cover
Contact Name
Hasrat Aimang
Contact Email
hasrat@unismuhluwuk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hasratsaluan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banggai,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI
ISSN : 2620861X     EISSN : 226208628     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI adalah jurnal Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Universitas Muhammadiyah Luwuk terbit berkala enam bulan sekali yaitu bulan Mei dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
PENDIDIKAN ISLAM MUSLIM MINORITAS: KASUS AMERIKA SERIKAT Manshuruddin Manshuruddin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v5i2.2110

Abstract

Memperbincangkan negara Amerika Serikat (United States of America) selalu saja menarik dari banyak sisinya, termasuk tentang pendidikan Islam Muslim minoritas di dalamnya. Hal ini tidak terlepas dari karakater negaranya yang multi etnik-rasial, dan multi agama dan kepercayaan, atau populer dengan ungkapan the nation with the soul of a Church. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pertumbuhan masyarakat Muslim minoritas dan pola-pola pendidikan agama bagi Muslim minoritas di Amerika Serikat. Temuan penelitian dihasilkan melalui studi kepustakaan dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan populasi Muslim di Amerika Serikat relatif cepat. Jika saat ini masih berkisar 4-7 juta jiwa, maka diperkirakan tahun 2050 akan melewati 8,1 juta jiwa. Pola-pola pendidikan agama bagi Muslim minoritas dilakukan melalui sekolah swasta berbasis agama (Islam), informal homeschooling, perguruan tinggi (universitas dan college), masjid (islamic center), dan organisasi Islam. Di antara isu kompleksitas tantangan pendidikan Islam di Amerika adalah model pendidikan Islam yang eksklusif dan konservatif berbarengan dengan adanya prospek Program pendidikan Inter-faith communities.
DAMPAK COVIC-19 TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA Farid Haluti; Hasrat A Aimang
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v5i2.2142

Abstract

Coronavirus adalah virus menular yang menginfeksi sistem pernafasan melalui percikan dahak dari saluran pernafasan. Minat  belajar yaitu suatu keinginan belajar yang timbul dari dalam diri seorang siswa melakukan sesuatu secara bersungguh-sungguh. Adapun Tujuan  penelitian untuk melihat dampak-dampak Covid-19 yang semakin berkembang, baik itu dampak positif maupun dampak negatif terhadap minat belajar siswa. Metodologi dalam penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data berdasarkan tekhnik observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya dampak Covid-19 terhadap minat belajar siswa di MTs Midarul Ulum DDI Kilongan, dari hasil penelitian peneliti mendapatkan dua dampak  Covid-19 terhadap minat belajar siswa  yaitu dampak positif dan dampak negatif yang mana dampak-dampak tersebut mempengaruhi minat belajar seorang siswa khususnya siswa di MTs  Midarul Ulum DDI Kilongan seperti kurangnya sarana dan prasarana yang berupa akses internet dan kurangnya perhatian orang tua dalam pembelajaran online seperti ini sehingga terjadi kurangnya minat siswa dalam proses belajar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa covid-19 telah meruba pergeseran kondisi belajar
EPISTIMOLOGI NALAR BAYANI DAN BURHANI SERTA IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN MADRASAH Fajrina Margareth Viruliana; M Kholili
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v5i2.1952

Abstract

Pada saat sekarang pelajar atau anak muda ada yang belum mengerti tentang pemikiran nalar Bayani dan Burhani yang dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi pemikirannya. Oleh karena itu, peneliti ingin melihat bagaimana epistimologi nalar Bayani dan Burhani serta implementasinya pada pembelajaran Madrasah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan berbasis penelitian perpustakaan, strategi penelitian kepustakaan yang didasarkan pada penelusuran literatur artikel jurnal, buku-buku tentang masalah yang sedang diteliti oleh peneliti, serta membaca dan mencatat bahan-bahan untuk diolah atau bisa disebut penelitian kualitatif deskriptif . teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mencari dan membaca berbagai jurnal atau buku-buku yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa penalaran atau metodologi bayani merupakan bentuk khas pemikiran Arab yang memfokuskan ke dominasi teks (nash), baik secara langsung ataupun tak langsung, & didukung pada penalaran linguistik berbasis inferensi. Penalaran Bayani dapat ditemukan pada mata pelajaran aku mengenal Al-Qur'an, aku mengenal hafal hadits, dan aku mengenal  tarikh Islam.  Nalar Bayani adalah penalaran atau metode berpikir berdasarkan teks, penerapan nalar yani ini terdapat pada mata pelajaran aku mengenal Al-Qur’an, dan penalaran atau metode berpikir Burhani ini termasuk metode berpikir ilmiah. Jika dikaitkan dengan pembelajaran di MDTA, ada beberapa mata pelajaran pembelajaran yaitu aku berakhlakul karimah dan mata pelajaran aku berkaidah islam.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI ILMU TAJWID MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA PESERTA DIDIK Rachmah Khairunnisa; Nancy Riana
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v5i2.1821

Abstract

Rendahnya pemahaman peserta didik di SMPN 46 Kota Bekasi Kelas VII 1A terhadap ilmu tajwid, membuat peserta didik sulit untuk membaca Al-Quran dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap ilmu tajwid melalui metode demonstrasi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemis & Mc. Taggart sebanyak 2 siklus. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif, instrumen penelitian yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, tes tertulis, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta didik terhadap ilmu tajwid melalui metode demonstrasi, yaitu pada pra siklus terdapat 4 dari 20 peserta didik yang tuntas berkisar 20%, pada siklus I terdapat 12 dari 20 peserta didik yang tuntas berkisar 60%, sedangkan pada siklus II terdapat 18 dari 20 peserta didik yang tuntas berkisar 90%, sehingga terjadi peningkatan sebesar 70% dari pra siklus ke siklus II. Maka dapat disimpulkan terjadi peningkatan pemahaman peserta didik terhadap ilmu tajwid melalui metode demonstrasi.
MANAJERIAL KEPALA MADRASAH TERHADAP SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURU Arten H Mobonggi; Ritmon Amala; Febrianto Hakeu; Titin Suhartini Kaaba
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v5i2.1947

Abstract

Dalam meningkatkan profesionalitas guru di madrasah, manajerial kepala madrasah sangatlah penting, sebagai pemimpin dalam lembaga pendidikan, kepala madrasah mempunyai tanggung jawab atas tercapainya tujuan pendidikan melalui pemberdayaan tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan (non guru/TU, staf, pegawai, dan lain-lain). Hal ini sebagaimana tertuang dalam Dalam Peraturan Pemerintah Pasal 12 ayat 1 tahun 1990 tentang pendidikan dasar bahwa, Kepala sekolah bertanggung jawab atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan, administrasi sekolah, pembinaan tenaga kependidikan lainnya, dan pendayagunaan serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui manajerial kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalitas guru melalui supervisi akademik. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif dan tata cara deskriptif. Ada pula alibi yang mendesak penu lis memakai tata cara deskriptif dengan pendekatan kualitatif sebab riset dengan tata cara deskriptif dicoba periset mau menanggapi persoalan-persoalan tentang fenomena yang terdapat ataupun berlaku saat ini, ini mencakup riset tentang fenomena sebagaimana terdapatnya, ataupun pengkajian hubungan- hubungan antara bermacam variabel dalam fenomena yang diteliti. Hasil penelitian ditemukan bahwa, di Madrasah Tsanawiyah Terpadu Al-Azhfar Gorontalo Utara manajerial kepala madrasah masih sangat kurang, hal ini didasari dengan tidak adanya pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala madrasah secara periodik, selanjutnya para guru masih kurang menguasai proses pembelajaran dengan tidak adanya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang dimiliki oleh guru, dan juga para guru tidak menguasai kompetensi guru yang semestinya dimiliki oleh setiap guru.
INTEGRASI PENDIDIKAN ISLAM DENGAN SIKAP SPRITUAL PADA MATERI AKHLAK KELAS VIII SMP Rina Nofriana; Fadriati Fadriati
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v5i2.2119

Abstract

This article examines the integration of Islamic education with spiritual attitudes in morals. The problem is how to integrate Islamic education with spiritual attitudes in morals? The purpose of this study is to determine the integration of Islamic education with spiritual attitudes in the material of morality. The research was conducted with a qualitative approach with library research methods (Library Research). Data were collected by examining various literatures related to Islamic Education with Spiritual Attitudes. The data findings were then analyzed and presented descriptively in the form of a narrative. The results of the study found that the integration of Islamic education with spiritual attitudes in moral material can be done by the way teachers are expected to integrate Islamic education with spiritual attitudes into learning objectives, learning steps, and assessment of learning outcomes. Having high authority in designing, implementing and evaluating learning.
UPAYA-UPAYA PEMBAHARUAN DAN MODERNISASI ISLAM MUHAMMAD ABDUH Muhsin Muhsin; Achmad Ruslan Afendi
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v5i2.1993

Abstract

Analisis ini mencoba mengetengahkan pemikiran dan pembaharuan besar Muhammad bin Abduh bin Hasan Khairullah, seorang pemikir muslim dari Mesir dan salah satu penggagas gerakan modernisme Islam. Hal yang mendorong Muhammad Abduh melakukan upaya pembaharuan dalam Islam karena kebanyakan umat Islam sudah terperangkap dalam praktik keagamaan yang keliru sehingga mengakibatkan mereka terperangkap dalam kejumudan yang mengakibatkan umat Islam secara keseluruhan berada dalam kemunduran. Kajian ini merupakan studi literatur dengan menggunakan teknik analisis deskriptif terhadap pemikiran dan pembaharuan besar yang dilakukan oleh Muhammad Abduh. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa pemikiran pembaharuan modernisasi Islam yang meliputi : (1). bidang keagamaan yakni menghilangkan dampak aliran jumud pemeluk Islam yang tidak menginginkan peralihan dan tidak mau menerima peralihan, pemeluk agama Islam kebanyakan menganut prinsip pada adat kebiasaan yang sudah turun temurun; (2). bidang politik yakni mengarahkan partisipasi dalam dunia perpolitikan yang demokratis berdasarkan musyawarah mufakat dan menjunjung tinggi kewibawaan bangsa dan negaranya; (3). bidang pendidikan yakni mengkombinasikan sistem pengajaran konvensional yang hanya mengandalkan ilmu-ilmu agama dengan pengetahuan umum yang bersifat lebih modern; (4). bidang hukum yakni Mengimplementasikan norma-norma keagamaan yang mementingkan akal pikiran dan ijtihad demi menyelesaikan persoalan yang ada”. Dari hari penelitian disimpulkan Pemikiran dan pembaharuan ini merupakan perubahan pemikiran dan perspektif intelektual untuk membentuk pola pemikiran yang beragam yaitu pemikiran secara murni ingin kembali pada ajaran Islam dengan menolak segala ajaran atau aliran dari Barat.
PERAN DAN KEDUDUKAN PEREMPUAN DALAM PERSFEKTIF PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MODERN Lutfi Lutfi; Usman Sutisna; Fery Rahmawan Asma
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v6i1.2123

Abstract

Salah satu tema utama sekaligus prinsip pokok dalam ajaran Islam adalah persamaan antara manusia, baik antara lelaki dan perempuan maupun antar bangsa, suku dan keturunan. Ajaran Islam pada hakikatnya memberikan perhatian yang sangat besar serta kedudukan terhormat kepada perempuan. Tabiat kemanusiaan antara lelaki dan perempuan hampir dapat (dikatakan) sama. Allah telah menganugerahkan kepada perempuan sebagaimana menganugerahkan kepada lelaki. Kepada mereka berdua dianugerahkan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran dan kedudukan perempuan dalam persfektif Pendidikan Islam di era modern, sedangkan untuk motode penelitian adalah menggunakan motede penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian bahwa perempuan memiliki peran dalam persferktif islam di era modern. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perempuan memiliki peran serta kedudukan yang setara dengan laki-laki diera modern.
PENDIDIKAN ISLAM DENGAN PENANAMAN NILAI BUDAYA ISLAMI Aji Luqman Panji; Achmad Ruslan Afendi; Akhmad Ramli; Sudadi Sudadi; Agus Mubarak
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v6i1.2155

Abstract

Pendidikan Islam merupakan bagian integral dalam sistem pendidikan Nasional memiliki konstribusi yang besar dalam penanaman nilai dan budaya serta perilaku keberagaman pada setiap diri seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai dan budaya yang perlu dipertahankan sebagai hasil warisan pendidikan Islam pada generasi penerus dan metode pendidikan Islam dalam penanaman nilai-nilai dan budaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan data seperti jurnal, buku, modul, serta web yang dijadikan referensi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh menunjukkan dalam pendidikan Islam nilai yang perlu diwariskan adalah nilai-nilai yang terdapat dalam sumber ajaran Islam, yakni Al-quran dan sunnah yang menjadi inti dalam al-akhlaq al-karimah (budi pekerti) sebagai muara dari segenap aktivitas pendidikan. Melalui penanaman pendidikan Islam dengan berbagai metode, maka akan timbul kesadaran pribadi sebagai individu dan anggota masyarakat.
MODEL PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN Nelly Mujahidah; Baidhillah Riyadhi
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL-ILMI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/al-ilmi.v6i1.2031

Abstract

Kurikulum madrasah ataupun yang lebih diketahui dengan sebutan manhaj tidak pada wujud uraian syllabus, namun berbentuk funun kitab- kitab yang diajarkan dalam santri. Kegiatan belajar mengajar pondok madrasah terkait dalam arahan yang berhubungan, badan pengajar ataupun badan pengajarnya. adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara pelaksanaan model pembelajaran bahasa Arab di pondok pesantren, baik dari segi tujuan, sintagmatik, maupun sumber belajarnya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dilakukan secara deskriptif komparatif di dua ponpes, yaitu ponpes Al-Jihad dan Nahdlatus Syubban yang berada di kawasan Kota Pontianak. Pengumbulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah analis didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa tujuan utama pembelajaran bahasa Arab di kedua ponpes tersebut sama-sama untuk memberikan bekal bagi santri mendalami kitab berbahasa Arab atau kitab kuning. Tujuannya adalah pada peningkatan kemahiran membaca. Sintagmatik pembelajaran bahasa Arab di Ponpes al-Jihad memiliki kecendrungan menggunakan model dengan pendekatan komunikatif, dengan metode langsung atau thariqah mubasyaroh. Walaupun langkah-langkah pembelajaran yang ditunjukkan tidak semuanya sesuai secara teoritis dengan metode tersebut. Sedangkan di Ponpes Nahdlatus Syubban kecenderungan penggunaan metode qawaid dan tarjamah lebih dominan, dengan kitab kuning sebagai salah sumber belajar utama

Page 7 of 14 | Total Record : 138