cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua - Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal) Indonesian Health Scientific Journal is a tools of publication of research results and community service with the theme of health. This journal will be published online through the official website of University Of Aufa Royhan Padangsidimpuan city. This journal will be published every 6 months in June and December each year
Articles 621 Documents
Efektivitas Progressive Muscle Relaxation Pada Nyeri dan Kecemasan Pasien Kanker Serviks: Tinjauan Literatur Puja, Ni Putu Adinda Oktariani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2305

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu kanker paling umum pada wanita di dunia yang sering menimbulkan keluhan fisik berupa nyeri dan keluhan psikologis berupa kecemasan. Terapi non-farmakologis seperti Progressive Muscle Relaxation (PMR) dapat menjadi intervensi untuk mengatasi keluhan nyeri dan kecemasan pada pasien kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas bukti ilmiah mengenai efektivitas penerapan Progressive Muscle Relaxation terhadap gejala nyeri dan kecemasan pada pasien kanker serviks. Metode penelitian menggunakan desain literature review. Pencarian artikel dilakukan di database Science Direct, PubMed, dan Google Scholar dengan rentang waktu 2015-2025. Artikel diseleksi menggunakan kriteria PICO (Pasien: pasien kanker, Intervensi: progressive muscle relaxation, Outcome: Nyeri dan Kecemasan) dan didapatkan lima artikel untuk di-review. Hasil tinjauan dari lima artikel ilmiah menunjukkan bahwa Progressive Muscle Relaxation efektif menurunkan gejala kecemasan dan nyeri pada pasien kanker serviks. Studi menunjukkan penurunan signifikan skala nyeri dan tingkat kecemasan setelah intervensi Progressive Muscle Relaxation dengan beberapa laporan perubahan skala nyeri dari sedang menjadi ringan dan penurunan kecemasan dari berat atau sedang menjadi ringan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Progressive Muscle Relaxation efektif dalam menurunkan skala nyeri dan tingkat kecemasan pada pasien kanker serviks.
Analisis Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Membentuk Kesehatan Mental Remaja Usia 10-18 Tahun Yusnina Maisyaroh; Suryani; yulizar; Juni Andriani Rangkuti
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2317

Abstract

Saat ini isu mengenai kesehatan mental menjadi perhatian bagi masyarakat. Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan mental yang memungkinkan seseorang mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuan mereka, belajar dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi pada komunitas mereka. Banyaknya faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan mental seperti faktor genetik, perubahan hormon, pengalaman traumatis, percintaan, pertemanan, keluarga maupun tekanan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga dan masyarakat dalam membentuk kesehatan mental remaja usia 110-18 Tahun di Mandailing Natal. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah orangtua yang memiliki remaja usia 10-18 tahun sebanyak 32 orang. Pengambilan data dilakukan secara online melalui pengisian kuesioner Google Form. Data dianalisis univariat dan bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh signifikan antara peran keluarga dengan kesehatan mental remaja usia 10-18 Tahun, diperoleh nilai p-value 0.032 (<0.05) sedangkan untuk peran masyarakat diperoleh nilai p-value sebanyak 0.251 (>0.05), artinya tidak ada pengaruh signifikan peran masyarakat terhadap kesehatan mental remaja usia 10-18 Tahun. Kesadaran akan kesehatan mental perlu disadari setiap individu untuk mencegah berbagai dampak negatif yang ditimbulkan, sehingga diharapkan setiap keluarga memperhatikan kesehatan mental remaja baik saat berada dirumah maupun dilingkungan masyarakat.
Efektivitas Rebusan Daun Seledri Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Literature Review umkt, coners
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2323

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tidak menular dan banyak dialami oleh masyarakat sekitar dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Pengendalian hipertensi tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat dibantu dengan terapi komplementer seperti pemanfaatan bahan alami. Salah satu bahan herbal yang diketahui memiliki efek antihipertensi adalah daun seledri (Apium graveolens L.) karena kandungan flavonoid, apigenin, phthalides, kalium, dan asparagin yang berperan dalam menurunkan tekanan darah. Penelitian ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas rebusan daun seledri terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Data diperoleh melalui pencarian artikel pada database Google Scholar tahun 2024–2025 dan diperoleh sepuluh jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil telaah menunjukkan bahwa pemberian rebusan daun seledri secara rutin selama 3–14 hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik secara signifikan. Dengan demikian, rebusan daun seledri dapat dijadikan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan terjangkau dalam pengelolaan hipertensi.
PENGARUH KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL BIDAN TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATANGTORU TAHUN 2025 Mutia, Fatma; Harahap, Masnawati; Nasution, Anna Rizki; Siregar, Rahmah; Lubis, Arisa Harfa Said; Nasution, Nur Arfah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2325

Abstract

Komunikasi interpersonal bidan merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan antenatal care (ANC). Komunikasi yang baik mampu meningkatkan kepercayaan dan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan komunikasi interpersonal bidan terhadap kepatuhan ibu hamil melakukan pemeriksaan antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Batangtoru Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester III sebanyak 50 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan komunikasi interpersonal bidan dalam kategori baik sebesar 64% dan kepatuhan ibu hamil sebesar 68%. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara keterampilan komunikasi interpersonal bidan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan antenatal. Kesimpulan: terdapat pengaruh yang bermakna antara keterampilan komunikasi interpersonal bidan dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kehamilan. Disarankan agar bidan meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal melalui pendekatan empatik dan partisipatif. Kata Kunci : Komunikasi interpersonal, Bidan, Kepatuhan, Pemeriksaan antenatal care
HUBUNGAN LINGKAR PERUT DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS SITU Nurul Wafa Aprilia Maulida; Nunung Siti Sukaesih, S.Kep.,M.MedEd; Ria Inriyana, S.Kep.,Ners.,M.Kep
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2326

Abstract

Kelompok lanjut usia (lansia) merupakan kelompok umur yang rentan mengalami gangguan metabolik seiring proses penuaan, salah satunya peningkatan kadar glukosa darah yang dapat berkembang menjadi diabetes melitus. Peningkatan kadar glukosa darah tersebut umumnya dipengaruhi oleh akumulasi lemak di area perut dan rendahnya tingkat aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar perut dan aktivitas fisik terhadap kadar glukosa darah pada lansia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Situ, Kabupaten Sumedang, sebanyak 7.280 orang, dengan sampel 382 responden yang ditentukan menggunakan tabel Krejcie dan Morgan melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian meliputi pita ukur untuk mengukur lingkar perut, kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) untuk menilai aktivitas fisik, dan glukometer untuk mengukur kadar glukosa darah sewaktu. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki lingkar perut di atas batas normal, tingkat aktivitas fisik rendah hingga sedang, dan kadar gula darah sewaktu pada batas normal. Uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara lingkar perut dengan kadar gula darah (r = 0,530; p < 0,001), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah (r = 0,005; p = 0,930). Disarankan agar dilakukan pengawasan lingkar perut dan penerapan pola hidup sehat secara berkelanjutan untuk mencegah gangguan metabolik pada lansia. Kata kunci : Aktivitas Fisik, Kadar Gula Darah, Lansia, Lingkar Perut
PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN: PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN Napitupulu, Natar Fitri; Royani Siregar , Hotma; Tua Siregar, Ganti; Harahap, Herawati; Adelina Harahap, Mei; Efendi Hasibuan, Zainal; Pandia, Ruslayni; Mario Harahap, Eky; Sari , Elpiana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2330

