cover
Contact Name
Ade Indra Saputra
Contact Email
admin@literasikitaindonesia.com
Phone
+6285227281672
Journal Mail Official
admin@literasikitaindonesia.com
Editorial Address
-
Location
Kab. muaro jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Literasiologi
ISSN : 27455440     EISSN : 26563320     DOI : https://doi.org/10.47783/literasiologi
Core Subject : Education, Social,
Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.
Arjuna Subject : -
Articles 563 Documents
Deskripsi Mendalam untuk Memastikan Keteralihan Temuan Penelitian Kualitatif Wulandari, Tri; Sari, Dewi Purnama; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.674

Abstract

Penelitian kualitatif memiliki peran penting dalam memahami fenomena sosial, budaya, dan perilaku manusia. Salah satu tantangan dalam penelitian kualitatif adalah memastikan keteralihan temuan, yaitu sejauh mana temuan penelitian dapat diterapkan atau dialihkan ke konteks atau situasi lain dengan relevansi yang tinggi. Untuk mengatasi tantangan ini, peneliti harus menerapkan strategi yang tepat. Artikel ini membahas beberapa strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keteralihan temuan penelitian kualitatif, seperti pemilihan kasus penelitian yang kaya informasi, deskripsi yang jelas dan rinci, keterlibatan partisipan, pembandingan dengan penelitian lain, dan penggunaan bahasa yang lugas. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, peneliti dapat memastikan bahwa temuan penelitiannya memiliki keteralihan yang memadai.
Strategi Perencanaan Mewujudkan Kemandirian Pondok Pesantren Al - Munawwaroh Kepahiang Aprida, Oma; Harahap, Emmi Kholilah; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.690

Abstract

Penelitian ini di latarbelakangi pentingnya identifikasi terkait kemandirian ekonomi yang ada di Pondok Pesantren yang berfungsi untuk melihat secara fenomena keterlibatan kyai dan santri dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren, karena selama ini pesantren hanya dilihat sebagai lembaga dakwah islam serta lembaga pendidikan akan tetapi pesantren sebagai suatu lembaga pemberdayaan masyarakat di bidang ekon omi masih banyak yang belum di-ekspos-secara detel dan mendalam. Penelitian ini berfokus kepada tujuan untuk mengetahui strategi kyai dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Pondok Pesantren Al-Munawaroh serta juga startegi dalam mewujudkan kemandirian pesantren. Metode ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana tehnik pengumpulan datanya menggunakan cara dokumentasi, observasi dan wawancara secara menyeluruh kepada kyai dan beberapa santri di pondok pesantren tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan 1). Strategi untuk mewujudkan kemandirian pondok pesantren adalah dengan menggunakan stretegi capacity building, memperkuat kelembagaan, transfer pengetahuan dan memperkuat jaringan. 2). Strategi santri dalam mewujudkan kemandirian pesantren sebagai pembantu Pengasuh dalam mewujudkan kemandirian pesantren.
Pengembangan Bahan Ajar Kewarganegaraan (Kwn) Berbasis Alquran Dan Hadits Kurniawan, Kurniawan; Hakim, Ihsan Nul
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan memproduksi bahan ajar berupa bahan ajar suplemen(BAS) pembelajaran Kewarganegaraan mahasiswa prodi PGMI berbasis Alquran dan Al Hadits, yang dikembangkan dengan Model ADDIE (analisis, disain, development, implementasi, evaluasi). Penelitian pengembangan ini menggunakan instrumen angket dengan analisis deskriptif kualitatif, dan statistik kuantitatif. Berdasarkan hasil uji ahli Bahasa, Kelayakan Isi, dan Kelayakan Penyajian BAS dalam kategori Valid, Layak, dan Praktis.
Konsep Manajemen Berbasis Sekolah Yana, Leli; Annur, Saipul; Sumarto, Sumarto
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.692

