cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Upaya Baru Peningkatan Literasi Milenial: Studi Fenomenologi Album di Belantara Kata Karya Band Ruangbaca Hilaliyah, Hilda; Mintowati, Mintowati; Mulyono, Mulyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3178

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Pertama, untuk mendeskripsikan fenomenologi Band Ruangbaca yang berupaya untuk mengampanyekan atau meningkatkan budaya literasi. Kedua, fenomena budaya literasi dalam kumpulan lirik lagu pada Album di Belantara Kata yang terdiri dari sebelas lagu oleh Ruangbaca. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah teknik baca-catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada fenomena upaya mengampanyekan atau meningkatkan budaya literasi di masyarakat melalui lagu. 2) latar belakang terciptanya lirik lagu dalam Album di Belantara Kata sangat berpengaruh dengan upaya mereka meningkatkan minat literasi masyarakat dengan penggunaan kata perpustakaan, buku, manusia, dan hubungan diantara ketiganya.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Teks dengan Teknologi Animasi sebagai Internalisasi Nilai-Nilai Religius Vio Amandini Afriliana; Haryadi, Haryadi; Agus Nuryatin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3180

Abstract

Pendekatan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks didasarkan pada empat prinsip yang sering diabaikan, pendekatan ini menjadi sangat penting untuk diterapkan di sekolah-sekolah. Salah satu dari prinsip-prinsip ini adalah sebagai berikut: (1) bahasa harus dilihat sebagai teks, bukan semata-mata kumpulan kata atau kaidah kebahasaan; (2) penggunaan bahasa adalah proses memilih bentuk bahasa untuk mengungkapkan makna; (3) bahasa bersifat fungsional, yaitu bahasa harus digunakan dalam konteks karena mencerminkan sikap, ide, nilai, dan ideologi penggunanya; dan (4) bahasa adalah alat untuk menyampaikan informasi. Pembelajaran teks hikayat dalam kurikulum merdeka diajarkan atau diberikan di jenjang sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan. Materi teks hikayat ini dapat diperoleh di kelas X semester pertama yaitu pada Bab 3 Bijak Menelusuri Kehidupan, dengan capaian pembelajaran pada elemen membaca atau memirsa yaitu siswa mampu mengidentifikasi ide dan makna kata dalam hikayat. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest posttest design. Alur pembelajaran meliputi building knowledge of field, modelling, joint construction, dan independent construction. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, terdapat pengaruh yang signifikan dalam pembelajaran berbasis teks dengan teknologi animasi sebagai internalisasi nilai-nilai religius.
Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi dengan Model Pembelajaran CIRC Berbantun Media Audiovisual pada Siswa Kelas X SMA Kristen Terang Bangsa Kurikulum Merdeka Sulistiawan, Michael Johan; Agus Nusyatin; Haryadi, Haryadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3182

Abstract

Dalam keterampilan berbahasa salah satunya adalah menulis dan membaca, kedua keterampilan ini saling berkaitan dan oleh karena hal itu maka dalam dunia Pendidikan dikenal dengan metode CIRC Cooperative Integrated Reading and Composition. Pada jenjang Pendidikan sekolah menengah atas kelas x kurikulum Merdeka terdapat materi yaitu menulis teks laporan hasil obervasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat kemampuan siswa kelas X SMA Kristen Terang Bangsa dalam menulis teks laporan hasil observasi dengan model pembelajaran CIRC berbantu media audiovisual. Penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dengan teknik yang teknik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantu media audiovisual, siswa kelas X SMA Kristen Terang Bangsa mampu menulis teks laporan hasil obervasi dengan sangat. Indikator penilaian yang diperoleh adalah 94,5% yang sesuai dengan indikator penilaian tergolong sangat baik. Secara rinci, hasil penelitian tersebut, yaitu: kesesuaian struktur teks observasi 95,5% (baik sekali), ketepatan isi dan 98% (baik sekali), pengungkapan secara detail dan 90% (baik sekali). Keseimpulannya adalah penggunaan model pembelajaran CIRS berbantu media audiovisual sangat baik dan sangat membantu peserta didik untuk memahami materi yang disampaikan dan memudahkan mereka untuk menulis teks laporan hasil observasi.
Love Language Expressions among Newlyweds and Long-Married Couples: Interpersonal Communication’s Perspective Bahtiar, Hikmanisa; Hamzah A. Machmoed; Harlinah Sahib
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i2.3183

Abstract

The purpose of this research was to explore the dynamics of love language and the nature of interpersonal communication in encouraging healthy communication in marriage. The research employed a mixed-methods approach to investigate the love languages of newlywed and long-married couples. The sample used is nonprobability sampling, where the population consists of married individuals. Thus, a purposive sampling strategy was employed. For this reason, 64 married individuals from the Bone area were included in the research, divided into 32 newlyweds and 32 long-married couples, each in the Tanete Riattang Barat sub-district, where three of each marital length willingly participated in an in-depth interview. Descriptive and thematic analysis were the types of analysis employed. The findings revealed several key points. Firstly, there is a wide spectrum of love language expressions. Second, "physical touch" was found to be the primary love language among newlyweds. In contrast, long-married couples expressed love primarily through "acts of service. Third, the research further revealed a significant correlation between the duration of marriage (whether newlyweds or long-married couples) and their primary love language, revealing that the duration of marriage may change the way couples express their feelings. Finally, it is worth noting that the findings were limited by a lack of awareness of the sociolinguistic nature of the research population.
Rekontruksi Asesmen Formatif Modul Ajar Teks Deskripsi Bagi Siswa SMP di Era Merdeka Belajar Aulia, Rifa; Michael Johan Sulistiawan; Wagiran, Wagiran; Deby Luriawati Naryatmojo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merekontruksi asesmen formatif pada soal dan rubrik penilaian dalam modul ajar teks deskripsi. Asesmen formatif memiliki peran penting dalam mengukur kemajuan belajar siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah modul ajar bahasa Indonesia materi teks deskriptif kelas VII. Dapat penelitian berupa butir soal dan rubrik penilaian. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa teknik baca catat. Teknik analisis data meliputi; tahap reduksi data, penyajian data, dan tahap terakhir yaitu penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa rekonstruksi asesmen formatif dapat meningkatkan efektivitas penilaian siswa dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Revisi modul ajar dan instrumen penilaian diperlukan untuk memperbaiki spesifikasi pertanyaan, rubrik penilaian, dan tingkat kognitif yang diinginkan. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi asesmen formatif pada soal dan rubrik penilaian dalam modul ajar teks deskripsi untuk meningkatkan kualitas penilaian dan pembelajaran bahasa Indonesia.
Representasi Unsur Multikultural dalam Novel Negeri 5 Menara Karya Ahmad Fuadi Lafif Ahmad Rofid Al Azmi; Karkono, Karkono; Azizatuz Zahro’
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3191

Abstract

Penelitian ini membahas representasi multikulturalisme dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi yang membahas tentang unsur-unsur multikultiral yang meliputi solidaritas dan persaudaraan, kesetaraan gender, perdagangan terbuka, nilai kekeluargaan, penghormatan terhadap tata susila, merasa cukup dalam hidup, serta berbagi dan kontrol kekuasaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan multikulturalisme dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi dengan menggunakan teori multikultural dari Nurgiantoro dan Thobroni. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi teks dan dokumentasi dengan pendekatan kualitatif. Tahapan penelitian ini dilakukan dengan cara, (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi mengekspresikan tujuh unsur multikultural, yaitu solidaritas dan persaudaraan, kesetaraan gender, perdagangan terbuka, nilai kekeluargaan, penghormatan terhadap tata susila, merasa cukup dalam hidup, serta berbagi dan kontrol kekuasaan. Unsur multikulturalisme yang paling banyak dalam novel novel Negeri 5 Menara adalah solidaritas dan persaudaraan. Sehubungan dengan itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan dan media untuk pembelajaran bahasa dan sastra di sekolah.
Tialo Language Affix for Verb Marker Ulinsa, Ulinsa; Marzuki, Abdul Gafur; Idris Patekkai; Fadila, Fadila; Deni Karsana; Tamrin, Tamrin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3194