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Salah satu upaya pencegahan yang terbukti efektif adalah pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, rendahnya literasi kesehatan, faktor sosial budaya, serta keterbatasan dukungan keluarga menjadi kendala dalam penerapan ASI eksklusif. Dalam konteks ini, keterlibatan tokoh agama penting karena memiliki pengaruh besar dalam memberikan edukasi berbasis nilai keagamaan yang mudah diterima masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan oleh Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan dengan tujuan mengeksplorasi peran tokoh agama dalam literasi ASI eksklusif dan pencegahan stunting. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tokoh agama Islam Dan Nasrani, serta tenaga kesehatan. Jumlah partisipan dalam penelitian ini delapan orang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan Dan di sajikan dalam bentuk narasi. Hasil: Penelitian menghasilkan Lima tema yaitu:1) Peran Puskesmas sebagai pelaksana program kesehatan; 2) Kontribusi Tokoh Agama dalam Literasi kesehatan; 3) Literasi ASI eksklusif pada calon ibu; 4) Pencegahan stunting berbasis komunitas; 5) Percepatan penurunan stunting di Kota Padangsidempuan. Kesimpulan: keterlibatan tokoh agama merupakan strategi efektif yang dapat dimanfaatkan oleh Puskesmas dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan tokoh agama perlu ditingkatkan untuk mempercepat pencapaian target pencegahan stunting melalui penguatan praktik ASI eksklusif. Kata kunci : Puskesmas; Tokoh agama; ASI eksklusif; stunting; literasi kesehatan
HUBUNGAN USIA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Hasibuan, Ahmad Safii; Rehani Nurhamidah; Henny Sahriani; Suryati; Dewani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2332

Abstract

ABSTRAK Usia merupakan faktor penting yang mempengaruhi perilaku seksual pada remaja. Peningkatan usia remaja berkaitan dengan kematangan biologis dan perkembangan psikososial yang dapat mempengaruhi keputusan dalam berperilaku seksual. Pemahaman mengenai hubungan usia dengan perilaku seksual pranikah sangat penting untuk pencegahan perilaku berisiko pada kelompok usia tertentu. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan Usia dengan perilaku seksual pranikah pada Remaja di Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada tujuh sekolah di Kecamatan Sipirok dengan jumlah sampel sebanyak 263 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik starifed sampling. Hasil analisis dengan menggunakan uji Chi-Square diperoleh P value = 0,001. Kesimpulan terdapat hubungan usia dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di Kecamatan Sipirok. Saran diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu orang tua dalam meningkatkan pengawasan dengan bentuk pemberian pendidikan seksual terhadap remajanya dan juga dapat meningkatkan komunikasi yang baik antara anak dan orang tua. Kata kunci : Usia, Seksual Pranikah, Pendidikan Kesehatan Seksual
UJI ANTIBAKTERI FRAKSI ETIL ASETAT DAUN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) DAN DAUN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS diningsih, ayus; Sari, Novita; Rambe, M. Arsyad; Mayasari, Dini; Dongoran, Rini Fitriani
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2341

Abstract

Antibakteri merupakan zat atau senyawa yang memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan (bakteriostatik) atau membunuh (bakterisidal) bakteri. Senyawa tersebut menyebabkan terjadinya denaturasi pada membran sel bakteri, sehingga mempengaruhi difusi senyawa keluar masuk. Akibat terjadinya lisis pada bakteri tersebut, sehingga menghambat pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi etil asetat daun jarak pagar (jatropha culcas L.) dan daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen, dilakukan di Laboratorium Biologi Farmasi Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan Kota Padangsidimpuan. Sampel yang digunakan adalah daun jarak pagar dan daun ubi jalar. Hasil zona hambat fraksi etil asetat daun jarak pagar dan daun ubi jalar pada konsetrasi 20% dengan kategori sedang, sedangkan zona hambat paling tinggi terdapat pada konsentrasi 60% dengan kategori kuat. Maka dapat disimpulkan bahwa faksi etil asetat daun Jarak Pagar (jatropha curcas.L) dan daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas.L) memiliki potensi sebagai antibakteri. Disarankan hasil penelitian ini dapat berguna bagi masyarakat dalam bentuk sediian (formula) yang dapat digunakan sebagai antibakteri.
Pengaruh Video Edukasi Tanggap Darurat Tsunami Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesiapsiagaan Pekerja Maria Paskanita Widjanarti; Muhammad Miftah Dhiya'ulhaq
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2342

