cover
Contact Name
Selma Intan Praditya Sari himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
lp2m@uai.ac.id
Editorial Address
Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia
ISSN : 26556277     EISSN : 26568144     DOI : -
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024" : 10 Documents clear
Pendampingan Peningkatan Kesehatan dan Gizi untuk Lansia di Padukuhan Sonosewu Aidha, Amalia Cemara Nur; Fitriani, Rosmauli Jerimia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.2855

Abstract

AbstrakPadukuhan Sonosewu merupakan salah satu padukuhan yang terdapat di Kelurahan Ngestiharjo. Masyarakat padukuhan Sonosewu memiliki kesadaran kesehatan yang masih kurang. Lurah Ngestiharjo membuat program kebijakan kesehatan untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat dalam rangka perbaikan perilaku hidup sehat melalui sosialisasi, pelatihan dan bimbingan teknis bidang kesehatan, serta kerjasama dengan instansi, lembaga dan akademisi kesehatan untuk ikut memberikan konsultasi dan bimbingan ke masyarakat. Berdasarkan hal tersebut tim pengabdi melakukan observasi lapangan dan wawancara dengan lurah dan kepala dukuh. Tim mendapatkan informasi dari kepala dukuh bahwa kepala dukuh memiliki program untuk meningkatkan aktivitas di posyandu lansia namun belum berjalan optimal. Posyandu lansia agar bisa berjalan dengan rutin dan kegiatannya ada informasi Kesehatan yang bermanfaat untuk para anggota posyandu. Berdasarkan permasalahan tersebut tim pengabdian berupaya memberikan solusi yang dapat diterapkan ke Padukuhan Sonosewu antara lain melakukan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan gizi dengan metode ceramah dan pemeriksaan. Sasaran peserta adalah warga usia pra lansia dan lansia di Padukuhan Sonosewu. Kegiatan ini memberikan manfaat dan memperoleh hasil sesuai target berdasarkan kehadiran peserta, tingkat partisipasi pemeriksaan kesehatan dan konsultasi. Saran untuk kegiatan selanjutnya disediakan tim khusus untuk mengunjungi rutin lansia yang tidak hadir ke lokasi posyandu, karena keterbatasan fisik dan waktu, agar status kesehatan seluruh lansia dapat termonitor.Kata kunci: Kesehatan, Lansia, Posyandu.
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Pengembangan Desa Wisata Edukatif Berbasis Web Virtual Tour Experience dan Aplikasi Pintar di Desa Sedang Kecamatan Abiansemal Bali Ayu, Jati Paras; Dwijayanti, AA Istri Putri; Oktaviani, Rani Chandra
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.2617

Abstract

Abstrak Desa Sedang merupakan salah satu desa wisata yang terletak pada kecamatan Abiensemal, kabupaten Badung, dimana desa tersebut sebelumnya merupakan desa perbatasan dan baru akan diangkat menjadi desa wisata. Berdasarkan hasil tinjauan, observasi, dan FGD dengan pihak desa terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi, khususnya sejak ditetapkan sebagai desa wisata. Permasalahan pertama adalah Desa Sedang belum mengangkat diferensiasi sebagai desa agriculture, jika dibanding dengan desa wisata agriculture lainnya di Bali, sehingga tingkat kunjungan wisata pun sangat minim. Permasalahan lainnya adalah Desa Sedang tidak memiliki kemampuan dalam mengelola promosi digital yang mampu menggiring wisatawan untuk datang ke Desa Sedang. Tujuan pemberdayaan kemitraan masyarakat yang pertama yang akan dilaksanakan adalah membantu rancangan diferensiasi Desa Sedang sebagai desa wisata edukatif melalui banyaknya ragam tanaman agriculture pada Desa Sedang yang diharapkan dapat menjadi nilai tambah kompetitif sekaligus meningkatkan potensi kunjungan wisatawan dengan menyasar target wisatawan yang lebih luas. Tujuan kedua pemberdayaan kemitraan masyarakat ini adalah membantu dalam memberikan inovasi promosi digital melalui keterampilan dalam membuat promotion based on real story telling sehingga dengan keterampilan ini pengelola wisata, Desa Sedang mampu melakukan promosi digital dengan lebih aktif, kreatif dan berkelanjutan. Kata kunci: Aplikasi Pintar, Desa Wisata, Virtual Tour, Website.
Pendidikan Praktis Asam Urat: Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia di Panti Werdha Kota Makassar Asfarada, Muhammad Rizky; Sahrir, Raidatul Zahidah; Yulia, Asti; Iqranil, Astrid
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.2864

Abstract

AbstrakAsam urat atau gout adalah gangguan metabolisme purin yang ditandai oleh peningkatan kadar asam urat dalam darah, menyebabkan penumpukan kristal asam urat dan nyeri sendi, terutama pada lansia. Di Indonesia, prevalensi asam urat tinggi dengan lebih dari 355 juta penderita dan prevalensi hiperurisemia mencapai 81%. Wanita menopause memiliki risiko lebih tinggi karena penurunan hormon estrogen. Penanganan asam urat mencakup terapi farmakologis dan non-farmakologis, termasuk edukasi kesehatan yang penting dalam pengendalian asam urat. Pengabdian masyarakat di Panti Werdha Theodora Makassar bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup lansia terkait asam urat melalui edukasi tentang definisi, penyebab, gejala, dan manajemen diet yang sesuai. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan dengan ceramah interaktif, distribusi materi edukasi tertulis, dan pemeriksaan kadar asam urat menggunakan alat tes cepat. Pemeriksaan kadar asam urat dilakukan pada 14 lansia, dengan hasil menunjukkan 80% lansia memahami materi yang diberikan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kualitas hidup lansia, serta penurunan konsumsi makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat, sehingga dapat memperpanjang usia harapan hidup lansia.Kata kunci: Asam Urat, Edukasi Kesehatan, Lansia.
Peningkatan Kompetensi Higher Order Thinking Skills Guru Yayasan Pesantren Jam'iyatul Mubtadi Desa Pagelaran melalui Pembelajaran Berbasis Computational Thinking Safitri, Riri; Jamal, Ade; Rahmatia, Suci; Hermawan, Denny; Nashihin, Muhammad Ihsan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.2616

Abstract

Abstrak Computational Thinking (CT) menjadi salah satu keahlian dasar yang harus dimiliki dalam menghadapi VUCA World, seperti halnya membaca dan menulis. CT membantu proses berpikir dalam menemukan solusi dari setiap permasalahan, tidak hanya untuk bidang ilmu Informatika atau Teknik, namun permasalahan di bidang yang lain bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Guru sebagai pendidik juga harus mempunyai kemampuan CT dalam menyampaikan materi ajar dalam bentuk media pembelajaran. Hal ini mengharuskan guru mempunyai kreativitas dan kemampuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis digital yang menarik dan dapat diakses oleh siswa secara realtime. Prodi Informatika kembali melanjutkan rangkaian kegiatan pembinaan pembelajaran berbasis CT kepada guru-guru dengan memperluas wilayah kegiatan ke Yayasan Pesantren Jam'iyatul Mubtadi Desa Pagelaran. Kegiatan yang dilaksanakan berupa pelatihan secara online via whatsapp group dan offline langsung di pesantren. Kegiatan offline dilaksanakan selama dua hari, diawali dengan penumbuhan motivasi guru melalui materi kompetensi guru dan perkembangan teknologi digital di dunia pendidikan. Kegiatan dilanjutkan dengan materi khusus Higher Order Thinking Skill (HOTS) dan CT untuk meningkatkan kompetensi mengajar  guru. Hasil evaluasi dan observasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan kompetensi guru, khususnya dalam menghasilkan media ajar berbasis digital. Hal ini terlihat dari 70% guru berhasil membuat media ajar berbasis digital dengan pemanfaatan platform desain online canva.Kata kunci: Computational Thinking, Digital, HOTS, Kompetensi Guru, Media Pembelajaran.
Pemberdayaan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bekasi Melalui Kegiatan Pengolahan Sampah sebagai Media Budidaya Maggot Alternatif Pakan Lele Syafitri, Syifa Khaila; Maharani, Shafira Cantika; Elmatina, Sefilla; Mokoagow, Khanzha Aulia Salsabila Oktaviandra Putri; Amalia, Jelita; Azis, Lukman
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3062

