cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 506 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MENULIS TEKS BERITA KELAS XI SMA Mahartika Nilam Windiastuti; Lalita Melasarianti; Bivit Anggoro Prasetyo Nugroho
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1184

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembelajaran menulis teks berita di kelas XI SMA yang masih menghadapi kendala, khususnya rendahnya keterampilan peserta didik dalam menulis dan penggunaan media pembelajaran yang belum optimal. Media yang digunakan oleh guru cenderung bersifat konvensional atau digital sederhana sehingga pembelajaran kurang menarik dan tidak mendorong keaktifan peserta didik. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Padlet pada materi menulis teks berita kelas XI SMA Negeri 3 Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang difokuskan pada tahap Analyze (analisis). Subjek penelitian meliputi 3 guru Bahasa Indonesia dan 288 peserta didik kelas XI. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% guru dan 65,6% peserta didik mengalami kesulitan dalam menulis teks berita. Selain itu, 89,9% peserta didik menilai pembelajaran akan lebih menarik dengan menggunakan media interaktif dan 95,1% membutuhkan media pembelajaran yang mendukung kolaborasi daring. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Padlet dinilai sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menulis teks berita.
PEMBINAAN PROFESIONALISME GURU (PERSPEKTIF ISLAM) Muhammad Abdi Kurniawan; Sabran Sabran; Sri Susmiyati
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1187

Abstract

Pembinaan profesionalisme guru merupakan aspek penting dalam peningkatan mutu pendidikan Islam yang mengintegrasikan kompetensi pedagogik, keilmuan, dan akhlak mulia. Guru profesional tidak hanya menguasai teknik mengajar, tetapi juga menjadi teladan moral dan spiritual sesuai ajaran Al-Qur’an dan Hadis. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan fokus pada pembinaan profesionalisme guru dalam perspektif Islam, hubungan antara profesionalisme guru dan pembentukan karakter siswa, serta implementasi dan tantangan pembinaan yang terkait dengan supervisi pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa profesionalisme guru berperan penting dalam membentuk karakter siswa yang beriman dan berakhlak mulia, serta membutuhkan supervisi yang sistematis dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas guru secara komprehensif. Kendala dalam pelaksanaan pembinaan guru meliputi keterbatasan supervisi dan resistensi terhadap perubahan, sehingga diperlukan pendekatan supervisi yang adaptif dan berorientasi pada nilai-nilai Islam. Kesimpulannya, pembinaan profesionalisme guru yang berlandaskan Islamic values adalah strategi utama dalam mencetak generasi unggul, kompeten, dan berkarakter sesuai visi pendidikan Islam modern.
ABSURDITAS DALAM NASKAH DRAMA “DOR” KARYA PUTU WIJAYA TINJAUAN EKSISTENSIALISME Yomi Kristina Sari; Yusra D.; Delia Sari; Melisa Andani
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1194

Abstract

Penelitian ini mengkaji absurditas dalam naskah drama “DOR” karya Putu Wijaya melalui tinjauan eksistensialisme. Fokus kajian ini berangkat dari kehadiran berbagai keganjilan dan ketidakpastian hidup dalam naskah yang merefleksikan problem eksistensial manusia modern. Tujuan penelitian meliputi pendeskripsian bentuk-bentuk absurditas dalam perwatakan tokoh, analisis makna absurditas melalui perspektif eksistensialisme, serta pengungkapan relevansinya dengan realitas sosial kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Data berupa dialog, monolog, dan tindakan tokoh yang merepresentasikan fenomena absurditas dianalisis berdasarkan konsep eksistensialisme Jean-Paul Sartre dan Albert Camus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa absurditas dalam “DOR” terwujud melalui percakapan repetitif, pernyataan kontradiktif, dan keputusan irasional. Unsur-unsur ini tidak hanya menjadi ciri estetika drama absurd, tetapi juga berfungsi sebagai kritik sosial terhadap sistem hukum dan realitas masyarakat Indonesia. Dengan demikian, “DOR” merepresentasikan sintesis antara estetika absurditas, refleksi eksistensial, dan kritik sosial yang relevan dengan kehidupan manusia modern.
PEMAHAMAN LITERASI ICT TENAGA PENDIDIK DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SD NEGERI 32 PALEMBANG Nunik Mismawindhah; Zakia Arum Mulya; Inda Pransiska; Nina Meliza; Syasa Askarini
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik guru memahami literasi ICT dalam proses belajar mengajar di SD Negeri 32 Palembang. Penelitian ini dilakukan karena kemampuan guru dalam menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran masih berbeda-beda. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan informasi yang diperoleh dari kepala sekolah dan guru melalui pendekatan personal. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Kepala Sekolah, Bapak Sugiarto, S.Pd., M.M., dan Wali Kelas 6A, Ibu Marlia Aryani, S.Pd. Kepala sekolah menyampaikan bahwa keterampilan ICT sangat penting digunakan dalam pembelajaran agar siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan.
STRUKTUR INTRINSIK DRAMA "GODLOB" KARYA DANARTO Ananda Putri Nabila; Yusra D.; Fadiya Resviani; Perdi Ardiansyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1201