Abstract

The problems in this study are the types, meanings, and forms of affixes marking the Tialo language verbs. This study aims to describe the types, meanings, and forms of the Tialo language, including prefixes, suffixes, infixes, and confixes. The method used is a qualitative method. This study used the observing and speaking methods, with tapping techniques, proficient involvement techniques, proficient free observing techniques, fishing techniques, all-encompassing techniques, and note-taking techniques. The data analysis technique used is the distributional and equivalent method using the smallest element breakdown technique. Based on the results of research that has been carried out, it was found that affixes are markers for Tialo language verbs which include: Prefixes {moN-}, {non-}, {meN-}, {neN}, {poN-}, {peN-}, {in-}, and {te-}. {in-} infix. Suffixes {i-} and {a'a}. Confixes {moN-a'a} {noN-a'a}, {meN-a'a}, {meN-omo}, {nen-omo}, {poN-omo} and {moN-i}. The meaning of the affix markers in the Tialo language is going to take action, is taking action, has taken action, ordered, has taken action for others, and has finished taking action for others. Meanwhile, the affixes for the Tialo language consist of prefixes {mo-}, {no-}, and {me-}. {in-} infix. Suffixes {-i} and {a'a}. The confixes {mo-i}, {mo-a'a}, and {no-a'a} in the affix form of the Tialo language verb markers have changed and some have not changed.
Character Analysis Ability of M. Night Shyamalan Split Translation Film Characters in Indonesian EFL Students Muthmainnah, Muthmainnah; Marzuki, Abdul Gafur; Santiana, Santiana; Erizar, Erizar; Ulinsa, Ulinsa; Purwaningsi, Utari; B, M. Asri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3196

Abstract

The background of this research is to identify or determine the ability to analyze the character analysis of the characters in the film translation Split by M. Night Shymalayan in Semester VI Students of Indonesian Language Education Faculty of Teacher Training and Education in the 2022/2023 academic year. The number of samples in this study is 27 people, class B consisted of 24 girls and 6 boys. Data collection was used, namely test sheets and observation sheets. Then, the data analysis used in this study was the Quantitative Description technique, because the data studied were in the form of technical figures for student learning outcomes by identifying or determining the characters in the Split translation film by M. Night Shymalayan by using a certain formula. The results showed that the students' ability to analyze the characters of M. Night Shymalayan's Split translation film character in sixth-semester students of Indonesian language education experienced differences in every aspect that was assessed. The results of data analysis show that the average score obtained or achieved by class B students in the sixth semester of Indonesian language education obtained an average score of 69.26% with a total percentage of 2.57% in the good category. This means that the split translation film media helps students to identify the character analysis skills of M. Night Shymalayan's split translation film characters.
Analysis of the Main Character's Resistance to Racism in Theodore Melfi's Hidden Figures Film Muthmainnah, Muthmainnah; Marzuki, Abdul Gafur; Erizar, Erizar; Ulinsa, Ulinsa; Harmisa, Harmisa; Azis, Sulihin; B, M. Asri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3197

Abstract

This study aims to describe the main character's resistance to racism in Theodore Melfi's film Hidden Figures. This research is a qualitative descriptive study, as a research procedure that can produce descriptive data that can be in the form of written or spoken words from people with observable behavior. Qualitative descriptive research aims to make a systematic, factual, and accurate description, description, or painting of facts and characteristics, as well as the relationship between things being investigated. The techniques in data analysis used in this study are 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) verification. The results obtained describe the existence of racial discrimination and the attitudes of the main character of the film Hidden Figures' resistance to discrimination which is divided into 6 parts, namely: 1) Racial Justification, 2) Classification Based on Skin Color in Place Settings, 3) Racism in Facilities General Black/Skin, 4) Unpleasant Treatment and, 5) Promote Equality.
Pengaruh Nama Merek terhadap Citra pada Kuliner Lokal di Kota Makassar Helmi Yusup; Lukman, Lukman; Gusnawaty, Gusnawaty
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan maksud dari pemilik usaha kuliner lokal di Kota Makassar dalam menentukan nama merek usahanya, serta menunjukkan hubungan antara citra dan penamaan merek pada usaha kuliner mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi dengan teknik wawancara. Penelitian ini menemukan lima merek bahasa asing, lima merek mewakili penggunaan bahasa daerah (lokal), dan lima merek mewakili penggunaan bahasa Indonesia. Sebagian produsen memilih menggunakan bahasa asing dalam identitas merek mereka. Tujuan dari penamaan bahasa asing ini adalah meningkatkan nilai jual, prestise serta memperluas target pasar lokal ataupun internasional. Kemudian sebagian pemilik kuliner tersebut menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Lokal pada merek-merek mereka. Kesimpulan, penggunaan bahasa yang bervariasi pada penamaan merek usaha kuliner lokal di Kota Makassar, secara tidak langsung menciptakan citra produk dan persepsi tersendiri di kalangan masyarakat Kota Makassar.