Abstract

Pendidikan pada dasarnya ditujukan untuk menyiapkan manusia menghadapi masa depan agar hidup lebih sejahtera, baik sebagai individu maupun secara kolektif sebagai warga masyarakat, bangsa maupun antar bangsa. Bagi pemeluk agama, masa depan mencakup kehidupan di dunia dan pandangan tentang kehidupan hari kemudian yang bahagia. Pendidikan kita belum sepenuhnya dapat memenuhi harapan masyarakat. Fenomena itu ditandai dari rendahnya mutu lulusan, penyelesaian masalah pendidikan yang tidak tuntas, atau cenderung tambal sulam, bahkan lebih berorientasi proyek. Akibatnya, sering kali hasil pendidikan mengecewakan masyarakat. Mereka terus mempertanyakan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dalam dinamika kehidupan ekonomi, politik , sosial, dan budaya. Kualitas lulusan pendidikan kurang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dan pembangunan, baik industri, perbankan, telekomunikasi, maupun pasar tenaga kerja sektor lainnya yang cenderung menggugat eksistensi sekolah. Bahkan SDM yang disiapkan melalui pendidikan sebagai generasi penerus belum sepenuhnya memuaskan bila dilihat dari segi akhlak, moral, dan jati diri bangsa dalam kemajemukan budaya bangsa. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat menjadi pesimis terhadap sekolah. Ada anggapan bahwa pendidikan tidak lagi mampu menciptakan mobilitas sosial mereka secara vertikal, karena sekolah tidak menjanjikan pekerjaan yang layak. Sekolah kurang menjamin masa depan anak yang lebih baik. Sebagaimana diungkapkan di muka, perubahan paradigma baru pendidikan kepada mutu (quality oriented) merupakan salah satu strategi untuk mencapai pembinaan keunggulan pribadi anak.
Konseling Islami Menggunakan Pendekatan Gestalt untuk Meningkatkan Kesadaran Diri Siswa Aini, Jannatun; Ristianti, Dina Hajja; Sumarto, Sumarto
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.693

Abstract

Problem yang ada didiri siswa bersember dari faktor psikis individual (internal), dan faktor eksternal sosial, keluarga dan lingkungan. Mengatasi masalah tersebut konseling dengan pendekatan spiritual juga penggunaan teori Gestalt untuk Meningkatkan kesadaran diri Siswa. Masalah dalam penelitian ini adalah kesadaran diri siswa yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kesadaran diri dengan menggunakan konseling gestalt.Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Subjek penelitian sebanyak tiga siswa. Teknik Pengumpulan data menggunakan wawancara konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling gestalt dapat meningkatkan kesadaran diri siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan ketiga subjek setelah pelaksanaan konseling berbasis islami dengan teori gestalt yaitu: sadar akan keadaan fisiknya, sadar akan kemampuannya, dan tidak bergantung pada orang lain.Simpulan penelitian ini adalah konseling gestalt dapat meningkatkan kesadaran diri siswa.
Kurikulum Berbasis Kecerdasan Buatan: Menyongsong Revolusi Pendidikan Mulyadi, Mulyadi; Ilyas, Muhammad; Kafrawi, Kafrawi; Syahid, Abdul; Liriwati, Fahrina Yustiasari
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.694

