cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Pengaruh E-LKPD Berbasis STEAM-PBL Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Kelas V SD Gugus XVII Kota Bengkulu Devi Fitriani; Endang Widi Winarni; Yusnia Yusnia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107254

Abstract

This research is based on the lack of innovation from learning, so that the learning process feels boring. This study aims to determine the effect of STEAM-PBL based E-LKPD on the higher order thinking skills of grade V elementary school students. This type of quantitative research using the quasi-experimental method of The Matching Only Pretest -Posttest Control Group Design design with a sample of class VB students of SDN 11 and SDN 04 Bengkulu City selected using the Cluster Random Sampling technique. The instrument is a multiple choice test of 10 items and quantitative data analysis techniques. Hypothesis testing using independent sample t-test with the average value of the experimental group (77.50) and the control group (58.10) there is a significant difference between the learning outcomes due to the treatment given, especially the use of STEAM-PBL based E-LKPD. Based on the research results, the Sig. (2-tailed) value = 0.001 <0.05 at the 5% significance level was obtained. Thus, it is concluded that there is a significant effect of STEAM-PBL-based E-LKPD on the high-level thinking ability of fifth grade students of SD Gugus XVII Bengkulu City. Penelitian ini didasari oleh kurangnya inovasi dari pembelajaran, sehingga dalam proses pembelajaran terasa membosankan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh E-LKPD berbasis STEAM-PBL terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas V SD. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen desain The Matching Only Pretest -Posttest Control Group Design dengan sampel peserta didik kelas VB SDN 11 dan SDN 04 Kota Bengkulu yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal dan teknik analisis data kuantitatif. Pengujian hipotesis menggunakan uji independent sample t-test dengan nilai rata-rata kelompok eksperimen (77,50) dan kelompok kontrol (58,10) terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar akibat perlakuan yang diberikan, khususnya penggunaan E-LKPD berbasis STEAM-PBL. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai Sig.(2-tailed) = 0,001 < 0,05 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan E-LKPD berbasis STEAM-PBL terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas V SD Gugus XVII Kota Bengkulu.
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMP Alexandro De Jesus; Matilda Pia Bone; Rosa Mustika Bulor
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109438

Abstract

Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda yang seharusnya dapat mendukung pencapaian prestasi belajar secara optimal, pada kenyataannya masih banyak siswa yang kesulitan memahami materi karena gaya belajar mereka belum sepenuhnya terakomodasi dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 310 siswa dan sampel penelitian berjumlah 79 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data berupa angket dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil uji regresi linier sederhana, Fhitung > Ftabel = 10,318 > 3,965 dan nilai signifikansinya 0,002 < 0,05 artinya terdapat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Kupang.
Upaya Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Matematika Materi Bangun Datar Melalui Model Pembelajaran Student Teams Achievment Divisions di Kelas IV Sekolah Dasar Ma’ruf Arrizal; Sri Muryaningsih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107361

Abstract

The background of this study was the low motivation and academic achievement of students in mathematics learning. This research was conducted to improve students' motivation and achievement in mathematics, specifically on the topic of plane shapes, by applying the Student Teams Achievement Divisions (STAD) learning model. This study utilized Classroom Action Research (CAR) based on the model by Kemmis and McTaggart, which was carried out in two cycles, each consisting of two meetings. The subject of this research was the fourth-grade students of SD Negeri 1 Gunungkarang, totaling 24 students, including 13 females and the 11 males. Data were collected using test methods and non-test methods, including observation sheets, questionnaires, and documentation that supported the research process. The data analysis techniques employed in this study included questionnaire results to measure student motivation, test results to assess student understanding, and observation sheets to record the activities of teachers and students. The findings of this study revealed that the use of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) model successfully enhanced students learning motivation from 70.5% in the first cycle to 84.5% in the second cycle. Regarding students learning achievement, 60.3% of students achieved mastery in the first cycle, which increased to 83% in the second cycle. Teacher activity reached 84.5% in the first cycle and 90.6% in the second cycle. Student activity reached 69.65% in the first cycle and 83.4% in the second cycle. It can be drawn that the implementation of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) model can improve both students motivation and academic achievement in mathematics. The STAD model also helps enhance teacher and student engagement during mathematics learning.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi bangun datar, dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model dari Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Gunungkarang yang berjumlah 24 siswa, terdiri dari 13 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes dan non tes, meliputi lembar observasi, angket, dan dokumentasi yang mendukung proses penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi hasil kuesioner untuk mengukur motivasi siswa, hasil tes untuk menilai pemahaman siswa, dan lembar observasi untuk mencatat aktivitas guru dan siswa. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa dari 70,5% pada siklus pertama menjadi 84,5% pada siklus kedua. Mengenai prestasi belajar siswa, 60,3% siswa mencapai ketuntasan pada siklus pertama, yang meningkat menjadi 83% pada siklus kedua. Aktivitas guru mencapai 84,5% pada siklus pertama dan 90,6% pada siklus kedua. Aktivitas siswa mencapai 69,65% pada siklus pertama dan 83,4% pada siklus kedua. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Student Teams Achievement Divisions (STAD) dapat meningkatkan motivasi dan prestasi akademik siswa dalam pelajaran matematika. Model STAD juga membantu meningkatkan keterlibatan guru dan siswa selama pembelajaran matematika.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Google Sites Husni Marhaini; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Muhamad Chamdani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107272

