cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 252 Documents
Model Regresi Dampak Pemasaran Tehadap Profitabilitas BUMDes di Kawasan Pertambangan Emas Sumbawa Barat Ibrahim, Ibrahim
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.27477

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada kawasan pertambangan emas memiliki tingkat profitabilitas masih rendah, meskipun terdapat potensi ekonomi besar. Diperkuat dengan rendahnya pola pemasaran berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak strategi pemasaran terhadap profitabilitas BUMDes pada kawasan pertambangan emas Kabupaten Sumbawa Barat menggunakan model regresi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data melalui kuesioner pada 27 pengelola BUMDes. Pengolahan data menggunakan SPSS Versi 25.0. Analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel strategi promosi dan penetapan harga memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan profitabilitas BUMDes. Pentingnya peningkatan efektivitas strategi pemasaran dalam rangka meningkatkan kinerja keuangan BUMDes mencapai signifikan nilai Pearson sebesar 0,397 dan signifikansi 0,020. Model regresi memiliki koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,345, berarti bahwa 34,5% variasi dalam profitabilitas oleh variabel-variabel strategi pemasaran. Namun, Adjusted R Square rendah (0,189) model ini cukup variasi profitabilitas BUMDes. Pentingnya strategi pemasaran, terutama penetapan harga, dalam meningkatkan profitabilitas BUMDes. Perlunya BUMDes fokus pada pengembangan strategi promosi dan penetapan harga lebih efektif dengan melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja tim pemasaran.
Implementasi Pengarusutamaan Gender dalam Penanggulangan Bencana Aceh (Studi Kasus: Banjir Kabupaten Aceh Utara 2023) Sakdiah, Halimatun; Minarni, Minarni
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.27691

Abstract

Bencana banjir di Kabupaten Aceh Utara tercatat sejak tahun 2018 sampai tahun 2023 terjadi cukup parah dengan ketinggian air 10-80 cm hingga 2 m. Sebagai wilayah yang sangat rentan terhadap bencana banjir maka Kabupaten Aceh Utara menjadi pusat perhatian dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender sebagai wujud peningkatan efektivitas dan keadilan dalam penanggulangan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi pengarusutamaan gender dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan metode campuran (kuantitatif dan kualitatif). Pengumpulan data menggunakan teknik survei, wawancara dan dokumentasi. Subjek ditentukan secara purposive sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase dan data kualitatif dianalisis menggunakan teknik interaktif model Milles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks rata-rata hasil jawaban responden 29,5 yang berada dalam kategori kurang. Empat indikator pengarusutamaan gender, yaitu 1) Akses, 2) Partisipasi, 3) Kontrol terhadap sumber daya dan pengambilan keputusan, 4) Manfaat dari kebijakan dan program, menunjukkan ketidakseimbangan pada akses dan partisipasi antara laki-laki dan perempuan dalam penanggulangan bencana. Tantangan yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan tentang gender, resistensi pihak tertentu dan kurangnya sumber daya. Implementasi pengarusutamaan gender merupakan alat penting untuk mencapai tujuan penanggulangan bencana secara efektif demi kesetaraan dan keadilan bagi setiap orang dalam situasi bencana.
Efektivitas E-Modul Interaktif Berbasis Project Based Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa : Mutia, Tuti; Suharto, Yusuf; Sahrina, Alfi; Wahyudi, Adip; Atmaja, Martha Abymanyu Ragil; Aprilia, Riska
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.28193

Abstract

Pembelajaran geografi di SMA masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, terutama dalam memahami konsep sumber daya alam. Metode pembelajaran konvensional cenderung kurang interaktif, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide dan pemecahan masalah secara inovatif. Penelitian ini mengkaji efek e-modul interaktif berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa SMA dalam materi sumber daya alam, menggunakan metode penelitian eksperimen semu. Subjek penelitian yaitu kelas X1 dan X2 di SMAN 1 Turen. Data dikumpulkan menggunakan tes dan dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh e-modul interaktif berbasis pembelajaran proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif, dengan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,003. Penggunaan teknologi dan metode pembelajaran berbasis proyek dapat mengembangkan keterampilan kognitif siswa. E-modul merupakan sarana inovatif yang mendukung proses pembelajaran dengan cara yang lebih menarik dan efektif. Dengan fitur yang fleksibel dan mudah diakses, e-modul juga mendorong pembelajaran mandiri, memfasilitasi pengembangan kemampuan berpikir kreatif, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Penggunaannya tidak hanya mempermudah penyampaian materi, tetapi juga mempercepat pemberian umpan balik dan evaluasi, sehingga siswa dapat terus meningkatkan kompetensinya secara optimal.  
Eksplorasi Kondisi dan Tingkat Pemahaman Ibu Rumah Tangga Terkait Emisi Karbon di Kelurahan Pancor Rizkahulmiftah, Rizkahulmiftah; Subhani, Armin; Hadi, Hasrul
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.28339

Abstract

Berbagai aktivitas di rumah tangga berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon (CO2). Emisi CO2 dihasilkan dari penggunaan energi listrik, gas LPG, dan bensin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi emisi karbondioksida dari aktivitas rumah tangga serta tingkat pemahaman ibu rumah tangga terkait emisi karbon. Permasalahan yang dikaji meliputi peningkatan emisi rumah tangga, rendahnya kesadaran ibu rumah tangga terhadap emisi karbon, pengaruh gaya hidup terhadap emisi karbon, kebutuhan ekonomi yang tinggi, serta rendahnya kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey. Penelitian survey merupakan teknik pengukuran yang dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi terkait karakteristik lapangan hingga pendapat responden sesuai dengan permasalahan yang dikaji. Data dianalisis berdasarkan jumlah emisi CO2 dari aktivitas listrik, LPG, dan bensin menggunakan metode IPCC. Tingkat pemahaman ibu rumah tangga diketahui melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan jumlah emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga di Kelurahan Pancor sebesar 108,99ton CO2-eq. Sementara itu, tingkat pemahaman ibu rumah tangga terkait emisi karbon dikategorikan rendah dengan nilai rata-rata 49,6%.
Tingkat Partisipasi, Kesadaran Masyarakat dan Arahan Konsep Pengelolaan Sampah Rumah Tangga untuk Kualitas Lingkungan Berkelanjutan Salam, Radiyatul Diva; Awaluddin, Iyan; Nurfatimah, Nurfatimah
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.27808

Abstract

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 mendefinisikan sampah sebagai sisa kegiatan sehari-hari manusia atau proses alam berbentuk padat. Pengelolaan sampah yang tepat menjadi krusial untuk mencegah pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Penelitian ini berfokus pada tingkat partisipasi, kesadaran masyarakat dan arahan konsep pengelolaan sampah rumah tangga yang dapat diterapkan di Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif, studi ini menerapkan analisis pembobotan dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dukungan kuat masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Mayoritas responden sangat setuju dengan keterlibatan fisik (72%), pentingnya pengelolaan (76%), dan partisipasi dalam pemilahan sampah (82%). Serta metode composting muncul sebagai rekomendasi utama, mengingat efisiensi biaya, kebutuhan lahan minimal, kemudahan implementasi, dan kesesuaiannya dengan karakteristik wilayah yang didominasi sektor pertanian dan perkebunan (85% total area). Lebih jauh, metode ini menawarkan solusi terhadap keterbatasan subsidi pupuk pemerintah, mendorong kemandirian ekonomi petani lokal. Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi masyarakat dan pemerintah dalam mengatasi tantangan pengelolaan sampah, sambil membuka peluang untuk inovasi berkelanjutan di masa depan.
Bentuk Adaptasi Masyarakat Terhadap Bencana Banjir di Kawasan Permukiman Tepian Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Anna Rusdanisari; Herwangi, Yori
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.28215

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan banjir yang sering terjadi di permukiman kumuh tepian sungai di Kelurahan Pahandut Seberang, Palangkaraya. Banjir ini berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk kondisi fisik, sosial, dan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk adaptasi masyarakat dalam menghadapi banjir serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dengan panduan pertanyaan terbuka, observasi langsung, catatan lapangan, dan dokumentasi visual sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi masyarakat berlangsung pada tiga skala: individu, komunitas, dan pemerintah. Pada skala individu, warga melakukan peninggian rumah, penggunaan papan kayu untuk melindungi barang berharga, dan diversifikasi sumber pendapatan seperti ojek perahu. Komunitas memperkuat solidaritas sosial melalui gotong-royong memperbaiki infrastruktur lokal yang rusak akibat banjir. Di tingkat pemerintah, meskipun terdapat upaya mitigasi dari BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Sosial, kendala keterbatasan anggaran dan infrastruktur menghambat penanganan jangka panjang. Faktor-faktor yang mempengaruhi adaptasi termasuk keterbatasan infrastruktur, kekuatan jaringan sosial lokal, dan dukungan yang masih terbatas dari pemerintah. Penelitian ini menyoroti perlunya perencanaan terpadu dan peningkatan kapasitas mitigasi untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap banjir.
Analisis Kesesuaian Kawasan Permukiman di Kabupaten Sukoharjo Menggunakan Spatial Multi Criteria Analysis Widiastuti, Rastika; Wibowo, Adi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.28962

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan peningkatan jumlah penduduk di Surakarta memengaruhi perkembangan kawasan permukiman di Kabupaten Sukoharjo. Ekspansi permukiman yang tidak terkendali berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan. Oleh sebab itu perlu dilakukan analisis kesesuaian lahan untuk perencanaan kawasan permukiman agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kawasan permukiman dan mengevaluasi peruntukan kawasan permukiman sebagaimana tercantum dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sukoharjo. Analisis dilakukan menggunakan metode Spatial Multi-Criteria Analysis (SMCA) yang mampu menganalisis banyak kriteria/variabel untuk pemilihan lokasi dan pengambilan keputusan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jarak dari jalan, jarak dari sungai, lokasi kawasan industri, kelerengan, kerawanan banjir, penutup lahan, dan jenis tanah. Hasil penelitian menunjukkan kabupaten Sukoharjo terbagi dalam kategori sesuai, cukup sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai untuk kawasan permukiman. Sedangkan hasil evaluasi peruntukan permukiman dalam RTRW menunjukkan 63% alokasi kawasan permukiman masuk dalam kategori cukup sesuai, 27% sesuai, dan 10% tidak sesuai. Temuan ini memberikan masukan penting bagi pengelolaan tata ruang yang berkelanjutan di Kabupaten Sukoharjo.
Pemetaan Kebakaran Hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Menggunakan Indeks BAIS2 dan NBR Afifah, Nur; Astuti, Ike Sari
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.29078

Abstract

Kebakaran hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menimbulkan banyak dampak negatif. Diantaranya, banyak vegetasi yang mati, lahan menjadi gersang, dan dampak sosial ekonomi lainnya. Identifikasi area terbakar secara konvensional cukup sulit dan memakan banyak biaya untuk wilayah yang luas. Untuk itu, dilakukan penelitian dengan penginderaan jauh untuk memetakan area terdampak berdasarkan tingkat keparahan kebakaran di area TNBTS yang cukup luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan multitemporal dengan membandingkan keakuratan dan efektivitas indeks kebakaran, yaitu NBR (Normalized Burned Ratio) dan BAIS2 (Burned Area Index for Sentinel-2). Tahap penelitian meliputi analisis citra sebelum dan sesudah kebakaran, kemudian dihitung selisih indeks dan indeks separabilitasnya dan dicari luasan tingkat keparahan kebakaran. Hasil menunjukkan bahwa Indeks BAIS2 lebih baik daripada NBR dalam mengidentifikasi kebakaran. Hal ini dilihat dari akurasi tertinggi pada kelas terbakar ringan indeks dBAIS2 sebesar 92,5%. Sedangkan, Indeks dNBR memiliki akurasi tertinggi 77,5% pada kelas yang sama. Hasil uji indeks separabilitas menunjukkan bahwa BAIS2 lebih baik dalam membedakan area terbakar dan tidak terbakar dibandingkan NBR. Indeks BAIS2 lebih baik dalam memetakan area terdampak kebakaran dengan luas total 5462,6 Ha sedangkan indeks NBR hanya merekam 3239,09 Ha.
Karakteristik Ukuran Butir Sedimen di Kepesisiran Parangtritis Yogyakarta Mutaqin, Bachtiar W.; Nur’aini, Anisa Octa; Putri, Fabia Hulwa Shelvia
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.29150

Abstract

Kepesisiran Parangtritis memiliki karakteristik yang unik karena adanya kombinasi proses geomorfologi yang kompleks antara proses vulkanik, fluvial, aeolian dan marin. Oleh karena itu, informasi spasial ukuran butir sedimen sangat diperlukan untuk memberikan gambaran asal sedimen, proses transportasi, deposisi sedimen, serta menganalisis faktor-faktor yang berperan dalam distribusi sedimen di kepesisiran Parangtritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara multivariat komposisi sedimen di wilayah kepesisiran Parangtritis. Sebanyak 20 sampel diambil secara purposive di sepanjang kepesisiran Parangtritis. Data dari setiap lokasi pengambilan sampel kemudian dianalisis di laboratorium menggunakan sieve shaker untuk mengetahui kondisi fisik sedimen dan material yang terlibat dalam pengendapan sedimen. Analisis granulometri dilakukan menggunakan metode statistik dengan perangkat lunak Gradistat untuk mendapatkan nilai mean, sortasi, skewness, dan kurtosis. Metode statistik untuk menganalisis sedimen sangat membantu untuk memahami dan mengetahui perubahan faktor energi dan fluiditas, yang berhubungan erat dengan berbagai proses sedimentasi dan tatanan pengendapan. Secara umum, karakteristik ukuran butir di kepesisiran Parangtritis didominasi oleh pasir medium (medium sand) dan pasir halus (fine sand), tersortasi sedang (moderately sorted) hingga tersortasi dengan sangat baik (very well sorted), kemencengan condong sangat halus (very fine skewed) hingga condong sangat kasar (very coarse skewed), dan platykurtic hingga very leptokurtic. Proses sedimen dan pengaturan pengendapan di lokasi kajian didominasi oleh lingkungan gisik dan endapan gisik serta endapan laut dangkal disertai proses turbiditas yang lebih dominan dibandingkan proses fluvial.
Prediksi Lahan Terbangun untuk Meningkatkan Pengawasan Pemanfaatan Ruang di Pantai Selatan Gunungkidul Solikha, Dian Eva; Hadianti, Atrida
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.29240

Abstract

Pantai Selatan (Pansela) Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu kawasan strategis Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Pansela meliputi 9 (sembilan) Kapanewon dengan total luas 37.931,739 Ha. Pantai Selatan Gunungkidul memiliki potensi alam dan nilai strategis dalam keanekaragaman hayati, keindahan alam serta potensi ekonomi bagi masyarakat setempat. Selain itu, adanya pembangunan JJLS (Jalur Jalan Lintas Selatan) menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di jalur selatan karena akan mendorong pengembangan sektor pariwisata dengan meningkatnya aksesbilitas. Penelitian dilakukan dengan metode berbasis spasial temporal dengan pendekatan kuantitatif. Metode Cellular Automata-Markov Chain dalam perangkat lunak Terrset digunakan untuk memprediksi tutupan lahan terbangun di tahun 2033-2043 yang diperoleh dari hasil matriks tutupan lahan tahun 2003 dan 2013. Pansela tengah terutama Kapanewon Saptosari dan Kapanewon Tanjungsari, merupakan wilayah yang mengalami ketidaksesuaian paling tinggi, hal ini disebabkan selain memiliki wilayah paling luas daripada wilayah pansela lainnya, kondisi geografis relatif datar, dan jaraknya dari pusat Kota Wonosari relatif lebih dekat daripada wilayah Pansela lainnya. Prediksi lahan terbangun di tahun 2043 menunjukkan adanya penambahan luas terbangun terutama di kawasan lindung seperti di kawasan sempadan pantai, sempadan mata air, sempadan telaga, dan hutan produksi.