cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
Implementasi Media Audio Gelaria untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Nurlatipah, Nurlatipah; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26099

Abstract

Keterampilan motorik kasar ialah gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar atau sebagian besar seluruh tubuh dan dipengaruhi oleh kematangan anak. Agar perkembangan fisik-motorik tidak terhambat, salah satunya adalah dengan menggunakan lingkungan suara lagu anak gembira GELARIA, lingkungan belajar interaktif yang menyenangkan melalui gerak dan lagu untuk anak. sehingga bisa meningkatkan motorik kasar anak. Riset ini bertujuan mengetahui peningkatan motorik kasar anak di KOBER Al-Afsar Tasikmalaya setelah diterapkannya media audio grakan lagu anak ceria GELARIA pada 13 orang anak kelompok B di KOBER Al-Afsar Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Metode pengumpulan data meliputi obsevasi. Data dikaji dengan reduksi data, data dan verifikasi. Hasil kajian mengambarkan bahwa implementasi  media audio gerakan lagu anak ceria (GELARIA) membagikan adanya peningkatan  perkembangan motorik kasar pada sebagian besar anak menggunakan indikator adanya koordinasi gerakan tubuh, berjalan di kawasan, mengayunkan tangan, melompat, loncat serta lari di kawasan.   Gross motor skills are body movements that use large muscles or most of the entire body and are influenced by the child's maturity. So that physical-motor development is not hampered, one way is to use the sound environment of the happy children's song GELARIA, a fun interactive learning environment through movement and songs for children, so it can improve children's gross motor skills. This research aims to determine the improvement in gross motor skills of children in Kober al-Afsar Tasikmalaya after implementing the audio media for the cheerful children's song Gelaria in 13 group B children at KOBER Al-Afsar Tasikmalaya. The research method used is a case study. Data collection methods include observation. Data is studied by data reduction and data verification. The results of the study show that the implementation of audio media for cheerful children's song movements (GELARIA) provides an increase in gross motor development in the majority of children using indicators of coordination of body movements, walking in the area, swinging arms, jumping, skipping, and running in the area.
Pendidikan Jasmani di 5 PAUD Kecamatan Kawalu: Menciptakan Pengalaman Belajar yang Menyenangkan dan Bermanfaat Silvi Pebrianti Senjawiani; Insani, Hilda Nurul; Fitri, Rossa Aulia
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26273

Abstract

Pendidikan jasmani dan olahraga dipilih sebagai variabel dalam penelitian karena merupakan bagian penting dari pendidikan yang berkontribusi pada perkembangan fisik, sosial, emosional, dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendidikan jasmani dan olahraga di TK-TK Kecamatan Kawalu dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan teknik analisis data dilakukan dengan triangulasi data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian lima sekolah di Kecamatan Kawalu, yaitu TK Abdan Sholihan, RA Al-Ihya, TK Dewi Sartika, TK At-Taqwa, dan TK Sejahtera 4. Berdasarkan hasil penelitian, setiap TK atau lembaga di Kecamatan Kawalu telah menciptakan pengalaman belajar jasmani dan olahraga yang menyenangkan dan bermanfaat. Pembelajaran penjas di TK-TK di Kecamatan Kawalu menawarkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat melalui pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah. Physical education and sports were chosen as variables in the research because they are an important part of education that contributes to physical, social, emotional, and mental development. This research aims to describe the process of physical education and sports in kindergartens in the Kawalu District to create a fun and beneficial learning experience for young children. The research method used in this research uses a qualitative approach with data collection techniques, namely through observation, interviews, and documentation studies, with data analysis techniques carried out by data triangulation starting from data collection, data reduction, and conclusion. The research subjects were five schools in Kawalu District, namely Abdan Sholihan Kindergarten, RA Al-Ihya, Dewi Sartika Kindergarten, At-Taqwa Kindergarten, and Sejahtera 4 Kindergarten. Based on the research results, every kindergarten or institution in Kawalu District has created physical learning and sports experiences that are fun and useful. Physical education learning in kindergartens in Kawalu District offers a fun and useful learning experience through an approach that is tailored to the needs and conditions of each school.
Motor Skills Block Interlocking System (MoBIS) sebagai Media Permainan untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Rachma, Fatima Miftahul; Wikanengsih, Wikanengsih; Alam, Syah Khalif
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26460