Abstract

The development of information technology innovation using interactive learning media in the implementation of the learning process to facilitate teachers and students in improving student interest, and learning outcomes. This study aims to analyze the need for interactive learning media based on Google Sites on the material of natural phenomena in grade III of elementary school. The method used is descriptive qualitative with interview techniques with students and teachers at SDN 3 Kalirancang as research subjects. The data analysis technique uses the flow of Miles and Hubermen (1992), namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that learning is still conventional and does not support students' understanding of abstract material. Students show a high interest in visual and digital media, such as images, videos, and interactive maps available on Google Sites. Teachers also recognize the need for website-based learning media to facilitate the delivery of material. Google Sites is considered capable of increasing student interest, engagement, and learning outcomes because of its flexible, attractive, and easily accessible nature. Therefore, the development of Google Sites-based learning media is a potential solution in improving the quality of science learning.Perkembangan inovasi teknologi informasi menggunakan media pembelajaran interaktif pada pelaksanaan proses pembelajaran untuk memudahkan guru dan siswa dalam meningkatkan minat siswa, serta hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites pada materi kenampakan alam di kelas III sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap siswa dan guru di SDN 3 Kalirancang sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data menggunakan alur dari Miles dan Hubermen (1992) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran masih bersifat konvensional dan kurang mendukung pemahaman siswa terhadap materi abstrak. Siswa menunjukkan minat tinggi terhadap media visual dan digital, seperti gambar, video, dan peta interaktif yang tersedia di Google Sites. Guru juga mengakui perlunya media pembelajaran berbasis website untuk memudahkan penyampaian materi. Google Sites dinilai mampu meningkatkan minat, keterlibatan, dan hasil belajar siswa karena sifatnya yang fleksibel, menarik, dan mudah diakses. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran berbasis Google Sites menjadi solusi potensial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS.
Analisis Resiliensi Akademik Siswa Fatherless Di Kelas Tinggi Sekolah Dasar Muhammad Nurjamaludin; Maulida Aulia Rahman; Neni Nadiroti Muslihat; Widdy Sukma Nugraha; Siti Nurul Khotimah; Balqis Maharani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107606

Abstract

The research was conducted because of the high number of cases of children experiencing the absence of a father figure, both physically and psychologically, especially in Indonesia. This study aims to analyze the academic resilience experiences of fatherless students in the upper grades of elementary school. The method used is a qualitative case study with the subjects being fatherless students, 5th and 6th-grade teachers, and student parents. Data was collected through semi-structured interviews and documentation. The research results indicate that students exhibit differences in building their academic resilience through perseverance, openness to seeking help, and varying ways of managing negative emotions. The main supporting factors are the roles of mothers, teachers, and a supportive social environment. This research is expected to serve as a reference for educators and parents in supporting fatherless students.Penelitian dilakukan karena banyaknya kasus anak yang mengalami ketiadaan peran ayah secara fisik maupun psikologis terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman resiliensi akademik siswa fatherless di kelas tinggi sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan subjek siswa fatherless, guru kelas V dan VI, serta orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menunjukkan adanya perbedaan dalam membangun resiliensi akademiknya melalui sikap pantang menyerah, keterbukaan mencari bantuan, dan cara yang berbeda dalam mengelola emosi negatif. Faktor pendukung utama adalah peran ibu, guru, dan lingkungan sosial yang suportif. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dan orang tua dalam mendukung siswa fatherless.
Studi Literatur: Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Siswa dalam Pembelajaran IPAS Melalui Model Team Games Tournament (TGT) Nabila Sabha Qoirina; Ratna Hidayah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107387

