cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Dakwah
ISSN : 16938054     EISSN : 2581236X     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
FOCUS The focus is to provide readers with a better understanding of dakwah knowledge and activities the life on Indonesian Muslims. SCOPE The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of communication and broadcasting Islam, guidance and counseling Islam, management dakwah, development of Islamic societies and many more. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Arjuna Subject : -
Articles 341 Documents
Traumatic counseling: An alternative problem solving post traumatic stress disorder for natural disaster victims in Indonesia Wangsanata, Susana Aditiya; Jamalullael, Jaiz; Khakim, Lukman; Maulidawati, Maulidawati; Andres Sanjaya, Lari
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose - The purpose of this study is to explain traumatic counseling services as an alternative problem solving for Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) in Natural Disaster Victims in Indonesia. Method - This research method is a literature explaining the form of traumatic counseling services and psychological injuries for victims of natural disasters. Data sources are collected from previous research results, valid official government website sources and relevant to the focus of this research problem. Data analysis uses content analysis that focuses on text, images and audio in the context of traumatic counseling and PTSD for victims of natural disasters. Result  -  The results of this study indicate that traumatic counseling is suitable for treating PTSD for victims of natural disasters in Indonesia. The psychological condition of victims of natural disasters has psychological wounds from events and experiences that leave a mark so that it has an impact on the psychological health of the victims. This impact affects the sustainability of the victim's life, so that healing psychological trauma with counseling services. The approach in counseling services can use two models, namely SEFT and CBT. The two models are suitable for reducing PTSD in victims of natural disasters. Implication – The findings of this study are that there is a relevant meeting point between traumatic counseling and psychological injuries of natural disaster victims with PTSD disorders. With traumatic counseling, it is hoped that natural disaster victims will be able to determine the right direction to overcome PTSD of natural disaster victims in Indonesia in the future. Originality/Value - This study is unique because it is able to position traumatic counseling as an appropriate preventive service for natural disaster victims in Indonesia. *** Tujuan - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan layanan konseling traumatik sebagai alternatif pemecahan masalah Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) pada Korban Bencana Alam di Indonesia. Metode - Metode penelitian ini adalah literatur yang menjelaskan bentuk layanan konseling traumatik dan luka psikologis bagi korban bencana alam. Sumber data dikumpulkan dari hasil penelitian terdahulu, sumber website resmi pemerintah yang valid dan relevan dengan fokus masalah penelitian ini. Analisis data menggunakan analisis isi yang berfokus pada teks, gambar dan audio dalam konteks konseling traumatik dan PTSD bagi korban bencana alam. Hasil - Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konseling traumatik cocok digunakan untuk menangani PTSD bagi korban bencana alam di Indonesia. Kondisi psikologis korban bencana alam memiliki luka psikologis dari kejadian dan pengalaman yang membekas sehingga berdampak pada kesehatan psikologis korban. Dampak tersebut berpengaruh pada keberlangsungan hidup korban, sehingga penyembuhan trauma psikologis dengan layanan konseling. Pendekatan dalam layanan konseling dapat menggunakan dua model, yaitu SEFT dan CBT. Kedua model tersebut cocok digunakan untuk mengurangi PTSD pada korban bencana alam. Implikasi - Temuan dari penelitian ini adalah adanya titik temu yang relevan antara konseling traumatik dengan luka psikologis korban bencana alam dengan gangguan PTSD. Dengan adanya konseling traumatik, diharapkan korban bencana alam dapat menentukan arah yang tepat untuk mengatasi PTSD korban bencana alam di Indonesia di masa yang akan datang. Orisinalitas/Nilai - Penelitian ini memberikan kontribusi mengenai posisi, arah dan tujuan layanan konseling traumatik dalam mengatasi PTSD korban bencana alam di Indonesia. Penelitian ini memiliki keunikan karena mampu memposisikan konseling traumatik sebagai layanan preventif yang tepat bagi korban bencana alam di Indonesia.
Representing Rumah Tahfidz in strengthening of socio-political agenda in contemporary Indonesia: Motive, contestation, and perception Mizwar Hasyim, Nanang; Izudin, Ahmad; Yafik Mursyid, Achmad
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.23557

