cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
redaksi.jsgp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jsgp@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, 91921
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 26546477     DOI : https://doi.org/10.30605/jsgp
Core Subject : Education,
JSGP (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, ISSN 2654-6477) is an academic publication media managed by the Faculty of Teacher Training and Education and published by Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP). Publishing research results and theoretical studies in the field of education, JSGP is a reference source as well as a means of publication for teachers, lecturers, students, school supervisors, policymakers, and education observers.
Articles 736 Documents
Effectiveness of Using Youtube Videos as a Guide for Science Practicals for Elementary School Teacher Candidates Wijaya, Shinta; Ramli, Muhamad; Husna, Riska Latifatul
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6292

Abstract

Practical learning activities are an important part of forming the competence of prospective elementary school teacher students. However, in its implementation there are several obstacles such as limited time and facilities needed. As time goes by, technology continues to develop, YouTube is one application that can be used as an alternative to guide practical activities for prospective elementary school teacher students. Although YouTube is widely used for learning media, the effectiveness of using YouTube in this context still needs to be studied in depth, especially from the student's perspective. Therefore, this study uses a descriptive qualitative approach to describe students' experiences and perceptions of using YouTube as a guide for practical activities. The population in this study were students of the 4th semester Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education (PGMI) study program, who took courses related to science practicums in the even semester of 2024/2025. The sampling technique used was accidental sampling, namely students who were present and willing to fill out the instrument were distributed. The instrument used in this study was a questionnaire. From the data obtained, students stated that they felt helped by YouTube as a guide for science practicums. The reason put forward by students was that YouTube could help them understand the concepts and steps in practical activities. In addition, students also stated that they still need additional sources of information to clarify and expand their understanding. Although it can help students, there are also difficulties and obstacles experienced by students. These difficulties and obstacles are network connections that are sometimes unstable and wasteful quota consumption. In addition to these 2 difficulties, there are also obstacles experienced by students, namely the use of standard language and several new vocabularies that can confuse students. Therefore, students stated that they need additional sources of information other than YouTube.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website Edukasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Adibowo, Diajeng Lyra; Emilia, Afif; Sa’id, Ibrahim Bin; Ratno, Puspoko Ponco; Maiyanti, Aziza Anggi; Anggraini, Atika
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6456

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah perlunya media pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan kebutuhan abad 21 untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada materi klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis website edukasi serta menguji kelayakan dan efektivitasnya. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas VII MTs Al-Huda Jatirejo Mojoduwur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, angket respon siswa, serta pre-test dan post-test. Hasil validasi dari tiga ahli menunjukkan kelayakan media dengan skor 90–98%, tergolong dalam kategori sangat layak. Respon siswa juga positif terhadap media yang dikembangkan. Uji efektivitas menggunakan N-gain dan uji t berpasangan menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar. Rata-rata nilai pre-test siswa adalah 41,92 dan meningkat menjadi 85,77 pada post-test. Nilai N-gain sebesar 0,7604 termasuk kategori tinggi, sedangkan uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis website edukasi yang dikembangkan terbukti sangat layak dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Media ini menawarkan pendekatan pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi, sehingga dapat menjadi solusi inovatif dalam mendukung proses pembelajaran IPA di sekolah.
Life After Graduation : A Systematic Literature Review of Life Design Career Counseling for High School Students Baidho, Salma Nurul; Saraswati, Sinta
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6463

Abstract

The challenges of globalization, rapid technological advancement, and dynamic job markets have increased the urgency of career planning among high school students. This study aims to systematically review the effectiveness, conceptual approaches, and procedural techniques of Life Design Career Counseling (LDCC) in addressing students' career dilemmas, particularly those related to post-secondary education choices. Using a systematic literature review method based on PRISMA-P standards, A total of 10 primary studies published within the last 10 years were selected based on specific inclusion criteria: relevance to high school students (or equivalent), focus on career development using the LDCC model, and publication within the 2015–2025 period. Studies unrelated to upper-secondary level populations or lacking primary data were excluded. Literature was gathered from Google Scholar, SINTA Ristekbrin, and Elsevier. The findings indicate that LDCC effectively enhances students' career adaptability, vocational certainty, self-efficacy, optimism, and reflective capacity. Grounded in Career Construction Theory (CCT), LDCC utilizes narrative-based approaches, such as the Career Construction Interview (CCI), to help students make sense of their life stories and align them with meaningful career goals. The implementation of LDCC varies across individual, group, and online settings, typically delivered over 3 to 8 sessions. Techniques like storytelling, visual-symbolic tools, and structured interviews were found to be adaptable for diverse student populations, including those with special needs and in resource-constrained contexts. This review concludes that LDCC offers a holistic and personalized intervention framework that supports students' self-exploration and future career planning. The study highlights the practical implications for school counselors to adopt LDCC as a proactive career intervention method tailored to students' developmental and contextual needs.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Kelas VII SMPN 12 Kota Jambi Pesesa, Geza; Falani, Ilham; Huda, Nizlel
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6488

