya pencegahan diare pada balita.
Cephalgia Cluster : Laporan Kasus Aziz, Afrizal Malik Abdul; Sina, Muhamad Ibnu
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.20160

Abstract

Pasien usia 21 tahun datang ke poli saraf RSPBA dengan keluhan sakit kepala hilang timbul kurang lebih satu tahun, sakit yang dirasakan seperti tertimpa, terikat, berdenyut dan seperti berat dan penuh ketika Os melihat ke arah bawah. Keluhan memberat saat pasien sedang bekerja dan OS sering merasakan pilek. Ketika bekerja Os merasa meler dan berniat membuang ingus, setelah ingus dikeluarkan Os seketika langsung sakit di kening sampai ke leher yang luar biasa dan yang paling sakit di kening sebelah kiri dan pipi sebelah kiri. Saat balita pria tersebut memiliki riwayat asma, riwayat cabut gigi atas bagian kiri dan terdapat gigi yang bolong. Riwayat jatuh atau trauma disangkal, penurunan kesadaran disangkal. Tidak merasakan mual dan muntah. TD 120/70 mmHg, Nadi 81x/menit, RR : 20X/menit dan Suhu 36,6 C. Pada pemeriksaan neurologi (saraf kranial, rangsang meningeal) tidak ditemukan kelainan, pemeriksaan motorik dan sensorik tidak ditemukan kelainan, pemeriksaan reflek fisiologis dan patologis tidak ditemukan kelainan. Diagnosis Cephalgia ec Cluster Headache + Sinusitis Maxillaris. Tatalaksana diberikan IVFD RL 500cc 20 tpm, Injeksi Ondansetron 1 amp, Injeksi Mecobalamin 1 amp, Injeksi. Citicolin 250 mg, Injeksi Ketorolac 1 amp. Prognosis pada pasien ini yaitu dubia ad bonam.
Pemanfaatan Minyak Atsiri Litsea Elliptica Blume Dalam Formulasi Minyak Gosok Syahputra, Guritno; Arianto, Vicky; Eraprihatini, Alifa Meta; Handayani, Indri Astuti
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.19936

Abstract

Salah satu tanaman potensial yang berasal dari Pulau Kalimantan adalah Litsea elliptica Blume di mana daunnya mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri dari Litsea elliptica Blume juga mengandung terpineol dan undecanol yang memiliki aroma menarik sehingga sering digunakan dalam komposisi parfum. Selain minyak atsiri Litsea, penelitian ini juga menggunakan kombinasi minyak atsiri lavender dan minyak atsiri Cajuputi dalam formulasi minyak gosok dengan tujuan untuk mengevaluasi hasil analisis fisika, serta uji hedonik dari sediaan minyak gosok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan civitas akademika STIKes IKIFA sebagai responsi uji hedonik. Formula dibagi menjadi 2 jenis, yaitu formula LL (Litsea + Lavender) dan formula LC (Litsea + Cajuputi) di mana tiap formula memiliki 3 sub formula dengan perbedaan pada perbandingan kombinasi minyak atsiri & bahan dasar yang dipakai yaitu menthol, camphora dan virgin coconut oil sebagai base. Pengujian Organoleptik menunjukkan bahwa baik formula LC atau formula LL menunjukkan aroma khas dari minyak atsiri masing - masing. Seluruh minyak gosok berwarna bening kekuningan, dengan rasa panas di kulit saat digunakan & sediaan berbentuk jernih & homogen. Pada pengujian keasaman, seluruh formula memiliki pH 5 di mana pH tersebut memenuhi syarat pH kulit yaitu 4,2-6,5. Uji hedonik dilakukan kepada 5 kategori, yaitu aroma, warna, rasa, kejernihan serta formula mana yang secara keseluruhan paling disukai. Hasilnya menunjukkan formula LL1 merupakan formula dengan aroma dan warna paling disukai dengan persentase 53% dan 42%. Formula LC1 merupakan formula yang paling disukai dari segi rasa. Formula LL2 merupakan formula yang kejernihannya paling disukai dengan 56%. Sedangkan LL3 merupakan formula paling disukai secara keseluruhan dengan persentase 33,33%.