Abstract

Purpose - This study explores the important role of music in practical implications for the modern Islamic da'wah context. Method - This study uses library research, with integrative and connective literature analysis as the main method, to connect various perspectives from various previous studies. Result  -  Music in Islamic da'wah is not just a means of conveying messages but a transformative force capable of stirring emotions, building deep spiritual bonds, and challenging the traditional boundaries of da'wah. With its ability to trigger emotional feelings, compassion, and spiritual reflection, music can make religious messages more alive and relevant amidst the dynamics of the modern world. Implication – The use of music in conveying Islamic messages through da'wah must consider ethics, content regulations, and understanding of different cultures. In facing this challenge, intercultural collaboration, education, and awareness of the impact of music in a religious context are needed. Originality/Value - Music is not just a medium but a tool capable of helping individuals internalize religious values, facilitating more profound understanding, and stimulating deep spiritual reflection in humans.*** Tujuan - Penelitian ini mengeksplorasi peran penting musik dalam implikasi praktis untuk konteks dakwah Islam modern. Metode - Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, dengan analisis literatur integratif dan konektif sebagai metode utama, untuk menghubungkan berbagai perspektif dari berbagai penelitian sebelumnya. Hasil - Musik dalam dakwah Islam bukan hanya sekedar alat penyampai pesan, melainkan sebuah kekuatan transformatif yang mampu menggugah emosi, membangun ikatan spiritual yang mendalam, dan menantang batas-batas tradisional dakwah. Dengan kemampuannya untuk memicu perasaan emosional, kasih sayang, dan refleksi spiritual, musik dapat membuat pesan-pesan agama menjadi lebih hidup dan relevan di tengah dinamika dunia modern. Implikasi - Penggunaan musik dalam menyampaikan pesan-pesan Islam melalui dakwah harus memperhatikan etika, regulasi konten, dan pemahaman terhadap budaya yang berbeda. Dalam menghadapi tantangan ini, kolaborasi antar budaya, pendidikan, dan kesadaran akan dampak musik dalam konteks agama sangat dibutuhkan. Orisinalitas/ Nilai - Musik bukan hanya sekedar media, melainkan alat yang mampu membantu individu untuk menginternalisasi nilai-nilai agama, memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam, dan menstimulasi refleksi spiritual yang dalam pada diri manusia.
Environmental sustainability in Indonesian pesantren: Integrating pious principles and da’wah efforts Alam, Lukis; Alam, Meredian; Samaalee, Abdunrorma; Suyatno, Suyatno
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.23607

Abstract

Purpose - This article examined the role of environmentalism within Java pesantren, Indonesia, focusing on how faith-based teachings and da’wah can support sustainability practices. Method - The article focuses on the pesantren communities in Java, Indonesia. It employs a qualitative that incorporates fieldwork and document analysis to investigate the interplay between environmental consciousness, religious instruction, and sustainable practices. Data was gathered through in-depth interviews and participant observation involving pesantren leaders, educators, and students, offering a comprehensive insight into the community. Result  -  The article's findings indicate a significant impact of religious teachings on environmental awareness and sustainable practices within pesantren. Environmental efforts, implicitly tied to da’wah and rooted in spiritual principles, positively influence the inclination of students and community members to engage in sustainability initiatives. Implication – The article shows that including faith-based education and dawah in environmental practices can greatly support sustainability efforts in faith-based institutions. This integration is essential for raising environmental awareness and encouraging proactive measures among community members. Originality - As an original attempt, this research eludates environmental awareness into understanding the influence of religious instruction, implicitly through da’wah, on sustainable practices within pesantren communities.*** Tujuan - Artikel ini mengkaji peran lingkungan hidup dalam pesantren di Jawa, Indonesia, dengan fokus pada bagaimana ajaran berbasis keagamaan dan da’wah dapat mendukung praktik keberlanjutan pelestarian lingkungan. Metode- Artikel ini berfokus pada komunitas pesantren di Jawa, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan kerja lapangan dan analisis dokumen untuk menyelidiki keterkaitan antara kesadaran lingkungan, pengajaran agama, dan praktik berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif yang melibatkan para pemimpin pesantren, pendidik, dan santri, sehingga memberikan wawasan yang komprehensif tentang komunitas tersebut. Hasil  -  Artikel mencermati pengajaran agama terhadap kesadaran lingkungan dan praktik berkelanjutan pelestarian lingkungan di dalam pesantren. Pengajaran dan dakwah terkait dengan prinsip-prinsip keislaman dan spiritualitas telah mempengaruhi prinsip dan perilaku santri serta  masyarakat di pesantren untuk terlibat keberlanjutan pelestarian lingkungan. Implikasi – Kontribusi artikel ini mendorong pesantren di Jawa, Indonesia sebagai lembaga yang konsisten dalam pengajaran keislaman dan dakwah untuk senantiasa menginisiasi kesadaran lingkungan. Proses ini penting karena menjadi instrumen utama dalam melihat dan memahami tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan Orisinalitas/Nilai- Riset ini orisinal dalam mengurai kesadaran lingkungan yang didasarkan atas praktik dan pengajaran keislaman serta aktivitas da’wah di komunitas pesantren.
Addressing cyberloafing behaviors: The Efficacy of psychological interventions through mauidzah hasanah Farmawati, Cintami; Abdelgafar, Basma I.; Pavlova, Olga Sergeyevna
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.23653