Abstract

AbstrakLembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIA Bekasi merupakan tempat pembinaan bagi seseorang yang diputuskan secara resmi telah melakukan pelanggaran hukum negara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dan petugas LAPAS tentang manajemen pemilahan limbah, budidaya maggot, dan ikan lele. Kegiatan ini berlangsung selama 6 minggu diikuti oleh 13 peserta yang terdiri dari 10 warga binaan dan 3 petugas LAPAS. Metode yang digunakan selama pelaksanaan program ini adalah pelatihan dan pendampingan dengan memberikan materi di dalam ruangan dan praktik secara langsung tentang pemilahan limbah, pembuatan kandang maggot dan kolam lele, serta budidaya maggot dan ikan lele. Hasil test sebanyak tiga kali yaitu sebelum pelatihan (pre-test), sesudah pelatihan (post-test), dan setelah praktik mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Selama berlangsungnya kegiatan ini, limbah organik yang dibutuhkan untuk budidaya maggot tiap minggu terus meningkat sebanding dengan kuantitas maggot yang terus bertambah. Sementara itu, ikan lele yang diberikan alternatif pakan berupa maggot juga mengalami peningkatan berat tiap minggu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta diikuti dengan penurunan kuantitas limbah organik di LAPAS serta peningkatan berat maggot dan ikan lele.Kata kunci: Budidaya, Ikan Lele, Limbah Organik, Lembaga Pemasyarakatan, Maggot.
Pencegahan dan Penanganan Kasus Pedikulosis Kapitis di Lingkungan Pondok Pesantren Farindra, Irmawan; Rusdi, Warda Elmaida; Putri, Winawati Eka; Saffanah, Vena Saksia Prima; Nailuvar, Revani Yuni; Putri, Salsabil Nabila Wigayana; Ramadhany, Rahmat Rizal; Krismawati, Amelia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3147

Abstract

Abstrak Pedikulosis kapitis masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat, terutama pada kelompok usia anak dan remaja. Beberapa faktor resiko seperti lingkungan yang pada penduduk dan kurangnya pola hidup bersih dan sehat dikaitkan dengan cepatnya penyebaran penyakit ini dalam suatu komunitas. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sekaligus untuk mengetahui prevalensi kejadian pedikulosis kapitis di lingkungan Pondok Pesantren Al-Fattah Sekaran Lamongan. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan pada santriwati. Sebanyak 70 santriwati menjadi sasaran peserta kegiatan ini. Penyuluhan dilakukan dengan melakukan presentasi mengenai pengetahuan umum terkait pedikulosis kapitis. Pre-test dan post-test diberikan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Skrining infeksi pedikulosis kapitis juga dilakukan kepada seluruh peserta dengan metode wawancara serta observasi langsung pada bagian kepala peserta. Hasil analisis terhadap jawaban pre-test dan post-test peserta menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Rata-rata hasil jawaban peserta mengalami peningkatan yang sebelumnya 7,56% pada pre-test menjadi 8,94% pada post-test. Sebanyak 70 santriwati berpartisipasi dalam kegiatan dan total 41 santriwati (58,6%) teridentifikasi mengalami infeksi kutu rambut melalui observasi langsung. Hasil pengamatan menunjukkan sebanyak 38 responden (92,7%) mengalami keluhan rasa gatal di bagian kepala.  Kata kunci: Faktor Resiko, Kebersihan Diri, Kutu Rambut, Pedikulosis Kapitis, Remaja.
Pemberdayaan Guru-Guru Muhammadiyah di Kawasan Baduy Melalui Literasi Keuangan Dadang, Dadang; Naim, Abu; Hadi, Helmas Septiyo; Atmaja, Sena; Ambarwati, Rina; Rosidawaty, Rosidawaty; Hamim, Thoat; Valentin, Adelia dwi; Maesaroh, Siti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.2938

Abstract

Abstrak PKM ini bertujuan untuk membantu guru Muhammadiyah di kawasan Baduy menjadi lebih cerdas dalam hal keuangan. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan guru tentang keuangan, yang berpotensi menghambat alam mengajarkan siswa bagaimana mengelola keuangan pribadi  dan mengajarkan  tentang pentingnya pengetahuan keuangan. Program pelatihan komprehensif yang mencakup perencanaan keuangan jangka panjang, tabungan, investasi, dan pengelolaan anggaran adalah solusi yang ditawarkan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis peserta melalui berbagai workshop dan sesi pelatihan interaktif. Setiap sesi pelatihan melibatkan guru dengan pendekatan partisipatif, yang memungkinkan diskusi kelompok tentang strategi pengelolaan keuangan dan berbagi pengalaman. Untuk mengevaluasi tingkat literasi keuangan peserta, pre-test dan post-test digunakan. Hasil program ini menunjukkan bahwa guru Muhammadiyah memiliki pengetahuan dan keterampilan keuangan yang lebih baik. Para instruktur tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang manajemen keuangan, tetapi juga memperoleh kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan tentang keuangan akan berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi guru dan berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan Baduy. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan keuangan dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung pertumbuhan komunitas yang lebih berkelanjutan. Kata kunci: Guru-Guru Muhammadiyah, Kawasan Baduy, Literasi Keuangan, Pemberdayaan.
Peningkatan Literasi Akuntansi dan Manajemen Keuangan bagi Masyarakat Kawasan Baduy di Desa Nayagati Ambarwati, Rina; Naim, Abu; Rosidawaty, Rosidawaty; Gumilang, Andika Mugi; Sugiyono, Sugiyono; Dadang, Dadang; Aminudin, Dindin; Ramadhan, Muhammad Dhitya
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3097

Abstract

Abstrak Masyarakat Baduy di Desa Nayagati menghadapi masalah utama dalam PKM ini: mereka tidak tahu banyak tentang akuntansi dan manajemen keuangan. Ini berdampak pada kemampuan mereka untuk mengelola keuangan pribadi dan usaha mereka secara efektif. Mereka kesulitan merencanakan dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mereka karena kekurangan informasi dan pengetahuan finansial.Pengabdian kepada masyarakat "Peningkatan Literasi Akuntansi dan Manajemen Keuangan bagi Masyarakat Kawasan Baduy di Desa Nayagati, PKM ini membahas berbagai kegiatan sosial. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang akuntansi dan manajemen keuangan, sehingga mereka dapat mengelola keuangan usaha dan kesejahteraan ekonomi warga nayagati  dengan lebih efektif dan efisien. Di antara solusi yang ditawarkan adalah kursus dan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan menggunakan pendekatan partisipatif yang menggabungkan teori dan praktik. Bahwa metode pemecahan ini akan meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat tentang cara mengelola keuangan usaha mereka, mendukung ekonomi berkelanjutan, dan memperkuat kearifan lokal di Desa Nayagati. Berdasarkan hasil Pre-test dan Post-test terdapat peningkatan 20%  Literasi tentang akuntansi dan Manajemen Keuangan. kepuasan warga Nayagati terhadap pelatihan literasi akuntansi dan Manajemen Keuangan mendapatkan hasil sangat puas dengan skor nilai 4,6. Kesimpulan dari hasil pengabdian masyarakat bahwa warga nayagati memiliki literasi akuntansi yang baik.Kata kunci: Kearifan Lokal, Literasi Keuangan, Manajemen Keuangan.
Penyuluhan dan Pencegahan Infeksi Norovirus di Lingkungan Sekolah Rusdi, Warda Elmaida; Farindra, Irmawan; Masithah, Dewi; Almah, Bunga An Nur Rahmillah; Artyuga, Ahmad Hero; Nuari, Nuzlan; Rizkina, Marosa Nabila; Benge, Wilhemus Dionysius Mario Randy
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3185