Abstract

Revolusi teknologi yang sedang berlangsung telah mengubah hampir setiap aspek kehidupan kita, termasuk pendidikan. Dalam era ini, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) muncul sebagai kekuatan yang mampu mengubah lanskap pendidikan. Kurikulum berbasis kecerdasan buatan telah menjadi subjek penting dalam upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan konsep kurikulum berbasis kecerdasan buatan dan bagaimana implementasinya dapat membantu menyongsong revolusi pendidikan. Pertama, kami membahas definisi dan prinsip dasar kecerdasan buatan serta peran utamanya dalam konteks pendidikan. Kemudian, kami menyoroti keuntungan utama yang dapat diperoleh dari penggunaan kecerdasan buatan dalam kurikulum, termasuk personalisasi pembelajaran, adaptabilitas, dan analisis data yang lebih mendalam. Selanjutnya, kami menggambarkan beberapa contoh implementasi kurikulum berbasis kecerdasan buatan di berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Kami menyoroti penggunaan kecerdasan buatan dalam merancang kurikulum yang responsif, yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu siswa. Selain itu, kami menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran melalui pemberian umpan balik real-time dan pengembangan konten yang disesuaikan. Kemudian, kami mengulas beberapa tantangan yang perlu diatasi dalam mengimplementasikan kurikulum berbasis kecerdasan buatan, termasuk masalah privasi data dan kurangnya pemahaman tentang teknologi ini di kalangan pendidik. Kami juga membahas isu etika yang perlu diperhatikan dalam penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan. Akhirnya, kami menyimpulkan bahwa kurikulum berbasis kecerdasan buatan memiliki potensi besar untuk menyongsong revolusi pendidikan. Namun, penting untuk melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pendidik, siswa, dan masyarakat, dalam proses perancangan dan implementasi kurikulum ini. Dengan demikian, pendidikan dapat menjadi lebih personal, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan individu, membuka peluang baru untuk pengembangan potensi siswa dan menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Esi Hairani, Esi; Nurilahi, Atsmanih
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam, mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu, lembar observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang berlokasi di Dusun Batujaya kecamatan Batujaya kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak lumayan baik karena adanya pembelajaran yang dilakukan orang tua terutama pembelajaran Pendidikan Agama Islam, seperti aqidah, ibadah, dan akhlak dengan menggunakan bahan ajar dan metode yang berpariasi, serta dapat diketahui dari tingkat pengetahuan dan pemahaman anak tentang sholat, berpuasa, mengaji, sopan santun, penurut dan menghargai orang lain. Peran yang dilakukan orang tua dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam diantaranya, orang tua berperan sebagai pendidik, sebagai model (panutan), sebagai motivator dan fasilitator, dan orang sebagai pembimbing.
Urgensitas Perjanjian Perkawinan dalam Membentuk Keluarga Sakinah Suprapti, Hartika; Saputra, Hasep; Dedi, Syarial
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.696

Abstract

Perjanjian perkawinan merupakan langkah persiapan untuk memasuki bahtera rumah tangga, yang harus mematuhi prinsip-prinsip syari'at Islam.Fungsinya adalah untuk mengurangi potensi perselisihan antara suami dan istri serta memberikan kerangka hukum yang jelas mengenai hak dan kewajiban mereka. Dalam Islam, hukum memiliki tujuan tertentu yang disebut maqasyid syari'ah, yang bertujuan untuk kemaslahatan manusia, terutama dalam konteks perkawinan. Sementara dalam hukum negara, tujuan utamanya adalah kebaikan dan kepentingan masyarakat secara umum. Dengan mempertimbangkan kedua tujuan ini, penelitian ini akan mengeksplorasi pertanyaan mengenai peran perjanjian perkawinan dalam mencapai tujuan-tujuan tersebut: (1) Bagaimana urgensitas perjanjian perkawinan dalam sebuah perkawinan, (2) Bagaimana urgensitas perjanjian perkawinan dalam membentuk keluarga sakinah perspektif hukum keluarga islam. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini mengadopsi pendekatan penelitian pustaka(library research), dengan data penelitian yang diperoleh melalui metode kualitatif, mengandalkan pengumpulan data melalui studi dokumen.Setelah data terkumpul, dilakukan pengolahan dan analisis menggunakan teori maqashid syari’ah. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa dalam literatur fiqh klasik, istilah "Persyaratan dalam Perkawinan" sering digunakan untuk merujuk pada perjanjian perkawinan dengan makna yang sama. Menurut pandangan mayoritas ulama fiqh, termasuk Imam Syafi'i, Imam Hanafi, Imam Maliki, dan Imam Hambali, perjanjian perkawinan diperbolehkan asalkan syarat-syarat yang ditetapkan tidak bertentangan dengan prinsipprinsipsyari'at Islam. (2) Urgensitas perjanjian perkawinan dalam membentuk keluarga sakinah persfektif hukum islam dalam nikah itu hukum nya mubah (boleh) dalam arti tidak semua yang melakukan pernikahan harus membuat perjanjian. syarat-syarat yang tidak menyalahi tuntutan perkawinan dan ada larangan secara khusus namun tidak ada tuntunan dari syara’ untuk dilakukan.
Masalah Perkotaan dalam Musik (Analisis Wacana pada Lirik lagu Banyak Asap di Sana karya Efek Rumah Kaaca) Hastuti, Istrini Puji; Rifa’i, Ahkhmad
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.704