Abstract

Purpose - This research aims to find out how addressing  cyberloafing behavior: the efficacy of psychological intervention through Mauidzah Hasanah Method - This research is qualitative research. The subjects in the research were three employees. Data collection methods use interviews, observation and documentation. The data analysis used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Result  -  The results of the research show that psychological intervention through mauidzah hasanah can handle cyberloafing behavior by using forms of mauidzah hasanah such as advice, guidance and teaching (spiritual formation), success stories containing wisdom, and positive messages. Meanwhile, the description of cyberloafing behavior includes causes, forms, motivation, impact of cyberloafing behavior and minor cyberloafing.. Implication – The implications of this research show that psychological intervention through mauidzah hasanah is a complementary approach in helping someone achieve mental and spiritual health, especially cyberloafing behavior problems. Psychological interventions provide a scientific basis for addressing emotional and behavioral problems, while mauidzah hasanah adds a moral and spiritual dimension that strengthens a person's motivation to change. With the right combination, the two can provide a more holistic and meaningful solution for individuals in facing life's challenges. Originality/Value - Intervention based on mauidzah hasanah is a spiritual and moral approach to influence a person's behavior through conveying values that touch the heart and awareness. This approach is relevant in dealing with cyberloafing behavior, which often arises from weak self-control, lack of awareness of responsibility, or being tempted by digital distractions.*** Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengatasi perilaku cyberloafing: kemanjuran intervensi psikologi melalui mauidzah hasanah. Metode - Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah tiga karyawan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil  -  Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi psikologi melalui mauidzah hasanah dapat menangani perilaku cyberloafing dengan menggunakan bentuk-bentuk mauidzah hasanah seperti nasihat, bimbingan dan pengajaran (pembinaan spiritual), kisah-kisah sukses yang mengandung hikmah, dan pesan-pesan positif. Sedangkan gambaran perilaku cyberloafing meliputi penyebab, bentuk, motivasi, dampak perilaku cyberloafing dan minor cyberloafing. Implikasi – Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi psikologi melalui mauidzah hasanah merupakan pendekatan yang saling melengkapi dalam membantu seseorang mencapai kesehatan mental dan spiritual terutama masalah perilaku cyberloafing. Intervensi psikologis memberikan landasan ilmiah untuk mengatasi masalah emosional dan perilaku, sementara mauidzah hasanah menambahkan dimensi moral dan spiritual yang memperkuat motivasi seseorang untuk berubah. Dengan kombinasi yang tepat, keduanya dapat memberikan solusi yang lebih holistik dan bermakna bagi individu dalam menghadapi tantangan hidup. Orisinalitas/Nilai - Intervensi berbasis mauidzhah hasanah adalah pendekatan spiritual dan moral untuk memengaruhi perilaku seseorang melalui penyampaian nilai-nilai yang menyentuh hati dan kesadaran. Pendekatan ini dapat menangani perilaku cyberloafing, yang sering kali muncul akibat lemahnya kontrol diri, kurangnya kesadaran tanggung jawab, atau tergoda oleh distraksi digital.
Digital da’wah on religious moderation for Madurese women merchants in Tapal Kuda, Indonesia Ilaihi, Wahyu; Zuhriyah, Luluk Fikri; Yusuf, M.
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024): Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.24972

