cover
Contact Name
Rendy Adiwilaga
Contact Email
rendyadiwilaga@gmail.com
Phone
+628112239899
Journal Mail Official
unibbafisip@gmail.com
Editorial Address
Jl. R.A.A Wiranatakusumah No. 7. Baleendah. Kabupaten Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN : 2087474X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
JURNAL JISIPOL, merupakan jurnal ilmiah politik dan pemerintahan yang diterbitkan selama tiga kali dalam setahun oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA pada bulan Januari, april, dan november. Jurnal ini sendiri merupakan sarana bagi para peneliti internal maupun eksternal Ilmu Pemerintahan UNIBBA dalam memperkaya khasanah serta kajian ilmu politik dan pemerintahan kontemporer, yang sekiranya berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya ilmu politik dan pemerintahan itu sendiri. Jurnal ini sendiri menerima kontribusi ulasan pemikiran politik, resensi buku, serta hasil penelitian yang berkaitan dengan tema yang telah ditentukan di setiap edisinya.
Articles 272 Documents
PERTENTANGAN REZIM VIKTOR ORBÁN TERHADAP NILAI-NILAI UNI EROPA TAHUN 2021-2024 Wirawan, Rendy; Laksono, Ailsa Purwabhagawanta Saskirana
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk-bentuk pertentangan terhadap nilai-nilai fundamental Uni Eropa yang tercantum dalam Pasal 2 Traktat tentang Uni Eropa oleh pemerintahan Viktor Orbán. Penelitian ini menggunakan konsep demokrasi liberal melalui enam nilai Uni Eropa, yaitu penghormatan terhadap martabat manusia, kebebasan, demokrasi, kesetaraan, supremasi hukum, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk hak kelompok minoritas. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini mengkaji sejumlah kebijakan domestik pemerintahan Orbán mulai dari reformasi sistem pemilu, restrukturisasi lembaga peradilan, konsolidasi media, kebijakan anti-imigrasi, hingga regulasi anti-LGBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Hungaria secara formal masih menjalankan prosedur elektoral tetapi praktik politik serta kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Orbán semakin menjauh dari nilai-nilai Uni Eropa. Konsolidasi kekuasaan dan agenda iliberal yang dijalankan mencerminkan adanya pertentangan terhadap nilai keanggotaan Uni Eropa.
REFORMASI BIROKRASI DAN PENINGKATAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA: PERSPEKTIF TEORI ADMINISTRASI NEGARA Mikhanah, Shobirotul; Saqifa Afwillah, Ghania; Jauza, Najwa; Nandya Saputri, Syfa
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi birokrasi di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan tata kelola, profesionalisme aparatur, dan kualitas pelayanan publik. Namun, dalam berbagai penelitian menunjukan bahwa implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya budaya kinerja, lemahnya penerapan meritokrasi, dan minimnya inovasi di lingkungan ASN. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui analisis literatur terhadap beberapa artikel ilmiah terbitan 2020–2025 disertai sumber pendukung berupa website terkait untuk menilai efektivitas reformasi birokrasi dari perspektif teori administrasi negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi lebih banyak berfokus pada perubahan struktural dibanding transformasi perilaku, sehingga peningkatan kinerja ASN belum optimal. Tiga temuan utama, meliputi belum terinternalisasinya budaya kinerja, tidak konsistennya sistem merit, serta belum menguatnya orientasi inovasi pelayanan. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan reformasi birokrasi bergantung pada pembangunan budaya kerja yang profesional, objektif, dan inovatif. Temuan ini memberikan dasar bagi perlunya reformasi yang berorientasi pada perubahan perilaku aparatur dan dapat menjadi rujukan untuk penelitian lanjutan terkait implementasi reformasi di berbagai instansi pemerintah.