Abstract

Collaborative skills play a crucial role in preparing students to face the challenges of 21st-century education, particularly in the IPAS (Science and Social Studies Integration) subject at the elementary school level. This study aims to review the literature on the Team Games Tournament (TGT) model to improve students' collaborative skills. The study employs a qualitative method with a systematic literature review approach, drawing from various academic sources published between 2020 and 2025, including journals, books, and previous relevant studies. A total of four scientific articles were selected using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) method to identify appropriate sources. The subjects of this study are students who demonstrate low levels of collaborative skills. The review findings indicate that the TGT model is effective in creating a collaborative learning environment, enabling students to actively contribute, work productively with others, take responsibility, show flexibility and willingness to compromise, and communicate effectively. Therefore, the Team Games Tournament (TGT) model is recommended as an educational innovation in IPAS learning to enhance collaborative skills among elementary school students.Keterampilan kolaborasi berperan penting dalam membekali siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan di abad 21, khususnya dalam mata pelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji literatur tentang Model Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (systematic literature review) dari berbagai sumber akademik rentang tahun 2020-2025 seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian sebelumnya sejumlah empat artikel ilmiah dengan yang menggunakan proses pengumpulan data PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis) untuk mendapatkan jurnal yang dibutuhkan. Subjek kajian ini yaitu peserta didik yang masih rendah untuk keterampilan kolaborasi. Hasil kajian menunjukkan model Team Games Tournament (TGT) terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar kolaboratif yang mampu memfasilitasi siswa untuk berkontribusi secara aktif, bekerja sama secara produktif, sikap tanggung jawab, fleksibel dan kompromi serta omunikasi. Dengan demikian, model Team Games Tournament (TGT) dapat direkomendasikan sebagai inovasi pembelajaran IPAS untuk peningkatan keterampilan kolaboratif pada siswa sekolah dasar.
Efektivitas Pembelajaran Tauhid Menggunakan Media Audiovisual Di SD Negeri 1 Candi Karanganyar Kebumen Fadila Setia Ningrum; Munisatul Ngasiroh; Siti Fatimah; Adam Makhrur Maulana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107288

Abstract

Students often experience learning difficulties due to lack of focus during learning, caused by concentration disorders from the environment and internal conditions such as fatigue or stress. The purpose of this study is to analyze the learning difficulties experienced by students in learning mathematics division of integers up to 100 in terms of Kolb's learning style. The method used is a literature study by reviewing various journals and books. The research found that: 1) Factors of students' learning difficulties in division of enumerated numbers to 100 in class lll are influenced by internal and external factors. 2) Kolb's learning style (diverger, assimilator, converger, and accommodator) can overcome students' learning difficulties in the material of dividing integers up to 100. Thus, to overcome students' learning difficulties in learning mathematics division of integers up to 100, Kolb's learning style can be used according to each student's ability.Siswa sering mengalami kesulitan belajar karena kurang fokus saat pembelajaran, disebabkan oleh  gangguan konsentrasi dari lingkungan dan kondisi internal seperti lelah atau stres. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kesulitan belajar yang dialami siswa dalam pembelajaran matematika materi pembagian bilangan cacah sampai 100 ditinjau dari gaya belajar kolb. Metode yang digunakan merupakan studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal dan buku. Penelitian membukitkan bahwa: 1) Faktor kesulitan belajar siswa dalam materi pembagian bilangan cacah sampai 100 kelas lll dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. 2) Gaya belajar kolb ( diverger, assimilator, converger, dan accommodator ) dapat mengatasi kesulitan belajar siswa dalam materi pembagaian bilangan cacah sampai 100. Dengan demikian untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi pembagian bilangan cacah sampai 100, gaya belajar kolb dapat digunakan dilihat sesuai dengan kemampuan siswa masing-masing.
Hubungan antara Kecemasan Matematika dan Persepsi terhadap Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Matematika di Kelas VI SD Eka Santika; Fitri Anisa Kusumastuti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107273