Abstract

Purpose - The purpose of this study was to examine the extent of da’wah by analyzing the assets of understanding, strategies for developing knowledge, and the results of understanding digital literacy in moderating religion among Madurese ethnic women in the Tapal Kuda area. Method - The study used the Asset-Based Community Development (ABCD) method, focusing on Pasar Induk (the main market) in Situbondo, which represents a hub of daily activities where Madurese women dominate as traders. Data collection involved participatory observation and mentoring, with a focus on identifying various types of assets. Result - The results showed that Madurese women possess several assets, namely physical assets, human assets, and social and institutional assets. The mentoring process revealed an increase in awareness among the women about utilizing these assets for digital literacy to better understand religious moderation in their daily lives. Implication –The method suggests improving digital literacy skills and awareness among marginalized groups to promote religious moderation and empower their economic activities. Originality/Value - This research is the first study to explore the integration of digital literacy and da’wah for religious moderation specifically among Madurese women merchants in a market setting, using the ABCD method as an intervention framework.*** Tujuan - Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana dakwah dengan menganalisis aset pemahaman, strategi pengembangan pengetahuan, dan hasil pemahaman literasi digital dalam memoderasi agama di kalangan perempuan etnis Madura di wilayah Tapal Kuda. Metode - Penelitian ini menggunakan metode Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD), dengan fokus pada Pasar Induk di Situbondo, yang merupakan pusat kegiatan sehari-hari di mana perempuan Madura mendominasi sebagai pedagang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan pendampingan, dengan fokus pada identifikasi berbagai jenis aset. Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Madura memiliki beberapa aset, yaitu aset fisik, aset manusia, dan aset sosial dan kelembagaan. Proses pendampingan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran di antara para perempuan untuk memanfaatkan aset-aset tersebut untuk literasi digital agar lebih memahami moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Implikasi - Metode ini menunjukkan peningkatan keterampilan literasi digital dan kesadaran di antara kelompok-kelompok yang terpinggirkan untuk mempromosikan moderasi beragama dan memberdayakan kegiatan ekonomi mereka. Keaslian/Nilai - Penelitian ini adalah studi pertama yang mengeksplorasi integrasi literasi digital dan dakwah untuk moderasi beragama secara khusus di kalangan pedagang perempuan Madura di lingkungan pasar, menggunakan metode ABCD sebagai kerangka kerja intervensi.
Privacy management and the role of instagram reels in da’wah: Insights from Muhammadiyah University Jakarta's students Idris, Indriyani; Choirin, Muhammad; Fatoni, Nur; Iqbal, Mochammad
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.20019