NEGARA, AGAMA DAN KEKUASAAN: PEMBACAAN KRITIS NICCOLO MACHIAVELLI DALAM KONTEKS POLITIK INDONESIA Bima, Irenius
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus penelitian ini pada analisis terhadap hubungan antara negara, agama, dan kekuasaan dalam padangan Niccolo Machiavelli dalam konteks politik di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadikan nilai agama sebagai dasar hidup bernegara.  Kedudukan agama sentral sehingga kerap memengaruhi dan menentukan tatanan hidup bersama. Machiavelli mengatakan bahwa agama harus dijadikan sebagai sarana untuk membangun keteraturan sosial dan memperkokoh kedaulatan negara. Machiavelli juga mengarisbawahi bahwa agama harus berada di bawah kendali negara. Tujuannya adalah supaya agama tidak berubah menjadi kekuatan yang dapat mengancam stabilitas politik dan dinamika sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ialah metode kualitatif melalui analisis sosial dan studi kepustakaan. Penelitian ini menemukan bahwa agama kerap dijadikan sebagai sarana untuk mempertahankan kekuasaan dan memobilisasi masa sehingga jatuh pada fanatisme, intoleransi, dan politisasi. Agama tidak lagi netral, melainkan diperalat untuk tujuan kekuasaan. Sumbangan penelitian ini pada peningkatan kesadaran supaya menjadikan agama sebagai sarana untuk membangun keteraturan sosial dan memperkokoh kedaulatan negara, serta sistem politik di dalamnya. Indonesia perlu memperkuat etika publik yang kritis, rasional, dan berlandaskan pada Pancasilla sehinggan agama tetap menjadi sumber nilai dan moral, dan bukan sebagai instrumen yang manipulatif.
ANALISIS PERBANDINGAN EKONOMI INDONESIA DAN FILIPINA DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN EKONOMi Nasrullah, Ahmad; Octavia, Erina Dwi
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transisi ekonomi Indonesia dan Filipina dalam perspektif pembangunan ekonomi dengan menelusuri perubahan struktur ekonomi sejak 1960 hingga era reformasi. Kajian dilakukan dengan menganalisis kondisi ekonomi secara umum, sektor ekonomi khusus yang menjadi penopang utama pemulihan, serta kebijakan ekonomi yang diterapkan pada masa transisi setelah kejatuhan rezim pemerintahan. Filipina mengawali masa transisinya setelah kejatuhan Ferdinand Marcos pada tahun 1986, yang dipicu oleh krisis ekonomi yang berlangsung panjang dan mencapai puncaknya pada kontraksi tajam tahun 1984- 1985. Sementara Indonesia mengalami transisi ketika krisis moneter Asia pada 1997-1998 menyebabkan keruntuhan ekonomi dan memicu perubahan politik menuju era Reformasi. Hasil menunjukkan bahwa kedua negara mengimplementasikan pendekatan yang berbeda: Filipina mengadopsi liberalisasi ekonomi dan remitansi tenaga kerja sebagai strategi utama, sedangkan Indonesia menekankan reformasi struktural, stabilisasi fiskal, dan penguatan sektor industri dan UMKM. Penelitian ini menegaskan perbedaan strategi pembangunan nasional yang dipilih kedua negara dan memberikan pemahaman mengenai pengaruh konteks politik terhadap efektivitas kebijakan ekonomi
STRATEGI DAN MODALITAS POLITIK DEWI SUSANTI DALAM MEMENANGKAN PEMILU LEGISLATIF 2024 DI KOTA PADANG Anandra, Vioni; Gusrialnita, Cindi; Irawati; Rusta, Andri; Fajri, Mhd
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas strategi dan modalitas politik yang digunakan oleh Dewi Susanti dalam memenangkan Pemilu Legislatif 2024 di Kota Padang. Dewi Susanti merupakan salah satu dari sedikit politisi perempuan yang berhasil duduk di kursi DPRD Kota Padang selama tiga periode berturut-turut. Penulis tertarik untuk  mengetahui faktor-faktor di balik keberhasilan tersebut, khususnya dalam konteks rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen lokal. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus, serta teori kapital dari Pierre Bourdieu sebagai dasar analisis. Tujuan dari artikel ini yaitu untuk mendeskripsikan strategi dan modalitas yang dibangun Dewi Susanti pada kemenangan pemilu legislatif tahun 2024 di Kota Padang. Hasil Artikel ini menunjukkan bahwa Dewi Susanti memanfaatkan secara optimal empat jenis modal politik  modal sosial, ekonomi, budaya, dan simbolik dalam membangun kepercayaan serta jaringan politik yang kuat di masyarakat. Selain itu, keberhasilannya juga tidak lepas dari pendekatan berbasis komunitas, nilai-nilai budaya Minangkabau, dan perhatian terhadap isu gender. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan politisi perempuan tidak hanya bergantung pada popularitas, tetapi juga pada strategi dan modalitas politik yang tepat dan berkelanjutan.