Abstract

Pada abad ke-21 kemampuan yang harus dikuasai yaitu mampu menciptakan hal-hal baru, berpikir kritis, dan memiliki kecakapan dalam berkomunikasi. Sepaham dengan teori Bloom yang menyatakan bahwa menciptakan hal yang baru merupakan kemampuan kreativitas yang menjadi poin paling penting. Kreativitas tidak akan berkembang jika tidak distimulus dengan baik. Oleh karena itu kemampuan kreativitas perlu di stimulus sejak awal pada pendidikan anak usia dini, sebagai pendidik sudah seharusnya memberikan media permainan yang menarik. Salah satu permainan yang dapat meningkatkan kemampuan kreativitas yaitu permainan Motor Skill Block Interlocking System (MoBIS). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan permainan MoBIS untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskripstif kualitatif. Subjek penelitian ini anak usia 5-6 Tahun di RA Thoriqur Rahmah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi lapangan. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diterapkannya media permainan MoBIS ini menunjukkan adanya peningkatan pada kemampuan kreativitas anak menunjukkan mampu berani menggabungkan komponen-komponen MoBIS dengan baik tanpa bantuan, mampu membuat bentuk yang berbeda, dan mampu menciptakan karya sesuai kemauan anak sehingga anak mampu menciptakan sebuah bentuk baru, menarik dan unik.   In the 21st century, the skills that must be mastered are creating new things, thinking critically, and having communication skills. This is in line with Bloom's theory, which states that creating new things is a creative ability that is the most important point. Creativity will not develop if it is not stimulated properly. Therefore, the ability to be creative needs to be stimulated from the beginning in early childhood education, as educators should provide interesting game media. One game that can improve creativity is the Motor Skill Block Interlocking System (MoBIS) game. The purpose of this study was to describe the use of the Mo-BIS game to improve the creativity of children aged 5-6 years. The method in this study used qualitative description. The subjects of this study were children aged 5-6 years at RA Thoriqur Rahmah. The data collection techniques used were interviews and field observations. The data analysis used was data reduction, data display, and concluding. Based on the results of the study, the application of MoBIS game media shows an increase in children's creativity abilities, showing that they can dare to combine MoBIS components well without assistance, can make different shapes, and can create works according to the child's wishes so that children can create a new, interesting, and unique shape.
Buku Cerita Digital Interaktif sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Literasi Baca-Tulis Anak Usia Dini Hardianti, Indah; Nafiqoh, Heni; Lestari, Ririn Hunafa
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26471

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis merupakan salah satu kemampuan yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup anak. Namun, ada anak-anak yang sebagian besar masih menghadapi kesulitan membaca serta menulis,  seperti anak belum bisa mengungkapkan bahasa serta belum bisa membaca dan menulis namanya dengan lengkap. Dengan karakteristik anak yang suka melihat buku yang bergambar, buku cerita digital bisa menjadi solusi untuk meningkatkan literasi baca-tulis anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media buku cerita digital bagi anak usia dini dapat meningkatkan literasi baca-tulis anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan analisis data deskriptif persentase. Penelitian ini menggunakan subjek berupa enam anak laki laki dan dua anak perempuan kelas B di RA Al-Majidiyyah. Hasil dari penelitian ini berdasarkan hasil dan analisis data diperoleh bahwa buku cerita digital interaktif ini dapat meningkatkan literasi baca-tulis anak usia dini dengan indikaror (1) Anak mampu menulis namanya sendiri dengan lengkap 54,5%; (2) Anak mampu membaca namanya sendiri denga lengkap 72,46% ; (3) Anak mampu mengelompokkan gambar berdasarkan huruf awalan sama 85,6%. Reading and writing are some of the most important skills for a child's survival. However, there are children who mostly still face difficulties in reading and writing, such as children who cannot express language and cannot read and write their names completely. With the characteristics of children who like to see picture books, digital storybooks can be a solution to improve children's reading and writing literacy. This study aims to determine whether the use of digital storybook media for early childhood can improve children's reading and writing literacy. This study uses a quantitative descriptive method using data collection techniques in the form of observation and descriptive percentage data analysis. This study used subjects in the form of six boys and two girls in class B at RA Al-Majidiyyah. The results of this study, based on the results and data analysis obtained, indicate that this interactive digital storybook can improve early childhood reading and writing literacy with indicators. (1) Children can write their names completely 54.5%; (2) Children can read their names completely 72.46%; (3) Children can group images based on the same initial letters 85.6%.
Penerapan Pantun Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini Mirawati, Mirawati; Windarsih, Chandra Asri; Nurunnisa, Rita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26477