Abstract

Purpose - This study aims to investigate the optimization of social media for da'wah among students enrolled in the Islamic Communication and Broadcasting at the University of Muhammadiyah Jakarta. Method - Employing qualitative methods, particularly in-depth interviews, this research selects students aged 18–24 within the early adulthood category. Through a comprehensive analysis, it seeks to understand the nuances of privacy management in the process of personal disclosure on Instagram and examines the influence of satire and sarcasm on students' confidence levels. Result  -  The results of this study reveal that, overall, KPI-UMJ students exhibit effective privacy management during personal disclosure on Instagram. However, the prevalence of satire and sarcasm on the platform negatively impacts the confidence of students in sharing private narratives. Additionally, the research highlights the diverse views and motivations of students in optimizing Instagram for da'wah. Implication – The findings hold implications for both academia and practitioners involved in da'wah efforts on social media. Understanding the impact of satire and sarcasm on student confidence provides insights for educators and policymakers to develop strategies that foster a more conducive environment for private disclosures. Originality - This study contributes to the existing literature by offering nuanced insights into the challenges faced by KPI-UMJ students in optimizing Instagram for da'wah. The study's focus on the diverse motivations and perspectives of students in this context enhances the originality and depth of the research. *** Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi media sosial untuk dakwah di kalangan mahasiswa yang terdaftar di Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Metode - Dengan menggunakan metode kualitatif, khususnya wawancara mendalam, penelitian ini memilih mahasiswa berusia 18-24 tahun yang termasuk dalam kategori dewasa awal. Melalui analisis yang komprehensif, penelitian ini berusaha untuk memahami nuansa manajemen privasi dalam proses pengungkapan diri di Instagram dan meneliti pengaruh sindiran dan sarkasme terhadap tingkat kepercayaan diri mahasiswa. Hasil - Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa, secara keseluruhan, mahasiswa KPI-UMJ menunjukkan manajemen privasi yang efektif selama pengungkapan diri di Instagram. Namun, prevalensi sindiran dan sarkasme di platform berdampak negatif pada kepercayaan diri mahasiswa dalam berbagi narasi pribadi. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti beragamnya pandangan dan motivasi mahasiswa dalam mengoptimalkan Instagram untuk dakwah. Implikasi - Temuan penelitian ini memiliki implikasi bagi akademisi dan praktisi yang terlibat dalam upaya dakwah di media sosial. Memahami dampak sindiran dan sarkasme terhadap kepercayaan diri mahasiswa memberikan wawasan bagi para pendidik dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan strategi yang mendorong lingkungan yang lebih kondusif untuk pengungkapan pribadi. Orisinalitas/Value - Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan menawarkan wawasan yang bernuansa tentang tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa KPI-UMJ dalam mengoptimalkan Instagram untuk dakwah. Fokus penelitian ini pada motivasi dan perspektif mahasiswa yang beragam dalam konteks ini meningkatkan orisinalitas dan kedalaman penelitian.
The Use of music in islamic da'wah and its impact on audience emotional response Karimullah, Suud Sarim
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.20293

Abstract

Purpose - This study explores the important role of music in practical implications for the modern Islamic da'wah context. Method - This study uses library research, with integrative and connective literature analysis as the main method, to connect various perspectives from various previous studies. Result  -  Music in Islamic da'wah is not just a means of conveying messages but a transformative force capable of stirring emotions, building deep spiritual bonds, and challenging the traditional boundaries of da'wah. With its ability to trigger emotional feelings, compassion, and spiritual reflection, music can make religious messages more alive and relevant amidst the dynamics of the modern world. Implication – The use of music in conveying Islamic messages through da'wah must consider ethics, content regulations, and understanding of different cultures. In facing this challenge, intercultural collaboration, education, and awareness of the impact of music in a religious context are needed. Originality/Value - Music is not just a medium but a tool capable of helping individuals internalize religious values, facilitating more profound understanding, and stimulating deep spiritual reflection in humans. *** Tujuan - Penelitian ini mengeksplorasi peran penting musik dalam implikasi praktis untuk konteks dakwah Islam modern. Metode - Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, dengan analisis literatur integratif dan konektif sebagai metode utama, untuk menghubungkan berbagai perspektif dari berbagai penelitian sebelumnya. Hasil - Musik dalam dakwah Islam bukan hanya sekedar alat penyampai pesan, melainkan sebuah kekuatan transformatif yang mampu menggugah emosi, membangun ikatan spiritual yang mendalam, dan menantang batas-batas tradisional dakwah. Dengan kemampuannya untuk memicu perasaan emosional, kasih sayang, dan refleksi spiritual, musik dapat membuat pesan-pesan agama menjadi lebih hidup dan relevan di tengah dinamika dunia modern. Implikasi - Penggunaan musik dalam menyampaikan pesan-pesan Islam melalui dakwah harus memperhatikan etika, regulasi konten, dan pemahaman terhadap budaya yang berbeda. Dalam menghadapi tantangan ini, kolaborasi antar budaya, pendidikan, dan kesadaran akan dampak musik dalam konteks agama sangat dibutuhkan. Orisinalitas/ Nilai - Musik bukan hanya sekedar media, melainkan alat yang mampu membantu individu untuk menginternalisasi nilai-nilai agama, memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam, dan menstimulasi refleksi spiritual yang dalam pada diri manusia.
Navigating the Challenges of da'wah: Insights from Buya Hamka's Tafsir Al-Azhar Affandi, Yuyun; Faiq Azmi , Muhammad; Sutiawan, Iwan; Muzajjad , Ahmad
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.21435