Abstract

Drama tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai representasi kehidupan sosial dan kritik terhadap realitas kehidupan manusia. Godlob karya Danarto adalah salah satu drama yang kuat dalam menyuarakan kritik tersebut, yang menampilkan ironi tentang kepahlawanan, kekuasaan, dan kekerasan dalam situasi perang. Drama ini menarik untuk dikaji karena menunjukkan penderitaan manusia yang dimanfaatkan untuk heroisme. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan pendekatan struktural, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis unsur-unsur intrinsik dalam drama Godlob karya Danarto. Metode ini digunakan untuk melihat bagaimana elemen tema, alur, tokoh, latar, dan gaya bahasa yang saling berkaitan dalam membangun makna cerita secara utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Godlob sangat menentang kemunafikan kekuasaan dan ironi kepahlawanan dalam perang. Jalan cerita berjalan secara linier, dengan konflik yang menyebabkan tokoh Lelaki Tua kehilangan akal sehat sebagai akibat dari penderitaan dan ketidakadilan yang dia alami. Lelaki muda digambarkan sebagai korban fanatisme perang, sementara lelaki tua digambarkan sebagai korban sistem kekuasaan yang gagal. Berbagai simbol yang digunakan dalam drama ini menunjukkan bagaimana kekerasan yang dilegalkan merusak nilai-nilai kemanusiaan dan etika.Secara keseluruhan, drama Godlob menunjukkan bagaimana struktur intrinsiknya saling mendukung dalam menyampaikan kritik sosial yang kuat terhadap fakta perang dan kekuatan, serta menunjukkan bahwa perang menghancurkan tidak hanya tubuh manusia tetapi juga nilai dan moralitas manusia.
LANDASAN FILOSOFIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL MENUJU PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN YANG BERKEADILAN DI SMK BALIKPAPAN Herlina Herlina; Sulfi Ardiansyah; Tri Wahyuni; Warman Warman; Muh. Amir Masruhim; Dwi Nugroho Hidayanto
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1202

Abstract

Pengambilan keputusan manajerial dalam sistem pendidikan, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), menuntut landasan etis yang kokoh, terutama saat menghadapi isu ketidakadilan struktural. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran landasan filosofis (Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi) dalam membentuk keputusan manajerial dan merumuskan proposisi teoretis untuk Manajemen Pendidikan yang Berkeadilan (MPB) di Kota Balikpapan. Balikpapan dipilih sebagai konteks kritis mengingat adanya krisis daya tampung sekolah negeri, di mana hanya sekitar 51 hingga 67 persen lulusan SMP yang dapat ditampung di SMA/SMK negeri, menciptakan kesenjangan akses yang parah. Penelitian menggunakan desain studi kasus konseptual kualitatif dengan teknik analisis data Miles & Huberman. Hasil analisis menunjukkan bahwa krisis ini berakar pada kegagalan aksiologis dalam keputusan manajerial, yang cenderung terjebak dalam pendekatan inkremental atau berbasis rasionalitas sempit. Model MPB yang diusulkan mensintesis etika manajerial dengan Teori Keadilan Kapabilitas (Capability Approach) dari Amartya Sen. Pendekatan Sen, yang berfokus pada perluasan kebebasan fungsional individu (kapabilitas) daripada sekadar distribusi sumber daya (Rawls), dinilai lebih relevan untuk mengembangkan kurikulum berbasis lokalitas dan menjamin pemerataan kualitas. Kontribusi utama penelitian ini adalah merumuskan model Keputusan Manajerial Berkeadilan yang mengutamakan mitigasi unconscious bias dan perencanaan restoratif sebagai solusi struktural terhadap ketimpangan di SMK Balikpapan.
CITRA MASKULINITAS ERA GENERASI Z PADA TOKOH UTAMA LAKI-LAKI DALAM NOVEL REMAJA INDONESIA ARSENIO KARYA ZAHRA SALSABILA Sulthaanika Ferdy Syahwardi; Arita Gustianti; Sasya Chosiyah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1207

Abstract

Penelitian yang dilakukan oleh peneliti bertujuan untuk mendeskripsikan citra maskulinitas era generasi Z pada tokoh utama laki-laki Arsenio dalam novel remaja Indonesian Arsenio karya Zahra Salsabila dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan mendeskripsikan citra maskulnitas generasi Z yang mengarah kepada metroseksual khususnya pada tokoh utama laki-laki Arsenio karya Zahra Salsabila melaui pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan catat. Berdasarkan dari data yang diperoleh dengan menggunakan teori Deborah S. David dan Robert lebih dominan pada gambaran laki-laki berpenampilan yang ditemukan sebanyak 9 data dengan menggambarkan laki-laki trendi dan casual, penggunaan produk perawatan rambut dan parfum, hidup di kalangan menengah atas dengan banyak uang serta mengikuti komunitas remaja di tengah kehidupan metropolitan dan gambaran laki-laki dalam kepemimpinan ditemukan sebanyak 2 data dengan menggambarkan tokoh Arsen yang memimpin komunitas anak muda yaitu Ascencio yang mencerminkan metroseksual sebagai citra maskulinitas generasi Z yang tidak hanya berfokus kepada penampilan trendi dan casual melainkan tergabung pada komunitas anak remaja di tengah kehidupan metropolitan.
ANALISIS MAKNA DAN NILAI LAGU ANAKKON HI DO HAMORAON DI AU SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN BUDAYA BATAK TOBA Chairo Dear Nafalia Purba; Meta Mei Isa Haloho; Sarni Pebrianti Manurung
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1210

Abstract

Penelitian ini melihat arti filosofis dan nilai-nilai budaya yang ada dalam lagu Batak Toba berjudul Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au (Anakku adalah Kekayaan Bagiku). Masalah utama yang dibahas adalah perubahan nilai dalam masyarakat Batak Toba saat ini, di mana kekayaan fisik lebih dihargai dibandingkan dengan nilai-nilai dalam keluarga, serta perlunya cara yang baik untuk melestarikan budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan arti dari lirik lagu serta nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya, lalu menganalisis bagaimana lagu ini bisa menjadi alat pendidikan dan pelestarian budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutika untuk memahami lirik lagu dan analisis konten untuk menemukan nilai-nilai budaya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa lagu ini tidak hanya mengandung nilai Holong (Kasih Sayang) dan Hagabeon (Keberhasilan Keturunan), tetapi juga menegaskan kembali pandangan Batak Toba bahwa anak adalah harta yang sangat berharga dan investasi untuk masa depan (Hamoraon). Kontribusi penelitian ini adalah memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kekuatan seni musik (lagu) sebagai cara untuk menyampaikan nilai-nilai budaya yang masih relevan di tengah tantangan modernisasi dan materialisme.
PENILAIAN KINERJA SEBAGAI INSTRUMEN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Arwiah Arwiah; Warni Juwita; Anggrayani Anggrayani; Rusdiana Rusdiana; Laili Komariyah; Yudho Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1211

Abstract

Manajemen pendidik dan tenaga kependidikan merupakan aspek strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. Pendidik dan tenaga kependidikan tidak hanya berperan sebagai pelaksana proses belajar mengajar, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam pengelolaan administrasi, layanan, serta pengembangan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, fungsi, dan implementasi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis, yang menyoroti perencanaan, rekrutmen, pengembangan profesional, penilaian kinerja, serta pemberdayaan tenaga kependidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan motivasi, serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara berkelanjutan. Kesimpulannya, manajemen pendidik dan tenaga kependidikan yang terintegrasi dan berbasis kompetensi menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan relevan dengan tuntutan generasi masa depan.
PENGARUH PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM KONTEKS AKADEMIK DI KALANGAN MAHASISWA PRODI BAHASA INDONESIA Aisyah Priscilia; Ade Kusmana; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang; Andiopenta Purba
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap kemampuan berbahasa Indonesia formal di kalangan mahasiswa Universitas Jambi melalui media sosial. Fenomena penggunaan bahasa gaul yang semakin meluas dalam interaksi digital mendorong perlunya kajian empiris mengenai dampaknya terhadap keberlangsungan bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei dan melibatkan 241 responden mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Instrumen penelitian diuji menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, dan homogenitas. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana melalui IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan bahasa gaul pada mahasiswa berada pada kategori tinggi, sementara kemampuan berbahasa Indonesia formal tetap berada pada kategori baik. Seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel serta memenuhi asumsi analisis. Namun, hasil uji regresi menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berbahasa Indonesia formal (sig. > 0,05), sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Dengan demikian, penggunaan bahasa gaul di media sosial tidak secara langsung menurunkan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa Indonesia formal, selama penggunaannya tetap disesuaikan dengan konteks komunikasi.