Abstract

This study aims to determine the relationship between mathematics anxiety and perceptions of technology use in mathematics learning in sixth grade elementary school students. Mathematics anxiety is a psychological factor that can affect student learning outcomes, while perceptions of technology have become essential in today’s digital era. This research used a quantitative correlational method with 20 sixth-grade elementary school students as subjects. The instruments used were adapted from MARS-E and Mutakin for mathematics anxiety, and from TAM and Hidayati for perceptions of technology use. Normality tests showed that the data were normally distributed with significance values of 0.449 for perception and 0.190 for anxiety. Pearson’s correlation test showed a value of r = -0.062 with a significance of 0.795, indicating no significant relationship between mathematics anxiety and perceptions of technology use. These results imply that integrating technology into mathematics learning can be conducted regardless of students’ anxiety levels towards mathematics.Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan menuntut siswa untuk mampu beradaptasi, termasuk dalam pembelajaran matematika yang seringkali menimbulkan kecemasan bagi sebagian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan matematika dan persepsi terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika di kelas VI SD. Kecemasan matematika merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi hasil belajar siswa, sedangkan persepsi terhadap teknologi menjadi aspek penting di era digital saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan subjek sebanyak 20 siswa kelas VI SD. Instrumen yang digunakan berupa angket kecemasan matematika adaptasi dari MARS-E dan Mutakin, serta angket persepsi terhadap penggunaan teknologi adaptasi dari TAM dan Hidayati. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing 0,449 untuk persepsi dan 0,190 untuk kecemasan. Uji korelasional Pearson menunjukkan nilai r = -0,062 dengan signifikansi 0,795, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara kecemasan matematika dan persepsi terhadap penggunaan teknologi. Hasil ini memberikan implikasi bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika dapat dilakukan tanpa dipengaruhi oleh tingkat kecemasan siswa terhadap matematika.
Citra Wanita Jawa dalam Film Kartini Karya Hanung Bramantyo Astiana Ajeng Rahadini; Bekti Nur Hidayah; Kusmira Dwi Ayuani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107289

Abstract

This research is to analyze the image of Javanese women and the value of character education. The object used in this research activity is the film entitled Kartini which was produced by Hanung Bramantyo. The aim of this research is to explain the image of Javanese women in the film Kartini. This type of research is qualitative research with content analysis. The research method used is a qualitative descriptive method with a feminist approach. The data sources in this research are in the form of documents and informants. Then use purposive sampling to collect data. Data collection techniques are used as document sampling and interview techniques. The technique for testing data validity uses triangulation of theory and data sources. The required data analysis procedures are data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study are the image of women in the Kartini Film including: the image of women reviewed through physical, psychological, social family, and social community aspects. The attitudes and behavior of women depicted in the Kartini film are beautiful, flexible, slender-fingered Javanese women, mature and unmarried women, a strong woman and has a sense of tepa slira, a woman who in her family is a sister, a mother, and a child. Then in social society has a role as someone who has a high position such as the child of a King or Regent and has friendly relations with outsiders.Penelitian ini adalah menganalisis citra wanita Jawa dan nilai pendidikan karakter. Objek yang digunakan di dalam kegiatan penelitian ini adalah film yang berjudul Kartini yang diproduksi oleh Hanung Bramantyo. Tujuan diadakan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan bentuk citra wanita Jawa di dalam film Kartini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis isi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan feminisme. Sumber data dalam penelitian ini berwujud dokumen dan informan. Lalu menggunakan purposive sampling untuk mengambil data. Teknik mengambil data yang digunakan sebagai teknik smalisi dokumen dan wawancara. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi teori dan sumber data. Tata cara menganalisis data yang dibutuhkan yaitu mengumpulkan data, reduksi data, sajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu citra wanita yang ada di dalam Film Kartini meliputi: citra wanita yang ditinjau melalui aspek fisik, psikis, sosial keluarga, dan sosal masyarakat. Sikap dan perilaku perempuan yang digambarkan di dalam film Kartini yaitu perempuan Jawa yang cantik, luwes, berjari lentik, perempuan yang dewasa dan belum menikah, seorang wanita yang kuat dan mempunyai rasa tepa slira, seorang wanita yang di dalam keluarganya sebagai adik, sebagai ibu, dan sebagai anak. Lalu di dalam sosial masyarakat mempunyai peran sebagai seseorang yang mempunayi kedudukan yang tinggi seperti anak dari seorang Raja atau Bupati dan mempunyai hubungan pertemanan dengan orang luar.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mereduksi Kasus Bullying Verbal di SMA Negeri 5 Kota Cirebon Dwi Cahya Asep Juliawan; Andi Kiswanto; Mahmudah Mahmudah; Elin Maulida Rahmawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.106946

Abstract

Sekolah memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional, salah satunya melalui pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk bullying verbal serta peran guru bimbingan dan konseling dalam mereduksi kasus tersebut di SMA Negeri 5 Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying verbal yang terjadi meliputi tindakan mencela, menghina, dan mengucilkan. Guru bimbingan dan konseling berperan aktif melalui layanan klasikal, layanan pribadi, serta pembentukan satgas anti bullying untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Layanan ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan pihak sekolah seperti kepala sekolah, wali kelas, dan guru lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar personel sekolah sangat penting dalam mengurangi kasus bullying verbal dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue