cover
Contact Name
Laila Uthomah
Contact Email
lailauthomah248@gmail.com
Phone
+622678403140
Journal Mail Official
jurnal.psikologi@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
Jalan Ronggo Waluyo Sirnabaya, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Tim., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
ISSN : 25281038     EISSN : 25809598     DOI : https://doi.org/10.36805/psikologi
Jurnal Psychopedia Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang is a peer-reviewed scientific journal in psychology published by the faculty of Psychology, UBP Karawang. JPUBP: Jurnal Psychopedia Psikology UBP Karawang contains the results of research with quantitative or qualitative approaches that seek to understand the psychological process of individuals, groups, and communities the psychological process of individuals, groups, and the communities, in the context of psychology.
Articles 181 Documents
STUDI KASUS DINAMIKA KESEPIAN DALAM PERNIKAHAN JARAK JAUH Salma Zahra; Gisella Arnis Grafiyana; Dyah Astorini Wulandari; Uswatun Hasanah
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 9 No. 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i2.8310

Abstract

The phenomenon of loneliness in long-distance marriages necessitates an exploration of the factors that influence it. This study aims to understand the dynamics of loneliness experienced by couples in long-distance marriages. The context of long-distance marriages in this region presents unique challenges, often marked by emotional, social, and psychological difficulties. The research employs a qualitative methodology with a case study approach, involving observations and in-depth interviews with three participants. The collected data were thematically analyzed to identify key patterns influencing loneliness in long-distance relationships. The findings indicate that social perceptions, gender roles, the interaction between emotional and physical needs, and psychological adaptation to uncertainty play crucial roles in shaping the experience of loneliness in long-distance marriages. The study also reveals that shifts in power dynamics and communication strategies significantly impact the quality of relationships in long-distance marriages. In conclusion, loneliness in long-distance marriages results from a complex interaction of various factors, requiring effective adaptation strategies to maintain relationship quality. This research provides important insights into the understanding of loneliness in long-distance marriages and offers guidance for developing interventions to help couples overcome these challenges. Fenomena kesepian dalam pernikahan jarak jauh menimbulkan kebutuhan untuk mengeksplorasi faktor- faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika kesepian yang dialami oleh pasangan yang menjalani pernikahan jarak jauh. Fenomena pernikahan jarak jauh memberikan konteks khusus, di mana pernikahan jarak jauh seringkali diwarnai oleh tantangan emosional, sosial, dan psikologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan observasi dan wawancara mendalam dengan tiga partisipan. Data yang dikumpulkan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama yang mempengaruhi kesepian dalam hubungan jarak jauh. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat lima makna penting mendasari dinamika kesepian dalam pernikahan jarak jauh yaitu merasa tidak dihargai, jenuh, resah, tidak terbuka, dan salah paham. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa persepsi sosial, peran gender, interaksi kebutuhan emosional dan fisik, serta adaptasi psikologis terhadap ketidakpastian memainkan peran penting dalam membentuk pengalaman kesepian dalam pernikahan jarak jauh dan menemukan bahwa pergeseran dinamika kekuatan dan strategi komunikasi berperan signifikan dalam mempengaruhi kualitas hubungan pasangan pernikahan jarak jauh. Kesepian dalam pernikahan jarak jauh merupakan hasil interaksi kompleks antara berbagai faktor yang memerlukan strategi adaptasi yang efektif untuk menjaga kualitas hubungan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang kesepian dalam pernikahan jarak jauh dan menawarkan wawasan bagi pengembangan intervensi yang dapat membantu pasangan mengatasi tantangan tersebut.
PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION YANG DIMEDIASI KOMITMEN ORGANISASI PADA TENAGA KERJA GENERASI Z DI KARAWANG Siti Nur Afipah; Linda Mora; M. Choirul Ibad
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 9 No. 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i2.8311