Abstract

Urgensi dalam penelitian Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada kelas VII SMP. sangat tinggi karena Kemampuan berkomunikasi dalam matematika menjadi salah satu unsur utama dalam proses pembelajaran, karena berperan besar terhadap pemahaman konsep, keterampilan menyelesaikan masalah, serta pembentukan cara berpikir kritis dan teratur pada diri siswa. Oleh sebab itu, penguasaan komunikasi matematis merupakan keterampilan penting yang seharusnya dimiliki siswa sepanjang kegiatan belajar matematika. Kemampuan ini meliputi keterampilan mengemukakan gagasan, memahami materi, serta menerapkan simbol dan bahasa matematika dengan benar. Penelitian ini ditujukan untuk menelaah sejauh mana kemampuan komunikasi matematis yang dimiliki oleh siswa SMP Negeri 12 Kota Jambi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pencapaiannya. Pendekatan penelitian yang dipakai ialah deskriptif kualitatif, dengan siswa tingkat SMP sebagai subjek utama. Lokasi penelitian di SMP N 12 Kota Jambi. Teknik pengumpulan data yaitu meliputi tes untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis disesuaikan berdasarkan indikator dari kemampuan komunikasi, serta wawancara mendalam dengan siswa terpilih untuk menggali pemahaman, kesulitan, dan cara siswa mengkomunikasikan ide matematisnya. Teknik analisis data yaitu reduksi data, keabsahan data, dan triangulasi Siswa akan dikategorikan menjadi 3 bagian yaitu kemampuan komunikasi tinggi, sedang, dan rendah. Adapun instrumen yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar instrumen berupa tes kemampuan komunikasi matematis yang dipadukan dengan wawancara tak terstruktur. Berdasarkan hasil temuan, siswa dengan tingkat kemampuan komunikasi matematis tinggi dapat memenuhi seluruh indikator yang ditetapkan. Sementara itu, siswa dengan kemampuan sedang hanya dapat mencapai sebagian indikator, dan siswa dengan kemampuan rendah tidak mampu memenuhi satupun indikator komunikasi matematis.
Pengaruh Penerapan Strategi Active Learning Tipe Peer Lesson Berbantuan Power Point Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kurnianti, Adha; Arif, Arwin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6493

Abstract

Studi ini bermaksud untuk menentukan efektifitas implementasi strategi active learning tipe peer lesson berbantuan power point terhadap hasil belajar biologi siswa. Jenis studi ini yaitu Quasi Eksperimen dengan tahap pretest,dan posttes non equivalent control group design. Variabel independen dari penelitian adalah metode pembelajaran aktif jenis peer lesson dan  variable dependen adalah hasil belajar. Populasi penelitian ini mencakup semua siswa kelas XI IPA SMAN 8 Gowa yang berjumlah 117 siswa yang terbagi kedalam 3 kelas, dengan sampel sebanyak 70 siswa terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas IPA2 dan kelas IPA3. pengumpulan informasi dilakukan dengan memberikan kuis atau ujian soal pilihan ganda sebanyak 20 nomor baik sebelum (pretest) maupun sesudah (posttest) pemberian perlakuan. Teknik analisis data secara deskriptif maupun melalui inferensial dengan uji-T.  Berdasarkan hasil analisis data deskriptif diperoleh bahwa kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 58,89 dan posttest sebesar 79,51 dengan persentase KKM 85,71% dan pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 60,77 dan posttest sebesar 89,63 dengan persentase KKM 88,57%.Sementara itu, dalam Uji Hipotesis T-test, nilai sig<a diketahui nilai Sig (2 tailed) sebesar 0,000< a = 0,05, maka sebagaimana hasil pengambilan keputusan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi strategi active learning tipe peer lesson berbantuan power point memiliki dampak yang signifikan terhadap hasil belajar siswa.sehingga dapat direkomendasikan untuk dimanfaatkan oleh guru atau siswa dalam proses belajar-mengajar disekolah.
Kecemasan Akademik dan Tekanan Psikologis Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Menjelang Sidang Proposal Skripsi Firnanda, Niken Utami Ayumai; Husna, Riska Latifatul
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.6525