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang kebutuhan variasi dalam metode pembuka pembelajaran di TK Puspita Asih. Hal ini sebagai upaya memfasilitasi  beragamnya kemampuan anak dalam berbahasa ekspresif yang sedang dalam masa pondasional, jika tidak dioptimalkan akan menimbulkan dampak panjang untuk kemampuan berbicara dan menghambat komunikasi dalam proses belajar,  mengingat struktur kalimat pantun sederhana dan berpola akan memudahkan anak mengingat tutur  kalimat, selain itu pantun merupakan warisan budaya nusantara. Tujuan penelitian yaitu peningkatan keterampilan dalam berbahasa ekspresif  pada fase pondasi dengan pantun berbasis kearifan lokal. Metode penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian 12 anak di kelompok B.Teknik pengumpulan data melalui observasi.Teknik analisis data dipandu oleh fakta-fakta yang ditemukan pada saat penelitian di kelas kemudian diolah dengan rumus persentase. Hasil penerapan pantun pada siklus pertama hanya 1 indikator mencapai standar keberhasilan pada kategori berkembang sesuai harapan. Siklus kedua capaian indikator 1 dan 2 masuk kategori berkembang dengan baik dengan masing-masing persentase sebesar 93,1% dan 83,3%. Untuk indikator 3 dan 4 mencapai 75% artinya berada pada kategori berkembang sesuai harapan. Hal ini menunjukkan peningkatan menurut standar keberhasilan dari hasil minimal 51%, maka  disimpulkan penerapan pantun di kelompok B, dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif. This study is based on the need for variation in the method of opening learning in Puspita Asih Kindergarten. This is an effort to facilitate the diverse abilities of children in expressive language who are in the foundational period, if not optimized it will have a long-term impact on speaking skills and hinder communication in the learning process, considering that the simple and patterned sentence structure of pantun will make it easier for children to remember sentences, besides pantun is a cultural heritage of the archipelago. The purpose of the study is to improve skills in expressive language in the foundation phase with pantun based on local wisdom. The research method is Classroom Action Research (CAR) which consists of two cycles. The research subjects were 12 children in group B. Data collection techniques through observation. Data analysis techniques were guided by facts found during research in the classroom and then processed using a percentage formula. The results of the application of pantun in the first cycle only 1 indicator reached the success standard in the developing category according to expectations. In the second cycle, the achievement of indicators 1 and 2 entered the category of developing well with percentages of 93.1% and 83.3% respectively. For indicators 3 and 4 reaching 75%, meaning they are in the developing category according to expectations. This shows an increase according to the success standard of a minimum result of 51%, so it is concluded that the application of rhymes in group B can improve expressive language skills.
Penerapan Metode Pembiasaan untuk Mengembangkan Disiplin Anak Usia Dini di Taman Kanak-kanak Mudayanti, Mudayanti; Jumiatin , Dedah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26494