Abstract

The challenges of da'wah in the contemporary era have significant complexity. The diversity that occurs in society requires inclusive preaching to be a challenge in itself. with  technological developments and ethical moral problems today's. demands that da'wah to be carried out adaptively but still maintain the basic principles of Islamic values. In this context, in-depth research regarding the theme of the challenges of da'wah needs to be carried out. one of them is through reading Hamka's interpretation of Al-Azhar. This interpretation is important because it provides a holistic and contextual view of Islamic teachings. Hamka's straightforward interpretation character, with the character of adaby ijtima'i and a deep touch of Sufism, allows the values in it to be used to face the challenges of da'wah with a solid scientific and spiritual foundation. The research method used is a thematic interpretation study with a focus on the themes of da'wah which have been grouped by Hamka. This research reveals that Hamka's thoughts in the interpretation of Al-Azhar are still very relevant as a provision and ideological basis as well as a practical reference in facing the challenges of da'wah that occur today. regarding technological challenges, no specific discussion was found, However, principle values were found that can still be contextualized according to current challenging conditions.
Altruism and javanese wisdom as the basic values of the millennial da’i personality: Indigenous counseling perspective Lur Rochman, Kholil; Basit, Abdul
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.22352

Abstract

Purpose - This research explores and interprets the altruistic values embedded in K.H. Sa'dullah Majdi's Sun Ngawiti and Bulughotut Thulab texts, and relates them to the behavioral traits of the millennial generation. Method - This research uses a qualitative methodology. It relies on data interpretation through a literature-based approach to comprehensively analyse the texts. Result  -  The research findings reveal that the texts emphasize core altruistic values, including diligence in learning, self-reflection, virtuous character, and compassion. In Islamic teachings, altruism is aligned with the concept of itsar - prioritizing the needs of others over personal interests. Implication –This study underscores the importance of indigenous knowledge in shaping ethical and culturally responsive counseling approaches. Originality/Value - These values are highly relevant for millennials, especially da'wahists, offering a basic framework for becoming agents of social change who champion justice, equality and moderation. *** Tujuan - Penelitian ini mengeksplorasi dan menafsirkan nilai-nilai altruistik yang terkandung dalam teks Sun Ngawiti dan Bulughotut Thulab karya K.H. Sa'dullah Majdi, serta mengaitkannya dengan ciri-ciri perilaku generasi milenial. Metode - Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif. Penelitian ini mengandalkan interpretasi data melalui pendekatan berbasis literatur untuk menganalisis teks secara komprehensif. Hasil - Temuan penelitian mengungkapkan bahwa teks-teks tersebut menekankan nilai-nilai altruistik inti, termasuk ketekunan dalam belajar, refleksi diri, karakter yang berbudi luhur, dan kasih sayang. Dalam ajaran Islam, altruisme disejajarkan dengan konsep itsar - memprioritaskan kebutuhan orang lain di atas kepentingan pribadi. Implikasi -Studi ini menggarisbawahi pentingnya pengetahuan asli dalam membentuk pendekatan konseling yang etis dan responsif secara budaya. Orisinalitas/Nilai - Nilai-nilai ini sangat relevan bagi generasi milenial, terutama para pendakwah, yang menawarkan kerangka kerja dasar untuk menjadi agen perubahan sosial yang memperjuangkan keadilan, kesetaraan, dan moderasi.
Government communication strategy in building the image of Batam as a civilised world city: A social construction theory approach and city image elements Irwansyah Rezeki, Syailendra Reza; Kholil, Syukur; Harahap, Nursapia
Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 44 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Dakwah and Communication, Walisongo State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/jid.v44.2.22860

Abstract

Purpose – Tujuan penelitian ini untuk mengulas tentang strategi komunikasi pemerintah dalam mengkontruksi citra kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani, khususnya strategi komunikasi Pemerintah dalam mengkontruksi citra kota presfektif teori Lynch dengan lima elemennya.Method – Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk lapangan atau field research. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dan dinamika strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan Walikota dan kepala dinas terkait. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.Result – Pemerintah kota Batam menerapkan 2 (dua) klasifikasi strategi komunikasi, yakni human communication dan Media communication. Strategi komunikasi manusia terdiri dari government public relations, Walikota menerapkan semua Aparat Sipil Pemerintahan (ASN) adalah public relations agent selanjutnya menggunakan kelompok masyarakat dalam berbagai komponen dengan mitra dan pemangku kepentingan seluruh perangkat daerah Kota Batam. Strategi komunikasi media dilakukan melalui media cetak, media elektronik, media baru dan media luar ruang. Realisasi pencapaian visi dan misi yakni tercapainya indeks pembangunan manusia, terciptanya kota layak anak dan pembangunan infrastruktur yang massif serta pembagian insentif kepada masyarakat. Sinergitas terlihat dari elemen pentahelix kota Batam antara lain, Pemerintah, Pengusaha, Akademisi, Media dan Komunitas (masyarakat) dalam memberi support penuh dengan pembangunan yang dilakukan Walikota tanpa menghilangkan akar budaya melayu yang madani..Implication – Pemerintah Kota Batam dalam mengkontruksi Citra Kota tanpa menghilangkan sentuhan budaya Melayu dan menyesuaikan strategi komunikasinya dengan komunikasi kemanusiaan dan komunikasi media yang menyentuh semua aspek masyarakat, sehingga pengkonstruklsian citra kota berjalan dengan lancar. Selain itu, Pemerintah Kota Batam tidak lupa juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia serta pemberian insentif bagi masyarakat.Originality – Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengkaji tentang pengkontruksian Citra Kota Batam dalam presfektif Visi dan Misi dengan 5 elemen dalam teori Lyinch.AbstractPurpose – Tujuan penelitian ini untuk mengulas tentang strategi komunikasi pemerintah dalam mengkontruksi citra kota Batam Sebagai Bandar Dunia Madani, khususnya strategi komunikasi Pemerintah dalam mengkontruksi citra kota presfektif teori Lynch dengan lima elemennya.Method –Penelitian ini merupakan penelitian yang berbentuk lapangan atau field research. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dan dinamika strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam di tengah masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dengan Walikota dan kepala dinas terkait. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif.Result – Pemerintah kota Batam menerapkan 2 (dua) klasifikasi strategi komunikasi, yakni human communication dan Media communication. Strategi komunikasi manusia terdiri dari government public relations, Walikota menerapkan semua Aparat Sipil Pemerintahan (ASN) adalah public relations agent selanjutnya menggunakan kelompok masyarakat dalam berbagai komponen dengan mitra dan pemangku kepentingan seluruh perangkat daerah Kota Batam. Strategi komunikasi media dilakukan melalui media cetak, media elektronik, media baru dan media luar ruang. Realisasi pencapaian visi dan misi yakni tercapainya indeks pembangunan manusia, terciptanya kota layak anak dan pembangunan infrastruktur yang massif serta pembagian insentif kepada masyarakat. Sinergitas terlihat dari elemen pentahelix kota Batam antara lain, Pemerintah, Pengusaha, Akademisi, Media dan Komunitas (masyarakat) dalam memberi support penuh dengan pembangunan yang dilakukan Walikota tanpa menghilangkan akar budaya melayu yang madani..Implication – Pemerintah Kota Batam dalam mengkontruksi Citra Kota tanpa menghilangkan sentuhan budaya Melayu dan menyesuaikan strategi komunikasinya dengan komunikasi kemanusiaan dan komunikasi media yang menyentuh semua aspek masyarakat, sehingga pengkonstruklsian citra kota berjalan dengan lancar. Selain itu, Pemerintah Kota Batam tidak lupa juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia serta pemberian insentif bagi masyarakat.Originality – Penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengkaji tentang pengkontruksian Citra Kota Batam dalam presfektif Visi dan Misi dengan 5 elemen dalam teori Lyinch.