cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
DESAIN STRATEGI BERBASIS INOVASI DIGITAL TRANSFORMASI MODEL BISNIS LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR DI ERA DISRUPSI Syafruddin Syafruddin; Irriyanti Irriyanti; Syaharudin Syaharudin; Warni Juwita; Widyatmike Mulawarman; Akhmad Akhmad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1224

Abstract

Era disrupsi menuntut lembaga bimbingan belajar untuk beradaptasi melalui strategi berbasis inovasi digital yang mampu mentransformasi model bisnis secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang desain strategi yang mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan pembelajaran generasi Z dan Alpha, sekaligus memperkuat daya saing lembaga di tengah perubahan ekosistem pendidikan. Metode yang digunakan meliputi analisis literatur, studi kasus, dan pendekatan desain strategis berbasis inovasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi model bisnis bimbingan belajar dapat dicapai melalui tiga pilar utama: (1) digitalisasi layanan pembelajaran interaktif, (2) pengembangan platform berbasis data untuk personalisasi belajar, dan (3) kolaborasi ekosistem pendidikan dengan stakeholder eksternal. Strategi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas layanan, tetapi juga membangun nilai tambah berupa pengalaman belajar yang relevan, fleksibel, dan berorientasi masa depan. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya inovasi digital sebagai fondasi keberlanjutan lembaga bimbingan belajar dalam menghadapi tantangan era disrupsi.
HUBUNGAN ANTARA NILAI DAN EFISIENSI DARI FILOSOFI PERENCANAAN DAN PENGORGANISASIAN SEBAGAI PILAR TRANSFORMASI PENDIDIKAN Warni Juwita; Syafruddin Syafruddin; Warman Warman; Muh. Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara nilai dan efisiensi dalam filosofi perencanaan serta pengorganisasian sebagai pilar transformasi institusi pendidikan. Nilai-nilai strategik seperti integritas, akuntabilitas, kolaborasi, dan inovasi menjadi fondasi dalam setiap proses perencanaan dan pengorganisasian, sementara efisiensi berfungsi sebagai indikator keberhasilan dalam penggunaan sumber daya secara optimal. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menyoroti bagaimana integrasi nilai dan efisiensi dapat memperkuat struktur manajemen, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta membangun reputasi institusi yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengorganisasian yang berlandaskan nilai dan efisiensi mampu menjadi roda transformasi, menjadikan institusi pendidikan lebih adaptif, kompetitif, dan dipercaya masyarakat.
ANALISIS STRUKTURAL DAN MOTIF NARATIF LEGENDA ASAL-USUL NAMA BALIKPAPAN (VERSI PAPAN KEMBALI DAN PUTRI PETUNG) KAJIAN FOLKLOR KAMPARATIF Yunia Hardiani Listiyowardany; Nina Queena Hadi Putri; Alfian Rokhmansyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1227

Abstract

Cerita rakyat adalah salah satu budaya popular di Masyarakat, dengan membawakan cerita kepada anak, dapat memberi stimulus bermanfaat untuk mengolah rasa, emosi dan bahasa. Namun seiring perkembangan zaman cerita rakyat mulai menghilang oleh karena itu penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif struktur dan motif naratif dua versi utama legenda asal-usul nama Kota Balikpapan, yaitu versi Papan Kembali dan versi Putri Petung. Analisis struktural menggunakan pendekatan strukturalisme Claude Lévi-Strauss untuk mengungkap oposisi biner mendasar, sementara analisis motif naratif menggunakan taksonomi Stith Thompson untuk mengidentifikasi unsur-unsur cerita yang berulang. Hasil kajian menunjukkan adanya perbedaan skema naratif yang signifikan antara kedua legenda tersebut, meskipun keduanya berfungsi sebagai mitos etiologi yang menjelaskan penamaan suatu tempat. Versi Papan Kembali berfokus pada dinamika hubungan Raja/Pusat Kekuasaan dengan Rakyat/Periferi dan unsur benda (papan) sebagai subjek, sedangkan versi Putri Petung menyoroti nasib tragis tokoh perempuan (Putri) dan oposisi biner Alam/Budaya (Lautan/Peradaban). Kajian komparatif ini menyimpulkan bahwa keragaman legenda mencerminkan kompleksitas dan multikulturalitas historis masyarakat awal Balikpapan yang terkait dengan pengaruh Kerajaan Kutai dan Paser.
FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN IMPLEMENTASI STRATEGI DIGITALISASI ADMINISTRASI DI SEKOLAH DASAR: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Hafid Murgantara; Hanif Saifullah El Afrinuddin Zain; Kasmal Kasmal; Sulfi Ardiansyah; Tri Wahyuni; Widyatmike Gede Mulawarman; Akhmad Akhmad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1228

Abstract

Digitalisasi administrasi di sekolah dasar menjadi agenda penting untuk meningkatkan efisiensi kerja, akuntabilitas, dan pengambilan keputusan berbasis data, namun kajian yang secara khusus memetakan faktor kunci keberhasilan implementasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis faktor-faktor tersebut melalui Systematic Literature Review (SLR) berpedoman PRISMA terhadap artikel berbahasa Indonesia dan Inggris yang terindeks di Scopus, ERIC, Google Scholar, dan portal jurnal nasional pada rentang 2019–2025 dengan kata kunci terkait digitalisasi administrasi, kepemimpinan digital, dan strategi implementasi di sekolah dasar. Proses seleksi menghasilkan 30 artikel yang dianalisis secara tematik untuk menggali pola faktor keberhasilan yang berulang. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan strategi digitalisasi administrasi sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan suportif, kompetensi serta literasi digital guru dan tenaga administrasi, infrastruktur TIK yang memadai dan andal, budaya organisasi yang kolaboratif serta siap berubah, dan dukungan kebijakan-regulasi yang jelas mengenai tata kelola dan perlindungan data. Temuan ini didiskusikan dengan mengaitkannya pada teori kepemimpinan dan manajemen perubahan, sekaligus menyoroti kesenjangan implementasi di berbagai konteks lokal. SLR ini menyimpulkan bahwa integrasi kelima faktor ke dalam perencanaan strategis, program pelatihan berkelanjutan, dan skema pendampingan merupakan prasyarat bagi transformasi digital administrasi sekolah dasar yang efektif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika kebijakan pendidikan pada level sekolah maupun pemangku kebijakan yang lebih luas.
ISU-ISU KRITIS: PERMASALAHAN, PENYEBAB, DAN SOLUSI TERKAIT BIAS KOGNITIF DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL Syaharudin Syaharudin; Irriyanti Irriyanti; Imanuel Yosua Loteng; Warman Warman; Amir Masruhim; Dwi Nugroho
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1245

Abstract

Bias kognitif dalam pengambilan keputusan manajerial merupakan isu kritis yang dapat memengaruhi efektivitas organisasi dan kualitas kebijakan yang dihasilkan. Permasalahan utama yang muncul adalah kecenderungan manajer untuk mengambil keputusan berdasarkan persepsi subjektif, intuisi yang keliru, atau informasi yang terbatas, sehingga menimbulkan risiko kesalahan strategis. Penyebab bias kognitif antara lain berasal dari faktor psikologis seperti heuristik, tekanan emosional, serta keterbatasan kapasitas kognitif dalam memproses informasi kompleks. Selain itu, lingkungan organisasi yang kurang mendukung keterbukaan dan refleksi kritis turut memperkuat munculnya bias dalam proses pengambilan keputusan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan solusi yang bersifat sistematis, antara lain melalui penerapan mekanisme pengambilan keputusan berbasis data, pelatihan manajer dalam berpikir kritis dan reflektif, serta pengembangan budaya organisasi yang mendorong partisipasi dan evaluasi kolektif. Kajian ini menegaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap permasalahan, penyebab, dan solusi bias kognitif menjadi landasan penting dalam membangun manajemen yang rasional, adaptif, dan berkelanjutan.
TINJAUAN FILOSOFIS DAN SISTEMATIS KEPEMIMPINAN AFILIASI DALAM MEMBENTUK PERILAKU INOVATIF PENDIDIK DI INDONESIA Kasmal Kasmal; Hafid Murgantara; Hanif Saifullah; Warman Warman; Amir Amir; Dwi Nugroho
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1248

Abstract

Di tengah disrupsi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, pendidikan Indonesia dituntut berinovasi melalui Kurikulum Merdeka yang menekankan peran guru sebagai Guru Penggerak dengan Perilaku Kerja Inovatif (IWB). Namun, realitas budaya hierarkis, paternalistik (bapakisme), dan norma ewuh pakewuh sering menjadi hambatan. Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap 10 artikel kunci (5 nasional, 5 internasional) dan literatur pendukung. Hasil menunjukkan bahwa Kepemimpinan Afiliasi tidak sekadar bermakna ramah, melainkan berfungsi sebagai mekanisme psychological safety yang meningkatkan IWB melalui mediasi job engagement dan psychological capital. Literatur internasional menekankan risiko “harmoni semu” bila gaya ini tidak dipadukan dengan visi strategis. Analisis berbasis Social Exchange Theory dan Self-Determination Theory menyimpulkan bahwa Kepemimpinan Afiliasi memenuhi kebutuhan dasar relatedness guru, namun perlu dikombinasikan dengan kepemimpinan transformasional. Disarankan agar pelatihan kepala sekolah mengintegrasikan kecerdasan emosional sebagai fondasi inovasi pendidikan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENINGKATAN EFEKTIVITAS SISTEM EVALUASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH Marjuan Marjuan; Akhmad Ramli; Bahrani Bahrani; Tika Dwi Utari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan efektivitas sistem evaluasi pembelajaran di sekolah menengah. Menggunakan pendekatan library research, penelitian ini menelaah berbagai literatur terkait konsep manajemen pendidikan, prinsip manajemen berbasis AI, serta implementasi AI dalam evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berperan signifikan dalam otomatisasi proses penilaian, analisis data belajar siswa secara real-time, dan penyediaan umpan balik yang cepat serta akurat. Selain itu, AI mendukung personalisasi evaluasi melalui instrumen penilaian adaptif yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan sesuai kemampuan siswa. Namun, penerapan AI menghadapi tantangan seperti kurangnya kompetensi digital guru, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta isu privasi dan keamanan data siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AI dalam manajemen evaluasi pembelajaran memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, sepanjang sekolah mampu mengatasi hambatan implementatif yang menyertainya.
IMPLIKASI PENGGUNAAN AI DALAM PEMBELAJARAN TEKS BAHASA INDONESIA PADA JENJANG SMP: SEBUAH KAJIAN SLR Harman Harman; Yunia Hardiani; Desy Sitti Kahdijah; Ramadiani Ramadiani; Yusak Hudiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1254

Abstract

AI kini digunakan sebagai alat bantu pembelajaran yang mampu menyediakan umpan balik otomatis, memfasilitasi analisis teks, meningkatkan motivasi belajar, serta mendukung proses menulis dan membaca secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran teks Bahasa Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan menelusuri berbagai artikel ilmiah pada Google Scholar, Garuda, dan ResearchGate dengan rentang waktu 2023–2025, menggunakan kata kunci yang relevan dengan pemanfaatan AI dalam pembelajaran teks. Artikel yang ditemukan kemudian diseleksi melalui proses peninjauan judul, abstrak, serta ketersediaan teks lengkap untuk menentukan relevansi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, temuan, dan isu-isu yang muncul dari masing-masing penelitian. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa penggunaan AI memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa, terutama dalam hal penyusunan teks, pemahaman struktur teks, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis melalui fitur-fitur AI seperti feedback otomatis, koreksi tata bahasa, dan analisis bahasa alami. Namun, terdapat pula tantangan berupa risiko plagiarisme, ketergantungan siswa terhadap teknologi, keterbatasan kompetensi digital guru, serta isu etika dalam penggunaan AI. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dalam mengoptimalkan pemanfaatan AI secara tepat, etis, dan berkelanjutan dalam pembelajaran teks Bahasa Indonesia.
NILAI SOSIAL DAN BUDAYA DALAM CERITA RAKYAT ANUGERAH YANG TERINDAH DARI KUTAI KALIMANTAN TIMUR Desy Agustina; Nina Queena Hadi Putri; Alfian Rokhmansyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1260

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian dari folklor lisan. Setiap kebudayaan yang terdapat pada kolektif tertentu harus dilestarikan. Oleh karena itu, Kajian terhadap nilai sosial dan budaya dalam cerita rakyat ini penting dilakukan untuk memperkuat pemahaman terhadap identitas budaya lokal serta memperkaya khazanah kesusastraan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan nilai-nilai sosial dan budaya yang terdapat dalam cerita rakyat Anugerah yang Terindah dari Kutai, Kalimantan Timur. Cerita rakyat sebagai warisan budaya mengandung ajaran moral, sosial, serta nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan pedoman hidup masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Anugerah yang Terindah mengandung nilai sosial seperti gotong royong dan kerja sama, kepedulian terhadap sesama, keadilan dan persamaan derajat, dan kasih saying dan kekeluargaan, serta nilai budaya seperti penghormatan terhadap leluhur, spiritualitas dan rasa syukur kepada tuhan, dan pentingnya menjaga keharmonisan sosial. Nilai-nilai tersebut mencerminkan identitas masyarakat Kutai yang menjunjung tinggi solidaritas dan kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman generasi muda terhadap pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat.
STRUKTUR NARATIF DAN KEARIFAN MORAL DALAM CERITA RAKYAT DAYAK BENUAQ PERJALANAN KE GUNUNG LUMUT: SASTRA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Sylva Aulia; Alfian Rokhmansyah; Nina Queena Hadi Putri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1261

Abstract

Penelitian ini mengkaji struktur naratif dan nilai moral yang terdapat dalam cerita rakyat Dayak Benuaq Perjalanan ke Gunung Lumut. Cerita ini penting untuk dianalisis karena merepresentasikan pandangan hidup dan ajaran moral yang menjadi pijakan masyarakat Dayak Benuaq dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik membaca, mencatat, serta mengidentifikasi pola alur cerita dan pesan moral yang muncul dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita ini memiliki alur naratif yang lengkap, mulai dari tahap keseimbangan awal, gangguan, upaya pemulihan, penyelesaian, hingga tercapainya keseimbangan baru. Analisis juga menunjukkan sejumlah nilai moral, seperti kesetiaan, tanggung jawab, kepatuhan pada petunjuk, kerja keras, serta pentingnya menjaga keharmonisan antara manusia dan alam. Penelitian ini menunjukkan bahwa cerita rakyat ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, melainkan juga sebagai media penyampaian ajaran moral dan pembentuk karakter masyarakat.