DARI PESANTREN KE KEBIJAKAN: PENGARUH ELIT PENDIDIKAN AGAMA ALA TEORI ELIT KEKUASAAN Abdullah, Ahmad; Faqih, Ahmad Abdullah Faqih; Maftuh; Rofiq, Mohammad
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis posisi dan mekanisme pengaruh elit pendidikan agama dalam proses formulasi kebijakan sosial-keagamaan melalui perspektif teori elit kekuasaan. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif, menganalisis literatur akademik melalui teknik content analysis dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elit pendidikan agama merupakan kategori elit kekuasaan yang distinktif yang mendasarkan pengaruhnya pada kapital simbolik dan kultural, bukan kontrol terhadap aparatus koersif atau sumber daya material. Tiga mekanisme pengaruh diidentifikasi: jalur konsultatif formal, pengaruh kultural informal, dan jaringan kelembagaan. Lembaga pendidikan agama seperti pesantren, madrasah, dan perguruan tinggi keagamaan berfungsi sebagai ruang reproduksi elit yang menghasilkan kapital kultural, sosial, dan simbolik yang dapat dikonversi menjadi pengaruh politik. Pengaruh elit pendidikan agama menunjukkan ambivalensi: dapat berkontribusi positif terhadap stabilitas sosial namun juga berpotensi menghasilkan kebijakan eksklusif jika tidak diimbangi dengan mekanisme checks and balances yang memadai. Temuan ini memperluas teori elit kekuasaan klasik dengan mengintegrasikan dimensi keagamaan dan konsep kekuasaan simbolik Bourdieu.
STRATEGI BPBD DALAM PENANGGULANGAN BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Haryanti, Rahma Nur; Rusmini
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana angin puting beliung merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi menimbulkan kerusakan fisik, kerugian material, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Kota Kendari sebagai wilayah dengan kondisi geografis dan topografi yang beragam memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana tersebut, sehingga memerlukan strategi penanggulangan bencana yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari dalam penanggulangan bencana angin puting beliung, mengidentifikasi faktor penghambat pelaksanaannya, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi unsur pimpinan BPBD, aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat terdampak bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BPBD Kota Kendari telah dilaksanakan melalui sosialisasi kebencanaan, pembentukan kelompok siaga bencana, koordinasi lintas sektor, serta upaya mitigasi dan tanggap darurat. Namun, implementasi strategi tersebut belum berjalan optimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya sumber daya manusia, serta belum meratanya kelompok siaga bencana di tingkat kelurahan. Upaya yang dilakukan BPBD untuk mengatasi hambatan tersebut meliputi peningkatan sosialisasi, penguatan koordinasi antarinstansi, serta pengajuan penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana penanggulangan bencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sumber daya, dukungan kebijakan dan anggaran, serta sinergi kelembagaan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas strategi penanggulangan bencana angin puting beliung di Kota Kendari.
PERAN STRATEGIS LAZISMU DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS LAZISMU KABUPATEN PURBALINGGA) Bimba Valid Fathony
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lazismu (Lembaga Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah) merupakan salah satu lembaga pengelola zakat di tingkat nasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Lazismu melaksanakan program kemandirian sosial jangka panjang yang mampu mengelola zakat, infaq, dan shadaqah sebagai solusi bagi kehidupan umat Islam. Alasan pemilihan topik ini karena sangat penting untuk memberikan gambaran tentang peran strategis suatu lembaga dalam melayani dan memberdayakan masyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan. Sumber primer dalam penelitian ini diperoleh dari data lapangan yang bersumber dari kantor Lazismu Kabupaten Purbalingga. Dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa Lazismu senantiasa memberikan dukungan atau bantuan terhadap segala kebutuhan vital masyarakat seperti ekonomi, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan. Lazismu senantiasa hadir dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan, gerakan pemberdayaan yang dilakukan Lazismu berlandaskan pada filantropi Islam. Berbagai tantangan yang muncul bukanlah menjadi penghalang untuk terus memberikan layanan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.