Abstract

ABSTRAK Perusahaan jasa operasi bandar udara yang terletak di pinggir Laut Selatan Jawa memiliki potensi risiko dalam menghadapi bencana. Terdapat 2 kali kasus bencana tsunami yang memakan korban ribuan jiwa selama periode satu dekade terakhir di Indonesia. Tindakan awal untuk mencegah dan meminimalisasi dampak tsunami sangat penting, sehingga diperlukan sistem tanggap darurat di perusahaan dalam menghadapi keadaan darurat bencana seperti pendidikan, pelatihan dan keterampilan terkait tanggap darurat serta menyediakan sarana dan prasarana evakuasi. Keadaan darurat bencana memerlukan pendidikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak intervensi video edukasi tanggap darurat tsunami terhadap tingkat pengetahuan kesiapsiagaan pekerja di PT X Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental dengan pendekatan pre-experimental dan menerapkan desain group pre-test post-test. Intervensi yang digunakan adalah video edukasi tanggap darurat tsunami. Populasi penelitian ini berjumlah 31 responden pekerja di gedung administrasi PT X Yogyakarta. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling, dan mengukur tingkat pengetahuan responden melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji T berpasangan. Hasil penelitian mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam pengetahuan (p=0,000; p<0,05) antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi video edukasi tanggap darurat tsunami. Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan kesiapsiagaan melalui pemberian video edukasi tanggap darurat tsunami pada pekerja di gedung administrasi PT X Yogyakarta. Kata Kunci: Bencana tsunami, tanggap darurat, pengetahuan ABSTRACK The airport operation services company located along the southern coast of Java faces significant disaster risks. Indonesia has experienced two major tsunamis in the past decade, causing thousands of casualties. Early actions to prevent and minimize tsunami impacts are essential, making emergency response education, training, and adequate evacuation infrastructure critical components of workplace preparedness. Disaster situations require continuous education to strengthen workers’ readiness. This study aims to analyze the effect of an educational tsunami emergency response video on the preparedness knowledge of employees at PT X Yogyakarta. This research employed an experimental design with a pre-experimental one-group pre-test post-test approach. The intervention consisted of a tsunami emergency response educational video. The study involved 31 employees working in the administration building of PT X Yogyakarta, selected through purposive sampling. Knowledge levels were measured using a structured questionnaire, and data were analyzed using a paired t-test. The findings demonstrate a significant increase in knowledge (p = 0.000; p < 0.05) following the intervention. The results indicate that the tsunami emergency response educational video effectively improved the preparedness knowledge of employees in the administration building of PT X Yogyakarta. Keywords: Tsunami disaster, emergency response, knowledge
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELAPA TAHUN 2025 Hamida, Hamida
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah kondisi gizi buruk yang terjadi pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama. Stunting dapat terjadi sejak anak dalam kandungan hingga berusia dua tahun. Stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor tetapi disebabkan oleh banyak faktor yang saling berhubungan satu dengan lain. Diantara faktor yang mempengaruhi kejadian stunting, pengetahuan dan sikap ibu yang kurang akan sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting pada anak. Pengetahuan mengenai stunting sangat diperlukan bagi seorang ibu karena dapat menyebabkan anak berisiko mengalami stunting. Meskipun jumlah balita stunting setiap tahun mengalami penurunan, akan tetapi Kabupaten Bangka Barat masih menduduki posisi teratas jumlah balita stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kelapa tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional dengan sampel ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di wilayah kerja Puskesmas Kelapa pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2025 sebanyak 69 orang. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan (a=0,05). Hasil analisis data menunjukkan pengetahuan dengan p-value 0,000 (p < 0,05), POR 3,857 (CI 95% 1,526- 9,750) dan sikap ibu hamil dengan p-value 0,010 (p < 0,05), POR 2,852 (CI 95% 1,137-7,152). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu terhadap upaya pencegahan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa. Saran dari penelitian ini diharapkan agar penelitian ini menjadi masukan bagi Puskesmas Kelapa dalam membuat perencanaan dan strategi penanganan stunting dan dapat berupaya dengan menggalakkan program ASI eksklusif, penyediaan makanan tambahan bagi ibu hamil dan menyusui serta membuat pamflet, poster iklan pentingnya ASI eksklusif untuk mencegah stunting.