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah memahami kecemasan akademik sebagai salah satu hambatan psikologis yang dapat memengaruhi kesiapan mahasiswa dalam menghadapi proses evaluasi akademik, khususnya pada tahap sidang proposal skripsi. Mahasiswa semester akhir, terutama calon guru di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), menghadapi tekanan ganda berupa tuntutan akademik dan ekspektasi profesional. Oleh karena itu, penting dilakukan kajian yang lebih mendalam agar dapat dirancang strategi pendampingan yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan akademik mahasiswa PGMI semester enam dalam menghadapi sidang proposal skripsi, sekaligus mengidentifikasi sumber utama penyebab kecemasan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester enam PGMI IAIN Sorong, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian berupa skala kecemasan akademik berbasis Likert dengan 11 butir pernyataan, serta satu bagian tambahan berupa pengurutan faktor penyebab kecemasan. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket secara langsung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji asumsi klasik (uji normalitas) untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan berdasarkan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi afektif dan kognitif merupakan aspek kecemasan yang paling dominan. Faktor yang paling mencemaskan mahasiswa adalah pertanyaan penguji, diikuti oleh kemampuan menjelaskan dan sosok penguji. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi multidimensi yang mencakup penguatan emosional, pelatihan presentasi, serta pendampingan akademik yang berkelanjutan.
Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Kognitif Menggunakan iSpring Suite pada Mata Pelajaran Etika Profesi Kelas X Akuntansi SMKN 1 Kemlagi Husna, Netty Elliya; Pratiwi, Vivi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6528

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pemanfaatan teknologi dalam proses evaluasi pembelajaran yang kurang optimal dalam aspek pemahaman dan pencapaian hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat evaluasi pembelajaran kognitif menggunakan iSpring Suite pada mata pelajaran Etika Profesi kelas X Akuntansi di SMKN 1 Kemlagi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap pengembangan dilakukan validasi oleh ahli evaluasi dan ahli grafis untuk menilai kelayakan, serta implementasi pada siswa kelas X Akuntansi SMKN 1 Kemlagi digunakan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap alat evaluasi yang dikembangkan. Instrumen penelitian mencakup lembar telaah para ahli yang dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh saran masukan, lembar validasi para ahli dan lembar respon peserta didik yang dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui kelayakan alat evaluasi yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat evaluasi yang dikembangkan dinyatakan valid oleh ahli, praktis digunakan oleh guru, serta mendapat respon positif dari peserta didik. Hasil respon peserta didik menunjukkan bahwa siswa menunjukkan respon positif, menilai alat evaluasi ini interaktif, menarik, dan dapat meningkatkan motivasi peserta didik. Dengan demikian, pengembangan alat evaluasi ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran berbasis teknologi.
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Lingkungan Teman Sebaya terhadap Hasil Belajar Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa dengan Kepercayaan Diri sebagai Variabel Moderasi pada Siswa Kelas XI Akuntansi SMK Negeri 1 Kemlagi Amaliyah, Rita Reza; Hakim, Luqman
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6537