MODAL SOSIAL DAN KEMANDIRIAN: MENAKAR DAMPAK JANGKA PANJANG PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI DESA BONGOIME KABUPATEN BONE BOLANGO Al Hamid, Saleh; Abdulah, Fitriani
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak jangka panjang Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap modal sosial dan kemandirian ekonomi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Bongoime, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH berhasil membangun modal sosial struktural, yang memperluas akses KPM ke dalam jaringan kelembagaan desa. Program juga terbukti efektif dalam meningkatkan modal manusia generasi penerus melalui peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan. Namun, modal sosial yang terbentuk bersifat statis dan belum bertransformasi menjadi modal sosial kognitif seperti kepercayaan dan kolaborasi yang dapat mendorong inisiatif kolaborasi ekonomi mandiri antar-KPM. Kemandirian ekonomi orang tua belum tercapai karena didominasi oleh ketidakpastian penyaluran bantuan serta desain program yang kurang menyentuh peningkatan kapasitas produktif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mengungkap adanya "mekanisme yang hilang", yaitu pendampingan transformatif dan integrasi program pemberdayaan ekonomi, dalam konversi bantuan sosial menjadi kemandirian berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan stabilisasi sistem penyaluran bantuan, reorientasi peran pendamping sebagai fasilitator pemberdayaan, dan kesinergian PKH dengan program penguatan kapasitas ekonomi lokal. This study aims to analyze the long-term impact of the Family Hope Program (PKH) on the social capital and economic independence of Beneficiary Families (KPM) in Bongoime Village, Bone Bolango Regency. The study used a qualitative approach with a case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews, participant observation, and focus group discussions (FGDs). The results showed that PKH successfully built structural social capital, which expanded KPM access to village institutional networks. The program also proved effective in improving the human capital of the next generation by increasing access to education and health services. However, the social capital formed was static and had not yet transformed into cognitive social capital such as trust and collaboration that could encourage independent economic collaboration initiatives among KPMs. Parents' economic independence has not been achieved due to the dominance of uncertainty in aid distribution and a program design that does not address increasing productive capacity. The conclusion of this study is to reveal the existence of a "missing mechanism", namely transformative mentoring and the integration of economic empowerment programs, in converting social assistance into sustainable independence. This study recommends stabilization of the aid distribution system, reorientation of the role of facilitators as empowerment facilitators, and synergy between PKH and local economic capacity strengthening programs.
HUBUNGAN STRUKTUR DAN FUNGSI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL: (Tinjauan Teori Fungsional Struktural) Faidlul Abrori, Mochamad; Maftuh; Rofiq, Mohammad
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas teori fungsional struktural sebagai salah satu pendekatan utama dalam sosiologi yang menjelaskan bagaimana masyarakat dapat mempertahankan keteraturan, stabilitas, dan keberlanjutan. Pendekatan ini memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang tersusun atas bagian-bagian yang saling berhubungan dan memiliki fungsi tertentu bagi keseluruhan sistem sosial. Melalui analisis terhadap konsep struktur sosial yang meliputi nilai, norma, peran, status, serta institusi, artikel ini menjelaskan bagaimana struktur menciptakan pola perilaku dan mekanisme sosial yang memungkinkan individu berinteraksi secara teratur. Selain itu, pembahasan mengenai fungsi sosial menunjukkan kontribusi nyata setiap elemen dalam menjaga integrasi dan keseimbangan masyarakat. Teori Talcott Parsons dengan skema AGIL serta konsep fungsi manifes dan laten dari Robert K. Merton menjadi landasan utama dalam memahami hubungan timbal balik antara struktur dan fungsi. Artikel ini juga menyoroti bagaimana institusi keluarga, pendidikan, dan hukum mencerminkan keterkaitan tersebut dalam praktik kehidupan sosial. Dengan menggunakan metode studi pustaka, artikel ini menyimpulkan bahwa keseimbangan sosial tercipta melalui kerja selaras struktur dan fungsi yang saling memperkuat dalam menjaga keteraturan masyarakat.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 2 (2025): MAY 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal JISIPOL Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 2 (2024): MEI 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal JISIPOL Vol. 8 No. 1 (2024): JANUARI 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 3, NOVEMBER 2023 Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 2, APRIL 2023 Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL JISIPOL VOL. 7. NO. 1, JANUARI 2023 Vol. 6 No. 3 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 3, NOVEMBER 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 2, APRIL 2022 Vol. 6 No. 1 (2022): JURNAL JISIPOL VOL. 6. NO. 1, JANUARI 2022 Vol. 5 No. 2 (2021): Vol. 5 No. 2 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 2, APRIL 2021 Vol. 5 No. 3 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 3, NOVEMBER 2021 Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL JISIPOL VOL. 5. NO. 1, JANUARI 2021 Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 2, JULI 2020 Vol. 4 No. 1 (2020): JURNAL JISIPOL VOL. 4. NO. 1, APRIL 2020 Vol. 3 No. 3 (2019): JISIPOL: Edisi November 2019 / Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 2 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Juni 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2019): JISIPOL Edisi Bulan Januari 2019 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik More Issue