cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Farmasi Higea
ISSN : -     EISSN : 25413554     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2025)" : 12 Documents clear
PENILAIAN KUALITAS HIDUP TERKAIT KESEHATAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD DR. RASIDIN KOTA PADANG Sofitriana, Lisa; Kardela, Widya; Ramadhani, Putri; Yana, Annissa Dwi
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.737

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penyakit ini akan menyertai penderita selama seumur hidup sehingga sangat mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kualitas hidup terkait kesehatan pasien DM Tipe 2 di Rawat Jalan Penyakit Dalam RSUD dr. Rasidin Kota Padang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan rancangan deskriptif menggunakan metode cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara prospektif menggunakan kuesioner EQ-5D-5L. Data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan dari 84 sampel, nilai kualitas hidup terkait kesehatan pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 pada kategori tinggi (29,76%), sedang (54,76%), rendah (9,52%), dan sangat rendah (5,96%). Nilai Visual Analog Scale (VAS) pada kategori sangat baik (25%), baik (66,7%), dan normal (8,3%).
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KULIT BUAH DUKU (Lansium domesticum Correa) BERDASARKAN PERBEDAAN METODE PENGERINGAN SIMPLISIA Tiara, Cendy Amelia Metha; Soyata, Amelia; Marpaung, Mauritz Pandapotan
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.595

Abstract

Kulijt buah duku (Lansijum dojmejstijcum Cojrreja) mejrupakan salah satu bagijan tanaman duku yang dapat dijmanfaatkan sejbagaij antijbaktejrij, analgejtijk dan antijojksijdan. Salah satu faktojr yang dapat mejmpejngaruhij aktijvijtas bijojlojgijs adalah faktojr pejngejrijngan. Tujuan pejnejlijtijan ijnij untuk mejngejtahuij aktijvijtas antijojksijdan pada ejkstrak kulijt buah duku bejrdasarkan pejrbejdaan mejtojdej pejngejrijngan. Pejngejrijngan Sijmplijsija dijlakukan dejngan tijga mejtojdej pejngejrijngan yaijtu sijnar mataharij langsung, suhu kamar, dan ojvejn pada suhu 40ojC. Sijmplijsija dijmasejrasij dejngan mejnggunakan pejlarut mejtanojl kejmudijan dijtejntukan sejnyawa fijtojkijmija dan nijlaij IjC50 mejlaluij Spejktrojfojtojmejtrij DPPH dejngan Kuejrsejtijn yang dijgunakan sejbagaij larutan baku. Pada ejkstraksij kulijt buah duku mejnggunakan mejtojdej masejrasij pejlarut mejtanojl, dijpejrojlejh bojbojt ejkstrak kejntal 26,01 g (pejngejrijngan sijnar mataharij), 17,2 g (pejngejrijngan suhu kamar), dan 15,3 g (pejngejrijngan ojvejn). Pada ejkstrak kulijt buah duku dejngan mejtojdej pejngejrijngan sijnar mataharij, suhu kamar dan ojvejn mejmijlijkij kandungan flavojnojijd, sapojnojnijn dan tanijn dijdalamnya. Dapat dijsijmpulkan bahwa sejcara kualijtatijf pada ejkstrak kulijt buah duku dejngan mejtojdej pejngejrijngan mejlaluij ojvejn, sijnar mataharij dan suhu kamar mejmijlijkij aktijvijtas antijojksijdan sejrta dijdapatkan nijlaij IjC50 untuk kuejrsejtijn sejbejsar 3,87 ppm (sangat kuat), untuk pejngejrijngan sijnar mataharij sejbejsar 767,54 ppm (sangat lejmah), pejngejrijngan suhu kamar sejbejsar 688,35 ppm (sangat lejmah) dan pejngejrijngan ojvejn sejbejsar 836,50 ppm (sangat lejmah). Bejrdasarkan data analijsijs yang dijpejrojlejh, aktijvijtas antijojksijdan darij ejkstrak kulijt buah duku bejrdasarkan pejrbejdaan mejtojdej pejngejrijngan dejngan mejnggunakan mejtojdej DPPH tijdak mejmijlijkij pejrbejdaan yang sijgnijfijkan. 
EFEK PEMBERIAN CIPROFLOXACIN TERHADAP KADAR SERUM KREATININ DAN PERUBAHAN BERAT ORGAN GINJAL PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) GALUR WISTAR Makalalag, Fahrurozi Rozi; Malik, Abd; Imelda, Andi
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.744