Abstract

This study aims to determine the mediating role of organizational commitment variables on job satisfaction and turnover intention among Generation Z workers in Karawang. It employs a quantitative method using convenience sampling with a sample size of 349 individuals. Data collection utilized questionnaires distributed directly via Google Forms. Measurement tools included the short-form Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ), the Organizational Commitment Questionnaire (OCQ), and the Turnover Intention Scale (TIS-6). Data analysis was conducted using JASP version 0.16, employing path analysis. Hypothesis testing results indicated that organizational commitment does not mediate the relationship between job satisfaction and turnover intention (p = 0.561 > 0.05). Job satisfaction significantly influences turnover intention (p = 0.008 < 0.05), and organizational commitment significantly influences turnover intention (p = 0.001 < 0.05). However, job satisfaction does not significantly influence organizational commitment (p = 0.558 > 0.05). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mediasi variabel komitmen organisasi terhadap variabel kepuasan kerja dan turnover intention pada tenaga kerja generasi Z di Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan convenience sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 349 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan disebarkan secara langsung menggunakan google formulir. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yaitu Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) versi short-form, skala Organizational Commitment Questionnaire (OCQ), dan Turnover Intention Scale (TIS-6). Data dianalisis menggunakan JASP versi 0.16. Metode analisis data menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa komitmen organisasi tidak berperan sebagai mediator pengaruh kepuasan kerja terhadap turnover intention (p = 0,561 > 0,05). Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention (p = 0,008 < 0,05) dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap turnover intention (p = 0,001 < 0,05). Namun, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi (p = 0,558 > 0,05).
GENERASI X, Y, Z: SIAPA YANG PALING BAHAGIA DI KARAWANG? Nita Rohayati; Lania Muharsih; Linda Mora
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 9 No. 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i2.8312

Abstract

This study aims to analyze the level of happiness and well-being among three generations, namely Generation X, Y, and Z, in Karawang Regency. The method used is a quantitative survey with the PERMA Profiler instrument to measure the dimensions of well-being based on five main factors: positive emotions, engagement, relationships, meaning, and achievement. The sample of this study consisted of 300 respondents, with 100 respondents each for Generation X, Y, and Z. The results of statistical analysis using ANOVA showed that there was no statistically significant difference in well-being scores between the three generations (p = 0.45). Although Generation X had the highest well-being score, the difference was not large enough to be considered significant. The discussion shows that although there are differences in the average well-being scores, these three generations generally have relatively good well-being and are in the normal function category. The implication is that even though there are no significant differences, policies are still needed that focus more on improving well-being, especially among the younger generation, in terms of mental health, stress management, and healthier social relationships. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan di antara tiga generasi, yaitu Generasi X, Y, dan Z, di Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan instrumen PERMA Profiler untuk mengukur dimensi kesejahteraan berdasarkan lima faktor utama: emosi positif, keterlibatan, hubungan, makna, dan pencapaian. Sampel penelitian ini terdiri dari 300 responden, dengan 100 responden masing-masing untuk Generasi X, Y, dan Z. Hasil analisis statistik menggunakan ANOVA menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan secara statistik dalam skor kesejahteraan antara ketiga generasi (p = 0,45). Meskipun Generasi X memiliki skor kesejahteraan tertinggi, perbedaan yang ada tidak cukup besar untuk dianggap signifikan. Pembahasan menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan rata-rata skor kesejahteraan, ketiga generasi ini secara umum memiliki kesejahteraan yang relatif baik dan berada dalam kategori fungsi normal. Implikasinya, meskipun tidak ada perbedaan signifikan, tetap diperlukan kebijakan yang lebih fokus pada peningkatan kesejahteraan, terutama di kalangan generasi muda, dalam hal kesehatan mental, pengelolaan stres, dan hubungan sosial yang lebih sehat.
KELEKATAN DAN ALEXITHYMIA SEBAGAI PREDIKTOR TERHADAP NOMOPHOBIA PADA DEWASA AWAL Wina Lova Riza; Dinda Aisha; Shenni Rahma Sari
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 9 No. 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v9i2.8313

Abstract

This study aims to analyze the influence of attachment and alexithymia on nomophobia in early adults in Karawang. Using a quantitative approach with a correlational design, data were collected from 150 early adult respondents (aged 20-40 years) through convenience sampling. Research instruments included the Nomophobia Questionnaire Scale (NMP-Q), Revised Adult Attachment Scale (RAAS), and Toronto Alexithymia Scale-20 (TAS-20). Multiple regression analysis revealed that attachment (p < 0.05) and alexithymia (p < 0.05) significantly influenced nomophobia both partially and simultaneously, contributing 40% (R² = 0.40). Individually, attachment contributed 13% and alexithymia contributed 27%. This study concludes that attachment and alexithymia are significant predictors of nomophobia. he implications include developing psychological interventions to manage emotional relationships and health technology usage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelekatan dan alexithymia terhadap nomophobia pada dewasa awal di Karawang. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional, data dikumpulkan dari 150 responden dewasa awal (usia 20-40 tahun) melalui convenience sampling. Instrumen penelitian meliputi Nomophobia Questionnaire Scale (NMP-Q), Revised Adult Attachment Scale (RAAS), dan Toronto Alexithymia Scale-20 (TAS-20). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa kelekatan memiliki nilai p < 0,05) dan alexithymia memiliki nilai p < 0,05) secara parsial maupun simultan signifikan memengaruhi nomophobia, dengan kontribusi sebesar 40% (R² = 0,40). Secara individu, kelekatan memberikan sumbangan efektif sebesar 13% dan alexithymia sebesar 27%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelekatan dan alexithymia adalah prediktor penting untuk memahami nomophobia. Implikasi penelitian mencakup pengembangan intervensi psikologis untuk mengelola hubungan emosional dan penggunaan teknologi secara sehat.
PROKRASTINASI AKADEMIK DITINJAU DARI REGULASI DIRI DAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA Nur Ainy Sadijah; Yulyanti Minarsih; Randwitya Ayu Ganis Hemasti; Nopa Krisdayanti
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 10 No. 1 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v10i1.10410