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan urbanisasi tercepat di dunia, diproyeksikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) akan memiliki 66,6% penduduknya tinggal di wilayah perkotaan pada tahun 2035, dengan perkiraan jumlah penduduk perkotaan mencapai 57,3% dari total populasi pada tahun 2020-an. Pada tahun 2023, Jakarta menjadi kota dengan populasi terbesar mencapai 10 juta penduduk. Kehidupan perkotaan yang kompleks dan masalah lingkungan yang dihadapi di banyak kota sering tercermin dalam karya musik. Penelitian ini menganalisis wacana mengenai masalah perkotaan melalui studi kasus lirik lagu "Banyak Asap di Sana" karya Efek Rumah Kaca. Metode analisis wacana digunakan untuk memahami bagaimana lagu ini menggambarkan dan mengkritik permasalahan perkotaan di Indonesia, dengan menggunakan analisis wacana kritis model Van Dijk yang terdiri dari tiga dimensi: dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis beberapa tema kunci yang terungkap dalam lirik lagu tersebut, termasuk polusi udara, ketimpangan ekonomi, urbanisasi tidak terkendali, dan perubahan ekosistem. Temuan menunjukkan bahwa lagu ini secara artistik dan emosional menyuarakan kegelisahan terhadap dampak negatif urbanisasi terhadap masyarakat dan lingkungan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa musik, sebagai medium ekspresi budaya, dapat menjadi sarana yang kuat untuk menyampaikan isu-isu sosial dan lingkungan, serta membangun kesadaran publik tentang pentingnya pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan inklusif.
Manajemen Pembiayaan dalam Mengembangkan Sarana Dan Prasarana Berbasis ICT Di MTs Muhammadiyah Rejang Lebong Murniyanto, Murniyanto
Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v11i2.705

Abstract

Tujuan penelitian: 1.untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan pembiayaan pendidikan di MTs Muhammadiyah Rejang Lebong, 2. untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembiayaan pendidikan dalam hal pembangunan sarana dan prasarana berbasis ICT di MTsMuhammadiyah Rejang Lebong,3. mendeskripsikan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan di MTs Muhammadiyah Rejang Lebong. Partisipan penelitian meliputi, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, 7 orang guru, dan 5 orang siswa. Jenis penelitian ini merupakan peneitian kualitatif . Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mencangkup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil : 1. proses perencanaan pembiayaan pendidikan di MTs Muhammadiyah Rejang Lebong dicapai dengan menetapkan rencana kegiatan anggaran sekolah yang dananya digunakan untuk mendukung operasional sekolah, 2. pelaksanaan pembiayaan pendidikan dicapai dengan penerimaan dan pengeluaran dana yang berkaitan dengan sarana dan prasarana berbasis ICT, 3. monitoring dan evaluasi pembiayaan MTs Muhammadiyah Rejang Lebong dilakukan oleh pengawas, pengawas sekolah, dan otoritas yang meninjau keuangan yang sedang dilakukan.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Literasiologi Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 4 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 3 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Literasiologi Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Literasiologi More Issue