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan sikap disiplin anak usia dini. Karena disiplin merupakan suatu hal yang mendasar yang harus diberikan kepada anak sejak usia dini, guna untuk menamamkan perilaku disiplin yang baik dijenjang berikutnya. Pengembangan sikap disiplin ini dilakukan dengan cara menanamkan metode pembiasaan pada kehidupan sehari-hari sehingga anak akan selalu mengingat kebisaaan yang sudah diberikan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengembangkan disiplin anak usia dini melalui penerapan metode pembiasaan. Metode penelitian yang dilakukan, yaitu menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan subjek penelitian, yaitu anak usia dini kelompok belajar B, yang berjumlah 17 anak. Untuk mendapatkan data, teknik pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan wawancara kepada guru dan observasi kepada anak-anak serta dokumentasi sebagai bukti pelaksanaan penelitian yang dilaksanakan. Setelah data terkumpul, teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, yang dilakukan dengan cara reduksi data, sajian data dan menarik kesimpulan. Berikut ini adalah hasil yang sudah didapatkan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dimana dalam implementasi metode pembisaan untuk mengembangkan sikap disiplin guru sudah mampu menanamkan 5 indikator yang sudah ditentukan dan anakpun mampu mengikuti pembisaan disiplin yang sudah ditentukan oleh guru. Maka dapat disimpulkan bahwa metode pembiasaan dalam mengembangkan sikap disiplin cukup efektif digunakan untuk melatih perilaku disiplin anak usia dini. This study was conducted to develop early childhood discipline. Discipline is a fundamental thing that must be given to children from an early age to instill good disciplined behavior at the next level. The development of this discipline is done by instilling a method of habit in everyday life so that children will always remember the habits taught by the teacher. The purpose of this study is to develop early childhood discipline through the application of the habit method. The research method used is a qualitative descriptive method with research subjects, namely early childhood learning group B, totaling 17 children. To obtain data, data collection techniques are carried out by interviewing teachers and observing children and documentation as evidence of the implementation of the research carried out. After the data is collected, the data analysis technique in this study uses descriptive analysis, which is carried out by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The following are the results that have been obtained based on the research that has been carried out where, in the implementation of the habit method to develop a disciplined attitude, teachers have been able to instill 5 predetermined indicators, and children can follow the discipline habits that have been determined by the teacher. So it can be concluded that the habituation method in developing a disciplined attitude is quite effective for training disciplined behavior in early childhood.
Congklak: Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Permatasari, Resmia; Wulansuci, Ghina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi permainan tradisional congklak di RA Darull Habibul Mahmud dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan analisis data dekriptif persentase. Subjek dalam penelitian ini adalah 13 anak usia 5-6 tahun di RA Darull Habibul Mahmud.Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan motorik halus dalam tiga aspek, yakni membuat garis lengkung kiri kanan meningkat 16 %,  membuat garis tegak lurus meningkat  11%, dan membuat garis miring kiri dan kanan sebesar meningkat 13%. Pembelajaran menggunakan media congklak efektif meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan nilai efektivitas  20,5 yang menunjukkan kategori sangat efektif. Artinya permainan trasdisional congklak sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak karena pada saat bermain congklak ada gerakan tangan yang membuat otot otot tangan terlatih. Sebagaimana  hasil penelitian sebelumnya bahwa permainan congklak dapat mengembangkan kemampuan motorik halus, maka permainan congklak cocok diterapkan di RA Darull Habibul Mahmud. This study aims to determine the implementation of the traditional congklak game at RA Darull Habibul Mahmud in improving children's fine motor skills. The research method used is descriptive quantitative with data collection techniques in the form of observation and descriptive percentage data analysis. The subjects in this study were 13 children aged 5-6 years at RA Darull Habibul Mahmud. The results showed an increase in fine motor skills in three aspects, namely making curved lines left and right increased by 16%, making perpendicular lines increased by 11%, and making diagonal lines left and right increased by 13%. Learning using congklak media effectively improves children's fine motor skills with an effectiveness value of 20.5, which indicates a very effective category. This means that the traditional congklak game is very effective in improving children's fine motor skills because when playing congklak, there are hand movements that train the hand muscles. As the results of previous studies show that the congklak game can develop fine motor skills, the congklak game is suitable for implementation at RA Darull Habibul Mahmud.
Quizizz: Media Pembelajaran untuk Anak Usia Dini dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Annisa, Sarah Nur; Komala, Komala
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26506

Abstract

Kemampaun berpikir simbolik merupakan bagian dari aspek kognitif yang harus dikembangkan sejak dini. Kemampuan berpikir simbolik tidak bisa berkembang lebih baik jika tidak didukung dengan media pembelajaran yang menarik. Untuk meningkatkan berpikir simbolik anak, perlu adanya media pembelajaran yang menarik serta tidak membahayakan anak salah satunya media permainan Quizizz. Media pembelajaran quizizz menjadi pembaruan di PAUD Tulus, karena sebelumnya guru belum ada yang bisa menggunakan media aplikasi quizizz ini. Tujuan riset ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir simbolik anak menggunakan media pembelajaran permainan Quizizz. Metode riset ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan tiga siklus. Subjek penelitian dilakukan pada kelompok B dengan jumlah anak terdiri dari 16. Penelitian ini dilaksanakan di PAUD Tulus Kelapa Lima, Kupang Nusa Tenggara Timur. Langkah penelitiannya meliputi rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dikaji menggunakan statistika kuantitatif dengan perhitungan nilai arata-rata dalam bentuk presentase.  Hasil penelitian ditunjukkan dengan adanya peningkatan aspek kemampuan berpikir anak yang signifikan. Pada pra siklus data awal anak berkembang sesuai harapan (BSH) hanya 0 % belum ada perkembangan, sedangkan pada siklus I ada peningkatan menjadi 18 %  dan siklus II meningkat cukup signifikan menjadi 42%. Symbolic thinking ability is a cognitive aspect that must be developed early on. Symbolic thinking ability cannot be created better if it is not supported by interesting learning media. To improve children's symbolic thinking, there needs to be interesting learning media that does not endanger children, one of which is the Quizizz game media. Quizizz learning media is an update at PAUD Tulus because previously no teacher could use this Quizizz application media. The purpose of this research is to determine the increase in children's symbolic thinking ability using the Quizizz game learning media. This research method uses Classroom Action Research (CAR), carried out in three cycles. The research subjects were group B with a total of 16 children. This research was conducted at PAUD Tulus Kelapa Lima, Kupang, East Nusa Tenggara. The research steps include planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation and reviewed using quantitative statistics with the calculation of the average value in the form of a percentage. The results of the study were shown by a significant increase in aspects of children's thinking ability. In the pre-cycle, the initial data on children developing according to expectations (BSH) was only 0% with no development, whereas in cycle I there was an increase to 18%, and in cycle II there was a significant increase to 42%.
Kontribusi Program Parenting Terhadap Pendidikan Karakter Anak Usia Dini : Systematic Literature Review Camalia, Rafika Sita; Nur, Lutfi; Purwati, Purwati
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.26634