Abstract

Abstrak Diare akibat Infeksi Norovirus sering menyerang kalangan anak-anak dan remaja. Karakteristik infeksi yang dapat menyebar dengan cepat merupakan tantangan dalam mencegah penyakit ini. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit ini. Salah satu sekolah menengah pertama di Kota Surabaya dijadikan lokasi pelaksanaan kegiatan. Materi edukasi tentang Norovirus mulai dari karakteristik infeksi, metode penularan, dan cara pencegahan diberikan kepada masyarakat sasaran kegiatan ini. Tingkat pengetahuan masyarakat diukur sebelum dan sesudah materi diberikan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner. Hasil pre-test dan post-test kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan nilai p < 0,005 menandakan data signifikan. Sebanyak 30 siswa berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian ini. Berdasarkan analisa pada rata-rata hasil jawaban pre-test dan post-test seluruh peserta terdapat peningkatan sebesar 6,19%. Melalui uji statistik Wilcoxon, menunjukkan hasil p = 0,000 yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat. Penyuluhan kesehatan menjadi salah satu metode tepat untuk meningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap masalah kesehatan.Kata kunci: Diare, Norovirus, Pemberdayaan Masyarakat, Remaja, Tingkat Pengetahuan.
Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Baduy Melalui Optimalisasi Ergonomi dalam Kehidupan Sehari-Hari Sartono, Sartono; Naim, Abu; Syamsudin, Syamsudin; Sulistiyo, Suryo; Hernadi, Raden; Soerahman, Soerahman; Sapriyadi, Sapriyadi; Setiyani, Irma
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia Vol 6, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jpm.v6i3.3210

Abstract

Abstrak Permasalahan pada masyarakat Baduy tidak menerapkan prinsip ergonomi dalam aktivitas sehari-hari, mereka mengalami kualitas hidup yang buruk. Ini berdampak pada tingginya risiko kesehatan dan efisiensi kerja yang rendah, yang pada akhirnya menghambat kesejahteraan masyarakat.Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk Baduy melalui penerapan ergonomi yang optimal dalam kehidupan sehari-hari. Akibat penggunaan alat-alat dan postur kerja yang tidak ergonomis, masyarakat Baduy, yang terkenal dengan gaya hidup tradisionalnya, seringkali menghadapi masalah fisik. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan prinsip ergonomi yang sederhana namun efektif. Observasi langsung, wawancara, dan demonstrasi penggunaan alat yang lebih ergonomis sesuai dengan kehidupan sehari-hari orang Baduy digunakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat lebih memahami pentingnya ergonomi dan bagaimana menggunakan teknik ergonomis dalam aktivitas sehari-hari seperti pertanian, kerajinan tangan, dan rumah tangga. Meningkatkan produktivitas, kenyamanan, dan risiko cedera di Baduy. Peningkatan ini akan mengurangi risiko cedera, meningkatkan produktivitas, dan membuat masyarakat Baduy merasa lebih nyaman saat bekerja. Selain itu, program ini memberikan peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam hal kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Baduy melalui pendekatan ergonomi yang berkelanjutan. Kata kunci: Ergonomi, Kualitas Hidup, Kesehatan Kerja, Produktivitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 10