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi hasil belajar praktikum akuntansi perusahaan jasa pada siswa kelas XI Akuntansi di SMK Negeri 1 Kemlagi. Keberhasilan belajar terpengaruh faktor internal seperti kemandirian belajar dan kepercayaan diri, serta faktor eksternal yaitu lingkungan teman sebaya. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya memengaruhi hasil belajar. Selain itu, penelitian ini juga menguji apakah kepercayaan diri berperan sebagai variabel moderasi, yaitu memperkuat atau memperlemah pengaruh kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap hasil belajar. Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif ex post facto dengan sampel 105 siswa yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan SPSS Versi 25. Temuan ini memperlihatkan bahwasannya Kemandirian belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar (t hitung 3,236 > 1,984, signifikansi 0,002 < 0,05). Ini berarti semakin mandiri siswa ketika belajar, kian baik hasil belajar mereka. Lingkungan teman sebaya mempunyai pengaruh negatif dan signifikan atas hasil belajar (t hitung -2,012 < 1,984, signifikansi 0,047 < 0,05). Ini memperlihatkan bahwasannya lingkungan teman sebaya yang kurang mendukung dapat berdampak buruk pada hasil belajar. Kepercayaan diri tidak dapat memoderasi pengaruh kemandirian belajar (t hitung -0,019, < 1,984 signifikansi 0,985 > 0,05) maupun lingkungan teman sebaya (t hitung 0,682 < 1,984  , signifikansi 0,497 > 0,05) terhadap hasil belajar. Artinya, kepercayaan diri tidak memperkuat atau memperlemah hubungan antara kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya dengan hasil belajar. Kemandirian belajar dan lingkungan teman sebaya secara bersamaan hanya mampu menjelaskan 8,6% variasi hasil belajar (adjusted R square 0,086), sedangkan 91,4% sisanya terpengaruh berbagai faktor lain di luar penelitian ini. Implikasi atas temuan ini ialah guna mendorong peningkatan hasil belajar siswa, guru perlu fokus pada pembinaan dan pengelolaan lingkungan sosial di kelas, serta mengembangkan pendekatan pembelajaran yang mendorong kemandirian siswa, didukung oleh peran serta sekolah.
Efektivitas Metode Pembelajaran Probing Prompting dan Problem Based Learning Pada Topik Sumber Sejarah berdasarkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X di SMA Negeri 13 Semarang Wicaksono, Yusril Aditya; Atno, Atno
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dua pendekatan pembelajaran aktif, yaitu Probing Prompting dan Problem Based Learning (PBL), dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi sumber sejarah di kelas X SMA Negeri 13 Semarang. Latar belakang penelitian ini berasal dari rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran sejarah yang disebabkan oleh metode konvensional yang masih dominan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain kuasi eksperimen kelompok kontrol non ekuivalen, dipilih karena kelas sudah terbentuk secara alami sehingga randomisasi penuh sulit dilakukan, penelitian melibatkan populasi siswa kelas X yang mengambil mata pelajaran sejarah, di mana sampel purposive sebanyak 108 siswa (54 siswa Probing Prompting, 54 siswa PBL) dipilih berdasarkan kriteria nilai rata‑rata di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan kesetaraan nilai antar kelas untuk menjamin homogenitas kemampuan akademik. Instrumen berupa kuesioner daring 30 butir skala Likert lima poin (1 = Sangat Tidak Setuju hingga 5 = Sangat Setuju), dengan item positif dan negatif, mengukur tiga indikator motivasi belajar: berpikir kritis, partisipasi aktif, dan refleksi belajar. Pengisian mandiri melalui Google Form berlangsung selama satu minggu, kemudian data ditabulasi di Spreadsheet untuk menghitung frekuensi, persentase, interval, rentang skor, serta skor ideal dan aktual guna menentukan persentase pencapaian tiap variabel. Statistik deskriptif (rata‑rata, median, modus) disajikan dalam tabel distribusi frekuensi, lalu interpretasi naratif memperbandingkan efektivitas kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan, kelompok PBL memperoleh skor rata-rata total yang lebih tinggi (108,43) dibandingkan dengan kelompok Probing Prompting (107,85). PBL unggul dalam meningkatkan dimensi berpikir kritis (36,04) dan partisipasi aktif (37,04), sedangkan Probing Prompting menunjukkan keunggulan pada dimensi refleksi belajar (36,09). Temuan ini memperlihatkan, PBL lebih efektif secara menyeluruh dalam meningkatkan motivasi belajar sejarah siswa, sedangkan Probing Prompting memiliki kekuatan dalam pengembangan refleksi dan kesadaran metakognitif. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan praktik pembelajaran sejarah berbasis motivasi dan merekomendasikan integrasi kedua pendekatan untuk menciptakan model pembelajaran hibrid yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa abad ke-21.
The Influence of Teaching Practices and Teacher Professional Perceptions on Readiness to Become a Teacher: Teacher Interest as a Mediating Variable Rokhma, Tarisa Eka Dwiyanti Lailatul; Surjanti, Jun
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.6550

Abstract

The most students pursuing undergraduate degrees in Economics education are hesitant to pursue a career in teaching, primarily due to inadequate preparation and a lack of interest in the teaching profession after completing their undergraduate studies. This study aims to determine the influence of teaching practices, perceptions of the teaching profession, and teaching interest on students' readiness to become teachers. This study also examines whether teaching interest has a mediating effect in this relationship. Using a quantitative approach and involving 106 Economics Education students at the Faculty of Economics and Business, Semarang State University (UNESA) were selected used proportional random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using SEM-PLS. The results showed that teaching practices and students' perceptions of the teaching profession had a significant on their readiness to become teachers (p-value < 0.05). However, teaching interest did not significantly influence readiness itself (p-value = 0.170), nor did it mediate the influence of other factors (p > 0.05). The current study can be a reference for building professional readiness of teachers that is more contextual to educational needs and pays attention to teaching practices as a dominant factor in improving readiness to become and encourage the development of a new conceptual framework that combines affective, cognitive, and empirical aspects in a more balanced way in explaining readiness to become teachers.