Abstract

Pembentukan karakter pada anak usia dini menjadi tantangan kompleks di era modern akibat pengaruh teknologi dan perubahan pola asuh dalam keluarga. Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan pendekatan holistik dalam pola asuh anak, termasuk program yang melibatkan peran aktif orang tua. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi program parenting terhadap pendidikan karakter anak usia dini dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 11 artikel relevan diseleksi melalui kriteria inklusi-eksklusi dan metode PRISMA. Artikel diperoleh dari pencarian kata kunci relevan di Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan tematik, yaitu identifikasi pola dan tema utama dari artikel yang terpilih, meliputi pendekatan, hasil yang dicapai, serta relevansi program parenting terhadap pembentukan karakter anak. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa program parenting mempunyai peran yang signifikan dalam memperluas pengetahuan orang tua, mempererat hubungan antara keluarga dan sekolah, serta memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter anak. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa teknologi digital, seperti platform pembelajaran dare dan media sosial, dapat membantu orang tua dalam mendukung pembentukan karakter anak dengan menyediakan panduan pengasuhan yang mudah diakses. Implikasi penelitian ini pentingnya program parenting yang terstruktur untuk mensinergikan pendidikan di rumah dan sekolah, mendukung perkembangan karakter anak, dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan masa depan.   Character formation in early childhood is a complex challenge in the modern era due to the influence of technology and changes in family parenting patterns. To face these challenges, a holistic approach is needed in childcare patterns, including programs that involve the active role of parents. This study aims to analyze the contribution of parenting programs to early childhood character education using the Systematic Literature Review (SLR) approach. A total of 11 relevant articles were selected through inclusion-exclusion criteria and the PRISMA method. Articles were obtained by searching for relevant keywords on Google Scholar using the Publish or Perish application. Data analysis was carried out using a thematic approach, namely identifying the main patterns and themes of the selected articles, including the approach, results achieved, and the relevance of parenting programs to children's character formation. The results of the study revealed that parenting programs have a significant role in expanding parents' knowledge, strengthening the relationship between family and school, and making a positive contribution to children's character formation. In addition, this study found that digital technology, such as the Dare learning platform and social media, can help parents support children's character formation by providing easily accessible parenting guides. The implication of this research is the importance of a structured parenting program to synergize education at home and school, support children's character development, and prepare them to face future challenges.
Balok sebagai Permainan Anak Usia Dini untuk Meningkatkan Karakter Kerja Sama Wati, Irma; Rohmalina, Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i3.24402

Abstract

The cooperative character of children in Group B1 at Kober Griya Alam had not developed optimally, as seen in some children who were still focused on their activities during playtime, were unwilling to share toys with peers, tended to be selfish, did not want to compromise, and showed a lack of responsibility during learning. Therefore, block play media was used to foster a sense of responsibility and cooperation, as this type of play involves collaborative activities that can strengthen cooperative character. The purpose of this study was to examine the improvement in cooperative character among children in Group B1 aged 5–6 years through the use of block play media, using the Classroom Action Research method. Data were collected through observation and analyzed using quantitative descriptive techniques in the form of percentage calculations. The subjects of this study were 10 children from Group B1 at Kober Griya Alam. The results showed an improvement in children’s cooperative character from 40.83% initially to 45.83% in the first cycle, remaining at 45.83% in the second cycle, and increasing to 87.5% in the third cycle. It can be concluded that block play media can effectively improve the cooperative character of children in Group B1 at Kober Griya Alam.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue