cover
Contact Name
Moh Aziz Arifin
Contact Email
cendekiafillia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
fp.uniska@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
ISSN : 25025597     EISSN : 25986325     DOI : -
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia is a scientific journal that was published in 2016, this journal contains scientific writings, summaries of research results, discussion of literature and articles on community service information related to the field of animal husbandry.
Arjuna Subject : -
Articles 181 Documents
Kualitas Eksternal Telur Ayam Ras Komersil Di Pasar Tradisional Sentani Kabupaten Jayapura Tharukliling, Selvia
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.4322

Abstract

Abstract The research was conducted at the Sentani traditional market. This research aims to determine the level of quality of commercial chicken eggs circulating in the Sentani traditional market externally (in terms of egg shape, egg weight and egg shell cleanliness). The research method used is a survey method by making direct observations and measurements of the research object. Determination of the sample using purposive sampling technique. The results of the research show that the shapes of eggs circulating in the old market and the new market in Sentani, in order from the largest to the smallest in number, are oval, spherical, conical and biconical. The weight of eggs circulating in both markets falls into the medium and large categories. Meanwhile, the quality of egg shells from these two markets is dominated by quality A, quality AA and quality B. Externally, the best quality is in the local eggs from jayapura. Keywords: purebred chicken eggs, external quality, traditional markets
Pengungkit Budaya Sapi Sonok Di Sentra Ternak Sapi Madura Kabupaten Pamekasan Zali, M; Nurlaila, Selvia; Izzy EP, Ilva Zubdatun
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.4171

Abstract

Sapi Madura menjadi salah satu karakteristik tradisi dan budaya yang kuat dengan adanya kegemaran dalam memelihara sapi diwilayah Kabupaten Pamekasan. Strategi pengembangan merupakan alat untuk mencapai tujuan yang digunakan untuk mencapai tujuan yang digunakan dalam faktor pengungkit budaya ternak sapi sonok, pengungkit budaya ternak sapi sonok menghadapi tantangan yang kompleks, baik secara internal maupun eksternal, stategi merupakan respon terus menerus maupun adaptif terhadap peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal yang dapat mempengaruhi organisasai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: faktor pengungkit budaya ternak sapi Madura di sentra sapi sonok kabupaten pamekasan ditinjau dari sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam(SDA). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa strategi yang dapat digunakan untuk faktor pengungkit budaya ternak sapi Madura di sentra sapi sonok kabupaten pamekasan berada pada kuadran 1 yaitu strategi kekuatan peluang (agresif) dengan titik koordinat P (4,5 ; 6,3) menghasilkan pendapatan peternak sapi sonok bisa memanfaatkan budaya daerah dengan adanya sarana dan prasarana serta mempertahankan jumlah populasi untuk fluktuasi harga sapi sonok
Pertumbuhan Beberapa Galur Ayam Lokal Fase Starter Yang Dipelihara Pada Kandang Slat Dan Litter Papilaya, Bercomien Juliet; Rajab, Rajab
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v8i2.4065

Abstract

Ternak dengan kemampuan genetik bersama dengan lingkungan akan mengekpresikan fenotip yang berbeda (P = G + L + GL). Penelitian dilakukan selama 1 bulan diUsaha Peternakan rakyat Amahusu Kota Ambon. Ternak digunakan adalah fase starter berjumlah 72 ekor berumur 3 minggu dengan bobot awal rata-rata 80 gram. Alat yang digunakan :timbangan digital, tempat makan, minum, kandang, hygrometer, thermometer. Kandang yang digunakan :12 lantai slat dan 12 lantai litter berukuran 50 x 50 M, air minum, litter (ampas kayu), pakan komersial. Metode penelitian adalah metode percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial (3x2x4). Faktor G adalah galur terdiri dari 3 level: 1. G1 = Ayam Arab, 2. G2 = Ayam super, 3. G3 = Ayam kampung, dengan jenis kelamin betina Faktor L adalah jenis kandang yang terdiri dari 2 level, yaitu : 1. L1 = lantai slat; 2. L2 = lantai litter. Konsumsi pakan ternak memberi pengaruh nyata pada jenis lantai (P<0,05) dan pada galur memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01), pada konsumsi air minum, pertambahan bobot badan dan konversi pakan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan ayam kampung. Tidak ada pengaruh interaksi galur dengan jenis lantai, namun hasil rata-rata konsumsi pakan memperlihatkan interaksi yang tertinggi adalah pada G1L2 dan angka terendah adalah pada G3L2, sedangkan rata-rata PBB dari galur dengan jenis lantai memperlihatkan interaksi tertinggi pada G2L1 sebesar 74,87 sedangkan terendah G3L2 adalah 58,75 gram.Pertambahan bobot badan yang tinggi pada lantai slat yaitu rata-rata 70,20 gram per ekor/ minggu, untuk galur adalah galur super 72,56 gram sedangkan konversi pakan yang efisien yaitu lantai litter 4,48 dan galur super 3,8 gram.
Penanganan Kasus BEF (Bovine Ephimeral Fever) pada Sapi di Desa Bandungan Madiun Rahmawati, Indra; Wardhani, Lailia Dwi Kusuma
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.3811

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui jumlah sapi yang terkena BEF (Bovine Ephimeral Fever) dan penanganannya. Studi ini dilakukan selama bulan Maret sampai Mei 2022 di Desa Bandungan Madiun. Pengumpulan data melalui wawancara dengan peternak, observasi lapang ke sapi yang terkena BEF dan pendataan. Analisis data secara deskriptif. Selama 3 bulan pengamatan, didapatkan sebanyak 50 ekor sapi terkena BEF dengan rincian 24 pedet, 15 indukan dan 11 pejantan. Penanganan kasus BEF dengan pemberian terapi antipiretik dan vitamin B kompleks. Pencegahan kejadian BEF dengan cara pembersihan kandang dari serangga vektor penular. Kata Kunci : Penanganan Kasus, BEF (Bovine Ephimeral Fever), Desa Bandungan Madiun
Pemanfaatan Larva Magot Dalam Penyusunan Ransum Pakan Puyuh Petelur Di Desa Amadanom Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Suroto, Karunia Setyowati; Djoko, Riyanto
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.4330

Abstract

Quail farming is a promising micro business with affordable start-up capital and small land area. Quail eggs have high health value and culinary potential. Quail meat is nutritious, their droppings can be used as fertilizer, and their feathers can be made into crafts. Quail can produce up to 300 eggs per year. However, the COVID-19 pandemic and rising feed prices have made it difficult for many farmers. Maggot larvae from the black soldier fly are an economical feed alternative. This study aims to utilize maggot larvae as an economical feed source for laying quail. This research is entitled "Utilization of Maggot Larvae in the Preparation of Feed Ration for Laying Quail in Amadanom Village, Malang District." The focus of the research was to determine the optimal amount of maggot larvae as a partial replacement for manufactured feed and to evaluate the performance of laying quail receiving alternative feed. The results showed that maggot larvae have a high protein and fat content. Partial replacement of manufactured feed with maggot larvae did not affect feed consumption, egg production or daily productivity of laying quails. This indicates that maggot larvae can be an economical source of feed without compromising production. These results support the use of maggot larvae as an alternative to cope with rising feed prices and improve production efficiency of laying quail. This research provides an economical solution to maintain the layer quail farming business amidst the existing economic challenges.
Performa Produksi Ayam Broiler pada Sistem Closed House di Kabupaten Bireuen-Aceh Risna, Yayuk Kurnia; Fadli, Chairul; Fitra, Deni; Adam, Koji Al; Fatmala, Nanda
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.5068

Abstract

Kandang merupakan salah satu kunci keberhasilan dikarenakan untuk membuat kondisi yang nyaman bagi tumbuh dan kembang ternak didalamnya sehingga dapat mencapai produktivitas yang maksimal. Kandang closed house yaitu kandang dengan sistem tertutup bertujuan untuk menjaga keamanan biologis seperti menghindari kontak langsung dengan makhluk hidup lainnya yang dapat membawa penyakit dan stress pada ayam. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi performa produksi ayam broiler dan mengetahui pendapatan usaha pada pemeliharaan kandang closed house. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Metode deskriptif dengan teknik observasi. Variable penelitian yang diamati adalah konsumsi ransum, bobot badan, feed conversion ratio (FCR), mortalitas dan index performance (IP). Hasil penelitian diperoleh bobot badan sebesar 2527 g/ekor, konsumsi ransum 3250 g/ekor, FCR sebesar 1,29 dan IP 477. Performa produksi ayam broiler pada kandang sistem closed house tergolong pada kategori sangat baik. Hal ini dibuktikan dari rendahnya tingkat kematian dan tingginya indeks performance (IP) yang dihasilkan
Kajian Potensi dan Desain Rumah Potong Hewan (RPH) di kabupaten Jember Awaludin, Aan; Kurnianto, Mokhamad Fatoni; Hariono, Budi; Muhamad, Nur; Pertami, Rindha Rentina Darah; Firgiyanto, Refa; Arifin, Syamsul; Setyohadi, Dwi Putro Sarwo; Riskiawan, Hendra Yufit; Putra, Dhanang Eka
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v8i2.4198

Abstract

Produk daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) menjadi kebutuhan mendesak dan penting yang tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan pangan di Indonesia. Rumah Potong Hewan (RPH) merupakan bagian yang tidak dapat diabaikan dalam rantai produk asal ternak khususnya daging. Standarisasi infrastruktur RPH akan mendukung peningkatan mutu pelayanan, operasional, dan produksi sehingga peningkatan kualitas pada seluruh aspek RPH perlu dikaji sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan secara nasional. Penelitian dilakukan di kabupaten Jember pada bulan September 2021 – Februari 2022. Kajian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus dan pendekatan kualitatif dengan metode observasi serta wawancara mendalam (indepth interview). Referensi dalam pemilihan lokasi dan desain RPH induk merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian No. 13 Repubik Indonesia tahun 2010 dan SNI 01-6159-1999. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merancang RPH induk yang memenuhi syarat ideal di Jember. Hasil dari penelitian ini adalah teridentifikasinya wilayah yang mempunyai potensi untuk dijadikan lokasi RPH induk yaitu berada di desa Wirowongso, kecamatan Ajung (8˚13'28”S 113˚41'47" E). Rancangan RPH induk didesain dengan menyesuaikan lokasi perencanaan serta merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Republik Indonesia Tahun 2010 dan SNI 01-6159-1999. Desain RPH induk juga disesuaikan dengan pemenuhan persyaratan higiene-sanitasi untuk memenuhi standar dalam memperoleh NKV (Nomor Kontrol Veteriner) sebagai sertifikat tertulis resmi untuk produk pangan hewani.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Sapi Potong Di Kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah Matatula, Michel J.; Rajab, Rajab
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.4974

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha sapi potong. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Teon Nila Serua, Kabupaten Maluku Tengah sejak bulan Oktober sampai dengan November 2023. Penentuan desa sampel ditentukan secara purposive sampling sedangkan 62 responden ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha sapi potong. Rata-rata pendapatan yang diperoleh peternak adalah sebesar Rp. 7.588.900 /tahun dari hasil penjualan sapi sebanyak 1,5 UT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi adalah sebesar 0,68 yang menerangkan bahwa 68 persen variabel dependen pendapatan usaha sapi potong dapat dijelaskan oleh variabel independen biaya produksi, pengalaman usaha, skala usaha, harga jual dan jumlah ternak yang dipasarkan sedangkan sisanya 32 persen dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan usaha sapi potong adalah pendidikan, pengalaman usaha, biaya produksi, skala usaha, harga jual dan jumlah ternak yang dipasarkan.
Produk Susu Kefir Sari Buah Pisang Starter Japannese Cristal Algae Untuk Peningkatan Ketahanan Pangan Di Daerah Perbatasan RI-RDTL Bouk, Gomera; Sinabang, Maria Kristina; K. Bere, Edelnia; Dewi, Yelsi Listiana
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.4868

Abstract

Kefir is a fermented milk product using lactic acid bacteria and yeast which has a distinctive sour and alcoholic taste. The study was conducted in July-October 2023. The research was conducted at the Laboratory of Animal Product Technology at Ben Mboi Polytechnic, Kakuluk Mesak District, Belu Regency, East Nusa Tenggara Province and the Feed Chemistry Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Nusa Cendana University-Kupang. With the aim of knowing the characteristics of milk kefir by utilizing Japanese algae crystals as milk fermenation materials and to determine the chemical quality of kefir milk products added with plantains as one of the functional food products. This study used experimental methods, and the research design used Complete Randomized Design (RAL) factorial patterns. The first factor is the composition of the material consisting of components: K1=Japanese Algae:Banana:Sugar:Milk (50g:50g:10g:500ml), K2= Japanese Algae:Banana: Sugar:Milk (75g:75g:20g:750ml), and K3= Japanese Algae:Banana:Sugar:Milk (100g:100g:30g:1000ml). The second factor is Storage duration which consists of: L1 = Storage length 24 hours, L2 = Storage length 48 hours and L3 = Storage length 72 hours, so there are 9 combinations. The results showed that the combination of treatment of the composition of kefir milk forming ingredients and storage duration had a significant effect on the chemical quality of kefir milk. The best treatment is shown in the combination of K3L1 treatment, namely the composition of kefir milk forming ingredients from Japanese algae: Banana: Sugar: Milk (100g: 100g: 30g: 1000ml) with the best protein content (4.77 ± 0.334), low alcohol content values (0.31 ± 0.065) and pH of 5.63 ± 0.115.
Cangkang Telur dan Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) sebagai Suplemen Pakan untuk Meningkatkan Kualitas Telur dan Performa Ayam Petelur Ummah, Nurul; Dewi, Cindy Puspita; Ramadhani, Sekar Ayu Hawatama; Azzahra, Aliefa Aviryalashra; Julianto, Yudhi Tegar; Hermana, Widya
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v9i1.5079

Abstract

Riset penambahan tepung cangkang telur dan temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.) pada pakan ayam petelur untuk mengetahui pengaruhnya sebagai antioksidan dan sumber kalsium terhadap kualitas telur dan performa. Dosis yang digunakan terdiri dari F1=0.15% suplemen dan F2=0.3% suplemen dari 116 g pakan komersial. Riset ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 (tiga) perlakuan P0 (pakan kontrol sebanyak 116 g/ekor/hari); P1 (P0+F1); P2 (P0+F2) serta menggunakan 4 (empat) ulangan. Setiap unit perlakuan terdiri dari 6 ekor ayam petelur yang dipelihara selama 28 hari. Parameter kualitas telur yang diamati terdiri dari kualitas eksterior dan interior. Serta parameter performa yang diamati meliputi: konsumsi ransum, konversi pakan, %HDP dan egg mass. Disamping itu dilakukan uji proksimat, ekstraksi maserasi 96% ethanol dilanjutkan uji LC-MS pada temu ireng. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa penambahan tepung temu ireng dan cangkang telur dengan dosis 0.3% suplemen mampu memperbaiki nilai FCR, meningkatkan bobot telur, egg mass, %HDP, dan persentase albumin, serta Haugh Unit (HU). Sedangkan konsumsinya yang lebih rendah dibanding perlakuan lain sehingga diperoleh nilai IOFC yang tinggi. Kata Kunci : Ayam Petelur, Cangkang Telur, Kualitas telur, Performa, Temu Ireng.