Abstract

This research aims to determine the influence of self-regulation and peer conformity on academic procrastination. The population of this research was 360 students at Bina Karya 1 Vocational School, Karawang. The sampling technique was nonprobability sampling using Accidental Sampling of 190 students. The scale for measuring peer conformity is The Conformity Scale, to measure academic procrastination with the Academic Procrastination Scale (APS), Self-Regulator Questionnaire (SRQ). The data analysis used was multiple regression tests (T test and F test) with SPSS software version 26.0 for Windows. The results show the influence of self-regulation with peer conformity on academic procrastination. The coefficient of determination of peer conformity and time management on academic procrastination is 0.210 or 21%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri dan konformitas teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik. Populasi penelitian ini adalah siswa SMK Bina Karya 1 Karawang berjumlah 360 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah nonprobability sampling dengan menggunakan accidental sampling sebanyak 190 siswa. Skala untuk mengukur konformitas teman sebaya adalah The Conformity Scale, untuk mengukur prokrastinasi akademik dengan Academic Procrastination Scale (APS), untuk mengukur regulasi diri dengan Self-Regulating Queationnaire (SRQ). Analisis data yang digunakan yakni uji regresi berganda (uji T dan uji F) dengan software SPSS versi 26.0 for windows. Hasil menunjukkan ada pengaruh regulasi diri dengan konformitas teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik. Nilai koefisien determinasi konformitas teman sebaya dan manajemen waktu terhadap prokrastinasi akademik sebesar 0,210 atau 21% .
KONTROL DIRI SEBAGAI MODERATOR PENGARUH KEPRIBADIAN NEUROTIK TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF REMAJA PENGGEMAR K-POP DI KARAWANG Lania Muharsih; Nita Rohayati; Anggun Pertiwi; Bunga Phallosa
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 10 No. 1 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v10i1.10460

Abstract

Increased purchases of merchandise such as albums, photocards, posters and lightsticks are often done by teenage K-Pop fans with emotional conditions that are still developing, thus giving rise to the urge to make impulsive purchases. This study aims to determine the role of self-control in moderating the influence of neurotic personality on impulsive buying behavior of teenage K-Pop fans in Karawang. The research method used is a quantitative research method with an associative research type. The population in this study were teenage K-Pop fans in Karawang aged 15 to 22 years. The sampling technique used was quota sampling with a total of 204 respondents. The data collection method was carried out using the Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS), the Big Five MINI-IPIP Neurotic Personality Scale, and the Brief Self-Control Scale (BSCS). The data analysis technique in this study used a moderation regression test through the JASP 0.16 program. Based on the results of the data analysis, a significance value of 0.696 or p> 0.05 was obtained, this means that self-control is unable to moderate the influence of neurotic personality on impulsive buying behavior of teenage K-Pop fans in Karawang. The influence contributed by neurotic personality and self-control on impulsive buying of teenage K-Pop fans in Karawang is 11.4% and the other 88.6% is influenced by other variables outside this study. Peningkatan pembelian merchandise seperti album, photocard, poster dan lightstick banyak dilakukan oleh remaja penggemar K-Pop dengan kondisi emosi yang masih berkembang, sehingga memunculkan dorongan untuk melakukan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kontrol diri dalam memoderasi pengaruh kepribadian neurotik terhadap perilaku pembelian impulsif remaja penggemar K-Pop di Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi pada penelitian ini yaitu remaja penggemar K-Pop di Karawang yang berusia 15 hingga 22 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah responden sebanyak 204. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Impulsive Buying Tendency Scale (IBTS), Skala Kepribadian Neurotik Big Five MINI-IPIP, dan Brief Self-Control Scale (BSCS). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi moderasi melalui program JASP 0.16. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan nilai signifikansi 0,696 atau p > 0,05, hal ini berarti bahwa kontrol diri tidak mampu memoderasi pengaruh kepribadian neurotik terhadap perilaku pembelian impulsif remaja penggemar K-Pop di Karawang. Adapun pengaruh yang disumbangkan kepribadian neurotik dan kontrol diri terhadap pembelian impulsif remaja penggemar K-Pop di Karawang adalah sebesar 11,4% dan 88,6% lainnya dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini.
PENERAPAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN PADA PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM DI MTS DARUL MA’RIFAH RANGKASBITUNG Agung Jaenudin; Nining Syamsi Komariah
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 10 No. 1 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v10i1.10463