Abstract

This study aimed to evaluate the effects of ciprofloxacin administration on serum creatinine levels and changes in kidney weight in male white rats (Rattus norvegicus) of the Wistar strain. Sixteen rats were divided into four groups: control (aquadest), ciprofloxacin doses of 4.5 mg/200 gBW, 9 mg/200 gBW, and 13.5 mg/200 gBW, administered orally for 14 days. Creatinine levels were measured before and after treatment, while kidneys were weighed to obtain absolute and relative weights. Results showed no significant difference in creatinine levels between groups (p > 0.05), with all values within the normal range. Relative kidney weight increased at the 13.5 mg/200 gBW dose (0.887%), while at low-moderate doses it tended to be lower than at the control. These findings indicate that high doses of ciprofloxacin have the potential to cause nephrotoxic effects, while low moderate doses did not trigger significant changes.
ISOLASI ASAM USNAT SEBAGAI BAHAN BAKU FARMASI DAN UJI AKTIVITAS TERHADAP SEL KANKER SERVIKS Uyun, Hendri Satria Kamal; Putra, Panji Marvin; Bakhtra, Dwi Dinni Aulia; Eriadi, Aried
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.687

Abstract

Kemoterapi merupakan salah satu bentuk pengobatan kanker berbasis senyawasintetik yang sering digunakan untuk pengobatan. Namun efek samping yangterjadi setelah pengobatan sangatlah berbahaya karena tidak hanya berdampakpada sel kanker saja, namun juga sel normal di sekitarnya. Tidak ada obatkemoterapi yang tidak menimbulkan toksisitas pada pasien kanker. Oleh karenaitu, para peneliti aktif mencari agen antikanker alami, karena senyawa yangberasal dari bahan alami memiliki target bioaktif yang spesifik dan efek sampingyang lebih sedikit
RASIONALITAS DAN EFEKTIVITAS ANTIBIOTIK PADA PASIEN PEDIATRIK COMMUNITY-ACQUIRED PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT KOTA TERNATE A. Sibadu, Muhammad Subhan; Meswara, Arfani Nuruladha; Fiskia, Ermalyanti
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.730

Abstract

Infeksi adalah gangguan kesehatan akibat masuk dan berkembangnya mikroorganisme di dalam tubuh, termasuk pneumonia. Community Acquired Pneumonia (CAP) merupakan jenis penyakit infeksi pernapasan yang didapatkan di masyarakat dan menyebabkan kematian. Pemberian antibiotik merupakan terapi utama pada pneumonia dan perlu dilakukan secara rasional, untuk meningkatkan efektivitas terapeutik secara klinis. Rasionalitas penggunaan antibiotik dapat dinilai berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2021 dan Pedoman Dosis Pediatri IDAI Tahun 2016. Penelitian ini merupakan deskriptif observasional jenis case studies dengan menggunakan pendekatan cross sectional diambil secara retrospektif. Hasil penelitian menunjukkan CAP paling banyak ditemukan pada pasien rentang usia 12-59 bulan (43,33%) dan didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (57,77%). Rasionalitas penggunaan antibiotik di Rumah Sakit di Kota Ternate didapatkan tepat pasien (100%), tepat indikasi (100%), tepat pemilihan obat (21,11%), tepat dosis (76,66%), tepat cara pemberian (100%), tepat interval (97,77%), dan tepat lama pemberian (100%). Efektivitas penggunaan antibiotik di Rumah Sakit di Kota Ternate didapatkan perbedaan bermakna yang dilihat secara statistik dan diperoleh nilai p 0,000 (<0,05).
FORMULASI DAN UJI STABILITAS SEDIAAN CLAY MASK EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI KAOLIN DAN BENTONIT Rahmawati, Dewi; Auli, Andira; Ambari, Yani; Ningsih, Arista Wahyu; Beti Pudyastuti, Beti; Erwiyani, Agitya Resti
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.735

Abstract

Pemakaian bahan alami dalam produk perawatan kulit semakin populer karena dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai bahan aktif adalah bunga telang (Clitoria ternatea L.), yang diketahui mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, terpenoid, dan antosianin dengan aktivitas antioksidan yang tinggi. Senyawa-senyawa ini berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak bunga telang dapat diformulasikan menjadi sediaan clay mask yang memenuhi standar mutu fisik serta stabil selama penyimpanan. Metode yang digunakan eksperimental laboratorium. Ekstrak bunga telang diperoleh melalui maserasi dengan etanol 70% dan kemudian di formulasi menjadi sediaan clay mask dengan berbagai konsentrasi F1 (kaolin 35% : bentonite 0,5%), F2 (kaolin 30% : bentonite 1%), dan F3 (kaolin 25% : bentonite 1,5%). Parameter uji stabilitas fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lekat, waktu kering, viskositas dan pH. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ekstrak bunga telang dapat dibuat menjadi clay mask dengan perbedaan konsentrasi basis yang digunakan. Stabilitas fisik ketiga sediaan clay mask untuk pengujian organoleptik, homogenitas, daya sebar, daya lekat, waktu kering, viskositas dan pH sudah memenuhi pesyaratan formulasi yang baik. Perbedaan konsentrasi basis sediaan clay mask didapatkan formula terbaik pada F1 (kaolin 35% : bentonite 0,5%). Perbedaan konsentrasi basis pada F1, F2, dan F3 berdampak signifikan pada hasil uji mutu fisik.
STUDI FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI KRIM EKSTRAK KULIT BUAH KASTURI (Citrus microcarpa Bunge) Sari, Yeni Novita; Octavia, Maria Dona; Pardede, Jesika; Zafrul, Addina
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.743

Abstract

Jeruk kasturi (Ctrus microcarpa Bunge) lebih terkenal sebagai bumbu masakan dan belum banyak penelitian yang mencari khasiat dari jeruk kasturi tersebut terutama sebagai antibakteri. kandungan kulit jeruk kasturi adalah senyawa flavanoid. Flavanoid dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak kulit jeruk kasturi dalam bentuk sediaan krim dan melihat aktivitas antibakteri pada sediaan krim ekstrak kulit jeruk kasturi, Formula krim dibuat 3 variasi yaitu F0 (basis) FI, FII dengan konsentrasi 9%, 12% dan pembanding kloramfenikol. Evaluasi sediaan krim pada pengamatan organoleptis bentuk setengah padat, warna hijau, bau khas, Uji daya sebar krim 4,8cm, Ph Krim 5,4, sediaan krim homogen, sediaan krim kering pada menit pertama. Sampel yang digunakan berasal dari Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Ekstrak kulit buah jeruk kasturi mempunyai aktivitas antibakteri pada konsentrasi 9% dengan luas zona bening 6,68 kategori sedang dan 12% dengan dengan zona benong 15,45 mm dengan kategori kuat
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN EKSTRAK AIR DARI DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.) Ismirza, Ulfa; Azizah, Zikra; Zulharmita, Zulharmita; Yeni, Chania Febri
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.745

Abstract

Penelitian tentang skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan  dari ekstrak etanol dan ekstrak air dari daun kersen (Muntingia calabura L).  Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak etanol dan ekstrak air daun kersen (Muntingia calaburaL) danuntuk menentukan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol dan ekstrak air daun kersen (Muntingia calabura L). Proses ekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dan pelarut air. Ekstraksi dengan pelarut etanol daun kersen menggunakan metode maserasi dan didapatkan rendemen ekstrak etanol 23,2811%.Ekstraksi dengan  pelarut air menggunakan metode infusa. Hasil yang diperoleh dari skrining fitokimia pada ekstrak etanol daun kersen diketahui positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, fenol, tanin, steroid, dan terpenoid sedangkan pada ekstrak air daun kersen diketahui positif mengandung senyawa flavonoid, saponin, fenol, tanin, dan terpenoid.Pengujian aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol daun kersen diperoleh IC50 sebesar 35,38610 µg/mL aktivitas antioksidan sangat kuat  pada ekstrak air diperoleh IC50 sebesar 268,04556 µg/mL aktivitas antioksidan lemah dan aktivitas antioksidan asam galat diperoleh IC50 sebesar 4,7879 µg/mL aktivitas antioksidan sangat kuat.
ANALISIS BIAYA INA-CBG TERAPI KOMBINASI INSULIN PADA PASIEN BPJS RAWAT JALAN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RS BHAKTI KARTINI Silvyana, Annysa Ellycornia; Octa, Mega Maulida; Faizatun, Faizatun; Putriana, Lies; Chairunnisa, Dian Fitri
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.757

Abstract

Pengobatan diabetes melitus merupakan salah satu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Insulin berperan penting dalam mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi jangka panjang. Terapi pengobatan penyakit diabetes melitus dilakukan seumur hidup karena kondisi ini bersifat kronis dan tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, sehingga membutuhkan biaya pengobatan yang sangat besar. Salah satu aspek penting dalam pengelolaan diabetes melitus adalah mempertimbangkan apakah biaya yang dikeluarkan memberikan hasil yang maksimal bagi pasien. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan efektivitas biaya INA-CBG penggunaan terapi kombinasi insulin rapid acting dengan insulin long acting terapi kombinasi insulin. Usia pasien berkisar antara 18 - >65 tahun. Efektivitas terapi diukur berdasarkan nilai gluk. Metode yang digunakan merupakan penelitian non eksperimental deskriptif dengan pengambilan data menggunakan pendekatan retrospektif melalui penelusuran rekam medis pasien. Data yang digunakan meliputi data sosiodemografi, hasil laboratorium GDP, GD2PP dan HbA1C serta total biaya medis langsung selama 7 hari. 92 pasien mendapatkan gula darah puasa (GDP), Glukosa Darah 2 jam Post Prandial (GD2PP) dan HbA1C. Analisis statistika dilakukan menggunakan Microsoft Excel dengan rumus ACER dan ICER. Hasil penelitian menunjukan kombinasi insulin Aspart + insulin Glargine XR dengan nilai ACER terendah berdasarkan hasil GDP sebesar Rp 3.330,27, GD2PP sebesar Rp 3.000,88 dan HbA1C sebesar Rp 5.056,69. Nilai ICER berdasarkan hasil GDP sebesar Rp -1.982,20, GD2PP sebesar Rp -515,79 dan HbA1C sebesar Rp -836,65. Kombinasi penggunaan insulin Aspart dan insulin Glargine XR menunjukkan persentase keuntungan sebesar 3,30% dari total nilai klaim INA-CBG.
UJI FITOKIMIA DAN GUGUS FUNGSI EKSTRAK ETANOL DAUN Spondias pinnata (L.f.) Kurz Sari, Desak Made Vina Puspita; Permasutha, Made Bayu; Wiguna, Nyoman Intan Permatahati; Kurniawathi, Ni Luh Ranthi; Krisnadevi, I Gusti Agung Ayu Ari; Maheswari, Ni Putu Devi
Jurnal Farmasi Higea Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : STIFARM Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52689/higea.v17i2.759

Abstract

Masyarakat Indonesia sampai saat ini masih sering menggunakan obat herbal karena manfaatnya dan harganya yang murah. Bali adalah daerah yang memanfaatkan tanaman sebagi obat-obatan, salah satunya adalah loloh daun cemcem. Loloh daun cemcem diyakini dapat menambah nafsu makan, mengurangi gejala batuk kering, memperlancar buang air kecil, mengontrol tekanan darah, meredakan panas dalam, mengembalikan cairan tubuh, dan obat pencahar. Penelitian ini bertujuan sebagai deteksi awal fitokimia dan validasi gugus fungsi yang dimiliki oleh ekstrak etanol daun cemcem. Proses ekstraksi pada penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol pronalisis. Uji fitokimia menganalisis alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin, dan saponin. Analisis gugus fungsi dilakukan dengan metode Attenuated Total Reflectance-Fourier Transform Infrared (ATR-FTIR). Berdasarkan, pengujian fitokimia didapatkan bahwa senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin, dan saponin terkandung dalam ekstrak etanol daun cemcem. Metode ATR-FTIR menunjukkan senyawa fenolik, flavonoid, tanin, dan glikosida karena teridentifikasinya gugus –OH, C–H, C=O, C=C, dan C–O.

Page 1 of 2 | Total Record : 12