Abstract

The study of Islamic religion in schools, some of the most necessary ways to apply by educators is to provide the right strengthening (reinforcer) and Punisher to the learners. By providing reinforcement and punishment, learners will feel rewarded and given attention in all its efforts and behaviors and achievements. Most educators are less concerned about taking an action, because as small as any act of teacher will certainly bring positive and negative impacts to students. An educator must be wise and think first in taking an action. The more precise the action given makes the student motivated to learn. Because learning will bring a change to the individuals who do it. Changes are not only related to the addition of science, as well as skill, skills, attitude, self-esteem, interests, self-adjustment to students. This research aims to describe the implementation of Reinforcer and Punisher in MTs Darul Ma’rifah Rangkasbitung and describe any supporting factors and Reinforcer (reinforcement) and Punisher (punishment) students in MTs Darul Ma’rifah Rangkasbitung. This research is field research, qualitative research is a study that uses natural background, with the intent of interpreting the phenomenon occurring and carried out by way involving various existing methods with the draft case study Data collection techniques through interviews, observations and documentation. This research uses the approach method. The result of this study is in the implementation of Islamic religious Studies in MTs Darul Ma’rifah Rangkasbitung There are various characteristics of student learning, so when applied according to the appropriate action (Reinforcer and Punisher), then Students will have a good motivation, and the relationship between teachers and students is increasingly supportive in learning and understanding for learners to learn. So that all activities (Reinforcer and punishers) that are doing will always spur student achievement in PAI learning in particular
PENGARUH CITRA MEREK DAN KLAIM IKLAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SKINCARE SKINTIFIC PADA MAHASISWA DI SURABAYA Alifia Mega Mustika; Devina Rizalia
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 10 No. 1 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v10i1.10465

Abstract

The purpose of this study is to investigate how brand image and advertising claims influence the purchasing decisions of Surabaya students for Skintific skincare products. Data collected from thirty respondents was processed using a descriptive quantitative approach with the multiple linear regression analysis method. The results showed that brand image and advertising claims did not simultaneously influence the purchasing decision with a significance value of 0.603 (p > 0.05). Furthermore, brand image and advertising claims also did not partially influence the purchasing decision, with significance values of 0.582 and 0.369, respectively. Further research is suggested to consider additional variables and use a larger sample size to obtain more representative results. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana citra merek dan klaim iklan memengaruhi keputusan mahasiswa Surabaya untuk membeli produk skincare Skintific. Data yang dikumpulkan dari tiga puluh responden diproses melalui pendekatan kuantitatif deskriptif yang menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek dan klaim iklan tidak mempengaruhi keputusan pembelian secara bersamaan dengan nilai signifikansi sebesar 0,603 (p > 0,05). Selain itu, citra merek dan klaim iklan juga tidak mempengaruhi keputusan pembelian secara parsial, dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,582 dan 0,369. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan variabel tambahan dan menggunakan sampel yang lebih besar untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif.
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL Fitri Yuni; Lena Marianti; Jovita Junia; Lira Pirna; Ria Susanti
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 10 No. 1 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v10i1.10474

Abstract

Parental parenting has a significant impact on children's development, especially in the digital era marked by advances in information technology. This study aims to analyze the influence of parenting on children's education in the context of the use of digital technology. The research method used is literature (library research), by analyzing 15 references consisting of 10 national references and 5 international references. The results of the study indicate that responsive and actively involved parenting can improve children's digital skills, creativity, and mental health. Conversely, permissive or authoritarian parenting has the potential to cause dependence on technology and mental health problems. This study emphasizes the importance of a balanced approach to parenting to support children's development in the digital era, as well as the need for education for parents regarding the wise use of technology. By understanding the impact of parenting, parents can be more effective in educating their children in an environment that is increasingly influenced by technology. Pola asuh orang tua memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan anak, terutama di era digital yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh terhadap pendidikan anak dalam konteks penggunaan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur (library research), dengan menganalisis 15 referensi yang terdiri dari 10 referensi nasional dan 5 referensi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang responsif dan terlibat secara aktif dapat meningkatkan keterampilan digital, kreativitas, dan kesehatan mental anak. Sebaliknya, pola asuh yang permisif atau otoriter berpotensi menyebabkan ketergantungan pada teknologi dan masalah kesehatan mental. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan seimbang dalam pola asuh untuk mendukung perkembangan anak di era digital, serta perlunya edukasi bagi orang tua mengenai penggunaan teknologi yang bijak. Dengan memahami dampak pola asuh, orang tua dapat lebih efektif dalam mendidik anak-anak mereka di lingkungan yang semakin dipengaruhi oleh teknologi.
KECEMASAN SOSIAL PENGGUNA INSTAGRAM PADA SISWA SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Fitrya Faradhila; Nurbaity Bustamam; Jamilah Aini Nasution
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 10 No. 1 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/psychopedia.v10i1.10476

Abstract

Social anxiety experienced by Instagram users is increasingly becoming a concern, especially among adolescents, because this platform often causes social pressure for its users, such as pressure to present themselves perfectly to get recognition from the surrounding environment and judgment from others. So that this pressure can affect students' mental health, one of which results in social anxiety. The purpose of this study is to describe the level of social anxiety of Instagram users of SMA Negeri 3 Banda Aceh students. The approach in this study uses a quantitative approach with descriptive quantitative methods. The population in this study were all students of SMA Negeri 3 Banda Aceh consisting of classes X, XI, and XII with a total sample of 291 out of 1066 population. The sampling procedure in this study used probability sampling with cluster random sampling technique. The data collection technique uses an Instagram user social anxiety scale with a Likert scale type that is distributed directly to students. The results of data analysis show that most students (38%) have social anxiety as Instagram users in the moderate category, while 26% of students have social anxiety in the high category, 21% of students have social anxiety in the low category, 8% of students have social anxiety in the very high category and 7% very low. Indicating that students feel quite anxious in using Instagram. This study also found that the higher the age of students, the level of social anxiety tends to decrease, which indicates that age development affects students' ability to manage social anxiety. Kecemasan sosial yang dialami pengguna instagram semakin menjadi perhatian khususnya dikalangan remaja, karena platform ini sering menimbulkan tekanan sosial bagi penggunanya, seperti tertekan untuk menampilkan diri secara sempurna mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitar dan penilaian dari orang lain. Sehingga tekanan tersebut dapat mempengaruhi kesehatan mental siswa salah satunya mengakibatkan terjadinya kecemasan sosial. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan sosial pengguna instagram siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh yang terdiri dari kelas X, XI, dan XII dengan jumlah sampel 291 dari 1066 populasi. Prosedur pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan probability sampling dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kecemasan sosial pengguna Instagram dengan jenis skala likert yang disebarkan secara langsung kepada peserta didik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (38%) memiliki kecemasan sosial sebagai pengguna Instagram pada kategori sedang, sementara 26% siswa memiliki kecemasan sosial pada kategori tinggi, 21% siswa memiliki kecemasan sosial pada kategori rendah, 8% siswa memiliki kecemasan sosial pada kategori sangat tinggi dan 7% sangat rendah. Menunjukan bahwa siswa merasa cukup cemas dalam menggunakan Instagram. Penelitian ini juga menemukan bahwa semakin tinggi usia siswa, tingkat kecemasan sosial cenderung menurun, yang mengindikasikan bahwa perkembangan usia berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam mengelola kecemasan sosial.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 9 No 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 9 No. 2 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 9 No. 1 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 9 No 1 (2024): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 8 No 2 (2023): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 8 No. 2 (2023): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 8 No 1 (2023): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 7 No 2 (2022): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 7 No. 2 (2022): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 7 No 1 (2022): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 7 No. 1 (2022): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 6 No 2 (2021): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 6 No. 2 (2021): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 6 No 1 (2021): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 6 No. 1 (2021): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 5 No 2 (2020): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 5 No 1 (2020): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 4 No 2 (2019): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 4 No 1 (2019): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 3, No 2 (2018): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 3 No 2 (2018): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 3, No 1 (2018): PSIKOLOGI Vol 3 No 1 (2018): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 2, No 2 (2017): PSIKOLOGI Vol 2 No 2 (2017): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 2, No 1 (2017): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 2 No 1 (2017): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 1 No 2 (2016): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 1, No 2 (2016): Psychopedia Vol 1 No 1 (2016): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol 1, No 1 (2016): Psychopedia More Issue